OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Jumat, 30 Maret 2018

Mushola Tak Tersentuh Api, Ini Kata Gubernur Anies dan Warga

Mushola Tak Tersentuh Api, Ini Kata Gubernur Anies dan Warga


Mushola yang tak tersentuh api (Detik.com)

10Berita, Kebakaran menghanguskan permukiman padat penduduk di Taman Kota, Jakarta Barat, Kamis (29/3/2018) malam. Musibah itu menghanguskan ratusan rumah. Namun, ada sebuah mushola yang tak tersentuh api.

Saat mengunjungi lokasi pada Jumat (30/3/2018) pagi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan warga, menenangkan dan memberikan dukungan kepada mereka. Selain memastikan kebakaran telah dipadamkan dan tersedianya tempat pengungsian, Anies juga memastikan surat-surat berharga yang hangus dalam kebakaran itu akan diganti oleh pemerintah DKI Jakarta.

"Saya jamin akan diganti, karena ini bagian dari kebutuhan dasar tanpa ada surat itu mereka akan kesulitan mengurus apapun, maka dari itu nanti pak lurah dan camat akan mndata kita bantu semua termasuk biaya akan digratiskan. Saya katakan memang berat dijalani, kita doakan dan mendukung, serta yang pasti seluruh jajaran Sudin di Jakbar akan all out memastikan semua korban tertangani dengan baik," kata Anies.

Pada kunjungan itu, Anies juga menyaksikan sebuah mushola yang tak tersentuh api. 

"Ada mushala yang sama sekali tidak terkena, mushalanya aman," imbuhnya seperti dikutip Detik.

Ada warga yang kemudian mengamini hal tersebut. Menurutnya, kobaran api tadi malam tidak menyambar ke area mushola. Menurutnya, api hanya melalap rumah warga.

"Itu mushola yang dulu sempat bapak datangin. Jadi pak, apinya itu mutar pak, nggak kena mushala," kata seorang warga kepada Anies. 

Menanggapi mushola yang tak tersentuh api tersebut, netizen menilainya sebagai tanda kekuasaan Allah.

“Jadi ingat kejadian bobolnya tanggul situ gintung tahun 2007, waktu itu ada masjid yang tetap berdiri tegak ditengah tengah bangunan lain yg rata dengan tanah diterjang ganasnya arus” kata Widyantoro Waluyo.

“Masya Alloh.. Allohu Akbar.. bukti kebesaran Mu ya Alloh” kata Adam.

“Subhanallah semoga kehadian ini mengingatkan untuk semakin dekat dengan Allah,” kata Gesha Adit. [Ibnu K/]

Sumber :Tarbiyah.net

Ini Jawaban Telak Netizen Soal Ancaman Karyawan Alexis “Kami Tak Akan Pilih Anies Lagi”

Ini Jawaban Telak Netizen Soal Ancaman Karyawan Alexis “Kami Tak Akan Pilih Anies Lagi”


Hotel Alexis (Viva.co.id)

10Berita, Ada teriakan yang terekam media saat penutupan Alexis, Kamis (29/3/2018) kemarin. Di antara puluhan karyawan yang didominasi pria itu ada teriakan bernada ancaman bahwa mereka dendam dan tidak akan memilih Anies Baswedan lagi.

"Kami tidak sedih. Kami dendam sama Anies. Kami tidak akan pilih Anies lagi," kata pendemo seperti dikutip RMOL.

Tuntutan karyawan Alexis agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperhatikan nasib mereka bisa dipahami. Bagaimanapun, mereka perlu mencari nafkah untuk keluarga.

Namun, mengatakan bahwa mereka tidak akan memilih Anies lagi dinilai aneh oleh netizen. Benarkah mereka kemarin memilih Anies-Sandi padahal salah satu janji Anies-Sandi adalah menutup Alexis.

“Gini, Anies waktu kampanye udah ngomong mau nutup Alexis. Masa iya pas pilkada karyawan2 Alexis ini nyoblos Anies sih? Haha” kata Iman Sjafei melalui akun Twitter pribadinya @imanlagi, Jumat (30/3/2018).

