OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 03 Februari 2024

UMY Sebut Pemilu Terindikasi Tak Netral, Bakal Terjunkan Mahasiswa Awasi TPS

UMY Sebut Pemilu Terindikasi Tak Netral, Bakal Terjunkan Mahasiswa Awasi TPS




10Berita, Civitas akademi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menilai ada indikasi penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) bersikap tidak netral. UMY pun bakal menerjunkan mahasiswa di setiap tempat pemungutan suara (TPS).

Ketua Guru Besar Prof Dr Sunyoto menandaskan karena penyelenggara pemilu sudah diindikasikan tidak netral maka bakal mereka kawal seluruh prosesnya nanti. Pihaknya bakal mengawal sejak dini agar menghasilkan kepemimpinan yang bisa diterima.

"Pemimpin yang bisa menyejahterakan masyarakat itu diawali dengan proses penyenggaraan pemilu yang jujur adil dan bermartabat bagi semuanya," tuturnya, Sabtu (3/2/2024).

Sebagai bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah yang mengedepankan high politik maka UMY meminta agar bagaimana pelaksanaan Pemilu bisa berjalan dengan jujur adil dan bermartabat sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku

UMY sebagai bagian dunia pendidikan tinggi bakal mempromosikan nilai-nilai normatif moral high politik sehingga nanti dapat mewujudkan praktek kenegaraan yang menjunjung nilai keluhuran dan itu dipertanggungjawabkan bersama untuk melestarikan negara yaitu Indonesia. 

Rektor UMY Dr Ir Gunawan Budiyanto menambahkan pihaknya sudah meminta perguruan tinggi Muhammadiyah dan aisyiah untuk menurunkan mahasiswanya untuk melakukan pengawasan dalam penyelenggaraan pemilu nanti. Alasannya, arena muhammadiyah memiliki sumber daya yang banyak terutama mahasiswa. 

"beberaoa kantong suara seperti Jabodetabek Jawa Barat dan Jawa Tengah maka proses pemilihannya harus diawasi. Oleh karena itu mereka akan diterjunkan apakah dalam program magang atau KKN untuk mengawasi," katanya, Sabtu (3/2/2024).

Pengawasan ini penting agar supaya ada trust bahwa  ada pihak mitra yang mengawasi proses ini. Sehingga apapun hasilnya akan lebih legitimate karena lebih banyak orang yang mengawasi. 

"Proses mitigasi pemilu sangat diperlukan. Untuk jumlah per TPS diserahkan ke perguruan tinggi Muhammadiyah atau Aisyiah terdekat," tuturnya.

Sumber: inews 


Related Posts:

  • 06 Umatku Polos, Umatku Malang ARIEF MUNANDAR, ME 10Berita – Dr. Arief Munandar, ME adalah Doktor Sosiologi Politik dan Organisasi dari Universitas Indonesia. Lulus dengan predikat cum laude pada tahun … Read More
  • 02 Kalau Korbannya ISLAM, Disebut Kejadian Murni Karena "SALAH PAHAM" 10Berita-Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI), KH. Tengku Zulkarnain ditolak oleh warga Dayak saat kunjungannya ke Sintang, Kalim… Read More
  • 05 Audiensi dengan Anggota Dewan, GNPF MUI Ingatkan tentang Bahaya PKI 10Berita – Pada Rabu 11 Januari 2017 pukul 13.30 WIB di ruang Pimpinan DPR RI Gd. Nusantara III Gd. DPR RI, Jl. Gatot Subroto, Senayan, Jak… Read More
  • 07 Polda JABAR Sebarkan HOAX, Netizen : Polisi mau berantas hoax. Dia sendiri sebar hoax 10Berita-Kampanye anti hoax Pemerintah dan melempar tuduhan pelaku Hoax itu website portal islam, ternyata tidak terbukti. Kejad… Read More
  • 04 Surat Terbuka Ustd.Arifin Ilham, kepada Habib Rizieq 10Berita-Surat Cinta Yang Indah: Habib Rizieq dipanggil polisi , dan ini surat terbuka dari seorang sahabatnya karena Allah : K.H. Muhammad Arifin Ilham Do… Read More