OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Senin, 23 April 2018

Ini 5 Destinasi Populer Wisatawan Lokal Saat Liburan Singkat Akhir Pekan


Ini 5 Destinasi Populer Wisatawan Lokal Saat Liburan Singkat Akhir Pekan

Rilis Booking.com

Jembatan Suramadu, Surabaya 

10Berita - Melarikan diri dari rutinitas yang itu-itu saja tentunya menjadi sesuatu yang lumrah, terlebih di negara berkembang seperti Indonesia.

Bersyukur, negara ini memiliki beribu destinasi menarik yang bisa dikunjungi untuk libur panjang taua liburan singkat menghabiskan momen “cuti bersama”.

Siapa sangka ternyata ibukota Jakarta masih menjadi destinasi yang digandrungi oleh wisatawan lokal untuk liburan singkat akhir pekan.

Dilansir TribunTravel.com dari rilis Booking.com, portal global terdepan dalam menghubungkan wisatawan dengan beragam pilihan akomodasi terluas, berikut daftar “5 Destinasi Lokal” yang paling sering dikunjungi wisatawan Indonesia menghabiskan liburan singkat akhir pekan.

Data ini didapat melalui data pengguna yang melakukan pemesanan akomodasi melalu Booking.com pada periode akhir minggu panjang, September 21 – 24, 2017, Desember 1 – 3, 2017 dan Februari 16 – 18, 2018.

Simak deretan destinasi berikut untuk menjadi inspirasi liburan berikutnya!

Jakarta

Cakrawala Jakarta yang sarat gedung pencakar langit. (worldpropertychannel.com)

Selain dikenal sebagai ibu kota tanah air tercinta kita ini, Jakarta ternyata masih menjadi pilihan terfavorit wisatawan lokal untuk menghabiskan liburan singkat.

Jakarta merupakan kota yang tepat bagi para wisatawan yang ingin menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan atau merasakan sensasi gemerlap kota metropolitan.

Selain dari pusat perbelanjaan yang tersebar di seluruh penjuru kota, Jakarta juga memiliki banyak restoran maupun kafe-kafe yang cocok bagi kamu yang ingin bersantai.

Beberapa rekomendasi kafe dan kedai kopi hingga museum dan galeri terbaru bisa dikunjungi untuk wisata seni maupun sekedar selfie hunting.

Bandung

Bandung (qraved.com)

Bagi para wisatawan yang ingin menjauhi hiruk-pikuk perkotaan, Bandung merupakan pilihan yang tepat.

Selain pemandangan alam yang indah, kota ini juga dikenal akan destinasi kulinernya.

Bandung juga memiliki akomodasi-akomodasi baru yang memiliki desain unik dan juga modern dengan kesan artsy.

Yogyakarta

Situs Warungboto, Jalan Veteran, Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (12/5/2017). (KOMPAS.com/Teuku Muh Guci S)

Selain akan nilai sejarah yang dimilikinya, Yogyakarta juga dikenal akan kebudayaan lokalnya.

Kota yang juga dikenal sebagai “Kota Pelajar” ini juga memiliki berbagai hotel-hotel baru yang memiliki desain unik.

Bagi para penggemar sejarah, kamu bisa mengunjungi beberapa candi yang terdapat di kota ini.

Candi Prambanan tentunya masih merupakan salah satu candi terkenal yang patut kalian kunjungi di antara candi lainnya di kota ini.

Batik yang merupakan salah satu peninggalan budaya milik Indonesia dan memiliki berbagai motif yang berbeda, sesuai dengan daerah asalnya masing-masing.

Yogyakarta juga memiliki batik lokal yang disebut sebagai batik lawasan.

Hal inilah yang menjadikan Yogyakarta menjadi tempat yang tepat untuk berburu batik murah.

Berikut rekomendasi pusat perbelanjaan batik yang wajib kalian kunjungi di antaranya Pasar Beringharjo, Hamzah Batik dan Batik Pajangan.

Surabaya

surabaya (indonesia.travel)

Kota yang kini telah bertransformasi menjadi sebuah kota yang tertata rapih dan apik ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu metropolitan di Indonesia.

Kamu dapat mengunjungi berbagai pusat perbelanjaan yang dimiliki kota ini, namun, jika kamu ingin melakukan aktivitas wisata yang lain, Surabaya juga memiliki berbagai destinasi hiburan yang cocok untukmu dan keluarga.