Gini, Anies waktu kampanye udah ngomong mau nutup Alexis. Masa iya pas pilkada karyawan2 Alexis ini nyoblos Anies sih? Haha https://t.co/YG0w3jIeum

— Iman Sjafei (@imanlagi) 30 Maret 2018


Banyak pengguna Twitter mengamini analisa tersebut.

“Sakit hati yang ga masuk di akal. Jelas2 Anies udah janji nutup Alexis dari jaman kampanye. Mijet mulu si ampe lupa ga nonton berita TV,” kata @hudagaga

“itu karyawan alexis amnesia akut kaya nya 😂 mungkin juga, omongan itu keluar sebagai syarat pesangon/gaji terakhir keluar” kata @echopir

“Itulah. Pertama baca, alis mengernyit nih. Something fishy :D” kata @w1n2017 [Ibnu K/]

Sumber :Tarbiyah.net

Seperti Ini Isi Hati Perempuan yang Sering Dituduh Pilih-pilih Jodoh

Seperti Ini Isi Hati Perempuan yang Sering Dituduh Pilih-pilih Jodoh


10Berita, Jangan buru-buru menjudge seseorang, jika kita belum tahu latar belakang sikap seseorang… jangan terlalu cepat menyimpulkan.

Misalnya, seorang perempuan yang sudah berumur namun masih belum juga menikah, orang sekitarnya biasanya akan menuduhnya kebanyakan pilih-pilih jodoh, padahal belum tentu demikian lho.

Bisa jadi hal-hal inilah yang berada dalam pikiran atau hati seorang gadis yang belum juga menikah sekalipun sudah beberapa orang datang untuk ta’aruf, coba dipahami agar tidak tergesa menuduh orang lain ya Sob:

1. Lebih Baik Sabar Dalam Pencarian, Daripada Menyesal Karena Tergesa-gesa Menerima Seorang yang Tidak Tepat
Ada seorang gadis usianya memang sudah 40 tahunan, tapi ia dikenalkan oleh seorang laki-laki yang merokok dan tidak shalat, apakah ia harus menerima laki-laki tersebut hanya untuk menghindari bulian masyarakat mengenai statusnya?

Ada pula gadis lainnya yang masih berusia 26 tahunan, lalu dipaksa menerima ta’aruf dengan duda yang sudah memiliki anak, padahal ia berharap bisa menikah dengan seorang pria yang lajang juga.

Lalu perlukah ia menerima paksaan tersebut jika ia tidak yakin dapat menerima status barunya nantinya sebagai seorang istri sekaligus seorang ibu?

Jangan sama ratakan kesanggupan seseorang dengan orang lainnya yang bisa jadi kondisinya berbeda.

Faktanya, pernikahan yang tidak membahagiakan bisa mencelakakan tidak hanya pasangan suami istri, tapi juga anak-anak yang terlahir dari pernikahan tersebut.

Maka, beberapa perempuan memilih lebih baik bersabar dalam pencarian daripada menyesal karena salah memilih imam dalam rumah tangga, hanya karena takut menghadapi hinaan masyarakat.

2. Orang Lain Takkan Bertanggungjawab Jika Ada Masalah Dalam Rumah Tangga Nantinya
Orang-orang yang saat ini mengejek karena belum menikah juga, apakah akan bertanggungjawab jika terjadi hal buruk dalam rumahtangga gadis yang terpaksa menerima laki-laki yang sebenarnya tak diridhoinya menjadi suaminya?

Misalnya, tidak sreg karena akhlaknya terlihat buruk ketika proses ta’aruf, kondisi finansial sang laki-laki memprihatinkan dan sang perempuan sebenarnya tidak bisa menerimanya karena kondisi finansialnya pun kurang baik.

