OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 12 April 2018

Upaya Gagal Membenturkan Rocky Gerung dengan Umat Islam

Upaya Gagal Membenturkan Rocky Gerung dengan Umat Islam


10Berita,  Rocky Gerung, dosen filsafat UI, memang selama ini bikin panas penguasa dan para pendukungnya.

Melalui kicauannya di media sosial Twitter, maupun tulisannya di media massa, dan pernyataannya yang kerap tampil di ILC tvOne yang ditonton jutaan pemirsa.

Istilah "Hoax Terbaik adalah dari Penguasa", "IQ 200 Sekolam", "Bong". Istilah-istilah ini yang dicetuskan Rocky Gerung sangat populer di publik sosial media.

Maka ketika ada "celah" untuk menyerang Rocky Gerung atas pernyataannya di ILC tentang FIKSI dan FIKTIF (kitab suci adalah fiksi), sontak Bong rame-rame menyerang.

...Kan dah gua bilang dari dulu...Gua kalo jadi penguasa yah bakal kerjain Rocky lah...Pasti resah sebagai penguasa dan kubunya baca tweet2 Rocky...Harus dibungkam lah Rocky sedini mungkin sebelum masuk tahun 2019... (``,)

— Buruh, jangan takut berserikat...!!! (@iyutVB) 11 April 2018

Mereka menuding Rocky Gerung telah menistakan agama, bahkan ada yang sudah melaporkan ke polisi.

...Yang jadi saksi melaporkan Rocky ternyata komunitasnya pernah bahas tema 'Kitab Suci Fiksi' dalam forum diskusi...Ini blog dari mantan pendeta GKI yg sekarang jadi agnostik...EPIC...!! HAHAHAHAHA... (``,) https://t.co/1XqY5RsnM7

— Buruh, jangan takut berserikat...!!! (@iyutVB) 11 April 2018

Ada upaya untuk membenturkan Rocky Gerung dengan Umat Islam terutama alumni 212 yang dulu demo besar-besaran dalam kasus penistaan agama Ahok yang akhinya divonis 2 tahun.

Apakah umat terpancing? Terprovokasi?

Ternyata tidak.

Umat Islam itu cerdas, menggunakan otaknya, mau berfikir. Yang disampaikan Rocky Gerung sangat clear tentang beda Fiksi dan Fiktif.

Yang dijadikan argumentase Rocky Gerung itu kaidah yang ada dalam ilmu filsafat.

Namanya ilmu akademik yang diajarkan dalam bangku kuliah itu pastinya sudah bisa dipertanggungjawabkan secara empiris dengan pendekatan keilmuan tertentu.

Rocky Gerung nggak sebut Quran atau Agama tertentu.

Walau sempat ada yang berupaya menjebak Rocky Gerung untuk menyebut Kitab Suci terntentu atau Agama tertentu, tapi Rocky Gerung tak terpancing dan tak terjebak.

Masa harus ummat Islam yang baper??

Ada segolongan orang yang sengaja sebar isue supaya ummat Islam baperan dan demo Rocky Gerung  😆

Eh sorry ya Alumni 212 yang asli nggak mudah diprovokasi wkwkwk 😄😄😄

Rocky Gerung itu agamanya katolik. Kalau dia bicara soal pemahamannya dia baik dari segi keilmuannya dia sebagai prof filsafat atau dari segi pemahaman agamanya dia yang non muslim.

Dalam Islam diajarkan LAKUM DINNUKUM WALIYADIN.

Bahkan terhadap yang atheis sekalipun tetap lakum dinnukum waliyadin jika berhadapan dengan keyakinan orang.

Kecuali Rocky Gerung menyebut langsung Islam atau Al-Quran fiksi. Nah baru deh tuh kita tinjau pernyataannya dari segi penilaian Islam. Dan harus diprotes kalau salah!!

Tapi faktanya dia bahkan nggak sebutkan nama agama apapun.

Jadi yang mau dijebak itu bukan cuma Rocky Gerung tapi juga ummat Islam makanya di sini kita juga harus faham.

Mereka itu targetnya membenturkan oposisi vs oposisi. Tapi gatot.. alias gagal total.

Salah satu tokoh 212 Wasekjen MUI KH. Tengku Zulkarnain sampai menjelaskan dengan contoh konkrit tentang beda FIKSI dan FIKTIF.

