Ada Gambar Patung Liberty Pakai Jilbab, Pengusaha Yahudi AS Berang
10Berita – Seorang murid SMA di AS dikecam oleh para pembenci Islam sebab menggambar patung Liberty dalam balutan pakaian tertutup dan hijab. Gambar tersebut dibuat dalam rangka kompetisi seni kongres yang digelar oleh sekolah menengah di seluruh AS.
Lukisan remaja itu sampai ke final setelah bersaing dengan kompetitor lainnya dan berhasil digantung di kantor anggota kongres dari Partai Demokrat, J. Luis Correa. Namun rupanya tidak semua orang senang dengan gambar dalam lukisan itu.
Pasalnya, patung Liberty yang digambarnya memiliki kulit coklat dan mengenakan hijab sambil memegang obor. Penggambaran patung menurut versi remaja itu mengundang kecaman dari sekelompok supremasi kulit putih yang menganut Islamofobia.
“Orang Amerika punya lukisan patung Liberty pakai hijab di kantornya. Sangat tidak Amerika. Turunkan lukisan itu sekarang,” kata seorang pengguna akun media sosial Twitter dengan nama akun Sharon Remund, seperti dilansir dari laman Al Araby, Minggu (13/8).
“Lukisan Patung Liberty dengan hijab tergantung di kantor Lou Correa yang sangat tidak Amerika. Ini memicu berbagai pertanyaan,” komentar lainnya.
Tidak hanya menyatakan keberatan mereka, mereka juga menyerukan seruan untuk memboikot Islam.
“Ini adalah Islamisasi terhadap Amerika. Boikot Islam,” tulis akun Twitter @autumnrainwater.
Menanggapi seluruh kemarahan yang ditujukan kepadanya, Correa justru menyikapinya dengan santai. Dalam akun Twitternya Correa seolah menekankan tentang amandemen pertama AS yang menjamin hak kebebasan beragama.
“Jangan pernah takut untuk menunjukkan dirimu yang sebenarnya,” tulis Correa di akun Twitternya @RepLouCorrea.
Patung Liberty merupakan suatu lambang kebebasan paling terkenal di seluruh dunia. Patung tersebut dihadiahkan oleh Prancis kepada Amerika Serikat sebagai simbol selamat datang bagi pengunjung, imigran, dan warga yang datang kembali ke AS. (kl/mdk)
Sumber: Eramuslim
Senin, 14 Agustus 2017
Ada Gambar Patung Liberty Pakai Jilbab, Pengusaha Yahudi AS Berang
Razia Kendaraan Digelar Untuk Kejar Setoran Pajak
Razia Kendaraan Digelar Untuk Kejar Setoran Pajak
10Berita -Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melakukan pengawasan tahunan terhadap registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.
Dalam praktiknya, Ditlantas merazia kendaraan yang belum membayar pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Pagarra mengatakan, razia yang dilakukan di lima wilayah di Jakarta ini dilakukan, guna meningkatkan pendapatan daerah dari sisi pajak kendaraan.
“Razia ini dalam rangka mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah, dan pendapatan pusat. Anggaran itu digunakan untuk pembangunan juga,” ujar Halim kepada VIVA.co.id, Sabtu 12 Agustus 2017.
Razia tersebut, kata Halim, akan berlangsung sampai 31 Agustus 2017, berbarengan dengan batas waktu pemutihan surat-surat kendaraan. “Ada pemutihan sampai 31 Agustus, itu yang kami lakukan untuk pengejaran,” katanya.
Dengan adanya razia ini, ia berharap, masyarakat sadar dan memenuhi kewajibannya membayar pajak kendaraan.Ia juga mengatakan, jika kendaraan terkena razia pajak kendaraan, proses pemutihan denda kendaraan tidak berlaku.
“Pemutihan itu tidak kena (berlaku) bagi yang kena razia. Seumpamanya sudah diberlakukan pemutihan, terus pada waktu razia dia kena (tilang), maka tidak kena pemutihan,” tuturnya.
Bahkan, masyarakat yang terkena razia pajak kendaraan dapat dikenakan denda maksimal sebesar Rp500 ribu.
“Apabila tidak dilaksanakan pengesahan tersebut, maka STNK dinyatakan tidak sah. Dinyatakan dalam UU lalu lintas Pasal 288 ayat 1, yaitu setiap pengemudi tidak dilengkapi STNK dipidana paling lama dua bulan dan denda paling banyak Rp500 ribu,” katanya.(kl/vv)
Sumber: Eramuslim
Keburu Ketahuan, Promosi Meikarta di Kementrian ESDM Batal
Keburu Ketahuan, Promosi Meikarta di Kementrian ESDM Batal
10Berita -Direktorat Mineral dan Batubara Kementerian ESDM membatalkan rencana menerima kunjungan PT Mahkota Sentosa Utama, untuk melakukan sosialisasi penjualan apartemen Meikarta.
