OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Senin, 14 Agustus 2017

Hampir semua orang pernah mengalami kegagalan

Hampir semua orang pernah mengalami kegagalan


*Hampir Semua Orang Pernah Mengalami Kegagalan*

Tentunya dengan bentuk, jenis dan volume yang bervariasi:
Ada yang gagal dalam membina rumah tangga
Ada yang tidak berhasil dalam usahanya
Ada yang tidak lulus dalam sekolahnya.
Ada yang tersingkirkan dari jabatannya atau 
Terdepak dari kedudukannya
Ada yang dikeluarkan dari pekerjaannya.

Menghadapi semua itu, bercerminlah pada sebuah anak panah; ia ditarik mundur, demi untuk melesat maju ke depan dengan sangat cepat dan jauh meninggalkan yang lain. 

Pasti ada hikmah di balik semuanya. Lihatlah perjuangan Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam di kota Mekkah, Thaif dan pada akhirnya beliaupun diusir dari kota tercinta itu, untuk apa?

Untuk melesat ke depan menyebarkan Islam dan menaklukkan mereka yang mengusirnya. Dan perjuangan demi perjuangan yang kadang bercampur kegagalan tidak membuat beliau ciut untuk maju ke depan bersama para sahabatnya.


✍🏻 Ustadz DR. Syafiq Riza Bin Basalamah, MA حفظه الله تعالى

Sumber: foto dakwah

Minggu, 13 Agustus 2017

YUK KENALI ODOJ

.YUK KENALI ODOJ


1. Apa itu ODOJ ?
ODOJ merupakan sebuah komunitas yang dibentuk dengan tujuan untuk memfasilitasi dan mempermudah umat Islam agar dapat membiasakan tilawah Al-Qur’an 1 juz sehari.

2. Apa saja aktivitas di Grup ODOJ ?
Dalam pelaksananaannya, ODOJer dibagi dalam grup-grup yang terdiri atas 30 orang. Selama di dalam grup, ODOJer dapat saling membantu menyemangati rekan-rekannya, mengingatkan dalam kebaikan, sekaligus memperluas tali silahturahim. Grup ODOJ merupakan penghubung antara ODOJer dengan Komunitas ODOJ.

3. Syarat Menjadi Anggota ODOJ
Apa saja syarat menjadi anggota ODOJ?
a. Beragama Islam
b. Memiliki fasilitas Aplikasi Mobile berbentuk WhatsApp atau Blackberry Messanger
c. Komitmen untuk membaca Al-Quran satu juz per hari
d. Bersedia mengikuti dan mematuhi peraturan dari Komunitas One Day One Juz

4. SOP (Standar Operasional Prosedur) ODOJ

5. Apakah saya dapat bergabung di ODOJ, tapi tidak kholas satu juz setiap harinya?
Komunitas ODOJ menyambut dengan tangan terbuka siap saja yang ingin berkomitmen dalam tilawah Al Qur’an. Untuk itu, selain menyelenggarakan Program ODOJ, juga terdapat Program ODALF, ODOL KIDS, dan ODOJ STAR

*ODALF* (One Day Half Juz), ditujukan bagi yang siap  berkomitmen untuk tilawah satu hari setengah Juz

*ODOL KIDS* (One Day One “Lembar” ), ditujukan bagi anak-anak di bawah 12 thn untuk belajar berkomitmen tilawah Al Qur’an setiap hari satu lembar

*ODOJ STAR* ditujukan bagi semua lapisan masyarakat yg ingin komitmen selalu tilawah Al Quran, sedapatnya (bebas tilawah kurang dari 5 lembar; setengah juz)

6. Apa manfaat yang saya dapat dengan bergabung di ODOJ ?
a. Insyaa Allah menjadi sebaik – baik manusia (“Sebaik – baik kalian adalah siapa yang mempelajari Al Qur’an dan Mengamalkannya” [HR. Bukhari])
b. Meningkatkan kedekatan dengan Al Qur’an
c. Melatih agar lebih disiplin dalam membaca Al Qur’an
d. Memperluas Tali Silahturahmi karena berkumpul dengan saudara – saudara baru di Grup ODOJ
e. Memperoleh informasi berupa tausiyah rutin, serta program – program ODOJ lainnya
f. dll

Daftarkan diri Anda di ODOJ dan rasakan manfaatnya !!

https://chat.whatsapp.com/D0B10AqTV4AHZyhDvIPKW2

Gratis, tidak dipungut biaya


Dana Haji Untuk Proyek LRT: Pemerintah Jangan Banyak Gaya, Itu Proyek High Risk

Dana Haji Untuk Proyek LRT: Pemerintah Jangan Banyak Gaya, Itu Proyek High Risk


Presiden Jokowi sempat menyatakan investasi Dana Haji untuk proyek infrastruktur sebagai "hanya contoh".

Tapi nyatanya Investasi dana haji ke proyek-proyek infrastruktur bakal direalisasikan pemerintah dalam waktu dekat. Sejumlah proyek infrastruktur menanti kucuran investasi dana umat itu, salah satunya proyek LRT yang butuh dana Rp 26,7 Triliun.

