OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 13 Februari 2018

Mata Berkaca-Kaca, Mualaf Pierre : Ya Allah Ambil yang Allah Mau dari Saya, Asal Jangan KeIslaman Saya

Mata Berkaca-Kaca, Mualaf Pierre : Ya Allah Ambil yang Allah Mau dari Saya, Asal Jangan KeIslaman Saya

BANDARpost, Seorang Mualaf bernama Pierre Reynaldi menceritakan perjalanan hidupnya hingga akhirnya ikrar Syahadat dan memeluk agama Islam.

Piere menegaskan bahwa keputusan dirinya memeluk agama Islam adalah keputusan yang bulat tanpa ada keraguan. Berkat Islam, Piere mengaku terselematkan dari pergaulan bebas dan narkoba.

“Yaa Allah Ambil deh, ambil yang Allah mau dari saya. Keluarga saya, pekerjaan, temen, saya ga masalah, saya ga peduli. Cuman satu jangan KeIslaman saya yang Engkau ambil.

Saya ga punya apa-apa kalau ga punya Islam, Islam selamatkan hidup saya, Islam merubah hidup saya 360 derajat. Mungkin kalau ga ada Islam, saya ga tau saya jadi apa. Mungkin bisa mati karena pergaulan bebas, mati karena narkoba. Saya ga mau mati dalam keadaan kafir” papar Piere dengan mata berkaca-kaca.

Sumber : http://dakwahmedia.co

Rachel Maryam: Indonesia Mendadak Darurat Orang Gila!

Rachel Maryam: Indonesia Mendadak Darurat Orang Gila!

10Berita, Dini hari, Selasa (12/02), tercatat tiga masjid di Sukabumi, Tuban, dan Yogyakarta telah diacak-acak orang tidak dikenal.

Ketiganya adalah Masjid Al-Quba, Cipanggulan, Pondokkaso, Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat; Masjid Baiturrahim, Jl Sumurgempol No 77, Karangsari, Tuban, Jawa Timur; dan Masjid Al Matabb, Karangturi, Yogyakarta.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, pelaku pengrusakan Masjid Baiturrahim, diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Artis yang juga politisi Partai Gerindra, Rachel Maryam, mempertanyakan aksi pengrusakan Masjid belakangan ini dikatakan pelakunya adalah “orang gila”. “Indonesia mendadak darurat orang gila..,” tulis Rachel di akun Twitter @cumarachel mengomentari tulisan bertajuk “Kaca Masjid Tuban Dirusak, Pelaku Diduga Orang Gila”.

Ustadz Hilmi Firdausi mencermati pelaku penyerangan ulama ataupun pengrusakan masjid yang hampir semua “orang gila” tersebut.

“Kenapa seringkali pelaku terorisme bawa identitas lengkap, bahkan bawa ijazah kayak mau melamar kerja? Masa kalah cerdas sama orang gila yang menganiaya Ulama. Tapi Saya tetap mengutuk tindakan terorisme apapun motifnya, terlebih aksi kekerasan kepada Ulama. Semua harus diusut tuntas tanpa pandang bulu!” tegas Ustadz Hilmi di akun @Hilmi28.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan bahwa Suliyono, pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diduga mendapat pengaruh paham radikalisme.

“Dia pernah tinggal di Poso, Sulawesi Tengah dan Magelang. Ada indikasi kuat yang bersangkutan ini mendapat paham radikal yang prokekerasan,” kata Tito di Polda Metro Jaya (12/02).

Sumber : intelijen.co.id

 

Terharu Dikunjungi Anies Baswedan, Bima Arya: Sepanjang 536 Tahun, Baru Kini Gubernur DKI ke Bogor

Terharu Dikunjungi Anies Baswedan, Bima Arya: Sepanjang 536 Tahun, Baru Kini Gubernur DKI ke Bogor

10Berita, Ada kisah mengharukan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan kunjungan kerja ke Bogor, Senin (12/2/2018) kemarin. Kunjungan itu dalam rangka kerja sama antardaerah untuk menanggulangi banjir sekaligus meninjau kondisi di lapangan terkait potensi banjir.

Anies disambut hangat Walikota Bogor Bima Arya dan jajaran SKPD di kantor Walikota. Bagi Bogor, kunjungan Gubernur DKI Jakarta adalah kunjungan istimewa karena sepanjang sejarah baru kali ini terjadi.

“Ini sejarah bagi Kota Bogor. Sepanjang 536 tahun Kota Bogor, baru kali ini Gubernur Jakarta datang ke sini, terima kasih sudah hadir,” kata Bima Arya di sela-sela kunjungan itu.

