OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 03 Mei 2018

Hanya Politisi Kampungan yang Tak Peduli atas Kematian di Acara Monas

Hanya Politisi Kampungan yang Tak Peduli atas Kematian di Acara Monas


10Berita, JAKARTA - Salah satu politisi Demokrat memberikan informasi bahwa terkait kematian masyarakat atas pembagian sembako di Monas beberapa waktu lalu dapat dipidanakan.

“Pasal 359 KUHP menyatakan: Barangsiapa karena kesalahannya menyebabkan matinya orang, dihukum penjara selama-lamanya 5 tahun atau kurungan selama-lamanya 1 tahun. Pasal ini bisa diterapkan kepada panitia pembagian sembako di Monas yang mengakibatkan hilangnya nyawa 2 orang anak,” kata Ferdinand Hutahean, di akun Twitter pribadinya baru-baru ini.


Menurut dia, siapapun mereka layak diberikan hukuman. “Siapapun mereka ini (Panitia) yang telah mengekploitasi kemiskinan demi tujuan politik layak mendapat hukuman yang tinggi. 

Membagi kupon sembako untuk kepentingan tertentu (politik) kepada kaum miskin adalah tidak baik.  Disuguhi kaos ‘Dia sibuk kerja’ adalah bukti ini demi politik,” tambahnya, saat mengomentari judul berita di salah satu media: ‘Ratapan Ibu Korban Tewas Bagi-bagi Sembako di Monas’.

Ia pun menyesali berbagai komentar yang seolah tidak berempati kepada korban-korban. “Dasar aktivis dan politisi kampungan, nyawa diabaikan begitu saja,” kembali ia mengomentari salah satu judul berita di media: ‘Sandiaga Sebut Dua Anak Tewas Akibat Bagi-bagi Sembako di Monas.

Ia pun turut berduka atas kematian tersebut. Dan ia juga kembali merasa prihatin seakan ada perlakuan yang tidak semestinya. “Turut berduka cita sedalam-dalamnya. 

Sedih rasanya mendengar berita ini, prihatin semakin dalam karena berita ibu-ibu sama anaknya yang mendapat perlakuan tidak semestinya terjadi, harus menenggelamkan tewasnya 2 bocah ini.” (Robi/)

Sumber :voa-islam.com

Dahnil Minta Kasus Intimidasi CFD dan Monas Dituntaskan

Dahnil Minta Kasus Intimidasi CFD dan Monas Dituntaskan



10Berita, JAKARTA , Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak meminta agar kasus intimidasi di CFD segera diselesaikan dan tidak dipolitisasi. Dahnil juga minta kasus kematian anak dalam antrian Pesta Rakyat diselesaikan melalui penegakan hukum oleh Kepolisian.

"Cara berpikir kalian dibangun tembok Politik afiliatif, kalau Pelecehan di CFD itu rekayasa, dan foto-foto pelaku itu adalah acting orang yang disusupi, ya desak Polisi untuk tangkap pelaku pelecehan itu yang ada difoto-foto itu Mudah kok. Ada bukti yang banyak," kata Dahnil melalui akun twitternya @DahnilAnzar, Rabu (2/5/2018).

Menurut Dahnil, panitia acara di Monas juga jelas identitasnya tinggal polisi menindak mereka secara pidana. Selain itu, foto-foto dan video orang-orang yang melakukan pelecehan terhadap ibu anak juga banyak, tinggal Polisi tangkap orang-orang itu.

"Kok jadi repot? Digiring kesana-kemari. Ini semua karena Polisi tidak berdiri atas nama penegakan hukum,"tegasnya.

Menurut Dahnil, kunci persoalannya tinggal Polisi tegakkan hukum kepada kedua pelanggaran hukum dalam kedua peristiwa baik di Monas maupun di CFD secara adil dan berkeadilan.

"Jadi jangan disibukkan dengan debat Politik terkait dua kegiatan tersebut, apalagi terang-terangan berpihak,"tandasnya.