"FIKSI ttu di masa depan akan menjadi REALITA...
Dulu film Flash Gordon, manusia terbang ke Angkasa, masih FIKSI. Sekarang Realita.

Lain FIKTIF. Fiktif itu "NGIBUL" Bahasa Betawinya...
Misalnya akan Buy Back Indosat. Jika selama 5 Tahun tidak Dibeli, maka itu namanya Janji FIKTIF...!"

FIKSI Itu di Masa Depan Menjadi Akan REALITA...
Dulu Film Flash Gordon, Manusia Terbang ke Angkasa, Masih FIKSI. Skrg Realita.
Lain FIKTIF. Fiktif itu "NGIBUL" Bahasa Betawinya...
Misalnya Akan Buy Back Indosat. Jika Selama 5 Tahun Tidak Dibeli, maka Itu Namanya Janji FIKTIF...!

— tengkuzulkarnain (@ustadtengkuzul) 11 April 2018

Begitupun dengan alumni 212 yang lain seperti Ustadz Buchori Muslim yang memposting tulisan terkait pernyataan Prof. Rocky Gerung dibawah ini....

#Fiksi Vs Fiktif* === Acara ILC tadi malam. Kemarin, Rocky Gerung benar-benar menunjukkan kapasitas dirinya sebagai...
Dikirim oleh Buchory Muslim pada 11 April 2018


...1. Ahok di acara budidaya ikan malah bawa2 ayat Quran yg ga ada kaitan ma ikan/laut: baper blunder.

2. Rocky bersama orang2 terpelajar bahas kitab suci fiksi dari disiplin ilmu filsafat dalam acara diskusi.

3. Massa pembela Islam santai, kalian malah cacing kepanasan. (``,) https://t.co/U7PzMLVTiE

— Buruh, jangan takut berserikat...!!! (@iyutVB) 11 April 2018


Ahok menista Al Maidah elu gak tersinggung.
BuSuk menista cadar, syariat & azan elu gak tersinggung
Rocky bilang "kitab suci itu fiksi" di forum diskusi, disiarkan TV dgn konteks tertentu, elu sok tersinggung & ajak2 orang lain.
Elu emang DUNGU 😃

— ronin (@roninkhalid) 11 April 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Pelapor: Kasus Sukmawati Belum Ada Perkembangan

Pelapor: Kasus Sukmawati Belum Ada Perkembangan


10Berita -Seorang pengacara bernama Denny Andrian Kusdayat yang melaporkan anak dari Proklamator RI Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri mengatakan setelah sepekan lebih ia melaporkan Sukmawati, perkara itu masih belum mengalami perkembangan. Pihak kepolisian, kata dia, belum memberikan perkembangan apapun sampai saat ini.

“Sejauh ini belum ada perkembangan apapun dari pihak kepolisian,” ujar Denny dalam sambungan pesan kepada Republika.co.id, Rabu (11/4).

Ia mengatakan, pekan lalu setelah melapor, ia pernah melakukan klarifikasi laporan kepada pihak kepolisian. “Seminggu yang lalu saya baru dimintai klarifikasi saja oleh pihak kepolisian, Jadi ini belum masuk ke penyidikan,” ungkapnya.

Ia menilai, seharusnya, setelah dia yang dimintai klarifikasi laporan kepada polisi, saksi-saksi lainnya, termasuk saksi terlapor, juga harus dimintai klarifikasi. Ia menjelaskan apa saja yang dilakukan klarifikasi pada pekan lalu.

“Klarifikasi terkait laporan polisi saya, seperti alat buktinya apa dan saksi-saksinya siapa,” ujarnya.

Sementara, ia sendiri juga menilai seharusnya perkara pelaporan ini bisa lebih cepat untuk ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Ia yang mewakili umat Islam itu mengatakan perkara ini bisa segera dinaikkan ke tingkat penyidikan.

“Harusnya perkara ini bisa cepat dan bisa langsung ditingkatkan ke penyidikan. Mengingat alat bukti dan saksi sudah cukup kuat,” ungkapnya.

Ia melaporkan Sukmawati Soekarnoputri kepada Polda Metro Jaya dengan tuduhan penistaan agama Islam. “Ya, Pasal 156A KUHP. Kalau yang dilakukan oleh terlapor Ibu Sukmawati itu masuk dalam kategori penodaan agama,” kata Denny.

