OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Minggu, 27 Mei 2018

KTP Sumsel Berserakan di Jalanan Bogor, Mardani: Masyarakat Bisa Curiga Ada Motif Pilkada Serentak

KTP Sumsel Berserakan di Jalanan Bogor, Mardani: Masyarakat Bisa Curiga Ada Motif Pilkada Serentak



10Berita, JAKARTA -Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) segera melakukan audit terhadap standar operasi prosedur (SOP) pengiriman KTP elektronik dan harus diungkap ke publik hasilnya.

“Kemendagri harus segera audit SOP pengiriman EKTP dan diungkap ke publik hasilnya, bila menganggap hal ini sepele masyarakat bisa mencurigai ada motif apa jelang Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019,” kata Mardani, dalam keterangan tertulis yang diterima Voa Islam, Ahad (27/5/2018).

Mardani mengatakan Komisi II DPR juga akan memanggil Kemendagri kusus dalam kasus ini. 

Legislator Fraksi PKS ini mengungkapkan keanehan dalam kasus ini karena menurutnya tidak seharusnya EKTP warga Sumatera Selatan (Sumsel) berjatuhan di wilayah Jawa Barat (Jabar). 

Ada tiga poin yang dikritisi penggagas gerakan #2019GantiPresiden dalam Kasus ini. 

Pertama, menurutnya, ini merupakan bentuk keteledoran.“Pemerintah harus mengakui ini bentuk keteledoran, Disaat masyarakat banyak kesulitan dapat E-ktp tiba-tiba ada banyak E-KTP berserakan di jalan raya di Bogor,” ujar Mardani. 

Kedua, menurut pemerintah mengenai EKTP yang ditemukan tercecer di Bogor berdasarkan penjelasan Dirjen Dukcapil bahwa itu merupakan E-KTP rusak. “Nah ini juga harus dijelaskan serius oleh pemerintah mengenai kebenarannya. Karena setahu saya alat perekam dan pencetaknya ada di Kelurahan atau kecamatan,” ujar dia. 

Selain itu, E-KTP itu beralamat di Sumatera Selatan. Perlu diaudit bagaimana E-KTP rusak punya Sumsel adanya di Jabar. Mardani menilai kalau ada kesalahan mestinya E-KTP tersebut dihancurkan di tempat.

“Dan untuk apa EKTP rusak dikumpulkan?” ungkapnya. 

Ketiga, dalam situasi yang mendekati Pilkada serentak, kasus ini menimbulkan prasangka di kalangan masyarakat. Harus dilakukan investigasi dan audit menyeluruh.

“Ini bukan masalah kecil,” tegas Mardani. 

Oleh karena itu, Ketua DPP PKS ini meminta Kemendagi untuk Segera lakukan penyelidikan fokus di audit dan transparan. “Karena seperti diketahui fungsi E-KTP sangat vital jelang pilkada/pemilu,” ujarnya. 

Mardani Berhadap Kemendagri serius menyelediki dan menyelesaikan masalah ini, “Jika tidak ada keseriusan menyelesaikan temuan masalah E-KTP ini, jangan salahkan masyarakat akan menilai Kemendagri gagal menangani bukti tercecernya E-KTP,” pungkasnya.* [Syaf/]

Sumber :voa-islam.com

Kemampuan Reformasi Muhammad bin Salman Diragukan

Kemampuan Reformasi Muhammad bin Salman Diragukan


Putra Mahkota Arab Saudi. (aa.com.tr/ar)

10Berita – New York. Surat kabar New York Times, menyeru pemerintah Arab Saudi untuk segera membebaskan aktivis perempuan yang ditangkap dalam dua pekan terakhir.

Selain itu, surat kabar juga meragukan kemampuan Putra Mahkota Saudi dalam menjalankan reformasi.

Pangeran Muhammad bin Salman disebut tidak bisa menerima kritikan pemuka agama soal izin mengemudi bagi wanita. Menurut NYT, hal itu semakin menyulitkan bagi Bin Salman untuk memenuhi janjinya yang lain.

NYT melanjutkan, Bin Salman sering mengancam agenda reformasinya sendiri. Padahal selama ini ia selalu berusaha menampilkan citra baru negaranya.