Diketahui, gesekan dua massa bertagar #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja di arena CFD menjadi sorotan publik, karena dianggap bagian dari intimidasi. Acara panggung rakyat yang diselenggarakan oleh Forum Untukmu Indonesia juga dipersoalkan karena dianggap menimbulkan korban jiwa, selain sejumlah pelanggaran lainnya di mata Pemprov DKI Jakarta. (bilal/)

Sumber :voa-islam

Kemenaker Cuitkan Jokowi Ciptakan 10 Juta Lapangan Pekerjaan, Politisi: Jangan Bohongi Rakyat

Kemenaker Cuitkan Jokowi Ciptakan 10 Juta Lapangan Pekerjaan, Politisi: Jangan Bohongi Rakyat



10Berita, JAKARTA  Akun Twitter resmi Kementerian Tenaga Kerja beberapa waktu lalu mencuitkan bahwa lapangan pekerjaan sudah melampau target dari janji-janji Jokowi. Namun cuitan dari akun tersebut nampak dibantah oleh politisi Demokrat dengan dugaan cuitan Kemenaker tersebut berbohong.

Berikut cuitan Kemenaker dan bantahan Ferdinand Hutahean: 

@KemnakerRI: “Lapangan kerja tersebut sudah pasti untuk rakyat Indonesia bukan yg lain. Tiga tahun di bawah Pemerintahan @jokowi @Pak_JK lapangan kerja yg tercipta sudah melampaui target dari janji kampanye yaitu 10 juta lapangan kerja selama lima tahun. Artinya dua juta setiap tahun."

@LawanPoLitik JKW: “Saya pikir kementerian Tenaga Kerja perlu buka data real untuk ini, jangan bohongi rakyat. Kalian sebut lap kerja sdh tercipta lbh dr 10 juta? Sy duga kalian tidak jujur. @hanifdhakiri @saididu @m_mirah.”


Tidak hanya bantahan berupa kata-kata, Ferdinand juga membantahnya melalui data-data yang dia miliki. Berikut cuitan lanjutannya: “Data Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) 2018 menyebutkan, pada era @jokowi (2015-2017), penyerapan di sektor konstruski hanya sebesar 134.592 pekerja. Jumlah ini hampir 3 kali lipat lebih rendah pada saat era @SBYudhoyono (2010-2012) yakni 483.633 pekerja.

Dari data itu bisa disimpulkan era Jokowi-JK 3 tahun terakhir serapan rata rata tenaga kerja sektor pertanian negatif -700 ribu orang. Pertambangan negatif -49.520 orang. @jokowi @SBYudhoyono @hanifdhakiri

Sektor Konstruksi dengan adanya infrastruktur juga hanya serap 134 ribu orang. Lebih rendah dari era 3 tahun pertama SBY-Boediono yang serap 483 ribu orang tenaga kerja.  @jokowi @SBYudhoyono @hanifdhakiri

Dengan data di atas, saya mempertanyakan twit kementerian tenaga kerja ini. Ngaku sudah 10 juta lapangan kerja tapi pengangguran bertambah.” (Robi/)

Sumber :voa-islam.com

Berkunjung Ke PBNU, Grand Syaikh Al-Azhar: Jangan Benci Arab

Berkunjung Ke PBNU, Grand Syaikh Al-Azhar: Jangan Benci Arab

10Berita , Jakarta – Grand Syaikh Al Azhar Ahmad Muhammad Ath-Thayeb hari ini, Rabu (02/05/2018) mendatangi kantor pusat Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU). Dalam kesempatan itu dia berpesan untuk tidak membenci Arab.

Pertemuan antara Syaikh Al Azhar Ahmad Muhammad Ath-Thayeb dengan pimpinan PBNU digelar seusai waktu Maghrib di ruang pertemuan lantai 8 Kantor PBNU. Kedatangan Syaikh Ath-Thayeb disambut oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, yang ditemani oleh wakilnya Marsudi Syuhud.

Sejumlah tokoh juga nampak hadir dalam pertemuan itu, salah satunya Prof. Quraish Shihab. Dalam undangan yang beredar, Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin dijadwalkan hadir dalam pertemuan itu. Namun, sepanjang acara berlangsung pemimpin tertinggi di NU itu tak terlihat di lokasi acara.

Dalam peranyataannya, Syaikh Al Azhar Ahmad Muhammad Ath-Thayeb menyampaikan beberapa nasihat. Salah satu pesan yang disampaikannya adalah soal kecintaan umat Islam terhadap Arab.

“Kita harus cinta Arab. Karena Nabi Muhammad orang Arab, tidak boleh benci orang Arab,” kata Syaikh Ath-Thayeb.

Grand Syaikh Al-Azhar juga menekankan pentingnya persatuan di kalangan umat Islam. Menurutnya, kaum muslimin harus bicara mengenai persamaan, bukan fokus pada perbedaan.