Dana Haji Disasar untuk Proyek LRT
http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/17/08/04/ou5wav354-dana-haji-disasar-untuk-proyek-lrt

Skema Pembiayaan LRT Pakai Dana Haji
http://m.viva.co.id/berita/bisnis/945100-skema-pembiayaan-lrt-pakai-dana-haji

Penggunaan Dana Haji untuk infrasturktur, terutama LRT ini, sangat rentan dan beresiko tinggi.

Hal ini disampaikan manager Megapolitian, Leny Maryouri.

Alumni Teknil Sipil UGM dan Master di Urban and Regional Planning Universitas New South Wales ini menulis di akun facebooknya mengomentari rencana investasi Dana Haji:

"Ini kurang setuju, skema pendanaan LRT dengan Dana Haji, karena proyek high risk..

Dana Haji atau Dana Asuransi atau Dana Pensiun harusnya untuk Refinancing pada Brownfield yang sudah jelas revenue stream nya....

So apabila dana Haji digunakan untuk Proyek LRT ini akan cenderung abuse kewenangan...

Alternative nya Solusi yang bisa dilakukan Pemerintah dengan cara Selesaikan Proyek LRT secara Bertahap.... Dana baru ada 7 T selesai kan jalur Sentul sd Cawang sampai beroperasi sebagai Proven Sukses LRT project...

Jangan banyak gaya mulai membangun jalur Cawang sd Dukuh Atas dan Cawang sd Bekasi Timur tapi potensi mangkrak semua..."

Ini kurang setuju, skema pendanaan LRT dng Dana Haji, krn proyek high risk.. Dana Haji ato Dana Asuransi ato Dana...
Dikirim oleh Leny Maryouri pada 12 Agustus 2017


Sumber: Portal Islam

Jamaah Haji Diimbau Jauhi Peternakan Unta

Jamaah Haji Diimbau Jauhi Peternakan Unta



10Berita~JAKARTA -- Jamaah haji Indonesia diimbau untuk tetap hati-hati terhadap virus MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome coronavirus). Jamaah haji juga sangat disarankan untuk menjaga kebersihan tubuh sebaik mungkin serta menjauhi peternakan Unta agar terhindar dari virus MERS-CoV.

"Benar sekarang lagi ada informasi tentang adanya kasus MERS CoV di Saudi. Walau pun kejadiannya bukan di tanah suci, artinya bukan di Makkah, Madinah dan Jeddah tapi kita mesti waspada," kata Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Haji dari Kementerian Kesehatan, Eka Jusuf Singka kepadaRepublika.co.id, Ahad (13/8).

Dia mengatakan, jamaah haji Indonesia jangan sampai terkena MERS-CoV. Guna mencegah terkena virus MERS-CoV, jamaah haji diimbau jangan dekat-dekat dengan peternakan Unta apalagi berlama-lama di sana. Jamaah haji biasanya sering foto-foto di dekat peternakan Unta, sebaiknya hal ini jangan dilakukan agar terhindar dari MERS-CoV.

Biasanya peternakan Unta sering dijadikan tempat wisata oleh jamaah haji asal Indonesia. Jamaah haji ingin minum usus Unta segar dari peternakan sambil berwisata. Tapi, bukan susu Unta yang berbahaya, dekat-dekat peternakan itu yang berbahaya.

"Jamaah haji juga harus memakai masker, karena penularannya juga melalui selaput lendir, hidung, mata. Terus yang paling penting juga harus sering cuci tangan," ujarnya.

Eka menyampaikan, jadi sebaiknya jamaah haji sering-sering mencuci tangan di toilet umum. Mengenai kondisi kesehatan jamaah haji Indonesia saat ini memang banyak yang sedang dirawat di klinik dan Rumah Sakit (RS). Semua jamaah haji yang dirujuk ke RS di Arab Saudi, mereka diperiksa untuk memastikan apakah mereka terkena virus MERS-CoV atau tidak.

"Sampai saat ini, tidak ada jamaah haji Indonesia yang terkena virus MERS-CoV. Tapi, kalau jamaah yang sakit banyak. Penyebabnya kebanyakan karena kelelahan dan cuaca panas," jelasnya.

Guna mencegah jamaah haji Indonesia terkena virus MERS-CoV, lanjut Eka, pemerintah membentuk tim kesehatan untuk mengingatkan jamaah haji agar selalu ingat dan tetap menjaga kesehatannya dengan baik. Informasi, imbauan dan peringatan juga selalu ditayangkan di bus-bus agar jamaah lebih berhati-hati.

Tim kesehatan yang mengingatkan jamaah haji adalah tim promotif preventif yang terdiri dari tim kesehatan Indonesia dan tim pendukung kesehatan. Mereka bekerjasama dengan dokter dan perawat di setiap sektor. Setiap waktu mereka terus melakukan sosialisasi dan mengimbau jamaah haji agar menjaga kebersihan dan kesehatan.

Sumber: Republika

Said Didu: Meikarta Belum Ada Izin Sudah Jualan, Semua Diam! Apa yang Terjadi di NKRI?

Said Didu: Meikarta Belum Ada Izin Sudah Jualan, Semua Diam! Apa yang Terjadi di NKRI?


