OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Senin, 24 April 2017

JK Puji Sandiaga Uno: Kopiah Itu Penting

JK Puji Sandiaga Uno: Kopiah Itu Penting

10Berita-JAKARTA -- Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla memuji sosok calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Hal ini disampaikannya saat menutup Kongres Ekonomi Umat yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (24/4). Dalam kesempatan tersebut, JK sempat melontarkan guyonan secara langsung kepada Sandi yang terpilih sebagai wakil gubernur DKI Jakarta versi hitung cepat KPU.

Sandi masuk ke ruang tempat kongres berlangsung sesaat sebelum JK memulai pidato sambutannya. Melihat Sandi yang berjalan ke tempat duduknya, JK langsung menegurnya. "Hai Pak Sandi," kata Jusuf Kalla menyapa.

Ketika itu, JK melontarkan pujian kepada Sandi sebagai contoh seorang pengusaha yang optimistis. Karena saat ini banyak orang yang mengeluh sebelum berusaha sehingga malas bekerja. Menurut JK, Sandi telah membuktikan kerja keras tersebut dengan menghabiskan waktu berbulan-bulan keliling ke rumah warga, bahkan hingga keluar masuk gang sempit.

"Alhamdulillah hasilnya ada. Harus begitu," ujar JK yang disambut tepuk tangan dan tawa oleh peserta kongres.

Sandi yang hadir dalam acara tersebut tersenyum mendengar pujian dan guyonan dari wakil presiden. Guyonan JK untuk Sandi belum selesai. Kali ini, JK memuji Sandi yang mulai kerap memakai kopiah.

"Sekarang ada kemajuan, selalu pakai kopiah. Dulu jarang. Jadi, kopiah itu penting," kata JK yang disambut tawa oleh para peserta kongres.

Sandi hadir dalam kongres tersebut untuk memberikan dukungan. Sandi optimistis program OK OCE bisa bersinergi dengan pemberdayaan ekonomi umat yang dikedepankan oleh MUI. "Saat ini peserta progres OK OCE sudah tembus 12 ribu orang per hari," ujar Sandi.

Sandi berharap, kesenjangan dan ketimpangan ekonomi bisa dipersempit dengan cara menumbuhkan wirausahawan baru. Melalui pemberdayaan ekonomi umat diharapkan dapat muncul saudagar-saudagar baru sebagai penerus saudagar terdahulu di era Nabi Muhammad SAW. "Akan muncul Abdurrahman bin Auf yang baru, Ustman bin Afan yang baru," kata Sandi.

Sumber: Republika

INILAH PEMIMPIN MUSLIM: Usai Dilantik Sandiaga Langsung Lepas Saham Bir Pemprov DKI, Tak Ada Lagi Teman Mabok

INILAH PEMIMPIN MUSLIM: Usai Dilantik Sandiaga Langsung Lepas Saham Bir Pemprov DKI, Tak Ada Lagi Teman Mabok


10Berita- Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno berkomitmen untuk melepas saham bir yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, setelah dia bersama Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dilantik pada Oktober 2017.

Menurut Sandi, kepemilikan saham Pemprov pada perusahaan bir tidak begitu penting, sebab tak mempunyai manfaat bagi banyak orang. Untuk itu, perlu adanya penyelarasan terkait hal itu.

"Tidak esensial sebuah pemerintah provinsi memiliki saham di perusahaan yang tidak mempunyai kepentingan bagi hajat hidup orang banyak," kata Sandiaga di Jakarta, Minggu, 23 April 2017.

Pria berumur 47 tahun ini mengaku telah menyampaikannya hal tersebut kepada Anies. Ia memohon, agar hal tersebut didukung dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan banyak orang.

"Karena itu janji (lepas saham bir) sudah saya sampaikan jauh-jauh hari. Mungkin antara Maret-Juni 2016. Lebih dari satu tahun yang lalu. Keluarga juga ingat janji itu," ujarnya.

http://metro.news.viva.co.id/news/read/908391-usai-dilantik-sandiaga-langsung-lepas-saham-bir-pemprov-dki

Langkah pemimpin muslim ini menuai banyak dukungan publik.

"Bangga sya pnya pemimpin sprti beliau... Insya Allah semua terlaksana membangun Jakarta lebih Baik, salam 2 periode anies-sandi," komen Mochamad Andri.

