OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Jumat, 02 Maret 2018

Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jonru: Yang Dzalimi Saya akan Dapat Azab

Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jonru: Yang Dzalimi Saya akan Dapat Azab


10Berita, Setelah diputus bersalah dan dihukum 1,5 tahun penjara serta denda Rp 50 juta, Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting menyindir pelapornya, Muannas Alaidid. Jonru merasa dizalimi terkait perkaranya.

"Dapat laporan dari salah satu teman saya, bahwa orang yang melaporkan saya Muannas Alaidid menulis di salah satu tweet-nya yang kata-katanya seperti ini, 'orang yang dizalimi dan tidak bisa membela diri, nanti Allah akan memberikan azab setimpal pada puncaknya'. Itu yang ditulis oleh Muannas Alaidid itu cocok banget buat saya," kata Jonru seusai sidang vonis di Pengadilan Jakarta Timur, Jalan DR Sumarno, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (2/3/2018).

Jonru merasa tak bisa membela diri saat dizalimi. Dia menyebut pihak yang menzaliminya akan mendapat balasan yang setimpal.

"Saya dizalimi dan saya tak kuasa membela diri. Nanti orang yang menzalimi saya akan mendapatkan azab pada puncaknya, sama seperti yang dikatakan Muannas Alaidid," ujar Jonru.

Dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan Jonru terbukti bersalah menyebarkan ujaran kebencian lewat Facebook.

"Menyatakan terdakwa Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan perbuatan dengan sengaja menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu sebagai perbuatan berlanjut," ujar hakim ketua Antonius Simbolon.

Ada empat tulisan Jonru yang disebar lewat posting-an di fanpage Facebook miliknya. Posting-an pertama pada 23 Juni 2017 soal Quraish Shihab, yang akan menjadi khatib salat id di Masjid Istiqlal; kedua, posting-an terkait Syiah bukan bagian dari Islam pada 15 Agustus 2017. Ketiga, posting-an soal Indonesia belum merdeka dari jajahan mafia China pada Kamis, 17 Agustus 2017.

Sumber : opini-bangsa.com


Difitnah Sekjen PSI, Fadli Zon Tantang: Ayo Jangan Pengecut!

Difitnah Sekjen PSI, Fadli Zon Tantang: Ayo Jangan Pengecut!


10Berita, Setelah Tsamara Amany, kini Sekjen PSI, Antoni Raja, membuat geger linimasa Twitter karena menuliskan cuitan yang tak hanya mendukung Ananda Sukarlan si penyebar hoax namun dan secara terang-terangan telah menuding bahwa Fadli Zon adalah "tukang buat hoax tiap hari".

"Bro @anandasukarlan akan dilaporkan ke polisi oleh tukang buat hoax tiap hari. Kita support bro @anandasukarlan. Yang setuju RT pls!" cuit Antoni Raja di akun Twitternya, @AntoniRaja hari ini, Jumat 2 Maret 2018.

Cuitan SekJen PSI ini langsung ditanggapi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

"Apakah Bro @AntoniRaja sedang menuduh saya tukang buat hoax tiap hari? Saya perlu memastikan twit Anda," cuit Fadli Zon.

Karena cuitan Fadli tak ditanggapi Antoni Raja, maka sekali lagi Fadli bertanya dan meminta Antoni untuk tak jadi pengecut.

Sekali lg sy tanya Bro @AntoniRaja n tlg dijawab klu mmg gentlemen: apakah anda sdg menuduh sy tukang buat hoax tiap hari? Ayo jgn pengecut. https://t.co/l9e3tMYwhW

— Fadli Zon (@fadlizon) March 2, 2018

Warganet pun mengecam keras tindakan Antoni yang terbilang kurang ajar itu.

