OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Jumat, 30 Maret 2018

Pakar: Makanan Kaleng Bercacing tak Penuhi Standar Pangan

Pakar: Makanan Kaleng Bercacing tak Penuhi Standar Pangan


10Berita, JAKARTA  – Pakar pangan mengatakan makanan kaleng yang ditemukan bercacing merupakan makanan yang tak penuhi standar pangan. Oleh karena itu, langkah Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk menarik peredaran ikan makarel berkaleng dinilai adalah hal yang tepat.

“Makanan kaleng yang ditemukan cacing itu sudah tidak standar makanan, terlepas cacing itu akan berdampak kepada kesehatan manusia atau tidak,” kata pakar pangan yang juga direktur South East Asian Food and Agricultural Science and Technology (Seafast) Center IPB, Prof Nuri Andarwulan kepada seperti yang dikutip voa-islam.com dari RoL Jumat (30/3).

Ia menyebut langkah Badan POM merupakan langkah yang tepat untuk menarik produk itu dari pasaran. Sebab, makanan kaleng seharusnya bila telah melalui proses yang panjang untuk sterilisasi sehingga sudah sangat steril. 

Nuri juga mengatakan, selain tidak standar makanan, ikan makarel bercacing juga tak baik bila dilihat secara estetika.

“Secara estetika kan menjijikkan, jadi tidak boleh dikonsumsi,” ujar Nuri.

Masyarakat, lanjut dia, juga harus benar-benar mewaspadai adanya produk yang tak standar ini di pasaran. Ia juga berharap masyarakat dapat aktif melaporkan bila menemui adanya produk ikan makarel bila memang ditemukan bercacing.

Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Tinggi BPOM RI, Tetty Sihombing, juga menyatakan, atas tak standarnya makanan itu, maka pihaknya akan terus mengawasi peredaran ini di pasaran.

“Kami terus mengawasi peredaran ini di seluruh Indonesia. Kami harap sudah tak ada lagi,” ujar Tetty Jumat.

Ia mengatakan, adanya potensi yang membahayakan bila cacing ditemukan di dalam makanan berkaleng ini. “Bisa saja kan cacing itu, walaupun mati, dapat mengeluarkan zat-zat tertentu atau cacing itu bisa menyebabkan alergi orang-orang tertentu. Ini yang harus diantisipasi,” tuturnya.

Pihaknya juga menyarankan kepada masyarakat untuk melakukan pelaporan kepada Badan POM.

“Kita semua harus menjadi lkonsumen yang cerdas. Kita meminta masyarakat untuk cerdas untuk memeriksa nomor-nomor badge yang kita keluarkan dan umumkan. Kalau masih ada di lapangan, laporkan kita, supaya kita pastikan itu ditarik,” ujar Tetty. [syahid/]

Sumber :voa-islam.com

Neno Warisman: Gerakan #2019GantiPresiden Konstitusional

Neno Warisman: Gerakan #2019GantiPresiden Konstitusional

10Berita, Jakarta - Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres 2019), sebuah gerakan 'Dua Periode' untuk memenangkan Joko Widodo gencar dilakukan sejumlah pihak. Baik di sosial media atau kampanye para politikus partai politik yang mendukung Jokowi. Namun, seperti layaknya kompetisi, muncul pula gerakan untuk menyaingi. Salah satunya gerakan #2019GantiPresiden yang tengah viral di media sosial.

Salah seorang inisiator gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman, tidak menyangka antusias masyarakat yang menyambut gerakan tersebut. "Ini gerakan yang murni muncul dari masyarakat, terbukti ketika kita membuat grup WhatsApp, ternyata dalam waktu kurang dari 20 hari sudah 300 lebih grup terbentuk. Saya sendiri turun ke bawah, bertemu masyarakat bahkan tokoh-tokoh, mereka juga sudah bergremeng(kecewa)," ujar Neno dalam sebuah acara di Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Terkait munculnya desakan untuk mengusut dibentuknya Whatsapp Group tersebut, Neno menegaskan bahwa gerakannya tidak melanggar hukum. "Tidak bisa, ini sebuah gerakan moral yang dilindungi undang-undang dan merupakan hak setiap warga negara. Setiap penduduk punya hak untuk memilih atau tidak memilih, itu sah secara undang-undang, konstitusional" jelasnya.