Sukmawati Soekarnoputri dilaoporkan terkait puisinya yang berjudul ‘Ibu Indonesia’ di acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018. Laporan Denny tercatat bernomor LP/1782/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum atas dugaan Penistaan Agama Islam sebagaimana diatur dalam Pasal 156 A KUHP dan atau Pasal 16 UU nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis.[]

Sumber :republika

Ini Argumen Alfian Tanjung Yakini 85% PKI Ada di PDIP

Ini Argumen Alfian Tanjung Yakini 85% PKI Ada di PDIP

10Berita , Jakarta – Pengamat Partai Komunis Indonesia, Alfian Tanjung, mengatakan bahwa pernyataannya yang menyebut angka 85% kader PKI ada di tubuh PDIP merupakan nukilan dari perkataan Ribka Tjiptaning.

“Keluarnya angka tersebut dari perhitungan matematikanya, bahwa pada tahun 2002 di Lativi (sekarang tvOne) ada salah satu kader PDIP yang namanya, Ribka Tjiptaning, yang menyatakan bahwa ada 20 juta kader PKI di Indonesia, dan itu pun menurut yang bersangkutan semua itu memilih partai tersebut (PDIP),” katanya kepada Kiblat.net seusai persidangan lanjutan kasus yang menderanya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (11/04/2018).

Dia menambahkan, perkataan Ribka itu menunjukkan bahwa puluhan juta kader PKI tersebut ikut membesarkan atau ikut berpartisipasi ke PDIP. Lalu di tahun 2014 mereka punya suara pemilu sekitar 23,6 juta.

“Itukan menurut logika demografisnya, antara kematian dan angka kelahiran kita tahu lebih banyak angka kelahiran. Lalu dengan adanya rentang waktu dan juga angka dari 20 juta kader PKI dan 23 juta suara, ditemukan angka sekitar 84,6 atau kira-kira 85%,” jelasnya.

Alfian juga menyampaikan dalam persidangan, bahwa sesungguhnya gerakan PKI memang sebuah gerakan yang berbahaya bagi negara Indonesia. PKI pun saat ini disebutnya masih penasaran untuk kembali melakukan kerja-kerja yang sebetulnya akan berujung pada kudeta perebutan kekuasaan.

“Sebenarnya mereka masih bermimpi mereka berhadapan dengan para tentara, bhayangkara, para aparat, dan semua warga negara yang secara historis tidak pernah memiliki permakluman terhadap eksisnya sebuah partai yang sekarang pura-pura kagak sebenarnya iya, gitu ya yang sekarang mereka lakukan,” katanya.

Politisi PDIP Ribka Tjiptaning merupakan anak anggota PKI yang berani bicara secara blak-blakan, bahkan mengaku bangga. Dalam berbagai kesempatan, wanita yang akrab disapa Ning ini juga sempat menulis buku “Aku Bangga jadi Anak PKI”.

Pada tahun 2002 di Lativi (sekarang tvOne), Ning menyatakan bahwa ada 20 juta kader PKI di Indonesia.

Sumber : Kiblat.

Setelah Beras, Cangkul, dan Garam, Pemerintah Juga Akan Impor Dosen Asing

Setelah Beras, Cangkul, dan Garam, Pemerintah Juga Akan Impor Dosen Asing


10Berita – Pemerintah akan mengimpor tenaga pengajar untuk perguruan tinggi di Tanah Air. Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Riset Dikti) Mohamad Nasir mengatakan, Indonesia memerlukan 200 tenaga dosen asing agar masuk reputasi dunia di bidang pendidikan.

“Salah satu indikator pengukurannya (reputasi dunia) adalah staff mobility. Staff mobility ini adalah dosen asing masuk ke Indonesia, demikian pula sebaliknya Indonesia di luar negeri,” kata Nasir di Gedung Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi, Jakarta, Selasa (10/4).

Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing pada 26 Maret lalu, dinilai Nasir sangat membantu. Aturan ini bisa memfasilitasi dan mempermudah dosen-dosen asing mengajar di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia memang memerlukan banyak dosen asing untuk mengajar karena jumlah perguruan tinggi di Indonesia mencapai 4500 perguruan. “Kalau kita seribu (dosen asing ke Indonesia) saja, masih sangat kurang,” tambahnya.

