OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Rabu, 14 Maret 2018

Kisah Nabi Sulaiman dan Dajjal yang Terdapat di Dalam Al Quran

Kisah Nabi Sulaiman dan Dajjal yang Terdapat di Dalam Al Quran


10Berita, Kisah Nabi Sulaiman dan Dajjal merupakan sebuah cerita yang sangat identik dengan agama Islam. Kedua cerita tersebut sangatlah menarik untuk disimak karena memiliki daya tarik yang berbeda.

Nabi Sulaiman merupakan seorang utusan Allah dan juga raja yang mempunyai kekuatan dasyat yang bisa menundukan berbagai macam makhluk mulai dari setan, iblis, binatang serta manusia.

Kekuatan Nabi Sulaiman diyakini terletak pada cincin yang dipakainnya yang membuat semua makhluk tadi bisa tunduk dan patuh kepadannya.

Bahkan dalam beberapa riwayat menyebutkan Nabi Sulaiman ini mampu memperkerjakan Iblis untuk membangun kerajaannya dalam waktu yang singkat dan begitu cepat.

Kekuatan itulah yang diyakini sebagai pemberian dari Allah. Hal ini dikarenakan ada kisah yang meriwayatkan bahwa Nabi Sulaiman selalu memohon pada Allah atas semua yang telah dilakukannya. Lantas, melihat kekuatan yang dimiliki oleh Nabi Sulaiman tersebut.

Bagaimana sebenarnya kisah Nabi Sulaiman dan Dajjal ini? Nanti akan coba di bahas dalam artikel ini tetapi kalau ingin mengetahui lebih dalam maka Anda perlu melihat bagaimana kekuasaan yang dimiliki oleh Nabi Sulaiman atas makhluk Allah lainnya. Nabi Sulaiman ini merupakan seorang yang berkuasa di kerajaan Bani Israil.

Nabi Sulaiman sudah sejak kecil duduk di tahtah kerajaan tersebut karena diperintahkan untuk mengganti Nabi Daud sebagai pemimpin sebelumnya. Kemampuan yang diberikan oleh Allah tadi membuatnya bisa memerintah rakyatnya serta makhluk lainnya seperti jin bahkan sampai hewan-hewan seperti butung.

Kekuasaannya bersama dengan kerajaan Bani Israil semakin lengkap karena memang karunia dari Allah yang mana dari bawah tanah mengalir carian berupa tembaga yang dimanfaatkan unuk membangun gedung dan berbagai macam bangunan lainnya.

Semuanya itu dikerjakan atas bantuan dari pasukannya berupa jin yang selalu mentaati perintahnya. Ini menjadi sebuah mukjizat yang diberikan oleh Allah kepadanya.

Selain itu, Allah juga memberikan karunia kepada Nabi Sulaiman dengan kecakapannya dalam berbicara dengan makhluk Allah yakni binatang apapun.

Sebagai bukti dari cerita tentang Nabi Sulaiman yang bisa memahami dan mengerti bahasa binatang dapat dilihat dari kisahnya ketika pergi bersama pasukannya yang diantaranya ialah manusia, binatang dan jin.

Dalam rombongan besar tersebut, Nabi Sulaiman ingin pergi menuju Asgalan. Di mana itu merupakan lembah yang biasanya dikenal dengan sebutan lembah semut.

Ketika berada di tempat itu bersama dengan rombongannya, Nabi Sulaiman tiba-tiba terhenti karena mendengar sebuah suara. Kehadiran suara tersebut berasal dari semut yang ada di sini. Nabi Sulaiman mendengar semut yang mengatakan “Hai semut-semut masuklah ke sarang mu.

Agar kalian semua selamat dan tidak lenyap diinjak oleh Nabi Sulaiman bersama dengan rombongannya.”.Perkataan itu sangat kedengaran oleh Nabi Sulaiman tetapi tidak untuk pasukannya. Hal itulah yang kemudian membuat semnyuman keluar dari bibir Nabi Sulaiman. S

emut-semut yang takut dan waspada karena tidak ingin diinyak olehnya. Nabi Sulaiman lantas mengabarkan cerita itu kepada para pasukannya.

Kemudian memberitahukan pada pasukannya seraya ia mengucapkan syukur atas mukzijat yang diberikan oleh Allah. Ketakjubannya akan kuasa Allah yang memberikannya kemampuan untuk mengerti apa yang diucapkan dan dibicarakan oleh semua binatang.

