OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 19 Juni 2018

3 Partai Gulirkan Hak Angket Skandal Pelantikan PJ Gubernur Jabar

3 Partai Gulirkan Hak Angket Skandal Pelantikan PJ Gubernur Jabar


10Berita, Tiga fraksi partai politik di DPR RI: Partai Demokrat, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengajukan Hak Angket terkait pelantikan jenderal polisi aktif sebagai PJ Gubernur Jawa Barat.

Partai Demokrat lewat Fraksinya di DPR RI akan mengajukan hak angket terkait dengan pelantikan Komjen Polisi M. Iriawan sebagai Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat. Pasalnya, Demokrat menilai tindakan pemerintah melantik Iriawan yang merupakan perwira tinggi Polri aktif telah menabrak perundang-undangan.

“Wakil rakyat yang harus menjadi penyeimbang dan pengawas jalannya pemerintahan, kami berpandangan saat yang tepat bagi Fraksi Demokrat DPR RI dan DPR RI untuk menggunakan Hak Angket untuk mengingatkan dan mengkoreksi pemerintah agar tidak terkoreksi oleh rakyat dan sejarah,” kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/6).

Menurut Didik, setidak ada tiga indikasi pelanggaran Undang Undang dari pelantikan mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Mulai dari Undang-Undang 5 Tahun 2104 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Undang-Undang 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

“Pelanggaran terhadap pelaksanaan Undang-Undang, apalagi terhadap tiga Undang-undang sekaligus, bisa dikatakan suatu ‘skandal besar’ dalam konteks tata kelola pemerintahan, berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Dia menegaskan, sejak awal diusulkan Pj Gubernur berasal dari Polri sudah menuai penolakan dari masyarakat. Dilantiknya Iriawan, kata Didik, menandakan pemerintah tidak mendengarkan keinginan rakyat.

“Tentu bukan hanya diindikasikan adanya perlawanan terhadap kehendak rakyat, lebih lanjut bisa diindikasikan adanya kebohongan publik yang dilakukan,” tukasnya.

Senada dengan Partai Demokrat, Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon akan mendukung digulirkannya hak angket terhadap pemerintah terkait pelantikan Pj Gubernur yang dinilai menipu rakyat tersebut.

“Saya akan ikut dukung agar DPR RI gunakan hak angket pengangkatan Pj gubernur Jabar. Berpotensi melanggar UU dan telah menipu rakyat,” ujar Fadli Zon melalui akun Twitternya, Senin (18/6).

Sy akan ikut dukung agar @DPR_RI gunakan hak angket pengangkatan pj Gub Jabar. Berpotensi melanggar UU n telah menipu rakyat. @Gerindra

— Fadli Zon (@fadlizon) 18 Juni 2018

Sementara itu, anggota Fraksi PKS Mardani Ali Sera juga mengungkapkan penyesalannya atas kebijakan Presiden Jokowi yang tetap melantik Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar, ditengah penolakan rakyat yang demikian kuat.

“PKS menganggap ini sebuah kesalahan fatal. Dan bagian dari fungsi pengawasan PKS di parlemen akan membersamai hak angket ini. Tentu mengikuti semua ketentuan yang berlaku,” ujar Mardani kepada media, Senin (18/6).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemerintah melantik Komjen M. Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule sebagai Pejabat Gubernur Jabar menggantikan Ahmad Heryawan yang telah usai masa jabatannya. Penunjukan tersebut menuai kontroversi ditengah masyarakat, karena Iriawan masih sebagai perwira tinggi Polri aktif.

Selain itu muncul kecurigaan, karena adanya calon Wakil Gubernur yang merupakan mantan perwira tinggi Polri, yaitu Anton Charliyan mantan Kapolda Jawa Barat yang berpasangan dengan calon Gubernur TB Hasanuddin, yang diusung PDI Perjuangan. ()

Sumber :Seruji, PI 

Kisah Ibnu Umar yang Kehilangan Pahala Bergunung-gunung

Kisah Ibnu Umar yang Kehilangan Pahala Bergunung-gunung

10Berita, Para Sahabat Nabi adalah orang-orang yang selalu bergegas mengejar kebaikan dan pahala. Ketika menyadari kehilangan peluang pahala, mereka segera memacu diri untuk meraihnya.

Kisah Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma ini salah satu contohnya.

Suatu hari, ia mendengar sebuah hadits tentang pahala sholat jenazah yang sebelumnya belum pernah didengarnya.