Ohhh.. itu Sekjen partai ya? Aku kira tukang mebel https://t.co/L52cL68T0p
— FERDINAND HUTAHAEAN (@LawanPoLitikJKW) March 2, 2018

Ini sekjen partai lho, ini partai apa grup arisan sih, gw ga bisa bayangin hasto kristiyanto, hinca panjaitan,idrus marham &sekjen partai beneran komen spt ini,kacau lo ah.. https://t.co/PPr1H4jkSp
— Dr.Gunawan (@dr_gundi) March 2, 2018

Mules2 lo ton...

— Dr.Gunawan (@dr_gundi) March 2, 2018

Kejar terus...kami berdiri penuh dibelakang Bang Fadli. Jangan biarkan mahluk seperti Antoni seenaknya fitnah & menuduh.
— #KataNalar (@ZAEffendy) March 2, 2018

Kan sudah saya bilang itu pengecut, tidak mungkin berani jawab... Dia twitt begini cuma untuk cari popularitas saja, dengan nebeng nama besar FADLI ZON. Anak kemarin sore yang satu ini mental tempe...
— Helmi Felis (@helmifelis) March 2, 2018

Apakah Antoni Raja berani mempertanggungjawabkan  fitnahnya kepada Fadli Zon? Kita tunggu!

Sumber : portal-islam.id

FITRA : Bahas Pilpres di Istana Dengan PSI, Jokowi Abuse of Power

FITRA : Bahas Pilpres di Istana Dengan PSI, Jokowi Abuse of Power

10Berita – Deputi Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Apung Widadi mengkritik keras langkah Presiden Joko Widodo membahas pemenangan Pilpres 2019 dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Istana Merdeka.

“Iya kurang pas karena PSI bukan lagi ormas,” kata Apung saat dikonfirmasi, Jumat (2/3).

Pertemuan tersebut, terang Apung, merupakan tindakan penyalahgunaan kekuasaan. Sebab, Istana merupakan fasilitas negara yang hanya digunakan untuk kepentingan negara.

“Iya fasilitas negara digunakan untuk kegiatan politik dengan partai politik bisa jadi ini abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan). Khususnya fasilitas negara,” tandasnya.

Sebelumnya, Pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/3/2018). Pengurus PSI yang hadir yakni Ketua Umum Grace Natalie, Sekjen Raja Juli Antoni serta Ketua DPP Tsamara Amani.

Tsamara mengakui, pertemuan tertutup tersebut membahas soal pemenangan Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

“Ya ada lah (pembahasan terkait pemenangan Pilpres),” kata Tsamara di hadapan awak media usai pertemuan.

Meski begitu, Tsamara enggan membeberkan strategi untuk memenangkan Jokowi untuk kali kedua.

Namun, ia membocorkan, salah satu strategi pemenangan yang akan digencarkan PSI adalah kampanye lewat media sosial. Sebab, PSI sebagai partai yang baru pertama kali ikut pemilu selama ini juga berkampanye lewat media sosial.

“Kami tadi juga presentasi keberhasilan kami di Medsos dan Pak Jokowi senang dengan hal itu. Karena Pak Jokowi sadar milenial presentasinya pada 2019 sangat besar,” ungkap dia. (Tsc/Ram)

Sumber :Eramuslim 

Nah Lho, Ada Pendukung Jokowi Bentuk Relawan Pakai Nama 212 

Nah Lho, Ada Pendukung Jokowi Bentuk Relawan Pakai Nama 212


10Berita, Sekelompok orang yang mendaku diri pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk organisasi Relawan Nasional 212 Jokowi Presiden Republik Indonesia (Renas 212 JPRI). Organisasi ini bertujuan mendukung pencalonan kembali Jokowi sebagai Presiden RI 2019-2024.

"Pembentukan organisasi Renas 212 JPRI untuk mendukung pencalonan kembali Presiden Joko Widodo sebagai calon Presiden periode 2019-2024 di Pemilu Presiden 2019. Organisasi ini akan segera dideklarasikan bulan Maret ini," ujar Koordinator Nasional Renas 212 JPRI, Nasir, seperti diberitakan Antara, Kamis (2/3).