"Nahhh ini baru benar...bicara bangun masjid, umrahin marbot tapi saham bir dipertahankan, prostitusi mau dilegalkan..sama aja bersihin masjid pake aer comberan," ujar akun Era Madinah.

Namun langkah melepas saham bir ini mendapat nyinyiran dari Ahoker.

"Ahokers pada blingsatan denger saham bir mau dilepas pemrov maklum aja itu kan minuman kesukaan mereka..lagian aneh jg masak pemerintah ada saham bir knapa gak invest di sektor lain aja," komen Aftari Damayanti.


INILAH salah satu pentingnya punya gubernur wakil gubernur muslim sehingga tau mana halal haram.

Beda dengan petahana dan para pendukungnya.

Sumber: Portal Islam

Ciri Khas Masjid Kubah Batu

Ciri Khas Masjid Kubah Batu

10Berita-- Seperti beberapa kubah tunggal lainnya yang berdiri di kompleks Masjid Kubah Batu, Kubah Nabi berbentuk segi delapan. Kubah setengah lingkaran ini ditopang delapan tiang yang terpancang ke tanah. Di antara tiang dan kubah terdapat tujuh lengkungan terbuka. Kubah tersebut dicat biru dan lengkungan terbukanya terbuat dari batu berwarna-warni: merah, hitam, dan putih. 

Tiangnya terbuat dari marmer abu-abu dan dikelilingi oleh batu-batu merah. Setelah itu, terdapat dinding rendah yang mengelilingi bagian dalam tiang serta sebuah sisi terbuka sebagai pintu masuk pengunjung. Di sana, para pengunjung dapat berdoa menghadap ke arah Makkah, kiblat umat Islam yang berada di sebelah selatan.

Kubah Nabi terletak di halaman Masjid Kubah Sakhrah. Masjid itu dibangun sekitar tahun 685 hingga 691 M. Kubah Sakhrah terletak di pusat kompleks trapesium Haram al-Syarif. Pembangunannya disponsori oleh seorang penguasa Muslim.

Arsitek yang berjasa dalam pembangunan masjid itu adalah Rija bin Haya dan Yazid bin Salim. Kubah ini sering disalahartikan sebagai masjid, padahal kubah ini bukanlah sebuah masjid, melainkan sebuah kompleks tempat terdapatnya batu besar yang dipakai Nabi Muhammad SAW menginjakkan kakinya sebelum menaiki burak menuju Sidratulmuntaha dalam peristiwa Mi'raj.

Terdapat delapan pintu masuk dengan gerbang melengkung di sekeliling Kubah Sakhrah. Sebelah selatan merupakan pintu masuk utama menuju kubah. Di sekeliling kubah terdapat beberapa kubah tunggal kecil dan sumur yang kebanyakan berada di sebelah barat.

Kubah berlapis emas tersebut memiliki tinggi hampir 35 meter dengan diameter 20 meter. Kubah ini berdiri di atas batu yang diyakini menjadi tempat Rasulullah berdiri sebelum peristiwa Isra Mi'raj. 

Di atas kubah terdapat replika bulan sabit yang menghadap ke utara dan selatan. Tubuh di sekeliling kubah berbentuk oktagonal dengan panjang sekitar 18 meter. Dinding bagian atasnya dilapisi marmer yang didominasi dengan warna biru, sedangkan di bagian bawahnya didominasi oleh marmer kekuningan dan putih. Hampir di seluruh bagian dindingnya dihiasi dengan kaligrafi Alquran.

Sumber: Republika

NAMPOL!! Efek Ahok Kalah Artis Hengkang Dari Jakarta, Netizen: Bagus! BAWA AHOKNYA SEKALIAN!

NAMPOL!! Efek Ahok Kalah Artis Hengkang Dari Jakarta, Netizen: Bagus! BAWA AHOKNYA SEKALIAN!

10Berita-  Kontestasi pilkada DKI Jakarta putaran dua untuk memperebutkan kursi Gubernur DKI telah usai. Kemenangan diraih oleh paslon nomor 3 Anies Baswedan - Sandiaga Uno sementara paslon nomor dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat harus menelan kekeewaan.