Menurut Neno, Pilpres 2019 adalah momen yang bisa dimanfaatkan untuk perubahan. "2019 sudah saatnya ganti presiden, dan ini sudah sebentar lagi, ngapain juga makar-makar misalnya," ungkapnya.

Terkait kinerja pemerintah saat ini, Neno mengatakan masyarakat sudah bisa menilai sendiri. "Semua sudah tahu, di media sosial sudah terbuka, dan kita hanya ingin membicarakan bahwa Indonesia harus lebih baik, Indonesia harus dipimpin pemimpin yang bertakwa dan bisa mengajak rakyatnya juga bertakwa kepada Allah," tuturnya.

"Kalau dari sisi agama saya, Islam, kita yakin dimana di sebuah negeri penduduknya bertakwa, Allah janji Baldatun Toyyibatun Warrabun Ghafur (negeri yang subur, makmur, adil dan aman). Jadi izinkan saya tetap dalam keimanan saya, izinkan saya dan sekelompok besar kaum mukmin meyakini bahwa kalau kita bertakwa maka kita akan mendapatkan negeri yang gemah ripah loh jinawi, bukan dongeng, juga bukan isapan jempol," tambahnya.

Jadi, lanjut Neno, takwa merupakan ruh dari gerakan ini, "Kita mengajak orang lebih mendekat kepada Allah SWT," tandasnya.

red: adhila

Sumber : SI Online

Anies (Terus) Digoyang

Anies (Terus) Digoyang

10Berita, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus digoyang. Dia terancam dinonjobkan alias diberhentikan. Bukan karena melakukan penistaan, tetapi karena Anies memberi lapak jualan kepada pedagang di kawasan Tanah Abang.

Ombudsman selaku lembaga negara yang kinerjanya kurang populer selama ini mendadak berisik. Anies dinilai tak kompeten dalam mengelola Jakarta. Dia memberikan rekomendasi kepada Anies. Bila tidak dijalankan, Anies bisa dibebastugaskan.

Publik semua tahu, Ombudsman nyaris tak bersuara ketika Ahok masih berkuasa. Padahal, sederet pelanggaran terjadi saat itu. Misalnya, kasus lahan di Cengkareng, kasus lahan di Sumber Waras, reklamasi yang dibangun tanpa Perda, penggusuran di banyak tempat, dan lain sebagainya. Ombudsman juga tak pernah bersuara melihat jalan raya di depan Istana dan di depan Kedubes Inggris ditutup sejak lama.

Metro TV dalam sebuah tayangan memvonis Anies sebagai gubernur ruwet. Berkali-kali stasiun televisi milik Surya Paloh ini menampilkan berita bernada negatif kepada Anies. Mereka seolah tak peduli dengan peringkat ratting yang masih berada di posisi bawah bersama TVRI.

Para Ahoker kelas berat yang kini berkumpul di PSI ikut membully Anies dengan beragam komentar. Mereka tidak ngaca kemarin telah menipu publik dengan memalsukan dan mencatut nama seorang dokter sebagai pengurus saat verifikasi partai. PSI ini lebih doyan numpang tenar dengan cara menyerang Anies ketimbang meningkatkan kejujuran para kadernya.

Menyikapi semua ini, Anies tetap cool. Dia tetap fokus bekerja meski berat badannya menurun. Bagi Anies, keputusannya menutup Jalan Jati Baru karena memikirkan periuk nasi para pedagang kaki lima yang notabenne rakyat tak berdaya.

“Banyak tanah negara dibangun mall didiamkan, kenapa soal Tanah Abang jadi ribut? Pemerintah ini ada untuk siapa sebenarnya?” kata Anies dengan santai.