Nasir akan segera berkoordinasi dengan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko soal rencana pembentukan organisasi ini. Dia menargetkan jumlah anggota Renas 212 JPRI mencapai lima juta relawan inti yang tersebar di 34 provinsi. Jumlah relawan tersebut, menurut Nasir, cukup untuk memenangkan Jokowi sebagai Presiden RI untuk periode kedua pada Pilpres 2019.

Nasir menjelaskanpembentukan organisasi Renas 212 JPRI juga untuk memperkuat isu-isu kedekatan Jokowi dengan umat Islam, ulama, dan umaroh. "Renas 212 JPRI hadir untuk menunjukkan kepada rakyat bahwa umat Islam masih dan tetap ingin dipimpin Presiden Jokowi," jelas Nasir.

Dia menekankan sebagai pemimpin negara dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia komitmen ke-Islaman Jokowi tak perlu diragukan lagi. "Ambil saja contoh komitmen Jokowi dalam menyelesaikan dan memfasilitasi perdamaian di Afganistan. Di tengah ancaman hujan peluru pasca-teror bom di kota Kabul, Pak Jokowi tetap datang sesuai jadwal tanpa rompi antipeluru," kata dia.

Selain itu, kata dia, Jokowi juga berkomitmen dan proaktif dalam menyelesaikan konflik Rakhine Myanmar hingga mendapatkan apresiasi dari PBB dengan ditunjuknya Indonesia menjadi negosiator PBB di Myanmar. "Di dalam negeri, Pak Jokowi juga memberi perhatian yang besar bagi keberlangsungan pesantren dan sekolah diniyah. Serta kedekatan Jokowi dengan kalangan ulama baik di Jawa maupun luar Jawa sehingga jika ada isu yang dihembuskan oleh kaum 'radikalis' bahwa Jokowi anti umat Islam adalah isu politik murahan untuk kepentingan politiknya sendiri," ujarnya.

Renas 212 JPRI akan berupaya menangkal isu-isu SARA dalam politik. "Kami akan merangkul mushala dan masjid se-Indonesia sebagai corong menyampaikan Islam rahmatan lil alamin," jelas dia.

Sumber : opini-bangsa.com

  

5 Makanan yang Melemahkan Otak Anak

5 Makanan yang Melemahkan Otak Anak


10Berita, Semua nutrisi untuk otak anak tidak akan bekerja maksimal jika Anda tidak melarang Si Kecil mengonsumsi makanan yang melemahkan otaknya.

Apa saja ya makanan itu? Menurut buku Menu Sehat & Permainan Kreatif untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak, inilah 5 makanan pelemah otak anak.

1. Gula
“Gula olahan yang terdapat dalam makanan yang telah diproses merupakan salah satu penyebab turunnya kemampuan otak Si Kecil,” jelas Ayu Bulan Febry K.D. S.KM dan Dr. Zulfito Marendra, dalam bukunya Menu Sehat & Permainan Kreatif untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak.

Makanan tinggi gula seperti gulali, kue, biskuit, dan sereal yang manis hampir tidak punya nilai gizi. Jika anak mengonsumsinya dalam jumlah besar, maka kerja otaknya dapat terhambat.

Penyebabnya sederhana, yaitu karena kadar gula darahnya menjadi naik dan turun dengan cepat. Fluktuasi itu yang menyebabkan tidak stabilnya pasokan energi ke otak. Akibatnya? Konsentrasi menurun, anak mudah tersinggung, dan mudah lelah.

2. Fast Food
Makanan cepat saji ini sangat rendah gizi, kaya pewarna, pengawet, penambah cita rasa, garam, dan gula. Asam lemak jenuh terhidrogenasi juga banyak ditemukan dalam makanan cepat saji.

Akibatnya? Kemampuan pencernaan anak anak menurun, begitu juga dengan sirkulasi, proses mental, dan penyumbatan arteri.