Kekalahan Ahok-Djarot ini juga dirasakan oleh para pendukungnya. Mereka kecewa dengan hasil akhir pilkada DKI yang tidak sesuai dengan harapan. Begitu pula dengan artis dan model Indah Kalalo.

Sebagai pendukung paslon nomor urut dua, Ia tentu juga merasakan kekecewaan. Bentuk dari pelampiasan kekecewaan itu adalah ia ingin pindah dari DKI Jakarta ke Bali untuk selama-lamanya.

"Selama-lamanya (tinggal di Bali), apalagi gubernur pilihan ku nggak menang," ungkapnya sambil tertawa di Galeries Lafayette, Pasific Place SCBD, Jakarta Selatan.

Diketahui artis itu menikah dengan bule asal Australia bernama Ibrahim Justin Werner pada tahun 2011 silam. Kemudian mereka memutuskan untuk tinggal di Bali pada tahun 2015. Kendati demikian, Indah menyempatkan untuk datang ke DKI demi mencoblos pasangan Ahok-Djarot.

Tinggal di Bali tidak membuatnya berhenti untuk mengunjungi Jakarta lantaran terikat kontrak pekerjaan. Dia mengaku sering menghabiskan waktu di Ibu Kota.

"Dua minggu sekali ke Jakarta, kalau nggak di luar kota atau di Bali, bahkan sekarang hampir week day di Jakarta," ujarnya.

Menanggapi kabar ini netizen pun berkomentar.

Bagusss ngga balik lagi ke jakartahttps://t.co/HaDqhkruk6

— #IStandWithAleppo (@asetiaji) April 24, 2017

@MarioSjono @wartapolitik Lucu ya
Kalau perlu ahoknya sekalian dibawa pindah hahahaha

— Dennis RL (@romeodannish) April 23, 2017

@wartapolitik Coba semua ahoker kyk indah kalalo dan ernest, jakarta bakalan damai 😀😂😁

— #SaveNKRI (@Mimi_Hokyah) April 23, 2017


Sumber : Portal Islam

Alhamdulillah... NIKMATNYA Memiliki Gubernur Muslim, Ibadah Tak Dihalangi dan Dipersulit Lagi

Alhamdulillah... NIKMATNYA Memiliki Gubernur Muslim, Ibadah Tak Dihalangi dan Dipersulit Lagi


10Berita-Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan menegaskan komitmennya bahwa setelah dia menjabat nanti seluruh kegiatan umat muslim akan berjalan lancar. Misalnya, soal takbiran keliling dan penyembelihan hewan kurban yang sempat menjadi kontroversi di era Ahok tidak akan lagi terjadi di masa kepemimpinannya.

Itu disampaikan Anies saat menghadiri Milad ke-25 Pondok Pesantren Al-Itqon di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin 24 April 2017.

"Insya Allah nanti takbir keliling tetap dibolehkan dan kita lepas, masak orang Betawi enggak boleh takbiran. Begitu juga dengan potong hewan kurban," ujar Anies.

Anies menegaskan, kalau muslim dititipi amanah, Jakarta akan menjadi aman, damai dan sejuk.

"Ini tanggung jawab kita. Jadi kita berperilaku seperti pemenang, biar lebih sejuk," tuturnya.

"Berkeadilan, yang kaya dan yang miskin, yang nganggur dan putus sekolah. Di Jakarta Barat tempatnya anak-anak putus sekolah, insya Allah semuanya nanti bisa sekolah lagi.”

Luapan kegembiraan netizen pun tak terbendung lagi.

@VIVAcoid mantaap #ahokforBali1

— stevan milan (@milan_stevan) April 24, 2017


@VIVAcoid Mantabz pak anies 👍👍👍

— Fauzi Fahmi (@f2fahmi) April 24, 2017


Sumber: Portal Islam

Wanita Jepang Sebut Isra’ Miraj adalah Hoax, Ini Jawaban Dr Zakir Naik Tarbiyah / 16 menit yang lalu

Wanita Jepang Sebut Isra’ Miraj adalah Hoax, Ini Jawaban Dr Zakir Naik



Di depan Dr Zakir Naik, seorang wanita Jepang menyatakan bahwa isra’ mi’raj adalah kebohongan besar.