Tentu saja orang-orang di luar mereka tidak akan ikut bertanggungjawab jika ada kesulitan dalam rumah tangga yang dijalani, mungkin hanya bisa berkata “Makanya lebih selektif pilih jodoh,”

Lantas… mengapa saat sang gadis mencoba lebih selektif dalam memilih jodoh justru dituduh sebagai perbuatan ‘pilih-pilih’ jodoh, terlalu pemilih, dan tuduhan lainnya yang mudah diucapkan dari bibir ini?

3. Bisa Jadi Masih Merasa Saat Ini Waktunya Belum Tepat Karena Ada Masalah Mental Atau Psikologis yang Belum Teratasi
Tidak sedikit lho orang yang memiliki masalah psikologis dalam pernikahan, misalnya karena orangtuanya bercerai, bertengkar, KDRT dan permasalahan lainnya, tidak mudah menghilangkan trauma atas hal ini, sehingga perlu usaha intens untuk mengatasinya.

Apabila ditekan dan dipaksakan untuk berumahtangga padahal masalah internal dirinya sendiri belum beres, bukan tidak mungkin bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.

Berdamailah terlebih dulu dengan kondisi masa lalu, baru kemudian bisa menghadapi masa depan yang lebih baik in syaa Allah.

4. Banyak Orang yang Hanya Bisa Mengejek Dan Berkomentar Tapi Tidak Memberi Solusi
Terlalu banyak ejekan dari sekitar, “Dasar pilih-pilih jodoh… dasar perawan tua,” dan ejekan tidak patut lainnya, akan tetapi tidak memberikan solusi misalnya dengan memperkenalkan laki-laki yang kriterianya mendekati apa yang dicari.

Alih-alih mencarikan yang sesuai kriteria, biasanya orang sekitar malah memaksakan temannya yang belum menikah, kriterianya apa saja asalkan diyakini baik… padahal baik belum tentu tepat/ cocok kan?

Apapun itu, pernikahan bukanlah permainan, tidak perlu kita terlalu banyak berkomentar tentang pilihan orang lain, terutama jika tidak bisa menawarkan solusi.

Boleh-boleh saja menasihati asalkan tidak sampai menghakimi yang bisa menyakiti hati. Karena sangat mungkin prasangkamu tidak tepat.

Sumber: annida-online.com

Haters 'Menggonggong', Sudirman Said Tetap Kedepankan Silaturahmi

Haters 'Menggonggong', Sudirman Said Tetap Kedepankan Silaturahmi


10Berita, Tensi politik memanas. Sudirman Said silahturahmi ke rumah Habib Rizieq Syihab di Mekkah. Cebong, Ahoker, Buzzer Ganjar merasa dapet amunisi menyerang.

Mereka export konflik Jakarta ke Jawa Tengah. Hasut sana-sini. Caci maki. Cyber Bully. Badai Fitnah ditebar.

Mereka mengadu domba NU dan FPI. Padahal, setahun lalu, Rois Aam NU KH. Ma'aruf Amin minta Habib Rizieq mengawal Fatwa MUI seputar kasus penistaan Surah Al Maidah 51 Ahok. Jasa Habib Rizieq dan FPI nyata dalam membela agamanya.

Ahok tumbang secara demokratis. Bandar merugi. Sakit hati. Dendam membara. Panasnya seperti api. Habib Rizieq ditarget sebagai kambing hitam. Sebuah skema jahat dimainkan. Dia difitnah kasus dagelan.

Malam itu, sekitar pukul 09 malam, suhu Mekkah adem. Seadem Kota Bandung. Sudirman Said tiba di rumah Habib Rizieq. Di sana sudah ada sekitar 20-an orang tamu, para kyai dan ulama yang juga sedang umroh.

Ruang tamunya besar. Bisa menampung 100 orang. Mereka duduk melantai. Habib Rizieq senang bertemu dengan Sudirman Said.

Tidak ada pembicaraan khusus. Akrab. Rilex. Mereka diskusi soal negara, bangsa, kasus-kasus korupsi dan sedikit masalah pilkada. Tatap muka berlangsung kurang dari satu jam.

