OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 15 Agustus 2017

Human Rights Watch: 4 Tahun Pembantaian Rab'ah Rezim As-Sisi, Pembantaian Terbesar di Era Mesir Modern

Human Rights Watch: 4 Tahun Pembantaian Rab'ah Rezim As-Sisi, Pembantaian Terbesar di Era Mesir Modern


10Berita~4 tahun berlalu tragedi pembantaian di Maidan Rab'ah. (14 Agustus 2013 - 14 Agustus 2017).

Massa pendukung presiden Mesir yang sah, Muhammad Mursi memulai aksi damai di Maidan Rab'ah pada 28 Juni 2013.

Mereka berdatangan dari penjuru Mesir demi menyelamatkan presiden Mesir pertama yang dipilih dengan demokratis dan menolak campur tangan militer dalam politik praktis di negara tersebut.

Di Maidan Rab'ah, mereka melakukan aksi protes dan mendirikan tenda untuk bermalam. Mereka melakukan aksi tersebut dengan damai, namum mereka tetap menjadi korban fitnah media-media pendukung kudeta.

Pada 3 Juli 2013, Presiden Mesir pertama yang dipilih secara demokratis Muhammad Mursi dikudeta militer yang dipimpin As-Sisi.

Pada tanggal 14 Agustus 2013, pihak keamanan Mesir (militer dan kepolisian) dilengkapi peralatan berat menyerbu tenda mereka untuk dibubarkan. Ketika itu pihak keamanan datang dari berbagai penjuru dan menghujani demonstran dengan tembakan.

Pembantaian Rab'ah disebut sebagai pembantaian terbesar yang pernah terjadi di era Mesir modern seperti yang dilaporkan Human Rights Watch. Berdasarkan laporan, lebih dari 1000 rakyat sipil tewas dalam pembantaian tersebut. Sumber resmi Mesir menyebutkan puluhan petugas keamanan Mesir ikut tewas, namun pernyataan tersebut tidak didukung oleh sumber independent.

Tenda demonstran dibakar, begitu banyak nyawa melayang, militer Mesir menyerang mesjid Rab'ah termasuk rumah sakit darurat di dalam dan sekitarnya yang penuh dengan mayat. Tidak sampai di situ, mereka yang selamat dari pembantaian dijebloskan ke dalam penjara.

Benar pihak keamanan Mesir melakukan penyelidikan atas pembantaian ini, namun mereka yang sebenarnya adalah korban malah diseret ke pengadilan dengan tuduhan pelaku pembantaian. Hingga saat ini tidak satupun dari militer atau polisi Mesir yang diadili. Justru sebaliknya, para demonstran yang dijadikan tersangka oleh pihak pengadilan Mesir.

Laporan terakhir, pengadilan Mesir kembali menunda sidang terhadap 740 tersangka yang semuanya adalah mereka yang menolak kudeta setelah 4 tahun kasus ini terjadi.

Saat ini fakta yang ditemukan di lapangan menunjukan rezim kudeta As-Sisi menggunakan cara baru dalam menghadapi penentang kudeta, yaitu membunuh mereka secara langsung.

Sumber: Aljazeera

[video]

أعوام على فض اعتصام #رابعة العدوية.. واقع أسس لنهج أمني جديد لنظام #السيسي يعتمد على التصفية الجسدية وفقا لمنظمات حقوقية pic.twitter.com/DjL4gV0dwb

— قناة الجزيرة (@AJArabic) 14 Agustus 2017



Jadi Sasaran Demo Tolak FDS, Ini Tanggapan Mendikbud Muhadjir Effendy

Jadi Sasaran Demo Tolak FDS, Ini Tanggapan Mendikbud Muhadjir Effendy


10Berita~Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menjadi sasaran demo yang menolak Full Day School (FDS). Bahkan seperti dalam video yang viral diantara peserta aksi ada yang teriak "bunuh bunuh, bunuh menterinya sekarang juga."