Pembatalan ini terjadi setelah nota surat mengenai agenda acara tersebut beredar dijejaring sosila media. Sekretaris Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM Iwan Prasetya mengaku agenda itu tidak mempunyai tujuan lain selain penawaran apartemen.
“Terkait adanya nota dinas kepala bagian umum direktorat jenderal minerba Kementerian ESDM tentang sosialisasi apartemen Meikarta yang beredar luas, kami sudah mengklarifikasi kepada yang bersangkutan. Yang bersangkutan menjelaskan sama sekali tidak bermaksud apa-apa kecuali ingin membantu pegawai yang belum punya rumah,” kata dia secara tertulis, Kamis (10/8).
“Kami telah menginstruksikan agar kegiatan tersebut dibatalkan, dan pagi ini membuat Nota Dinas untuk pembatalan atas kegiatan tersebut, sekaligus surat peringatan tertulis kepada yang bersangkutan-sanksi sesuai aturan kepegawaian yang berlaku.”
Sebelumnya terungkap adanya surat seruan kepada pegawai di linkungan Direktorat Minerba untuk mengikuti sosialisasi penawaran apartemen Meikarta yang dibangun anak perusahaan Lippo Group, yakni PT Mahkota Sentosa Utama.
Surat tesebut tertanggal 7 Agustus 2017 yang ditandatangani atas nama Sekretaris Kepala Bagian Umum, Kepegawaian dan Organisasi. Dalam surat yang bernomor 1017/05/SDBUP/1017 berbunyi, “Sehubung dengan surat dari PT.Mahkota Sentosa Utama tanggal 4 Agustus 2017 hal perkenalan dan penawaran apartemen Meikarta-Cikarang, bahwa bersama ini kami sampaikan bahwa PT Mahkota Sentosa Utama akan mengadakan sosialisasi penawaran apartemen Meikarta-Cakung pada hari selasa 15 Agustus 2017 di Aula Gedung C Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. Berkenaan dengan hal itu, kami mohon kiranya dapat mengikutkan pegawai di lingkungan unit kerja saudara”.
Perlu dipahami bahwa proyek Lippo Group ini sedang bermasalah dengan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Mega proyek ini dibangun dengan kesan lancang dan angkuh, pasalnya perusahaan besar itu tidak mengurus perizinannya dengan baik. Bahkan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar telah meminta Lippo Group menghentikan sementara proyek kawasan Kota Baru Meikarta sebelum mendapat perizinan dari pemerintah.
“Sebab kalau tidak, saya khawatir ini, tapi saya enggak tahu polisi akan bertindak atau tidak. Yang jelas menjual barang ilegal itu adalah kriminal. Kan logikanya memasarkan barang ilegal, enggak ada izin, kriminal. Saya khawatir akan dikriminalisasi nantinya,” kata Deddy di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (2/8).
Tidak hanya itu, alasan pemberhentian sementara proyek Meikarta juga karena perlu kajian dampak lingkungannya terhadap masyarakat sekitar. “Ini untuk kota metropolitan. Jangan kanan kirinya banjir nanti harus menjual dengan mudah, dibeli lagi, jadi kota baru lagi. Ini kan marginalisasi masyarakat. Jadi kejam juga kan ujungnya.” (kl/akt)
Sumber: Eramuslim
Jadi Ormas, Bang Japar Siap Bersihkan Kampung Jakarta Dari Narkoba
Jadi Ormas, Bang Japar Siap Bersihkan Kampung Jakarta Dari Narkoba
10Berita – Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) bertransformasi menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas) dari sebelumnya sebagai relawan pasangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
Pada Minggu kemarin, Bang Japar mulai meluncurkan berbagai program untuk mendukung realisasi berbagai janji kerja Anies-Sandi. Salah satunya dengan menginisiasi berdirinya Kampung Anti Narkoba dan meluncurkan ambulance gratis untuk warga kampung yang ada di Jakarta.
“Peluncuran ambulance gratis dan mencegah masuknya narkoba dengan mendirikan kampung anti narkoba adalah salah satu program Bang Japar untuk mendukung Anies-Sandi merealisasikan janjinya memajukan dan membahagiakan warga Jakarta,” ujar Ketua Umum Bang Japar, Fahira Idris.
Fahira menyampaikan itu saat saat Apel Akbar Pelantikan Ormas dan LBH Bang Japar yang dihadiri 2.500 pengurus Bang Japar yang berasal lima wilayah yang ada di Jakarta. Apel Akbar yang dihadiri Gubernur/Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno ini berlangsung di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan (13/8).