Anies menjelaskan, Jakarta dan Bogor saling membutuhkan sehingga keduanya memiliki tanggung jawab untuk ditunaikan terutama terkait penanggulangan banjir.

“Semua daerah terlebih Jakarta-Bogor akan saling membutuhkan, sehingga kita sama-sama punya tanggung jawab dan beban yang harus ditunaikan untuk seluruh warga,” kata Anies seperti dikutip SuaraJakarta.

Bima Arya berharap kerjasama itu di antaranya normasilasi sungai, revitalisasi situ dan kolam retensi serta pembuatan sumur resapan.

“Kalau boleh kita ubah format itu lebih dialogis dengan ruang lingkup kesepakatan meliputi normalisasi sungai di lintas batas, penataan bantaran sungai ciliwung, revitalisasi situ dan kolam retensi, dan pembuatan sumur resapan biopori di DAS Cisadane dan Ciliwung,” papar Bima Arya.

Usai melakukan pertemuan, Anies dan Bima Arya serta jajaran SKPD kemudian meninjau Sungai Cieuhelet dan Bendungan Katulampa. [Ibnu K/]

Sumber :Tarbiyah

Incar saham Bank Muamalat, Ust. Yusuf Mansur: Insyaallah, mudah-mudahan terwujud

Incar saham Bank Muamalat, Ust. Yusuf Mansur: Insyaallah, mudah-mudahan terwujud   

10Berita, JAKARTA — Ustaz Yusuf Mansur membenarkan kabar soal kesiapannya membeli saham bank syariah pertama Indonesia, Bank Muamalat Indonesia (BMI). Dirinya optimistis rencana ini bisa direalisasikan.

Melalui sambungan telepon pada Selasa (13/2), Ustaz Yusuf menyatakan insya Allah akan membeli saham BMI. Ia menyatakan persiapan sedang dilakukan. ”Insyaallah, mudah-mudahan terwujud,” kata Ustaz Yusuf.

Soal nilai pembelian saham, pendiri Pondok Pesantren Daarul Qur’an itu menyatakan sesuai kebutuhan BMI antara Rp 4,5 triliun hingga Rp 5 triliun. Dana itu rencananya akan dimobilisasi dari potensi umat melalui PayTren Aset Manajemen.

”Tidak ada konsorium, saya mahgerakin aja. Kami masih menunggu skema dan sistem yang masih dirumuskan,” ungkap Ustaz Yusuf. Ia optimistis dan berharap atas izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala rencana ini bisa segera dilaksanakan.

Sebelumnya, rencana penambahan modal BMI melalui konsorsium investor yang digalang PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) gagal dilakukan karena perjanjian jual beli bersyarat (CSSA) antara Minna Padi dan Bank Muamalat telah berakhir pada 31 Desember 2017. Selain itu, pembicaraan PADI dengan OJK juga masih belum rampung terkait rencana pembelian saham BMI itu.

Karena CSSA sudah berakhir, PADI tidak lagi menjadi pembeli siaga hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue BMI. Meski begitu, PADI berkoordinasi dengan OJK dan BMI.

Dalam informasi keterbukaan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 September 2017, PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) telah menandatangani perjanjian kesiapan pengambilan saham dalam BMI senilai Rp 4,5 triliun oleh PADI.

Sumber: Republika

Karni Ilyas Umumkan Judul ILC “Teror ke Pemuka Agama: Adakah Dalangnya?”, Begini Hebohnya Warganet

Karni Ilyas Umumkan Judul ILC “Teror ke Pemuka Agama: Adakah Dalangnya?”, Begini Hebohnya Warganet


10Berita, Karni Ilyas mengumumkan melalui akun Twitter pribadinya bahwa Indonesia Lawyers Club (ILC) malam ini mengambil tema “Teror ke Pemuka Agama: Adakah Dalangnya?”. Sontak, beragam tanggapan dilontarkan warganet.

“Dear Pencinta ILC: Diskusi kita, Selasa pukul 19.30 Wib, besok, berjudul "Teror ke Pemuka Agama: Adakah Dalangnya?" Selamat menyaksikan” twit @karniilyas, Senin (12/2/2018).

Ratusan pengguna Twitter pun berkomentar menanggapi twit tersebut.

Puluhan pengguna Twitter menyampaikan aspirasinya terkait nara sumber yang diundang. Di antara nama yang diusulkan oleh netizen adalah Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

“coba undang mantan panglima gatot nurmantyo, beliau yg paling pertama mengendus ini akan terjadi.....” komentar @Qis5a yang kemudian difavoritkan 88 pengguna Twitter.