Mantan Staf Khusus Menteri ESDM tahun 2014-2016, Muhammad Said Didu mempertanyakan proyek pembangunan Meikarta yang tengah dilakukan oleh pengembang. Proyek tersebut, yang infonya sudah diminta oleh Pemda setempat untuk dihentikan tetapi kabarnya masih tetap "membandel".

Said pun nampak menyesalkan kejadian ini, terlebih izin yang belum didapat tetapi sudah "mengambil" uang masyarakat. Dia pun menyesali dari proyek tersebut tidak nampak lembaga berwenang yang menegurnya.

"Meikarta belum ada izin tapi sudah jualan dan ambil uang dari masyarakat. Semua yang berwenang diam, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ada apa yang terjadi di NKRI?" kritiknya, melalui akun media sosial, Twitter, Sabtu (12/08/2017).

Kritisi yang sama juga datang dari politisi PBB, MS Kan'ban. Ka'ban menyatakan sebaiknya proyek tersebut dihentikan karena belum memiliki izin dari Pemda setempat.

"Owner pengembang Meikarta dengarlah suara masyarakat yang meminta proyek tersebut sebelum ada izin. Beradab dikitlah. Ojo mentang-mentang," katanya, di akun Twitter pibadi miliknya belum lama ini.

Ka'ban mengingatkan bahwa pemerintah melalui Joko Widodo pernah menyampaikan harus menunggu izin keluar jika ingin tetap dikerjakan pembangunan tersebut. Ia juga mengkritisi aparat penegak hukum yang seoalah hanya diam mengetahui kenyataan proyek tersebut.

"Bukankah perizinan hitungan Minggu kata Presiden Jokowi? Kok bisa-bisanya Meikarta dan reklamasi gak berizin tetap beroperasi, dan aparat diam, diam, diam."[] 

Sumber : muslimbersatu.net

 

Mendagri: Kami Sudah Dua Tahun Awasi Aktivitas FPI, Netizen: Berani Bubarin FPI, Jihad Kita!

Mendagri: Kami Sudah Dua Tahun Awasi Aktivitas FPI, Netizen: Berani Bubarin FPI, Jihad Kita!


10Berita~PERPPU Ormas yang dikeluarkan Presiden Jokowi siap-siap memalan korban lagi. Setelah HTI dibubarkan, kini Mendagri menyebut FPI sudah diawasi selama dua tahun.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah sudah dua tahun mengawasi aktivitas Front Pembela Islam (FPI). Menurut Tjahjo, hasil pengawasan dan pengamatan akan diserahkan kepada Kejaksaan Agung, kepolisian, serta tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat di daerah.

"Sebab, kami memutuskan apakah ormas ini layak dibubarkan atau tidak, harus memiliki bukti kuat. HTI sebelum dibubarkan sudah 10 tahun pembuktiannya," kata mantan Sekjen PDIP ini usai diskusi Undang-Undang Pemilihan Umum (Pemilu) di Hotel Century, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8).

Selanjutnya, kata Tjahjo, Kemendagri akan melakukan klarifikasi data menggunakan sejumlah foto dan video serta alat bukti lain.

Namun, Tjahjo tidak memberikan tanggapan pasti apakah FPI ajan dibubarkan seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Link: http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/17/08/13/oukvlh428-mendagri-kami-sudah-dua-tahun-awasi-aktivitas-fpi

Sebelumnya pada Rabu (9/8/2017) Tjahjo sesumbar akan ada ormas lain yang akan dibubarkan setelah HTI

Setelah HTI, Mendagri Sebut Akan Ada Ormas Lagi yang Dibubarkan
http://nasional.kompas.com/read/2017/08/09/20314401/setelah-hti-mendagri-sebut-akan-ada-ormas-lagi-yang-dibubarkan

Omongan Mendagri ini, netizen ramai-ramai bela FPI:

"Ini tujuannya.. (lahirnya Perppu).
Berani lu bubarin FPI..rasakanlah reaksinya..Jihad kita," kata@dusrimulya.

"Emang Perpu ormas itu dikeluarkan sbg balas dendam kekalahan ahok... buktinya yg di musuhi ormas Islam semua," ujar@SultanAgunk.

"Haya komunis PKI, LGBT, banci, ateis, jil, sekuler, liberal, ahoker cebonger yang benci sapai ke ubun2 kepada FPI & ingin FPI dibubarkan," komen @ukom12.

Sumber: Portal Islam

Cukup Menjadi Manusia untuk Paham Penderitaan Palestina

Cukup Menjadi Manusia untuk Paham Penderitaan Palestina

10Berita, JAKARTA -- Penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina dianggap sebagai bencana kemanusiaan yang harus menjadi perhatian dunia. Sebab bencana yang menimpa warga Palestina bukan hanya masalah bagi umat Islam saja.

Salah seorang warga Palestina, Ayman Almabhouh (30 tahun) mengatakan, masalah yang menimpa warga Palestina bukan hanya masalah bagi umat Islam saja. Sebab, yang sebenarnya terjadi di Palestina adalah masalah kemanusiaan.

"Artinya, cukup kita menjadi manusia untuk paham tentang penderitaan warga Palestina, tidak harus menjadi umat Islam," kata Ayman kepada Republika.co.id saat menghadiri acara The Sound of Humanity yang diselenggarakan Dompet Dhuafa untuk Palestina, belum lama ini.

