OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 14 September 2017

Menteri Turki Peringatkan Gelombang Islamofobia di Eropa

Menteri Turki Peringatkan Gelombang Islamofobia di Eropa

10Berita, LONDON -- Menteri urusan Uni Eropa Turki, Omer Celik memperingatkan tentang Islamofobia. Ia menjelaskan gelombang baru antipati terhadap umat Islam di Eropa telah berubah menjadi gerakan anti-Islam dan permusuhan terhadap Islam.

Berbicara di sebuah acara yang diadakan di London, Celik mengatakan arus Islamofobia begitu mengkhawatirkan di Eropa. "Situasi ini menemukan refleksi dalam kebangkitan politik sayap kanan dan nasionalisme populis. Di satu sisi, ada puluhan ideologis baru di Eropa," ujar Celik seperti dilansirAnadolu, Kamis (14/9).

Menurutnya, Islamophobia, anti-Semitisme, xenophobia dan anti ideologi adalah realisasi yang berbeda dari mentalitas distorsi. Celik mengatakan nilai-nilai Eropa seperti demokrasi, hak asasi manusia, persamaan, kebebasan dan pluralisme telah menjadi sasaran pendekatan Islamofobia dan anti-Semit.

"Islamofobia menyulut politik kebencian yang bisa dilihat dalam rasisme dan terkadang kekerasan yang menargetkan migran, pengungsi dan Muslim," tambahnya.

Ia menerangkan, bahaya yang meningkat di Barat menunjukkan bahwa gerakan anti-Islam telah muncul sama seperti anti-Semitisme.Kedua gerakan tersebut sama-sama mengancam terlepas dari agama apa yang kita anut. Islamofobia juga merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Celik mengatakan serangan ISIS di Eropa memicu Islamofobia dan hal ini perlu dihentikan. Dia juga menggarisbawahi bahwa Turki menyadari tugasnya dalam perang melawan ekstremisme agama namun Eropa tidak memiliki keinginan untuk bekerja sama.

Menurutnya beberapa negara Eropa mengikuti Skebijakan diskriminatif dalam pendekatan mereka terhadap kelompok teroris. Mereka memuji perjuangan Turki melawan ISIS tapi mereka tidak menunjukkan dukungan yang sama dalam perjuangan melawan PKK.

Pertemuan ini juga sekalgus menjadi tempat pertemuan bagi para penulis, akademisi, jurnalis dan tokoh agama termasuk Sekretaris Jenderal Dewan Muslim Inggris Harun Khan dan Presiden Dewan Deputi Yahudi Inggris Jonathan Arkush.

Sumber: Republika

Related Posts:

  • Motivasi Tentara Muslim di Perang Dunia Motivasi Tentara Muslim di Perang Dunia 10Berita, JAKARTA -- Apa yang memotivasi para tentara ini? Uang, salah satunya. Tak dimungkiri, mereka juga berperang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Penghasilan 11 rupee … Read More
  • Turki Sedang Memproses Kewarganegaraan untuk 50.000 orang Suriah Turki Sedang Memproses Kewarganegaraan untuk 50.000 orang Suriah WB Turki akan memberikan kewarganegaraan kepada sekitar 50.000 warga Suriah 10Berita–Turki akan memberikan kewarganegaraan kepada sekitar 50.000 warga Suriah, … Read More
  • Jasa Tentara Muslim di Eropa Jasa Tentara Muslim di Eropa 10Berita, JAKARTA -- Kunjungilah Menin Gate di Ypres, Belgia, Anda akan melihat nama-nama Muslim terpampang di plakat monumen. Peringatan itu didedikasikan bagi puluhan ribu tentara yang tew… Read More
  • Kosongnya Kepemimpinan Global: Menakar Peluang Jerman dan Tiongkok Kosongnya Kepemimpinan Global: Menakar Peluang Jerman dan Tiongkok Sekjen PBB berpidato di Sidang Umum PBB. (aljazeera.net) Oleh: Javier Solana (Mantan Perwakilan Tinggi Urusan Luar Negeri Uni Eropa) 10Berita – Doha. T… Read More
  • Barat Akui Jasa Tentara Muslim Barat Akui Jasa Tentara Muslim 10Berita, JAKARTA -- Tak terhitung berapa banyak tentara Muslim yang ambil bagian dalam Perang Dunia I. Jasa mereka, dalam peperangan tersebut diakui Barat. Salah satunya, pilot pesawat tempur … Read More