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang dan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan ini menjelaskan tentang asal usul persoalan FDS.

Berikut pernyataan Prof. Dr. Muhajir Effendy melalui chat WA yang beredar di sosila media:

Assalamualaikum wr wb 

Terimaksih atas komentar dan pandangannya. Izinkan saya merespon dan memberi klarifikasi.

Yang menjadi dasar turunnya Permendikbud No 23 th 2017 (mudah-mudahan sudah dibaca) adalah PP No 19 th 2017 tentang beban kerja guru. Sebagai pengganti PP No 74 tahun 2008. Di dalam PP No 19 beban kerja guru disesuaikan dengan beban kerja PNS pada pada umumnya yaitu 5 hari seminggu 8 jam perhari.

Juga berdasar keputusan Rapat kabinet tanggal 3 Februari 2017, Pemerintah memutuskan agar hari libur sekolah disinkronkan dengan hari libur pegawai.

Jadi 5 hari 8 jam sekolah itu mengacu kepada beban kerja guru, bukan belajar siswa di kelas. 
Adapun belajar siswa tetap mengacu pada kurikulum 2013 (K13).

Kemendikbud sudah membuat model jadwal lima hari sekolah. Perhari hanya menambah sekitar 1 jam 20 menit dibanding 6 hari sekolah. Berarti untuk SD sudah selesai jam 12.10 sedang utk SMP sekitar jam 13.20. Jadi dalam kaitannya dengan Madrasah Diniyah (Madin) siswa tetap bisa belajar di Madin sebagaimana biasa. 

Bahkan dalam Permendikbud No 23 th 2017, ada pasal-pasal yang mengatur perihal kerjasama sekolah dengan Madin, dalam rangka penguatan pendidikan karakter (PPK). Saya tegaskan, Kemendikbud tidak ada rencana membuat program FDS atau Full Day School; yang ada adalah program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Perlu diketahui, penyusunan PP No 19 th 2017 dan permendikbud No 23 th 2017 sejak awal melibatkan kementerian -kementerian terkait. Termasuk Kementerian Agama (kemenag). Dalam hal pelaksanaan kerjasama Sekolah dengan Madin Kemendikbud hampir sepenuhnya mengikuti saran dan usulan dari Kemenag. Kemendikbud memang banyak berharap sosialisasi dan klarifikasi atau tabyyun ke organisasi dan lembaga pengelola Madin seperti NU, Muhammadiyah, dll. dilakukan oleh Kemenag, sebagai pembina dan penanggung jawab bidang itu.

Tentu penjelasan saya ini jauh dari cukup. Masih banyak hal yang harus dijelaskan dan di dialog kan.

Saya sangat menghormati perbedaan, dan yang menyatakan perbedaan dengan cara-cara terhormat. 

Saya menyadari, ada stigma negatif telah dituduhkan ke saya. Dalam hal ini saya tegaskan, Insyaalah saya jauh dari niat tidak terpuji seperti yang dituduhkan itu. 

"Hasbunallah wani'mal wakil ni'mal maula wani'man nashir"

Wassalam,

(Muhadjir Effendy) 

Sumber: Portal Islam

Dishubkominfo Tak Izinkan Event ‘Dzikir dan Tasyakuran Kemerdekaan RI ke-72’

Dishubkominfo Tak Izinkan Event ‘Dzikir dan Tasyakuran Kemerdekaan RI ke-72’

10Berita, Solo – Acara ‘Dzikir dan Tasyakuran Kemerdekaan RI ke-72’ yang diadakan oleh Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) terpaksa batal. Sebab, pemerintah Surakarta, dalam hal ini, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) tidak memberikan izin.

“Dengan ini kami umumkan, bahwa acara tersebut dibatalkan, karena tidak mendapatkan ijin dari Dishubkominfo Surakarta,” kata Sekretaris DSKS, Suwondo dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Senin (14/08).

