OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Senin, 28 Mei 2018

Pantun Ramadhan; Catatan Selepas Sahur

Pantun Ramadhan; Catatan Selepas Sahur

Oleh: Al Kalam

BEBERAPA waktu lalu, di awal-awal ramadhan, eman, kenalan dan kolega di fesbuk banyak menanyakan kenapa saya tidak lagi menuliskan pantun-pantun sebagai “status fesbuk”.

Pertama, memang saya selalu ingin menemukan ‘sesuatu yang baru’ dan ‘tantangan’ dalam beberapa hal, termasuk menulis. Saya tertantang untuk membuat catatan-catatan harian, yang lebih memerlukan pemikiran, konsentrasi, maupun pilihan topik yang tepat. Alhamdulillah, berkat dorongan dan dukungan teman, kenalan dan kolega sampai hari ini itu semua masih dapat saya lakukan dengan lancar.

Kedua, seorang sahabat sekaligus senior telah memulai dari awal ramadhan menuliskan status-status berbentuk pantun. Dan, seperti pernah saya tulis dalam sebuah catatan lalu, saya merasa agak minder beradu kepiawaian dengan beliau. Terus terang saya banyak belajar dari ia soal pantun-memantun. Dan, talenta beliau dalam hal membuat pantun, saya berani mengatakan sangat luar biasa. Beliau, bisa membuat pantun sekejap ketika diminta, bahkan sangat mampu mengingat bunyi pantun yang pernah dibuat dengan presisi dan akurasi yang tinggi, walau itu pernah diucapkan beberapa tahun yang lalu. So amazing!

Tanpa mengurangi rasa kagum saya dengan kepiawaian beliau, sekaligus memenuhi beberapa keinginan teman-teman yang ‘menunggu’ kehadiran ‘status pantun’ seperti yang saya buat ramadhan tahun lalu, maka catatan kali ini memang khusus saya tulis untuk itu semua. Mudah-mudahan ini ‘penawar’ sekaligus ‘pelunasan hutang’ saya kepada teman-teman.

 Berjalan ke Kartiase, tak terase sampai ke paloh
      Ke kota Mekkah, sebelumnye singgah di Medinah
      Bulan puase, janganlah terlalu banyak mengeloh
      Biar puase barokah, dan terhindar dari segale fitnah……

 Kalo perot rase tak nyaman minumkan pil norit,
      terase kena sariawan cari obatnye di apotik,
      Mao tau ape die  bukaan paling favorit,
      Namenye bakwan, udang diatasnye tebareng lentik!

Kucing kurus mandi di papan,
      Mandi di papan bejemur di terek matahari,
      Makin kurus rasenye baru gak puase  hari ke delapan,
      Hari biase rupenye makan bise enam kali sehari……

Bilangkan si Hamdan, es-em-es tu cobe dibalas,
      Udah rase bepeloh, nunggu jawaban dah rase tobat,
      Hari ini udah masok ramadhan hari ke-sembilan belas,
      Berarti tinggal sepuloh hari agik kite lebaran, bat!

Maryam Hamid, anak kesayangan mak Zubai Itam,
      Bikin gugor ati pemude kampong seigon si Bujang tekak,
      Meriam karbit, kedengarannye udah bedentam-dentam,
      Rase gugor jantong kite, telingepon rase pekak!

Selamat menjalankan ibadah puasa. Mudah-mudahan  hari ini dapat dilalui dengan mengerjakan sesuatu yang bermanfaat…… []

Kirim RENUNGAN Anda lewat imel ke: islampos@gmail.com, paling banyak dua (2) halaman MS Word

 

Sumber : Islampos.

Ini Kunci Kenapa Orang-Orang ‘Zaman Dulu’ Lebih Cerdas

Ini Kunci Kenapa Orang-Orang ‘Zaman Dulu’ Lebih Cerdas

10Berita, ILMU dan teknologi kini semakin berkembang pesat. Kita bisa lebih mudah untuk belajar menjalani kehidupan. Ilmu-ilmu duniawi dan yang berhubungan dengan akhirat, kini lebih mudah untuk diakses. Bagi sebagian orang mungkin akan beranggapan, tak perlu mencari ilmu ke berbagai dunia, sebab semuanya sudah dibantu dengan teknologi.