“Walaupun madzhab kita berbeda, harus kembali pada jalan yang benar, yaitu persatuan. Harus bicara soal mencari persamaan bukan mencari perbedaan,” tuturnya.

Syaikh yang dikenal dekat dengan rezim Mesir itu juga menyoroti fenomena takfiri. Dalam kesempatan itu dia menekankan pentingnya sikap hati-hati dalam menyematkan status kafir kepada sesama muslim.

“Tidak boleh mengkafirkan orang yang shalatnya seperti kita, kiblatnya sama. Dan jangan mengkafirkan orang yang melakukan dosa yang tidak menyebabkan kekafiran,” tandasnya.

Syaikh Al Azhar Ahmad Muhammad Ath-Thayeb datang ke Jakarta atas undangan pemerintah Indonesia. Dia dihadirkan sebagai pembicara utama dalam kegiatan Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) tentang Islam Wasathiyah, yang berlangsung pada 1-3 Mei 2018 di Bogor.

Sumber :Kiblat.

LECEHKAN Perempuan Kader Demokrat Tapi BELA Susi CFD, Ruhut DIHAJAR Zara Zettira

LECEHKAN Perempuan Kader Demokrat Tapi BELA Susi CFD, Ruhut DIHAJAR Zara Zettira


10Berita, Kabar mengenai ulah Ruhut Sitompul seperti tak ada habis-habisnya.

Ruhut, dikenal kerap berkicau tak pantas kepada warganet, termasuk warganet perempuan yang juga dikenal luas sebagai penulis, aktivis, dan kini berkiprah di dunia politik, Zara Zettira.

Kicauan Ruhut yang pernah menggegerkan media sosial itu tercatat dilakukannya tanggal 8 April lalu

"@zarazettirazr Eh *nj*ng ini makin kalap dicomberan, apa ada yg berani pecat ha ha ha Shalom," tulis Ruhut.

@zarazettirazr Eh anjing ini makin kalap dicomberan, apa ada yg berani pecat ha ha ha Shalom.

— Ruhut Sitompul (@ruhutsitompul) April 8, 2018

Hari ini, Rabu, 2 Mei 2018, Ruhut kedapatan menyerang Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat (PD) Imelda Sari dengan sebutan 'caleg gagal'.
Ironisnya, Ruhut justru bersikap manis kepada pendukung Jokowi yang menyelinao di acara CFD Ahad 29 April 2018 lalu.

"Gerembolan PENAKUT & Pendukungnya yang Meneror & Menghina Ibu Susi Ferawati & Anaknya di CFD, "Wanita Pemberani Kartini Indonesia Diera REFORMASI ini" pada nggak ada MALUnya sudah SALAH tidak mengaku salah benar2 memuakkan MERDEKA," tulis Ruhut, 1 Mei 2018.

Gerembolan PENAKUT & Pendukungnya yang Meneror & Menghina Ibu Susi Ferawati & Anaknya di CFD, "Wanita Pemberani Kartini Indonesia Diera REFORMASI ini" pada nggak ada MALUnya sudah SALAH tidak mengaku salah benar2 memuakkan MERDEKA.

— Ruhut Sitompul (@ruhutsitompul) May 1, 2018


Tak konsistennya sikap Ruhut ini membuat Zara berkomentar pedas.

Tak satupun rahim perempuan mengeluarkan anj**g bang @ruhutsitompul tak terkecuali rahim ibumu dan ibu anak2 mu

— Zara Zettira ZR 1️⃣4️⃣ (@zarazettirazr) May 2, 2018



Sumber, : PORTAL ISLAM

CATAT! INI 5 Alasan Pemprov DKI BLACKLIST Forum Untukmu Indonesia

CATAT! INI 5 Alasan Pemprov DKI BLACKLIST Forum Untukmu Indonesia


10Berita, Acara bagi-bagi sembako yang digelar oleh  ‘Forum Untukmu Indonesia (FUI) Sabtu 28 April 2018 lalu menelan korban.

Menanggapi ini, Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengatakan panitia acara akan diblacklist oleh Pemprov DKI.

“Sudah pasti (di-blacklist). Kami tidak akan memberikan kesempatan lagi kepada mereka,” kata Sandi, di Jakarta Selatan, Rabu 2 Mei 2018.