Pertemuan ini tidak direncanakan sebelumnya. KH Dimyati Rois, Dewan Syuro PKB, mengundang Sudirman Said untuk umroh. Supaya Sudirman Said tetap amanah dan eling. Tidak menghalal segala cara di pilkada. Tentu saja, supaya lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta langit dan bumi.

Syahdan, ibadah dan silahturahmi dengan Habib Rizieq dipelintir sedemikian rupa oleh Ahoker sakit kepala. Sudirman Said dikatakan khusus minta dukungan kepada Habib Rizieq. Paling jahat, mereka tuding keduanya berkomplot hendak bikin chaoz di Jawa Tengah.

Nyatanya, itu pertemuan biasa. Sudirman Said tokoh lintas agama. Pernah ketemu dengan pimpinan GAM sewaktu dia bertugas di BRR Aceh-Nias pasca Tsunami.

Belum lama ini, Sudirman Said diundang berdiskusi dengan tokoh Katolik di Keuskupan Agung Semarang. Pro Ganjar ngga ribut. Lalu, dia hadir dalam dialog lintas iman di Temanggung. Di sana, Suster Karen menyatakan tidak nemu kejelekan Sudirman Said.

"Kalau mau jadi pemimpin yang baik, kita harus bisa mengayomi dan melayani semua elemen. Sesederhana itu pertimbangan saya," kata Sudirman Said suatu malam

Selama di Mekkah, dia juga bertemu dengan Syekh Muhammad Maliki.

Habib Rizieq anti komunis. Normal bila dia dukung Sudirman Said. Minimal mendoakan supaya Sudirman Said menang pilkada. Supaya Jawa Tengah bisa mukti bareng.

Pastinya, kaum marxis meradang dan mencoba mendeskreditkan pertemuan Sudirman Said dan Habib Rizieq dengan segala fitnah. Mereka memang suka fitnah.

Penulis: Zeng Wei Jian

Sumber : PORTAL ISLAM

Prabowo 'Ditawar' 15T Jadi Cawapres Jokowi, Gerindra NGAKAK: NGIMPI! Bilang Aja Takut Kalah

Prabowo 'Ditawar' 15T Jadi Cawapres Jokowi, Gerindra NGAKAK: NGIMPI! Bilang Aja Takut Kalah


10Berita, Informasi soal adanya pengusaha utusan Istana tawarkan uang Rp 15 trilliun membuktikan bahwa ada pihak-pihak yang mulai takut kalah berhadapan dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang.

Begitu dikatakan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Arief Poyuono, Kamis malam 29 Maret 2018.

"Ngimpi aja orang-orang yang lagi mengondisikan agar Pak Prabowo Jadi wakilnya Joko Widodo. Jujur saja kayaknya takut kalah," jelas dia.

Indikator ketakutan itu lantaran saat ini masyarakat sudah mulai hilang simpatik pada pemerintahan Jokowi yang akan maju kembali menjadi di Pilpres mendatang.

"Memang masyarakat sudah enek sama pemerintahan Joko Widodo yang cuma bisa numpuk utang yang akan jadi beban generasi yang datang," jelasnya. 

Arief tekankan, Prabowo sejak awal berjuang bersama membangun Gerindra untuk melakukan perubahan besar menuju Indonesia yang berdaulat dan bermartabat menuju kesejahteraan rakyat.

"Dan selama era SBY dan Joko Widodo kami menjadi oposisi jadi sangat enggak mungkin kita dan Pak Prabowo mau jadi Cawapres. Apalagi cawapresnya Joko Widodo yang sudah terbukti tidak mampu mengurus negara," tandasnya.

Sumber :Portal Islam 

Ombudsman Dimana Ketika Rakyat Digusur Pakai Buldoser?

Ombudsman Dimana Ketika Rakyat Digusur Pakai Buldoser?


10Berita – Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Abdul Ghoni mengingatkan Ombudsman untuk bersikap fair terkait kebijakan Anies-Sandi.