3. Minuman Berkarbonasi
Tidak hanya minuman bersoda, sari buah dalam kemasan juga termasuk. Minuman jenis ini banyak mengandung gula, pengawet, pemanis, pewarna, kafein, dan fosfor.

Semua kandungan itu nyaris tidak ada gunanya bagi tumbuh kembang Si Kecil. Perlu diketahui, fosfor menghambat penyerapan kalsium, padahal kalsium penting untuk produksi neurotransmiter di otak anak.

4. Kafein
Kafein terdapat dalam teh, kopi, cokelat, dan minuman berkarbonasi. Dari penelitian pada anak-anak usia sekolah dasar yang teratur minum teh setiap pagi, maka mereka memulai harinya dengan perasaan grogi, lelah, dan lamban.

5. Aditif dan Pengawet
Bahan-bahan ini banyak digunakan untuk meningkatkan rasa, tekstur, penampulan, dan daya tahan makanan. Sedangkan sistem tubuh bayi dan anak belum sempurna untuk sanggup mengonsumsi bahan aditif tersebut.

Memang tidak semua zat aditif berbahaya, namun bisa menyebabkan hiperaktivitas, reaksi alergi, daya ingat lemah, depresi, dan perubahan suasana hati.

Sumber: motherandbaby.co.id


Tempat Wisata Hits di Jogja, Bisa Jadi Ide Liburan Akhir Pekan Ini

Tempat Wisata Hits di Jogja, Bisa Jadi Ide Liburan Akhir Pekan Ini


Sumber: favehotels.com

‘Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu….’

Penggalan lirik lagu Yogyakarta milik KLA Project itu sangat cocok menggambarkan betapa Jogja adalah kota yang sangat ngangenin. Selalu membuat siapapun jatuh cinta pada pandangan pertama, lalu datang kembali lagi, lagi dan lagi tak ada bosannya. Kota ini seolah tak pernah kehabisan tempat baru untuk dikunjungi, selain beberapa lokasi yang sudah menjadi legenda wisata seperti Keraton, Malioboro dan Candi Prambanan.

Kalau kamu berencana ke Jogja akhir pekan ini, coba deh main ke tempat-tempat baru yang sedang nge-hits di Jogja ini. Dijamin seru!

Pantai Kesirat

Camping di rerumputan hijau nan cantik dengan pemandangan pantai dan laut lepas tidak hanya ada di Lombok atau Bali. Jogja juga punya tempat seperti ini, namanya Pantai Kesirat yang terletak di kawasan Gunungkidul.

Biasanya, para pengunjung sengaja camping di pantai ini. Karena selain punya pemandangan laut yang cantik, ketika malam tiba, langit yang penuh bintang juga jadi ‘teman’ di sana. Tidak heran kalau belakangan tempat wisata di Yogyakarta ini menjadi hits di kalangan anak muda.

Candi Sambisari

Ukurannya mungil jika dibandingkan dengan Prambanan atau Ratu Boko, tapi Candi Sambisari yang ada di kawasan Sleman ini sangat cantik. Bangunannya berbentuk persegi, dengan lokasi yang menurun, tanda bahwa Candi ini dulunya terpendam di dalam tanah sebelum akhirnya ditemukan. Datanglah ketika sore sudah menjelang, indahnya matahari terbenam di Candi Sambisari pasti membuat kamu tidak mau pulang dari tempat wisata ini.

Bukit Klangon, Merapi

Megahnya Gunung Merapi lengkap dengan kabut dan pemandangan alam luar biasa indah menjadi pesona utama dari Bukit Klangon. Tempat ini adalah salah satu titik terdekat terbaik untuk menikmati Gunung Merapi dari kakinya.

Udara sejuk dan beberapa spot foto menarik menjadi teman terbaikmu di Bukit Klangon, yang terletak di Cangkringan, Sleman. Itulah yang membuat banyak orang jatuh cinta pada tempat indah ini.