Kisah nabi sulaiman yang tidak boleh dilewatkan:

Begitulah bagaimana Nabi Sulaiman dengan mukzijatnya yang bisa memahami bahasa dari binatang-binatang. Berkaitan dengan bagaimana Nabi Sulaiman menakhlukkan jin.

Hal ini akan sangat berhubungan erat dengan kisah Nabi Sulaiman dan Dajjal. Banyak sekali yang berpendapat bahwa sebetulnya dajjal itu bukanlah jin. Hal ini karna Dajjal dianggap sebagai manusia yang dilahikan dari pasangan Yahudi.

Namun ada pula yang mengatakan bahwa Dajjal ini merupakan iblis. Bebagai versi pendapat tentang Dajjal tersebut memang tidak tahu mana yang mendekati kebenaran.

Justru yang jadi pertanyaan ialah apakah benar bahwa Dajjal ini hadir dan hidup ketika masanya Nabi Sulaiman. Salah satu pendapat yang dilontarkan oleh Imam Al Banzanji membenarkan bahwa Dajjal hidup pada masa Nabi Sulaiman.

Apakah Benar Nabi Sulaiman yang Menangkap Dajjal?
Dalam beberapa riwayat bahkan dalam kitab umat Islam Al Quran menyebutkan tentang kehadiran dari Dajjal ini. Dajjal merupakan makhluk yang membuat onar dan dipenuhi dengan fitnah yang menyesatkan.

Bahkan Dajjal menyebut dirinya sebagai Tuhan. Kisah Nabi Sulaiman dan Dajjal pada intinya menjelaskan mengenai ketika Nabi Sulaiman berhasil menangkap Dajjal dan memenjarakannya. Namun akhirnya Dajjal dibebaskan kembali setelah berlangsung beberapa hari.

Semuanya tadi bukanlah merupakan hal mustahil. Sudah banyak beredar cerita tentang seorang Nabi Sulaiman. Raja yang hebat dengan kerajaan besar dan mampu berbicara dan memahami bahasa binatang.

Nabi Sulaiman pernah punya kemauan untuk bisa menangkap dan memenjarakan jin terutama iblis. Ini didasarkan agar manusia tidak melakukan berbagai macam perbuatan dosa. Karena Sulaiman merupakan Nabi dari Allah.

Maka sang Maha Pencipta, Allah SWT mengabulkan apa yang dikehendaki oleh Nabi Sulaiman yakni memenjarakan Dajjal. Untuk menangkapnya Nabi Sulaiman tidak membutuhkan waktu yang lama karena memang kemampuan dari Nabi Sulaiman yang diberikan oleh Allah sangat luar biasa.

Akhirnya Nabi Sulaiman berhasil menangkap Dajjal, usai menangkapnya Nabi Sulaiman langsung memasukannya ke dalam penjara. Hanya dengan mengikat menggunakan rantai, Dajjal berhasil ditaklukkan oleh Nabi Sulaiman.

Sayangnya, setelah beberapa hari kemudian setelah Dajjal berada di penjara. Nabi Sulaiman mengalami sebuah kejadian yang memaksanya untuk mengeluarkan kembali Dajjal dari dalam penjara.

Kejadiannya bermula ketika Raja Sulaiman pergi untuk menjual barang dagangannya ke pasar. Pada umumnya pasar tempat jual beli itu ramai dan dipenuhi oleh banyak orang.

Akan tetapi, yang ditemui oleh Nabi Sulaiman justru sebaliknya. Nabi Sulaiman datang ke pasar dengan kedaan yang sepi bahkan tidak ada sama sekali pedagang dan pembeli yang melakukan transaksi.

Nabi Sulaiman melihat hal tersebut merasa kebingungan. Apa yang sebenarnya terjadi? Pertanyaan besar yang bergelayutan di pikiran dari Nabi Sulaiman.

Pertanyaan itu akhirnya terjawab oleh perintah Allah yang menyuruh Nabi Sulaiman untuk kembali membuka penjara dan melepas Dajjal. Kenapa harus dilepaskan Dajjal itu?

Nabi Sulaiman justru kembali menanyakan pertintah yang dikeluarkan Allah. Kemudian akhirnya Allah menjawab, ketika iblis atau jin berada di penjara, maka manusia tidak akan punya gairah dan semangat.

Tidak ada alasan mereka untuk melakukan apapun atau mencari penghasilan. Hal ini memberikan mereka keyakinan untuk siap mengalami yang namanya kematian.