Saat ini total dosen asing yang tercatat mengajar pada perguruan tinggi di Indonesia baru sekitar 30 orang. Meski membutuhkan lebih dari 1.000 orang, Kemenristekdikti hanya bisa menganggarkan untuk kebutuhan 200 dosen asing tahun ini.

Bidang dosen asing yang dikonsentrasikan untuk didatangkan oleh Kemenristek Dikti tahun ini yaitu sains dan teknologi. Kedua bidang tersebut dirasa perlu, karena perguruan-perguruan tinggi Indonesia banyak mencontoh riset-riset kedua bidang itu dari luar negeri, seperti Finlandia dan Jerman.

“Banyak bidang (turunannya), engineering, pertanian, bidang kesehatan, bidang perikanan dan kelautan,” tambah Nasir. []

Sumber :swamedium

Inikah Balasan Allah? Poliitisi PDIP yang Ingin Bubarkan FPI, Anaknya Positif Narkoba

Inikah Balasan Allah? Poliitisi PDIP yang Ingin Bubarkan FPI, Anaknya Positif Narkoba


10Berita, Publik heboh... Anak politikus PDIP Henry Yosodiningrat, dinyatakan positif narkoba setelah tes urine.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Selasa (10/4/2018).

Henry Yosodiningrat merupakan politikus PDIP dan memiliki empat anak.

Ironisnya anggota Komisi II DPR yang membidangi hukum ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat). Dan ternyata anaknya sendiri positif Narkoba.

Link: http://www.tribunnews.com/nasional/2018/04/10/anak-politikus-pdip-henry-yosodiningrat-positif-narkoba-tapi-dipulangkan-polisi

***

Politikus PDIP ini juga dulu yang getol meminta Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan.

[Kompas, 20-1-2017]
Henry Yoso: Sebaiknya FPI Cepat Dibubarkan

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi II DPR RI, Henry Yosodiningrat, meminta Kementerian Dalam Negeri untuk membubarkan Front Pembela Islam ( FPI).

"Saya cenderung untuk mengatakan sebaiknya cepat dibubarkan, ini kan tentang ormas-ormas yang dibentuk itu harus berdasarkan Pancasila, kalau ada ormas yang tidak mengerti Pancasila, akan mengganti Pancasila dengan dalih yang kita sama-sama tahu di berbagai media massa, ya bubarkan kalau begitu," kata Henry di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/1/2017).

Link: https://megapolitan.kompas.com/read/2017/01/20/18035961/henry.yoso.sebaiknya.fpi.cepat.dibubarkan

***

Padahal FPI lah yang getol memberantas segala kemaksyiatan, termasuk Narkoba, tapi dituding tidak Pancasila.

Ternyata bukan FPI yang bubar, keluarganya (anaknya) yang 'bubar' positif Narkoba.

INIKAH BALASAN DARI ALLAH SWT?

Yang pasti Gusti Allah mboten sare...

Orang Jawa bilang "wong salah bakal seleh, wong bener mesti jejer"

Artinya: Barang siapa berbuat baik dengan benar niscaya dia akan tegak, dan barang siapa berbuat salah dengan cara apa pun pasti dia akan runtuh.

Sumber :Portal Islam 

Anies Masuk Bursa Cawapres, Sandi: Pak Anies Pantasnya Fokus di Jakarta

Anies Masuk Bursa Cawapres, Sandi: Pak Anies Pantasnya Fokus di Jakarta

10Berita, JAKARTA—Terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, sejumlah nama masuk dalam bursa Calon Wakil Presiden (Cawapres) salah satunya yakni Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Hal tersebut ditanggapi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga sebagai Ketua Tim Pemenangan Pemilu Gerindra Sandiaga Uno. Sandi sapaan akrabnya menilai bahwa Anies harus fokus di Jakarta.

“Kalau saya pribadi, bukan sebagai ketua tim pemenangan pemilu Gerindra saya merasakan Pak Anies itu pantasnya fokus di Jakarta,” kata Sandi, pada Selasa (10/4/2018) kemarin.

Meski demikian, semua nama yang masuk akan dipertimbangkan untuk mendampingi Ketum Gerindra Prabowo Subianto maju Pilpres, termasuk nama Anies.

