OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Minggu, 25 April 2021

Sejarawan UI: Andai Tahun '65 PKI Menang, Tak Terbayangkan Jumlah Rakyat Indonesia akan Dibunuh

Sejarawan UI: Andai Tahun '65 PKI Menang, Tak Terbayangkan Jumlah Rakyat Indonesia akan Dibunuh




10Berita
-  Bangsa Indonesia wajib bersyukur pengkhianatan dan kudeta PKI pada 30 September 1965 berhasil ditumpas oleh TNI bersama rakyat.

Seandainya dalam kudeta 1965 tersebut PKI berhasil menang, apa yang bakal terjadi?

Menanggapi hal itu, Sejarawan Universitas Indonesia, Anhar Gonggong, mengungkapkan semua warga Indonesia yang anti PKI akan dibunuh, jika pada G30S/PKI, DN Aidit dan kawan-kawan berhasil merebut tampuk kekuasaan.

"Kalau dia (PKI) menang, kita akan mati, cuman karena dia kalah, dia yang mati," tegas Anhar kepada covesia.com melalui telepon seluler, Selasa (26/9/2017).

Anhar tidak bisa membayangkan berapa jumlah nyawa yang melayang jika saat itu PKI berhasil dalam misinya. "Sudah pasti angkanya jauh lebih besar dari Simpatisan PKI yang terbunuh, ngak terbayangkan berapa jumlah rakyat yang terbunuh," jelasnya.

Menurutnya, pembunuhan massal sudah pasti terjadi.

"Jika kita melihat sejarah komunis di dunia, tidak ada revolusi tanpa pertumpahan darah dan pembunuhan," tegasnya.

Kebiadaban Komunisme

Dikutip dari Republika, sejarah mencatat ideologi ini melakukan pemberontakan/kudeta di 75 negara, negara bagian, pulau, dan kota sepanjang masa 69 tahun (1918-1987); berhasil 28, gagal di 47 tempat. Marxisme-Leninisme-Stalinisme-Maoisme-Hoisme-Aiditisme-PolPotisme ini mendapat kesempatan berkuasa di dunia selama 74 tahun (1917-1991) di 28 negara.

Pemberontakan di 75 negara itu umumnya satu kali saja. Komunis Indonesia pegang rekor dunia: tiga kali berontak dan kudeta, 1926, 1948, dan 1965. Ketiga-tiganya gagal. Pemberontakan terpanjang berlangsung di Malaysia: 40 tahun, dan setiap tahun makan korban dari kedua pihak 200 orang.

Selama kurun 1917-1991 itu Partai Komunis membantai 120 juta manusia di 76 negara sehingga rata-rata 4.500 orang sehari selama 74 tahun (Courtois: 2000, Chang & Halliday: 2006).

Dalil sejarah yang sangat pahit adalah di mana pun bila Partai Komunis sukses merebut kekuasaan, mereka menjagal rakyat antikomunis. [pii]

[news.beritaislam.org]


Related Posts:

  • Menjelajah bangunan bersejarah di MeknesMenjelajah bangunan bersejarah di Meknes 10Berita ,  JAKARTA -- Adalah Bab al-Mansour, salah satu bangun an bersejarah di Meknes. Ia merupakan salah sa tu gerbang paling mengesankan di Maroko, bah kan di … Read More
  • 11 Kesenangan Suami yang Perlu Diketahui Istri 11 Kesenangan Suami yang Perlu Diketahui Istri 10Berita, - Seorang pria mempunyai kodrat menyatakan pendapat dan perilakunya sesuai dengan logika. Sementara wanita berbicara dengan emosi. Karena pertimbangan ini akhirnya par… Read More
  • Dari Ka'bah, Alhambra, Hingga Taj MahalDari Ka'bah, Alhambra, Hingga Taj Mahal 10Berita , JAKARTA -- Sejarah arsitektur Islam berawal ketika Nabi Muhammad Saw beserta para sahabatnya membangun masjid pertama di Quba, Madinah pada 1 H/622 M. Dengan denah segi empa… Read More
  • Praperadilan Ketiga: Dugaan Hatespeech Jonru Tak Penuhi Legal Standing Praperadilan Ketiga: Dugaan Hatespeech Jonru Tak Penuhi Legal Standing Jonru Ginting 10zxJAKARTA  – Saksi ahli hukum pidana sidang praperadilan ketiga Jonru Ginting, Suparji Ahmad dihadirkan oleh tim penaseha… Read More
  • Adab Menerima Tamu Adab Menerima Tamu 10Berita ,  JAKARTA -- Saling mengunjungi sesama saudara Muslim merupakan hal yang disunnahkan oleh Rasullullah SAW. Rasulullah pernah bersabda kepada siapa saja yang bersilaturahmi maka ia akan diber… Read More