OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 15 Februari 2018

GNPF Ulama Lampung: Kenapa Densus Mudah Hilangkan Nyawa Orang

GNPF Ulama Lampung: Kenapa Densus Mudah Hilangkan Nyawa Orang

10Berita , Lampung – Ketua GNPF Ulama Provinsi Lampung, Buchari Abdul Shamad menilai kematian Muhammad Jefri (MJ) tak wajar di tangan Densus 88. Ia mengatakan dugaan bahwa MJ teroris harus dibuktikan di pengadilan.

“Siapa Densus 88 ini, fakta hampir setiap yang diduga teroris setelah ditangkap berakhir kematian,” kata Buchari kepada Kiblat.net, Rabu (15/02/2018).

Dia menyayangkan kenapa label teroris itu kerap disematkan kepada orang Islam. Sehingga masyarakat berprasangka yang aneh-aneh terhadap Densus 88.

“Saya jadi curiga ini, nanti orang taat shalat, suka ceramah, ibadah tekun dibilang teroris. Ada apa ini? Negara kita menganut hukum apa? Nyawa seseorang (jadi) tak berharga,” ungkapnya.

Buchari mengingatkan jika anggota Densus 88 itu seorang muslim, maka akan mempertanggungjawabkan perbuatan itu di mata Allah. Tanggung jawab itu berat azabnya, membunuh sesama muslim tanpa syar’i.

“Jangan-jangan yang anggota Densus ini bukan muslim? Perlu dipertanyakan, densus begitu mudah dan gampangnya menghilangkan nyawa orang lain. Saya doain mudah-mudahan anggota Densus 88 dapat hidayah dari Allah,” ujarnya.

Di sisi lain, ia menyatakan sepakat apapun bentuk terorisme yang menghilangkan nyawa orang lain di Indonesia harus diberantas. Tapi bukan berarti setiap yang diduga teroris harus berakhir kematian. Apalagi setiap teroris selalu disematkan kepada muslim.

“Seharusnya dugaan teroris itu dibuktikan di pengadilan. Sehingga bisa terbongkar sampai ke akar-akarnya jika memang teroris,” tuturnya.

Terkait upaya untuk mengadvokasi keluarga MJ di Lampung, Buchari masih memperbincangkan hal itu dengan timnya. “Saya akan tanyakan ke tim advokasi. Kita siap kawal ulama dan umat,” pungkasnya.

Diketahui, Muhammad Jefri (MJ) (32th ), warga Kecamatan Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat diamankan oleh Densus 88 dalam keadaan sehat pada Rabu (07/02/2018) dan dikabarkan meninggal sehari setelahnya. Polisi menyebut-nyebut bahwa MJ memiliki hubungan dengan terpidana teroris yang saat ini berada di Lapas Cipinang, Ali Hamka.

Keluarga menilai terdapat keanehan dalam kematian MJ, karena disebut meninggal karena penyakit dalam. Padahal, MJ tidak memiliki riwayat penyakit seperti itu.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Sumber :Kiblat.

K.H. Tengku Zulkarnain: Menjawab Surat Terbuka Yusuf Dum Dum dan Kawan-Kawannya yang Menuduh Saya Berbohong

K.H. Tengku Zulkarnain: Menjawab Surat Terbuka Yusuf Dum Dum dan Kawan-Kawannya yang Menuduh Saya Berbohong


Menjawab Surat Terbuka Yusuf Dum Dum dan Kawan-Kawannya

Oleh: KH Tengku Zulkarnain*

10Berita, Bermula dari twit yang dikirimkan dalam akun saudara Thomi Zayn Altair, melalui akun twiternya @zaynaltair. Dikirim tanggal 13/01/2018 pukul 22.52 isi twit nya antara lain:

"Ngutip @ustadtengkuzulkarnain bicara ada pembakaran masjid di Pangkalan Brandan di ILC_TvOnenews. Saya mau bilang :INI BOHONG! Saya warga asli P. Brandan serta pengakuan teman2 tak ada pernah lihat SATUpun ada pembakaran masjid".

Demikian isi twit akun saudara Thomi Zayn Altair....