Di tengah bully para hatter yang menerpa, Anies justru kembali membuat gebrakan. Dia menutup Alexis secara total. Tanpa mengerahkan Satpol PP dan buldoser, tanpa juga membuat kegaduhan di media massa. Anies cukup mengirimkan sepucuk surat.

Gebrakan Anies menutup Alexis tetap dinilai sinis. Bestari Barus menilai, menutup Alexis tidaklah istimewa karena bisa dilakukan sekelas camat. Politikus Nasdem ini lupa bahwa jagoannya dulu (Ahok) mengaku tak bisa menutup Alexis. Artinya, secara tidak langsung, Barus menegaskan kualitas Ahok masih di bawah camat.

Anies sedang menata Jakarta. Tidak hanya mengatur tata kota, tetapi juga mengubah prilaku manusianya. Anies mempertontonkan gaya kepemimpinan yang santun dalam bicara, namun tegas dalam bertindak. Anies pemimpin yang mengedepankan isi kepala, bukan mengandalkan emosi dan intonasi suara.

Warga Jakarta mendukung kepemimpinan Anies. Para ulama dan umat di belakang Anies. Barisan relawan bersama Anies. Ribuan Jakmania sedang mengidolakan Anies, kaum miskin kota mencintai Anies. Terus kalian yang isinya cuma itu-itu saja mau menggoyang Anies…? Coba saja…

Tb Ardi Januar

Sumber : Ngelmu.co

Surat Untuk Menkes Atas Pernyataannya “Cacing itu Isinya Protein”

Surat Untuk Menkes Atas Pernyataannya “Cacing itu Isinya Protein”


Cacingmu bukan untuk ku
Oleh: Sefty Septiana

10Berita, Membaca statement seorang menteri kesehatan, menurut beliau “Setahu saya itu (ikan makarel) kan nggak dimakan mentah, kita kan goreng lagi, atau di masak lagi. Cacingnya mati lah. Cacing itu sebenarnya isinya protein, berbagai contoh aja tapi saya kira kalau udah di masak kan saya kira juga steril. Insya Allah gak jadi.”

Cacing yang mana bu? Ahir ahir ini masyarakat dihebohkan temuan cacing pada makanan kaleng jenis ikan Sarden berbagai merk.

Dan ibu mengatakan aman, cacing itu adalah protein.

Ya, saya setuju bu. Kandungan protein cacing sangat tinggi, bahkan mengalahkan jenis hewan seperti daging sapi, ikan yg hanya berkisar maximal 60%. Sedangkan kandungan protein cacing hingga 70%.

Namun….

Cacing yg mana dulu bu? Ya, setuju jika cacing tanah memiliki protein tinggi, baik cacing tanah hasil budidaya atau cacing tanah liar.

Tentang kandungan cacing dan jenisnya saya yakin ibu lebih paham, tak perlu saya uraikan.

Tapi…

Bukankah yang kita bahas dan khawatirkan itu adalah cacing yg ada dalam makanan kaleng?

Ya, itu adalah jenis cacing parasit. Penuh protein dan bermanfaatkah cacing parasit bagi tubuh manusia?

Cacing parasit justru dapat mengambil nutrisi yang terdapat di dalam makanan kaleng tersebut, sehingga makanan itu tidak memiliki nutrisi yang kita butuhkan lagi.

Apa bahaya nya Cacing parasit?

Cacing jenis ini umumnya akan menyerang organ tubuh manusia seperti usus, paru paru, organ hati, pusat syaraf dan lain lain yang tentunya dapat membahayakan kesehatan kita.

Lalu dimana manfaat nya?
Jika ingin menenangkan masyarakat jangan seperti membodohi kami.

