OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Senin, 02 April 2018

UEA, Surga bagi Ekspatriat

UEA, Surga bagi Ekspatriat

Lebih dari 80 persen penduduk UEA adalah imigran.

10Berita , JAKARTA -- Uni Emirat Arab adalah sebuah negara yang terletak di ujung tenggara Semenanjung Arabia. Negeri ini berbatasan dengan Oman di timur, Arab Saudi di selatan, dan berbagi perbatasan laut dengan Qatar dan Iran.

UEA pertama kali didirikan pada Desember 1971. Negara ini merupakan federasi dari tujuh emirat, yakni Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras al-Khaimah, Sharjah, dan Umm al-Quwain.

Setiap emirat diperintah oleh se orang emir (raja) yang bersama-sama membentuk Dewan Tertinggi Federal. Setiap lima tahun, dewan tersebut memilih salah satu dari emir untuk menjadi presiden UEA.

Menurut data 2013, total penduduk di UEA mencapai 9,2 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, hanya 1,4 juta jiwa yang berstatus sebagai warga negara UEA. “Sementara, sebanyak 7,8 juta jiwa lagi adalah kelompok ekspatriat (masyarakat asing),” ungkap Reuters.

CIA World Factbook mengungkap, cadangan minyak bumi UEA merupakan terbesar ketujuh di dunia, setelah Arab Saudi, Venezuela, Kana da, Iran, Irak, dan Kuwait. Sementara, cadangan gas alamnya terbesar ke-17 di dunia. Lebih dari 85 persen ekonomi negara itu bergantung pada kegiatan ekspor minyak bumi.

Kemakmuran ekonomi yang dica pai UEA menjadikan negeri itu ibarat ‘surganya dunia’ bagi kalangan ek spa triat. Oleh karenanya, tidak meng he rankan jika lebih dari 80 persen penduduk UEA adalah imigran alias warga asing yang menetap di negara itu.

Mereka datang dari berbagai belahan dunia, mulai dari Aljazair, Afghanistan, Bang ladesh, India, Pakistan, AS, Ar menia, Australia, Jerman, Brazil, Inggris, Karibia, hingga Filipina. “Di antara ne gara-negara Barat, ekspatriat asal Inggris menempati jumlah tertinggi di UEA, yakni mencapai 240 ribu orang,” ungkap Sultan al-Qassemi dalam artikelnya, “The Other Special Relationship: The UAE and The UK”

Sumber :Republika.co.id 

Canda Prabowo Taklukkan Anies dengan Nasi Goreng

Canda Prabowo Taklukkan Anies dengan Nasi Goreng


10Berita, Depok  – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto secara terbuka bercerita tentang awal kedekatannya dengan Anies Baswedan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang kemudian diusung menjadi Cagub DKI Jakarta.

Sebelum mengenal Anies, Prabowo menilai mantan Rektor Paramadina itu sebagai sosok yang acap kali berbeda pandangan dan berseberangkan kubu politik dengan dirinya. Bahkan, Anies Baswedan pernah menjabat sebagai juru bicara kubu Jokowi-JK, lawan dari pasangan Prabowo-Hatta di Pilpres 2014 lalu.

Saat Pemilihan Presiden 2014, Anies Baswedan adalah sahabat Jokowi. Di salah satu kesempatan konferensi pers penyampaian program Jokowi-JK di Bandung, Anies menyebut Prabowo Subianto didukung oleh kelompok mafia seperti dugaan kasus korupsi migas, haji, impor daging, Alquran, dan lumpur Lapindo.

“(Kenal awalnya) Anies lawan saya dulu (di Pilpres 2014), tapi dia belum kenal siapa musuhnya,” kata Prabowo saat hadir dalam acara ‘Prabowo Menyapa Warga Jawa Barat’, Ahad (01/4/2018).

Meski begitu, Prabowo tak menganggap Anies sebagai musuh yang harus dijauhi. Ia justru melihat sosok Anies sebagai tokoh yang potensial untuk dicalonkan sebagai Cagub DKI Jakarta.

Oleh sebab itu, Prabowo sengaja mengundang Anies ke kediamannya di Hambalang, Bogor untuk mencicipi nasi goreng gerobak langganannya sekaligus membahas peluang bagi Anies dicalonkan sebagai Cagub dari Gerindra.

“Begitu kenal saya ajak ke Hambalang, kasih nasi goreng gerobak, berubah sikap dia ke gue, jadi itu adalah ilmu nasi goreng, nasi goreng gue paling enak,” kata dia.