Twitan itu kemudian di Cc ke @tsamaraDKI, @GunRomli @yusuf_dumdum #LCTerorPemukaAgama

Ingin saya berikan penjelasan sbb:

Saya tidak ada mengatakan ADA PEMBAKARAN MASJID "DI" PANGKALAN BRANDAN.
Saya katakan malam itu di ILC TV One adalah: "sebagai tambahan data yang ada pada kami (dan Forum Umat Islam Sumatera Utara), masjid masjid yang dibakar di Sumatera Utara yang penanganannya oleh Polisi tidak tuntas adalah:

1. Masjid Sabilillah Porsea, dua kali dibakar tidak musnah dan baru setelah yang ketiga kalinya dibakar masjid itu ludes terbakar. Kapolres saat itu mengumumkan akan mengusut pelaku pembakaran sampai saat ini tidak ada kabar lanjutannya.

2. Masjid Nur Hikmah, Asahan

3. Masjid Taqwa Asahan, yang jaraknya tidak begitu jauh dari Masjid Nur Hikmah dibakar pada malam bersamaan oleh satu pelaku yang kemudian menurut keterangan Kapolres saat itu adalah orang GILA.

4. Masjid DI dekat PANGKALAN BRANDAN(bukan masjid "DI" Pangkalan Brandan) juga dibakar orang. (Masjid itu tepatnya di Desa Slamet, Kecamatan Besitang. Perlu diketahui umum bahwa Besitang adalah Kecamatan yang terletak setelah Pangkalan Berandan di Jalan menuju Propinsi Aceh, memang BERDEKATAN).

Itulah yang saya maksud dengan masjid yang dibakar DEKAT Pangkalan Brandan itu (silakan pembacaa dengar ulang siaran ILC 13 Februari 2018).

[video - ILC, perhatikan mulai menit 9, Tengku: "...Kemudian ada masjid lagi DEKAT Pangkalan Brandan dibakar.."]

Perlu diketahui Forum Umat Islam Sumatera Utara (FUISU) adalah Forum yang terdiri dari 14 Ormasy Islam yang selama ini sangat konsisten membela agama Islam terutama masjid masjid yang mengalami masalah di Sumatera Utara.

Inilah yang kemudian digoreng seolah olah saya mengatakan ada masjid DI PANGKALAN BRANDAN dibakar Orang. Kemudian isu itu berkembang sedemikian rupa di media sosial, bahkan sampai sampai Yusuf Dumu Dum menulis surat terbuka kepada saya mengatakan saya PEMBOHONG ditambah dengan menghina pribadi saya tentang jenggot dan jubah serta jabatan saya sebagai wakil sekjen MUI Pusat.

Semoga Allah merahmati Saudara Yusuf Dum Dum ini. Begitu juga beberapa orang lain di group group media sosial.

Saudara Yusuf Muhammad...
Pengetahuan anda tentang permasalahan masjid masjid di Sumatera Utara pasti tidak ada artinya jika dibandingkan dengan kami dan 14 Ormasy Islam FUISU yang sudah mendata, berjuang membela masjid masjid umat Islam di sana. Jadi saya kira tidak usahlah menjadi Pahlawan Kesiangan yang mendadak turun ke Gelanggang Pertarungan bahkan terkesan membela musuh masjid Allah pula. Astaghfirullah....

Lagi pula isu masjid yang anda dkk goreng dekat Pangkalan Brandan terdata dalam file FUISU. Masjid itu adalah Masjid di desa Selamet, Kecamatan Besitang.

Sangat tidak elok jika anda memelintirnya menjadi peristiwa kebakaran di kota Pangkalan Brandan pada tahun 2017 hanya berdasarkan jejak digital pula.

Apalah artinya jejak digital yang anda posting di Surat Terbuka itu, dibandingkan dengan tindakan nyata yang sudah dilakukan oleh FUISU memantau, mendata dan mengadukannya ke Komnas HAM dan Polisi pula?

Apalah artinya data yang anda dapatkan dari twit seseorang dan data dari kutipan jejak digital, dibandingkan FUI Sumatera Utara yang sudah bertahun tahun berjuang membela masjid masjid di Sumatera Utara.

Sampai saat ini sudah ada 12 masjid yang musnah dibakar, digusur, dijual pihak tertentu atau bermasalah dengan pihak pengembang di Sumatera Utara. Apakah anda dan kawan-kawan tidak merasa prihatin dan tergerak untuk mendapatkan keadilan dan pengusutan tuntas dari pihak berwenang atas semua masalah itu?