Berikut rekomendasi destinasi hiburan yang dapat kamu kunjungi pada saat berkunjung ke Surabaya di antaranya Atlantis Land Kenjeran, Surabaya North Quay, House of Sampoerna, Hutan Mangrove Wonorejo dan Citilities Skyclub dan Bistro Java Paragon Hotel.

Bogor

Bogor (shorturlgoogle.com)

Kota hujan yang berjarak tidak jauh dari Jakarta ini masih menjadi “kembang destinasi” terutama bagi masyrakat, khususnya Jakarta dan warga Jawa Barat yang dapat ditempuh cukup dengan satu hingga dua jam perjalanan darat.

Bogor dikenal akan pemandangannya yang indah, kota ini juga memiliki iklim yang sejuk dikarenakan kota ini dikelilingi oleh berbagai gunung.

Bogor menjadi pilihan yang tepat bagi para wisatawan pecinta alam, dan juga wisata kulinernya yang tersohor.

Berikut rekomendasi destinasi yang dapat kamu kunjungi di antaranya Curug Cibaliung, Rumah Pohon & Jembatan Kayu Gantung Curug Ciherang Jonggol, Goa Agung Garunggang, Little Venice Kota Bunga, dan Kebun Raya Bogor.

Sumber : TRIBUNTRAVEL.COM

Kementerian PANRB: Mau Lolos Jadi CPNS Lewat Sekolah Kedinasan, Jangan Percaya Calo

Kementerian PANRB: Mau Lolos Jadi CPNS Lewat Sekolah Kedinasan, Jangan Percaya Calo

10Berita, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengingatkan kepada calon mahasiswa atau taruna taruni sekolah kedinasan untuk tidak mempercayai calo yang mengiming-imingi kelulusan instan. Para pelamar sekolah kedinasan diminta untuk mempersiapkan diri dengan belajar sehingga dapat lolos tes dan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berkompetensi ke depannya. 

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (HKIP) Kementerian PANRB Herman Suryatman mengungkapkan hingga akhir pekan lalu, jumlah pelamar sekolah kedinasan di di portal SSCN BKN mencapai 180.109 orang. Dari jumlah itu, pelamar yang sudah menentukan sekolah kedinasan sebanyak 102.640 orang, sementara yang  belum menentukan tercatat 77.469 pelamar.

Herman memperkirakan jumlah itu masih akan bertambah. Pasalnya, pendaftaran masih dibuka sampai tanggal 30 April 2018.

"Masih ada waktu. Saya kira jumlahnya masih akan bertambah," ujar Herman dikutip dari laman resmi Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (23/4/2018). 

Berdasarkan data dari Panselnas sekolah kedinasan, Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN masih menjadi favorit pelamar. Dari formasi calon mahasiswa sebanyak 7.301, jumlah pelamar sudah mencapai 49.828 orang.

Posisi kedua ditempati Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang tahun ini membuka lowongan untuk 2.000 calon praja.

"Pelamarnya sudah mencapai 19.526 orang," ujar Herman.

Sedangkan posisi ketiga, sementara diduduki Politeknik Statistika STIS dengan pelamar sebanyak 7.002 orang. Sekolah kedinasanyang juga banyak diminati adalah Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi dengan pendaftar dari 4.584 orang, disusul Poltekim dengan pendaftar 4.222 orang.

 

Jangan Percaya Calo

Herman menambahkan, para pelamar sekolah kedinasan yang telah melakukan pendaftaran untuk mempersiapkan diri menghadapi tes. Seperti diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 22/2018, ada seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi lanjutan.

"Persiapkan dengan belajar, jangan pernah mengandalkan orang lain, apalagi calo," tegasnya.

Ada tiga kelompok soal dalam SKD, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia  Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Setiap peserta seleksi wajib mengikuti SKD, dan hanya yang lolos ambang batas boleh ikut seleksi lanjutan.

Sumber :Liputan6.com 

Pemimpin Tanpa Rasa Bersalah; Refleksi Cak Nun Atas Kepemimpinan Saat Ini

Pemimpin Tanpa Rasa Bersalah; Refleksi Cak Nun Atas Kepemimpinan Saat Ini

10Berita -Di tengah Bapak kami bercerita tentang “Kenapa Bukan Sunan Kalijaga saja yang jadi Sultan”, “Kenapa pendiri Jombang tidak duduk memimpin Jombang”, “Amanah Cincin dari Mbah Kholil Bangkalan”, “Aliran Pencak Silat Ki Tebuireng” — Kakak lagi-lagi mengejar soal rasa bersalah sebagai modal utama pada jiwa seorang pemimpin.