Prabowo pun menyanjung Anies dengan kebijakan-kebijakan yang dibuatnya di DKI Jakarta dalam
pidatonya. Kebijakan yang dibuat Anies, kata Prabowo, sesuai dengan platform Partai Gerindra. Prabowo
bergurau, hal itu berkat nasi goreng.

Prabowo lantas berkelar agar para tokoh politik nasional yang kerap kali sinis terhadapnya untuk bertandang ke kediamannya di Hambalang untuk mencicipi nasi goreng langganannya tersebut.

Hal itu bertujuan agar sikap dan pandangan politik dapat mencair dan tak melulu berbeda pandangan terus menerus.

“Jadi yang kira-kira sinis sama gue, gue ajak deh ke Hambalang kasih nasi goreng, biar pro ke gue,” kata Prabowo yang kemudian disambut tawa ratusan kader Gerindra yang hadir.

Minta Maaf Pernah Dukung Ahok

Setelah bernostalgia tentang perkenalannya dengan Anies, Prabowo langsung teringat rasa sesalnya pernah mendukung Mantan Gubermur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Pilkada 2012 lalu.

Menurut Prabowo, Ahok telah mengecewakan masyarakat DKI Jakarta dan ia memutuskan meminta maaf atas keputusannya mencalonkan Ahok sebagai wakil gubernur dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta tahun 2012.

“Dulu gue nunjuk Ahok dia berbuat salah, gue langsung minta maaf sama rakyat,” kata Prabowo.

Pada tahun 2012 Gerindra dan PDIP mengusung duet Jokowi-Ahok sebagai Cagub dan Cawagub DKI Jakarta dan berhasil mengantarnya memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2012.

Prabowo beralasan saat itu ia memutuskan mendukung Ahok agar ingin memberikan contoh penerapan nilai Pancasila yang menjunjung tinggi pluralisme kerukunan umat beragama di Indonesia.

Prabowo mengaku telah dikecewakan Ahok akibat tindakannya saat memimpin DKI Jakarta yang menurutnya telah melukai hati dirinya, umat Islam dan masyarakat DKI Jakarta sepenuhnya.

“Kita Islam yang menjamin damai, bukan Islam yang menakut-nakuti, Islam yang memberikan kesejukan,” katanya. 

Sumber :CNN Indonesia, Rmol.co

Presiden Erdogan: Hei, Netanyahu! Anda adalah Teroris

Presiden Erdogan: Hei, Netanyahu! Anda adalah Teroris

10Berita, TURKI—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut PM Israel Benjamin Netanyahu sebagai “Teroris” pada Ahad (1/4/2018). Sebutan itu dikatakan Erdogan setelah Netanyahu memuji pasukan Israel yang menewaskan 15 warga Palestina saat bentrokan mematikan di Gaza.

“Hei, Netanyahu! Anda seorang penjajah. Anda jelas-jelas sebagai penjajah yang berada di tanah Palestina. Tak hanya itu, Anda adalah seorang teroris! ” kata Erdogan dalam pidato televisi di Adana, Turki selatan.

“Apa yang Anda lakukan terhadap orang-orang Palestina yang tertindas akan menjadi bagian dari sejarah dan kami tidak akan pernah melupakannya. Orang-orang Israel merasa tidak nyaman dengan apa yang Anda lakukan,” ungkap Erdogan.

“Kami tidak bersalah atas tindakan pendudukan,” pungkas Netanyahu.

Komentar itu muncul setelah tentara Israel membunuh 16 warga Palestina dan melukai ratusan lainnya pada aksi pawai ‘Kepulangan akbar’ yang menyebabkan bentrokan di sepanjang perbatasan Israel dengan Jalur Gaza.

Penyataan Erdogan tersebut langsung mendorong respon yang tajam dari Netanyahu.

“Tentara paling bermoral di dunia tidak akan diberi kuliah tentang moralitas dari seseorang yang selama bertahun-tahun telah membom penduduk sipil tanpa pandang bulu,” tulis Netanyahu dalam Tweeternya.

Sebelumnya, Netanyahu telah menyebut Erdogan sebagai seseorang yang “mengebom warga desa Kurdi”.

Netanyahu malah membela tindakan para prajuritnya yang telah menembaki orang-orang Palestina yang menggelar pawai besar dari sebuah kamp protes utama. Pawai tersebut dihadiri oleh puluhan ribu orang dan mendekati pagar yang dijaga ketat yang memotong Jalur Gaza. []

SUMBER: AL Arabia,  Islampos.