Menurutnya, kompleksitas masalah Jakarta hanya bisa diselesaikan jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi ruang kepada warganya untuk berpartisipasi dan berkolaborasi. Untuk itu, Bang Japar akan berperan sebagai penyangga dan katalis masyarakat di bidang hukum, keamanan, dan pelestarian budaya lokal dalam rangka meminimalisasi penyakit masyarakat di wilayah DKI Jakarta.
Salah satu aksi nyatanya adalah membantu aparat untuk mengamankan Jakarta dari penyakit masyarakat mulai dari narkoba, miras, judi, prostitusi, tawuran hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta bentuk tindak kriminal lainnya.
“Selama narkoba masih marak, warga Jakarta tidak akan pernah bahagia. Mereka ini seperti perusahaan. Ada ‘direkturnya’, ada ‘komisarisnya’, ada ‘investor’, ada ‘agen’, sampai ke distributor atau pengedar. Mata rantai ini harus kita putus dan masyarakat harus diberi ruang dan dilindungi untuk berperan memberantas narkoba,” tegas Wakil Ketua Komite III DPD ini.
Selain melantik pengurus ormas dan LBH Bang Japar, pada apel akbar ini, Fahira Idris juga memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat dan memberikan akte pendirian kepada berbagai perguruan silat yang ada di Jakarta. Bang Japar juga resmi membuka pendaftaran anggota baru bagi warga Jakarta yang aktif di perguruan silat, punya latar belakang hukum, dan para pegiat UMKM.
Menurut data dari BNN, narkoba di Indonesia sebagian besar dipasok oleh RRC dan para pelakunya juga mereka. Inilah yang akan diperangi oleh Ormas Bang Japar. Semoga kampung di DKI Jakarta bisa benar-benar bersih dari narkoba. (kl/rmol)
Sumber: Eramuslim
Pembatasan Motor Diperluas, Pajak Tetap, Pengendara Merasa Dizalimi
Pembatasan Motor Diperluas, Pajak Tetap, Pengendara Merasa Dizalimi
10Berita – Pengendar sepeda motor merasa dianaktirikan dengan adanya rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang bakal memperluas larangan sepeda motor, di Jalur Kuningan dan Bundaran Senayan, Jakarta Selatan.
Seperti yang dikemukakan Fadli (30), pria yang bekerja sebagai ojek online ini menolak dengan adanya pelarangan tersebut. Dia mengaku, jika pemerintah seakan menganak tirikan pengendara sepeda motor.
“Ya kalau seperti itu seperti menganak tirikan pengedara motor. Kami kan sebagai ojek online kalau ada orderan di daerah Kuningan atau tempat yang dilarang lainnya. Kami harus bagaimana? Sedangkan kami perlu uang juga. Harusnya pemerintah kaji ulanglah kebijakan itu,” katanya kepada SINDOnews di Jalan Suryopranoto, Minggu (13/8/2017).
Menurutnya, saat ini banyak jalan yang tak bisa dilewati pengendara motor. Sementara pekerjaan ojek online sebagian konsumennya berada di jalan yang dilarang tersebut.
“Sekarang banyak jalan yang dilarang bagi pengendara, lalu yang diperbolehkan itu seperti apa? Kalau saya pribadi sebagai pengendara sangat dianak tirikan,” keluhnya.
Senada dengan Fadli, Widi (25) mengaku tidak setuju jika jalur Kuningan hanya dikhususkan bagi para pengendara roda 4. Karena, dirinya kerap melewati jalur tersebut, jika jalur itu dilarang bagi pengguna sepeda motor maka akan banyak pengendara yang bingung mencari jalan untuk sampai ke jalur itu.
“Ya kalau Bundaran Senayan sih enggak apa-apa, tapi kalau Kuningan jangan lah. Meski saya rumah di Tanah Kusir, tapi saya sering lewat situ (Kuningan). Karena selain jalur protokol saya enggak tahu lagi jalan lainnya,” keluhnya.
Dia berharap, pemerintah mengkaji ulang kembali kebijakan perluasan pelarangan pengendara motor tersebut. Lantaran perluasan ini merugikan satu belah pihak yakni pengendara sepeda motor. “Dikaji ulang lagi aja deh, jangan terus prioritaskan mobil, motor juga kan perlu lewat,” tandasnya. (kl/sn)
Sumber: Eramuslim
Kisah Islami, Cinta Sejati yang Berawal dari Kebencian (Sangat Inspiratif)
Kisah Islami, Cinta Sejati yang Berawal dari Kebencian (Sangat Inspiratif)
10Berita- Tumbuh besar di Amerika, Anda akan menemukan nilai-nilai kristiani yang tersembunyi dan secara turun temurun bertahan di lingkungan masyarakat. Namun agama tidaklah berpengaruh cukup besar dalam keseharian mereka.