Ia mengatakan, yang melawan penjajah Zionis Israel bukan hanya umat Islam Palestina saja. Masyarakat Nasrani dan Yahudi juga banyak yang menolak pemikiran Zionis yang gemar menjajah. Menurut dia, umat lain saja merasa ada masalah kemanusiaan yang terjadi di Masjid Al-Aqsha, Palestina. Maka umat Islam seharusnya lebih peka lagi terhadap masalah yang terjadi di Palestina.

Ayman mengungkapkan, tapi kondisi umat Islam di negara-negara lain juga keadaannya tidak sedang baik karena mereka sedang diuji. Banyak terjadi bencana kemanusiaan seperti di Suriah. Di waktu yang bersamaan, negara-negara mayoritas Muslim yang seharusnya punya kekuatan untuk membantu Palestina malah sibuk dengan manuver-manuver politik. 

"Seperti Arab Saudi malah mengembargo Qatar, ini bukan dalam rangka menyelesaikan krisis kemanusiaan yang dialami umat Islam di berbagai belahan bumi, ini bentuk langkah mundur dari kualitas umat Islam," ujarnya.

Ia menerangkan, kalau bicara tentang Palestina, seiring waktu berlalu, semakin banyak kejadian baru. Akses pendidikan warga Palestina semakin dipersempit dan dibatasi. Suplai makanan juga semakin lama semakin dibatasi. Hal ini sama-sama terjadi di Gaza dan Tepi Barat Palestina.

"Kalau bicara kondisi terakhir di Palestina, setiap hari semakin mengalami kemunduran, setiap hari keadaannya semakin mengenaskan," ungkapnya.

Meski banyak yang menilai kondisi di Tepi Barat lebih bagus daripada di Gaza, menurut Ayman, sebenarnya di Tepi Barat juga tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. Sebab, akses-akses dikuasai orang-orang Zionis di Pemerintah Israel. Sehingga mereka leluasa mengatur hajat hidup orang-orang Palestina.

"Nilai-nilai kemanusiaan se makin hari semakin dilecehkan, hak-hak hidup masyarakat Palestina semakin hari semakin dikesampingkan," ujarnya.

Sumber: Republika

Satu dari 9 Naga Indonesia, Iwan Tjahyadikarta Meninggal Dunia, Begini Sepak Terjangnya


Satu dari 9 Naga Indonesia, Iwan Tjahyadikarta Meninggal Dunia, Begini Sepak Terjangnya


Kabar duka datang dari dunia bisnis. Pengusaha Iwan Tjahyadikarta (Eng Thiong) meninggal dunia pada usia 65 tahun.

Pria yang dikenal sebagai satu dari 9 ‘naga’ Indonesia ini menghembuskan nafas terakhir di Krankenhaus Nordwest, Frakfurt, Jerman, Rabu (9/8/2017), pukul 11:27 waktu setempat atau 16:27 WIB.

Jenazah disemayamkan di rumah duka, Jalan Prapanca Dalam 6 nomor 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Iwan Tjahyadikarta ternyata memiliki 5 istri, 13 anak, 4 menantu, dan 12 cucu.
Siapa saja istri almarhum?

Mereka, yakni: Ong Ie Yun, Desiree Lim, Santaly Sri Murty, Mirani Agustina, dan Natasha Ferina.

Sementara ke-13 anaknya, yakni: Anton Tjahyadikarta, Budiman Tjahyadikarta, Christina Tjahyadikarta, Donny Tjahyadikarta, Edward Tjahyadikarta, Feddy Tjahyadikarta, Gabby Tjahyadikarta, Howard Tjahyadikarta, Ignessya Agatha Tjahyadikarta, Justin Micheal Tjahyadikarta, Kelvin Tjahyadikarta, Lyndon Kristofer Tjahyadikarta, dan  Margareth Tjahyadikarta.

Ke-4 menantunya, yakni: Riskawati atau istri dari Anton Tjahyadikarta; Eliz Lo atau istri dari Budiman Tjahyadikarta; Cristian Soeseno Boenarso atau suami dari Christina Tjahyadikarta; dan Emylia Xandria Tjahyadikarta atau istri dari Donny Tjahyadikarta.

Ke-12 cucunya, yakni: Princessa Tjahyadikarta (anak dari Riskawati dan Anton Tjahyadikarta); Precious Pedro Tjahyadikarta (anak dari Riskawati dan Anton Tjahyadikarta); Philbert Formerio Tjahyadikarta (anak dari Riskawati dan Anton Tjahyadikarta); Joseph Truman Tjahyadikarta (anak dari Eliz Lo dan Budiman Tjahyadikarta), ; Michael Krightley Tjahyadikarta (anak dari Eliz Lo dan Budiman Tjahyadikarta); Clinton Maximilian Soeseno (anak dari Cristian Soeseno Boenarso dan Christina Tjahyadikarta);  Ciara Ashley Soeseno (anak dari Cristian Soeseno Boenarso dan Christina Tjahyadikarta); Cailyn Faith Soeseno (anak dari Cristian Soeseno Boenarso dan Christina Tjahyadikarta); Carissa Grace Soeseno (anak dari Cristian Soeseno Boenarso dan Christina Tjahyadikarta); Nathaniel Hayden Tjahyadikarta (anak dari Emylia Xandria Tjahyadikarta dan Donny Tjahyadikarta); Abbygail Summer Tjahyadikarta (anak dari Emylia Xandria Tjahyadikarta dan Donny Tjahyadikarta) dan Isabelle Roselyn Tjahyadikarta (anak dari Emylia Xandria Tjahyadikarta dan Donny Tjahyadikarta).