Ia juga menyayangkan sikap Dishubkominfo tersebut. Sebab, ini merupakan acara yang bersifat kebangsaan dan mendoakan para pahlawan.

“Kami menyayangkan tidak keluarnya ijin terhadap acara ini, padahal acara ini bersifat kebangsaan, mensyukuri nikmat kemerdekaan dan mendoakan para pahlawan yang telah memperjuangkan Kemerdekaan RI,” ujarnya.

Rencananya, acara tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2017 pukul 15.00-17.30 WIB di Jl. Sudirman bagian timur (Patung Slamet Riyadi – perempatan Telkom) Surakarta. Pembicara yang akan dihadirkan adalah, Dr. Achmad Purnomo, Apt. (Wawali Surakarta) Prof. Dr. dr. H. Zainal Arifin Adnan, Sp.PD, KR, FINASIM (Ketua MUI Surakarta), KH. Drs. Subari (Ketua PDM Muhammadiyah Solo), Danrem 074 Warastratama, dan Kapolresta Surakarta.

Sementara itu, Anggota Divisi Advokasi DSKS, Endro Sudarsono mengungkapkan bahwa surat izin untuk mengadakan acara sudah diberikan sejak hari Jum’at lalu. Sedangkan surat pelarangan diberikan ke panitia pada hari Senin.

“Surat saya kirim Jum’at, keterangan tidak diijinkan siang ini,” ujarnya.

Endro juga mengatakan, sementara ini yang melarang adanya aksi hanya Dishubkominfo Surakarta. Sedangkan kepolisian, menunggu rekomendasi Dishubkominfo. Untuk alasan pelarangan acara, Dishubkominfo mengatakan acara tersebut akan menyebabkan kemacetan.

“Dishubkominfo khawatir ada macet di jam 17.00-18.00. Sedangkan Polisi menunggu rekomendasi dari Dishubkominfo,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Sumber: Kiblat.

Polisi Diminta Usut Dalang Aksi Santri Teriak 'Bunuh Menterinya'

Polisi Diminta Usut Dalang Aksi Santri Teriak 'Bunuh Menterinya'


10Berita~Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengecam aksi demonstrasi dilakukan sejumlah santri terkait Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Dalam video berdurasi 1:03 menit beredar itu terdapat umpatan santri saat demo sambil teriak 'bunuh menterinya sekarang juga'.

Komisioner Komnas HAM, Manager Nasution mengaku prihatin dengan video yang beredar tersebut. Dia menilai masih tersedia mekanisme lain lebih elegan dan efektif untuk menyampaikan aspirasi atas suatu kebijakan pemerintah.

"Bahwa ujaran kekerasan yang dilontarkan anak-anak dalam aksi sebagaimana cuplikan video tersebut sangat tidak elok dan mencederai bagi tumbuh kembang anak. Sebab, anak-anak itu pada saatnya dikhawatirkan akan mewarisi, tidak hanya ujaran-ujaran kekerasan, tetapi juga perilaku-perilaku kekerasan," ujar Komisioner Komnas HAM, Manager Nasution dalam keterangan di Jakarta, Senin (14/8).

Menurut Manager Nasution, aksi memanfaatkan anak-anak dalam segala bentuk kekerasan melanggar hak asasi anak sesuai pasal 63 Undang-undang Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM. Dia pun mendesak kepolisian mengusut dalang di balik aksi santri tersebut.

"Bahwa sejatinya negara hadir khususnya kepolisian negara untuk menginvestigasi kebenaran video itu. Sekira benar adanya, pihak-pihak yang dengan sengaja memanfaatkan anak untuk kepentingan-kepentingan tertentu, sejatinya diproses secara profesional, independen, dan tidak diskriminatif sesuai dengan hukum yang berlaku," kata dia.