Penangkapan yang dilakukan tahun lalu juga menjadi sorotan. Seperti diketahui, sejumlah pengeran, pebisnis dan dai moderat ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Lebih lanjut, penangkapan terhadap aktivis perempuan menunjukkan situasi politik Saudi yang sebenarnya. Putra Mahkota berharap menampilkan citra Saudi yang menghormati hak-hak wanita dalam pencabutan larangan mengemudi. (whc/)

Sumber : dakwatuna

Rakyat Malaysia Urunan Bayar Utang Negara, Mungkinkah Langkah yang Sama Dilakukan di Indonesia?

Rakyat Malaysia Urunan Bayar Utang Negara, Mungkinkah Langkah yang Sama Dilakukan di Indonesia?

Dokumen Galamedianews.com

10Berita, WARGA Malaysia membuat gerakan patungan untuk membantu melunasi utang pemerintah. Gerakan ini dinamai "Please Help Malaysia!".

Mengingat tingginya utang Indonesia, apakah mungkin masyarakat Indonesia bisa mengikuti ide negara tetangga tersebut ?

Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira berpendapat, sejatinya tidak ada yang salah dengan ide rakyat Malaysia. Tidak menutup kemungkinan juga kalau masyarakat Indonesia meniru cara rakyat Malaysia membantu pemerintah melunasi utang.

"Ide nya bisa ditiru dengan membuat crowdfunding pelunasan utang. Meskipun hasilnya tidak seberapa dibandingkan total utang pemerintah yang akan dilunasi tapi ini bagian dari pencerdasan publik terutama generasi muda," kata dia, Sabtu (26/5/2018).

Bhima menjelaskan, masyarakat bisa saja melakukan patungan dengan memanfaatkan aplikasi Fintech crowdfunding. Dia mengatakan, banyak pemain yang siap memfasilitasi.

"Contohnya bisa menggandeng salah satu pemain besar misalnya Kitabisa.com atau crowdfunding lain yang memiliki legalitas hukum dan diawasi oleh regulator," tambahnya.

Menurutnya, utang dalam jangka panjang tidak bisa menjadi stimulus perekonomian. Justru tumpukan utang tersebut bisa menjadi beban bagi generasi mendatang.

"Jika pemerintah berutang dalam jumlah besar sekarang, kedepannya akan dilunasi dari pajak generasi selanjutnya. Jadi model pengelolaan utang seperti itu harus dikurangi," imbuhnya.

Untuk diketahui, Publik di Malaysia melakukan gerakan penggalangan dana untuk membantu Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad memangkas utang negara yang telah mencapai RM1 triliun atau sekitar Rp3.595 triliun.

Gerakan publik ini diprakarsai oleh seorang praktisi hukum di Sisters in Islam (SIS) bernama Nik Shazarina Bakti. Dia meluncurkan, gerakan penggalangan dana dengan nama "Please Help Malaysia!" di situs GoGetFunding.

Kampanye "Please Help Malaysia!" di GoGetFunding telah berhasil mengumpulkan dana hampir USD3.600 dari target USD100.000 dengan 92 pendukung.

Pada halaman tersebut, Shazarina mengatakan semua hasil penggalangan dana akan disalurkan ke pemerintah pada akhir kampanye.

Dia akan memperbarui ringkasan akun PayPal setiap hari dan mengunggah bukti dari dana yang disalurkan ke pemerintah di saat waktunya tiba.

Kampanye ini dijadwalkan akan berjalan hingga Selasa, 31 Juli 2018.

Sumber : Galamedianews

Buka Bersama KAHMI, Gatot Nurmantyo Jadi 'Provokator'

​Buka Bersama KAHMI, Gatot Nurmantyo Jadi 'Provokator'

10Berita, Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo (kiri) bersama politisi senior Partai Golkar sekaligus mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Akbar Tandjung (kanan) saat buka bersama KAHMI di kediaman Akbar, Jakarta, Sabtu (26/5/2018). FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, mengajak umat Islam bersatu. Bahkan, dirinya siap menjadi "provokator" untuk merealisasikan seruannya itu.