“Perjalanan ke Yerusalem dalam satu malam itu bohong. Itu kebohongan Muhammad yang telah dikritisi orang-orang Quraisy di zaman itu. Jika Anda menyebut Muhammad adalah manusia terbaik, mengapa ia berbohong soal isra’ miraj dan kalian umat Islam menyebarkan kebohongan itu?” tanya wanita yang belakangan memperkenalkan diri sebagai pemikir bebas (baca: atheis) itu.

Jawaban Dr Zakir Naik:

Di Bibel disebutkan bahwa Nabi Musa membelah lautan. Kami (pengikut agama samawi, red) percaya bahwa nabi-nabi memiliki mukjizat. 

Tentang Nabi Muhammad, Al Quran menyebutkan salah satu mukjizat dalam surat Al Isra’ ayat 1, yakni ia diperjalankan oleh Allah dari masjidil haram di Makkah ke masjidil aqsa di Palestina dalam satu malam.

Kau berkata, mengapa kami percaya kebohongan itu? Ini adalah mukjizat. Kau adalah pemikir bebas, aku bukanlah pemikir bebas. Aku seorang muslim. Ini perbedaan antara kau dan aku. Seharusnya engkau datang ke ceramahku kemarin, di mana aku membuktikan eksistensi Tuhan. Kau adalah pemikir bebas, dengan begitu kau tidak percaya Tuhan, betul?

“Itu benar,” jawab wanita itu.

Kemarin topik ceramahku adalah “Apakah Tuhan itu ada?.” Aku tidak bisa mengulanginya lagi di sini karena durasinya satu setengah jam.

Jika kau datang kemarin, maka hari ini kau percaya Tuhan itu ada, dan yakin bahwa Alquran adalah firman Tuhan.

Sekarang kembali ke pertanyaan, apakah mungkin seseorang menempuh perjalanan dari Makkah ke Yerusalam hanya dalam semalam? Bahkan kau dan aku bisa melakukannya dengan pesawat.




Tapi di zaman itu tidak ada pesawat. Itu adalah mukjizat dan ada banyak mukjizat yang dikabarkan dalam Al Quran. Misalnya Nabi Musa membelah lautan, Nabi Musa melempar tongkatnya dan menjadi ular. Ini adalah mukjizat.

Apakah mukjizat itu? Sesuatu yang tidak bisa dibuktikan secara ilmiah dan logika. Mukjizat berada di luar kemampuan normal manusia.

Jadi ketika manusia melakukan sesuatu yang tidak bisa dinalar dengan logika atau secara sains, itulah mukjizat. Dan ketika aku bisa membuktikannya secara ilmiah, itu bukan mukjizat.

Jika sekarang aku bisa bepergian dari Makkah ke Yerusalem dalam semalam dengan pesawat, itu bukan mukjizat.

Jadi yang harus kita sadari adalah bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Tuhan. Tuhan adalah Sang Pencipta manusia dan jagat raya. Dan Tuhan memilih seorang manusia di antara manusia lainnya untuk menyampaikan pesan-Nya. Manusia pilihan inilah yang disebut Nabi. Dan kepada Nabi-Nabi inilah Allah memberikan mukjizat.

Al Quran ini adalah salah satu mukjizat. Dan aku telah membuktikan bahwa Quran ini memiliki lebih dari 6000 ayat, di mana lebih dari 1000 ayat tentang sains, di mana kita baru mengetahuinya baru-baru ini. Tentang big bang, tentang bumi itu bulat, cahaya bulan adalah cahaya pantulan, matahari berotasi, di mana aku tidak mengetahuinya saat kuliah. Semua hal ini telah disebutkan Al Quran lebih dari 14 abad yang lalu.

Secara ilmiah, tak ada seorang pun bisa menjelaskan bagaimana mungkin kitab ini sejam 1.400 tahun yang lalu bisa menjelaskan big bang. Ini adalah mukjizat. Bagaimana mungkin kitab ini sejam 1.400 tahun yang lalu bisa menjelaskan bumi bulat. Ini adalah mukjizat. Bagaimana mungkin kitab ini sejam 1.400 tahun yang lalu bisa menjelaskan bahwa matahari beritasi. Ini adalah mukjizat.

Al Quran juga bicara tentang embriologi, botani, biologi. Semua hal ilmiah yang baru diketahui di zaman sekarang 50-100 tahun yang lalu, telah diberitahukan Al Quran 1.400 tahun sebelumnya. Siapa yang mungkin menyebutkan semua ini? Dialah Sang Pencipta, Dialah Tuhan.