Sejak kecil, Nenek selalu mengajakku ke gereja di akhir pekan yang biasanya diisi dengan pelajaran Injil rutin dan begitu juga kemah musim panas. Seiring dengan bertambahnya usiaku, keterlibatanku digereja pun semakin berkurang, waktuku kuhabiskan di sekolah, kegiatan olahraga, dan sebagainya. Aku selalu menonjol di bidang matematika dan sains selama masa sekolah, dan aku sangat tertarik dalam bidang tersebut.
Semasa SMA kuputuskan untuk meninggalkan agama sepenuhnya dan kemudian menjadi seorang atheis, khususnya setelah berdiskusi tentang beberapa hal dengan salah seorang guruku, yang sangat teguh dengan keyakinan atheisnya.
Walaupun masih duduk di bangku SMA, dan umur yang masih 17 tahun, aku masuk militer. Saat itu nyatanya keputusan yang aku ambil tidak bertahan lama, pada masa itu juga imanku terasa diperbaharui, untuk menjadi umat kristiani yang terlahir kembali. Apabila kita meninjau kembali argumen yang sebenarnya dari kaum Atheis, tentang tidak adanya Tuhan, maka kita akan tahu ini adalah argumen yang dangkal. Pada saat mereka menuduh kepercayaan akan adanya Tuhan adalah sangat tidak logis, di saat itu pula realita akan sains dan alam semesta menunjukkan fakta yang sebaliknya.
Setelah melalui perjalanan pemikiran ini, akhirnya aku pun kembali membaca Injil tiap hari. Mulai aktif beribadah dan benar-benar menjadi religius.
Musim panas berlalu, peristiwa 9/11 pun terjadi. Di seluruh berita dan di setiap perkumpulan, semua orang selalu membicarakannya, tentang muslim yang mempercayai bahwa semakin banyak orang kafir yang ia bunuh, maka semakin baiklah tempatnya di surga. Hal ini sudah cukup menjadi alasan, bahwa tidak masuk akal jika ada orang yang tertarik atau bahkan terbesit keinginan untuk mengetahui betapa “kejam”nya agama ini. Banyak orang yang kemudian berhenti pada titik ini, menumbuhkan rasa benci buta akan Islam, sebagaimana pula aku.
Yah aku adalah selayaknya orang kulit putih militer Amerika, dengan kebencian yang sangat kuat terhadap Islam dan muslim. Semua ini berlanjut selama berbulan-bulan, dan kian mengeras oleh pemberitaan non-stop dari media tentang seluruh kejahatan Islam.
Tiga bulan berlalu ketika salah satu guru kami membuat penawaran, barang siapa diantara para muridnya yang bisa menghasilkan proyek orisinil dan cukup unik, maka otomatis akan dinyatakan lulus dari kelas yang ia ampu, hal ini disengaja untuk memancing kreativitas kami. Berkaitan dengan topik yang masih hangat, akumemilih membuat game tentang mencari dan membasmi Osama bin Laden, dan akhirnya berhasil menyelesaikan proyek ini lebih awal.
Karena deadline proyek ini masih ada seminggu lagi setelah liburan natal, maka aku berkesempatan untuk menambahkan beberapa detil di masa liburan. Salah satunya adalah detil berupa turban Osama bin Laden yang terbakar api. Namun saat aku mencari gambar-gambar pendukung fitur ini melalui Google, tanpa sengaja kutemukan beberapa artikel yang membuka pandanganku tentang Islam.
Masih teringat salah satu judul artikel yang kubaca saat itu, tentang bagaimana muslim percaya akan Nuh, Ibrahim, Musa, Yesus dan para nabi lainnya yang sebelumnya sudah aku kenal sejak kecil sebagai umat kristiani.
Kisah-kisah ini adalah santapan harianku selama masih belajar Injil. Sebagai hamba kristen yang taat hal ini menarik perhatianku, bagaimana bisa mereka percaya dengan para nabi namun tidak menjadi kristiani?.
Proyek game yang sedang dikerjakan pun kusisihkan, yang pada akhirnya tidak pernah kusentuh lagi akibat sibuk dengan membaca artikel dan buku-buku. Kesibukan baruku ini jelas lebih baik dari pada para media dan berita yang membuat sensasi akan kebencian kami terhadap apa yang telah dilakukan oleh satu atau dua orang muslim. Tiap kali aku terbangun dari tidur, maka bacaan-bacaan agama kerap menemaniku sampai-sampai aku terlelap di tengah membaca. Rutinitas baru ini terus berulang selama masa liburanku itu.