Ya, anggapan seperti itu mungkin ada karena memang teknologi sudah benar-benar kencan kita. Segala hal bisa dilakukan dengan mudah. Tak seperti dulu yang serba susah. Bahkan, untuk menemukan referensi pembelajaran pun cukup sulit. Butuh tenaga ekstra dalam menggapai ilmu. Tapi, pernahkah terpikir dalam benak Anda, bahwa orang-orang ‘zaman dulu’ lebih pintar daripada orang-orang di masa kini?

Coba lihat orang-orang tua kita yang pernah merasakan pahitnya duduk di kursi sekolah di masa lalu. Dengan metode belajar yang hanya itu-itu saja. Dan bahkan, tenaga pengajarnya, kebanyakan tidak memiliki pendidikan tinggi seperti sekarang ini. Tapi, proses belajar bisa tetap berjalan dengan baik. Hingga kini, mereka tumbuh menjadi tokoh yang memiliki tingkat kecerdasan yang tak bisa diragukan lagi. Mengapa ini bisa terjadi?

Kuncinya satu yakni ‘ikhlas.’ Sebagai seorang pengajar mereka ikhlas menggeluti profesinya. Walau banyak dari mereka yang tidak memiliki kemampuan, namun lantaran ikhlas karena Allah Ta’ala, dan demi membantu generasi penerus bangsa agar tumbuh menjadi anak yang terhormat, mereka rela melakukan pekerjaan mulia ini.

Selain itu, siswa di masa lalu pun mengucapkan ikhlas untuk belajar. Mereka memiliki semangat tinggi dalam mendapatkan cita-cita. Mereka mau berusaha sekuat tenaga untuk menggapai mimpinya. Mereka rela mendapatkan penghargaan dari apa yang memang tidak bisa mengikuti aturan dengan baik. Tapi, itu semua menjadi pelajaran berharga untuk itu. Inilah yang membuat ilmu itu mudah dicerna dengan baik olehnya, dan mampu bertahan dalam jangka waktu lama.

Coba sekarang dengan masa kini. Kesejahateraan guru sudah mulai membaik. Fasilitas dalam proses belajar matematika kini lebih mudah didapat. Media untuk menyampaikan ilmu pun tidak cukup sulit. Tapi, mengapa sebagian besar masih tidak paham dengan ilmu yang disampaikannya?

Kembali lagi pada diri sendiri. Apakah kita ikhlas menjadi orang yang memberi amanat untuk memberikan ilmu pada generasi penerus bangsa? Apakah para murid juga ikhlas terima materi pelajaran yang diberikan oleh gurunya?

Jika hanya salah satu yang memiliki rasa ikhlas, gurunya saja sedangkan siswa tidak, misalnya, maka tetap saja ilmu tidak akan mudah dicerna dalam otak. Dan ilmu yang disampaikan akan lebih mudah untuk dilupakan. Begitu pun jika kedua belah pihak tidak ikhlas, ini sudah pasti proses belajar mengajar itu hanya perbuatan yang sia-sia. []

Referensi: Disarikan dari Usep Setiawan, M.Pd.I, salah satu dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam DR. KHEZ. Muttaqien Purwakarta

Sumber :Islampos.

Minggu, 27 Mei 2018

Viral Kesaksian tentang Jokowi: I Don’t Trust Him Anymore

Viral Kesaksian tentang Jokowi: I Don’t Trust Him Anymore

10Berita, Sebuah tulisan kesaksian tentang Presiden Jokowi yang tak menepati janji-janjinya viral di media sosial. Penulisnya pernah mendukung dan membantu Jokowi dan kini sedang ada di Jerman.