Minggu, 01 April 2018

PM Kosovo Memecat Menterinya Sendiri, Kenapa Presiden Turki Erdogan yang Marah?

PM Kosovo Memecat Menterinya Sendiri, Kenapa Presiden Turki Erdogan yang Marah?

10Berita —Perdana Menteri Kosovo dicecar kecaman sengit oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, setelah memecat menterinya sendiri karena melakukan ekstradisi 6 warga Turki dari Kosovo tanpa sepengetahuan dirinya sebagai kepala pemerintahan Kosovo.

Agen intelijen Turki memburu lima guru dan seorang dokter yang bekerja di Kosovo lalu mendeportasi mereka kembali ke Turki, menuding keenam orang itu sebagai kaki-tangan Fethullah Gulen, yang dituduh Erdogan sebagai otak dibalik percobaan kudeta tahun 2016.

Perdana Menteri Kosovo Ramush Haradinaj memecat menteri dalam negeri dan kepala intelijen Kosovo, hari Jumat (30/3/2018), karena tidak memberitahukan kepada dirinya perihal operasi tersebut. Baca berita sebelumnya: Ekstradisi Gulenis ke Turki, Mendagri dan Kepala Intelijen Kosovo Dipecat

Namun, tindakan Haradinaj itu justru mengundang kemarahan Erdogan.

“Dinas Intelijen Nasional kami menciduk enam manajer senior mereka dalam sebuah operasi di Kosovo dan membawa mereka ke sini (Turki, red). Namun, saya sedih. Perdana Menteri Kosovo memberhentikan kepala intelijen dan menteri dalam negeri. Sekarang saya tanya, ‘Hey, Perdana Menteri Kosovo, siapa yang menyuruhmu melakukan hal itu,” kata Erdogan saat berpidato dalam pertemuan partai AKP, seperti dilansir Euronews Sabtu (31/3/2018).

Erdogan kemudian melanjutkan ancamannya.

“Sejak kapan anda mulai melindungi mereka yang melakukan kudeta terhadap Republik Turki? Tidakkah anda tahu kami adalah negara kedua di dunia yang mengakui Kosovo, bahkan tidak sampai satu jam setelah Amerika yang pertama [memberikan pengakuan], kami yang kedua. Bagaimana bisa anda memberi makan orang-orang ini, yang berusaha melakukan kudeta terhadap Turki yang merangkul Kosovo sebagai saudara kandung? Anda akan membayar [perbuatan] ini,” janji Erdogan.

Pernyataan Erdogan tersebut kontan mendapat sambutan tidak hangat dari orang-orang Kosovo.

Seorang jurnalis televisi Kohavision lewat akunnya Xhemajl Rexha di Twitter berkata, “Luar biasa. Anda tidak bisa memerintah di sini, Tuan Erdogan. #Kosovo.”

Lebih lanjut dia mengutip perkataan penasihat utama PM Haradinaj, Bersnik Tahiri, yang menanggapi Erdogan: “Ramush Haradinaj tidak bisa diperas atau diancam, dan semua orang tahu bahwa pidato Erdogan itu justru mengkonfirmasi Haradinaj sama sekali tidak mengetahui dan bukan bagian dari film ‘Deportasi’ …”

Setelah mengetahui bahwa ada operasi rahasia intelijen Turki di wilayah Kosovo yang dilakukan tanpa sepengetahuan dirinya, PM Haradinaj lewat Twitter pada hari Kamis dan Jumat lalu mengatakan bahwa dia akan mengambil tindakan sesuai wewenang konstitusionalnya sebagai kepala pemerintahan Kosovo.*

Sumber : Hidayatullah.com

PM Kosovo Memecat Menterinya Sendiri, Kenapa Presiden Turki Erdogan yang Marah?

PM Kosovo Memecat Menterinya Sendiri, Kenapa Presiden Turki Erdogan yang Marah?

10Berita —Perdana Menteri Kosovo dicecar kecaman sengit oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, setelah memecat menterinya sendiri karena melakukan ekstradisi 6 warga Turki dari Kosovo tanpa sepengetahuan dirinya sebagai kepala pemerintahan Kosovo.

Agen intelijen Turki memburu lima guru dan seorang dokter yang bekerja di Kosovo lalu mendeportasi mereka kembali ke Turki, menuding keenam orang itu sebagai kaki-tangan Fethullah Gulen, yang dituduh Erdogan sebagai otak dibalik percobaan kudeta tahun 2016.