Dengan kerelaan karena tidak ada yang harus dilakukan lagi maka mati adalah hal yang paling mereka inginkan dan ditunggu. Atas dasar itulah kemudian Nabi Sulaiman membiarkan Dajjal keluar dari penjaranya dan Dajjal kembai bebas untuk menjerumuskan manusia.

Begitulah akhir kisah Nabi Sulaiman dan Dajjal. Di mana Nabi Sulaiman yang tadinya memenjarakan Dajjjal malah melepaskannya kembali. Segala sesuatu yang tejadi pada Nabi Sulaiman dan Dajjal adalah atas kehendak dari Allah.

Sumber: ipospedia.com

Mardani Tegaskan Target PKS di 2019: Hanya Satu, Kalahkan Jokowi

Mardani Tegaskan Target PKS di 2019: Hanya Satu, Kalahkan Jokowi

10Berita, PKS memiliki target yang jelas dalam Pilpres 2019 mendatang yakni mengalahkan Joko Widodo atau Jokowi.

"Yang jelas, kami targetnya hanya satu: mengalahkan Pak Jokowi di 2019," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Selasa (13/3/2018) seperti diwartakan Detik.

Mardani menyampaikan ini menanggapi pernyataan PDIP soal ilusi rematch Jokowi versus Prabowo. Dalam berbagai kesempatan, Mardani yang juga mantan Ketua Timses Anies-Sandi dalam Pilgub DKI Jakarta lalu, kerap menyuarakan soal kesiapan partainya mengganti presiden.

PKS sendiri sudah hampir pasti berkoalisi dengan Gerindra. PKS pun menyatakan siap mendukung pencapresan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. 



Keyakinan kedua partai untuk bergabung telah mantap. Sebab, syarat ambang batas untuk mengusung capres/cawapres sudah terpenuhi. Mardani menyebut saat ini PKS dan Gerindra sedang bermusyawarah menentukan pasangan capres-cawapres untuk dimajukan pada pilpres mendatang. 

Ia pun memperingatkan PDIP agar berhati-hati dengan manuver yang akan dilakukan partainya bersama Gerindra.

"Yang jelas, kita sudah punya tiket. Sekarang tinggal bermusyawarah siapa capres dan siapa cawapresnya. Pak Prabowo mencermati segala hal, sehingga PDIP yang harus hati-hati," katanya.

Sumber :Wajada 

Habib Rizieq Apresiasi Kinerja UBN dalam GNPF-Ulama

Habib Rizieq Apresiasi Kinerja UBN dalam GNPF-Ulama

10Berita , Jakarta – Habib Muhammad Rizieq Syihab turut mengapresiasi kinerja GNPF-MUI yang kini telah berganti nama menjadi GNPF-Ulama. Dalam rekaman audio dari Mekkah, Arab Saudi yang diputar dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (12/03/2018), Habib Rizieq mengapresiasi Ustadz Bakhtiar Nasir selaku mantan Ketua GNPF.

“Dalam kepemimpinan UBN, GNPF telah sampai pada suatu gerakan monumental dan berhasil mencapai tujuan-tujuan seperti yang diharapkan umat kala itu,” ujar Rizieq

Tak hanya itu, Habib Rizieq juga mengapresiasi kepengurusan baru. Dia mengatakan, nantinya kepengurusan yang baru tetap akan melanjutkan langkah dan visi misi yang telah diperjuangkan oleh kepemimpinan sebelumnya.

“Visi misi itu dikembangkan dan diperbaiki agar GNPF ke depan bisa lebih bermanfaat bagi umat,” pesan Habib Rizieq.

Dia kemudian berterima kasih kepada UBN dan mendoakan kepengurusan yang baru agar dapat memberikan yang lebih baik daripada sebelumnya.

“Saat ini GNPF dipimpin oleh Syaikh Yusuf Muhammad Martak, semoga dalam kepemimpinannya kedepan bisa melakukan hal-hal yang tak kalah bagusnya dengan apa yang telah dicapai oleh UBN dan kawan kawan,”

Sumber : Kiblat.

Namanya Semakin Meroket, Ust. Abdul Somad Jadi Sosok Idola Syahrini dan 5 Selebriti Lainnya, Siapa Sajakah Mereka?

Namanya Semakin Meroket, Ust. Abdul Somad Jadi Sosok Idola Syahrini dan 5 Selebriti Lainnya, Siapa Sajakah Mereka?