Karena di tengah kisah-kisah itu Bapak nyeletuk: Rakyat yang paling sial di suatu desa, atau yang paling celaka di suatu Negara, adalah kalau pemimpinnya tidak punya rasa bersalah.

“Apa ada pemimpin yang seperti itu”, Kakak nyeletuk.

“Kenapa tidak”, jawab Bapak, “Banyak faktor yang bisa menjadi sebab seorang pemimpin tak punya rasa bersalah”

“Contohnya, Pak”


“Banyak sekali. Umpamanya: orang menjadi pemimpin karena ambisi pribadi. Menjadi pemimpin karena karier. Menjadi pemimpin karena direkayasa oleh sindikat penjudi dan penjahat. Menjadi pemimpin untuk menumpuk kekayaan…”

“Kok mengerikan begitu”, kata Kakak.

“Ada juga karena ia memang tidak paham bahwa menjadi pemimpin adalah menjadi buruhnya rakyat. Sehingga ia tidak sungguh-sungguh dan tidak lengkap menguasai peta permasalahan yang ditanganinya, sehingga ia tidak punya ukuran untuk menilai apakah ia sedang melakukan kebenaran atau kesalahan”

“Tapi benar atau salah kan tergantung pijakan pandangnya”, Kakak membantah, “Seorang Kepala Negara bisa merasa benar menurut kepentingan kekuasaannya, tapi bisa salah kalau dilihat dari kedaulatan rakyat atas kesejahteraannya”

Bapak menjelaskan: “Justru yang saya maksud adalah pemimpin yang tidak mampu mengurai beda antara kepentingannya untuk melestarikan kekuasaannya, dengan hak-hak rakyat untuk mendapatkan keadilan”


“Apa mungkin suatu bangsa atau rakyat memilih pemimpin yang tidak memiliki tata logika untuk memilah dua konteks itu, bahkan tidak menguasai peta permasalahan?”

“Kenapa tidak”

“Apa sedemikian terbelakangnya rakyat Negara itu sehingga memilih pemimpin yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin?”

“Kalau rakyatnya memiliki hak pilih yang otentik, seharusnya hal itu tidak terjadi”, jawab Bapak, “tetapi kalau dalam demokrasi yang berlangsung rakyat tidak punya peluang untuk benar-benar memilih pemimpin dengan nurani dan perhitungan akal sehatnya, bisa saja yang terpilih adalah Presiden yang lebih parah dibanding yang kau tanyakan itu”

“Kok bisa rakyat tidak punya peluang untuk memilih pemimpinnya?”

“Karena rakyat hanya dipilihkan oleh partai-partai politik. Ibarat pasar, ada beribu, bahkan berjuta makanan, tetapi partai politik hanya mengambil satu atau dua atau tiga makanan saja. Dan rakyat hanya punya peluang untuk memilih satu di antara dua atau tiga itu”

“Apa partai politiknya sedemikian bodohnya sehingga memilihkan satu dua makanan busuk untuk dipilih oleh rakyatnya?”

“Tidak harus bodoh. Mungkin justru sangat pandai. Hanya saja kriteria yang mereka pakai bukan kualitas kepemimpinan. Calon pemimpin dipilih berdasarkan tawar-menawar harga, berdasarkan lalulintas keuangan. Mereka saling menghitung calon-calon mana saja yang paling bisa dipakai untuk mengeruk keuntungan. Bisa saja yang dipilih adalah boneka, patung atau berhala. Yang penting menguntungkan”

“Kenapa rakyat mau memilih boneka, patung atau berhala untuk menjadi pemimpinnya?”

“Karena partai politik memperkenalkan calonnya dengan mendustakan kenyataannya. Calon pemimpin ditampilkan dengan pencitraan, pembohongan, dimake-up sedemikian rupa, dibesar-besarkan, dibaik-baikkan, diindah-indahkan, dihebat-hebatkan”

“Itu bukan politik namanya, Pak, itu kriminal”

“Memang bukan politik, melainkan perdagangan. Bukan demokrasi, melainkan perjudian. Memang bukan kepemimpinan, tapi talbis. Kalau dipaksakan untuk disebut demokrasi, ya itu namanya Demokrasi Talbis”

“Talbis itu apa to Pak?”