"Memang berat, karena banyak yang tidak suka umat Islam bersatu. Pada kesempatan ini, saya jadi 'provokator'. Ayo, buktikan kalau bisa satukan umat," ujarnya saat mengikuti buka bersama dan bersilaturahmi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di kediaman politisi senior Partai Golkar, Akbar Tandjung, Jakarta, Sabtu (26/8/2018).
Gatot menyerukan demikian, lantaran umat Islam tertinggal jauh dengan kelompok lainnya. Begitu jawabannya saat ditanya tentang ketertinggalan Indonesia, yang mayoritas muslim.
"Saya jawab, karena salah umat Islamnya sendiri. Umatnya besar, punya partai berasas Islam, punya ormas, tapi tidak ada yang bersatu," jelas mantan Kepala Staf TNI Angkata Darat (KSAD) itu.
Karenanya, Gatot mengajak KAHMI yang anggotanya tersebar di semua partai menyampaikan, agar umat Islam bersatu. "Koalisi umat untuk rakyat Indonesia??. Jangan bicara dulu siapa capres-cawapres, kumpul dulu sebagai koalisi yang benar," tukas dia.

Sumber :Voa-islam.com 

Video Hot Interview (2): Lagu #2019GantiPresiden Pesanan Partai Politik & Plagiat ?

Video Hot Interview (2): Lagu #2019GantiPresiden Pesanan Partai Politik & Plagiat ?




10Berita, BEKASI  - Semakin terkuak apa motif dari Sang Alang, pencipta lagu #2019GantiPresiden yang lagi heboh di jagat maya tanah air.

Banyak yang menilai lagu #2019GantiPresidenkarangan Sang Alang ini pesanan partai politik dan bahkan ada yang menilai plagiat dari lagu Robbie Williams berjudul Betterman. Apakah benar?

Kepada Voa-Islam, kemarin, Kamis 924/5/2018) Sang Alang yang juga pengusaha sukses, musisi dan petani asal Betawi Kemayoran ini membuka segalanya, ia sembari berkelakar, "Lu daripada ribut-ribut saling ejek, genk cebong lah, genk kampret lah, genk kalajengking lah, lu ga kreatif amat. Karena Gue musisi, makanya Gue bikin lagu" jelas Sang Alang seperti ia jelaskan di Video pertama 

Hahahaha,... Demi Allah, ini saya lagi puasa ya. Lagu itu kegelisahan saya, ga ada pesanan partai politik manapun.


Lagu #2019GantiPresiden ini juga bentuk sayang dan perhatian kepada pemerintah, menurut Sang Alang, ini cara dia cinta pada Pemerintah, "Jika pemerintah ingin 2 Periode, perbaiki kegelisahan rakyat yang tersurat pada lirik lagu #2019GantiPresiden. Ini bentuk perhatian Gue pada pemerintah, gue kubu umat Islam yang mencintai pemimpinnya" imbuhnya lagi.

Sedangkan pada video kedua ini, Sang Alang ditanya mengenai rumor bahwa Lagu #2019GantiPresiden adalah pesanan partai politik tertentu dan bahkan ada yang menuding lagu tersebut menjiplak karya penyanyi luar negeri.

"Hahahaha,... Demi Allah, ini saya lagi puasa ya. Lagu itu kegelisahan saya, ga ada pesanan partai politik manapun. Saya bikin secara mendadak saat bertandang ke studio musik milik musisi lawas Stinky, tapi kalo nanti ada yang suka sama lagu saya dan mengundang saya, ya itu rejeki anak shalih, hahahaha..." yakin Sang Alang.

Sang Alang mengurai juga, bahwa liriknya juga tak ada yang hoax, "Semua ada kok di media, sudah terjadi ada pada pemberitaan semua, ada referensinya, bukan karangan. Saya cuman merangkai aja kok bikinin lagu. Itu Pesan dan ucapan seorang Menteri, Kepala BUMN, gitu." tambah musisi lawas yang kini berbisnis.

Ketika ditanya soal menjiplak lagu Betterman milik Robbie Williams, "Lagu ini dibuat untuk rakyat Indonesia, bukan untuk mendengki," tutupnya pada Voa-Islam.com. 