Saat gereja di Sleman diserang, semua pihak, termasuk anda dan kawan-kawan langsung bereaksi. Tentu itu reaksi yang bagus. Tapi apalah salahnya jika mendengar ada masjid-masjid dibakar anda dkk juga mengeluarkan reaksi? Paling tidak sama lah dengan reaksi yang dilontarkan saat prihatin gereja diteror. Sulit sekali kah untuk bersikap adil?

Sangat menyedihkan saat diungkapkan fakta ada masjid-masjid dibakar, kemudian mereka yang mengaku Islam malah justru menyudutkan si pengungkap fakta itu dengan statemen keras. Apalagi tanpa tabayyun dengan orang yang mengungkap fakta itu.

Saya hanya ingatkan anda wahai saudara Yusuf Dum Dum. Anda saya lihat sudah berkali kali mengirimkan cuitan yang kasar kepada ulama-ulama ahlussunnah pembela yang HAQ di negeri ini,. Dan saya juga ingin ingatkan kepada saudara-saudara yang lain yang sejenis dengan Yusuf Dum Dum dan Thomi Zayn dkk, agar berhentilah melontarkan tulisan dengan macam-macam tuduhan yang tidak berguna bagi kemaslahatan umat Islam dan umat beragama.

Kami hanya ingin keadilan ditegakkan, penganiayaan ulama dan tokoh Islam serta tokoh agama lainnya agar dihentikan dan diusut tuntas. Jangan dibiarkan mengambang tidak jelas seperti peristiwa yang kemarin-kemarin. Dan, perlu dicatat besar besar kami ini semua cinta NKRI makanya kami menempuh jalur hukum dan masih percaya kepada penegak hukum.

Semoga Allah memberikan hidayah kepada anda semua dan kami semua.

Dan semoga NKRI aman sentosa dalam Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Amin....

Jayalah NKRI....!

(Sumber: Tanggapan ini disampaikan KH Tengku Zulkarnain di akun fbnya)

Link: https://www.facebook.com/tengkuzulkarnain.id/posts/1619294958163616, PI

BNN Jakarta; Cina Produksi Narkoba Tidak Untuk Dikonsumsi, Tapi Dijual ke Indonesia

BNN Jakarta; Cina Produksi Narkoba Tidak Untuk Dikonsumsi, Tapi Dijual ke Indonesia

10Berita  – Indonesia menjadi sasaran empuk peredaran barang HARAM narkoba sindikat internasional, khususnya Cina. Di tahun 2016 saja ada delegasi dari Cina yang datang ke BNN untuk memberikan informasi kalau ada ratusan ton narkoba masuk ke Indonesia dari Negeri Tirai Bambu.

“Delegasi dari Cina pada 2016 datang ke BNN, narkoba yang keluar dari Cina yang terindikasi akan masuk ke Indonesia itu kurang lebih 250 ton,” ujar Kepala BNNP DKI Jakarta Brigjen Pol Johny P Latupeirissa di Gedung BNNP DKI, di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/2).

Johny menambahkan, warga Cina sebenarnya jarang sekali mengkonsumsi narkoba. Malah narkoba yang mereka produksi kebanyakan dijual ke Indonesia.

“Dia sekarang membuat candu dan mengirimnya ke Indonesia melalui sindikat-sindikatnya tapi mereka sendiri jarang menggunakan (narkoba), saya sudah ke sana,” lanjut dia.

Selain itu menurut Johnny, bisnis narkoba masih yang paling ‘seksi’ di Indonesia. Ia mengungkapkan hal tersebut ketika bertemu pengelola tempat hiburan malam.

“Bisnis narkoba bisnis yang paling seksi dan paling luar biasa,” ucap John. 

Sebelumnya, Johny meminta kepada seluruh pengusaha tempat hiburan malam agar memasang berbagai imbauan kepada pengunjungnya untuk tidak membawa narkoba ke tempat hiburan malam. Johny juga mengatakan, pihaknya terbuka menerima surat permintaan sosialisasi dan penyuluhan kepada karyawan tempat hiburan malam.

“Khusus di tempat hiburan malam, saya ajak sama-sama pencegahan pemberantasan narkoba. Kita harap apa yang dilakukan pemerintah dilakukan swasta dalam pencegahan narkoba. Caranya, masing-masing perusahaan mensosialisasi di tempat hiburan malam, silakan bersurat ke kami, kami akan datangi dan memberi penyuluhan kepada karyawan dan manajemen,” tuturnya. (Kmpr/Ram)

Sumber : Eramuslim 

Ada Wacana Pembentukan Densus 99 Asmaul Husna untuk Lindungi Ulama

Ada Wacana Pembentukan Densus 99 Asmaul Husna untuk Lindungi Ulama


10Berita -Sekitar 300 ulama perwakilan Pondok Pesantren se-Priangan Timur yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Situasi (FMPS) menghadiri rapat di Ponpes An Nur Jarnauziyyah, Rabu (14/2). Para ulama mewacanakan dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) 99 Asmaul Husna untuk mencegah serangan pada ulama, ponpes, dan simbol agama lainnya.