Komnas HAM pun mengajak agar semua pihak baik pro maupun kontra dengan kebijakan lima hari sekolah untuk menahan diri dan tidak memanfaatkan anak untuk kegiatan atau aktivitas yang sangat membahayakan tumbuh kembang anak. Komnas HAM pun menyarankan agar saluran aspirasi atas suatu kebijakan pemerintah dilakukan sesuai mekanisme hukum yang tersedia.

"Mari kita hadirkan kepercayaan bahwa negara khususnya pemerintah berkenan mendengar setiap aspirasi warga negaranya," pungkasnya. ()

[video]

Sumber: merdeka.com

Panglima TNI: Asing Gunakan Isu Intoleransi untuk Lemahkan Indonesia

Panglima TNI: Asing Gunakan Isu Intoleransi untuk Lemahkan Indonesia


Panglima TNI Jenderal Gatot (Tribunnews.com)

10Berita~Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menangkap ada pihak asing yang sedang memainkan isu intoleransi. Negara asing, menurut Jenderal Gatot, sangat berkepentingan untuk melemahkan persatuan dan kesatuan Indonesia serta memecah belah NKRI. 

Isu intoleransi dinilai sangat tepat mengadu domba bangsa Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar dengan 17 ribu pulau, 34 provinsi, 714 suku dan 1.100 bahasa lokal. 

“Saat ini, benih-benih intoleransi sudah mulai dirasakan dan yang pasti didesain oleh pihak asing. Intoleransi merupakan cara untuk memecah belah Indonesia guna menguasai sumber daya alam yang melimpah. Inilah yang sekarang dihadapi bangsa Indonesia,” kata Gatot dalam siaran pers seperti dikutipRepublika, Selasa (15/8/2017).

Karenanya, Gatot mengajak generasi muda Indonesia untuk menjadi pelopor dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga dalam wadah NKRI.

Seruan itu disampaikan Jenderal Gatot menjelang HUT kemerdekaan RI ke-72. Jenderal Gatot juga menggagas Gerakan Doa Bersama 171717 (tanggal 17 Agustus pukul 17.00 tahun 2017) yang bertemakan 'Muroja’ah untuk Lebih Berkasih Sayang'. Gerakan 171717 itu digelar dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke-72. [Ibnu K]

Sumber: Tarbiyah.net

Akun @Metro_TV Kena Suspend Pihak Twitter, Kominfo Sebut Bisa Jadi Akibat Banyaknya Laporan dari Netizen

Akun @Metro_TV Kena Suspend Pihak Twitter, Kominfo Sebut Bisa Jadi Akibat Banyaknya Laporan dari Netizen


10Berita~Akun Twitter @Metro_TV ditangguhkan. Sontak kabar ini menjadi viral di pengguna internet.

Presiden Direktur Metro TV Suryopratomo saat dihubungiLiputan6.com, Selasa (15/8/2017), membenarkan akun @Metro_TV ditangguhkan (suspend) pihak Twitter.

"Ada spam dari luar," kata Tomy, sapaan Suryopratomo.

Saat ini, kata Tomy, tim Metro TV tengah melacak laporan tersebut agar dapat dilaporkan ke Twitter dan bisa diaktifkan kembali.

Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi, Noor Iza, menjelaskan ditangguhkannya akun Twitter bisa jadi karena banyaknya Flagging yang dilakukan pengguna Twitter. Kemudian, algoritma Twitter akan otomatis menangguhkan akun yang dilaporkan tersebut.

"Bisa jadi karena itu (Flagging) di-suspend," kata Noor Iza.

Flagging atau menandakan merupakan bentuk aduan karena akun tersebut dianggap menyimpang. Meski demikian, pemilik akun bisa melaporkan hal tersebut ke Twitter.

"Nanti Twitter akan me-review, bila Flagging dirasa tidak benar, maka pihak yang mem-flagging akan ditandai Twitter sebagai untrusted atau tidak dipercaya," kata Noor Iza. ()

Sumber : Liputan6, PI

Jangan Pernah Merasa Telah Banyak Beribadah

Jangan Pernah Merasa Telah Banyak Beribadah

Jangan Pernah Merasa Telah Banyak Beribadah

Sahabat Ummi, kita sering tertipu perasaan sendiri, merasa sudah banyak beribadah, merasa sudah banyak melakukan kebaikan.