Hal itu disampaikan Ghoni menanggapi hasil kajian penutupan jalan Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ghoni mengaku tidak habis pikir dengan sikap Ombudsman yang menurutnya sedemikian agresif dan terkesan tendensius serta memojokkan pemerintahan Anies-Sandi.

Ghoni pun membandingkan dengan jalan-jalan umum di Ibu Kota yang juga ditutup selama bertahun-tahun tetapi tidak disentuh oleh Ombudsman. Seperti di jalan di Kedutaan Besar Inggris.

‎”Ombudsman jangan sampai dianggap ikut-ikutan bermain politik,” kata Ghoni kepada TeropongSenayan, di temui di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Apalagi, kata dia, saat ini sudah masuk tahun politik menuju Pemilu 2019. Sehingga, sebagai lembaga independen Ombudsman harus lebih berhati-hati.

Sebab, dikatakan Ghoni, masih segar di ingatan publik, di era Gubernur DKI sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ombudsman tidak berbuat apa-apa, seakan sedang tertidur pulas.

“Ketika Anies berpihak dan memberi ruang hidup kepada orang-orang kecil para PKL, tiba-tiba Ombudsman ribut,” katanya.

‎Dengan begini, menurut Ghoni, sulit dihindari kesan Ombudsman seperti bangun kesiangan.

“Saat Gubernur sebelumnya, Ombudsman kemana waktu ada penyimpangan masalah Sumber Waras, Cengkareng? Kenapa tidak mau melakukan kajian?. Giliran sekarang (kebijakan) buat wong cilik (PKL) kok kalian ributin?,” ucap Ghoni penasaran.‎

“Orang berpikir, Ombudsman ini kenapa sekarang beringas ke Anies? Di mana kalian sebelumnya ketika rakyat digusur pake Buldozer?,” cetus Ghoni.‎

‎”Ingat, rakyat tidak rela, pemimpin yang jelas-jelas berpihak kepada rakyat justeru diganggu dan dipojokkan bahkan diancam. Rakyat sekarang sudah melek informasi. Jangan paksa publik berkesimpulan kalian dzolim dan jahat ke Anies,” ujar Ghoni mengingatkan. []

Sumber :teropongsenayan

Pengamat: Jasriadi Dituntut 2 Tahun, Kasus Saracen Hanya Rekayasa?

Pengamat: Jasriadi Dituntut 2 Tahun, Kasus Saracen Hanya Rekayasa?

10Berita, Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pekanbaru menuntut Jasriadi dengan hukuman dua tahun dengan dasar melanggar hak akses media elektronik. Fakta persidangan ini menunjukkan bahwa orang yang disebut-sebut sebagai bos kelompok kelompok penyebar hoax, Saracen, tidak terbukti.

Pendapat itu disampaikan pengamat politik Muslim Arbi kepada intelijen (29/03). “JPU hanya menuntut Jasriadi melanggar hak akses media elektrik dalam UU ITE. Artinya, sama sekali tidak disebut sebagai bos Saracen yang dituduhkan media selama ini, maupun saat jadi tersangka,” kata Muslim Arbi.

Menurut Muslim, selama ini Jasriadi diberitakan sebagai bos Saracen yang sangat berbahaya dan dikaitkan dengan berbagai kegiatan politik. “Fakta persidangan ini harus diungkap biar masyarakat tahu fakta sebenarnya,” papar Muslim.

Muslim Arbi juga menyebut Asma Dewi yang dikaitkan sebagai Bendahara Saracen di pengadilan juga tidak terbukti. “Hakim yang memutuskan hukuman buat Asma Dewi juga tidak mengaitkan sebagai bendahaa Saracen,” papar Muslim.

Terkait hal itu, kata Muslim, Asma Dewi yang dihukum dengan UU ITE pasal ujaran kebencian juga bisa dimentahkan dengan fakta-fakta lainnya.

Di persidangan, kata Muslim, hakim menilai Asma Dewi menggunakan kata ‘koplak dan ‘edun’ sebagai ujaran kebencian. “Publik akan tertawa dengan kasus ini,” papar Muslim.