“Semua nama kita pertimbangkan, nama-nama baik itu akan sangat melengkapi khasanah dari apa yang akan kita tawarkan dan kita akan tampung aspirasi masyarakat berkaitan dengan Pak Gatot, Pak Anies,” kata Sandi.

Selain itu, Sandi juga memastikan Prabowo Subianto tidak galau maju pada Pilpres 2019.

“Saya akan sampaikan, Pak Prabowo tidak sama sekali galau, tidak ada keraguan sedikit pun juga karena kita ingin bahwa Gerindra menawarkan di Pilpres 2019 ini sebuah pemikiran untuk mempercepat pembangunan,” pungkansya. []

SUMBER: Merdeka,  Islampos.

Temui KH Ma'ruf Amin, Pernyataan Ketum FPI Bikin Musuh Islam Bungkam

Temui KH Ma'ruf Amin, Pernyataan Ketum FPI Bikin Musuh Islam Bungkam


10Berita, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) KH M Shobri Lubis sowan kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin di Kantor Pusat MUI. Pertemuan dua ulama ini merupakan upaya tabayyun dan silaturahim terkait banyak persoalan umat Islam dan bangsa Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Kiyai Shobri menyampaikan pernyataan yang dinilai membuat musuh Islam dan pemfitnah ulama bungkam.

"Kiyai Ma'ruf sangat bijak." terang Kiyai Shobri seperti dilansir MUI pada Rabu (11/4/18).

Pernyataan tersebut dinisbatkan kepada tindakan Kiyai Ma'ruf Amin yang menerima permintaan maaf Sukmawati sekaligus tidak melarang kelompok umat Islam yang melaporkannya terkait puisi penghinaan kepada adzan, cadar, dan syariat Islam.

"Ketika memaafkan Sukmawati dengan penekatan fikih da'wah sembari mengakomodir orang yang mau nahi munkar dengan menuntutnya secara hukum." lanjut Kiyai Shobri.

Kiyai Ma'ruf menegaskan, maaf yang diberikan kepada Sukmawati bukan bermakna larangan kepada kelompok umat yang ingin menuntutnya secara hukum sebagaimana berlaku di Indonesia.

"Saya berharap tidak dituntut, tetapi tidak bermakna melarang apalagi menghalangi orang yang mau menuntut secara hukum." tegas Kiyai sepuh ini.

Picu Aksi Bela Islam 64

Puisis gubahan yang dibaca sendiri oleh Sukmawati menuai kecaman dari umat Islam Nusantara. Dalam puisinya itu, Sukma dinilai menghina syariat Islam, adzan, dan cadar.

Umat bersatu dalam satu langkah menuntut penegakan hukum kepada sosok yang dinilai menista agama Islam ini dengan melakukan aksi damai berupa long march dari Masjid Istiqlal menuju Mabes Polri pada Jum'at (6/4/18) atau dikenal dengan Aksi Bela Islam 64.

Sumber : tarbawia.net

DHUAARR! Jendral Moeldoko FITNAH SBY Soal Bagi Sembako, Warganet: Kok Bapak Tega?

DHUAARR! Jendral Moeldoko FITNAH SBY Soal Bagi Sembako, Warganet: Kok Bapak Tega?


10Berita,   Heboh kegiatan bagi sembako yang makin intensif dilakukan oleh Jokowi jelang pilpres 2019 menuai banyak kecaman.

Namun, mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko secara tegas membela Jokowi.

Seperti dilansir KOMPAS, Moeldoko mengatakan, pembagian sembako sudah dilakukan sejak pemerintahan sebelumnya. Biaya sembako masuk dalam anggaran bantuan presiden.

Mendengar pernyataan Moeldoko, warganet pun berang, pasalnya kebijakan SBY dan Jokowi tak bisa disamaratakan.

Berikut komentar warganet.