Jadi Nabi Muhammad pergi dari Makkah ke Yerusalem dalam semalam, ini adalah mukjizat. [Muchlisin BK]


Sumber: Tarbiyah.net






Polling Twitter Pilkada Jabar: Publik Meyakini Ridwan Kamil Bakal Keok Jika Didukung PDIP Nasdem Dkk

Polling Twitter Pilkada Jabar: Publik Meyakini Ridwan Kamil Bakal Keok Jika Didukung PDIP Nasdem Dkk


10Berita-Usai kalahnya Ahok-Djarot yang diusung koalisi PDIP Nasdem dkk di Pilkada DKI 2017, kini publik ramai membicarakan Pilkada Jawa Barat 2018.

Seperti diketahui, NASDEM sudah resmi deklarasi mengusung Ridwan Kamil sebagai cagub di Pilkada Jabar 2018. Dan kemungkinan besar PDIP juga akan bergabung seperti di Pilkada DKI.

Lantas bagaimana tanggapan publik terkait kans bagi calon yang diusung NASDEM PDIP di Pilkada Jabar 2018 pasca kekalahan PDIP Nasdem di DKI?

Beberapa polling telah dilakukan di jejaring twitter, dan hasilnya publik meyakini Ridwan Kamil akan bernasib sama dengan Ahok.

Polling yang dilakukan akun @ekagumilars pada 22 April 2017:

"Jika @ridwankamil Maju dipilkada Jabar didukung PDIP Nasdem and Koalisi, Melawan Gerindra dan koalisi bagimana keyakinan anda?"

Hasilnya: dari 5731 responden mayoritas (94%) menyatakan bakal keok.

Sementara polling yang dilakukan akun @Umar_Hasibuan pada tanggal sama 22 April juga:

"Siapa Cagub Jabar yang kalian dukung?"

Hasilnya:
75%  Deddy Mizwar
12% Ridwan Kamil
05% Dedy Mulyadi
08% Desy Ratnasari

Hasil opini publik di sosial media ini bisa menjadi warning bagi siapapun. Kekuatan umat Islam saat ini tak lagi bisa diremehkan.

Pilkada serentak akan kembali dilangsungkan pada tahun 2018. Pilkada 2018 akan lebih besar karena diikuti 171 daerah.

Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada di 2018. Beberapa provinsi di antaranya adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Sumber: Portal Islam

Hai Ahokers , Belum Dilantik, Sudah Ditagih…

Hai Ahokers , Belum Dilantik, Sudah Ditagih…


Oleh: @JonruGinting

Duhai Para Ahokers, Tidak Ada yang Salah dengan MENAGIH JANJI.

Anda menagih janji kampanye Anies-Sandi, ya saya SANGAT SETUJU. Saya sebagai pendukung mereka, justru punya alasan yang jauh lebih kuat untuk menagih janji-janji mereka.

Sebab sebagai pemilih, saya punya tanggung jawab yang sangat besar terhadap pilihan saya. Jika saya tidak menagih janji, justru itu artinya saya tidak bertanggung jawab terhadap pilihan saya.

Karena itu, justru saya dan para pendukung Anies-Sandi lainnya insya Allah akan menjadi orang pertama yang akan menagih janji-janji Anies Sandi.

Jika Anies Sandi nanti terbukti ingkar janji, maka kami pula akan menjadi orang pertama yang akan mengkritik mereka.

Kami bukan tipe pencinta buta seperti Anda, yang berprinsip “junjunganku selalu benar, tak mungkin salah.”

Jadi Para Ahokers Sekalian, Tidak Ada yang Salah dengan MENAGIH JANJI. Kami Sama Sekali TIDAK MENYALAHKAN Anda yang Menagih Janji Anies Sandi.

Justru, kami akan dengan sangat senang hati, bekerja sama dengan Anda dalam menagih janji Anies Sandi.

Yang Kami Permasalahkan Adalah:

(1). TAGIHAN ANDA TERLALU DINI
Ingat: Anies Sandi baru akan dilantik Oktober 2017 nanti. Ibarat tagihan kartu kredit yang baru akan jatuh tempo tanggal 20 Oktober 2017, tapi Anda sudah mendatangkan debt collector pada tanggal 20 April 2017. Ini tindakan yang sangat konyol, Para Pemirsa Sekalian!