“Talbis adalah Iblis menemui Adam di sorga dengan kostum dan make up Malaikat, sehingga Adam menyangka ia adalah Malaikat. Maka Adam tertipu. Rakyat adalah korban talbis di berbagai lapisan. Mereka dibohongi sehingga menyangka bahwa yang dipilihnya adalah pemimpin, padahal boneka. Boneka yang diberhalakan melalui pencitraan”

“Apakah pemimpin yang demikian bisa berkuasa?”

“Yang benar-benar berkuasa adalah botoh-botoh yang membiayainya. Setiap langkahnya dikendalikan oleh para botoh. Setiap keputusannya sudah dipaket oleh penguasa modal. Ia tidak bisa mandiri, karena dikepung oleh kelompok-kelompok yang juga saling berebut demi melaksanakan kepentingan masing-masing”

“Apa ia tidak merasa malu menjadi boneka?”

“Itu satu rangkaian: tidak merasa bersalah, tidak malu, tidak tahu diri, tak mengerti bahwa ia sedang menyakiti dan menyusahkan rakyatnya, tidak memahami posisinya di hati masyarakat, tidak punya cermin untuk melihat wajahnya”

“Sampai separah itu, Pak?”

“Tidak punya konsep tentang martabat manusia, harga diri Bangsa dan marwah Negara. Hanya mengerti perdagangan linier dan sepenggal, tidak paham perniagaan panjang yang ada lipatan dan rangkaian putarannya. Tidak memahami tanah dan akar kedaulatan, pertumbuhan pohon kemandirian, dengan timeline matangnya bunga dan bebuahannya. Pemimpin yang demikian membawa bangsanya berlaku sebagai pengemis yang melamar ke Rentenir…”

“Pemimpin yang seperti itu akhirnya pasti jatuh dan hancur”, kata Kakak.

“Belum tentu”, kata Bapak, “Jangan lupa bahwa kalau para botoh mampu mengangkat berhala ke kursi singgasana, berarti mereka juga menguasai seluruh perangkat dan modalnya untuk bikin apa saja semau mereka di Negara itu. Juga selalu sangat banyak orang dan kelompok yang mencari keuntungan darinya, bahkan menggantungkan hidupnya. Sehingga mereka membela boneka itu mati-matian. Mereka selalu mengumumkan betapa baik dan hebatnya pemimpin yang mereka mendapatkan keuntungan darinya, sampai-sampai akhirnya mereka yakin sendiri bahwa ia benar-benar baik dan hebat. Uang, kekuasaan dan media, sanggup mengumumkan sorga sebagai neraka, dan meyakinkan neraka adalah sorga” []

_________________

Sumber: https://www.caknun.com/2017/pemimpin-tanpa-rasa-bersalah/

Tak Bisa Bayar Hutang, Maladewa Pasrah Dicaplok China

Tak Bisa Bayar Hutang, Maladewa Pasrah Dicaplok China

Maladewa

10Berita , Jakarta - Menurut mantan Presiden Maladewa, Mohamed Nasheed, utang besar-besaran mengancam Maladewa untuk menyerahkan wilayahnya ke China pada awal 2019. Ia juga menyebut bahwa pemilihan presiden yang cacat tahun ini akan mengarah pada pengambilalihan China atas negara kepulauan itu.

"Kami tidak dapat membayar utang 1,5 hingga 2 miliar USD ke China," kata Nasheed kepada Nikkei Asian Review.

Dia berpendapat bahwa negara Samudera Hindia, yang dikenal sebagian besar sebagai tujuan wisata, membutuhkan kurang dari 100 juta USD per bulan dalam pendapatan pemerintah untuk membayar hutang-hutangnya.

Nasheed, yang menjabat dari 2008 hingga 2012, melarikan diri ke Inggris pada tahun 2016 setelah penangkapan dan keyakinannya di bawah undang-undang anti-terorisme karena memerintahkan penangkapan hakim. Dia sekarang membagi waktunya di pengasingan antara sana dan Sri Lanka.

