OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 02 September 2017

Sempat Digugat, Arkeolog dan Pengadilan India Tetapkan Taj Mahal Milik Muslim

Sempat Digugat, Arkeolog dan Pengadilan India Tetapkan Taj Mahal Milik Muslim

Taj Mahal. (Sumber: Islamicity.org)

10Berita~DELHI Salah satu situs bersejarah dunia, yakni Taj Mahal, didaulat sebagai warisan umat Islam. Kesimpulan ini didapatkan setelah sejumlah arkeolog pemerintah yang terhimpun dalam the Archeological Survey of India (ASI) kembai melakukan penelusuran sejarah Taj Mahal.

Dari hasil penelitian yang diperdengarkan di pengadilan India pada pekan lalu, disebutkan bahwa harta karun dunia versi Unesco itu dibangun oleh Kaisar Mughal pada abad ke-17.

Penelitian ini kembali digelar menyusul petisi yang ditandatangani enam pengacara yang mengklaim bahwa Taj Mahal bukanlah seperti yang saat ini diyakini dunia—yakni masjid serta makam istri dari Kaisar Mughal, Mumtaz Mahal—melainkan sebuah bangunan berupa kuil umat Hindu.

The Guardian melansir, ASI menolak sejumlah klaim keenam pengacara Hindu tersebut yang juga menyatakan bahwa nama asli dari bangunan Taj Mahal adalah Tejo Mahalaya yang pembangunannya didedikasikan sebagai persembahan kepada Shiva sang dewa penghancur. Petisi ini pun didukung oleh organisasi-organisasi Hindu, revisionis, serta kalangan ekstremis.

‘Proyek ambisius’ yang dianggap banyak kalangan sebagai upaya mengubah alur sejarah ini telah mengemuka di India sejak tahun 1989 setelah seorang penulis bernama PN Oak menyatakan dalam bukunya yang berjudul The True Storybahwa Taj Mahal dibangun sebelum kaum Muslimin menaklukkan tanah India dan berkuasa selama lebih dari 900 tahun.

Klaim Oak ini dimentahkan oleh Pengadilan Tinggi India pada tahun 2000 dan bahkan dipandang sebagai “seseorang yang asyik sendiri dengan obsesinya”.

Peneliti the Centre for Policy Research dari New Delhi, Seema Mustafa, mengatakan, wacana Hinduisasi Taj Mahal ini kembali menemukan tempatnya setelah Perdana Menteri India Narendra Modi serta partai yang ia pimpin berkuasa di India.

“Advokasi semacam ini (Hinduisasi Taj Mahal) mengemuka ke publik setelah PM Modi yang berasal dari partai Hindu nasionalis, Partai Bharatiya Janata (PBJ), mulai berkuasa di tahun 2014,” terangnya.

“Dengan dukungan PBJ, kelompok pengacara ini seperti mendapatkan legitimasi dari para pendukungnya dengan berupaya mencemarkan (citra) Muslim yang merupakan penguasa India selama lebih dari 900 tahun hingga kedatangan penjajah Inggris pada abad ke-18,” tambah Mustafa.

Selain itu, Profesor Aditya Mukherjee dari Universitas Jawaharlal Nehru di New Dehli memandang kritis langkah yang ditempuh pemerintahan Hindu nasionalis yang dipimpin Modi. Ia bahkan menyatakan bahwa apa yang dilakukan pemerintah India beserta keenam pengacaranya hanyalah bagian dari apa yang ia sebut sebagai “balas dendam sejarah”. Klaim kelompok ini menurutnya mengawang-ngawang alias tanpa dasar fakta sejarah.

“Tidak masalah jika terdapat beda pandangan (dalam menyikapi sejarah Taj Mahal). Tetapi, Anda tidak mungkin menjadikan imajinasi sebagai landasan sejarah,” jelasnya seperti dikutip The Telegraph(al-Fath/Salam Online)

Sumber: The Guardian, The Telegraph, Salam Online

Related Posts:

  • Sejarah Maqam IbrahimSejarah Maqam Ibrahim 10Berita ,  JAKARTA -- Umat Islam yang telah menunaikan umrah atau ibadah haji, pasti pernah berpapasan atau melihat Maqam Ibrahim. Sebuah bangunan yang sepintas mirip seperti sangkar dan leta… Read More
  • Masjid Mehmet II Dibangun Usai Jatuhnya Konstantinopel Masjid Mehmet II Dibangun Usai Jatuhnya Konstantinopel 10Berita , JAKARTA -- Turki menyimpan banyak pesona peradaban Islam. Sebagian di antaranya merupakan peninggalan kesultanan yang pernah berpusat di negara itu. Jeja… Read More
  • Masjid Camii, Masjid Terindah dan Terbesar di TokyoMasjid Camii, Masjid Terindah dan Terbesar di Tokyo 10Berita  JAKARTA – Kini makin banyak masjid di Negeri Sakura Jepang. Salah satunya adalah Masjid Camii di Tokyo. Penyair dan eksekutif wanita Mira Achiruddin adalah s… Read More
  • Dari Ka'bah, Alhambra, Hingga Taj MahalDari Ka'bah, Alhambra, Hingga Taj Mahal 10Berita , JAKARTA -- Sejarah arsitektur Islam berawal ketika Nabi Muhammad Saw beserta para sahabatnya membangun masjid pertama di Quba, Madinah pada 1 H/622 M. Dengan denah segi empa… Read More
  • Tiga Kekhasan Masjid Kuno Nusantara Tiga Kekhasan Masjid Kuno Nusantara 10Berita ,  JAKARTA -- Pada awal masa kejayaan Islam di nusantara, masjid merupakan bagian paling menonjol dari arsitektur Islam yang fungsinya tidak  hanya sebagai pusat ke… Read More