Beberapa pengguna Twitter mengusulkan Buya Syafi’i.

“Benar bgt... Ketika ulama diserang kemana suara si buya... Request ya bang @karniilyas” kata @FrancaisSusi.

Beberapa pengguna Twitter lainnya mengusulkan Densus 88.

“Kalau bisa pak karni, hadirkan juga perwakilan densus 88.... biar ulama juga dilindungi, jgn cuma gereja yg dijaga, pesantren juga harus dijaga... sepertinya ada dalang dibalik semua kejadian ini...” kata @Arfizam4

Ada pula yang menanggapi dengan berusaha menebak siapa dalangnya.

“Ada Pak.... PKI Dalangnya pak” kata @Andrie07253255

“Jawabannya: "gak ada". Kalau ada dalangnya jadi rame. Jelasnya "hidden files" kalii...” kata @Ykarsianto [Ibnu K/]

Sumber :Tarbiyah

SEBENARNYA KALIAN INI SIAPA?

SEBENARNYA KALIAN INI SIAPA?


10Berita,
~ Saat Habib Rizieq pergi ke tanah suci dan hingga kini belum kembali kalian teriak 'dia kabur dan pengecut', namun saat Honggo Wendratno si taipan itu korupsi 35 T lalu kabur kalian mingkem seolah mulut kalian tersumpal bogem. Sebenarnya kalian ini siapa?

~ Saat chat esek-esek dibuat demi menjatuhkan harkat dan martabat Habib Rizieq dan keluarganya, kalian kompak saling bersahutan bak kodok dalam kolam hingga kalimat "ulama kok mesum" jadi trending topik di lini masa, namun saat istri junjungan kalian terbongkar selingkuh sampai dibawa di pengadilan, kalian tiba-tiba terserang bisu kronis hingga tak mampu bicara. Sebenarnya kalian ini siapa?

~ Saat ulama dan ustadz kami dibantai oleh 'orang gila' kalian tak bicara sepata kata, namun saat gereja diserang, dengan garang kalian membela lalu jualan isu basi toleransi dan kebhinekaan dengan bumbu terorisme dan radikalisme. Padahal penyerangan gereja inipun kami kutuk karena bukan watak bangsa kita. Sebenarnya kalian ini siapa?

Sumber :Portal Islam 

Kapolri Didesak Jelaskan Sebab Kematian MJ oleh Densus 88

Kapolri Didesak Jelaskan Sebab Kematian MJ oleh Densus 88

10Berita , Solo – Tersangka teroris MJ yang ditangkap bersama istrinya di Indramayu oleh Densus 88 pada 7 Februari 2018 dipulangkan dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah MJ dimakamkan pada malam hari pada 10 Februari 2018 di Lampung.

Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mendesak agar Kapolri dan Presiden Joko Widodo memberikan kejelasan atas prihal kematian MJ. DR Muinnuddinillah Basri selaku Ketua DSKA bersama sejumlah anggotanya mendatangi Polrestas Surakarta untuk mengadakan audiensi seputar kematian MJ.

“Kami meminta kepada pihak yang berwajib untuk menjelaskan kepada publik sebab kematian Muhammad Jefri pasca penangkapan tanggal 7 Februari 2018 hingga berakhir dengan kematian Tanggal 10 Februari 2018 oleh Densus 88,” ungkap ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), DR Muinnuddinillah Basri di Polresta Surakarta pada Selasa (13/02/18).

Delegasi DSKS diterima oleh Kasatintel Bowo Hariyanto. Dalam audiensi tersebut, DR Muin sangat berharap agar pihak berwajib dapat menjelaskan kronologi yang menyebabkan MJ tewas di tangan Densus 88. Dikhawatirkan, timbul kecurigaan dan keganjalan dari masyarakat terutama umat Islam.

Sebagaimana diketahui, MJ dan isterinya ditangkap oleh Densus 88. MJ dipulangkan tak bernyawa sedangkan belum ada keterangan terkait nasib isterinya. Pada saat penangkapan, Densus 88 juga dikabarkan tidak berkoordinasi dengan keamanan setempat. Ditambah lagi, belum ada informasi resmi soal peran pelaku dalam aksi terorisme hingga ia meninggal.

Kejadian semacam ini bukanlah pertama kalinya terjadi. Pada 2016 silam, terduga teroris Siyono asal Klaten mengalami hal serupa. Ia meninggal dengan dugaan dianiaya oleh aparat hingga tewas.