Selengkapnya Video Wawancara Sang Alang pencipta lagu kritik #2019GantiPresiden 

----------------

Berikut lirik lagu “#2019GantiPresiden”

Dulu kami hidup tak susah, Mencari kerja sangat mudah

Tetapi kini, pengangguran, Semakin banyak gak karuan

10 juta lapangan kerja, Tetapi bukan untuk kita

Kerja, kerja, kerja, buruh asing yang kerja

Anak-anak bangsa tetap nganggur aja

 

Di sana sini orang menjerit, Harga-harga selangit

Hidup yang  yang sulit, Sembako naik, listrik naik

Di malam buta, BBM ikut naik (Buset)

 

Pajak mencekik usaha sulit, Tapi korupsi subur penguasanya makmur

Rumah rakyat kau gusur, nasib rakyat yang kabur

Awas, awas, kursimu nanti tergusur

Beban hidup kami sudah gak sanggup, Pengennya cepet-cepet tahun depan

2019 ganti Presiden

Kuingin Presiden yang cinta pada rakyatnya

2019 ganti Presiden

Ku ingin Presiden yang tak pandai berbohong

 

2019 ganti Presiden

Ku ingin Presiden yang cerdas, gagah perkasa

2019 ganti Presiden

Bukan Presiden yang suka memenjarakan Ulama dan rakyatnya

(Cabe mahal – tanam sendiri

Daging mahal – makan bekicot

Listrik mahal – cabut meteran

Beras mahal – ditawar dong)

Itulah lirik dari lagu #2019GantiPresiden. Bagaimana menurut anda?

[adivammar/]

Sumber :voa-islam.com

Video Hot Interview 1: Sang Alang Pencipta Lagu #2019GantiPresiden

Video Hot Interview 1: Sang Alang Pencipta Lagu #2019GantiPresiden



10Berita, BEKASI  - Yes, Ini wawancara perdana Sang Alang di media secara lengkap tentang kisah dibalik viralnya lagu 2019 Ganti Presiden!

Terungkap!! Viralnya lagu #2019GantiPresiden ternyata tidak disengaja oleh pencipta aslinya, bukan John Paul Ivan gitaris Boomerang, melainkan seorang petani, musisi dan juga seorang pengusaha ini.

Dialah Sang Alang, atau Johni Alang, warga Bekasi ternyata pencipta asli lagu #2019GantiPresiden yang dibuatnya secara mendadak saat diundang bertandang ke studio musik milik musisi grup Stinky di bilangan Galaxy, Kota Bekasi.

Wawancara eksklusif Voa-Islam TV ini mengungkap apa motif Sang Alang membuat lagu itu 2019 Ganti Presiden ini, Kamis (24/5/2018).

Proses penciptaan lagu pun terbilang singkat, dan langsung di mixing di studio milik kolega Sang Alang, "Jadi ceritanya unik, Saya diundang teman musisi lama grup Stinky yang kebetulan dekat kantor saya." ujarnya membuka pembicaraan kepada tim Redaksi Voa-Islam.com.

Mixing lagu #2019GantiPresiden seperti diakui Sang Alang, adalah lagu pertamanya yang paling singkat dibuat, padahal ia sudah menjadi musisi lebih dari 20 tahun.

"Ini lagu saya yang paling cepat dibuat, mulai habis ashar, dan selesai proses mixing dan balancing jam 12 malam." ungkapnya kepada awak Voa-Islam TV yang diteman Mualaf Hindu Bali yang juga mantan musisi Dewa Putu Sutrisna atau Dewa Putu Adhis.

Uniknya lagi, pertemua dua musisi ini, Sang Alang dan Dewa, membuat kolaborasi keduanya, padahal Dewa sudah setahun hijrah dan meninggalkan dunia musik.

Lu daripada ribut-ribut saling ejek, kubu cebong lah, kubu kampret lah, kubu kalajengking lah, ga kreatif amat. Karena Gue musisi, makanya Gue bikin lagu ini yang memang dari kisahnya" 


"Ga apa-apa, untuk lagu Sang Alang, #2019GantiPresiden, saya akan mengiringi Sang Alang bernyanyi untuk membela rakyat" seloroh Dewa sembari mencoba-coba kunci lagu milik Sang Alang.

Ketika ditanya apa alasan Sang Alang membuat lagu fenomenal ini, ia berkelakar, "Lu daripada ribut-ribut saling ejek, kubu cebong lah, kubu kampret lah, kubu kalajengking lah, ga kreatif amat. Karena Gue musisi, makanya Gue bikin lagu ini yang memang dari kisahnya" tambah Sang Alang yang tiap weekend menghabiskan waktu menjadi petani dan merasakan kegetiran ketika pemerintah impor beras ini.