10Berita - Nama Ustaz Abdul Somad sedang naik daun. Ia menjelma sebagai sosok yang ditunggu-tunggu masyarakat. Bahkan, banyak juga selebriti yang juga mengidolakannya.

Yang terbaru adalah Syahrini. Penyanyi ini baru saja bertemu Ustaz Abdul Somad. Tak tanggung-tanggung, Syahrini langsung mengundang Ustaz Abdul Somad ke kediamannya di Bogor.

Nah, selain Syahrini, ada beberapa selebriti Tanah Air yang juga sangat mengidolakan Ustaz Abdul Somad. Siapa saja? Simak deretannya di bawah ini.

1. Arie Untung dan istrinya Fenita Arie


Arie Untung mengucapkan syukur bisa bertemu langsung dengan Ustadz Abdul Somad. Itu ia tuliskan di akun Instagram-nya.

"Alhamdulillah aku bisa ajak istriku lihat @ustadzabdulsomad langsung. Nontonnya kaya stand up komedi, berisi dan menghibur as always, bareng 100 an entertainer," kata tulis Arie Untung.

2. Virgoun


"Dari dulu susah banget dapat waktu buat ikut kajian beliau. Alhamdulillah bisa ketemu dan dengar kajian beliau langsung," kata Virgoun.

3. Dude Herlino


 "Alhamdulillah Allah ta’ala izinkan untuk kembali menggali ilmu dari guru kami @ustadzabdulsomad bersama sahabat-sahabat lainnya. Semoga Allah ta’ala senantiasa berikan perlindungan untuk beliau dan juga untuk kita semua, aamin," tulis Dude Herlino.

4. Mario Irwinsyah


"Jazakallah khayr @ustadzabdulsomad untuk ilmu dan kesediaan waktunya. Terima kasih team Ustadz Abdul Somad yang senantiasa menemani dan menjaga Ustadz Abdul Somad," tulis Mario Irwinsyah.

5. Teuku Wisnu


"Allah yang baik banget kasih kemudahan dan kesempatan buat kami untuk belajar melalui orang-orang berilmu. Bismillah Semoga Allah selalu menjaga @ustadzabdulsomad," tulis Teuku Wisnu.sumber: portalislam

Sumber : konten Islam

BANJIR BLUNDER Twit Kader PSI, Warganet: Berjamaah Nampolin Muka Sendiri

BANJIR BLUNDER Twit Kader PSI, Warganet: Berjamaah Nampolin Muka Sendiri


10Berita, Meskipun tergolong baru, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai sudah memberikan gebrakan baru dan segar dalam dunia politik. Setidaknya itulah yang selalu digembor-gemborkan oleh kader PSI.

Dengan mantan jurnalis televisi Grace Natalie sebagai ketua umumnya, PSI menjadi bahan pembicaraan di berbagai linimasa. Bukan karena prestasinya. Bukan. Tetapi justru lebih kepada blunder-blunder yang sering diciptakan oleh para kadernya, terutama Ketua DPP PSI Tsamara Amany.

Kritikan-kritikan tajam yang dulu pernah dilontarkan Tsamara kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Walikota Bandung Ridwan Kamil harus ia telan lagi, karena faktanya kini ia harus bekerja sama dengan keduanya.

Begitu juga dengan cuitan menyerang yang ditujukan sekjen PSI Raja Juli Antoni kepada Ketua MUI Ma'aruf Amin. Dalam cuitannya, Antoni mengata-ngatai Ma'aruf sebagai orang SBY.

Bukan hanya Tsamara dan Antoni, salah satu pentolan Jaringan Islam Liberal (JIL) yang juga kader PSI Guntur Romli pernah mengunggah foto yang terang-terangan membully Jokowi serta PDIP.

Keblunderan ini dijadikan sebuah kompilasi dalam bentuk video oleh seorang warganet.

Berikut videonya yang diunggah oleh akun twitter @mkhunaini

'TOPENG'
Pesan yang ingin disampaikan video klip ini adalah
"Jangan Remehkan Anak-anak Muda, Apalagi Kicauan Tweet-tweetnya" pic.twitter.com/EGBbQ3GLA6

— M. KHUMAINI (@mkhumaini) March 12, 2018


Sontak video tersebut memancing warganet lain untuk turut berkomentar.