Pinus Pengger

Suka melihat cahaya lampu di kejauhan yang gemerlap dengan indahnya? Kamu harus mampir ke Pinus Pengger, Dlingo, Bantul. Kawasan ini sebenarnya adalah hutan pinus juga belakangan ini sedang nge-hits di Yogya. Berlokasi di tengah perjalanan antara kota dengan pantai selatan.

Ketika siang hari, hutan pinus dengan suasana seperti di film Twilight menjadi ‘teman’ kamu di sana. Begitu malam menjelang, pemandangan luar biasa cantik di kaki bukit bisa kamu nikmati sambil menikmati suasana tempat wisata di Yogyakarta yang luar biasa ini.

Gunung Api Purba Nglanggeran

Belum pernah tahu seperti apa bentuk gunung api purba? Datang saja ke Nglanggeran, yang memiliki salah satu gunung api purba yang masih terjaga sampai sekarang. Dari puncaknya, kamu bisa melihat perbedaan gunung api baru dengan yang sudah berdiri selama ribuan tahun.

Tidak hanya asyik buat foto-foto, desa di kaki Gunung Api Purba Nglanggeran ini juga menarik untuk dikunjungi. Ada paket wisata yang seru di sini. Mengajak kamu untuk merasakan liburan dengan kehidupan pedesaan, dengan menanam padi di sawah, menumbuknya dan juga makan hidangan khas desa. Seru kan?

Pantai Wedi Ombo

Pantai di Jogja dikenal dengan ombaknya yang besar, namun hanya sedikit yang bisa dijadikan tempat surfing. Salah satu yang bisa jadi tempat selancar adalah Pantai Wediombo yang terletak di Gunung Kidul. Air laut di pantai ini biru bening, dengan ombak yang menantang untuk diseluncuri.

Ada yang sudah pernah kamu kunjungi? Ada banyak libur di tahun 2018, coba kamu atur jadwal dan langsung main ke Jogja. Dijamin langsung jatuh cinta! []

Sumber : Salam Online.

Laporkan Ananda Sukarlan ke Bareskrim Polri, Fadli Zon Ingin Buktikan Semua Penyebar Hoax Ditindak Tidak Pilah Pilih

Laporkan Ananda Sukarlan ke Bareskrim Polri, Fadli Zon Ingin Buktikan Semua Penyebar Hoax Ditindak Tidak Pilah Pilih


10Berita,  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memastikan untuk datang langsung ke Bareskrim Polri sekitar pukul 15.00 WIB sore ini. Fadli akan melaporkan musisi Ananda Sukarlan atas kasus penyebaran berita hoax.

Tak hanya Ananda, dua akun lain di media sosial juga akan dilaporkan. Salah satunya, Lambe Turah. Fadli sebelumnya dituduh berfoto bersama dengan admin Muslim Cyber Army (MCA), kelompok penyebar ujaran kebencian.

"Di gambar disebutkan seolah-olah itu admin MCA oleh beberapa akun, termasuk yang di-reetweet oleh Ananda Sukarlan. Ada dua akun lagi, ada Lambe Turah dan sebagainya," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/3/2018), seperti dilanisr iNews.id.

"Jadi semua itu akan dilaporkan nanti kurang lebih jam 3-lah ke Bareskrim. Saya sendiri yang akan melaporkan," sambung dia.

Pelaporan atas kasus penyebaran hoaks ini merupakan buntut dari kicauan Ananda Sukarlan melalui akun Twitter-nya, @anandasukarlan. Pendukung Jokowi-Ahok itu mengajak warganet untuk me-retweet postingan sebuah akun bernama @stlaSoso1 yang menuding Fadli Zon dan Prabowo Subianto sedang makan bersama admin MCA sebelum ditangkap polisi.

“Nah loh, ini kayaknya butuh di-RT (retweet) 58 kali, 100 kali deh. Biar 58% itu lihat,” tulis akun @anandasukarlan.

Fadli menjelaskan, foto yang tersebar di dunia maya tersebut adalah foto Eko Hadi Susilo yang berjalan kaki Madiun-Jakarta menunaikan nadzarnya atas kemenangan Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017.