Mbok ya sabaran dikit gitu lho. Tunggu hingga Anies Sandi dilantik. Bisa?

(2) ANDA BERSTANDAR GANDA
Dulu saat kampanye, Jokowi dan Ahok juga mengumbar banyak sekali janji. Namun Anda TIDAK PERNAH MENAGIHNYA. Padahal Anda sebagai pemilih Jokowi, tentu bertanggung jawab penuh atas pilihan Anda. Seharusnya Anda sebagai pemilih merasa sangat kecewa karena Jokowi dan Ahok tidak menepati janji.

Namun apa yang terjadi?

Di saat kami yang menagih janji Jokowi, Anda menuduh kami tukang fitnah, provokator, gagal move on, masih sakit hati karena jagoannya kalah, dan sebagainya.

Tuduhan yang sangat menyakitkan. Namun alhamdulillah, untungnya kami SANGAT SABAR menghadapi semua tuduhan tersebut. Sebab tuduhan-tuduhan Anda itu memang hanya tuduhan ngasal bin ngawur plus kacau balau.

Dengan kemenangan Anies-Sandi, dan munculnya perilaku Anda seperti poin (1) dan (2) di atas, semoga ANDA MULAI SADAR bahwa tuduhan-tuduhan Anda terhadap kami tersebut ternyata kini MENJADI BUMERANG bagi Anda sendiri.

Sebab justru kini terbukti, Anda semualah yang melakukan semua itu.

Anda ternyata terbukti gagal move on, masih sakit hati karena jagoannya kalah. Dan hanya beberapa hari setelah kemenangan Anies Sandi, saya menemukan sejumlah posting yang isinya memfitnah dan menjelek-jelekkan Anies Sandi beserta para pendukung mereka.

Duh! Apa yang Anda lakukan hari ini, kok sama persis dengan semua yang dulu kalian tuduhkan terhadap kami, ya?

Semoga Anda semua cepat sembuh dari stress akibat sebuah kekalahan, yang sebenarnya hanya hal biasa di dalam demokrasi.

Setiap orang seharusnya siap untuk menang, siap untuk kalah.

Jika menang, dia tidak sombong. Jika kalah, dia legowo. Kami sebenarnya sudah menerapkan ini, alhamdulillah. Kami pernah kalah, dan kini menjadi pemenang.

Ketika kalah kami legowo. Namun tentu kami sebagai warga negara merasa punya tanggung jawab untuk mengontrol pemerintahan dengan cara mengkritik mereka, mengingatkan mereka jika berbuat salah. Itu baru warga negara yang baik namanya.

Dan ketika menang, kami berusaha untuk tidak sombong, tidak balas dendam kepada Anda yang dulu rajin membully, menghina,bahkan memfitnah..

Kami bahkan berusaha untuk merangkul Anda, agar kita bekerja sama membangun Indonesia dan Jakarta.

Semoga Anda semua menyadari hal tersebut.

Salam Sembako #eh :-)

Jakarta, 23 April 2017
Jonru Ginting

*_Emang klo orang panik itu suka salah langkah y…makanya gak usah panikan…_*
Salam 👌🏼k 👌🏼ce

Sumber: Eramuslim

Bingung Ahok Divonis ‘Bebas’, Rizal Ramli: Itu Jaksa Penuntut Umum Atau Pembela Umum?

Bingung Ahok Divonis ‘Bebas’, Rizal Ramli: Itu Jaksa Penuntut Umum Atau Pembela Umum?

10Berita– Tuntutan hukuman percobaan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap terdakwa penistaan agama,Ahok, yang sama saja memberi “bebas” terus menuai kecaman. Hal itu dinilai sebagai dagelan hukum yang norak dan memalukan.

Tak ayal, rendahnya hukuman yang dilayangkan Korps Adhyaksa pimpinan eks politisi NasDem itu juga ramai diperbincangkan netizen di media sosial, salah satunya di Twitter.

Mantan Menko Maritim, Dr Rizal Ramli memalui akun twitter pribadinya @RamliRizal menyatakan,“Saya ndak ngerti hukum, agak bingung itu Jaksa Agung Penuntut Umum atau pembela Umum. Mohon tanya pak.” cuit Rizal.