Sepak terjangnya

Iwan Tjahyadikarta semasa hidupnya adalah satu dari sembilan naga Indonesia.

Usahanya dalah Hotel Alila Pecenongan dimana dia sebagai pemilik, Mal Artha Gading, KIA Indonesia, dan Mazda wilayah Jawa Barat.

Dalam pelbagai informasi yang beredar di dunia maya, ke sembilan naga atau pengusaha tersebut adalah Tommy Winata, Sugianto (Aguan), Arief Prihatna (Cocong), Edi Winata, Kwee Haryadi kumala (A Sie), James Tjahya Riyadi Kumala (Sui Teng), Hari Tanoe Soedibyo, Iwan Cahyadi Karsa (Eng Tiong) dan Johnny Kesuma.

Seperti dilansir dari Majalah Swa, Iwan Tjahyadikarta dikenal sebagai pengusaha Jakarta yang keluar dari bisnis keluarganya untuk membangun bisnis dealer mobil, Sumber Auto Graha pada 1980-an.

Memasuki 1990-an, Iwan Tjahyadikarta merambah bisnis properti. Kemitraannya dengan Yan Mogi dalam SMR Group menghasilkan sejumlah properti, seperti apartemen Mitra Oasis (Allison Residence), Mitra Sunter, Mal Artha Gading, dan Senayan Residence.

Keluarga Tjahyadikarta mempunyai banyak lahan dan sering diajak kerja sama. Salah satunya oleh Agung Podomoro Group untuk membangun Aston Hotel di Braga, Bandung.

Pasangan Iwan-Elfina memiliki tiga putra dan satu putri, hanya anak putra yang dilibatkan dalam bisnis keluarga.

Iwan mempercayakan bisnis properti yang sudah dirintisnya kepada anak keduanya, yaitu Budiman Tjahyadikarta.

Pada 2000, Budiman diminta pulang dari Australia oleh Iwan untuk membantu dalam pengelolaan Hotel Alila di Pecenongan, Jakarta.

Ayah Budiman memiliki gedungnya, sementara paman Budiman menjadi operator hotelnya.

Di tahun 2004, adik bungsu Budiman, Donny Tjahyadikarta bergabung dalam pengelolaan Alila Hotel Pecenongan. Alila Hotel merupakan international chain hotel. Budiman dan Donny mendapatkan peluang untuk belajar mengembangkan bisnis keluarga ketika bergabung di Alila Hotel.

Saat ini Budiman dan Donny sedang mengembangkan bisnis operator hotel bernama Hotel International Management (HIM), yang sudah dimulai sejak 2012. Satu hotel yang mereka miliki dalam bendera HIM adalah Sparks Hotel di Mangga Besar dengan kamar sebanyak 114 buah.

Iwan memang memiliki beberapa lokasi properti yang ingin dikembangkan Budiman dan Donny untuk perhotelan, yang sudah berjalan Sparks Hotel di Mangga Besar.

Siapa Sembilan Naga?

Dalam pelbagai informasi yang beredar di dunia maya, ke sembilan naga atau pengusaha tersebut adalah Tommy Winata, Sugianto (Aguan), Arief Prihatna (Cocong), Edi Winata, Kwee Haryadi kumala (A Sie), James Tjahya Riyadi Kumala (Sui Teng), Hari Tanoe Soedibyo, Iwan Cahyadi Karsa (Eng Tiong) dan Johnny Kesuma.

Saat riuh Pilkada DKI Jakarta, Cawagub Sandiaga Uno mengaku disarankan untuk tidak maju oleh pengusaha sembilan naga.

"Semua pengusaha saya datangi, termasuk sembilan naga. Semua bilang jangan maju. Kenapa, karena mereka tahu saya tidak bisa dikontrol,"ujar Sandiaga dalam diskusi di sekretariat Komite Jakarta Tentram, Jakarta Selatan, Minggu (12/9/2016).

Walaupun disarankan untuk tidak maju, Sandiaga atau yang akrab dipanggil Sandi itu memutuskan untuk tetap maju. Setelahnya, ia akui banyak yang menudingnya sebagai pengusaha boneka, yang maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, mewakili kelompok tertentu.

"Padahal saya tidak meminta sepeser pun dari pengusaha. Jadi dia hembuskan ini pengusaha boneka, ada kepentingan," ujar Sandi.

Sandi menduga karena ia dikenal tidak bisa diatur, maka segala macam upaya dilakukan untuk mengganjal langkahnya, termasuk dengan menghembuskan isu pengusaha boneka yang hendak maju menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Di bilang pengusaha boneka lah, apa lah. Padahal korupsi itu ada yang ngurus, pengadilan. Pernah nggak saya dipanggil pengadilan saya belum pernah, (jadi) saksi saja saya nggak pernah," ujarnya.