Dalam pelaporan ke Bareskrim ini, Fadli Zon menggandeng pengacara senior Mahendradatta.

"Pelaporan yang akan dilakukan Fadli Zon ini untuk menunjukan Hoax ada dimana-mana tidak hanya menggunakan nama Kaum Agama tertentu. Kalau memang mau dihentikan ya hentikan semua, jangan pandang bulu," kata Mahendradata.

"Saya dampingi pelaporan kasus ini atas permintaan Fadli Zon, apalagi menyangkut nama baik Prabowo," ungkapnya.

Pelaporan yg akan dilakukan @fadlizon unt menunjukan Hoax ada dimana2 tidak hanya menggunakan nama Kaum Agama tertentu.Kl mmg mau dihentikan ya hentikan semua,jgn pandang bulu

— Mahendradatta (@mahendradatta) 1 Maret 2018


Ok saya dampingi atas permintaan @fadlizon apalagi menyangkut nama baik @prabowo https://t.co/52j4pQS1rS

— Mahendradatta (@mahendradatta) 1 Maret 2018



Sumber :Portal Islam 

Tsamara PSI Dukung Sukarlan yang Sebar Hoax, Warganet: Koplak, Hoax kok Didukung

Tsamara PSI Dukung Sukarlan yang Sebar Hoax, Warganet: Koplak, Hoax kok Didukung


10Berita, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon akan melaporkan Ananda Sukarlan ke polisi atas dugaan fitnah dan penyebaran berita bohong atau hoax.

"Besok @anandasukarlan sy laporkan ke @BareskrimPolri utk pertanggungjawabkan penyebaran hoaks n fitnah," kata Fadli Zon tadi malam melalui akun twitternya.

Hal ini merujuk kepada unggahan Ananda di akun Twitternya @anandasukarlan, dimana ia menyebarkan foto yang menuding Fadli Zon bersama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto berfoto bersama admin MCA sebelum ditangkap polisi.

Padahal foto Fadli Zon dan Prabowo yang diunggah itu adalah foto bersama Eko Hadi Susilo yang rela berjalan kaki Madiun-Jakarta sebagai rasa syukur atas kemenangan Anies-Sandi di Pilkada DKI.

"Nah loh, ini kayaknya butuh diRT 58 x 100 kali deh. Biar 58% itu liat," kicau Ananda Sukarlan menyebarkan info hoax tersebut.

Anehnya, politisi PSI Tsamara Amany malah mendukung Ananda Sukarlan yang akan dipolisikan Fadli Zon karena telah menyebarkan hoax.

"Jangan gentar ya, bro @anandasukarlan. Tetaplah semangat. Orang berani banyak yg dukung!" kata politisi PSI ini di akun twitternya @TsamaraDKI.

Sontak warganet mengomentari.

"Si eneng @TsamaraDKI bisa Bedakan arti Berani dengan HOAX tidak? Hoax itu diberantas dong. Gimana Gitu. Sudah lengkap koq ada Sumber Hoax, PeyebarHoax, Dan Korban Hoax," ujar akun
@HMoenawi.

"Hahaha... menyebar HOAX kok didukung. Jadi ini gerombolan penyebar HOAX???" komen akun @maspiyuuu.

"koplak orng hoax bukannya dinasehatin malah didukung...😢😢😡😁," komen @kingsDja.

koplak orng hoax bukannya dinasehatin malah didukung...😢😢😡😁

— Ghouta 😢😢 (@kingsDja) 2 Maret 2018


Sumber :Portal Islam 

Soal HOAX, IPW Khawatirkan Ketidaknetralan Aparat

Soal HOAX, IPW Khawatirkan Ketidaknetralan Aparat

10Berita – Indonesian Police Watch (IPW) berharap tidak muncul spekulasi polisi pilih kasih dalam mengungkap kasus kelompok ujaran kebencian dan hoaks di media sosial. Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan munculnya kesan pilih kasih dalam pengungkapan kasus “Muslim Cyber Army (MCA)” memang sulit dihindari.