Selanjutnya Rizal Ramli mencuit,”Bang Surya, katanya Restorasi Demokrasi-kok malah jadi restorasi terdakwa via kader Jaksa Agung. Kok malah merusak sistem hukum.”

Lalu, mantan Menko Perekonomian ini di Twitternya @RamliRizal menyebut,”Jaksa Agung kader Partai Nasdem, political apappointee, kok Jaksa Agung jadi jubirnya terdakwa, Mas Prasetyo pie toh?”

Menyambut pernyataan Rizal Ramli itu, spontan para netizen menyambut cuitan mantan Kabulog era Presiden Gus Dur tersebut.

“Restorasi Demokrasi” buat gagah2an doang biar kesannya intelek patriotik. Nge-restorasi kepentingan cukong-cukong adalah kenyataannya.”

Mereka mempersoalkan Presiden Jokowi Jaksa Agung tidak boleh dijabat dari partai. “Janji Pak Presiden dulu kalau Jaksa Agung tidak boleh dari partai…nyantanya ??”

Bahkan adanetizen yang menyebut,”restorasi itu bebas menista agama, bebas kasih sembako politik, dan bebas kasih sapi politik. Ini jaksa apa pengacara tambah ribet” cuit @ssirah‎.(jk/ts)



Sumber: Eramuslim

Hakim yang Jahat

Hakim yang Jahat

10Berita, JAKARTA -- Sejak dulu, profesi hakim dianggap sebagai salah satu pekerjaan yang memiliki nilai prestisius. Bagaimana tidak, mereka yang menggeluti profesi tersebut diberi kewenangan untuk mengadili dan memutus berbagai perkara hukum yang terjadi di masyarakat. Di tangan para hakim, nasib orang banyak ditentukan.

Namun, sayangnya, tidak sedikit hakim jahat yang menguasai lembaga peradilan hari ini. Mereka bisa menjadikan orang-orang yang salah menjadi benar. Begitu pun sebaliknya, mereka dapat menempatkan orang-orang yang benar di posisi yang tidak semestinya. Di zaman sekarang, para hakim jahat tidak sekadar menerima suap, tetapi juga menyalahgunakan kewenangan mereka dengan 'memperjualbelikan' putusan kepada para pihak yang berperkara.

Tema itulah yang dibahas Ustaz Najmi Umar Bakkar dalam kajian Islam yang digelar Mushala ar-Royan di Kompleks Hankam Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Dalam ceramahnya, pembina Yayasan Pendidikan Dakwah Babussalam As-Sunnah Cibubur itu mengungkapkan, hakim jahat kini tidak hanya ditemukan di lembaga peradilan tingkat kabupaten kota. Namun, juga di institusi hukum tertinggi sekelas Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kenyataan yang kita dapati sekarang, tidak sedikit hakim yang tega berbuat kejam. Mereka tak lagi peduli dengan hukum Allah SWT. Bahkan, hakim konstitusi sekalipun," ujar Najmi. Dalam satu hadis yang diriwayatkan oleh Buraidah, Nabi SAW bersabda, ada tiga golongan hakim di dunia ini. Satu di antaranya akan masuk surga, sedangkan dua lainnya akan masuk neraka. Hakim yang masuk surga adalah mereka yang mengetahui kebenaran, dan memutuskan hukum dengan kebenaran itu.

Sementara, hakim yang masuk neraka adalah mereka yang mengetahui kebenaran, tapi malah dengan sengaja menyimpang dari kebenaran itu saat membuat keputusannya. Begitu pula dengan hakim yang tidak mengetahui kebenaran dan tidak memahami hukum, tapi memberanikan diri menetapkan hukum dengan kebodohannya, mereka juga akan menjadi penghuni neraka (HR Abu Dawud).

Najmi menuturkan, hakim yang mengetahui kebenaran, tapi tidak memutuskan hukum berdasarkan kebenaran tersebut adalah hakim yang zalim. "Apalagi saat mengemban tugas sebagai hakim, mereka telah disumpah dengan nama Allah. Tapi, mereka tidak amanah, dan malah memakan harta orang lain secara batil," kata dia. Imam adz-Dzahabi dalam kitabnya berjudul Al-Kabair (Dosa-Dosa Besar) mengungkapkan, hakim yang jahat adalah hakim yang tidak berhukum dengan keadilan dan syariat Allah, tapi malah berbuat zalim kepada manusia dengan putusan-putusan hukumnya. Hakim semacam ini dikategorikan sebagai pelaku dosa besar.