Biarlah kami konsumsi protein dari sumber makanan lain, jangan dari cacing, itu berat dan menjijikan biar ibu saja.

sumber: sefty

DHUAARR! Andi Arief BONGKAR Motif Yunarto Nyinyiri Demokrat: Ditolak Dampingi AHY dan Minta Bayaran Milyaran

DHUAARR! Andi Arief BONGKAR Motif Yunarto Nyinyiri Demokrat: Ditolak Dampingi AHY dan Minta Bayaran Milyaran


10Berita, Pengamat politik sekaligus pemilik survey Charta politika Yunarto Wijaya mengeluarkan cuitan-cuitan tajam yang disinyalir ditujukan kepada Partai Demokrat.

Ia secara tajam menyindir Demokrat yang tengah menyiapkan AHY untuk 2019.

"Partai yg hampir semua kadernya sibuk bekerja ngurusin gimana anak bosnya bisa makin terangkat namanya... Bayar mahal billboard, nyiapin titik kampanye, spanduk, semua hrs dgn wajah sang putra mahkota... #alkisah," tulis Yunarto di akun twiternya @YunartoWijaya, Kamis 29 Maret 2018.

Partai yg hampir semua kadernya sibuk bekerja ngurusin gimana anak bosnya bisa makin terangkat namanya... Bayar mahal billboard, nyiapin titik kampanye, spanduk, semua hrs dgn wajah sang putra mahkota... #alkisah

— Yunarto Wijaya (@yunartowijaya) March 29, 2018


Cuitan nyinyir ini segera dibalas oleh Mantan Stafsus Presiden era SBY Andi Arief.

Ia menyebut Yunarto pernah minta mendampingi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan minta bayaran miliaran rupiah tetapi ditolak Partai Demokrat.

“Tukang survey yunarti nawarin diri pendampingan ke AHY. Minta dibayar milyaran,” kata politikus Partai Demokrat Andi Arief di akun Twitter-nya @andiarief_, Jumat 30 Maret 2018.

Andi mengatakan, Partai Demokrat menolak proposal yang diajukan Yunarto karena suka merekayasa hasil survei.

“Kami tolak, lembaga surveynya abal-abal,” ungkapnya.

Tukang survey yunarti nawarin diri pendampingan ke AHY. Minta dibayar milyaran. Kami tolak, lembaga surveynya abal dan suka rekayasa hasil survey @panca66

— Andi Arief (@andiarief__) March 30, 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Jejak Islam di Pantai Gading

Jejak Islam di Pantai Gading

Perkembangan tarekat sufi di sana cukup pesat.

10Berita , JAKARTA --  Afrika bukanlah tempat asing bagi Islam. Benua tersebut tercatat dalam sejarah sebagai tempat penyebaran agama tersebut. Pada abad kesem bilan, pedagang Barbar membawa agama Islam dari Afrika Utara hingga kekaisaran kuno Ghana.

Dilansir di countrystudies.us pada abad ke-13, penguasa Malinke di Kerajaan Mali menyebarkan Islam ke sebagian besar sabana. Proses ini berlanjut sampai abad kedelapan belas. Ketika itu Juula mendirikan kerajaan Muslim di tempat yang sekarang berada di sebelah utara Pantai Gading. Masyarakat mulai me nge nal dan me nyebarkan Islam, sehingga lambat laun berkembang menjadi agama mayoritas.

Pada abad kesembilan belas, pejuang Malinke Samori Toure seorang tokoh Muslim berdakwah dan menyebarkan Islam hingga ke selatan. Kewajiban utama Muslim adalah mematuhi perintah Allah SWT. Bukti keimanan awal yang utama adalah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Di Pantai Gading, seorang Muslim dikatakan saleh apabila dia mengerjakan sha lat, berpuasa, zakat dan berhaji bagi yang mampu. Sebagian besar muslim Ivoirian adalah Sunni. Mereka menganut mazhab Maliki. Sebagian dari mereka mendalami tasawuf melalui tarekat.

Perkembangan tarekat sufi di sana cukup pesat. Qadiriyah misalkan, didirikan pada abad kesebelas. Mayoritas peng ikutnya berada di sebelah barat, dan Tidjaniya, yang didirikan pada abad kedelapan belas. Mereka paling banyak berada di sebelah timur. Dua persaudaraan Islam lainnya memiliki sedikit pengikut di Pantai Gading.