— ibaadurrahmaan 25:63 (@_ibaadurrahmaan) March 12, 2018

Berpolitik gaya baru. Spesialis jilat ludah

— V4Vendetta (@V4Vendett4) March 13, 2018


Sumber :Portal Islam 

Penangkapan The Family MCA, Bagian dari Media Framing

Penangkapan The Family MCA, Bagian dari Media Framing


10Berita, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid, merasa prihatin dengan kembali adanya kelompok yang menyebarkan ujaran kebencian di media sosial.

Kali ini, The Family MCA (Muslim Cyber Army), kelompok penyebar ujaran kebencian berhasil diungkap Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Sindikat tersebut tergabung dalam sebuah grup WhatsApp untuk menggerakkan aksinya (okezone.com).

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menduga ada dalang atau aktor yang sengaja membentuk kelompok family Muslim Cyber Army (MCA)‎ untuk menebarkan isu-isu provokatif. Bamsoet pun meminta jajaran Polri untuk mengungkap dalang dibalik kelompok family MCA.

"Demi terjaganya ketentraman dan ketertiban umum, penegak hukum harus bertindak tegas terhadap anggota family MCA dan siapa saja yang mengorganisir kelompok ini," kata Bamsoet saat dikonfirmasi Okezone, Kamis 1 Maret 2018.

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Novel Bamu'min membantah, Muslim Cyber Army (MCA) sebagai kelompok penyebar hoaks. Novel pun mempertanyakan para admin MCA yang ditangkap Bareskrim Polri.

"Nah, yang ditangkap itu harus diselidiki MCA asli atau palsu bentukan dari penguasa. Sebab, MCA asli melawan hoaks dan berakhlak, bukan malah bikin hoaks," kata Novel, (republika.co.id).

Gerakan Kolektif

Bila kita cermati pemberitaan tentang penangkapan admin MCA, setidaknya bisa kita nilai, terdapat ketakutan yang luar biasa dari para pengusung islampobia. Ketakutan ini, memang sudah terlihat, ketika ada gelombang aksi besar-besaran yang dilakukan umat Islam. Satu hal yang ditakutkan oleh pengusung Islampobia ini adalah kebangkitan umat Islam.

Ketika umat bersatu, tanpa melihat status organisasi, kemudian mereka bergabung menyerukan amar makruf pada penguasa yang ada, inilah yang disebut gerakan kolektif. Gerakan kolektif ini lahir dari kehidupan yang tidak memberi kesenangan dan masyarakat sudah cukup "gerah" dengan berbagai peristiwa yang menimpa mereka.

Pada kasus penangkapan MCA, yang bisa jadi yang tertangkap adalah MCA buatan penguasa, hanya untuk memperburuk citra MCA sesungguhnya. Karena kita tahu, aksi 212 lahir berkat andil MCA yang sesungguhnya. Dikatakan Novel, bahwa MCA yang asli adalah MCA yang hanya menggugah konten yang bisa dipertanggungjawabkan dan berbentuk komunitas. MCA yang asli adalah tidak memiliki struktur dan organisasi, tapi merupakan gerakan yang murni untuk kebangkitan umat Islam.

Waspadai Media Framing

Sudah jelas bahwa suara umat Islam saat ini semakin kritis. Kekritisan umat Islam, sangat ditakuti oleh penguasa yang notabene antek kapitalis. Karena itu, dibentuklah media framing, yang tidak menyalahi fakta, namun membelokkan berita secara halus, sesuai pesanan yang diinginkan. MCA yang kita kenal selama ini pemberitaannya selalu bisa dipertanggungjawabkan, dibuat fakta bohong, lalu akhirnya di buatlah media framing sesuai keinginan 'pemesannya'.

Peristiwa yang terjadi, haruslah dikaji dengan pemikiran yang mendalam. Umat Islam, janganlah mudah terprovokasi berita, tanpa melihat peristiwa sebelumnya, kaitan antar peristiwa dan sebab-sebab peristiwa itu terjadi. Sehingga tidak terjebak berbagai framing media saat ini.  Wallohua'lam. [syahid/]

Kiriman Ummu Caliph

Sumber :voa-islam.com

Selasa, 13 Maret 2018

KENCENG BENER! Penguasa Tak Mau Dikritik, Fahri: Suruh Pindah ke Korea Utara Aja!

KENCENG BENER! Penguasa Tak Mau Dikritik, Fahri: Suruh Pindah ke Korea Utara Aja!