Ketua FMPS KH Aminuddin Bustomi memandang, kasus penyerangan pada ulama dan simbol keagaman sudah sepatutnya mendapat perhatian khusus pemerintah. Bahkan, dia merekomendasikan, penyerangan pada simbol dan pemuka agama masuk dalam kejahatan luar biasa atau extra ordinary crime.

Dengan begitu, maka kejahatan semacam itu akan mempunyai tingkatan sama seperti terorisme, narkoba dan korupsi. “Itu seloroh kami. Kalau kasus terorisme, korupsi, narkoba masuk extra ordinary crime, kenapa tidak penyerangan ulama masuk kategori itu juga? kalau sudah disetujui mengapa tidak dibentuk densus 99 asmaul husna? indah itu kan,” katanya pada wartawan.

Dia menyebut, nantinya Densus 99 bisa terdiri dari masyarakat yang mengabdikan diri melindungi ulama. Mereka akan bertugas mengamankan ulama dari serangan fisik. Menurutnya, hal ini dibutuhkan seiring meluasnya serangan pada ulama dan simbol keagamaan.

“Pemerintah harus hadir ketika warganya dilanda masalah. Jangan ketika ada masalah, lempar batu sembunyi tangan. Kami ingin pemerintah kompak bersama legislatif, yudikatif tangani ini. Termasuk soal wacana densus 99 ini,” ujarnya.

Hingga saat ini, dia memastikan, belum ada kasus penyerangan terhaadap ulama di wilayah Tasikmalaya. Hanya saja, dia berharap, masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan guna mencegah serangan ke ulama.

“Belum ada yang membuntuti ulama, tetap tenang tapi serius. Supaya suasana enjoy, bisa berpikir jernih dalam menyikapi situasi, tuturnya.(kl/rol)

Sumber : Eramuslim

Marak Penganiayaan, Ustadz dan Khatib Harus Dikawal

Marak Penganiayaan, Ustadz dan Khatib Harus Dikawal


10Berita, SOLO -Maraknya kasus Penganiayaan terhadap ulama menjadi perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Solo. MUI Kota Solo menyerukan agar remaja masjid dilatih bela diri. 

"Saya minta agar remaja masjid mulai sekarang dilatih beladiri," ujar KH Ahmad Dahlan tokoh sepuh MUI Kota Solo, Kamis (8/2/2018) lalu.

Ia juga berpesan agar imam masjid dan khotib dikawal, saat menuju masjid maupun pulang. Pasalnya, di Jawa Tengah termasuk kota Solo pola-pola  serangan terhadap ulama oleh 'orang gila' terjadi. 

Di Solo marak orang gila berkeliaran di sekitar masjid, bahkan di wilayah Kelurahan Bantuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, pernah ada orang gila menginap. Namun setelah dipergoki warga bergegas pergi. 

"Pesan saya, jangan biarkan imam masjid, khatib berjalan sendiri. Kawal, pastikan datang dan pulang dari masjid dalam pengawalan," imbuh dia.

Menurut KH Ahmad Dahlan, hal ini bukan tindakan berlebihan. Bahkan, ini bukan bentuk ekspresi takut umat Islam, melainkan kewaspadaan.

"Bukan takut. Saya sudah tua, mati pun tidak apa apa. Tapi ulama ulama yang potensial itu aset kita untuk umat, eman- eman (sayang) kalau jadi korban," pungkasnya.* [Aan/Syaf/]

Sumber :voa-islam.com

Belajarlah dari Maldives! Terancam Diambil Alih China Akibat Hutang Menumpuk Untuk Infrastruktur

Belajarlah dari Maldives! Terancam Diambil Alih China Akibat Hutang Menumpuk Untuk Infrastruktur


10Berita, Akankah sepahit itu Jatuhnya akibat utang dari China?...