Perdana Menteri Kosovo Ramush Haradinaj memecat menteri dalam negeri dan kepala intelijen Kosovo, hari Jumat (30/3/2018), karena tidak memberitahukan kepada dirinya perihal operasi tersebut. Baca berita sebelumnya: Ekstradisi Gulenis ke Turki, Mendagri dan Kepala Intelijen Kosovo Dipecat

Namun, tindakan Haradinaj itu justru mengundang kemarahan Erdogan.

“Dinas Intelijen Nasional kami menciduk enam manajer senior mereka dalam sebuah operasi di Kosovo dan membawa mereka ke sini (Turki, red). Namun, saya sedih. Perdana Menteri Kosovo memberhentikan kepala intelijen dan menteri dalam negeri. Sekarang saya tanya, ‘Hey, Perdana Menteri Kosovo, siapa yang menyuruhmu melakukan hal itu,” kata Erdogan saat berpidato dalam pertemuan partai AKP, seperti dilansir Euronews Sabtu (31/3/2018).

Erdogan kemudian melanjutkan ancamannya.

“Sejak kapan anda mulai melindungi mereka yang melakukan kudeta terhadap Republik Turki? Tidakkah anda tahu kami adalah negara kedua di dunia yang mengakui Kosovo, bahkan tidak sampai satu jam setelah Amerika yang pertama [memberikan pengakuan], kami yang kedua. Bagaimana bisa anda memberi makan orang-orang ini, yang berusaha melakukan kudeta terhadap Turki yang merangkul Kosovo sebagai saudara kandung? Anda akan membayar [perbuatan] ini,” janji Erdogan.

Pernyataan Erdogan tersebut kontan mendapat sambutan tidak hangat dari orang-orang Kosovo.

Seorang jurnalis televisi Kohavision lewat akunnya Xhemajl Rexha di Twitter berkata, “Luar biasa. Anda tidak bisa memerintah di sini, Tuan Erdogan. #Kosovo.”

Lebih lanjut dia mengutip perkataan penasihat utama PM Haradinaj, Bersnik Tahiri, yang menanggapi Erdogan: “Ramush Haradinaj tidak bisa diperas atau diancam, dan semua orang tahu bahwa pidato Erdogan itu justru mengkonfirmasi Haradinaj sama sekali tidak mengetahui dan bukan bagian dari film ‘Deportasi’ …”

Setelah mengetahui bahwa ada operasi rahasia intelijen Turki di wilayah Kosovo yang dilakukan tanpa sepengetahuan dirinya, PM Haradinaj lewat Twitter pada hari Kamis dan Jumat lalu mengatakan bahwa dia akan mengambil tindakan sesuai wewenang konstitusionalnya sebagai kepala pemerintahan Kosovo.*

Sumber : Hidayatullah.com

Soal Bentrokan Maut di Gaza, Begini Reaksi PBB

Soal Bentrokan Maut di Gaza, Begini Reaksi PBB

10Berita, AMERIKA SERIKAT—Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres dikabarkan telah menyerukan penyelidikan atas kasuskematian 15 warga Palestina selama aksi pawai besar di perbatasan, Jumat (30/3/2018) di Jalur Gaza.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara PBB mengatakan Guterres sangat prihatin dengan laporan dari bentrokan maut di Gaza.

Guterres menyerukan kepada mereka yang berkepentingan untuk menahan diri dari tindakan apa pun yang dapat menyebabkan korban lebih lanjut, terutama tindakan yang dapat menempatkan warga sipil dalam bahaya.

Dewan Keamanan PBB pada Jumat gagal memutuskan mengambil tindakan atau merilis pernyataan bersama setelah pertemuan darurat pada Jumat malam. Kuwait menyelenggarakannya beberapa jam setelah hari paling berdarah di Gaza sejak perang 2014 Israel.

15 orang tewas dan lebih dari 750 terluka oleh tembakan Israel ketika ribuan demonstran Palestina berbaris ke perbatasan Gaza dengan Israel dan bentrok dengan tentara pada Hari Bumi.

Selama sesi Dewan Keamanan, Taye-Brook Zerihoun, wakil kepala urusan politik PBB, memperingatkan bahwa situasi mungkin memburuk dalam beberapa hari mendatang.

Karena itu Zerihoun menekankan bahwa PBB akan terus menekankan bahwa warga sipil tidak boleh ditargetkan dan semua pihak bisa menahan diri karena berisiko membahayakan anak-anak. []

SUMBER: PIC,  Islampos.