مَنْ خَرَجَ مَعَ جَنَازَةٍ مِنْ بَيْتِهَا وَصَلَّى عَلَيْهَا ثُمَّ تَبِعَهَا حَتَّى تُدْفَنَ كَانَ لَهُ قِيرَاطَانِ مِنْ أَجْرٍ كُلُّ قِيرَاطٍ مِثْلُ أُحُدٍ وَمَنْ صَلَّى عَلَيْهَا ثُمَّ رَجَعَ كَانَ لَهُ مِنَ الأَجْرِ مِثْلُ أُحُدٍ

“Barangsiapa yang turut keluar bersama jenazah dari rumahnya, menshalatkannya, lalu mengiringinya sampai dimakamkan, ia akan memperoleh pahala sebesar dua qirath, yang berat masing-masingnya adalah seperti Gunung Uhud. Dan barangsiapa yang hanya menshalatkannya, ia akan memperoleh pahala seberat Gunung Uhud.”

Adalah Khabab radhiyallahu ‘anhu yang menyampaikan hadits ini kepada Ibnu Umar. “Apa engkau tidak pernah mendengar Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menyampaikan bahwa Rasulullah mensabdakan itu?”

Ibnu Umar jujur. Sebagaimana juga sahabat lainnya yang memegang teguh kejujuran. Ia memang banyak meriwayatkan hadits dari Rasulullah, tapi ia belum pernah mendengar hadits ini.

Ini sesuatu yang baru baginya. Sementara isinya sungguh mengagumkan. Menshalatkan jenazah, pahalanya seberat Gunung Uhud. Jika ditambah dengan mengantarkannya ke pemakaman, pahalanya menjadi seberat dua Gunung Uhud.

Ibnu Umar percaya pada kejujuran Khabab dan kejujuran Abu Hurairah. Namun, ia ingin penguat. Barangkali ada salah redaksi atau kata yang kurang tepat.

Dan waktu itu, yang paling mudah untuk ditemui adalah Bunda Aisyah radhiyallahu ‘anha. Maka disuruhnya Khabab untuk menghadap Bunda Aisyah menanyakan mengenai hadits itu.

“Menurut Aisyah, benar apa yang dikatakan oleh Abu Hurairah tersebut,” Khabab melaporkan hasilnya kepada Ibnu Umar.

“Sungguh, selama ini kita telah mengabaikan pahala berqirath-qirath banyaknya,” kata Ibnu Umar.

Demikianlah Ibnu Umar dan para sahabat. Mereka merasa kehilangan besar ketika terlewatan pahala kebaikan meskipun itu tidak wajib.

Karena sholat jenazah hukumnya adalah fardhu kifayah. Jika sudah ada sekelompok kaum muslimin mengerjakannya, maka gugur kewajiban kaum muslimin lainnya.

Namun fokus Ibnu Umar adalah pahalanya. Sekali sholat jenazah pahalanya satu qirath. Ditambah mengantar ke pemakaman pahalanya dua qirath.

Jika terlewatkan beberapa sholat jenazah, bukankah terlewatkan pahala berqirath-qirath? Apakah kita juga berpikir sampai sejauh ini?

Sumber: kisahikmah.com

Solidaritas Palestina di Piala Dunia 2018

Solidaritas Palestina di Piala Dunia 2018


10Berita, Momen Piala Dunia yang menyita perhatian luas publik seluruh dunia dimanfaatkan untuk melakukan aksi solidaritas Palestina. Begitulah kalau mau turut membantu Palestina, bukan malah senyam senyum bersama algojo zionis pembunuh.

Aksi solidaritas Palestina ini dilakukan para fans Tunisia dengan mengibarkan Bendera Palestina saat laga penyisihan grup G antara Tunisia melawan Inggris yang berlangsung di stadion Volgograd Arena Rusia, Senin 18 Juni 2018 atau Selasa dini hari WIB.

Dalam pertandingan alot ini, Inggris baru bisa memastikan kemenangan 2-1 atas Tunisia di masa injury time.

Di Piala Duni 2018 ini Afrika diwakili 5 negara yang lolos: Tunisia, Maroko, Nigeria, Mesir, dan Senegal.

Terimakasih kepada fans Tunisia yang telah menjadikan momen Piala Dunia untuk menunjukkan solidaritas Palestina..

— Palestinian (@ALQadiPAL) 18 Juni 2018


— Palestinian (@ALQadiPAL) 18 Juni 2018


Sumber :UC News 

Kisah Jin Masuk Islam Setelah Bertemu Nabi Muhammad

Kisah Jin Masuk Islam Setelah Bertemu Nabi Muhammad

10Berita, Jin merupakan salah satu makhluk Allah subhanahu wa ta’ala yang keberadaannya ghaib. Allah menciptakan jin sebagaimana manusia untuk menyembah-Nya, maka tidak heran jika terdapat jin yang beragama Islam dan taat kepada Allah.