Saat itu, Polri mengklaim bahwa Siyono telah melakuakan perlawanan. Namun, KontraS, Komnas HAM dan Muhammadiyah menemui banyak kejanggalan. Setelah melakukan autopsi, di jasad Siyono ditemukan banyak luka dan lebam.

Oleh sebab itu, pengurus DSKS, Endro Sudarsno mengingatkan agar kasus ini jangan sampai seperti yang menimpa Siyono. “Jangan sampai kasus ini seperti Siyono, masyarakat, umat dapat curiga yang tidak baik,” ungkapnya

Reporter: Reno
Editor: Syafi’i Iskandar

Sumber :Kiblat.

Ini Alasan Kanker Paru Kerap Ditemukan Stadium Lanjut

Ini Alasan Kanker Paru Kerap Ditemukan Stadium Lanjut

10Berita, Awak media dikejutkan dengan informasi juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, didiagnosis kanker paru. Bukan stadium I atau II, melainkan IVB.

"Dokter bilang saya kanker paru-paru stadium 4B pertengahan Januari lalu," begitu tulis Sutopo lewat pesan singkat ke awak media.

Di Indonesia, penyakit yang diderita Sutopo merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak ditemukan pada pria. Sayangnya, kecenderungan kanker paru ditemukan sudah stadium lanjut.

"Biasanya ditemukan sudah stadium III dan IV. Kalau sudah ada keluhan atau penyebaran biasanya datang karena itu," kata dokter spesialis paru RSUP Persahabatan Jakarta, Elisna Syahruddin kepada Liputan6.com lewat sambungan telepon Selasa (13/2/2018).

Wanita yang menyelesaikan pendidikan spesialis paru di Fakultas Kedokeran Universitas Indonesia ini mengatakan gejala kanker paru tidak khas. Itu yang jadi penyebab sering ditemukan sudah stadium lanjut.

"Gejala umum kanker paru itu seperti batuk, sesak napas, nyeri dada. Enggak khas kan?," kata Elisna.

 

 

 Saksikan juga video menarik berikut:

Mengingat gejala kanker paru yang tidak khas, Elisna menyarankan untuk melakukan pemeriksaan paru setahun sekali. Pada orang yang memiliki banyak faktor risiko disarankan untuk kontrol lebih sering dibanding yang tidak memiliki banyak faktor risiko.

Beberapa faktor risiko diantaranya adalah usia di atas 40, terpapar asap rokok, polusi udara, tinggal daerah dekat pabrik atau pertambangan, dan anggota keluarga memiliki riwayat kanker.

"Faktor risiko yang paling tinggi adalah umur ya. Kalau sudah di atas 40, rajinlah kontrol. Kalau punya banyak faktor risiko, enam bulan sekali kontrol, kalau enggak punya faktor risiko setahun sekali," pesan wanita yang pernah menempuh pendidikan S3 di Jepang ini.

Saat kontrol kesehatan paru, sebaiknya ke dokter spesialis paru terlebih dahulu. Bukan langsung ke laboratorium seperti disarankan Elisna.

Sumber :Liputan6.com 

Aneh, Kasus Penyerangan Ulama dan Pastur Beda Perlakuan

Aneh, Kasus Penyerangan Ulama dan Pastur Beda Perlakuan

10BeritaSLEMAN -Panglima Lasykar Forum Aliansi Umat Islam Bersatu (FAU IB) Jateng-DIY, Anang Immamudin menilai penegakan hukum di Indonesia lagi-lagi kontroverisal. Pasalnya Kasus penyerangan terhadap Kyai Umar Basir di Bandung serta Komandan Brigade Presis ustadz Prawoto berbeda perlakuan dengan kasus penyerangan terhadap pastur di Sleman. 

Ia menuturkan, pada kasus penyerangan terhadap Kyai Umar Basir di Bandung polisi langsung mengidentifikasi pelaku sebagai orang gila. Begitu pula pada kasus penyerangan yang menewaskan  Komandan Brigade Persis Ustadz Prawoto, polisi juga menyimpulkan bahwa pelaku merupakan orang gila.

Sebaliknya, pada kasus penyerangan terhadap pastur, polisi langsung menerjunkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri. Bahkan, Polri langsung merilis bahwa pelaku penyerangan terhadap pastur merupakan orang yang menganut faham radikal.

Kenapa  beda perlakukan ketika ulama juga di serang? Pada penyerangan terhadap ulama oelaku langsung di identifikasi sebagai orang gila. Ini sepertk tidak ada keseriusan untuk terus menelusuri motif motif di balik penyerangan terhadap ulama," ujarnya Senin (12/2/2018).