Masjid Syuhada Siapkan Bangunan Pusat Kegiatan

Masjid Syuhada Siapkan Bangunan Pusat Kegiatan


Yayasan membutuhkan dana segar sekitar Rp 12,5 miliar

10Berita , SLEMAN -- Masjid Syuhada merupakan salah satu masjid monumental di Kota Yogyakarta. Sejak mulai beroperasi pada 1952 hingga saat ini, masjid yang dikelola oleh Yayasan Masjid Syuhada ini telah memiliki beberapa kegiatan baik itu kegiatan formal maupun informal.

Seiring dengan kian banyaknya kegiatan dan jamaah, yayasan pun berniat untuk mendirikan Syuhada Centre yang merupakan bangunan pusat kegiatan. Wakil Ketua Umum Yayasan Masjid Syuhada, M Hanief mengatakan, Syuhada Centre itu akan didirikan di bangunan yang berada tepat di depan masjid.

"Total luas lahan yang akan digunakan adalah sekitar 923 meter persegi," ucapnya kepada Republika usai menggelar penggalangan dana yang dikemas dalam gala dinner dan talkshowbertema Syuhada untuk Semua di Hotel Eastparc Yogyakarta pada Sabtu (31/3).

Mengingat harga tanah di sekitar kawasan Kotabaru, Yogyakarta berkisar sekitar Rp 20 juta per meter persegi, maka yayasan membutuhkan dana segar sekitar Rp 12,5 miliar. Bahkan, sebelumnya, tanah itu ditawarkan dengan harga Rp 22 miliar.

Demi mencukupi kebutuhan itu, lanjutnya, maka yayasan pun menggelar penggalangan dana sekaligus gala dinnerdan talkshow yang menghadirkan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD dan Ketua Umum Persaudaraan Djamaah Hadji Indonesoa (PDHI), Sunardi Syahuri.

Dalam kesempatan itu, kedua pembicara yang semuanya merupakan alumni lembaga dari Yayasan Masjid Syuhada tersebut saling memberikan testimoni terkait pentingnya kehadiran Masjid Syuhada bagi masyarakat. Mahfud pun juga sempat menekankan tentang keutamaan dari bersedekah.

Mahfud yang juga mendukung atas pembangunan dari Syuhada Centre itu berharap, Masjid Syuhada dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia. "Masjid harus memiliki manfaat yang besar," ucapnya. Terlebih, lanjutnya, Masjid Syuhada juga merupakan simbol perjuangan kemerdekaan seperti Masjid Istiqlal Jakarta.

Kegiatan yang mengundang para alumni yayasan serta para jamaah dari Masjid Syuhada itu berhasil mengumpulkan penggalangan dana sekitar Rp 700 juta. Selanjutnya, dana itu akan digunakan untuk pembayaran lahan yang sudah harus dibayarkan pada 10 April 2018. Sebelumnya, yayasan sudah membayar sejumlah Rp 4,5 miliar.

Sumber : Republika.co.id

Tak Banyak Diungkap, 5 Fakta di Balik Kemenangan Al-Sisi dalam Pemilu Mesir

Tak Banyak Diungkap, 5 Fakta di Balik Kemenangan Al-Sisi dalam Pemilu Mesir

10Berita , Kairo – Abdul Fattah al-Sisi kembali menjadi presiden Mesir setelah memenangkan pemilihan umum tahun 2018. Berdasarkan hasil penghitungan cepat atau quick count, Rabu (28/03/2018), Al-Sisi mendapat sekitar 92 persen dari total pemilih Mesir. Al-Sisi mengalahkan satu-satunya kandidat pesaing, yakni Moussa Mustafa Moussa.

Banyak hal menarik yang dapat dicermati di balik kemenangan Al-Sisi dalam pemilu kali ini. Sebelumnya, jenderal Mesir itu kerap disoroti terkait dugaan korupsi dan penyalahgunaan dana sehingga memicu krisis ekonomi di Mesir. Dari sini, apa yang menjadikannya kembali terpilih setelah periode jabatan 2014 lalu?

1. Kandidat Capres yang Ditangkapi dan Mengundurkan Diri 

Pihak berwenang secara berturut-turut telah menyingkirkan para penantang utama yang ingin mencalonkan diri sebagai presiden. Mereka telah menangkap dua calon potensial, pensiunan Letnan Jenderal Sami Anan dan Kolonel Ahmed Konsowa. Calon potensial ketiga, Ahmed Shafik, mantan perdana menteri dan komandan angkatan udara, tampaknya ditempatkan di bawah tahanan rumah rahasia di sebuah hotel sampai ia mundur dari arena pertarungan pemilu.