Walaupun begitu, sebagaimana manusia, jin juga ada yang kafir. Disini akan diceritakan mengenai jin yang masuk Islam setelah bertemu dengan Rasulullah.

Alkisah, serombongan jin tengah melakukan perjalanan menuju Tihamah, sebuah kawasan di garis pantai Laut Merah, Arab Saudi.

Mereka berangkat dari rumah-rumah mereka di Nasibain, sebuah wilayah yang terkenal sebagai tempat tinggal para jin. Lokasinya di sekitar perbatasan antara Irak dan Suriah.

Di antara rombongan tersebut, terdapat jin yang berperan sebagai penasihat. Jika di dunia manusia maka ia berperan layaknya ulama atau dai.

Entah apa tujuan perjalanan mereka. Ada yang bilang, mereka sekadar melakukan safar. Sebagian lain mengatakan, mereka terbiasa melakukan perjalanan seperti halnya manusia.

Yang lain bilang, mereka mencari tahu siapa yang telah menutup rahasia langit. Mengingat pascadiutusnya Rasulullah, rahasia langit dijaga malaikat dari curi dengar para jin. Apa pun tujuan mereka, perjalanan tersebut menjadi sejarah besar bagi kaum jin.

Jumlah mereka pun tak jelas angkanya. Dikisahkan ada sembilan jin. Lain kisah mengatakan hanya tujuh jin dalam rombongan tersebut.

Terlepas dari jumlah tersebut, ada satu jin yang merupakan sang ulama atau juru dakwah di kalangan kaumnya. Ada satu jin pula yang bernama Zauba’ah. Mungkin dialah sang ulama jin tersebut.

Di tengah perjalanan, tepatnya di kawasan Nakhla Saudi, para jin tiba-tiba mendengar sesuatu yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.

“Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?!” Sebuah ayat Alquran yang dibacakan dari surah Ar Rahman menarik perhatian mereka. Mendengarnya, merindinglah tubuh-tubuh mereka. Serta merta, mereka mendekati sumber suara.

Ternyata seorang yang mulia tengah menjadi imam shalat yang dimakmumi sekumpulan manusia. Ialah Rasulullah. Saat itu Rasulullah dan para sahabat tengah menunaikan shalat Subuh.

Rasulullah membaca surah ar-Rahman saat memimpin jamah shalat. Para jin tersebut pun kemudian ikut bergabung dan duduk di belakang manusia. Mereka ingin mendengarkan ayat-ayat yang dilantunkan sang nabiyullah.

“Diamlah, perhatikan bacaannya,” sang ulama jin meminta rombongan diam untuk mendengar bacaan Rasulullah. Rombongan jin yang tadinya berbisik-bisik ribut itu pun kemudian hening menghayati ayat Alquran.

Bagaimanapun, jin merupakan makhluk ciptaan Allah. Alquran pun diturunkan untuk seluruh alam, Rasulullah pun diutus untuk umat manusia dan jin.

Maka, ketika mendengar firman Allah dari lisan Rasulullah, tergugahlah hati para jin tersebut.

Seusai shalat jamaah selesai, sang ulama jin mendatangi Rasulullah. Mewakili rombongan, ia mengatakan keinginan untuk lebih banyak mendengar ayat-ayat Alquran.

Maka, pergilah Rasulullah bersama para jin ke suatu tempat. Rasulullah membacakan ayat-ayat Alquran kepada rombongan jin tersebut.

Sang ulama jin juga berdialog dengan Rasulullah. Ia belajar Islam darinya. Hingga kemudian, sang ulama jin menyatakan diri ingin berislam. Rombongan jin tersebut hendak menjadi mualaf.

Maka, mereka pun bersaksi syahadat langsung di hadapan Rasulullah. Mereka pun resmi menjadi Muslimin dan berbaiat kepada Rasulullah.

Masuk Islamnya para jin ini terjadi di sebuah masjid di Ma’lala, dekat kompleks pemakaman Muslimin di Makkah.

Di kemudian hari, bahkan hingga kini, masjid tersebut masih berdiri dan dinamakan Masjid Al Jin atau juga Masjid Al-Baiah karena kisah para jin yang memeluk Islam tersebut.

Setelah berislam, pulanglah para jin ke kampung mereka. Sang ulama jin yang langsung belajar dari Rasulullah kemudian memulai dakwahnya.

“Wahai kaumku, sungguh kami telah mendengar bacaan yang menakjubkan. Bacaan itu menuntun ke jalan yang lurus dan di sanalah kami beriman dan kami tidak akan pernah mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhan kami,” ujarnya di hadapan para jin.

Maka gemparlah dunia jin. Dakwah Islam pun mulai tersebar di dunia jin. Sebagian jin kemudian turut memeluk Islam dan mengunjungi majelis Rasulullah.