Sangat menarik yang aku temukan di masa pencarianku melalui buku-buku itu, bahwa jika seseorang berkeinginan untuk menjadi pribadi yang religius serta membangun relasi dengan Tuhannya, maka pada umumnya ia akan mulai dari apa yang ia tahu dan menjadi pembela ajaran apapun dimana ia dibesarkan. Walaupun ajaran itu belum tentu mewakili kebenaran yang dicarinya. Untuk menjadi seorang kristiani yang sesungguhnya, aku butuh melihat lebih dalam tentang Islam dan agama lainnya. Sehingga pilihanku terhadap kristiani tidak hanya berdasar pada keyakinan bawaan semata.
Dalam sejarah awal masa-masa kristiani, kutemukan bahwa nilai dan ajaran asli Yesus bukanlah ajaran yang ditaati dan dipraktekkan oleh gereja, bahkan gereja menstandarisasi dogma mereka sembari membakar apapun (dan siapapun) yang menentang mereka.
Aku terinspirasi bahwa semua ini adalah jalan kehendak dari Tuhan yang selalu Ia Lakukan, dalam rangka menyelamatkan kemurnian agamaNya dan kesucian ajaranNya melalui rasul-Nya, yaitu Muhammad yang lahir pada tahun 571 Masehi, ratusan tahun setelah majelis yang dimulai di Nicaea pada 325 M. Majelis yang sama yang melahirkan suatu ajaran, yang lebih kita kenal sebagai ajaran kristiani.
Alquran pun coba kupelajari dan begitu juga dengan fakta bahwa ia belum pernah diubah-ubah, tidak satu huruf pun!. Ini berita yang luar biasa sebagai seorang penganut kristiani,mengingat sugesti yang menimpa kami menekankan bahwa “roh kudus” sendirilah yang membimbing para penulis dan penyusun Injil. Sejarah menyangkal dan menunjukkan bahwa Injil telah diubah dan dirusak, bahkan tidak ada manuskript asli yang bisa dijadikan bukti dan konstribusi berarti. Berbeda dengan Injil, Alquran memberikan kesan interaksi langsung dengan Tuhan, bahasa asli yang berasal dari Tuhan itu sendiri, inilah yang kurasakan saat membacanya. Bukan dari orang yang melihat orang lain melakukan sesuatu, yang kemudian memberitahukannya kepada orang yang lainnya lagi, yang selanjutnya menulis surat kepada seseorang, sehingga disusunlah sebuah buku berasal dari surat-surat tersebut, dimana manuskript asli surat-surat itu kini telah hilang, dan buku itu akhirnya dibaca sebagai kisah narasi yang seakan dituturkan oleh pelakunya langsung.
Alquran di pihak lain adalah asli Kata-Kata Tuhan, seakan Ia sendiri yang menuturkannya padaku. Sebagai tambahan aku pun menyimak sejarah akan berbagai mukjizat yang benar-benar terjadi serta ramalan tentang Muhammad dan Alquran.
Setelah melalui proses awal pencarian dan banyak membaca, timbul keinginan untuk menemui seorang muslim dan membahas tentang apa yang kutemukan dalam Islam. Aku tidak pernah bertemu dengan seorang muslim sebelumnya, maka segera kucari tahu tentang masjid yang ada, namun tidak ada satu masjidpun yang dekat dengan tempat aku tinggal. Aku pun mulai memanfaatkan internet dan chatting dengan para muslim melalui ruang chat IRC.
Aku sempat berdialog dengan muslim dari Asia,Eropa, bahkan para mu’allaf Spanyol yang tinggal di Amerika. Kutemukan beberapa detail dari keyakinan akan Islam melalui berbagai dialog ini, hingga aku sama sekali tak dapat memungkiri lagi akan kebenaran yang sungguh sangat jelas terlihat.
Status sebagai muslim belum kupegang, namun telah banyak keraguan yang membisiki telingaku “tapi kan kamu bukan orang Arab, Islam hanya untuk orang Arab” atau “apa kata teman-teman dan keluargamu nanti, apalagi setelah 9/11” dan seterusnya. Ini semua hanyalah gangguan dan riak kecil yang tidak ada hubungannya dengan bersikap jujur untuk mengikuti kebenaran Tuhan. Sehingga bisikan-bisikan itu pun akhirnya hilang dengan sendirinya.