Sebelumnya saat Pilpres 2014, antara Jokowi dan Prabowo isu 9 Naga juga mencuat. Disebut-sebut Jokowi didukung 9 Naga.

Dalam acara ILC (Indonesia Lawyers Club) tanggal 21 Oktober 2014, Kwik Kian Gie mengungkapkan kepihatinannya akan isyu tentang 9 taipan yang mengendalikan Presiden Jokowi.

Daftar sembilan orang kaya yang lalu dijuluki 9 taipan itu pun beredar di internet. Banyak pihak yang lalu menyebar isu bahwa 9 taipan yang dimaksudkan oleh Kwik Kian Gie adalah 9 naga.

Mereka adalah orang-orang Tionghoa paling kaya di Indonesia. Mereka adalah para pemimpin mafia Tionghoa Indonesia. Mereka menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekayaannya.

Penulis Kompasiana, Haihai Bengcu, menulis 9 Naga adalah judul film drama kriminal yang beredar tahun 2006. Ceritanya tentang tiga orang sahabat sejak kecil yang mencari nafkah sebagai pembunuh bayaran.

Namun 2009-an muncullah iyu mafia 9 naga.

Konon, ada 9 naga mafia yang petantang-ptenteng tanpa lawan di Indonesia. Katanya, selain perusahaan-perusahaan resmi mereka juga menguasai penyelundupan, perjudian, pemerasan, korupsi bahkan narkoba.

Soal isu sembilan naga, Tommy Winata pada tahun 2011 lalu mengungkap fakta sebebarnya tentang kabar geng sembilan naga yang dibuat oleh dua koran Australia The Age dan Sydney Morning Herald.

"Nah dengan yang namanya sembilan naga dan segala macam, saya pun kalau memang nanti yang menulis atau menyatakan itu ada, saya tanya ke dia, dasar apa dia menyebutkan itu? Kalau under water saya mengerti karena kerjaan saya hampir setiap bulan di laut," ungkap Tomy dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Mingu (13/3/2011) petang.

"Bukannya saya guyon tapi memang saya juga bingung. Tuduhan sembilan naga juga saya kira mereka terkesima dengan cerita-cerita soal yang orang bilang lucu-lucu," tegasnya.

Selain itu, Tomy mengaku tidak pernah memenuhi undangan resmi. Apalagi kegiatan santai seperti ngerumpi di tempat-tempat yang tidak jelas.

"Jadi saya benar-benar bingung dengan istilah sembilan naga itu. Saya kira itu mungkin hanya imajinasi mereka sendiri. Berpikir terlalu tinggi tentang diri saya. Udah gitu imajinasi tersebut dicantumkan sebagai keyakinan yang seolah-olah itu benar. Dan itulah muncul tuduhan-tuduhan yang cenderung merugikan image kami. Itulah kira-kira gambaran yang bisa saya sampaikan," imbuh Tomy. []

Sumber : tribunnews.com

Sebelum Tewas, Johannes Marliem Ungkap Kekecewaan Kepada KPK dan Media Yang Menyebabkan Nyawanya Terancam

Sebelum Tewas, Johannes Marliem Ungkap Kekecewaan Kepada KPK dan Media Yang Menyebabkan Nyawanya Terancam


10Berita~ Kematian Johannes Marliem yang disebut sebagai "saksi kunci" kasus korupsi e-KTP (KTP elektronik) terjadi simpang siur kebenarannya.

Namun Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah telah mengkonfirmasi tewasnya Johannes Marliem.

"Soal kematian (Johannes Marliem) sudah jelas. Saya mendapat konfirmasi langsung dari otoritas kita yang secara resmi diberitahu oleh FBI," kata Fahri Hamzah melalui akun twitternya, Minggu (13/8/2017).

Kematian ini menyisakan banyak misteri. Dikabarkan bunuh diri namun ditemukan dengan beberapa luka di tubuhnya, hal yang kurang lazim dalam peristiwa bunuh diri.

Seperti dilansir kontan.co.id, beberapa waktu lalu sebelum kematian ini, wartawan KONTAN sempat saling bertukar pesan dengan Marliem. Ketika itu ia sempat mengungkapkan kekecewaannya pada pimpinan KPK dan sebuah media massa lantaran pemberitaan yang membuat nyawanya terancam.

Kekecewaannya itu terkait munculnya nama Johannes ke media massa dan disebut secara jelas sebagai saksi kunci yang memiliki rekaman percakapan korupsi e-KTP. Atas pemberitaan itu, Johannes merasa nyawanya terancam.

Mungkin yang dimaksud Johannes adalah pemberitaan Tempo:


Berikut petikan wawancara yang dilakukan Kontan beberapa waktu lalu:

"Saya tidak mau dipublikasi begini sebagai saksi. Malah sekarang bisa-bisa nyawa saya terancam," ujarnya.

"Seharusnya penyidikan saya itu rahasia. Masa saksi dibuka-buka begitu di media. Apa saya enggak jadi bual-bualan pihak yang merasa dirugikan? Makanya saya itu kecewa betul," imbuh Marliem mengomentari bocornya kepemilikan rekaman pembicaraan terkait pembahasan proyek e-KTP.