Lagu ini juga bentuk sayang dan perhatian kepada pemerintah, menurut Sang Alang, ini cara dia cinta pada Pemerintah, "Jika pemerintah ingin 2 Periode, perbaiki kegelisahan rakyat yang tersurat pada lirik lagu #2019GantiPresiden. Ini bentuk perhatian Gue pada pemerintah," tutupnya.

Simak Wawancara Eksklusif Hanya di Voa-Islam TV, media pertama yang mewawancarai Sang Alang khusus untuk pembaca setia Voa-Islam dan rakyat Indonesia

Berikut lirik lagu “#2019GantiPresiden”

=============================

Dulu kami hidup tak susah, Mencari kerja sangat mudah

Tetapi kini, pengangguran, Semakin banyak gak karuan

10 juta lapangan kerja, Tetapi bukan untuk kita

Kerja, kerja, kerja, buruh asing yang kerja

Anak-anak bangsa tetap nganggur aja

 

Di sana sini orang menjerit, Harga-harga selangit

Hidup yang  yang sulit, Sembako naik, listrik naik

Di malam buta, BBM ikut naik (Buset)

 

Pajak mencekik usaha sulit, Tapi korupsi subur penguasanya makmur

Rumah rakyat kau gusur, nasib rakyat yang kabur

Awas, awas, kursimu nanti tergusur

Beban hidup kami sudah gak sanggup, Pengennya cepet-cepet tahun depan

2019 ganti Presiden

Kuingin Presiden yang cinta pada rakyatnya

2019 ganti Presiden

Ku ingin Presiden yang tak pandai berbohong

 

2019 ganti Presiden

Ku ingin Presiden yang cerdas, gagah perkasa

2019 ganti Presiden

Bukan Presiden yang suka memenjarakan Ulama dan rakyatnya

(Cabe mahal – tanam sendiri Daging mahal – makan bekicot Listrik mahal – cabut meteran Beras mahal – ditawar dong) Itulah lirik dari lagu #2019GantiPresiden.

[adivammar/]

Sumber :voa-islam.com

CBA; Pencitraan Jokowi Kuras Duit Negara

CBA; Pencitraan Jokowi Kuras Duit Negara

10Berita – Selain mewacanakan tema revolusi mental, Presiden Jokowi dalam hal penggunaan anggaran juga sering menggembar-gemborkan istilah money follow program.

Namun sayang, dalam perjalanannya istilah yang digaungkan Jokowi hanya tinggal jargon semata.

Center for Budget Analysis (CBA) melihat bukannya money follow program yang berjalan melainkan APBN digunakan untuk meningkatkan citra Jokowi dan menguras keuangan negara.

Koordinator Investigasi CBA, Jajang Nurjaman memaparkan, pertama, dalam dua tahun terakhir 2017 dan 2018 Pemerintah Jokowi menjalankan program mirip Bantuan Langsung Tunai (BLT) di era SBY, yakni bagi-bagi sembako yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 21,2 miliar. Padahal sebelumnya Jokowi sempat menyindir program tersebut tidak mendidik.

“Namun apa lacur mendekati tahun politik Joko Widodo seperti menelan ludahnya sendiri dengan program bagi-bagi sembako,” ujarnya.

Kedua, lanjut Jajang, menjelang lebaran. Jokowi mengeluarkan PP No 20 tahun 2018 tentang tunjangan hari raya yang diperuntukkan bagi pimpinan dan pegawai nonpegawai negeri sipil lembaga nonstruktural. Tidak tanggung-tanggung anggaran yang digelontorkan Jokowi sebesar Rp 35,7 triliun naik 68,9 persen dibandingkan THR tahun sebelumnya.

Sebagai catatan, THR yang dibagikan Jokowi dalam porsinya hanya dinikmati pimpinan, Misalnya pimpinan lembaga nonstruktrural (LNS) bisa memperoleh THR sampai Rp 24,980 juta, sedangkan untuk pegawainya hanya memperoleh Rp 3,401 juta.

Tidak berhenti sampai sini, kata Jajang, Jokowi melalui Menteri Keuangan, Sri Mulyani juga akan memberikan THR sebesar Rp 440 miliar untuk pegawai honorer di tingkat kementerian pemerintahan pusat. 

“Sedangkan honorer di tingkat pemerintah daerah yang betul-betul mengabdi kepada negara selama ini hanya gigit jari,” imbuh Jajang.