Mereka beribadah dan mentauhidkan Allah. Sebagian lain, seperti halnya manusia, menolak dakwah Islam. Mereka kafir atau memeluk agama lain.

Ada pula jin kafir yang ikut andil membuat manusia kafir. Sebagian jin lain pun menjadi tuhan yang diagungkan sekelompok manusia yang tersesat.

Kisah mengenai masuk Islamnya jin tersebut terdapat dalam surah ke-72, yakni surah al-Jin.

“Katakanlah (hai Muhammad), ‘Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Alquran), lalu mereka berkata sesungguhnya kami telah mendengarkan Alquran yang menakjubkan, (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorang pun dengan Tuhan kami,” surah al-Jin ayat 1 dan 2.

Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari kisah tersebut. Di antaranya, seperti manusia, Al-Quran juga bisa membuat hati jin tergugah ketika mendengar bacaanya, ada jin beragama Islam dan ada pula jin yang kafir.

Sepatutnya kita menyadari bahwa jin tak layak disembah karena mereka adalah makhluk Allah.

Sumber: inspiradata.com

9 Hotel Keren di Bali dengan Harga Cuma 500 Ribuan. Murah Namun Berkesan Mewah!

9 Hotel Keren di Bali dengan Harga Cuma 500 Ribuan. Murah Namun Berkesan Mewah!

10Berita, Liburan sekolah sudah datang. Buat kamu yang lagi nyiapin liburan, rencana mau berlibur ke mana nih? Jika belum ada ide, sebaiknya kamu berlibur ke Bali. Banyak destinasi menarik yang bisa kamu datangi di libur panjang nanti. Ada banyak pilihan wisata di Pulau Dewata.

Oleh karenanya kali ini Hipwee Travel mau kasih 9 hotel murah di Bali di bawah 500 ribuan. Hotel-hotel berbiaya murah ini punya suasana yang mewah. Wah penasaran ‘kan? Yuk deh simak daftarnya.

1. Hotel Ion Bali Benoa, pilihan tepat untuk menginap jika ingin mencoba water sport di Benoa. Warna-warni nan mewah pasti bikin betah

hotel ion bali benoa via www.agoda.com

Advertisement

Hotel ini terkesan sangat ceria dan hits banget dengan konsep warna-warni yang sangat cerah. Buat kamu yang ingin mencoba water sport di Benoa seperti banana boat atau parasailing, cocok banget kalau kamu mau menginap di sini. Harga per malam cuma 450 ribuan. Murah dan terkesan mewah bukan?

2. Troppo Zone Puri Rama Resort Kuta berada di Legian yang sangat dekat dengan pantai. Harga hotel yang cukup luas ini hanya 300 ribuan lho!

troppo zone puri rama resort via www.booking.com

Troppo Zone Puri Rama Resort Kuta cuma berjarak sekitar 5 menit berjalan kaki dari pantai Kuta. Hotel ini menampilkan arsitektur tradisional Bali dan taman yang rimbun di sekelilingnya yang bikin adem. Akomodasi ini terletak di pusat hiburan malam Legian, serta berselang hanya 1 menit jalan kaki dari Sky Garden. Cuma 300 ribuan doang lho!

3. Buat yang suka berlibur ke Canggu, Papillon Echo Beach ini wajib kamu datangi sih!

papillon echo beach via www.booking.com

Vila bernama Papillon Echo Beach ini hanya berjarak 3 menit dari pantai. Berada di daerah Pantai Canggu, penginapan ini akan menyambutmu dengan akomodasi modern dan kolam renang outdoor. Vila ini juga berjarak 200 meter dari Pantai Echo. Kamu juga bisa menikmati kopi yang nikmat atau hidangan di kafe hotel. Nggak sampai 500 ribu semalam lho!

4. Masih di Canggu, Mojo Resort Canggu menawarkan sensasi menginap ala lumbung tradisional dengan kolam renang mewah di tengahnya!

mojo resort canggu via www.booking.com

Advertisement

Hotel yang satu ini berada tak jauh dari Pantai Batu Bolong dan Pantai Echo yang terkenal di Canggu. Resor ini menampilkan dekorasi struktur Lumbung tradisional yang unik dan kolam renang outdoor. Tersedia juga layanan antar-jemput terjadwal gratis ke pantai Batu Bolong dan pantai Echo. Menginap di sini harganya 400 ribu semalam. Cukup terjangkau bukan?

