03
Yang Dilaporkan Ahok, Kenapa Jokowi yang Sibuk, Takut dan Panik?
10Berita-Semenjak Ahok dilaporkan ke pihak kepolisian karena kasus penistaan Agama Islam yang dilakukannya menimbulkan ragam aksi yang dilakukan Jokowi. Ada yang heran kenapa harus Jokowi yang sibuk?
Penilaian itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang melihat Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti tim sukses (Timses) Ahok yang sibuk roadshow ke sejumlah organisasi keagamaan usai Aksi Bela Islam pada 4 November 2016.
“Kok yang dilaporkan Ahok, yang sibuk Presiden. Sebenarnya kasihan juga Presiden-nya,” ujar Fadli Zon saat berdialog dengan jajaran redaksi KORAN SINDO danSINDOnews.com di Gedung SINDO, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016).
Selain itu, Jokowi tampak seperti kebingungan dalam menyelesaikan kasus Ahok. Hal ini terbukti dengan kaburnya Jokowi saat jutaan massa demo ke Istana Merdeka pada 4 November yang lalu.
“Sangat disesalkan sikap presiden yang mewakilkan kepada Wakil Presiden,Jusuf Kalla, Menkopolhukam Wiranto dan Menteri Agama Lukman Hakim untuk menemui rakyatnya. Ini jelas melecehkan dan merendahkan wibawa Presiden itu sendiri,” papar Pangi saat dihubungi Okezone, Jakarta, Sabtu (5/11/2016).
Ia mengatakan bahwa kunjungan kerja meninjau bandara bisa diwakilkan oleh para menteri yang terkait. “Jadi agak terkesan menghindar dan takut menemui rakyatnya,” lanjut dia.
Setelah Sibuk dan Takut, Jokowi pun terlihat Panik. Hal ini bisa dilihat dari pernyataannya ketika menyambangi Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Cijantung, Jakarta Timur.
Jokowi mengatakan, tujuannya ke Markas Kopassus tersebut untuk memberikan pengarahan. Selain itu, dia juga ingin melihat kesiapan satuan Sandiyudha, Para Komando dan Gultor.
“Ini merupakan pasukan cadangan yang dalam keadaan emergency, dalam keadaan darurat, bisa saya gerakkan,” kata Jokowi di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (10/11/2016), dilansir detik.com
Politikus Partai Demokrat, Ulil Abshar Abdalla, menanggapi kunjungan Jokowi ke Markas Kopassus tersebut dan menyebut Jokowi seperti orang panik.
“Nggak ada yang mau kudeta, tapi kok Jokowi kelihatan ‘panik’ memasang kuda-kuda politik secara ‘agresif’ akhir-akhir ini. Aneh,” komentar Ulil lewat kicauan di Twitter, Kamis 10 November 2016.
Sedangkan menurut Sukamta Anggota DPR dari Patai Keadilan Sejahtera sudah bukan zamannya lagi menakuti raktar dengan tentara.
"...kalau cara tersebut tujuannya untuk menakuti maka sudah bukan zamannya lagi. Sebab, rakyat di seluruh dunia sudah tidak takut pada represi negara, apalagi di Indonesia"
Sibuk sudah, Takut sudah dan Panik sudah. Kira-kira sikap apalagi yang akan diambil Jokowi terkait kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok?
Sumber: Pekanews