Sumber : intelijen.co.id

“Penegakan Hukum Tebang Pilih, Penyebar Hoax Pro Pemerintah tak Ditindak Kepolisian”

“Penegakan Hukum Tebang Pilih, Penyebar Hoax Pro Pemerintah tak Ditindak Kepolisian”


10Berita, Penyebar hoax pro pemerintah tetap tidak akan diperiksa polisi, seperti kasus penyebaran berita bohong yang menimpa politisi PKS Mardani Ali Sera yang difitnah berfoto bersama pemilik Abu Tours.

Penegasan itu disampaikan aktivis politik Rahman Simatupang (29/03). “Sangat jelas ada akun penyebar fitnah dan media online yang menyebarkan berita hoax, tetapi polisi tidak bertindak. Beda sekali jika hoax itu menimpa Presiden Jokowi, langsung tersangka,” tegas Rahman.

Menurut Rahman, penegakan hukum terhadap hoax terlihat kurang adil. “Muncul persepsi masyarakat penegakan hukum kasus hoax terlihat tebang pilih,” papar Rahman.

Di sisi lain, kata Rahman, keberadaan Muslim Cyber Army (MCA) yang asli justru membongkar kasus hoax dan ujaran kebencian.

“Lihat saja, politikus PKS difitnah, beberapa akun MCA langsung mengklarifikasi. Lain lagi, ada game yang menyebarkan kebencian terhadap Habib Rizieq, MCA langsung menyebarkan pembuatnya. Dan akhirnya pembuat game itu minta maaf,” papar Rahman.

Rahman menegaskan, seharusnya aparat badan cyber kepolisian lembaga cyber pemerintah memberantas semua berita-berita hoax tanpa membedakan hoax pro pemerintah dengan oposisi.

“Justru yang terjadi terlihat akun-akun pro pemerintah yang menyebarkan kebencian dibiarkan,” pungkas Rahman.

Sumber : intelijen.co.id

Alhamdulillah... Akhirnya MEROKET & JANJI TERPENUHI Ekonomi Tumbuh 7,4%, Hebat Presiden Turki!

Alhamdulillah... Akhirnya MEROKET & JANJI TERPENUHI Ekonomi Tumbuh 7,4%, Hebat Presiden Turki!


10Berita,  Ekonomi Turki tumbuh 7,4 persen pada 2017, demikian disampaikan Badan Pusat Statistik Turki (TurkStat) pada hari Kamis (29/3/2018) kemarin, seperti dilansir Kantor Berita Turki Anadolu Agency.

GDP saat ini naik lebih dari 3,1 triliun lira Turki (hampir $ 850,7 miliar) dibanding tahun lalu, atau naik 19 persen dari 2016, menurut TurkStat.

Total nilai tambah jasa dan industri naik 10,7 persen dan 9,2 persen, masing-masing, sementara sektor konstruksi membanggakan kenaikan 8,9 persen. Sektor pertanian menikmati kenaikan 4,7 persen pada tahun 2017, dibandingkan dengan tahun 2016.

TurkStat juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Turki pada kuartal terakhir 2017 mencapai 7,3 persen, dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya.

"Produk domestik bruto meningkat sebesar 19 persen dan mencapai 889,2 miliar lira ($ 234 miliar) pada harga saat ini," katanya.

Di Turki, kurs dolar AS adalah 3,65 Turki Lira/USD rata-rata tahun lalu.

Turki menjadi ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di antara negara-negara G20 pada tahun 2017.

Perekonomian negara itu tumbuh hampir tiga kali lipat dari rata-rata UE - 2,4 persen. Itu juga melampaui 6,8 persen China dan 6,4 persen tahun lalu India.

Hatice Karahan, penasihat ekonomi senior untuk presiden Turki, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa investasi, permintaan domestik yang kuat dan booming dalam perdagangan luar negeri pada 2017 memberikan angka yang kuat.