5. Grand Kuta Hotel & Residence di Legian, sebuah hunian yang tenang di Kuta Bali. Ada 3 kolam renang outdoor lho!

grand hotel kuta via www.booking.com

Hotel yang terlihat elegan ini hanya berjarak 12 menit dari pantai. Grand Kuta Hotel and Residences terletak di daerah yang tenang di Kuta, 10 menit berjalan kaki dari Pantai Double Six. Hebatnya, hotel ini menawarkan 3 kolam renang outdoor. Wi-Fi gratis tersedia dan ada layanan antar-jemput gratis ke Kuta. Cuma 450 ribuan saja.

6. The One Legian di Kuta, hotel yang sangat strategis dengan harga murah

The One Legian via www.booking.com

The ONE Legian menawarkan akomodasi bintang 4 yang modern dengan desain minimalis kontemporer di jalan yang ramai di Legian, Kuta. Hotel ini cukup strategis dan cukup berjalan kaki dari berbagai toko dan restoran. Dari pantai pun cukup dekat, kamu bisa berjalan kaki ke sana. Harga menginap semalam di sini berkisar di angka 500 ribuan.

7. Ibis Bali Legian Street nggak mau kalah nih. Hotel yang menawarkan banyak fasilitas dengan harga murah ini jadi referensi yang menarik buat kamu saat berlibur ke Bali

ibis bali legian street via www.booking.com

Kolam renang di Ibis Bali Legian Street menyajikan pemandangan memukau seperti ini. Hotel ini juga berlokasi tak jauh dari pantai dan sangat strategis lokasinya. Harganya pun dibilang sangat murah yakni sekitar 350 ribu saja. Wow, murah banget ya!

8. Bergeser ke Ubud, MaxOne Hotels at Ubud jadi pilihan yang seru jika berlibur ke pusat budaya di Bali ini.

maxone hotels via www.booking.com

MaxOneHotels at Pandawa Ubud, Bali yang berlokasi di Ubud tepatnya 700 meter dari Monkey Forest Ubud. Hotel yang cukup ikonik ini menyediakan akomodasi dengan kolam renang luar ruangan dan akses WiFi gratis di area umum. Kamu bisa beristirahat dengan tenang di hotel ini. Harga menginap di hotel ini 500 ribuan juga. Murah sekali bukan dengan fasilitas wah seperti ini?

9. The Farm Hostel menjadi hostel paling instagramable di Indonesia versi Hostelworld. Ya meskipun hostel tapi nggak kalah sama hotel bintang kok…

the farm hostel via www.hipwee.com

The Farm Canggu Hostel merupakan hostel yang paling instagramable di Indonesia versi situs pemesanan online Hostelworld. Cukup dengan 200 ribuan saja kamu bisa menginap di penginapan ini. Lokasinya strategis, desainnya unik, eksteriornya instagramable, cocok buat kamu yang kekinian deh.

Jadi tertarik nggak nih liburan ke Bali akhir tahun ini?

Sumber :Hipwee

Sudah Yakin dengan Ide Bisnis Anda?

Sudah Yakin dengan Ide Bisnis Anda?



10Berita, BAGI Anda yang mau memulai bisnis, atau Anda yang merasa bisnisnya belum bisa maksimal, ragu apakah bisnis saat ini sudah tepat atau justru harus berganti bisnis, semoga tulisan ini bermanfaat untuk menentukan bisnis apa yang terbaik untuk Anda jalankan.

Ada enam tahapan penting dalam mendapatkan ide bisnis terbaik, sebagai berikut:

Tahapan pertama yang menjadi kunci mendapatkan ide terbaik adalah libatkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ini sudah kita tahu tapi sering kita lupa, bahwa yang paling tahu terbaik untuk kita adalah Dia. Baik menurut kita, belum tentu baik menurut-Nya. Tahapan ini tiada lain perbanyaklah berinteraksi dengan-Nya melalui sholat, dzikir, shalawat, sedekah.

Tahap kedua adalah brain storming, kumpulkan ide-ide sebanyak-banyaknya. Baik dari diri Anda atau hasil bincang-bincang dengan teman-teman Anda. Jika bingung mulainya, nih saya kasih key wardnya. Apa saja yang dipikirkan, apa saja yang didengar, apa saja yang dilihat, apa aja yang dibaca. Tulis saja semuanya, jangan takut salah, jangan takut merasa jelek idenya.

Jika Anda belum puas dengan hasil di atas, saya berikan lagi pertanyaan pamungkasnya. Apa saja yang bagus di daerah lain di sini belum ada, apa saja yang belum terpenuhi pasar, apa saja yang jelek bisa diperbagus, apa saja yang laku tapi belum tersistem bisnisnya, apa saja yang dibutuhkan tapi belum terpenuhi.

Jangan terburu-buru, lakukan proses ini 1 sampai 4 pekan, sambil jalan-jalan, silaturahim ke kawan-kawan, baca buku, majalah, googling, baca Quran, dan lain-lain.