Tarekat Sanusiyah yang banyak diikuti Muslim Libya memiliki pengaruh besar di Pantai Gading. Mereka aktif mengadakan kegiatan, seperti zikir, dan berkumpul bersama dalam majlis keilmuan. Masya rakat setempat akan berkumpul dan menga dakan berbagai aktivitas.

Otoritas keagamaan yang diakui di negara ini adalah Marabout. Asal katanya adalah murabit yang dipahami masyarakat Afrika Barat sebagai guru agama. Marabout dipercaya memiliki mukjizat sebagai penyembuh dan memberikan perlindungan melalui benda yang didoakannya.

Namun keberadaan marabout menimbulkan reaksi di antara masyarakat, terutama mereka keturunan arab. Gerakan penolakan marabout terjadi pada abad ke 19.

Masyarakat melihat perlawanan terhadap Marabout hanya sebagai kepen tingan ekonomi. Sebabnya, mereka yang melakukan gerakan berasal dari golongan kaya. Sedangkan Marabout membela kaum papa.

Sumber :Republika.co.id 

Hindari Penipuan Biro Travel, 4 Hal Ini Perlu Diperhatikan Jamaah

Hindari Penipuan Biro Travel, 4 Hal Ini Perlu Diperhatikan Jamaah

10Berita, MARAKNYA biro travel umrah yang bermasalah membuat masyarakat harus lebih teliti dan selektif dalam memilih penyedia layanan jasa demi kelancaran ibadah umrah ataupun haji mereka. Apa saja yang harus diperhatikan agar niat suci untuk beribadah itu tidak terperosok dalam jerat penipuan oknum biro travel?

Ketua Himpunan Penyelenggara Haji dan Umrah (Himpuh) Baluki Ahmad mengungkapkan setidaknya ada tiga hal yang perlu dicermati calon jamaah dalam memilih Penyelenggara Perjalan Ibadah Umrah (PPIU) yang amanah.

Pertama, pilih PPIU yang mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama. Hal ini bisa menjadi filter bagi calon jemaah. Dengan mengantongi izin, pelayanan PPIU setidaknya telah terverifikasi.

Kedua, calon jemaah perlu memahami bahwa berbeda dengan ibadah haji, calon jemaah umrah tidak perlu menunggu lama hingga mendapatkan waktu keberangkatan. Jangka waktu dari mulai pendaftaran hingga pemberangkatan paling lama enam bulan. Jika lebih lama dari enam bulan, dikhawatirkan uang yang disetorkan oleh calon jamaah digunakan untuk hal lain.

Ketiga, perhatikan biaya perjalanan umrah yang ditawarkan oleh PPIU. Kemenag dan asosiasi telah menetapkan harga referensi sebagai acuan yaitu Rp20 juta per calon jamaah.

Jika ada PPIU yang menawarkan dengan harga lebih murah, calon jemaah harus curiga dan memastikan setiap komponen standar pelayanan minimal terpenuhi sesuai Peraturan Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah.

Sesuai aturan, maskapai penerbangan yang digunakan hanya perlu sekali transit sebelum menuju Arab Saudi, makan harus tiga kali sehari, dan hotel yang menjadi tempat akomodasi minimal bintang tiga.

Selain itu, Kepala Sub Direktorat Perizinan, Akreditasi dan Bina PPIU Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Zakaria Anshori menambahkan terkait beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih biro travel ini.

Menurut Zakaria, jika jamaah terpaksa menggunakan perantara, calon jemaah perlu memastikan perantara tersebut memang diakui oleh biro perjalanan yang diwakili.

“Kalau harus menggunakan perantara, calon jemaah harus melakukan klarifikasi dengan menelepon langsung biro perjalanan yang diwakili oleh perantara terkait,” ujarnya.