Mantan Presiden Maldives, Mohamed Nasheed, mengingatkan Maldives (Maladewa) akan diambil alih Cina karena tidak mampu membayar hutang-hutangnya di tahun 2019 ini.

Hampir 80% dari hutang luar negeri Maladewa berasal dari China yang digunakan untuk proyek infrastruktur.

Sepertinya hal serupa bisa terjadi di negara ini jika hutang besar-besaran dibuat untuk proyek Infrastruktur yang tidak perlu dan urgent.

Buat apa infrastruktur hebat jika akhirnya negaranya diambil-alih Cina karena tidak bisa bayar hutang?

[February 13, 2018]
Maldives faces Chinese 'land grab' over unpayable debts, ex-leader warns


Utang besar-besaran mengancam untuk memaksa Maldives (Maladewa) menyerahkan wilayah ke China pada awal 2019, kata mantan presiden Mohamed Nasheed, memperingatkan bahwa pemilihan presiden yang cacat tahun ini akan mengarah pada pengambilalihan China terhadap negara kepulauan tersebut.

"Kami tidak dapat membayar hutang sebesar $ 1,5 sampai 2 miliar ke China," Nasheed mengatakan kepada Nikkei Asian Review dalam sebuah wawancara di Sri Lanka. Sementara negara Samudera Hindia yang dikenal sebagai tempat tujuan wisata itu hanya berpenghasilan kurang dari $ 100 juta sebulan dalam pendapatan pemerintah.

Pada Januari, hutang dari China menyumbang "hampir 80%" dari hutang luar negeri Maladewa. Sebagian besar utang untuk pembangunan infrastruktur, termasuk jalan, jembatan dan bandara. Tapi ini adalah "proyek kesombongan," menurut Nasheed: "jalan tidak ke mana-mana, bandara yang [akan duduk] kosong." Sementara itu, hutang Maladewa mendapat bunga dengan suku bunga tinggi, kata Nasheed.

Negara harus mulai melakukan pembayaran atas hutang ini pada tahun 2019 atau 2020, menurut mantan pemimpin tersebut. Jika Maladewa jatuh di belakang, China akan "meminta keadilan" dari pemilik berbagai pulau dan operator infrastruktur, dan Beijing kemudian akan "bebas memegang tanah itu," katanya.

"Tanpa menembaki satu tembakan pun (tanpa menggunakan senjata -red), China telah menguasai lebih banyak lahan daripada Perusahaan India Timur pada puncak abad ke-19," kata Nasheed, menyebut bahwa China telah mengambil alih 16 pulau.

(Presiden Maldivian Abdulla Yameen berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping. © Reuters)

Pemerintahan Maladewa dibawah kepemimpina Presiden  Abdulla Yameen yang didukung China telah menindak oposisi politik selama beberapa tahun terakhir.

Sumber: https://asia.nikkei.com/Politics-Economy/International-Relations/Maldives-faces-Chinese-land-grab-over-unpayable-debts-ex-leader-warns, PI

Agnes Marcellina: Saat Ini Islam Tengah Disudutkan di Indonesia

Agnes Marcellina: Saat Ini Islam Tengah Disudutkan di Indonesia

10Berita -Saat ini ada penggiringan opini bahwa Islam di Indonesia tidak toleran. Salah satu indikasinya penyelesaian kasus penyerangan Gereja Santa Lidwina di Sleman, Yogyakarta.

Sinyalemen itu disampaikan aktivis Tionghoa, Agnes Marcellina (14/02). “Yang menyedihkan adalah reaksi yang berbeda, ada penggiringan opini publik bahwa Islam itu tidak toleran di negeri,” kata mantan Sekjen APCI itu.

Agnes menyesalkan perbedaan sikap kepolisian terhadap pelaku penyerangan rumah ibadah. “Saat terjadi penyerangan terhadap ulama, kiai, ustadz maupun masjid, pelakunya dinyatakan sebagai orang gila. Bahkan Kapolri pun menyatakan bahwa serangan terhadap ulama adalah kriminal biasa. Sedangkan ‘persekusi’ kepada biksu dan penyerangan di gereja Santa Lidwina, pelakunya dinyatakan terkena pengaruh radikalisme,” beber Agnes.


Menurut Agnes, ada penggiringan opini publik yang memang disengaja untuk memecah belah bangsa. “Bisa saja oknum-oknum yang memicu kegaduhan-kegaduhan adalah orang-orang yang dibayar, yang demi uang melakukan apa saja,” jelas Agnes.