Selang waktu tersebut, Insya Allah Anda akan sudah membuat daftar lebih dari 50 ide. Banyak bukan? Yup ide bisnis memang banyak dan bagus-bagus. Selanjutkan Anda harus memilih 5 ide terbaik dari semua daftar. Tapi jangan lupa tetap jaga sinyal hubungan ke Allah ya, biar Allah bimbing dan mantapkan hati Anda.

Memilih lima ide terbaik ini tahapan paling penting. Bukan lagi sekedar mau Anda, tapi harus ada riset khusus yang harus Anda lakukan. Riset tersebut adalah riset pasar dan riset diri.

Apa itu riset pasar dan riset diri? InsyaAllah tulisan selanjutnya. Sepekan ini silahkan lakukan dua tahap di atas ya.

Salam sukses penuh barokah. []

Owner Waroeng Sehat – Jakarta
faisalramliqodir@gmail.com
No. WA: +62 812-8468-054
www.waroengsehat.com
Coach Kampus Pengusaha Muslim (KPM)

Sumber : Islampos.

Ayah Felix Siauw: Abdul Somad Didukung Orang Melayu, Habib Didukung FPI, Kalau Kamu Siapa yang Bela?

Ayah Felix Siauw: Abdul Somad Didukung Orang Melayu, Habib Didukung FPI, Kalau Kamu Siapa yang Bela?



10Berita, JAKARTA —Dalam lanjutan kisahnya di akun Instagram Ustaz Felix Siauw berkisah soal hubungan dirinya dengan kedua orangtua dalam tulisan bertajuk Amal Yang Tertukar.

Dai keturunan Tionghoa ini mengatakan, meski berbeda agama, kedua orangtuanya sangat mendukung kiprah dakwah dai muda tersebut. Bahkan, pernah suatu ketika ibunya khawatir Ustaz Felix ditangkap polisi karena dakwahnya itu.

“Lanjutan postingan sebelumnya... Satu saat, saat sedang belanja bersama, Mami saya protes, ‘Lix, udahlah, jangan terlalu ekstrim, Mami sudah tua, nanti kalau kamu ketangkep polisi gimana?, katanya’,” tulis Ustaz Felix dalam akun Instagram felixsiauw, Ahad (17/6/2018).

Kemudian Ustaz Felix melanjutkan, "Polisi baik-baik orangnya mi, kecuali beberapa aja yang sering muncul hehehe.. Felix nggak salah apa-apa, kenapa ditangkep?" Saya balas dengan elegan.”

Selepas itu Ustaz Felix dan ibunya berdebat, sang ayah menengahi. "Lix, Papi sudah belajar ikhlas kalau harus kehilangan kamu, kamu mungkin benar tapi jalanmu bahaya,” tegas Felix menirukan perkataan sang ayah.

Sang ayah pun berkata, “Abdul Somad kalau ada apa-apa, orang Melayu maju, Habib punya FPI, kamu kalau ada apa-apa, siapa yang bela, orang kita lari duluan.”

“Saya tertawa, benar juga,” ujar Ustaz Felix.

Kemudian, Ustaz Felix membandingkan dukungan sang orantua yang notabene non-muslim dengan yang mengaku muslim tapi menghalangi dakwah Islam.

“Afterall, saya hanya ingin beritahu. Ada yang belum Muslim seperti Papi, tapi fasilitasi dakwah, senang melihat orang taat, bangga punya anak yang berdakwah Dia pernah punya pandangan negatif tentang dakwah, tapi dia mau tanya, dia mau diskusi, toleransi sama pandangan yang tidak sesuai dengan dia, kasih sayang meski beda agama,” ungkap Ustaz Felix.

Tapi, “Ada yang Muslim, kerjanya membubarkan kajian, tebar fitnah sana dan sini akan dakwah, tak suka menerap syariat, tak suka Al-Qur'an ketika jadi pedoman, model begini banyak.”

“Teriak toleransi pada yang kafir, intoleran pada sesama Muslim, merasa Islamnya paling hebat sedunia, paling asli, lebih hebat dari Islam Arab yang katanya penjajah. Sementara mereka bersalam mesra, riang gembira bersama Israel, penjajah paling biadab di muka bumi, mempermalukan diri dan negeri, katanya ini rahma dan damai,” lanjut dia.

Dikatakan Ustaz Felix, sang ayah tak perlu dalil "Musa menemui Fir'aun" untuk tahu Israel itu biadab. “Papi tak perlu merasa paling NKRI dan Pancasila untuk adakan kajian bukan membubarkannya.”