Berikut lima pelanggaran di acara bagi-bagi sembako di Monas:

1. Mencatut Pemprov DKI

Sandiaga mengatakan, dalam undangan yang disebar ke masyarakat, panitia telah mencatut nama dan logo Pemprov DKI Jakarta. Padahal, Pemprov DKI hanya memberikan izin acara.

“Panitia menggunakan logo resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tanpa izin. Jadi, saya ingin garisbawahi bahwa, ini bukan event Pemprov DKI,” tegas Sandi.

2. Acara tidak sesuai izin

Panitia dinyatakan telah melanggar karena acara tak sesuai izin. Sandi menyebut, panitia awalnya izin meminjam Monas untuk kirab budaya.

Namun, ternyata ada acara bagi-bagi sembako. “Ini sudah tidak disetujui dari awal oleh kami dari Pemprov DKI,” jelas Sandi.

Baca juga  Menteri Dikbud Mengaku Tak Tahu Menahu Penetapan Libur Lebaran

3. Merusak Monas

Menurut Sandi, panitia juga tidak bisa menjaga kebersihan dan ketertiban. Sampah berceceran, dan banyak tanaman rusak di Monas.

“Panitia tidak bertanggung jawab kepada kebersihan taman dan prasarana, serta kegiatan di sekeliling area Monas,” ujar Sandi.

4. Massa tidak terkoordinasi baik

Pembagian sembako sempat dihentikan lantaran pengujung saling desak. Mereka kesulitan mendapat sembako, sebab masing-masing sembako dipisah dalam antrean berbeda.

“Terjadi penumpukan pengunjung yang tidak diantisipasi dengan baik, dan tidak terkoordinasi dengan baik,” ucap Sandi.

5. Tidak tertib

Karena massa yang membludak, dan panitia tidak memadai, kegiatan bagi-bagi sembako pun tidak berlangsung tertib dan berujung ricuh.

Akibatnya, dua anak terdosa menjadi korban tewas akibat acara tersebut

“Fakta kejadiannya telah terjadi, dan kami sangat prihatin. Ada dua korban yang mesti kehilangan nyawanya yaitu, saudara kita Mahesha Junaedi dan satu lagi, adinda Rizki,” sesal Sandi.

Sumber :Portal Islam 

Waketum Gerindra: Nanti kita Lihat Partai Mana yang Pro Pekerja Asing  

Waketum Gerindra: Nanti kita Lihat Partai Mana yang Pro Pekerja Asing  


Waketum Gerindra Ferry Juliantono. (Foto: MNM/Salam=Online)

10Berita, JAKARTA  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono memastikan bahwa Gerindra, PKS dan PAN telah sepakat di DPR untuk membuat Panitia Khusus (Pansus) terkait Peraturan Presiden (Perpres) No 20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA), karena dinilai sangat bermasalah.

Ferry mengungkapkan hal ini dalam diskusi publik bertema ‘Perpres No 20/2018 tentang TKA dan Ekspansi Tenaga Kerja Cina’ di Sekretariat Bersama Gerindra-PKS, Jl Taman Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018).

“Nanti kita lihat partai mana yang pro pekerja asing,” kata Ferry yang kemudian disambut teriakan hadirin, “Jangan pilih!”

Dia menganggap Perpres yang dikeluarkan Presiden Jokowi ini, bisa (berpotensi) kemungkinan menjadi jalan invasi negara asing terhadap Indonesia, khususnya dari Cina.

Pekerjaan yang saat ini banyak dipegang buruh TKA asal Cina, semestinya, kata Ferry, milik pekerja lokal. “Pekerjaan itu sebenarnya adalah hak pekerja lokal,” tutur Ferry.

Cina yang saat ini banyak mengerahkan tenaga kerjanya ke Indonesia, menurut Ferry, juga sangat mungkin menimbulkan masalah ekonomi dan sosial di tengah masyarakat. Kemudahan izin yang diperoleh TKA untuk bekerja di Indonesia justru, kata dia, telah merugikan negara, khususnya bagi para pekerja lokal.

Perpres tentang TKA yang dikeluarkan Presiden Jokowi, menurut Ferry, berpotensi melanggar UUD 1945 pasal 27 ayat 2, yang menjamin warga negara mendapatkan hak pekerjaan dan penghidupan yang layak.

“Bapak Jokowi berpotensi melanggar UUD 1945. Melanggar pasal 27 ayat 2,” ujarnya. Kemudahan visa dan lainnya yang diatur dalam Perpres, papar Ferry, juga telah menjadikan Indonesia tempat paling mudah dimasuki orang asing dengan kedok apapun. Apalagi, kata dia, beberapa masalah kriminal yang dilakukan oleh orang asing telah ditemukan di beberapa tempat di tanah air.