Dua kandidat potensial utama lainnya, pengacara hak asasi manusia Khaled Ali dan mantan anggota parlemen, Mohamed Anwar al-Sadat, mundur dalam pendaftaran resmi. Mereka mengkhawatirkan tindakan represif dan keselamatan pendukung mereka, selain praktik manipulasi oleh pemerintah.

Satu-satunya kandidat yang tersis adalah Mousa Mostafa Mousa, pemimpin Partai Al-Ghad, yang mendukung pemerintah. Dia mendaftarkan pencalonannya pada detik-detik akhir tanggal 29 Januari. Hal itu terjadi setelah adanya upaya dari anggota parlemen pro-pemerintah yang mendorongnya untuk mencalonkan diri. Sampai hari sebelum dia mendaftarkan pencalonannya, dia adalah anggota tim sukses al-Sisi untuk masa jabatan kedua.

2. Pemerintah Terapkan Aturan Ketat dalam Pemilu 

Untuk meningkatkan jumlah pemilih, kantor berita Mesir memberi ultimatum kepada warga Mesir bagi yang gagal memberikan suara dianggap melanggar hukum dan dijatuhi denda hingga $ 28 (Rp 385 rb). Sebuah ancaman yang jarang terjadi dalam pemilihan sebelumnya.

“Mereka jelas mengharapkan jumlah pemilih menjadi rendah sehingga mereka mengatakan bahwa untuk membuat orang takut tidak memilih. Mereka berpikir bahwa (peringatan) mungkin mendorong mereka untuk memilih, sehingga berpotensi meningkatkan perolehan suara,” kata salah satu warga bernama Magdy saat diwawancarai Al-Jazeera.

Sementara itu, warga lain bernama Maha mengaku tidak peduli dengan peringatan itu. Ia menganggap pemilu tidak penting karena hasilnya sudah bisa dipastikan. “Aku lebih suka membayar karena saya tidak berpikir itu layak untuk membuang-buang waktuku. Ini adalah lebih dari referendum daripada pemilihan,” katanya.

Sebuah video yang dibagikan di Twitter menunjukkan seorang perwakilan dari Kementerian Pendidikan Mesir meminta kepada para guru di sebuah sekolah agar mereka menunjukkan bukti suara mereka dengan menandatangani kartu yang akan dikirim ke pihak berwenang menggunakan ujung jari mereka yang terkena celupan tinta.

3. Politik Uang dan Janji Kemakmuran

Gubernur Beheira, sebuah provinsi Delta Nil di utara Kairo, mengatakan kepada seorang pewawancara TV bahwa desa-desa dan kota-kota dengan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi akan dijanjikan dengan perbaikan layanan air dan sanitasi. Pejabat lainnya, Gubernur Magdy Hegazy dari provinsi Aswan di selatan, menjanjikan imbalan uang tertentu ke kabupaten dengan partisipasi tertinggi.

Sekretaris jenderal provinsi New Valley di Mesir barat mengirim memo kepada kepala dewan kota dan distriknya. Dalam memo itu dijanjikan dana yang akan digunakan untuk meningkatkan layanan publik ke enam daerah dengan jumlah pemilih terbesar. Nilai tertinggi untuk 3.000 suara atau lebih adalah sebesar 5 juta pound (sekitar $ 284.000).

Aya Kamal, seorang penduduk di pinggiran kota Kairo, Matariya, mengatakan dia dijanjikan jatah makanan ekstra jika dapat menunjukkan bukti memberikan suara (untuk Al-Sisi) kepada penjaga toko di sebuah toko yang ditunjuk negara. Dia mengatakan rencana itu didanai oleh koalisi parlemen terbesar yang mendukung pemerintah.

Sebuah badan amal yang dipimpin oleh anggota parlemen pro-pemerintah lainnya, Saad el-Gamal, menyediakan  bus gratis untuk membawa pemilih ke tempat pemungutan suara di el-Aqwaz, sebuah desa sekitar 80 kilometer (50 mil) selatan Kairo.

Fatima Abdel-Latif (66 tahun) mengatakan dirinya dan penduduk desa lainnya dijanjikan masing-masing 100 pound ($ 5,70) jika mereka pergi ke kantor amal dan menunjukkan jari-jari mereka yang bernoda tinta.