Aku adalah seorang muslim setelah bersaksi seorang diri di dalam kamarku “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah hamba dan utusan Allah” dan melanjutkan belajar melalui internet, online bersama muslim yang lain. Salah satu dari beberapa muslim yang aku temui di internet bernama Joseph. Beliau juga warga Amerika kulit putih yang telah pensiun dari 20 tahun masa pengabdiannnya di angkatan laut. Ia cukup kaget setelah mendengar aku belum pernah bertemu langsung dengan satu orang muslim pun, seketika itu ia menyetir mobilnya untuk menemuiku dengan menempuh perjalanan darat 7 jam lamanya.
Kami makan siang bersama, dan ia menghadiahkan beberapa buku kepadaku. Karena ia harus bekerja kembali esok hari, maka ia pulang di hari itu juga menempuh 7 jam perjalanan darat yang sama.
Persaudaraan instan yang menjelma di antara dua orang pengikut kebenaran Tuhan, adalah keunikan tersendiri dalam Islam yang akan sulit dimengerti oleh orang lain, segala pujihanya bagi Allah (Alhamdulillah).
Alhasil kondisi keislamanku kusampaikan kepada teman-teman dan keluarga, respons yang kuterima sudah sesuai seperti yang aku duga. Kebanyakan dari mereka berlepas tangan dan tidak mau terlibat lagi dengan keputusan yang aku ambil, bahkan keluargaku sendiri menyebut aku teroris dan sebutan lain yang lebih buruk lagi. Namun ini semua hanyalah kesalahpahaman yang mereka telan dari hasil didikan media.
Berdasarkan info dari Joseph dan muslim yang lain, aku berangkat menuju Virginia dengan bis untuk mengunjungi kota berkomunitas muslim yang lebih besar dan beberapa masjid yang besar pula.
Kejadian selanjutnya adalah latihan militer dasar yang kuikuti selama empat bulan. Latihan ini dilaksanakan pada liburan musim panas pertama setelah 9/11, yang menjawab alasan dan motivasi sebahagian peserta pelatihan saat itu adalah karena kebencian mereka kepada para muslim. Tentunya ini adalah pengalaman yang “unik” bagiku sebagai satu-satunya muslim di satuan kompi pelatihan militer kami di tahun itu. Lika-liku di kamp pelatihan ini sangat banyak, namun cobaan apapun yang kita tempuh selama itu masih dalam koridor syari’at Allah dan dengan tetap bersabar, maka ini hanyalah semakin menambah keimanan kita.
Aku pun kembali dari pelatihan militer, dan sebahagaian besar keluargaku berharap hal ini akan “memperbaiki” keadaanku. Tapi yang ada hanyalah kekecewaan karena melihat aku masih tetap seorang muslim. Sebuah masjid kecil aku temukan di area tempat tinggalku, namun jamaah yang aktif hanya dua orang saja. Aku pun sempat pindah dari rumah menginap di mobilku sendiri selama beberapa hari, hingga akhirnya seorang kenalan saudara muslim dari Virginia mengajakku untuk pindah bersamanya.
Aku pun pindah ke Virginia dan memperoleh kesempatan belajar Islam lebih mendalam dan menjadi bagian dari komunitas masyarakat. Sejak saat itu aku mulai belajar Islam secara formal maupun non formal kepada banyak parapengajar Islam ditambah lagi dengan materi perbandingan agama. Di masa lalu semakin dalam belajar tentang ajaran kristiani, semakin lemah pula iman yang aku punya.
Sebaliknya dengan Islam, bertambahnya pengetahuanku hanya akan meningkatkan iman dan membuka cakrawala akan kesempurnaan Tuhan serta agama-Nya yang murni yang mencakup seluruh aspek kehidupan. Ketika kesalahpahaman terhadap Islam mengisolir pandangan sebahagian orang,di sisi lain Islam adalah ajaran yang sempurna, sistem yang lengkap, jalan hidup yang paripurna. Islam menawarkan petunjuk dan bimbingan moral, etika, nilai-nilai spiritual, dan tatanan sosial.
Sumber: Blog Khusus Doa
Mengapa Ada Orang Mati Tersenyum? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad
Mengapa Ada Orang Mati Tersenyum? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad
Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertemu dengan orang yang telah mati saat isra’ mi’raj, beliau bertanya kepada mereka bagaimana rasanya sakaratul maut.
“Seperti tebasan pedang di tempat yang sama beratus kali,” jawab salah seorang dari mereka.
“Seperti kambing yang dikuliti hidup-hidup,” jawab satu orang lagi.
“Seperti mata kail pancing yang ditarik dari kulit yang basah.”Lalu mengapa ada orang yang mati tersenyum?
Mereka yang mati tersenyum adalah orang-orang yang istiqamah dan mati syahid.
Orang yang mati syahid, merasakan sakaratul maut seperti cubitan saja. Sehingga tidak terasa sakit.