“Masalahnya ada kriminal, penipuan online, narkoba, dan lainnya, yang dilakukan ratusan orang (asing), ini kan sudah masalah yang menurut saya bahaya bagi negara kita,” ungkap Ferry. (MNM)

Sumber :Salam Online.

Empat Harta Seorang Muslim

Empat Harta Seorang Muslim

10Berita, SETIAP orang pasti menginginkan uang yang banyak dan harta yang melimpah. Pasalnya uang dapat memenuhi kebutuhan manusia dan mewujudkan apapun yang ia inginkan.

Sejak ditemukannya alat tukar ini, hidup manusia semakin mahal. Jika dulu tanpa uang manusia masih bisa makan, pintar dan memiliki rumah, maka sekarang sudah tidak memungkinkan lagi.

Saking pentingnya uang di zaman sekarang, anak-anak disekolahkan demi mendapat gelar yang tinggi, padahal ujung-ujungnya adalah agar mudah mencari uang. Para suami bekerja siang dan malam untuk uang. Hampir sebagian besar manusia terpusat pada perputaran uang. Sedemikian gigihnya usaha manusia dalam mendapatkan uang.

Namun, teramat disayangkan. Ada perkataan Rasulullah SAW berkenaan dengan harta yang entah sebagian dari kita belum mengetahui atau mungkin lupa. Bahwasannya Rasulullah SAW pernah bersabda “ Ada empat hal yang barangsiapa diberikan oleh Allah keempatnya, sungguh besar ia telah memberikan kenikmatan dunia dan akhirat. Lisan yang selalu berdzikir, hati yang selalu bersyukur, tubuh yang selalu sabar saat menerima musibah, dan istri shalihah yang tidak pernah berpikir untuk mengkhianati suaminya dan selalu membantu dalam agama.” (HR. Thabrani)

Dalam hadits lain Rasulullah Saw bersabda “ Harta yang paling utama adalah lisan yang selalu berdzikir, hati yang selalu bersyukur, dan istri yang beriman yang selalu membantu suami untuk menjaga imannya .” (HR. Tirmidzi).

Hati yang pandai bersyukur tidak datang dengan sendirinya. Salah satu contoh untuk melatih rasa syukur yaitu dengan membiasakan melihat orang yang lebih rendah dari kita. Seperti orang yang lebih miskin, orang cacat atau orang yang sedang sakit.

Contoh lain yang bisa membuat hati kita pandai bersyukur adalah setiap bangun pagi setelah membaca do’a dan merenungi apa yang telah kita peroleh. Maksudnya adalah berbagai macam karunia yang telah Allah SWT anugerahkan kepada kita, mulai dari sehatnya mata, lengkapnya pengindera dan nikmat-nikmat lain yang tak terhitung jumlahnya.

Jika rasa syukur ada dalam hati maka sifat sabar akan melekat pada anggota badan. Betapa beruntungnya orang yang meiliki anggota badan yang penyabar. Ia tidak mudah digoda oleh nafsu syahwat, tidak gampang marah ketika perut sedang lapar, dan tidak langsung naik pitam ketika ada yang melukai dirinya. Latihan yang paling ampuh untuk membentuk karakter penyabar adalah puasa sunah.

Istri yang shalihah adalah perhiasan terindah dunia. Dengannya rumah tangga menjadi sejuk dan sakinah. Masa depan anak-anak menjadi sempurna ketika dibina oleh seorang ibu yang shalihah. Namun demikian, janganlah lupa istri yang shalihah pun manusia. Ia butuh makan dan nasihat. Maka kewajiban suami adalah memenuhi kebutuhan dan senantiasa memberikan nasihat baik dengan perkataan maupun dengan keteladanan. 

Jadi, Jika uang hanya bisa memenuhi keinginan-keinginan kita di dunia (kemungkinan uang yang disedekahkan). Maka, amal kebaikan dapat memberikan kepuasan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. []

Sumber :Islampos 

Rabu, 02 Mei 2018

MAKJLEB! Kalajengking Hewan Berbahaya, Rocky Gerung: Diternak Presiden Saja

MAKJLEB! Kalajengking Hewan Berbahaya, Rocky Gerung: Diternak Presiden Saja


10Berita,   Ide yang dilontarkan Presiden Joko Widodo untuk mencari racun kalajengking sebagai cara cepat kaya mengundang reaksi keras publik.