Dalam program THR ini, menurut CBA selain akan menguras keuangan negara, realisasinya hanya akan menghasilkan ketidakadilan bagi kelompok lainnya yang selama ini jelas-jelas mengabdi kepada negara dan masyarakat. “Misalnya guru honorer dan honorer di pemerintah daerah,” terangnya. ()

Sumber :rmol

Ketauan!!! Kerja Cuma Koki, TK Aseng Ditulis Jabatannya Manager Produksi

Ketauan!!! Kerja Cuma Koki, TK Aseng Ditulis Jabatannya Manager Produksi

10Berita – Jajaran Imigrasi Klas II Entikong bersama Tim Satgas TKA Provinsi Kalbar, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap tenaga kerja asing (TKA) pada Kamis (24/5) siang.

Kali ini inpeksi menyasar perusahaan tambang PT. Bintang Barito Jaya (BBJ) di perbatasan Desa Sungai Tekam dan Desa Malenggang Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau.

Sidak dipimpin langsung Kepala Imigrasi Klas II Entikong, Herry Prihatin. Menggunakan empat unit mobil, petugas mendatangi lokasi perusahaan tambang emas milik Mr. Liu, warga negara Tiongkok yang bekerja sama dengan WNI tersebut.

Setibanya di sana, petugas menemukan 30 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok. Satu di antaranya perempuan.

Diberitakan Rakyat Kalbar, setelah didata anggota Tim Satgas TKA Kalbar, petugas menemukan ketidak sesuaian antara dokumen dengan jenis pekerjaan para TKA.

Untuk mendata, petugas juga terpaksa menggunakan jasa penerjemah, lantaran tak satupun dari mereka yang mengerti bahasa Indonesia.

“Ketidak sesuaian antara jabatan dengan pelaksanaanya,” ujar Anggota Satgas UPT Satgas TKA Provinsi Kalbar, Giri Pratiknyo usai sidak.

“Mereka itu kata dia, sebutannya pekerja kasar. Sebenarnya jumlah mereka 31 orang. Tapi satu orang katanya sedang ke Pontianak,” jelasnya.

Salah satu contoh ketidak sesuaian antara dokumen dan jenis pekerjaan adalah ketika petugas memeriksa dokumen salah seorang TKA. Di dokumennya tertulis sebagai manajer produksi. Tapi kenyataannya hanya koki di perusahaan tersebut.

Lantaran tak sesuai, Giri kemudian meminta TKA tersebut segera dikeluarkan dari lokasi kerja di PT BBJ. Pihaknya sudah ingatkan dengan manajemennya. Surat resmi juga akan dikirim. “Dalam satu atau dua hari harus keluar,” tegasnya.

Untuk memastikan bahwa TKA tersebut keluar dari lokasi PT BBJ, pihaknya akan turun langsung ke perusahaan. “Nanti kita akan turun lagi sekalian membawa surat tadi,” janji Giri.

Ditambahkan Kepala Imigrasi Klas II Entikong Herry Prihatin, TKA di PT BBJ sebenarnya mengantongi dokumen lengkap. Akan tetapi berdasarkan keterangan dari Satgas TKA Kalbar, jabatan mereka tidak sesuai.

“Dokumen lengkap, seperti izin tinggal Imigrasi, izin kerja juga lengkap. Tadi sudah ditemukan jabatanya tidak sesuai,” katanya.

Untuk itulah lanjutnya, kesimpulan dari Satgas TKA memberikan waktu beberapa hari untuk diperbaiki administrasinya.

“Tadi ada kesepakatan, berhubung tidak ada penginapan terdekat maka dikasih waktu beberapa hari untuk diperbaiki administrasinya lagi, mereka (TKA) itu tak boleh kerja di situ lagi sebelum direvisi,” terang Herry. (pjs)

Sumber : Eramuslim

TERCYDUK! Akun @gm_gm Sebar HOAX Foto Buka Puasa di Hannover, Padahal itu di Istanbul Turki

TERCYDUK! Akun @gm_gm Sebar HOAX Foto Buka Puasa di Hannover, Padahal itu di Istanbul Turki


10Berita, Belakangan Sosial Media dihebohkan dengan foto dengan caption “Buka puasa terpanjang didunia di Hanover, Jerman, 10.2 km, jumlah meja 10.200 bh dan dihadiri oleh 42.100 orang yg berbuka puasa, masuk Guiness Book World Record”.