مَا يَجِدُ الشَّهِيدُ مِنْ مَسِّ الْقَتْلِ إِلاَّ كَمَا يَجِدُ أَحَدُكُمْ مِنْ مَسِّ الْقَرْصَةِ.
“Orang-orang yang mati syahid tidak merasakan sentuhan kematian melainkan seumpama salah seorang di antara kamu dicubit.” (HR Tirmidzi; shahih)
Mereka meninggal dengan tersenyum karena sebelum nyawanya dicabut oleh malaikat maut, mereka didatangi malaikat yang membisikkan agar tidak takut, tidak khawatir dan digembirakan dengan surga.
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلاَئِكَةُ أَلآتَخَافُوا وَلاَتَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ {30} نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي اْلأَخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَاتَشْتَهِي أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَاتَدَّعُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang berkata: “Rabb kami adalah Allah” kemudian mereka beristiqomah, maka para malaikat turun kepada mereka (sembari berkata): ”Janganlah kamu takut, janganlah kamu bersedih dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) syurga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu di dunia dan akhirat di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.” (QS. Fushshilat: 30-31)
Mereka bahkan ditunjukkan surga yang nanti akan mereka huni di akhirat. Itulah yang membuat mereka tersenyum. []
Sumber : tarbiyah.net
Belum Dapat Izin, Mantan Stafsus Menteri ESDM Tantang OJK Bekukan Penjualan Meikarta
Belum Dapat Izin, Mantan Stafsus Menteri ESDM Tantang OJK Bekukan Penjualan Meikarta

10Berita – Mantan Staf Khusus Menteri ESDM tahun 2014-2016, Muhammad Said Didu mempertanyakan proyek pembangunan Meikarta yang tengah dilakukan oleh pengembang. Kabarnya Pemda setempat telah meminta untuk dihentikan tetapi kabarnya masih tetap “membandel” dilanjutkan.
Said pun nampak menyesalkan kejadian ini, terlebih izin yang belum didapat tetapi sudah “mengambil” uang masyarakat. Dia pun menyesali dari proyek tersebut tidak nampak lembaga berwenang yang menegurnya.
“Meikarta belum ada izin tapi sudah jualan dan ambil uang dari masyarakat. Semua yang berwenang diam, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ada apa yang terjadi di NKRI?” kritiknya, melalui akun media sosial, Twitter, Sabtu (12/08).
Kritisi yang sama juga datang dari politisi PBB, MS Ka’ban. Ka’ban yang menyatakan sebaiknya proyek tersebut dihentikan karena belum memiliki izin dari Pemda setempat.
“Owner pengembang Meikarta dengarlah suara masyarakat yang meminta proyek tersebut sebelum ada izin. Beradab dikitlah. Ojo mentang-mentang,” katanya, di akun Twitter pibadi miliknya belum lama ini.
Ka’ban mengingatkan bahwa pemerintah melalui Jokowi pernah menyampaikan harus menunggu izin keluar jika ingin tetap dikerjakan pembangunan tersebut. Ia juga mengkritisi aparat penegak hukum yang seoalah hanya diam mengetahui kenyataan proyek tersebut.
“Bukankah perizinan hitungan Minggu kata Presiden Jokowi? Kok bisa-bisanya Meikarta dan reklamasi gak berizin tetap beroperasi, dan aparat diam, diam, diam.” (Voa-i/Ram)
Sumber: Eramuslim
Calon Haji Diminta Saling Membantu di Tanah Suci
Calon Haji Diminta Saling Membantu di Tanah Suci
10Berita, SAMPIT -- Bupati Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, H Supian Hadi meminta seluruh jamaah calon haji saling membantu. Semua jamaah haji harus bisa menjalankan ibadah haji dengan baik dan menjadi haji yang mabrur.
"Kita jangan sombong dan jangan takabur. Jangan merasa paling mampu. Kita harus saling bantu karena apapun bisa terjadi. Kalau ada saudara kita yang mendapat kesulitan, langsung kita bantu sama-sama karena siapapun bisa mendapat kendala, makanya harus saling membantu," kata Supian Hadi saat memberangkatkan jamaah calon haji di Komplek Islamic Center di Sampit, Ahad (13/8).
Supian berharap seluruh jamaah calon haji bisa mematuhi arahan petugas dan pembimbing. Calon haji jangan melaksanakan kegiatan sendiri-sendiri tanpa seizin petugas karena rawan terpisah dari rombongan.
Petugas kesehatan yang mendampingi rombongan diharapkan secara serius memberi perhatian kepada jamaah, khususnya calon haji yang berisiko tinggi. Jika ada keluhan dari calon haji, harus ditanggapi dengan cepat dan dilayani dengan baik.