Ide itu dilontarkan Jokowi pada acara Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrembangnas) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin 30 April 2018.

Dalam pidato itu Jokowi memaparkan tentang komoditas yang paling mahal di dunia bukan emas, melainkan bisa kalajengking.

Jokowi menuturkan, bisa kalajengking ini berharga 10, 5 juta dolar AS per liter atau jika dirupiahkan mencapai Rp 145 miliar per liter.

Jokowi pun meminta para kepala daerah untuk mengumpulkan racun kalajengking jika ingin kaya, ketimbang harus mengkorupsi uang rakyat.

"Pak gubernur, pak bupati, pak walikota kalau mau kaya cari racun kalajengking," ujarnya.

Saran Jokowi untuk memperkaya diri dengan mengumpulkan dan menjual bisa kalajengking dinilai sebagai ide yang tidak wajar.

Bukan tanpa alasan, menurut ahli filsuf, Rocky Gerung, kalajengking adalah hewan liar yang berbahaya dan tidak mau diternak.

"Kalau si kalajengking mau diternak kan gak ada soal. Masalahnya kalajengking gak mau diternak," jelas dia ketika ditemui di Kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Rabu 2 Mei 2018.

Rocky mengatakan, adaptasi hidup kalajengking langsung menyatu dengan alam yang menjadi habitatnya. Sehingga hewan jenis ini, selain berbahaya, juga tidak mungkin diternak.

Walau begitu, dia mempersilakan kepada Jokowi jika ingin berinovasi dan mencoba membuktikan bahwa kalajengking bisa dijadikan hewan ternak.

"Jadi dia (kalajengking) enggak cocok buat diternakin. Diternak presiden (Jokowi) saja," demikian tutur Rocky.

Tanggapan lain pun datang dari Ardi Wirda Mulia.

Ardi yakin bahwa ide untuk mengumpulkan bisa kalajengking tak mungkin tercantum dalam teks pidato Jokowi.

Bua ha ha. Yg nulisin pidato pak Jokowi ya ngga mungkinlah nyuruh orang nyari racun kalajengking. Itu pasti improvisasi. Di luar text. Mungkin becanda. Tapi ya gitu deh..:p

— Pelan-pelan, Ardi! (@awemany) May 2, 2018

Saran Jokowi ini pun menjadi bahan canda warganet. Seorang warganet pun mengunggah gambar kodok berekor kalajengking.

Unggahan gambar tersebut dikomentari singkat oleh Rocky Gerung.

— Rocky Gerung (@rockygerung) May 2, 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Dilaporkan Polisi, Panitia Untukmu Indonesia Terancam Lima Tahun Penjara

Dilaporkan Polisi, Panitia Untukmu Indonesia Terancam Lima Tahun Penjara



10Berita, JAKARTA —Orangtua MRS (10 tahun), Komariah, melaporkan ketua panitia acara 'Untukmu Indonesia' Dave Santosa ke Bareskrim KKP Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (2/5).

MRS meninggal dunia saat pembagian sembako di Monas pada Sabtu (28/4/2018) lalu.

Pengacara Muhammad Fayyadh mengatakan laporan ini merupakan inisiatif dari orangtua korban. Tidak ada intevensi dari pihak mana pun.

Dalam laporan seperti dikutip dari Republika, Fayyadh mengatakan, panitia acara dianggap melanggar pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain dengan ancaman penjara lima tahun. “Yang kami laporkan adalah ketua panitianya," papar dia. 

Laporan pihak keluarga korban telah diterima oleh Bareskrim KKP Gambir dengan nomor laporan LP/450/V/2018/Bareskrim tertanggal 2 Mei 2018. Dalam surat tersebut, pelapor tertera bernama Komariah selaku ibu kandung salah satu korban. 

Surat itu juga menyebutkan korban meninggal karena mengantre sembako, bukan karena sakit dan ditemukan di luar Monas. "Ini faktanya seperti itu, dalam surat LP disebut kejadian di dalam Monas. Kalau ada pihak yang sebut seperti itu (kejadian di luar Monas), kami akan mintai pertanggungjawaban," ujar Fayyadh.

Setelah membuat laporan, Komariah sempat pingsan. Ketika sadar, ia berteriak menangis menyebut nama anaknya.* [Syaf/]

Sumber :voa-islam.com