Selanjutnya, Zakaria mengingatkan agar calon jemaah tidak mudah tergiur dengan iming-iming bonus jika berhasil mengajak calon jemaah lain. Ini identik dengan skema multilevel marketing (MLM). Zakaria berpesan agar calon jemaah hanya fokus pada perjalanan ibadah umrahnya saja.

“Jangan tergiur dengan program-program yang menjanjikan insentif sebagai agen,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, jika PPIU menawarkan biaya perjalanan umrah di bawah harga referensi, PPIU harus melapor ke Kemenag untuk membuktikan bahwa harga tidak melanggar SPM dan dana yang digunakan bisa dipertanggungjawabkan. Nantinya, Kemenag akan melakukan verifikasi atas informasi tersebut.

“Misalnya, jika benar PPIU mendapatkan harga khusus dari maskapai, Kemenag akan memverifikasi kebenaran informasi tersebut ke maskapai termasuk dokumen,” ujar Zakaria.

Zakaria juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi kegiata PPIU. Dengan demikian, ke depan, ia berharap tidak ada lagi calon jemaah yang menjadi korban penipuan. Jika masyarakat menemukan PPIU yang mencurigakan, masyarakat bisa langsung melapor ke Kemenag. []

SUMBER: Cnn,  Islampos.

Masya Allah... Ini Doa Ustadz Abdul Somad untuk Aher

Masya Allah... Ini Doa Ustadz Abdul Somad untuk Aher


Ustadz Abdul Somad doakan Aher (Tribunnews.com)

10Berita, Ustadz Abdul Somad mendoakan Ahmad Heryawan saat bertemu dengan Gubernur Jawa Barat itu di rumah dinasnya, Jumat (30/3/2018). Doa tersebut bukan hanya untuk Aher –sapaan akrab Ahmad Heryawan- namun pada hakikatnya untuk seluruh rakyat Indonesia.

Ustadz Abdul Somad menggelar safari dakwah selama akhir pekan ini di Bandung Raya. Aher menyambut baik dengan menjamu dai alumni Al Azhar dan Darul Hadits itu di Rumah Dinas Gedung Pakuan.

Dalam sambutannya, Ustadz Abdul Somad mengatakan bahwa 10 tahun yang lalu ia mendengar lulusan Cairo menjadi Gubernur. Sebagai sesama Lc, Ia pun menaruh harapan pada Aher. Sebab biasanya Lc ketika pulang membuka sekolah dan mengundang Bupati/Walikota untuk meresmikannya. Namun Aher justru berhasil menjadi Gubernur.

Ustadz Abdul Somad kemudian mendoakan Aher, agar kebaikannya tidak hanya dimiliki oleh rakyat Jawa Barat tetapi bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.



"Saya hanya bisa mendoakan dan berharap Allah memberi kebaikan pada Kang Aher di masa depan. Kebaikannya tak hanya dimiliki rakyat Jabar tapi semua umat Islam di seluruh Indonesia," kata Ustadz Abdul Somad seperti dikutip Republika.

Lebih jauh Ustadz Abdul Somad sangat mendukung umat Islam yang memiliki kepedulian pada politik. Politisi Muslim, menurutnya, memiliki motivasi untuk mengubah umat.

Ia juga menegaskan, politik merupakan bagian dari agama dan mengelola APBD merupakan bagian dari ibadah. 

"Perbaikan pendidikan, memperbaiki kesejahteraan petani itu merupakan tanggung jawab kita pada umat," tandas Ustadz Abdul Somad. [Ibnu K/]

Sumber :Tarbiyah.net

SILATURRAHIM GUBERNUR JAKARTA BERSAMA PARA ULAMA

SILATURRAHIM GUBERNUR JAKARTA BERSAMA PARA ULAMA



10Berita - Alhamdulillah semalam (Kamis, 30/03) Gubenur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan mengundang para ulama dan tokoh pada acara silaturahim dan ramah-tamah di Balaikota Jakarta.

Hadir pula tadi malam Syaikh Khalid Al Hamuudi hafizhahullah, seorang da'i yang luar biasa kiprahnya di Afrika dan Asia.