4. Absennya Pemilih dari Generasi Milenial

Menurut laporan The Guardian, para pemuda telah menjadi pemandangan langka di tempat pemungutan suara. Hampir 61% penduduk Mesir berusia di bawah 30 tahun, namun pemilih dari kategori itu hampir tidak mungkin ditemukan.

Di sebuah kafe pom bensin di kawasan Zamalek, Kairo, noda tinta merah muda pada jari kelingking Farid Fadhy yang berusia 19 tahun menandainya sebagai seorang pemilih muda yang langka. “Saya harap apa pun yang terjadi selanjutnya lebih baik,” katanya, menjelaskan apa yang mendorongnya ke tempat pemungutan suara.

Di ujung jalan dari sebuah tempat pemungutan suara di Haram, Mamdouh Abdel-Moneim (21 th) dan temannya Ahmed Said (20 th) yang bersandar ke mobil menyaksikan para pemilih yang lebih tua pergi ke tempat pemungutan suara. Sekelompok wanita lansia berkumpul di luar TPS, melambai-lambaikan spanduk untuk mendukung Al-Sisi dengan menari dan diiringi musik pro-pemerintah yang memekakkan telinga.

5. Dukungan Partai Salafi

Partai Salafi An-Nuur Mesir muncul sebagai salah satu pendukung utama Al-Sisi selama pemilu. Partai itu memberikan kontribusi dengan memobilisasi anggota partainya untuk memilih dan menolak seruan boikot. Partai juga menyelenggarakan sejumlah acara dan demonstrasi yang diikuti wanita, yang mendesak pentingya berpartisipasi dalam pemungutan suara.

Pada bulan Januari, An-Nuur mengumumkan dukungannya untuk Presiden Abdel Fattah al-Sisi untuk masa jabatan kedua. Dalam sebuah konferensi pers di Kairo, pemimpin partai menyanjung Al-Sisi dengan menyebutnya mampu melakukan tugas-tugas yang serius untuk jabatan empat tahun ke depan, terutama dalam meningkatkan dalam situasi ekonomi, perang melawan terorisme, dan berpartisipasi dalam konsolidasi untuk penerapan hukum Islam dalam semua aspek dari kehidupan.

Dikutip dari situs Al-Awsat, sebuah sumber di dalam internal partai mengatakan bahwa An-Nuur telah meresmikan ruang operasi pusat di Kairo dan sub-kamar untuk memantau pemilihan di berbagai gubernuran Mesir. Selain itu, partai juga membentuk komite yang bertugas mengekstraksi data pemilih dan mentransfernya ke tempat pemungutan suara.

Halaman resmi dari partai yang dipasang di situs jejaring sosial Facebook menunjukkan gambar mobil-mobil anggota di semua gubernuran. Mereka menempatkan lambang Partai An-Nuur dengan gambar Al-Sisi untuk menunjukkan dukungan mereka. Sementara itu, Syekh Adel Nasr, anggota senat Partai An-Nuur, meminta anggota partai di Fayoum untuk turun dan memberikan suara mereka.

Sebuah fatwa dari Sheikh Hussein Mattawa memberikan keyakinan bagi anggota Salafi An-Nuur untuk mendukung Al-Sisi secara totalitas. “Al-Sisi adalah yang presiden sah Mesir, dan para wali dari orang tanpa satu kebutuhan untuk pemilihan dan referendum. Seruan untuk memboikot pemilihan bermaksud tidak ingin menetapkan Syariah, bertujuan untuk merugikan negara dan menciptakan kekacauan di dalamnya,” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa merusak surat suara dalam pemilihan presiden adalah haram, sementara golput atau absen memilih adalah tindakan yang dilarang dalam Islam. Hal senada juga dikatakan oleh pengkhotbah Salafi bernama Sheikh Mohammed Kata Ruslan..

Penulis: Ibas Fuadi

Sumber : Kiblat.

Prof. Yusril: Ahok Tidak Bisa Jadi Capres atau Cawapres, Ini Alasannya

Prof. Yusril: Ahok Tidak Bisa Jadi Capres atau Cawapres, Ini Alasannya


10Berita, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menyebut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak bakal bisa jadi Calon Presiden RI. Alasannya bukan karena jadi terpidana kasus penistaan agama. Namun, karena rekam jejak kewarganegaraan Ahok.

Menurut Yusril, Ahok pernah menjadi kewarganegaraan Tiongkok.