Pada Januari menurut Nasheed, Chinamenyumbang hampir 80% utang luar negeri Maladewa, yang sebagian besar uang masuk ke infrastruktur, termasuk jalan, jembatan dan bandara.

Sementara itu, utang Maladewamengumpulkan bunga dengan tingkat tinggi. Negara harus mulai melakukan pembayaran atas utang ini pada 2019 atau 2020.

"Jika Maladewa tertinggal, China akan meminta ekuitas dari pemilik berbagai pulau dan operator infrastruktur, dan Beijing akan mendapatkan bebas dari tanah itu," katanya.

Nasheed tidak memberikan nama-nama pulau yang dia duga telah diambil oleh China. Tanda ini menandai lokasi proyek yang dibiayai Cina untuk membangun jembatan yang menghubungkan ibukota MaladewaMale dengan pulau bandara terdekat.

"Setelah pelabuhan dibangun di pulau-pulau, infrastruktur komersial ini dapat dengan mudah menjadi aset militer,"katanya.

Sumber : Jurnas

TERBONGKAR.. Relawan Jokowi Koordinator Gerakan Anti Politisasi Masjid, Agamanya Katholik!

TERBONGKAR.. Relawan Jokowi Koordinator Gerakan Anti Politisasi Masjid, Agamanya Katholik!


10Berita, Gerakan Nasional Jutaan Relawan Dukung Joko Widodo atau Jokowi membuat program antipolitisasi masjid. Program itu dilakukan melalui ceramah dan pengajian yang digelar relawan.

"Kami melakukan ceramah soal itu tiap ada pengajian relawan," kata koordinator gerakan, Sylver Matutina di Sarinah, Jakarta Pusat, Ahad, 22 April 2018.

Para ustad dan takmir akan berbicara mengenai Islam yang benar. “Bukan Islam yang dipakai untuk tujuan tertentu yang tidak baik," kata Sylver Matutina.

Link: https://nasional.tempo.co/read/1082066/relawan-jokowi-luncurkan-program-antipolitisasi-masjid

***

Sontak gerakan relawan Jokowi yang dikoordinir Sylver Matutina (Silfester Matutina) mendapat kecaman Umat Islam.

"Yang model relawan-relawan begini sesungguhnya yg membuat Pak @jokowi justru dianggap tidak paham Islam dan suasana kebatinan Umat Islam. Tengok saja statement Relawan berikut, cermin dia tidak paham sama sekali tentang makna Ibadah dalam Islam,"kata Dahnil A Simanjuntak, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, melalui akun twitternya.

DAN TERNYATA... Sylver Matutina (Silfester Matutina) agamanya Katholik!

Hal ini terungkap disampaikan oleh aktivis Muhammadiyah, Musthofa Nahrawardaya yang mengunggah dokumen dari kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan. Dokumen wajib lapor atas nama Silfester Matutina, disitu keterangan agama Katholik.

Dokumen Polres Metro Jakarta Selatan ini terkait laporan dari pihak Tim advokat keluarga Jusuf Kalla yang telah melaporkan Silfester Matutina ke Bareskrim Polri. Silfester dilaporkan karena tudingan soal intervensi JK dalam Pilkada DKI 2017.

Link: https://news.detik.com/berita/3514041/tim-advokat-keluarga-jk-laporkan-silfester-ke-bareskrim

Kenapa Sylver Matutina (Silfester Matutina) agamanya Katholik, bukan Muslim, tapi malah lompat pagar ngrusuhin Masjid Umat Islam???

— Mustofa Nahrawardaya (@NetizenTofa) 23 April 2018

https://t.co/toTqLgXvFR yang model relawan-relawan begini sesungguhnya yg membuat Pak @jokowi justru dianggap tdk paham Islam dan suasana kebatinan Umat Islam. Tengok saja Statement Relawan berikut, cermin dia tidak paham sama sekali tentang makna Ibadah dlm Islam.

— Dahnil A Simanjuntak (@Dahnilanzar) 22 April 2018

Berikut video orasi Sylver Matutina yang menghina JK dan Habib Rizieq dan dilaporkan putra JK ke mabes Polri.