Berikut isi tulisannya yang diambil dari halaman web penulisnya sendiri yakni Ferizal Ramli.

(Sesungguhnya tulisan ini dipublish di Group tertutup FB Kampung UGM. Hanya ada yang mem-forward keluar sehingga VIRAL seluruh nusantara. Yang pasrah saja, saya anggap ini tangan Allah agar kritik saya ke Pak Jokowi dibaca oleh orang se Nusantara secara viral. Oleh karena itu, saya postingkan saja di Blog saya bahwa betul itu tulisan saya tapi sesunguhnya awalnya TIDAK dimaksudkan untuk didiskusikan di ruang publik terbuka. Awalnya itu hanya ingin didiskusikan secara internal di Group Diskusi Politik Paseduluran Kampung UGM. Ini link Group FB-nya: https://www.facebook.com/groups/kampungugm2/ )

Satu yang hilang dari Jokowi pada aku pribadi…
“I don’t trust him anymore!”

Aku kecewa secara nyata bahwa Jokowi bukan orang yang serius mewujudkan apa yang dikatakan. 3 hal ini aku bersaksi bahwa Jokowi tidak pernah mewujudkan janjinya. 2 diantaranya malah aku serius membantu.

1. Saat bicara Esmeka sebagai Mobnas. Aku sebagai Tim Ahli IASI (Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia Jerman) sampai meminta audiensi Jokowi yang saat itu Walikota Solo.
Kukoordinasikan para Tim Pakar Otomotif Jerman bahkan pihak VW sudah siap bantu, lalu melalui sahabatku Anggota DPRD Solo sampaikan dukungan riil kita. GRATIS tanpa dibayar!
Jokowi karena dia sibuk setelah itu kampanye di DKI untuk jadi Gubernur maka lupa.
Kupikir setelah jadi Gubernur akan mewujudkannya, tapi dia pun sibuk jadi Presiden. Kupikir setelah jadi Presiden akan mewujudkannya, ternyata dia terbiasa untuk tidak pernah mewujudkan janji-janjinya.

Enough is enough, I don’t trust him anymore.

2. Saat mau memajukan Sekolah Vokasi.
Ini pengorbananku buat Program Jokowi tak terhingga. Waktu cutiku 1 bulan kubuang demi mewujudkan Program Sekolah Vokasi. Plus selama lebih 1 tahun aku fokus bantu ini secara GRATIS!
Kudesain bersama temen2 IASI dari NOL karena jujur tidak banyak orang Indonesia tahu apa itu Program Vokasi acuan dunia seperti Dual-System Jerman. Sebagai Ketua Umum IASI saat itu semua Sumber Daya serta Network yang kumiliki difokuskan untuk mewujudkan program yang visioner ini.

Kuarrange konsepnya, kubantu Kemendikmbud! Dapat komitmen dari pemerintah Jerman akan bantu kirimkan 650 ahli Jerman secara “gratis” mendidikan para ahli vokasi Indonesia.
Menteri berganti, aku tetap konsisten bantu. Tapi kelak aku tahu rupanya Jokowi cuma basa-basi disini. Tidak ada komitmen serius mewujudkannya. Kita yang trust padanya berkorban jiwa raga, jebule dia cuma mau main pencitraan belaka.

Enough is enough, I don’t trust him anymore.

3. Saat di KBRI Berlin beberapa tahun yang lalu. Jokowi dengan gagah berani bilang Gedung KBRI Berlin seperti rumah toko dan dalam waktu 3 bulan akan dibuat gedung baru. Malu punya gedung KBRI jelek. Kita sambut dengan tepuk tangan gegap gempita luar biasa. Tapi ternyata seperti bisa lidah tak bertulang. Ternyata hampir 3 tahun berlalu itu gedung KBRI tidak terwujud juga.

Enough is enough, I don’t trust him anymore.

Jangan lagi anda tambahkan dengan janji-janji yang lain. Believe me he has no intention to fulfill his promise. He focuses to keep his chair only, that’s all!