Semalam Pak Gubernur bersama Syaikh Khalid dan para ulama serta para tokoh membahas tentang rencana diselenggarakannya pertemuan (multaqa) ulama dan da'i Se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa.

In syaa Allah akan diadakan di Jakarta.
Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan ulama internasional, walhamdulillah.

Semoga pertemuan ulama yang direncanakan tersebut akan menguatkan persatuan umat.
In syaa Allah akan dicatat dalam sejarah.

Jakarta akan menyambut kedatangan para ulama dari berbagai negara. Kalau Jakarta bisa memuliakan para atlet Asian Games dari berbagai negara, tentulah para ulama ini lebih berhak untuk dimuliakan.

Ungkapan yang sangat membanggakan dari Pak Anies Baswedan adalah, "Semoga cahaya Islam akan terbit dari timur". Ini adalah harapan besar. Umat Islam di Indonesia masih tetap dinanti peran besarnya di dunia Internasional dan in syaa Allah kita mampu, biidznillah.

Semoga Allah menjaga para ulama kita, menjaga para pemimpin kita, dan menjaga umat seluruhnya.

Amiin..

Jum'at, 31 Maret 2018
Muhibbukum,
Muhammad Zaitun Rasmin

Sumber : konten Islam

Ini Pernyataan Sikap FKMPT terkait Pelaporan terhadap Ustaz FG oleh Gerakan Pemuda Papua

Ini Pernyataan Sikap FKMPT terkait Pelaporan terhadap Ustaz FG oleh Gerakan Pemuda Papua

10Berita, JAYAPURA—Forum Komunikasi Muslim Pegunungan Tengah (FKMPT) Papua memberikan pernyataan sikap terkait pelaporan yanag dilakukan Gerakan Pemuda Oikumene Papua terhadap ustaz FG yang dituduh melakukan pencemaran nama baik dan penistaan agama Nasrani.

FKMPT  menyatakan “tidak terima” atas  pelaporan tersebut. Berikut ini alasan yang dikemukan FKMPT melalui pernyataan sikapnya dalam rilis yang diterima Islampos.

1). Apa yang dia sampaikan tak mengandung kebenaran melainkan Missionaris berhasil mengkristenkan Papua secara total sempurna tanpa menyisakan bagi pengembangan Islam

2). Ustadz FG Putera Asli Papua Suku Bomeray Papua Barat. Karena itu penyelesaian kasus ini melalui Adat Papua.

3). Ustadz FG giat membangun Papua melalui da’wah dengan pengiriman anak-anak Suku Irarutu ke berbagai jenjang pendidikan di Pulau Jawa.

4). Forum Komunikasi Muslim Pegunungan Tengah) Papua meminta Kapolda Papua tidak melakukan pemanggilan terhadap Ustadz FG agar tak terjadi konflik agama di Papua.

5). Papua memiliki 7 Wilayah Adat maka penyelesaian kasus Ceramah Ustadz FG melalui lembaga Adat Papua.

6). FKMPT Papua meminta pihak-pihak lain tidak memperkeruh Kerukunan Antar Umat Bergama di Papua.

Dalam peernyataan sikap yang ditandatangani Ketua FKMPT  Ismail Asso itu,  FKMPT juga mengharapkan pihak pelapor agar menyelesaikan persoalan yang dituduhkan pada ustaz FG tersebut secara adat bersama pihaknya.

Sebelumnya diketahui, Gerakan Pemuda Oikumene Papua melaporkan seorang ustadz berinisial FG ke Sentra Pelayan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Papua pada Senin (26/3/2018).

“Kami datang ke Polda Papua untuk melaporkan seorang ustad yang telah melakukan penistaan agama. Juga melakukan penghinaan terhadap harga diri orang Papua atas ceramahnya yang beredar luas di internet,” kata Koordinator Gerakan Pemuda Oikumene Pdt. John Baransano kala itu. []

SUMBER: RILIS | KABAR 5,  Islampos.