Hal ini diungkapkan Yusril saat mengisi Kongres Umat Islam Sumut di Asrama Haji Medan Jalan AH Nasution, Jumat (30/3) pekan kemarin.

“Lalu kenapa Ahok tidak bisa? Karena Ahok tidak terlahir sebagai warga negara Indonesia. Kami tahu persis, bisa di-check datanya ke catatan sipil. Bapak Ahok, Tjung Kim Nam, warga negera Tiongkok. Dan ketika ada penentuan kewarganegaraan, pada tahun 1962, Tjung Kim Nam memilih warga negara RRT. Ahok lahir 1966, berarti Ahok adalah warga negara RRT. Ahok baru dinaturalisasi jadi warga Indonesia itu sekitar 1986, baru Ahok dinaturalisasi. Jadi Ahok tidak bisa, yang lain bisa,” kata Yusril.

Menurut Yusril, amandemen Undang-undang Dasar 1945 mengharuskan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia berkewarganegaraan Indonesia sejak kelahirannya dan tidak pernah menerima kewarganegaraan lain karena kehendaknya sendiri.

“Yang terakhir dalam amandemen Undang-undang Dasar 1945 Tahun 2003, atas usul dari Profesor Sahetapy dari PDIP, kata-kata orang Indonesia asli pun dihapuskan. Maka bunyi UUD kita mengatakan, Presiden Indonesia adalah warga negara Indonesia sejak kelahirannya,” kata Yusril.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Ahok belum dapat dimintai keterangannya.

Sumber: Eramuslim

Jika Terus Lakukan Maksiat, Itu Artinya Shalat Anda Tidak Diterima?

Jika Terus Lakukan Maksiat, Itu Artinya Shalat Anda Tidak Diterima?



10Berita, Seperti yang sudah kita ketahui bersama, shalat adalah tiang agama dalam Islam. Ibaratnya, shalat adalah fondasi dalam sebuah bangunan. Bayangkan, jika sebuah bangunan—misalnya rumah, fondasinya keropos, maka bangunan itu tentu mudah runtuh. Demikian pula shalat dalam agama kita.

Namun ternyata, sekadar menggugurkan kewajiban pun tentu tak sehat dalam melaksanakan shalat kita sehari-hari. Harus ada indikasi dimana shalat yang kita tunaikan diterima oleh Allah SWT. Dan untuk itu, tak ada parameternya sama sekali. Namun, di sebuah Hadist Qudsi, diterangkan pula tentang hal ini.

Saudaraku,

Dalam Hadits Qudsi disebutkan mengenai orang-orang yang diterima sholatnya oleh Allah SWT, “Sesungguhnya Aku (Allah SWT) hanya akan menerima sholat dari orang yang dengan sholatnya itu dia merendahkan diri di hadapan-Ku. Dia tidak sombong dengan makhluk-Ku yang lain. Dia tidak mengulangi maksiat kepada-Ku. Dia menyayangi orang-orang miskin dan orang-orang yang menderita. Aku akan tutup sholat orang itu dengan kebesaran-Ku. Aku akan menyuruh malaikat untuk menjaganya. Dan kalau dia berdoa kepada-Ku, Aku akan memperkenankannya. Perumpamaan dia dengan makhluk-Ku yang lain adalah seperti perumpamaan firdaus di surga.”

Saudaraku,

Dari hadist di atas, dengan jelas disebutkan bahwa salah satu tanda orang yang diterima sholatnya ialah orang yang tidak mengulangi maksiatnya kepada Allah SWT. Nabi yang mulia bersabda, “Barangsiapa yang sholatnya tidak mencegahnya dari kejelekan dan kemungkaran, maka sholatnya hanya akan menjauhkan dirinya dari Allah SWT.”

Dalam hadis yang lain, Rasulullah SAW. bersabda, “Nanti, pada Hari Kiamat, ada orang yang membawa sholatnya di hadapan Allah SWT. Kemudian sholatnya diterima dan dilipat-lipat seperti dilipat-lipatnya pakaian yang kotor dan usang. Lalu sholat itu dibantingkan ke wajahnya.”

Saudaraku,

Allah tidak menerima sholat itu karena sholatnya tidal dapat mencegah perbuatan maksiatnya setelah ia melakukan maksiat tersebut. Bukankah Al-Qur’an telah mengatakan, “…Sesungguhnya sholat mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar…” (QS. 29: 45). Allahu alam. []

Sumber : Islampos.