Enver Erkan, seorang ekonom di GCM Menkul Kiymetler, juga mengatakan angka itu sesuai dengan ekspektasi pasar karena wacana pemerintah dan indikator ekonomi.

Mengulangi pandangan Karahan, Erkan mengatakan angka itu didukung oleh permintaan domestik yang kuat dengan dukungan sektoral dan peningkatan belanja publik, yang menyebabkan investasi meningkat.

Selamat ya buat warga Turki, Presiden kalian memang hebat. Gak cuma janji-janji manis yang akhirnya bikin rakyat meringis nangis.

*Sumber: https://aa.com.tr/en/economy/turkish-economy-grows-74-percent-in-2017/1102408

Atas kerja kerasnya, Alhamdulillah akhirnya janji meroket 2015 terwujud di 2017. Pertumbuhan ekonomi naik menjadi 7,4% di 2017.

Terimakasih Jokowi.
*
Twit ini mengandung satire level 197 pic.twitter.com/Usn8UvtgWX

— Azzam M Izzulhaq (@AzzamIzzulhaq) 29 Maret 2018


Sumber :Portal Islam 

Isa Tak Dibunuh, Allah Selamatkan Roh dan Jasadnya

Isa Tak Dibunuh, Allah Selamatkan Roh dan Jasadnya

10BeritaALLAH telah menjelaskan dalam Alquran bahwa orang Yahudi tidak membunuh Nabi Isa 'alaihi salam. Beliau tidak disalilb. Namun orang lain, yang Allah serupakan dengan Nabi Isa, itulah yang disalib.

Meskipun demikian, Yahudi tetap mengklaim bahwa Nabi Isa telah disalib, dan anehnya, orang nasrani membenarkannya tanpa ada rasa permusuhan terhadap mereka.

Allah jelaskan dalam Alquran:

"Di antara penyebab Yahudi kafir adalah klaim mereka bahwa kami telah membunuh Nabi Isa bin Maryam, sang utusan Allah. Padahal mereka tidaklah membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa." (QS. An-Nisa: 157)

Aqidah kaum muslimin, bahwa Nabi Isa alaihis salam masih hidup dan belum mati. Beliau diangkat oleh Allah jasad dan ruhnya. Sebagaimana yang Allah tegaskan dalam firman-Nya:

"Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. An-Nisa: 158)

Dua ayat di atas dengan tegas menjelaskan bahwa Nabi Isa tidak dibunuh, tidak disalib, tapi Allah selamatkan jasad dan ruhnya, dengan Allah angkat ke langit. Kemudian di akhir zaman, nabi Isa akan Allah turunkan untuk membunuh Dajjal.

Kehadiran beliau bukan membawa syariat baru, tapi mengikuti syariat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Barulah setelah itu, beliau wafat dan dimakamkan di bumi. Sebagaimana ditegaskan dalam hadis: dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Saya orang yang paling berhak untuk memuliakan Isa bin Maryam, karena tidak ada nabi antara zamanku dengan zaman beliau(kemudian beliau menjelaskan turunnya Nabi Isa, dan melanjutkan sabdanya), Nabi Isa tinggal di bumi dalam kurun waktu sesuai yang dikehendaki Allah, kemudian beliau wafat dan disalati oleh kaum muslimin, lalu mereka memakamkan beliau." (HR. Ahmad 9349 dan dishahihkan Al-Albani)

Ibnu Athiyah (w. 542 H) beliau mengatakan dalam tafsirnya Al-Muharrar Al-Wajiz:

Umat Islam sepakat untuk mengimani kandungan hadis yang mutawatir bahwa Nabi Isa hidup di langit. Beliau akan turun di akhir zaman, membunuh babi, mematahkan salib, membunuh Dajjal, menegakkan keadilan, agama Nabi Muhammad menjadi menang bersama beliau, Nabi Isa juga berhaji" (Al-Muharrar Al-Wajiz, 3:143)

Allahu alam. [Ustadz Ammi Nur Baits]

Sumber : Inilah.com