Aku memutuskan mengkritisi Jokowi sebagai tanggung jawab moralku pribadi bahwa aku kecewa dengan cara dia belum sepenuhnya bertanggung-jawab dengan janji-janjinya.

#dariTepianLembahSungaiIsar
#MusimSemiNanIndah
#DiPostingPertamaKaliDiGrupFBKampungUGM

Ferizal Ramli
Vorsitzender/Chairman
IASI eV 2014-2016

Sumber : Ngelmu.co

Aksi Bagi Takjil #2019GantiPresiden, KPU: Itu Lazim

Aksi Bagi Takjil #2019GantiPresiden, KPU: Itu Lazim

 

Deklarasi jargon hashtag #2019GANTIPRESIDEN di kawasan Monas, Jakarta

10Berita  – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) Wahyu Setiawan mengatakan aksi bagi-bagi takjil #2019GantiPresiden yang dilakukan sejumlah orang adalah hal wajar. Alasannya, aksi tersebut di lakukan dengan tertib tanpa melanggar hukum.

"Masyarakat juga harus diedukasi bahwa hal-hal seperti itu lazim sepanjang tidak disertai aksi anarkistis," kata Wahyu di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 26 Mei 2018.

Namun, bila terkait kategori pelanggaran Pemilu maka Badan Pengawasan Pemilu yang berhak menilainya. "Itu kewenangan Bawaslu apakah itu pelanggaran kampanye atau tidak," ujarnya.

Disinggung aksi bagi-bagi takjil itu termasuk kampanye politik atau bukan, Wahyu tak menampiknya. Sebab, konteks dalam takjil tersebut adalah #2019GantiPresiden.

"Kalau pertanyaannya apakah itu kampanye politik, jelas pasti konteksnya kampanye politik. Tapi pertanyaannya, apakah itu melanggar aturan kampanye, itu yang perlu kami kaji," kilahnya.

Seperti diketahui, aksi bagi-bagi takjil dilakukan sekleompok orang dengan gerakan #2019GantiPresiden. Mereka melakukan aksi bagi-bagi takjil di Mesjid Cut Mutia, Menteng Jakarta Pusat.

Aksi yang membagikan makanan takjil dengan diselipkan stiker bertuliskan #2019GantiPresiden itu pun sempat ramai menjadi perbincangan publik media sosial.

Sumber :Viva 

Ckckck... Pengarah BPIP yang Digaji Rp 100 Juta: Mahfud MD-Syafii Maarif-Said Aqil-Mar'uf Amin-DLL

Ckckck... Pengarah BPIP yang Digaji Rp 100 Juta: Mahfud MD-Syafii Maarif-Said Aqil-Mar'uf Amin-DLL


10Berita,   Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Ketua Dewan Pengarah, Megawati mendapat gaji Rp 112.548.000/bulan.

Anggota Dewan Pengarah digaji Rp 100.811.000/bulan.

Berikut para anggota dewan pengarah BPIP:

1. Try Sutrisno
Tri Sutrisno adalah Wapres ke-6 periode1993-1998. Sebelum diangkat jadi Wapres, ia merupakan Panglima ABRI.

2. Ahmad Syafii Maarif
Syafii Maarif merupakan Ketua Muhammadiyah periode 2000-2005. Ia kini aktif di berbagai kegiatan keagamaan.

3. Said Aqil Siradj
Saat ini Aqil merupakan Ketua UmumPBNU.

4. Ma'ruf Amin
Ma'ruf saat ini menjadi Ketua Umum MUI. Sebelumnya ia merupakan anggota Dewan Penasihat Presiden 2007-2014. Selain menjabat Ketum MUI, ia juga menjabat Rais Aam PBNU.