Apalagi dalam beberapa kasus yang sama, terkait kelompok yang bersebrangan dengan MCA polisi ragu-ragu untuk mengusut dan menuntaskannya. “Untuk menghindari hal ini IPW berharap polri tetap profesional, independen dan proporsional,” ujar Neta kepada wartawan, Kamis (1/3).

Siapapun kelompok yang menyebarkan ujaran kebencian dan hoaks harus diburu, tanpa pandang bulu. Tidak peduli kelompok penyebar hoaks dan pengunjar kebencian tersebut dari kelompok mana.

Masyarakat pun bisa mengungkapkan bila ada kelompok penebar hoaks dan ujaran kebencian yang hingga kini dibiarkan dan tidak diproses oleh polisi.

“Kelompok masyarakat yang merasa dirugikan bisa menyampaikan protes ke polri secara langsung agar publik tahu ujaran kebencian dan hoaks seperti apa yg didiamkan kepolisian,” paparnya.

Dengan demikian, ia berharap ada kontrol langsung dari publik kepada Polri untuk tetap netral. Dan kemudian mendorong Polri mengusut siapapun pihak dan dari kelompok manapun kelompok siber penyebar hoaks dan pengunjar kebencian itu.

Sebab jika Polri dianggap tidak profesional dan hanya mengusut kelompok tertentu saja dikhawatirkan akan muncul sikap nekat dari kelompok masyarakat. “Bukan mustahil sentimen SARA justru semakin dibawa-bawa untuk menyerang kelompok yang dibiarkan Polri ini. Akibatnya aksi perang ujaran kebencian kian marak dan membuat kegaduhan baru,” terangnya.

Di posisi lain, IPW tetap memberi apresiasi pada tim cyber crime Polri yang sudah berhasil membongkar dan menangkap jaringan penyebar ujaran kebencian dengan label agama. Sebab, menurut IPW, bukan mustahil mereka disusupkan kelompok tertentu untuk mengadu domba umat beragama di negeri ini. (It/ram)

Sumber : Eramuslim

Masjid Khazret Sultan Simbol Toleransi Kazakstan

Masjid Khazret Sultan Simbol Toleransi Kazakstan

Masjid ini mampu menampung jamaah hingga 10 ribu orang.

10Berita , JAKARTA — Peresmian masjid Khazret Sultan ini dilakukan langsung oleh Presiden Kazakhstan Mursultan Nazarbayev pada 6 Juli 2012. Hari peresmian masjid tersebut sekaligus juga bertepatan dengan ulang tahun yang ke-72 dari sang presiden. 

Pembangunan masjid ini berlangsung selama dua tahun. Enam bulan sebelum masjid diresmikan, api sempat melalap bagian kubah yang telah menjulang tinggi. Kobaran api itu mengepulkan asap hingga menghiasi Kota Astana.

Masjid ini mampu menampung jamaah hingga 10 ribu orang. Sementara bagian utama masjid di bagian dalam, memiliki kapasitas untuk menampung hingga 5 ribu jamaah. 

Nazabayev mengatakan, masjid megah ini hadir secara khusus untuk memberi simbol negaranya yang mengedepankan toleransi. Mengutip informasi di laman Wikipedia, umat Muslim menghuni sekitar 70 persen dari total populasi penduduk yang mencapai 16,6 juta orang. Sedangkan penganut Kristiani dilaporkan ada 26 persen.   

'Perayaan ini adalah sebuah perayaan bagi seluruh warga Kazakhstan. Saya mengucapkan selamat kepada kalian atas pembukaan masjid terbesar di Kazakhstan. Kami ini adalah negara multinasional dan kami adalah sebuah bangsa yang toleran," kata sang presiden saat berpidato ketika meresmikan masjid ini. 

Sumber :Republika.co.id