10Berita - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Anwar Abbas mengkritik keras langkah Kementerian Sosial mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) lebaga Aksi Cepat Tanggap atau ACT.
"Kalau kesimpulan saya penegakan hukum tidak dilaksanakan. Ini ACT bukan dibawah Kementerian Agama loh tapi di bawah Kementerian Sosial. Kementerian Sosial itu mewajibkan ACT untuk melapor, seandainya dalam laporan itu ada kesalahan maka ditegur. Pertanyaan saya kenapa kok tiba-tiba dicabut izinnya? Kesimpulan saya berarti prosedur di Kenterian Sosial tidak berjalan dengan baik, oleh karena itu kesalahan itu tidak hanya pada ACT tapi kesalahan itu ada pada Pemerintah juga (tidak berjalannya prosedur pengawasan)," kata Anwar Abbas dalam acara di tvOne, Rabu (6/7/2022).
Anwar Abbas juga mengatakan kalau mau ditindak seharusnya pelaku/oknum yang ditindak, bukan institusinya yang dibubarkan.
"Kan ACT ditindak karena ada dugaan penyalahgunaan/penyelewengan dana/korupsi. Pertanyaan saya kalau terjadi penyelewengan keuangan/korupsi di Kementerian atau DPR apa Kementerian/DPR yang dibubarkan?" kata Anwar.
Anwar mengeaskan langkah pemerintah dalam kasus ACT itu gegabah.
"Kalau seandainya ada masalah itu ditegur (oleh pemerintah), ini ditegur saja belum ada (kok langsung dicabut izinnya)," tegas Anwar.
Sumber:
Kamis, 07 Juli 2022
Home »
» Waketum MUI Anwar Abbas: Kalau Kementerian Ada Korupsi Apa Kementeriannya Dibubarkan? Kenapa ACT Yang Ditindak Institusinya, Bukan Oknumnya?
Waketum MUI Anwar Abbas: Kalau Kementerian Ada Korupsi Apa Kementeriannya Dibubarkan? Kenapa ACT Yang Ditindak Institusinya, Bukan Oknumnya?
By 10 BERITA 7/07/2022 11:39:00 AM
Waketum MUI Anwar Abbas: Kalau Kementerian Ada Korupsi Apa Kementeriannya Dibubarkan? Kenapa ACT Yang Ditindak Institusinya, Bukan Oknumnya?
Related Posts:
Muhammadiyah Gerah: Indonesia Overdosis Cap Radikalisme pada Umat IslamMuhammadiyah Gerah: Indonesia Overdosis Cap Radikalisme pada Umat Islam 10Berita - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mendadak mengeluhkan isu radikalisme dan umat Islam yang tengah hangat di Indonesia.Di hadapan p… Read More
Muhammadiyah Gerah: Indonesia Overdosis Cap Radikalisme pada Umat IslamMuhammadiyah Gerah: Indonesia Overdosis Cap Radikalisme pada Umat Islam 10Berita - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mendadak mengeluhkan isu radikalisme dan umat Islam yang tengah hangat di Indonesia.Di hadapan p… Read More
WOW! Eng Dareng: Di Palembang nama MUNARMAN lebih polpuler dibanding nama Presiden, Semua sepakat dia bukan orang jahatWOW! Eng Dareng: Di Palembang nama MUNARMAN lebih polpuler dibanding nama Presiden, Semua sepakat dia bukan orang jahat10Berita Pengacara Habib Rizieq Shihab, Munarman ditangkap oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror… Read More
Teroris OPM Kembali Bakar SD, Rumah Guru Dan PuskesmasTeroris OPM Kembali Bakar SD, Rumah Guru Dan Puskesmas10Berita – Kelompok teroris OPM kembali melakukan teror dengan membakar bangunan SD Inpres Mayuberi, dua unit rumah dinas guru, dan Puskesmas lama Ilaga Utara di Kampung M… Read More
Denny Indrayana Bongkar Tarif BuzzeRp, Ada Yang Capai Rp.800 Miliar!Denny Indrayana Bongkar Tarif BuzzeRp, Ada Yang Capai Rp.800 Miliar!10Berita – Buzzer menjadi istilah populer di sosial media (sosmed). Apalagi kala membicarakan isu politik, buzzer tak luput dari perhatian masyarakat.Sebagai… Read More