"Saya sudah menyumbang sekian juta untuk Palestina dan selalu menjadi donatur program-program sosial yang ditawarkan oleh lembaga manapun..."

"Setiap hari saya tidak hanya shalat 5 waktu, tapi juga shalat sunah Dhuha, Tahajud, serta sunah qobliyah dan ba'diyah..."

"Saya bukan cuma khatam 1 juz sehari, melainkan 3 juz. Dan itu konsisten sudah berjalan puluhan tahun..."

"Saya sudah hafal 30 juz Al Quran beserta arti dan juga hafal ribuan hadits..."

Lalu kenapa? Bukankah nikmat Allah jauh lebih besar daripada amal ibadah yang kita lakukan?

Ada beberapa bahaya atau keburukan jika hati kita merasa telah banyak melakukan ibadah:

1. Merasa layak menghuni surga

Orang yang merasa sudah banyak beribadah biasanya terlena dan merasa sudah sanggup membeli surga. Padahal surga tidak dapat dibeli dengan amalan kita, melainkan dengan keridhoan Allah. 

Kira-kira... Allah ridho kah dengan orang yang merasa telah banyak melakukan ibadah? Ataukah Allah lebih menyukai orang-orang yang selalu merasa kurang amalannya? Serta merasa harap-harap cemas atas amalannya itu. Berharap Allah menerimanya.

2. Ingat... Iblis pun dulunya adalah ahli ibadah

Apalah artinya ibadah kita dengan ibadah yang dulu Iblis lakukan dalam menyembah Allah. Iblis menjadi salah satu makhluk paling taat beribadah padaNya. Namun semua itu hangus karena kesombongannya.

3. Perasaan lebih baik dari yang lain/Takabur/ Ujub

Orang yang merasa sudah banyak melakukan ibadah otomatis merasa bangga terhadap dirinya dan seringkali merasa lebih baik dari yang lain. Padahal belum tentu.

Bagaimana pun banyaknya ibadah kita, ridho Allah adalah tujuan, jika niatnya hanya untuk riya' dan ujub, maka tiadalah ada nilainya amal ibadah tersebut di hadapanNya.

Sahabat Ummi, semoga kita senantiasa menyadari pentingnya beribadah dengan ikhlas, tidak menghitung-hitung amalan ibadah kita, seolah-olah sudah terkumpul amat banyak setinggi gunung.

Foto ilustrasi : Google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)

Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi081546144426 (bisa via whatsapp).

Sumber: Ummi Online

Kades Cibatu: Meikarta Punya “Beking” Kuat


Kades Cibatu: Meikarta Punya “Beking” Kuat


10Berita~Walau belum memiliki izin, mega proyek Meikarta tetap berlanjut di Desa Cibatu, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Aparat Desa setempat mengatakan ada beking kuat dibalik proyek pembangunan Kota Metropolitan Meikarta ini

Warta S, Kepala Desa Cibatu yang telah empat (4) periode menjabat sebagai kepala desa, saat ditemui Tim Swamedium dikantornya mengakui soal bekingan ini.

“Saya rasa ada orang kuat yang bermain di balik proyek pembangunan ini, tapi jujur gak tahu siapa-siapa nya,” ungkap nya.
Warta menyebutkan beberapa waktu lalu ada aparat kepolisian yang datang menemuinya. Polisi menanyakan soal izin pembangunan proyek.

“Pernah juga utusan dari Polda Jabar dateng kesini, nanyain izin pembangunan proyek Meikarta, yah saya balikin gini, situ aja kan gak tahu apalagi saya yang ada dibawah ini, tau tau udah jalan aja tuh proyek,” kata dia dikantornya pada Minggu (13/8) siang.