“Bukankah ini amal yang tertukar? Sengaja saya upload fotonya Papi, saya mohon keikhlasan doa teman-teman sekalian, agar Papi dibukakan jalan hidayah. Saya yakin teman-teman sekalian doanya diterima Allah,” tutup Ustaz Felix.* [Syaf/]

Sumber : voa-islam.com

Mengenal Abu Yusuf, Hakim Agung Era Abbasiyah

Mengenal Abu Yusuf, Hakim Agung Era Abbasiyah

Kota Baghdad pada masa Abbasiyah berbentuk bundar.

Foto: bbc.co.uk

Abu Yusuf juga merupakan pakar ekonomi.

10Berita , JAKARTA -- Sejatinya, ulama masyhur di era kejayaan Islam itu bernama Ya'qub bin Ibrahim bin Habib bin Khanis bin Saad al-Anshari. Ia lebih dikenal dengan nama panggilan Abu Yusuf. Beliau dilahirkan di Kufah, Irak, pada 113 H dan wafat pada 182 H di Kota Baghdad?pusat pemerintahan Kekhalifahan Abbasiyah.

Sejumlah sumber sejarah menyebutkan bahwa Abu Yusuf terlahir dari keluarga yang miskin. Namun, kemiskinan tersebut tidak membuat beliau patah arang untuk menuntut ilmu. Ia digambarkan sebagai seorang individu yang sangat rajin dan haus akan ilmu pengetahuan, terutama yang berkaitan dengan pemahaman hukum.

Syekh Muhammad Sa'id Mursi dalam buku Tokoh-Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah,mengungkapkan, Abu Yusuf menimba ilmu dari banyak ulama di Kufah dan Madinah. Di antara ulama yang pernah menjadi gurunya adalah Abu Hanifah, Malik bin Anas, dan al-Laits bin Saad.

Pengetahuannya begitu luas mencakup ilmu tafsir, ilmu strategi perang, penanggalan Arab, dan periwayatan hadis. Di bawah bimbingan Abu Hanifah, Abu Yusuf mencapai sukses yang luar biasa. Abu Yusuf memang dikenal sebagai salah satu murid terkemuka dari Imam Abu Hanifah.

Meski begitu, hubungan antara guru dan murid ini sering diwarnai dengan perbedaan pendapat di antara keduanya. Meski kerap berbeda pendapat, Abu Yusuf merupakan orang pertama yang menentukan kitab Mazhab Hanafi dan menyebarluaskan ajaran gurunya itu.

Peta kekuasaan Daulah Abbasiyah.


Kedekatannya dengan para penguasa Abbasiyah menjadikan mazhab Hanafi mudah diterima di seluruh wilayah kekuasaan Islam. Daerah-daerah yang menganut Mazhab Hanafi, antara lain, Mesir dan Pakistan.

Yahya bin Muayan berkata, Saya tidak melihat ulama ahli logika yang terkuat dalam hadis, paling hafal dan sahih riwayatnya daripada Abu Yusuf. Heri Sudarsono dalam bukunya yang bertajuk Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar menulis bahwa Abu Yusuf dikenal aktif mengikuti kajian hadis yang diseleng- garakan oleh Muhammad bin Abdurrahman bin Abi Laili dan Abu Hanifah. Ia meriwayatkan hadis dari Hisyam bin Urwah, Abu Hanifah, `Atha bin Saib, dan A'masy. Dan meriwayatkan darinya Yahya bin Mu'ayan, Ahmad bin Hambal, dan Asad bin Farat.

Hakim agung Abu Yusuf juga dikenal sebagai orang pertama yang dipanggil sebagai qadi al- qudah(hakim agung). Jabatan hakim agung itu diembannya selama tiga periode kekhali- fahan Dinasti Abbasiyah di Baghdad, yaitu pada masa Pemerintahan Khalifah al-Hadi, al-Mahdi, dan Harun al-Rasyid. Bahkan, Khalifah Harun al-Rasyid memberi kehor- matan bahwa semua keputusan mahkamah baik di Barat maupun Timur harus bersan- dar kepadanya.

Abu Yusuf menjabat sebagai hakim agung hingga ia wafat pada 182 H. Sebagai seorang hakim agung, Abu Yusuf telah banyak melahirkan karya- karya dalam bentuk tulisan berupa kitab-kitab.

Ilmuwan Muslim.


Dalam Kitab al-Fihrist, sebuah kompilasi bibliografi buku yang ditulis pada abad ke-10 M oleh Ibn al-Nadim, disebutkan bahwa selama masa hidup- nya Abu Yusuf telah menciptakan sejumlah karya tulis dalam berbagai bidang, termasuk hukum Islam, hukum internasional, dan hadis.

Di antara karyanya yang monumental adalah kitab al-Atsar--suatu narasi dari berbagai tradisi periwayatan hadis. Selain itu, Abu Yusuf juga menulis Kitab Ikhtilaf Abi Hanifa wa Ibn Abi Laylayang isinya mengulas mengenai perbandingan fikih.