Ujaran pak @GeneralMoeldoko ini fiksi. Tdk sesuai fakta & pak SBY sangat menyayangkannya. Tdk menduga juniornya ini bisa mengarang bebas hanya utk membela junjungannya. Anda mendegradasi kualitas moral kejujuran anda sendiri yg justru jd syarat utama seorang pemimpin. Shame on u https://t.co/KiRwuEnuAN

— The Third Way (@renandabachtar) April 11, 2018


Pak @GeneralMoeldoko bapak kan pernah jadi Panglima TNI di masa SBY. Apa bapak pernah lihat pak SBY berhenti di jalan bagi2 sembako seperti pak @jokowi ? Kan 10 tahun tidak pernah seperti itu. Kenapa bapak tega melempar kesalahan pak Jokowi ke SBY? Kelihatan bapak galau pic.twitter.com/0SBnnXvdOY

— Jalan Ketiga (@panca66) April 11, 2018


Sumber :Portal Islam 

Otoritas Cina memaksa Muslim Uyghur menanam aplikasi pengintai di telepon seluler

Otoritas Cina memaksa Muslim Uyghur menanam aplikasi pengintai di telepon seluler

10Berita, XINJIANG  – Otoritas Cina di wilayah Xinjiang telah memaksa Muslim Uyghur menginstal aplikasi pengintai untuk memata-matai aktivitas online dan menyensor konten-konten yang tidak memiliki enkripsi untuk mengamankan transfer data, menurut sebuah kelompok yang mendukung teknologi kebebasan internet global, seperti dikutip RFAcabang Uyghur pada Selasa (10/4/2018).

Open Technology Fund (OTF), sebuah program dibawah naungan dana pemerintah AS, mengatakan bahwa dalam laporan terbaru bahwa aplikasi tersebut mengirim data tidak aman ke server pusat di luar yang dioperasikan oleh pemerintah Cina.

Pihak berwenang mulai mewajibkan para warga Uyghur di Xinjiang untuk mengistal aplikasi Android, yang disebut sebagai Jingwang atau “internet bersih”, pada telepon seluler mereka pada tahun lalu yang merupakan bagian dari langkah penindasan bagi masyarakat Muslim Uyghur.

“Sementara itu instalasi yang dipaksakan pada aplikasi telepon seluler ini untuk mengawasi aktivitas dari semua penduduk, ruang lingkup aplikasi yang luas dikombinasikan dengan kurangnya keamanan dasar hanya lebih jauh merugikan bagi mereka yang menggunakannya,” kata OTF dalam sebuah blog.

Otoritas di Xinjiang juga menggunakan kamera pengintai dan sistem pengenal wajah untuk mengawasi warga Uyghur, dan baru-baru ini telah memperluas aktivitas mereka dengan menerapkan program ‘big data’, yang disebut Platform Operasi Gabungan Bersama (IJOP), yang dirancang untuk memprediksi pelanggaran, Human Rights Watch mengatakan dalam laporan yang dikeluarkan pada bulan Maret.

Sistem ini menggabungkan informasi dari laporan polisi, pos pemeriksaan kendaraan, perbankan dan catatan perawatan kesehatan, dan sistem pengumpulan teknologi menjadi satu program untuk referensi polisi, kata laporan itu.

Sistem informasi mengenai laporan polisi, pos pemeriksaan kendaraan, internet dan layanan kesehatan, dan sistem informasi menjadi satu program untuk referensi polisi, kata laporan itu.

China secara teratur melakukan kampanye ‘penyerangan keras’ terhadap Muslim Uyghur di Xinjiang, termasuk penggerebekan polisi terhadap rumah tangga warga Uyghur, pembatasan praktik Islam, dan pembatasan budaya serta bahasa orang-orang Uyghur, termasuk pengawasan tontonan video dan materi lainnya. (siraaj/)

 

Sumber:arrahmah.com

Inilah 4 Orang Paling Jauh Dari Allah, Jangan Sampai Kita Termasuk Dalam Golongan Ini

Inilah 4 Orang Paling Jauh Dari Allah, Jangan Sampai Kita Termasuk Dalam Golongan Ini

10Berita, Dalam sudut pandang dunia, saat seseorang ditanya mengenai musibah yang paling besar itu apa pasti akan dijawab tentang kehilangan harta benda, kehilangan orang tua, saat mendapatkan penyakit keras.

Namun bagaimana dengan sudut pandang akhirat?. Apakah jawabannya akan sama?. Tentulah tidak, sebab musibah paling besar adalah saat Anda jauh dari Allah. Inilah musibah terbesar yang sebenarnya.