Sumber : PORTAL ISLAM

Koordinator Relawan Jokowi Silver Matutina Penggagas "Antipolitisasi Masjid" Pernah Hina Wapres JK dan Habib Rizieq

Koordinator Relawan Jokowi Silver Matutina Penggagas "Antipolitisasi Masjid" Pernah Hina Wapres JK dan Habib Rizieq


10Berita, "Relawan Jokowi Luncurkan Program Antipolitisasi Masjid" -- demikian headline berita Tempo yang lagi hangat jadi sorotan Umat Islam.

Gerakan Nasional Jutaan Relawan Dukung Joko Widodo atau Jokowi membuat program antipolitisasi masjid. Gerakan Nasional Jutaan Relawan Dukung Joko Widodo atau Jokowi membuat program antipolitisasi masjid. Program itu dilakukan melalui ceramah dan pengajian yang digelar relawan.

"Kami melakukan ceramah soal itu tiap ada pengajian relawan," kata koordinator gerakan, Sylver Matutina di Sarinah, Jakarta Pusat, Ahad, 22 April 2018.

Link: https://nasional.tempo.co/read/1082066/relawan-jokowi-luncurkan-program-antipolitisasi-masjid

https://t.co/toTqLgXvFR yang model relawan-relawan begini sesungguhnya yg membuat Pak @jokowi justru dianggap tdk paham Islam dan suasana kebatinan Umat Islam. Tengok saja Statement Relawan berikut, cermin dia tidak paham sama sekali tentang makna Ibadah dlm Islam.

— Dahnil A Simanjuntak (@Dahnilanzar) 22 April 2018

Sontak gerakan relawan Jokowi yang dikoordinir Sylver Matutina (Silfester Matutina) mendapat kecaman Umat Islam.

"Yang model relawan-relawan begini sesungguhnya yg membuat Pak @jokowi justru dianggap tidak paham Islam dan suasana kebatinan Umat Islam. Tengok saja statement Relawan berikut, cermin dia tidak paham sama sekali tentang makna Ibadah dalam Islam,"kata Dahnil A Simanjuntak, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, melalui akun twitternya.

Siapa Sylver Matutina (Silfester Matutina)?

Ternyata nama Sylver Matutina (Silfester Matutina) pernah bikin heboh saat Pilkada DKI lalu.

Sylver Matutina bahkan pernah dilaporkan oleh putra wapres Jusuf Kalla karena telah memfitnah Jusuf Kalla dalam orasinya.

Putra JK Laporkan Silfester Matutina Terkait Dugaan Fitnah
https://news.detik.com/berita/d-3522270/putra-jk-laporkan-silfester-matutina-terkait-dugaan-fitnah

Dalam orasinya saat demonstrasi di depan Mabes Polri, Senin (15/5/2017), Silvester menuding Wapres JK menggunakan isu SARA untuk memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI Jakarta. Video orasi Silver Matutina berdurasi 2 menit 54 detik itu viral di sosial media.

Selain memfitnah Wapres JK, Sylver Matutina juga memfitnah Habib Rizieq dengan ungkapan "Preman berbaju ulama" dan menuding Habib Rizieq sebagai pengkhianat bangsa.

Putra JK melaporkan Sylver Matutina ke Bareskrim Polri pada 6 Juli 2017, tapi tidak jelas tindak lanjutnya hingga sekarang.

Yang ada malah Sylver Matutina malah kembali bikin resah Umat Islam dengan gerakan "Antipolitisasi Masjid".

Kenapa orang model Sylver Matutina ini tidak ditindak? Dia agamanya apa kok ngrusuhin Masjid umat Islam?

Berikut video orasi Sylver Matutina yang dilaporkan putra JK ke mabes Polri.

[video]

Sumber :Portal Islam 

Dua Pukulan Balik Untuk Relawan Jokowi yang Larang Politik di Masjid

Dua Pukulan Balik Untuk Relawan Jokowi yang Larang Politik di Masjid



10Berita -  Pemilihan presiden tinggal sebentar lagi.

Gerakan Nasional Jutaan Relawan Dukung Joko Widodo menciptakan program antipolitisasi masjid.
"Kami melakukan ceramah soal itu tiap ada pengajian relawan," kata koordinator gerakan, Sylver Matutina di Sarinah, Jakarta Pusat, Ahad ini. Mereka menggagas program untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai tempat ibadah.

Ustaz dan takmir akan berbicara mengenai Islam yang benar. “Bukan Islam yang dipakai untuk tujuan tertentu yang tidak baik."