10Berita,  Perbincangan mengenai headline berita IndoPos edisi Senin, 12 Maret 2018 dengan judul "Otoriter Jangan Diukur dari Wajah" masih terus menghangat.

Pernyataan pengamat politik Karyono Wibowo yang menilai bahwa ukuran otoriter tidak dilihat dari wajah, melainkan kebijakan atau tindakan yang dilakukan penguasa.

Pernyataan Karyono ini merupakan tanggapan atas pernyataan Jokowi dalam pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu 10 Maret 2018 lalu.

"Kalau tidak salah di bulan Agustus 2017 lalu di medsos disampaikan saya adalah pemimpin otoriter. Saya heran saja, saya ini nggak ada potongan sama sekali. Penampilan saya juga tak sangar, saya selalu tersenyum. Saya bukan pemimpin otoriter karena saya seorang demokrat," ujar Jokowi.


Meski Jokowi mengaku tak otoriter, namun fakta yang terjadi justru sebaliknya.

Fakta bahwa ada tindakan otoriter penguasa mengingatkan publik pada pernyataan keras Fahri Hamzah beberapa waktu lalu.

Berbicara keras saat terjadi penangkapan pimpinan Forum Umat Islam (FUI) atas dugaan permufakatan makar jelang aksi 313 tahun lalu, Fahri mengatakan bahwa pemerintah seharusnya mendengar dan menerima kritikan dari rakyatnya. Bukan merespon dengan mempidanakan. Sebab, menurut Fahri, sebagai negara demokrasi, Indonesia berbeda dengan Korea Utara yang menganut sistem otoriter.

"Demokrasi memang negara ribut. Kalau negara senyap, negara otoriter, itu ada di Korea utara. Tahu-tahu orang hilang. Anda mau kaya gitu lagi? Saya enggak mau. Kalau Jokowi mau gitu lagi, silakan, saya enggak mau. Dan kalau dia mau kayak gitu, saya lawan dia," ucapnya.

Fahri meminta penguasa juga tak menggunakan pplisi sebagai alat untuk menakut-nakuti masyarakat yang aktif mengkritik pemerintah dengan cara penangkapan dan tuduhan tertentu.

"Polisi juga jangan takut sama orang pinter dan enggak usah nakut-nakutin orang yang berani bicara, yang berani kritik. Enggak usah nakut-nakutin. Yang harus ditakuti adalah perbuatan jahat. Kalau orang kritik, jangan ditakutin," tegasnya.

Di negara demokrasi, penyampaian aspirasi adalah hal wajar. Bahkan dia menyebut di negara demokrasi bakal selalu ribut karena kritikan rakyat kepada pemerintah.

"Kuping itu harus tebal kalau demokrasi. Kalau kuping tipis jangan hidup di Indonesia. Suruh ke Korea Utara sana. Jadi rakyatnya Kim Jong Un, cocok dia itu. Begitu Presiden lewat tepuk tangan. Kayak boneka orang gila," kata Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, akhir Maret 2017 lalu.
-------

Pernyataan Fahri Hamzah ini diapresiasi warganet dengan tagar #MencariPresidenBaru.

— mheruazima pionya ulama (@mheruazima) March 12, 2018

— iqbal zuma (@zuma168) March 13, 2018

Berikut video pernyataan Fahri Hamzah.

— Ğ’é007#MCA#ℑℜ™ 🇮🇩 (@Gemacan70) March 12, 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Kartika Putri: Ya Allah Mengapa Aku Merasa di "intimidasi" Dengan Niqab ini

Kartika Putri: Ya Allah Mengapa Aku Merasa di "intimidasi" Dengan Niqab ini



10Berita,

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Pengalaman aku hari Ini sangat berharga untuk aku dan mungkin kita semua..

Jadi hari Ini aku dpt kirim an endorse yaitu berupa syari dan niqab.. setelah foto aku buru karena pagi Ini aku harus ke bandara dan pakai taxi online (krn tdk ada yang bisa antar) jadi aku pake deh niqabnya biar nyaman dan aman aja..

smp dibandara aku tetap pake karena nyaman aja tp Sedih dan miris sekali karena sampai dibandara saya masuk di security check (Lolos karena tidak ada bunyi) tp koper saya diperiksa secara random ( FYI: sy selalu bawa koper kecil yang kosong untuk bawa buku saja) lalu sy bertanya knp random cuma sy pdhl koper saya kosong..