Tak hanya itu, Agnes menilai, Islam di Indonesia sedang disudutkan, di mana Umat Islam diyakini akan menjadi kekuatan politik yang sangat besar.

“Pemegang kekuasaan takut akan gelombang kekuatan umat Islam. Faktanya, gerakan-gerakan bela Islam mampu mempersatukan umat Islam yang juga akan menjadi kekuatan besar di hadapan kekuasaan,” papar Agnes.

Terkait adanya upaya pecah belah bangsa, Agnes meminta non Muslim untuk tidak terpancing, dengan terus menjaga sikap penuh kasih dan terus menjalin silaturahimi dengan sesama anak bangsa.

“Jika ada hal hal yang tidak berkenan dan melanggar hukum, laporkan dan musyawarahkan. Sekarang jamannya medsos jadi kebenaran tetap kita perjuangkan,” pungkas Agnes.(kl/ito)

Sumber : Eramuslim

SUDAH SETAHUN: KPK Sebut Nama Adik Ipar Jokowi di Pusaran Suap Pegawai Pajak, Mana Kelanjutannya?

SUDAH SETAHUN: KPK Sebut Nama Adik Ipar Jokowi di Pusaran Suap Pegawai Pajak, Mana Kelanjutannya?


10Berita, Sudah setahun "KPK sebut nama adik ipar Jokowi di pusaran suap pegawai pajak", lalu mana kelanjutannya?

[14 Februari 2017]
KPK sebut nama adik ipar Jokowi di pusaran suap pegawai pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut ada peran Arief Budi Sulistyo yang tak lain adik ipar Presiden Jokowi, sebagai perantara suap kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Handang Soekarno dari Country Director PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair.

"Nama yang muncul yaitu Arief Budi Sulistyo dalam rangkaian perisitiwa ini diduga sebagai mitra bisnis terdakwa, dan mengenal pihak-pihak di Direktorat Jenderal Pajak," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (14/2/2017).

Lembaga antirasuah bisa membuktikan keterkaitan antara Arief dengan terdakwa Haniv yang merupakan pegawai Ditjen Pajak. Termasuk hubungannya dengan pihak lain.

Link: https://www.merdeka.com/peristiwa/kpk-sebut-nama-adik-ipar-jokowi-di-pusaran-suap-pegawai-pajak.html

***

PERSIS sekarang sudah SATU TAHUN dari pernyataan KPK, tapi mana kelanjutannya?

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Jamil pernah menuntut KPK berbuat adil dan menyamakan proses hukum kepada semua pihak.

“Iya ini kasus kok seperti tak lagi terdengar. Ada apa ini? Apa karena takut orang itu keluarga dari presiden?” kata Nasir kepada Indopos, Minggu (13/8).

Apakah KPK sudah menjadi Komisi Pilih Kasus?

Belum lagi kasus SUMBER WARAS. Masih belum ketemu NIAT JAHAT?

Atau seperti yang pernah tertulis di kop resmi surat Kemendagri "Komisi Perlindungan Korupsi"???


Sumber : PORTAL ISLAM

Jangan Terlalu Cepat Sebut Pelakunya Gila

Jangan Terlalu Cepat Sebut Pelakunya Gila

Orang gila serang ustaz

Hanya sebagian kecil gangguan jiwa berat yang bisa dikategorikan tak cakap hukum.

10Berita ,JAKARTA -- Pelaku penganiayaan terhadap ulama dan perusakan masjid di sejumlah daerah diklaim sebagai penyandang penyakit kelainan jiwa alias gila. Namun, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia Danardi Sosrosumihardjo merasa penyebutan orang gila terhadap para pelaku itu terlalu cepat diberikan.

Jenis Makanan Yang Ampuh Membuat Kamu Bahagia

Sponsored

Padahal, penyebutan orang gila pada para pelaku penganiayaan ulama dan perusakan masjid itu perlu melalui pembuktian medis atau melalui diagnosis dokter. Prosesnya panjang.

"Statement bahwa yang penyerang itu adalah orang dengan gangguan jiwa, sebenarnya yang paling utama itu perlu dibuktikan dulu. Saya lebih tertarik menyoroti di situ," terang Danardi kepada Republika.co.id, Rabu (14/2).

Danardi mengatakan untuk menentukan seseorang itu gila atau tidak perlu proses yang cukup panjang. Setidaknya, ia menyebutkan untuk menentukan gangguan jiwa diperlukan 100 diagnosis. "Tidak semua gangguan jiwa itu melakukan kegiatan sehari-hari dengan tidak disadari," terang dia.