Kades Cibatu ini mengakui kalau Lippo Grup pernah membantu pengembangan potensi desa. Tapi bantuan itu cuman sekali diberikan Lippo Grup.

“Pernah satu waktu lewat keponakan saya yang lulusan dari UGM, ngajuin, cuma dapet sekali dan gak seberapa"[] 

Sumber : muslimbersatu.net, www.tribunislam.com

 

Demo 212 Disebut Mubazir Mending Cari Uang, Giliran Santri NU Demo Hingga Teriak “Bunuh Menteri” Said Aqil Bilang Bagian dari Aspirasi


Demo 212 Disebut Mubazir Mending Cari Uang, Giliran Santri NU Demo Hingga Teriak “Bunuh Menteri” Said Aqil Bilang Bagian dari Aspirasi


Video demonstrasi santri menolak full day school ramai beredar di media sosial. Dalam aksinya, santri berteriak 'bunuh menterinya sekarang juga'. Dalam aksinya para santri juga membawa atribut Nahdlatul Ulama (NU).

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj pun angkat bicara. Dia mengakui mereka adalah warga NU.

"Ya itu kan anak-anak masa iya mau dikontrol satu-satu ya enggak bisa. Tapi kita sudah berikan pengarahan," kata Said Aqil, di Jalan Kramat 6 Nomor 14, Jakata Pusat, Senin (14/8).

Sementara soal banyaknya santri yang demo menolak full day school, Said mempersilakan mereka demo.

"Iya biarkan saja mereka demo tapi kan enggak anarkis, Ya demo kan bagian dari aspirasi,"

Menurutnya, para santri demo sambil membawa bendera NU lantaran merasa tergusur dengan adanya full day school.

"Karena yang akan tergusur itu kebanyakan madrasah yang dikelola oleh NU jumlahnya itu 76 ribu di Indonesia ini," ujarnya.

Selain itu, Said juga merasa tidak yakin program full day school akan cocok bagi para siswa dan santri madrasah dan pesantren. Sebab setelah sekolah reguler dari pagi hingga siang, mereka masih harus menjalani kegiatan madrasah di sore harinya.

"Sekolah lima hari itu akan menggusur madrasah yang telah ada di masyarakat itu ada SD ada madrasah ada masjid. Pagi sekolah di SD afternoon sekolah di madrasah. Saya yakin enggak akan diterapkanlah. Itu saya sudah minta itu dicabut," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, program yang biasa dikenal dengan Full Day School (FDS) ini juga memicu aksi demo para santri. Mereka menolak program FDS yang sudah tertuang dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tersebut diberlakukan dan menuntut segera dibatalkan.

Dalam aksinya, para santri berbaju kok dan sarung itu membentangkan spanduk dan membawa bendera seraya meneriakkan takbir serta memekikkan ucapan "bunuh, bunuh, bunuh menterinya, bunuh menterinya sekarang juga. Sumber: Merdeka

Ketum PBNU: Demo Mubazir, Lebih Baik Cari Uang

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Ketua Umumnya, Prof KH Said Aqil Siradj, melarang umatnya untuk melakukan aksi demo lanjutan yang direncanakan pada 25 November 2016 mendatang. Ia bahkan menyebut hal itu sebagai hal yang bersifat mubazir.

"Demonstrasi itu menghabiskan, satu waktu, kedua umur. Betapa baiknya kalau digunakan untuk hal yang produktif, belajar, kerja atau cari uang. Demo ini menghabiskan waktu, energi, ongkos biaya, tenaga, pikiran, yang menurut Islam mubazir," kata Said Aqil di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis, 17 November 2016.

Ia menegaskan, ada baiknya jika umat Islam seluruh Indonesia mengawal seluruh proses hukum yang menyeret Gubernur nonaktif Basuki Tjahja Purnama atau Ahok atas kasus dugaan penistaan agama.