saya bilang apa krna saya pakai cadar (masih tenang)dan mereka cuma bilang random aja.. dan saya buka tetapi pandangan mereka sangat tidak “nice”😭 dan tidak sampai disitu.. dipemeriksaan ke dua terjadi hal yang sama bahkan di diperiksa tubuhnya(oleh petugas wanita memang) pdhl sy lolos sensor 😭😭 lagi dan lagi koper dan mereka meminta boarding pass pdhl sudah diperiksa 1x didepan😭😭 yaAllah mengapa aku merasa di “intimidasi” dengan niqab ini..

apa salah nya jika muslimah menggunakan niqab.. demiallah memang lebih nyaman (tdk menjadi pusat perhatian laki laki) dan merasa aman.. tp kenapa disini yang notabennya kebnykan orang muslim tp tdk bisa berlaku adil dan menerima dgn baik kepada muslimah yg menggunakan niqab..

Saya Jadi makin tertantang tuk menggunakan niqab ditempat umum lainnya tuk lbh tau bgmn reaksi sekeliling.. hmm Ingat ya kami muslimah yang menggunakan niqab juga mempunyai hati dan perasaan jd perlalukan lah sbgmn mestinya..🙏🏻🙏🏻 tnp di intimidasi.. 😭😭😭 Masih syock dan sedih😭😭😭


Sumber : Konten Islam 





Politisi: Hoax Paling Berbahaya itu Janji-janji yang Tidak Ditepati, Konstruksi Sama dengan Penipuan

Politisi: Hoax Paling Berbahaya itu Janji-janji yang Tidak Ditepati, Konstruksi Sama dengan Penipuan


10Berita, JAKARTA - Politisi Gerindra, Habiburokman menyatakan bahwa hoax yang paling berbahaya adalah janji-janji saat Pemilu tetapi tidak ditepati. Bahkan jika aparat ingin berantas hoax ini, ia mengusulkan bisa dari hal (janji-janji) tersebut.

“Hoax paling berbahaya itu janji-janji Pemilu yang tidak ditepati. Kalau serius mau berantas hoax, bisa mulai dari situ. Cocok?” demikian katanya, di akun Twitter pribadi miliknya, Selasa (13/3/2018).


Ia pun memberikan contoh untuk para calon pemimpin yang ingin maju kembali memimpin dengan tidak menihilkan evaluasi atas sebelumnya. “Cara paling terpelajar untuk calonkan kembali incumbent adalah evaluasi dahulu apakah janji-janji Pemilu kemarin sudah dilaksakan, tanpa itu, ya offside.”

Ia, lanjutnya, mengatakan bahwa jika janji-janji yang ada tidak kunjung terlaksana maka dapat dikatakan lebih kejam daripada hoax itu sendiri. “Janji-janji Pemilu yang diabaikan bahkan lebih kejam dari hoax, konstruksinya sama dengan penipuan 378 KUHP, tapi dengan korban yang massif dan kerugian yang extreme.” (Robi/)

Sumber :voa-islam.com

Lawan Setiap Kebohongan dengan Kebenaran

Lawan Setiap Kebohongan dengan Kebenaran

10BeritaJakarta Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab berpesan kepada segenap umat Islam dari berbagai elemen untuk terus menjaga persaudaraan dan mempertahankan persatuan.

Habib Rizieq juga berpesan agar dalam setiap perjuangan umat Islam, jangan sekali-kali melawan kebohongan dengan kebohongan, melawan hoaks dengan hoaks.

"Kita tetap memegang prinsip bahwa yang batil kita lawan dengan yang hak, kebohongan lawan dengan kebenaran, berita-berita hoaksdan fitnah harus kita lawan dengan data dan fakta yang nyata untuk menegakkan keadilan dan kebenaran," tegas Habib Rizieq melalui rekaman suaranya dari kota suci Mekah yang diperdengarkan saat konferensi pers GNPF Ulama di Jakarta, Senin (12/3/2018).

Menurutnya, para aktivis di organisasi Islam seperti Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan berbagai organisasi Islam lainnya selama ini selalu mengikuti prinsip tersebut. "Kami selalu berjuang mengikuti ajaran Islam yang anti kebohongan, anti hoaks, anti fitnah," jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk mempertahankan sikap perjuangan tersebut. Dan terus semangat berjuang dalam menegakkan kebenaran, "Terus berjuang cari ridho Allah SWT," tandas Habib Rizieq.

Sumber : SI Online