Foto itu juga diposting Goenawan Mohamad (@gm_gm) dengan pakai embel-embel Toleransi.

Carilah ilmu sampai ke negeri Cina dan gak ada salahnya belajar toleransi dari negeri Jerman. Dlm bangsa yg mayoritasnya Kristen itu, buka puasa dilakukan terbuka. Di Hannover, deretan meja makan sampai sepanjang 10 km lebih. pic.twitter.com/n1EqZyoxwi

— goenawan mohamad (@gm_gm) 27 Mei 2018

"Carilah ilmu sampai ke negeri Cina dan gak ada salahnya belajar toleransi dari negeri Jerman. Dlm bangsa yg mayoritasnya Kristen itu, buka puasa dilakukan terbuka. Di Hannover, deretan meja makan sampai sepanjang 10 km lebih," tulis Goenawan Mohamad di akun twitternya @gm_gm, Minggu (27/5/2018).

Link: https://twitter.com/gm_gm/status/1000589023822299137

Entah darimana SUMBER FOTO kok diklaim buka puasa di jalanan Hannover Jerman. Udah gitu pake jualan isu-isu Toleransi.

Setelah ditelusuri portal-islam.id, foto ini sebenarnya adalah BUKA PUASA yang berlokasi di Istanbul Turki tahun 2010 yang masuk Guiness Book World Record saat itu.

ESENLER’DE REKOR İFTAR
SÜLEYMAN KAYA İstanbul DHA

Esenler Belediyesi’nce Guinness Rekorlar Kitabı’na girmek için düzenlenen iftarda, uzunluğu 10 kilometreyi bulan 7 bin 20 masada, 41 bin 120 kişi birlikte orucunu açtı.

Rekor Buka Puasa di kota Istanbul masuk Guiness Book World Record, panjang 10 km, diikuti 42 ribu orang

Link: http://www.milliyet.com.tr/esenler-de-rekor-iftar/guncel/haberdetayarsiv/11.09.2010/1279724/default.htm

NB: Ada pula situs yang menyebut itu di Alexandria Mesir tahun 2015. Dan jelas itu juga keliru.

Sumber :Portal Islam 

Biadab! Napi Muslim Diberi Makan Daging Babi Selama Ramadhan

Biadab! Napi Muslim Diberi Makan Daging Babi Selama Ramadhan

10Berita, Hakim Federal memberi perintah dan memaksa penjaga penjara di Alaska berhenti memberi makan daging babi kepada tahanan Muslim.

Tahanan muslim di penjara tersebut mendapat makan daging babi. Bahkan daging babi menjadi makanan utama bagi para narapidana selama bulan puasa.

Dilansir dari AFP, The Council on American-Islamic Relations atau Dewan Persatuan Amerika-Islam (CAIR) mengajukan gugatan pada Selasa (23/5).

Mereka mengklaim bahwa Anchorage Correctional Complex melanggar larangan konstitusional. Mereka juga mengatakan bahwa hukuman tersebut adalah kejam dan tidak biasa.

CAIR menyatakan bahwa Pengadilan Distrik AS untuk Alaska telah mengabulkan permintaan mereka untuk menyediakan makanan yang sehat dan sesuai pedoman.

“CAIR telah melaporkan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, menargetkan Muslim Amerika dan anggota kelompok minoritas lainnya sejak pemilihan Donald Trump sebagai presiden,” kata organisasi yang berbasis di Washington, CAIR dalam sebuah pernyataan mereka.

Muslim di Anchorage berpuasa selama 18 jam sehari. Kalori yang diberikan maksimal hanyalah 1.100 per hari, padahal kalori yang direkomendasikan adalah 2.500.

Apalagi, paket yang diberikan untuk narapidana adalah makanan yang mengandung daging babi. Padahal daging babi dilarang oleh Islam, sehingga nilai gizi makanan tidak mencukupi.

CAIR mengatakan, perlakuan itu bertentangan dengan undang-undang tentang beragama dan melanggar hak amandemen pertama dan 14 untuk perlindungan yang sama dan kebebasan beragama secara bebas. Namun, pihak Alaska tidak memberikan komentar hingga saat ini.

Sumber: pojoksatu.id