5. Mahfud MD
Mahfud MD merupakan Ketua MK 2008-2013. Selepas menjadi Ketua MK, ia sempat jadi timses Prabowo-Hatta.

6. Sudhamek
Namanya dikenal sebagai pelaku bisnis yang handal. Ia membesarkan GarudaFood Group. Saat ini ia menjabat juga sebagai Ketua Dewan Pengawas Majelis Buddhayana Indonesia (MBI)

7. Andreas Anangguru Yewangoe
Ia merupakan seorang pendeta, dosen dan teolog Kristen Protestan.

8. Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya
Ia di BPIP menjabat Sekretaris. Selain sebagai tokoh Bali, ia juga tokoh Hindu.

Sumber: Detikcom

***

Badan ini pertama dibentuk oleh Presiden Jokowi pada 19 Mei 2017 dengan nama Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila(UKP-PIP), lalu pada 28 Februari 2018 diganti namanya menjadi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) setingkat Menteri. Tujuannya: Dalam rangka aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

***

Baru tahu Pancasila itu menghambur-hamburkan duit rakyat...ckckck

Koar-koar "Saya Pancasila" ujungnya seperti ini???

ASTAGHFIRULLAH... di saat ekonomi rakyat sulit. Kok tega ya makan duit rakyat 100 juta/bulan?

Kerjanya apa kok digaji segede gitu? Hasil kerjanya apa buat rakyat? Apa ini bukan korupsi terselubung?

Astaghfirullah..

Rakyat Kecil disuruh makan Keong Sawah, Pejabat dapat gaji ratusan juta per bulan? 😩😩

Kerjaan mereka jg tdk berkaitan langsung dg kenaikan produksi ekspor, kenaikan produksi pangan, kenaikan ekonomi, dll.

Diduga ini 'cara halus' bungkam tokoh nasional 😷😭

— Penulis Biografi 📓 Wariskan Sukses Anda 🏯 (@ZakyHiromasa) 27 Mei 2018


Wuih... Keren bapak" ini dimasa tuanya msh diguyur rejeki. Pasti sdh siap menghadapi lebaran. Saya berpikir apakah bapak" ini sbg pengarah Id Pansacila sdh menghayati & mengamalkan sila" terutama sila 2 & 5. Gaji akan jd tidak halal klo tidak sesuai dgn apa yg dikerjakan .

— OrangPinggiran (@erwan_R4Hman) 27 Mei 2018


sebentar lagi mau masuk liang kubur...kalau urusan duit orang -orang fasiq nyengirnya lebar -lebar...nggak perduli hidup rakyat lagi sulit ...dan itu duit hasil dapat riba sama rentenir IMF

— badboyslim (@awl_perindu) 27 Mei 2018


mohon maaf kerjaannya apa ya? layak ga dibayar segitu besarnya? disaat yg sm gaji guru honorer sgt memprihatinkan, pdhl kerja mereka jelas, mendidik generasi
bapak2 ibu2 yg terhormat, tolonglah lebih sensitif pada jeritan rakyat

— ummu fadhil (@ummufadhil5) 27 Mei 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Ini Penyebab Nilai Tukar Rupiah Terus Terpuruk

Ini Penyebab Nilai Tukar Rupiah Terus Terpuruk

Dokumen Galamedianews.com

10Berita, GUBERNUR Bank Indonesia (BI) baru Perry Warjiyo menyebut posisi rupiah yang telah melampaui nilai fundamentalnya atau overshooting belakangan ini, tak luput dari pengaruh laju ekspektasi pasar.

Hal ini membuat rupiah mudah berfluktuasi karena ekspektasi pasar juga mudah berubah, seiring dengan sentimen-sentimen yang ada.

"Ini banyak di-drive oleh dua hal, yaitu teknikal pasar dan oleh masalah ekspektasi. Ekspektasi terbentuk karena informasi yang dimiliki. Begitu informasi tidak pas, membuat ekspektasi kemudian bisa kemana-mana," ujar Perry di kantornya, Jumat (25/5/2018).

Padahal, menurut Perry, ekspektasi yang dibangun oleh pelaku pasar, seharusnya tidak hanya terpacu pada satu informasi saja. Namun, juga mengkaji seluruh informasi yang ada.