Berita yang Marliem maksud ialah soal terbongkarnya bukti berupa rekaman pembicaraan (yang oleh media disebut 500 GB). Padahal, rekaman tersebut sebenarnya tak ingin ia beberkan.

"Saya kira sama saja hukum di AS juga begitu. Kita selalu menjunjung tinggi privacy rights, harus memberitahu dan consent bila melakukan perekaman," tuturnya.

Itu sebabnya, ia sempat mengungkapkan harapannya agar (jurnalis) KONTAN tidak memelintir pemberitaan (seperti yang dilakukan media lainnya) soal rekaman yang ia anggap sebagai catatan tersebut. Pasalnya, dalam pemberitaan di media sebelumnya, seolah-olah dijelaskan bahwa ketua DPR RI Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka gara-gara rekaman yang ia miliki.

"Jadi tolong jangan diplintir lagi. Saya tidak ada kepentingan soal rekaman. Dan ada rekaman SN (Setya Novanto) atau tidak, saya juga tidak tahu. Namanya juga catatan saya," ucap Marliem.

Marliem juga sempat membantah soal isi surat dakwaan yang menyebut ia sempat memberikan duit US$ 200.000 kepada Sugiharto, mantan pejabat Kemendagri yang sudah divonis bersalah di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Sebagai buktinya, ia memberikan potongan rekaman pembicaraannya dengan Sugiharto. Dalam pembicaraan itu, Marliem hanya ingin memberikan teknologi yang terbaik serta bekerja demi kesuksesan program e-KTP. Harga yang ia berikan kepada konsorsium pun merupakan harga wajar dan tidak digelembungkan seenaknya.

Meskipun perusahaannya berbasis di Amerika Serikat, Marliem menggaransi data kependudukan tidak akan bocor. Pasalnya server dan storage system berada di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta.

Lantaran perusahaannya berasal dari negeri Paman Sam itu pula yang menjadi alasan dia tidak bisa main suap-menyuap. "Saya sudah pahit-pahit ngomong di depan, bahwa kami ini perusahaan Amerika. Tidak bisa cawe-cawe. Kami tidak bisa mengeluarkan uang dari perusahaan untuk kepentingan tidak jelas," tuturnya.

Pasalnya, jika melanggar, perusahaanya akan dijerat dengan FCPA (Foreign Corrup Practice Act) dan harus membayar denda besar jika terbukti menyuap. Penerapan aturan ini serupa dengan pidana korporasi yang mulai digunakan KPK akhir-akhir ini.

Dalam kesempatan itu, Marliem juga sempat berkomentar soal kartu-kartu yang dikeluarkan pemerintah, seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Sejahtera, BPJS dan sebaginya. Baginya, kartu tersebut hanya pemborosan anggaran karena hanya plastik yang berisi tulisan. Sementara, e-KTP berisi data biometrik yang sangat valid. Dengan e-KTP, pemerintah bisa memastikan jumlah anggota keluarga, berapa anak yang harus disubsidi.

"KTP-el saat ini sudah siap, mau dijadikan e-Toll bisa, jadi e-money juga bisa. Tapi, karena di sektor-sektor itu sudah dikuasai mafia jadi pemerintah tidak berani ambil keputusan politis," katanya.

Sumber: http://m.kontan.co.id/news/ini-curhat-johannes-marliem-sebelum-tewas

***

Ahli Hukum Prof. Romli Atmasasmita‏:

"Johanes Marliem "bunuh diri"?? inilah akibat saksi diumbar oleh KPK dan malah di wawancara Tempo yang seharusnya dirahasiakan dan dilindungi secara hukum."

johanes marliem "bunuh diri"?? inilah akibat saksi diumbar oleh KPK dn malah di wwcr tempo yg shrsnya dirahasiakan dn dilindungi scr hk

— romli atmasasmita (@rajasundawiwaha) 11 Agustus 2017


Sumber: Portal Islam

JURNALISME KPK & KEMATIAN "SAKSI KUNCI" Johannes Marliem

JURNALISME KPK & KEMATIAN "SAKSI KUNCI" Johannes Marliem


Oleh: Fahri Hamzah

1. Kematian Johannes Marliem (JM) menyeret kita pada perdebatan yg memang seharusnya tentang #JurnalismeKPK.

2. Nanti kita akan sampai pada pengertian yang baik tentang beda antara Hukum dan Jurnalisme. #TrialByThePress

3. Jika benar bahwa kematian JM ada kaitannya dengan eksploitasi berita secara sepihak maka ini adalah skandal besar. #JurnalismeKPK

4. Soal kematian JM sudah jelas. Saya mendapat konfirmasi langsung dari otoritas kita yg secara resmi diberitahu oleh FBI.

5. Maka selanjutnya ada penyelidikan yang akan panjang. Apalagi jika kasusnya bunuh diri.

6. Sementara itu, KPK telah menggunakan informasi kematian JM ini untuk mengangkat citra, "kami akan lanjutkan (kasus EKTP)", ini saksi kunci, dll.

7. Di tanah air telah menggema istilah #SaksiKunciEKTP, entah datang darimana seorang yg belum pernah diperiksa jadi kunci.

