02 Dituduh Diskriminatif Beasiswa Untuk Pengahafal Al-Quran, Gubernur Aher Dibela Netizen

Seorang peneliti dari LIPI Syamsuddin Haris yang selama ini dikenal pendukung Jokowi-Ahok langsung menuduh pemda Jabar sebagai "negara dalam negara".
"Pemda Jabar kok seperti negara dlm negara. Ini keterlaluan jika benar hafal Quran jadi syarat utk dapat beasiswa. @aheryawan @ridwankamil," kicau Syamsuddin Haris di akun twitternya @sy_haris, Selasa (4/10/2016).
Mendapat "tuduhan" (bukan pertanyaan) seperti ini, Gubernur Aher membalas:
"Tdk ada diskriminasi, kami berencana beri beasiswa kpd mhs yg berprestasi..hapalan Quran hanya salah satu prestasi saja. Bukan syarat..," jawab Aher melalui akun twitternya @aheryawan.
Dalam sebuah surat dari rektorat Universitas Padjadjaran, Bandung, perihal beasiswa pemerintah pemprov Jabar yang beredar di media sosial, terungkap bahwa:
Adapaun persyaratan khususnya adalah:
1. Mahasiswa yang mempunyai KTP dan KK Jawa Barat
2. IPK untuk program S1 minimal 3,00 dan S2/S3 3,25
3. Prioritas mahasiswa berprestasi di bidang hapal Al Quran minimal 5 juz, olahraga, seni budaya, Sains, Teknologi dan Komunikasi, dibuktikan dengan sertifikat dari pihak berwenang
4. Surat keterangan sehat dari puskesmas/rumah sakit

APA YANG SALAH dengan "Prioritas mahasiswa berprestasi di bidang hapal Al Quran minimal 5 juz, olahraga, seni budaya, Sains, Teknologi dan Komunikasi"?
Kok seorang pengamat LIPI langsung menuduh "Jabar negara dalam negara"?
Tak ayal banyak netizen yang membela Gubernur Aher dari tuduhan pengamat Syamsuddin Haris ini.
"@aheryawan @sy_haris anda anti PKS atau anti dgn para Hafiz Qur'an? Dmn keberatan anda klu Hafiz Qur'an di ksh beasiswa? Anda muslim gak?" cuit DR @Umar_Hasibuan,
Mantan staf khusus Mendagri era SBY ini melanjutkan:
"@aheryawan @sy_haris bro anda jangan merasa sok pinter saya juga alumi Doktor Ilmu Politik UI sama seperti anda."
"@aheryawan @sy_haris sebagai pengamat yg intelek harusnya anda tanya baik2 jangan langsung nyinyir bilang negara dalam negara."
"@aheryawan @sy_haris coba lu tanya apa Gubernur NTB gak punya program beasiswa buat Hafiz Qur'an Haris? Lu protes gih sono Gub lu."
"@aheryawan @sy_haris klu Gubernur Dari PDIP buat program hafiz Qur'an lu ributin gak Haris?Knp sih lu nyinyir bgt sm program Hafiz Qur'an?"
"@aheryawan @sy_haris yg nyiyir dan bully Gub Jabar ttg beasiswa buat Hafiz Qur'an gua lawan. Maju trus kang Aher."
Netizen lain Toto Raharjo @trah1967 berkomentar:
"@aheryawan @sy_haris Ngaku Muslim tp bangga klu nyerang kebijakan utk penghafal AlQuran. Tuh si Jkw, Hoak, KPK perlu dikritisi."
Sumber: PortalPiyungan