Danardi menjelaskan, ada penyandang gangguan jiwa yang bisa melakukan kegiatan sehari-hari dan bisa bertanggung jawab atas perbuatannya. Karena itu, lanjutnya, tidak semua diagnosis gangguan jiwa dapat dianggap tidak cakap hukum. 

"Hanya sebagian kecil justru jenis gangguan jiwa berat yang bisa dikategorikan menjadi tidak cakap hukum. Sehingga, tak bisa bertanggung jawab atas tindakannya. Itu pun harus dibuktikan dengan visum et repertum," jelasnya.

Ia merasa, penyebutan pelaku sebagai penyandang gangguan jiwa saat ini terlalu cepat. Entah itu masyarakat yang terlau cepat membuat diagnosis sendiri ataukah polisi yang juga terlalu cepat memublikasikan pelaku mengalami gangguan jiwa. "Itu rasanya perlu dikoreksi menurut saya," lanjut dia. 

Ulama curigai serangan orang gila 

Sekitar 300 ulama perwakilan Pondok Pesantren se-Priangan Timur yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Situasi (FMPS) menghadiri rapat di Ponpes An Nur Jarnauziyyah, Rabu (14/2). Forum itu mencurigai adanya rekayasa kasus serangan orang berstatus gila pada ulama.

Ketua FMPS KH Aminuddin Bustomi mewaspadai adanya orang-orang yang sengaja berpura-pura gila saat melakukan penyerangan ke ulama. Bahkan, ia resah orang-orang gila yang menyerang ulama itu, sudah dibuat tidak waras lebih dulu menggunakan obat tertentu. 

"Jangan-jangan gila ini beberapa faktor, bisa gila abadi, gila-gilan dibuat gila atau gila semu. Bisa jadi dengan obat diramu sedemikian rupa bisa fly (gila). Ada kekhawatiran itu, istri yang bunuh Pranoto bilang suaminya tidak gila," katanya pada wartawan.

Ia menyampaikan Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban menangani masalah merebaknya orang tidak waras. Sehingga nantinya orang tidak waras bisa dikumpulkan dalam suatu panti dan dibina supaya tidak meresahkan masyarakat. "Saya pernah baca orang gila itu kewenangan tugas pemerintah ke kemensos atau Dinsos, dengan kejadian ini orang gila merajarela harus ada pemerintah jemput bola," ujarnya.

Namun ia mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri saat menemukan adanya orang tidak waras di lingkungan mereka. Terkecuali, kehadiran orang tidak waras itu berpotensi menimbulkan korban. "Kalau ada orang gila jangan main hakim sendiri, kecuali orang gila bawa golok, maka patut membela diri," ucapnya.  

Sumber : Republika.co.id 

Driver Ojek Online kurang ajar! Kasih Keterangan Kiriman "Received by terrorist bercadar"

Driver Ojek Online kurang ajar! Kasih Keterangan Kiriman "Received by terrorist bercadar"


10Berita, Seorang driver ojek online telah melecehkan wanita muslimah bercadar dengan menulis keterangan saat mengirim paket (Go-Send) dengan tulisan "Received by terrorist bercadar".

Adalah Shisie NurLiaty yang melaporkan driver tsb:


"Tolong bantu share sampe ketemu!

Ini driver kurang ajar bgt.
namanya Fikri miftahudin. Maksudnya apa tulis kaya gini ke customer saya? Tolong kali ada info yg mengenal driver a/n fikri miftahudin.
Tolong kasih tau saya. 
Ditunggu 1 x 24 jam harus minta maaf ke customer saya!!"

Tulis Shisie NurLiaty melalui akun fbnya tadi malam, Rabu (14/2/2018) pukul 19.36 WIB.

Kelakuan driver ojek online ini juga sudah dilaporkan ke pihak GOJEK.


Sebelumnya driver tsb juga sudah ditelpon.

"Note : sebelum sy share ini sy udah usaha menghubungi driver tersebut lewat telepon dan SMS tapi nope nya dimatikan. Yaah risiko tanggung sendiri kalo gak ada itikad baik," kata Irfan Noviandana yang turut men-share status Shisie NurLiaty.

Hingga berita ini terbit, belum ada permintaan maaf dari driver tsb.

Sumber :Portal Islam