Relawan juga berupaya menepis isu Jokowi antiislam. Menurut dia Jokowi adalah sosok yang sangat Islami. Jokowi, kata dia, sering membantu acara-acara keagamaan dan tidak pernah lepas salat lima waktu. "Beliau juga jadi sering menjadi imam salat yang baik."

 Menanggapi hal tersebut, warganet bernama Herriy Cahyadi mempertanyakan tentang gagasan mereka.

"Pertama, mereka klaim membuat "pengajian" yang intinya dalam pengajian itu mendukung Jokowi dan memuja-muji Jokowi atas nama "pengajian". "Pengajian relawan", klaim mereka. Pengajian dipakai untuk menjilat Jokowi di saat yang bersamaan mereka tidak mau pengajian lain dipolitisasi. Munafik ga?

Kedua,  mereka yang buat program antipolitisasi masjid ini apakah jamaah masjid? Apakah sering ke masjid? Masjid itu punya umat dan hak umat untuk menggunakannya demi kepentingan umat. Kalau mereka ini urus campur urusan umat, padahal jamaah bukan, ke masjid juga ga pernah, namanya apa ini? Agama selalu dipolitisasi oleh mereka ini. Padahal agama adalah urusan orang," katanya.

Sumber: bersamadakwah

Aparat Diduga Gerah dengan Gerakan Kaos #2019GantiPresiden, Politisi: Over, Menambah Minus Presiden

Aparat Diduga Gerah dengan Gerakan Kaos #2019GantiPresiden, Politisi: Over, Menambah Minus Presiden


10Berita, JAKARTA - Adanya gerakan Kaos #2019GantiPresiden belakangan ini dan cukup viral nampaknya, juga bisa jadi membuat beberapa kalangan pendukung Presiden gerah, tak terkecuali diduga ke aparat kepolisian. Melihat dugaan tersebut, politisi senior MS Ka’ban pun angkat suara dengan mengatakan bahwa laku aparat tersebut berlebihan dan berpotensi tidak kondusif.

“Terlalu over power kalau gegara cetak kaos ganti presiden 2019 kemudian aparat seperti  ‘sweeping’ menciptakan rasa tidak aman dalam berusaha. Bukankah action sweep menambah minus citra pres sendiri. Yuk mikir,” katanya, Sabtu (21/04/2018) malam, di akun Twitter pribadi miliknya.


Selain itu, Ka’ban menyebut bahwa dugaan tersebut dapat pula menciptakan rasa takut kepada masyarakat banyak. “Salah satu unsur perbuatan teror itu menciptakan ‘rasa takut’ gegara cetak kaos ganti pres 2019.

Aparat sweep lalu tercipta ‘rasa takut’, siapa teror siapa. Alangkah indahnya jika saling faham. Peace.”

Menurut Dewan Syuro PBB ini, gerakan kaos nampaknya hal biasa saja jika Presiden tidak menanggapinya. “Cetak kaos ganti presiden 2019 gak ngetop kalau Presiden gak kasih komentar yang kontra produktif. Ini hukum pasar. Harusnya disyukuri karena buka lapangan kerja ditengah lesu lapangan kerja.” (Robi/)

Sumber :voa-islam.com

HEBOH... Warganet: "Begitu antusiasnya anak-anak Turki ingin berfoto dengan Presiden RI 2019-2024" 😍

HEBOH... Warganet: "Begitu antusiasnya anak-anak Turki ingin berfoto dengan Presiden RI 2019-2024" 😍


10Berita,  Kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Turki baru-baru ini bikin heboh sekaligus bikin baper publik tanah air.

Foto-foto Anies saat kunjungan ke Turki viral di sosial media. Menjadi perbincangan warganet.

Selain foto Anies saat disambut istimewa oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, ada pula foto lagi yang bikin heboh warganet.

Foto Anies dengan anak-anak pelajar di Turki yang berebutan minta foto selfie.

"Begitu antusiasnya anak-anak Turki ingin berfoto dengan Presiden RI 2019-2024 @aniesbaswedan," tulis akun @Soldier21216yang membagikan foto di Twitter dengan tagar #2019PresidenBaru.

— Masih Sangat ANU Sekali (@Soldier21216) 22 April 2018

Akun lain yang mengunggah foto Anies adalah @RajaPurwa:

"Duhhh klo liat foto gini gw mah suka kasihan ama cebong, demamnya kambuh! 

