08
Wartawan Senior: Bubarkan Saja FPI dan Pelihara GMBI, Suka-suka Deh yang Berkuasa!
10Berita-Lebih baik Pemerintah Joko Widodo ‘mematikan’ semua akun-akun sosial media yang ‘anti Jokowi’. Hal itu jauh lebih baik. Biar terang benderang gambaran demokrasi di Indonesia.
Penegasan itu disampaikan wartawan senior Edy A Effendi di akun Twitter@eae18, menyikapi pemblokiran akun Twitter milik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dan DPP FPI.
“Akun-akun yang menghina Islam dengan amat keji dan biadab, kok dibiarkan? Maunya apa sih Pak @jokowi negara ini? Gak jelas blas,” tegas @eae18.Edy mengingatkan, bahwa setelah pemblokiran akun Habib Rizieq dan FPI, langkah berikutnya adalah pembubaran FPI. “Setelah mematikan akun-akun FPI, langkah berikutnya pembubaran FPI.
Lanjutkan Pak @jokowi. Biar makin terang benderang rezim ini,” tulis @eae18.@eae18 juga menulis: “Bubarkan saja FPI dan pelihara GMBI, kalau itu mau kalian.
Suka-suka deh yang berkuasa.”Hingga saat ini akun Twitter milik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan DPP FPI tidak bisa diakses.
Akun @DPP_FPI menulis: “3 akun disuspend, 300 akun lahir. Jika 300 akun disuspend lagi, kita bikin 3000 akun. Perlawanan terhadap Penista Agama & komplotannya LANJUT !!!”
sumber:intelijen