Dengan begitu, ketika satu informasi bersifat negatif, namun ada beberapa informasi yang positif, seharusnya ekspektasi pasar tetap positif. Namun, yang terjadi saat ini justru sebaliknya.

"Sekarang di pengusaha, ekspektasi nilai tukar itu kan perkiraannya kemana-mana. Banyak perkiraan nilai tukar yang saya lihat tidak berdasarkan assessment ekonomi," katanya.

Untuk itu, Perry bilang, dirinya akan segera 'duduk bareng' industri perbankan dan dunia usaha untuk menyamakan persepsi dan ekspektasi terhadap nilai tukar rupiah. Adapun BI berpandangan bahwa nilai rupiah memang overshooting dari sisi nominal, namun pergerakannya cukup stabil.

"Itulah kenapa saya ingin bertemu dengan perbankan dan dunia usaha, untuk menjelaskan dan memberi informasi agar nanti ke depan, pembentukan ekspektasi akan lebih baik dan mendekati fundamental," pungkasnya.

Sebelumnya, Perry menyebut akan menggunakan kebijakan moneter berupa pengaturan tingkat suku bunga acuan BI (7 Days Reverse Repo Rate/7DRRR) sebagai instrumen kunci untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

Pada hari ini, rupiah berada di posisi Rp14.125 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan pasar spot. Sedangkan berdasarkan kurs referensi BI (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor), rupiah berada di angka Rp14.166 per dolar AS.

 Sumber : Galamedianews

 

 

 

Tegas, Sengsara Kalau Jokowi 2 Periode!

Tegas, Sengsara Kalau Jokowi 2 Periode!

Referensi pihak ketiga

10Berita, Aksi menolak Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali menjabat Presiden RI pada 2019 ramai dikumandangkan. Alasan penolakan karena Jokowi belum merealisasikan janji-janji politiknya.

Dilansir dari laman RMOL.co (26/05/2018)"Kalau Jokowi sampai 2 periode, kian parah kesengsaraan rakyat," kata mantan anggota Komisi Hukum DPR RI Djoko Edhi Abdurrahman melalui pesan elektronik kepada redaksi, Sabtu (26/5).

Sekarang saja, sebut dia, 66 biji janji pilpres tak sebiji pun yang dipenuhi Jokowi.

"Kalau 2 periode, niscaya dustanya 2 kali lipat," kata Advokat Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama PBNU itu.Dia mengingatkan dosa besar dalam politik adalah berdusta. Sementara janji pilpres adalah social contract yang menurut para teoritikus kedaulatan rakyat: Thomas Hobbes, John Locke, Rousseau, Montesquieu, wajib dipenuhi.

Menurut keempatnya, plus pemikir politik Islam Al Mawardi, jika tak dipenuhi rakyat harus menarik mandat. Jika yang ditimbulkan melanggar HAM, rakyat berhak memberontak.

"Hanya satu orang yang membolehkan kepala negara berbohong. Yaitu Niccholo Machiavelli. Dalam "Il principe", Machiavelli memberi saran, "berdustalah yang banyak, jika itu untuk mempertahankan kekuasaan". Habis itu, para sosiolog menurut Prof Hunt, memberi juluk Machiavelli, ilmuwan syetan!" tukas Edhi Abdurrahman.[dem]

SUMBER : RMOL.co

5 Makanan Sahur yang Bikin Cepat Lapar

5 Makanan Sahur yang Bikin Cepat Lapar


10Berita, Pernah tidak merasakan baru lewat waktu subuh sedikit namun sudah terasa lapar lagi setelah sahur?

Nah, bisa jadi itu tanda bahwa makanan yang dipilih untuk sahur salah. Yuk coba kita tilik lebih dalam, makanan apa saja yang membuat cepat lapar.