Pak @aniesbaswedan jgn suka gtulah... Cebong jg punya perasaan pak 😂

#2019GantiPresiden," kata @RajaPurwa.

"Klau di negeri tetangga presidennya yg sibuk mau potoh bersama 😝," komen @keong_ngebut.

Akun lain menanggapi kans Anies Baswedan jadi Presiden RI 2019.

"firasat ane juga @aniesbaswedan yang bakal jadi RI 1. Cuma nitip @Fahrihamzah jadiin mentri buat bersih bersih Kejaksaan ame Polri,"kata akun @dulukombatan.

— ㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤ (@RajaPurwa) 22 April 2018


Klau di negeri tetangga presidennya yg sibuk mau potoh bersama 😝

— Keong_Ngebut (@keong_ngebut) 22 April 2018


— and-1 (@dulukombatan) 22 April 2018


Rakyat Turki kenalnya sama Presiden Jakarta pic.twitter.com/0qNiD7pT3l

— Eko Widodo (@ekowBoy) 23 April 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Tolak Buruh Impor dari China, May Day Tuntut Cabut Perpres Jokowi-TKA

Tolak Buruh Impor dari China, May Day Tuntut Cabut Perpres Jokowi-TKA


10Berita, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bakal menuntut pencabutan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (Perpres TKA) dan menolak kehadiran TKA buruh kasar dari China dalam perayaan Hari Buruh pada 1 Mei mendatang atau May Day.

"Hampir 1 juta buruh di seluruh Indonesia akan mengadakan aksi dengan salah satu isunya adalah tolak TKA buruh kasar dari Cina dan cabut Prepres Nomor 20 Tahun 2018," kata Presiden KSPI Said Iqbal melalui pesan singkat, seperti dilansir koran Republika, Senin (23/4/2018).

Said mempertanyakan kehadiran TKA buruh kasar dari Cina ke Indonesia. Hal itu dinilainya melenceng dari tujuan investasi masuk ke Indonesia, termasuk dari Cina, yaitu untuk mengurangi angka kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja baru bagi rakyat Indonesia.

Akan tetapi, investasi itu kata dia berpotensi tidak memberikan manfaat untuk pekerja lokal, apabila pekerja lokal tidak bisa bekerja di pabrik atau perusahaan dari Cina tersebut.

"Hal itu bisa saja terjadi, kalau lapangan kerja baru tersebut diisi oleh TKA buruh kasar dari Cina," lanjut Said Iqbal.

Menurut Said, terhadap keberadaan TKA buruh kasar dari Cina pemerintah juga seharusnya lebih menekankan pada aspek penegakan hukum dibandingkan dengan menerbitkan Perpres Nomor 20 tahun 2018.

Said menduga, Perpres Nomor 20 tahun 2018 berkaitan dengan perhelatan pemilu legislatif dan pemilu presiden di 2019.

"Kalau memang tidak ada kaitannya dengan Pileg dan Pilpres 2019, maka sebaiknya Presiden Joko widodo mencabut Perpres Nomor 20 tahun 2018," tegas Said.

Sebab, dalam Perpres Nomor 20 tahun 2018 tersebut tidak mencantumkan secara tegas kewajiban bagi TKA untuk melakukan transfer pekerjaan dan pengetahuan terhadap pekerja Indonesia.

Selain itu, dalam Perpres tersebut juga tidak dicantumkan kewajiban TKA didampingi 10 orang pekerja lokal untuk kepentingan transfer of job dan transfer of knowledge tersebut.

"KSPI dengan advokasi Prof Yusril Ihza Mahendra sedang mempersiapkan judicial review ke MA terhadap Perpres Nomor 20 rahun 2018 tentang TKA tersebut," kata Said.

Untuk Hari Buruh atau May Day, menurutnya hampir 1 juta buruh akan mengikuti peringatan tersebut di 25 Provinsi dan lebih 200 kabupaten/kota.

Khusus di Jabodetabek, kata Said, terdapat sekitar 150 ribu buruh KSPI yang akan melakukan aksi May Day di depan Istana Kepresidenan dan berlanjut di Istora Senayan.

"Di Istora Senayan akan dilakukan pidato penyampaian tuntutan tentang isu buruh dan deklarasi calon Presiden 2019 yang didukung buruh Indonesia," katanya.

Sumber :Portal Islam