"Kami juga mohon doakan kami agar bisa amanah dalam menjalankan tugas. Doakan ASN agar makin memahami tugas dan tanggung jawab sehingga memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat," kata Supian.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kotawaringin Timur, H Samsudin mengatakan, jumlah calon haji yang diberangkatkan sebanyak 183 orang, terdiri 77 laki-laki dan 106 perempuan. Calon haji paling tua bernama Hasanah berusia 75 tahun, sedangkan yang paling muda bernama Nisa berusia 25 tahun.
Sebelumnya, ada 27 calon haji yang menunda keberangkatan dengan berbagai alasan seperti sakit, hamil, belum mampu melunasi biaya haji dan alasan lainnya. Jamaah calon haji asal Kotawaringin Timur merupakan terbanyak kedua di Kalimantan Tengah.
Calon haji Kotawaringin Timur tergabung dalam kelompok terbang 11, bergabung dengan calon haji dari lima kabupaten lainnya. Mereka diberangkatkan menggunakan bus menuju asrama haji Al Mabrur Palangka Raya dengan waktu tempuh lebih dari empat jam. Selanjutnya, Senin (14/8) siang, rombongan diterbangkan dari Embarkasi Antara Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, kemudian diterbangkan ke tanah suci.
Tahun ini biaya haji sebesar Rp 37.884.000 per orang. Hingga saat ini, daftar tunggu calon haji di Kotawaringin Timur sudah sebanyak 3.497 orang atau baru habis diberangkatkan selama 18 tahun.
Sumber: Republika
Kawal Pemimpin Baru DKI Jakarta, Bang Japar Bertransformasi Jadi Ormas
Kawal Pemimpin Baru DKI Jakarta, Bang Japar Bertransformasi Jadi Ormas
Bang Japar, kata Ketua Umumnya, Fahira Idris, juga mengidamkan sebuah kota yang dibangun melalui dialog, partisipatif, dan kolaboratif dengan warganya, bukan dengan traktor atau makian.
IST.
10Berita– Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), salah satu relawan pemenangan pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, bertransformasi menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas).
Transformasi ini dalam rangka mengawal kepemimpinan pasangan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi).
Ketua Umum Bang Japar, Fahira Idris, mengungkapkan, nilai-nilai yang diusung Bang Japar senada dengan nilai-nilai yang dibawa pasangan tersebut semasa Pilkada DKI lalu.
Baca: Pilkada DKI, Para Jawara-Pengacara “Bang Japar” Awasi Tiap TPS secara Resmi
Bang Japar, lanjut Fahira, juga mengidamkan sebuah kota yang dibangun melalui dialog, partisipatif, dan kolaboratif dengan warganya, bukan dengan traktor atau makian.
“Sebuah kepimimpinan yang hadir untuk membela kaum dhuafa, membela warga Jakarta yang selama ini terpinggirkan dan tersingkir. Sebuah kepemimpinan yang menghadirkan kedamaian dan keadilan,” ujar Fahira yang juga Senator Jakarta.
Hal itu ia sampaikan dalam Apel Akbar Pelantikan Ormas dan LBH Bang Japar yang dihadiri 2.500 pengurus Bang Japar dari lima wilayah yang ada di Jakarta. Apel Akbar yang dihadiri Anies dan Sandi ini berlangsung di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad (13/08/2017).
Selain melantik pengurus ormas dan LBH Bang Japar, pada apel akbar ini, Fahira juga memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat dan memberikan akte pendirian kepada berbagai perguruan silat yang ada di Jakarta.
Baca: Fahira: Di Indonesia yang Demokratis, Pembubaran Ormas Seharusnya Lewat Pengadilan
Bang Japar juga resmi membuka pendaftaran anggota baru bagi warga Jakarta yang aktif di perguruan silat, punya latar belakang hukum, dan para pegiat UMKM.
Seiring itu, Bang Japar mulai meluncurkan berbagai program untuk mendukung realisasi berbagai janji kerja pemimpin baru DKI Jakarta.
Salah satunya dengan menginisiasi Kampung Anti Narkoba dan meluncurkan ambulans gratis untuk warga kampung yang ada di Jakarta.
“Peluncuran ambulans gratis dan mencegah masuknya narkoba dengan mendirikan kampung anti narkoba, adalah salah satu program Bang Japar untuk mendukung Anies-Sandi merealisasikan janjinya memajukan dan membahagiakan warga Jakarta,” terang Wakil Ketua Komite III DPD ini kepadahidayatullah.com pasca acara itu.*
Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur
Sumber: Hidayatullah