Dalam kitab itu juga disebutkan, hakim yang jahat tidak hanya berbuat zalim, tetapi juga kafir alias ingkar kepada Allah SWT. Adapun dalil yang dijadikan Imam adz-Dzahabi sebagai landasan pendapatnya tersebut adalah firman Allah SWT dalam Alquran, "Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, mereka itu adalah orang-orang yang kafir," (QS al-Maidah [5]: 44).

Najmi mengatakan, hakim yang jahat cenderung hanya mengikuti hawa nafsunya ketika memutuskan suatu kasus. Mereka tidak lagi menjadikan Alquran dan sunah Nabi SAW sebagai pedoman dalam berperilaku. Para hakim itu bahkan, berani mengabaikan hukum Allah yang jelas-jelas memerintahkan mereka untuk berlaku adil. "Hakim yang jahat membela orang-orang yang mau membayar (menyuap mereka untuk memenangkan perkara), bukan membela orang-orang yang benar," ujar Najmi.

Dalam hadis lainnya dikatakan, Allah SWT akan senantiasa menyertai seorang hakim selama dia tidak berbuat zalim. Jika dia berbuat zalim, Allah akan menjauhinya dan setanlah yang akan selalu mendampinginya (HR Tirmidzi). Sementara, dalam satu hadis lagi disebutkan, lidah seorang hakim berada di antara dua bara api sehingga dia menuju surga atau neraka (HR Abu Naim dan ad-Dailami).

Begitu beratnya tugas seorang hakim, bahkan ulama besar sekelas Imam Syafi'i (yang hidup antara 150–204 Hijrah) pun enggan menerima amanah tersebut dari penguasa Muslim di zamannya. Padahal, jika dilihat dari kompetensinya, Imam Syafi'i termasuk ulama yang memiliki pemahaman hukum syariat paling mumpuni sepanjang sejarah Islam.

Ketika Imam Syafi'i diminta menjadi hakim di Mesir oleh Khalifah Abbasiyah, dia langsung jatuh sakit. Dia pun berdoa 'Yaa Allah, jika tugas ini memang baik untukku, mudahkanlah. Tapi, jika tugas ini buruk bagiku, cabutlah nyawaku.' Allah pun lantas menjawab doa Imam Syafi'i, tidak lama setelah itu. Dia wafat sebelum sempat memikul amanah dari khalifah tersebut.

Ironisnya, Najmi mengatakan, banyak orang di zaman sekarang yang justru merasa bangga ketika ditunjuk menjadi hakim. Beberapa di antara mereka bahkan ada yang menggelar acara syukuran di rumah sebagai bentuk suka cita karena dilantik sebagai hakim. "Padahal, jika mereka tahu bagaimana beratnya tugas seorang hakim, niscaya mereka tidak akan mau menjalani profesi tersebut," ujarnya.  

Kajian Islam akhir pekan di Mushala ar-Royyan rutin digelar setiap Ahad, selepas shalat Magrib. Untuk Ahad pekan pertama dan ketiga, ceramah di tempat itu diisi oleh Ustaz Najmi Umar Bakkar. Topik kajiannya menyangkut tentang tema-tema pengetahuan Islam secara umum.

Untuk Ahad pekan kedua dan keempat, ceramah di Mushala ar-Royyan diisi oleh Ustaz Armin Akbar. Topik kajiannya lebih difokuskan pada tema-tema pendidikan akhlak. "Siapa pun boleh datang menghadiri kajian akhir pekan di mushala ini. Tidak harus berdomisili di lingkungan Kompleks Hankam Kelapa Dua," kata salah satu jamaah, Abu Malik.

Sebagian peserta kajian Islam akhir pekan Mushala ar-Royan memang berasal dari berbagai kawasan di Ibu Kota. Ada yang datang dari Cijantung Jakarta Timur, Srengseng Sawah Jakarta Selatan, hingga Cengkareng Jakarta Barat.

Sumber: Republika