"Toh, tuntutan NU, Muhammadiyah, MUI sudah jelas yaitu mengawal proses hukum dan itu sudah berjalan dan kita percaya kepolisian akan bekerja dengan baik," katanya.

Said Aqil berharap agar proses peradilan dijalankan secara adil dan objektif sehingga tidak menimbulkan gejolak lagi di lapangan.

"Proses yang sudah berjalan ini mari kita kawal, agar ditangani dengan objektif, adil transparan berdasarkan saksi-saksi dan fakta, kita percaya kepada aparat penegak hukum," katanya.

Sumber: Viva, umatuna.com

 

Bunda yang Ingin Memulai Bisnis, Perhatikan 5 Hal Ini

Bunda yang Ingin Memulai Bisnis, Perhatikan 5 Hal Ini

Sahabat Ummi ada yang ingin memulai bisnis? Penting sekali untuk memperhatikan 5 hal ini agar tidak kehilangan banyak modal, tenaga, pikiran:

1. Perhatikan produk bisnis yang ingin dijalani

Produknya siapa yang buat? Bunda sendirikah yang memproduksi? Atau memakai sistem dropship? Atau menjualkan produk orang lain yang sudah dibayar terlebih dulu?

Jika Bunda sendiri yang memproduksi barangnya, pastikan sudah melakukan tes pasar dan tes produk terlebih dahulu. Misalnya ingin menjual kue kering. Coba jual dalam jumlah terbatas terlebih dulu, minta masukan dari orang sekitar apakah sudah layak untuk dijual. Jangan lupa juga menguruspackaging.

Jika Bunda memakai sistem dropship, pastikan supplier adalah orang yang amanah dan bisa dipercaya. 

Jika menjadi reseller, coba dalam jumlah kecil dulu untuk tes selera pasar, produk jenis mana yang lebih diminati oleh pasar. Jangan sampai sudah keluar modal besar, ternyata salah pilih jenis.

2. Perhatikan kesulitan apa saja yang mungkin akan ditemukan

Buatlah daftar kesulitan apa saja yang kira-kira akan ditemukan dalam perjalanan bisnis Bunda. Terutama di awal-awal. Misalkan, jika Bunda ingin bisnis laundry, kira-kira kesulitan inilah yang akan ditemukan: Kendala jika mati listrik dalam waktu lama, kendala jika hujan dalam jangka panjang, kendala baju tertukar, kendala harga detergen meningkat. Dll.

Dengan menuliskan daftar kesulitan, Bunda bisa mempersiapkan diri untuk mengantisipasi kendala tersebut, bagaimana cara menghandlenya.

3. Perhatikan SDM yang diperlukan

Cukupkah jika Bunda sendiri yang menghandle bisnis tersebut? Apakah akan membuat waktu ekslusif untuk si kecil terganggu? Jika mengambil orang lain sebagai asisten menjalankan bisnis, pastikan dari kalangan terpercaya, karakternya bertanggungjawab, dan tentu saja masuk hitungan gajinya. Jangan sampai tekor karena salah perhitungan.

4. Perhatikan pesaing di bisnis serupa

Adakah pesaing di bisnis ini? Apa yang membuat bisnis kita berbeda dan lebih unggul dari pesaing? Kita harus membuat diferensiasi atau perbedaan yang signifikan antara produk kita dengan pesaing. Hal ini akan membuat konsumen tetap menaruh hati pada produk kita sekalipun ada banyak pesaing.

5. Inovasi dan pelayanan

Zaman sekarang costumer jadi lebih 'bawel' dan ingin dilayani dengan baik. Maka pastikan Bunda memiliki pelayanan terbaik serta inovasi produk yang terus-menerus ditawarkan.

Selamat memulai bisnis sendiri. Sesungguhnya rasullulah dan para sahabat banyak yang menjadi pebisnis sukses. Jadilah pebisnis yang amanah dan islami.

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)

Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi081546144426 (bisa via whatsapp).


Sumber: Ummi Online