1. Makanan Pedas
Bukanberarti selama bulan puasa tidak boleh makan pedas sama sekali. Namun sebaiknya dihindari makan makanan pedas karena dapat memicu rasa haus terus menerus.

Belum lagi, makanan pedas dapat memicu meningkatnya asam lambung dan konsumsi makanan berlemak tinggi saat sahur.

Hal itu akan memperburuk gejala sembelit atau malah menimbulkan diare, sehingga penyerapan nutrisi tidak optimal. Akibatnya, akan menjadi lemas ketika berpuasa.

2. Karbohidrat Sederhana
Kurangi makan makanan yang mengandung karbohidrat saat sahur. Karena makanan yang mengandung karbohidrat sementara seperti gula, kue kering, atau donat hanya bertahan selama beberapa jam saja.

3. Gorengan
Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia suka dengan makanan gorengan. Namun ternyata selain mengandung lemak dan kolesterol, gorengan juga dapat membuat perut kembung.

Dan juga lambung harus bekerja keras dua kali lipat ketika kita makan gorengan.

Selain membuat cepat lapar, gorengan juga akan membuat kita cepat mengantuk setelah mengonsumsi gorengan.

4. Mie Instan
Mie Instan terkadang menjadi pilihan untuk dijadikan menu sahur karena proses pembuatannya yang mudah dan cepat.

Tapi sebaiknya hindari makan mie instan ketika hendak berpuasa karena makanan ini akan membuat kita lebih cepat lapar dan akan merasakan kehausan setelahnya.

5. Junk Food
Makanan Junk Food atau cepat saji sebaiknya dihindari. Karena selain tidak memberikan nutrisi apapun pada tubuh juga hanya mengenyangkan selama beberapa jam saja.

Saat siang hari, perut akan keroncongan karena nutrisi yang diperlukan oleh tubuh tidak terpenuhi.

Sumber: ummi-online.com

Satu tahun embargo, Qatar stop impor produk UAE dan Saudi

Satu tahun embargo, Qatar stop impor produk UAE dan Saudi

10Berita, DOHA – Qatar mengatakan pihaknya telah melarang produk-produk yang berasal dari Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir dan Bahrain masuk ke negaranya, hampir setahun setelah negara-negara itu memberlakukan embargo terhadap Doha dan menuduhnya mendukung terorisme, lapor Reuters pada Minggu (27/5/2018).

“Produk-produk yang berasal dari negara-negara pemblokir, yang sebagai akibat dari blokade itu tidak dapat melewati Wilayah Badan Konservasi Teluk, harus menjalani pemeriksaan impor dan prosedur kepabeanan yang tepat,” kata sebuah pernyataan pemerintah pada Sabtu malam (26/5).

“Untuk melindungi keamanan konsumen di Negara Qatar dan untuk memerangi perdagangan barang yang tidak pantas, pemerintah mengeluarkan petunjuk untuk mencari pemasok baru dari berbagai jenis barang yang terkena dampak.”

Surat kabar nasional Al Watan mengutip surat edaran dari Kementerian Ekonomi dan Perdagangan yang mengatakan kepada para pedagang dan toko-toko untuk berhenti berurusan dengan produk yang diimpor dari empat negara tersebut.

Doha akan menurunkan inspektur yang bertugas memantau kepatuhan atas kebijakan tersebut.

Keempat negara itu memutuskan hubungan diplomatik dan transportasi Juni lalu.

Qatar, yang sebagian besar impornya dikirim dari Uni Emirat Arab dan menerima sebagian besar makanan segar di perbatasan Saudi, membantah tuduhan terhadapnya.

Impor ke Qatar merosot sekitar 40 persen dari tahun sebelumnya pada minggu-minggu awal boikot, tetapi sejak itu sebagian besar kembali normal ketika Doha telah menemukan sumber-sumber baru dari negara-negara seperti Turki, dan mengembangkan rute pelayaran baru melalui tempat-tempat seperti Oman. Qatar juga telah meluncurkan dorongan untuk memproduksi lebih banyak produk lokal, termasuk makanan.