Sudah tahukah Anda siapa orang-orang yang paling jauh dari Allah?. Berikut 4 orang yang terjauh dari Allah:

1. Orang yang Hatinya Keras
Yakni orang yang banyak berbicara namun sangat sedikit berzikir mengingat Allah.

“Janganlah kalian banyak bicara tanpa berzikir kepada Allah Ta’ala. Sesungguhnya, banyak bicara tanpa zikir kepada Allah Ta’ala bisa menjadi sebab kerasnya hati. Dan sejauh-jauh seorang hamba dari Allah adalah mereka yang keras hatinya” (H.R. Imam at-Tirmidzi dan Imam al-Baihaqi).

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُم مِّن بَعْدِ ذَٰلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً ۚ وَإِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاءُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ

“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras, sehingga hatimu seperti batu, bahkan lebih keras. Padahal dari batu-batu itu pasti ada sungai-sungai yang airnya memancar daripadanya. Adapula yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya. Dan adapula yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan” (QS. al-Baqarah : 74)

2.Orang yang Pelit
Sedekah tidak sampai 10% dari harta yang dimiliki namun sudah merasa dermawan?. Astaghfirullah. Sedangkan begitu banyak non muslim yang bersedekah minimal 10% untuk rumah ibadahnya, mengapa Anda yang muslim amat bakhil dalam bersedekah?.

“Orang yang bakhil jauh dari Allah, jauh dari Surga, dan jauh dari manusia” (HR. At-Tirmidzi).

Seseorang yang pelit sesungguhnya tidak hanya jauh dari manusia, namun juga jauh dari Allah. Jika ia merasa kebakhilannya itulah yang membuatnya sukses, maka ia telah tersesat sangat jauh, karena bisa dipastikan sebelum hari kematiannya, ia akan merasakan efek dari sifat bakhilnya, yakni kebinasaan hartanya:

“Tidaklah ada satu hari pun yang dilalui oleh setiap hamba pada pagi harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun, berkata salah satu dari keduanya: “Tidaklah ada satu hari pun yang dilalui oleh setiap hamba pada pagi harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun, berkata salah satu dari keduanya: Ya Allah berilah orang yang suka menginfaqkan hartanya berupa ganti (dari harta yang diinfaqkan tersebut), dan berkata (malaikat) yang lain: Ya Allah, berilah orang yang kikir kebinasaan (hartanya)” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

3. Orang yang Sholat, Namun Tetap Melakukan Perbuatan Keji dan Munkar
Astaghfirullah, begitu banyaknya orang yang melaksanakan salat, namun tetap mengerjakan kemungkaran. Hakikatnya, orang seperti ini salatnya tidaklah mendekatkan diri pada Allah melainkan menjauhkan dirinya dari Allah.

“Barangsiapa yang melaksanakan salat, lantas salat tersebut tidak mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, maka ia hanya akan semakin menjauh dari Allah” (Dikeluarkan oleh Ath Thobari dengan sanad yang shahih dari jalur Sa‘id bin Abi ‘Urubah dari Qotadah dari Al Hasan).

Bukan berarti Anda lantas lebih baik meninggalkan salat, namun justru Anda harus belajar membekaskan salat dalam perilaku atau akhlak sehari-hari Anda. Jangan sampai rajin salat wajib dan sunah, namun perkataan masih suka menyakiti, perbuatan masih suka menzalimi.

4. Ahli Maksiat
Seorang yang rajin berbuat maksiat, maka cahaya Allah tidak dapat merasuk ke hatinya disebabkan kotoran yang pekat menutupi hatinya. Sama seperti sinar matahari yang tidak dapat menembus jendela yang amat kotor berlumuran lumpur.

Imam Syafi’i berkata, “Aku pernah mengadukan kepada Waki’ tentang jeleknya hafalanku. Lalu beliau menunjukiku untuk meninggalkan maksiat. Beliau memberitahukan padaku bahwa ilmu adalah cahaya dan cahaya Allah tidaklah mungkin diberikan pada ahli maksiat” (I’anatuth Tholibin, 2: 190).

Jadi, jangan sampai Allah menjauh dari diri Anda, karena itulah seburuk-buruknya musibah. Jauhilah sifat bakhil, keras hati, perbuatan keji dan maksiat. Semoga tulisan ini bisa menjadi pengingat bersama.

Wallahu a’lam.

Sumber: wajibbaca.com