Ia berharap kasus penyerangan terhadap ulama maupun tokoh agama lain harus ditangani secara adil. Ia berharap penegak hukum tidak tebang pilih dalam menangani kasus. 

"Negara harus hadir dan adil terhadap permasalahan-permasalah penyerangan ini, baik yang dialami umat islam ataupun umat lain," pungkas dia.* [Aan/Syaf/]

Sumber :voa-islam.com

10 Inspirasi Lantai untuk Halaman Rumah. Bekal untuk Santai Sore di Teras Bersama Pasangan Sah

10 Inspirasi Lantai untuk Halaman Rumah. Bekal untuk Santai Sore di Teras Bersama Pasangan Sah

10Berita, Bayangan rumah seperti apa yang kamu idamkan, guys? Punya ruang keluarga yang besar? Halaman belakang yang luas ditambah dengan taman mini cantik lengkap dengan kolam ikan? Atau rumah dengan halaman yang nyaman?


Jika kebanyakan orang terlalu fokus dengan interior bagian dalam rumah beserta isinya, maka kamu yang juga memerhatikan kecantikan halaman rumah, layak untuk dijadikan pasangan halal. Betapa tidak? Halaman depan rumah merupakan bagian penting yang nggak bisa dilewatkan begitu saja. Di sinilah kita bisa melepas rasa penat dengan memandang lingkungan sekitar dan udara segar.

Advertisement

Nah, lantai menjadi salah satu aspek yang bisa mempercantik halaman rumah. Untuk itu, Hipwee Tips akan memberikan beberapa ide lantai dengan warna dan corak yang bervariasi. Baca dulu yuk, buat bekal rumah idamanmu nanti!

1. Ubin tanah liat punya warna yang natural dan eksotis. Selain itu juga punya ketahanan yang baik, sehingga cocok untuk diaplikasikan di luar ruangan

Warna ubin yang membumi via homedesignrev.com

2. Kamu pun bisa menempatkan lapisan kerikil di tanah halaman rumah. Harmonisasikan dengan meletakkan tanaman hias, furnitur kayu ataupun lentera untuk menambah nuansa romantis

Lantai kerikil dipadu dengan tumbuhan hijau via pinotagebook.com

3. Agar suasana halaman lebih hangat, gunakan material kayu di halaman rumahmu. Boleh juga menaruh beberapa furnitur berupa meja dan kursi untuk bersantai

Lantai kayu untuk teras dan halaman via centralparquet.blogspot.com

4. Rumput sintetis bisa jadi pilihan material lantai yang mudah pemasangan dan perawatannya. Nggak perlu dipotong, disirami air, tahan berbagai macam cuaca, juga relatif terjangkau harganya

Rumput sintetis tahan cuaca via www.pinterest.com

5. Aplikasikan batu kali untuk menghadirkan nuansa alam dengan sentuhan lembutnya. Kamu bisa menggabungkannya untuk membentuk angka atau huruf

Lantai batu kali via id.pinterest.com

6. Susun paving batuan di lantai maupun di dinding halaman sesuai dengan desain yang diinginkan. Paving ini juga tahan terhadap kondisi cuaca luar ruang lho!

Paving via www.pinterest.com

7. Lantai sintetis juga cocok diterapkan di halaman rumah. Teksturnya yang lembut bikin nyaman untuk berjalan di atasnya tanpa alas kaki. Warna dan bentuknya pun beragam sehingga bsia dipilih sesuai tema halaman yang diinginkan

Lantai sintetis via www.hortusfloor.it

8. Potongan kayu berbentuk bulat di antara rerumputan menciptakan dekorasi yang unik. Patung dan dinding dari batu alam serta lampu sorotnya bikin halaman ini tetap bisa dinikmati di malam hari

Ala-ala taman via rumahdandesign.com

9. Material semen yang dipoles jadi salah satu aspek yang lagi tren. Penggunaan material ini menghasilkan sebuah nuansa yang elegan dan mewah

Semen campuran via serenissima.gr

10. Material berharga terjangkau lainnya adalah ubin batu. Pilihan warna juga teksturnya yang beragam bisa disesuaikan dengan tema halaman

Ubin batu via www.hgtv.com

Halaman rumah bukan lagi jadi area yang terlupakan jika kamu mau terapkan material-material di atas untuk dijadikan sebagai lantainya. Bukan hanya tamu yang segan, kamu sendiri pun sebagai pemilik jadi makin betah dan nyaman di rumah. Tak apa jika saat ini belum bisa merealisasikannya, simpan dulu artikel ini sebagai panduan di kemudian hari. Semoga segera miliki rumah idamanmu, ya!

Sumber : Hipwee