OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 07 Maret 2023

Bela Anies Soal Kontrak Politik Warga Tanah Baru, Musni Umar Singgung Orang Munafik yang Gusur Warga

Bela Anies Soal Kontrak Politik Warga Tanah Baru, Musni Umar Singgung Orang Munafik yang Gusur Warga



 

 10Berita,  Sosiolog, Musni Umar angkat bicara soal kontrak politik antara Anies Baswedan dengan warga Tanah Baru, Koja, Jkaarta Utara yang viral di media sosial.

Menurutnya, kontrak politik yang dibuat ketika Anies mencalonkan diri sebagai Cagub dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 itu ditepati.

Dirinya menegaskan, sepanjang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies tidak pernah melakukan penggusuran.

Anies justru menata kawasan kumuh tanpa melakukan penggusuran layaknya Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, seperti Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahja Purnama (Ahok) hingga Fauzi Bowo (Foke). 

Hal tersebut disampaikan Musni Umar dalam status twitternya @musniumar, pada Senin (6/3/2023).

"Janji Anies terhdp warga DKI dlm kampanye Pilgub DKI 2017 ditepati seperti tdk menggusur warga dia ditepati. Dia tata DKI yg indah tanpa menggusur. Itu tanda Anies bukan org munafik," tulis Musni Umar.

Dirinya justru menyinggung tiga ciri orang munafik, antara lain berdusta bila berbicara, ingkar bila berjanji dan berkhianat bila dipercaya.

"Tanda org munafik ada 3. Apabila berbicara dia dusta, apabila berjanji dia ingkar dan apabila dipercaya dia berkhianat. Klik dibawah ini janji Anies terhdp warga," tulisnya merujuk postingan Jhon Sitorus lewat akun @Miduk17 pada Sabtu (4/3/2023).

Dalam postingannya, Jhon menyatakan anti dengan politisi yang memanfaatkan nasib rakyat miskin sebagai dagangan politik.

Dirinya mencontohkan kontrak politik Forum Komunikasi Tanah merah Bersatu (FKTMB) yang ditandatangani langsung Anies Baswedan tujuh tahun lalu, tepatnya tanggal 2 Oktober 2016.

"Paling anti dengan politisi yang KAMPANYE dan memanfaatkan nasib RAKYAT MISKIN demi DAGANGAN politik," tulis Jhon.

Politik yang dilakukan Anies menurutnya adalah cara klasik untuk merebut hari rakyat.

Namun, hasilnya sudah diketahuinya, yakni kebohongan dan pelanggaran lantaran lahan yang dihuni warga adalah lahan milik negara. 

"Model2 seperti ini adl cara KLASIK politisi untuk menggugah hati para konstituen," ungkap Jhon.

"Tipenya ada dua : 1. Ingkar janji, 2. Tepati janji walau janji itu ILEGAL. Sama2 SADIS," tulisnya mengunggah kontrak politik Anies.
 
Sumber: wartakota


Related Posts:

  • 02Raja Salman Disambut Mars Bela Islam 10Berita-Jakarta - Rencana kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud siang ini disambut ratusan umat Islam di sekitaran bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Rabu (1/3/2… Read More
  • 09Hina Kapolri‎ Penderita Gangguan Jiwa Dipenjara 1,6 Th, Hina TNI “Iwan Bopeng “ Bebas Tanpa Proses Hukum? Apakah Baju Kotak-Kotak Kebal Hukum di Negeri ini? 10Berita-Polres Jakarta Utara menciduk pria pengangguran, Jamil A… Read More
  • 01Grand Syeikh Al-Azhar Menyeru Pemuka Agama Lawan Islamofobia 10Berita -- Grand Syeikh Al-Azhar Prof Ahmed El-Tayyeb menyeru, lembaga-lembaga keagamaan di timur dan barat untuk bertindak melawan Islamofobia. Hal tersebut di… Read More
  • 10Banyak Artis yang Sembunyi-Sembunyi Mendukungnya, Sandiaga Uno: Di10ancam Tidak Dapat Kerjaan 10Berita-Kabar mengejutkan datang dari Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Ia mendapat curhatan dari banyak artis ten… Read More
  • Salaman Ahok-Raja Salman, Dulu Cacimaki Sekarang Ahoker Mendadak Pro Wahabi 10Berita-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ikut menyambut kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud, di Bandara Ha… Read More