Sejak Juni lalu, beberapa makanan dan produk lain dari negara embargo terus menemukan jalan mereka menuju Qatar melalui negara ketiga.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmed al-Khalifa mengatakan kepada surat kabar Alsharq Alawsat pada Minggu (27/5) bahwa dia tidak melihat resolusi terhadap pertikaian diplomatik ini. (Althaf/)

Sumber :arrahmah.com

PUBLIK GERAM! Utang Meroket, Ekonomi Rakyat Tercekik, Duit Negara Buat Gaji Megawati Rp 112 Juta/Bulan

PUBLIK GERAM! Utang Meroket, Ekonomi Rakyat Tercekik, Duit Negara Buat Gaji Megawati Rp 112 Juta/Bulan


10Berita,  Publik makin geram dengan ulah rezim saat ini.

Terbaru, berita yang membuat publik tambah geram...

[27/5/2018]
Jadi Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Digaji Rp 112 Juta

Presiden Joko Widodo menetapkan Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Selain Megawati, ikut pula duduk di BPIP yaitu Try Sutrisno hingga Mahfud MD. Lalu berapa gaji mereka?

Berikut daftar hak keuangan sesuai dengan lampiran Perpres Nomor 42/2018:

- Ketua Dewan Pengarah mendapat hak keuangan Rp 112.548.000
- Anggota Dewan Pengarah mendapat hak keuangan Rp 100.811.000
- Kepala BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 76.500.000
- Wakil Kepala BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 63.750.000
- Deputi BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 51.000.000
- Staf Khusus BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 36.500.000

Link: https://news.detik.com/berita/d-4040949/jadi-ketua-dewan-pengarah-bpip-megawati-digaji-rp-112-juta

***

Badan ini pertama dibentuk oleh Presiden Jokowi pada 19 Mei 2017 dengan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), lalu pada 28 Februari 2018 diganti namanya menjadi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila setingkat Menteri. Tujuannya: Dalam rangka aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Wikipedia)

***

APA PERLU BADAN SEPERTI ITU? Apa bukan pemborosan Anggaran Negara? Era sebelumnya tidak ada badan macam begini. Apalagi dengan gaji sedemikian besar.

Berita ini tentu menyayat hati rakyat kecil yang hidupnya makin tercekik.

Survei Indikator: Mayoritas Merasa Makin Sulit Beli Kebutuhan Pokok dan Cari Kerja

https://nasional.kompas.com/read/2017/10/11/16075531/survei-indikator-mayoritas-merasa-makin-sulitbeli-kebutuhan-pokok-dan-cari

Di saat bersamaan, Utang Pemerintah meroket

[18 Mei 2018]

Utang Pemerintah Naik Lagi, Sekarang Tembus Rp 4.180 Triliun

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4026232/utang-pemerintah-naik-lagi-sekarang-tembus-rp-4180-triliun

Hal ini membuat publik geram.

Berikut diantara respon publik di sosial media...

Busyeeettt.....gede bener gajinye.

— Bharata (@BrataRobinto) 27 Mei 2018

— chandra_kurniawan (@chandra_siap) 27 Mei 2018

— Abah (@Abaaah) 27 Mei 2018

Bancakan uang dan utang negara habis-habisan dilakukan di era Jokowi. Mulai jabatan resmi sampai BUMN dijadikan lahan garapan mereka.

— Kang Bari (@Zumpio) 27 Mei 2018

Fungsi n tugas gak jelas ya tp inilah ketika petugas partai bagai kacang tdk lupa kulit.
Yg penting mama senang.

— Ki Priok (@republikwayang) 27 Mei 2018

wkwkwkww........ FUNGSINYA KAGA JELAS ..... Menghamburkan-hamburkan UANG ..... Hidup KACUNG KECEBONG Yg Membela TUANNYA ..... hhahaha

— royanramadan (@royan19741) 27 Mei 2018


Sumber : PORTAL ISLAM