8. Kebiasaan latah ini masuk ke media mainstream yg punya reputasi hebat2. #SaksiKunciEKTP

9. Malam2 saya menelpon seorang jurnalis senior. Saya tanya kenapa Anda sebut saksi kunci? Kunci apa yang dia bawa?

10. Dia tersadar dan mengatakan bahwa memang itu tidak ada dasarnya. Tapi mungkin karena sebuah berita sebuah media. #JurnalismeKPK

11. Pagi ini memang rame kita membaca berita tentang keluhan JM sebelum meninggal dunia. #JurnalismeKPK

12. Saya tampilkan 2 artikel:

Sebelum Tewas, Johannes Marliem Khawatir Nyawanya Terancam
http://nasional.kompas.com/read/2017/08/12/19591421/sebelum-tewas-johannes-marliem-khawatir-nyawanya-terancam

Ini curhat Johannes Marliem sebelum tewas

http://m.kontan.co.id/news/ini-curhat-johannes-marliem-sebelum-tewas

13. Jelas digambarkan dalam berita itu bahwa JM menyayangkan Pembocoran pemeriksaannya. #JurnalismeKPK

14. Saya kutip: "Saya tidak mau dipublikasi begini sebagai saksi. Malah sekarang bisa-bisa nyawa saya terancam," ujar Johannes.

15. "Seharusnya penyidikan saya itu rahasia. Masa saksi dibuka-buka begitu di media...."

16. "....Apa saya enggak jadi bual-bualan pihak yang merasa dirugikan? Makanya saya itu kecewa betul," imbuhnya.

17. "Saya kira sama saja hukum di AS juga begitu. Kita selalu menjunjung tinggi privacy rights,.... harus memberitahu dan consent bila melakukan perekaman," tuturnya.

18. Jadi ada dugaan kuat bahwa pemeriksaan JM oleh KPK telah dibocorkan kepada sebuah media. Inilah #JurnalismeKPK .

19. Saya banyak mendengar berita lain yang lebih tajam. Bahwa Pembocoran itu memiliki maksud yang lebih teknis. #JurnalismeKPK

20. Nanti, Semua akan terungkap tetapi yang penting adalah #JurnalismeKPK harus segera dihentikan sebab korban sudah banyak.

21. Sejak lama KPK telah mempraktikkan upaya menjadikan KPK tidak saja sebagai lembaga penegak hukum tetapi pembentuk opini.

22. Pressroom KPK jauh lebih aktif dari pressroom istana. jubir KPK yg pindah ke istana pun hilang ditelan Jubir KPK.

23. Tidak saja itu tetapi KPK terlibat banyak sekali kasus Pembocoran dokumen kepada media. #JurnalismeKPK

24. Mulai potongan percakapan, potongan video, sampai bocoran dokumen pemeriksaan. #JurnalismeKPK

25. Ada satu modus yang nanti harus dibuktikan bahwa ada Oknun di pressroom KPK langsung mendapat bocoran. #JurnalismeKPK

26. Lalu, Banyak saksi sehabis diperiksa kaget sebab apa yang ditanya di atas (gedung KPK) ternyata di bawah (saat selesai pemeriksaan) sudah ditanya wartawan.

27. Pembocoran seperti ini adalah skandal besar. Dan sayangnya kita menganggap ini biasa. #JurnalismeKPK

28. Di Indonesia oleh KPK tidak ada privacy dan perlindungan dalam gerakan pemberantasan korupsi. #JurnalismeKPK

29. Orang2 diperiksa tanpa perlindungan nama baik dan privacy. Bahkan KPK sengaja mengundang media untuk dieksploitasi.

30. Ratusan orang diperiksa sebagai saksi untuk 1 atau 2 tersangka tanpa perlu dirahasiakan. Bahkan sering ikut dihancurkan.

31. Lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) yang justru kita bentuk untuk itu malah takut sekali kepada KPK. #JurnalismeKPK

32. Saksi2 KPK mereka tidak mau lindungi dan kalau saksi kasus korupsi datang mereka bilang "boleh Gak oleh KPK?".

33. Komnas HAM juga gitu, bagi mereka saksi kasus korupsi tidak punya HAM karena KPK bilang Korupsi kejahatan luar biasa.

34. Para Aktifis perlindungan HAM di negeri ini mengecualikan HAM dari isu yang ditangani KPK. #JurnalismeKPK

35. Karena itu, kasus Niko dan JM yang kita saksikan adalah puncak gunung es dari malpraktik hukum dan #JurnalismeKPK .

36. Ini adalah tantangan besar bagi @PansusKPK @DPR_RI untuk membuka semua kejanggalan ini. #JurnalismeKPK

37. Mari kita saksikan dengan mata hati yang jernih. #JurnalismeKPK #TrialByThePress #PansusAngketKPK

Dari twit @Fahrihamzah (13/8/2017)

***

Ahli Hukum Prof. Romli Atmasasmita‏:

"Johanes Marliem "bunuh diri"?? inilah akibat saksi diumbar oleh KPK dan malah di wawancara Tempo yang seharusnya dirahasiakan dan dilindungi secara hukum."

johanes marliem "bunuh diri"?? inilah akibat saksi diumbar oleh KPK dn malah di wwcr tempo yg shrsnya dirahasiakan dn dilindungi scr hk

— romli atmasasmita (@rajasundawiwaha) 11 Agustus 2017

Sumber: Portal Islam