Tak hanya itu, beliau juga menulis Kitab al-Radd `Ala Siyar al-Awza'i yang merupakan suatu kitab bantahan terhadap Al-Awza'i (seorang ahli hukum yang dikenal di Suriah) mengenai hukum peperangan. Kitab lain yang ditulisnya berjudul al-Jawami merupakan buku yang sengaja ditulis untuk Yahya bin Khalid yang berisi tentang perdebatan mengenai ra'yu dan rasio.

Beberapa karyanya yang lain merupakan hasil penulisan kembali yang dilakukan oleh para muridnya dan diteruskan melalui generasi penerusnya. Misalnya, kutipan dari buku Abu Yusuf berjudul Kitabal-Hiyal (Kitab Perangkat-Perangkat Hukum) yang ditulis kembali oleh salah seorang muridnya, Muhammad al-Shaybani, dalam buku berjudul Kitabal-Makharidj fi `I-Hiyal.

Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf

Abu Yusuf termasuk salah satu cendekiawan Muslim yang memberikan kontribusi besar dalam pemikiran ekonomi Islam. Ia merupakan cendekiawan Muslim pertama yang menyinggung masalah mekanisme pasar. Pemikiran ekonomi Abu Yusuf tertuang dalam kitab Al-Kharaj.

Sabahuddin Azmi dalam bukunya yang berjudul Ekonomi Islam: Keuangan Publik Dalam Pemikiran Islam Awal mengungkapkan, kitab Al-Kharaj ditulis oleh Abu Yusuf untuk merespons permintaan Khalifah Harun al-Rasyid tentang ketentuan-ketentuan agama Islam yang membahas masalah perpajakan, pengelolaan pendapatan, dan pembelanjaan publik.

Dalam kitab itu, Abu Yusuf menuliskan bahwa Amirul Mu'minin (Khalifah Harun al- Rasyid--Red) telah memintanya untuk mempersiapkan sebuah buku yang komprehensif yang dapat digunakan sebagai petunjuk pengumpulan pajak yang sah, yang dirancang untuk menghindari penindasan terhadap rakyat.

Ilustrasi Kitab Kuning


Al-Kharaj merupakan kitab pertama yang menghimpun semua pemasukan kekhalifahan Islam dan pos-pos pengeluaran mereka berdasarkan Alquran dan sunah Rasulullah SAW.

Heri Sudarsono dalam buku Konsep Ekonomi Islam Suatu Pengantar mengung kap kan, kitab Al-Kharaj menjelaskan bagaimana seharusnya sikap penguasa dalam menghimpun pemasukan dari rakyat sehingga proses penghimpunan pemasukan tersebut bebas dari kecacatan dan hasilnya optimal sehingga dapat direalisasikan bagi kemaslahatan warga negara.

Menurut Heri, kitab ini dapat digolongkan sebagai public finance dalam pengertian ekonomi modern. Pendekatan yang dipakai dalam kitab Al-Kharaj, menurut Sabahuddin, sangat pragmatis dan mengacu pada ketentuan hukum fikih.

Kitab itu berupaya membangun sebuah sistem keuangan publik yang sesuai dengan hukum Islam dan persyaratan ekonomi. Abu Yusuf dalam kitab tersebut sering menggu- nakan ayat-ayat Alquran dan sunah Nabi SAW serta praktik dari para penguasa saleh terdahu- lu sebagai acuannya sehingga membuat berbagai gagasan yang dituangkannya dalam kitab ini masih relevan dengan kondisi saat ini.

Tentang pengaturan keuangan publik, Abu Yusuf menulis dalam karyanya itu bahwa uang negara bukan milik khalifah, tetapi amanat Allah SWT dan rakyatnya yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Mengenai pertanahan, ia berpendapat bahwa pajak yang diperoleh dari lahan milik negara dapat ditarik kembali jika tidak digarap selama tiga tahun dan diberikan kepada yang lain. Sedangkan mengenai perpajakan, Abu Yusuf berpendapat pajak hanya ditetapkan pada harta yang melebihi kebutuhan rakyat dan ditetapkan berdasarkan kerelaan mereka.

Tujuan utama dari kebijakan ekonomi Abu Yusuf adalah pada keuangan publik. Ia melihat institusi negara sebagai sebuah mekanisme yang memungkinkan warga negara melakukan campur tangan atas proses ekonomi. Karena, menurutnya, bagaimanapun mekanisme pengaturan tersebut akan menentukan tingkat pajak yang sesuai dan seim- bang dalam upaya menghindari perekonomian negara dari ancaman resesi.

Mekanisme pasar Abu Yusuf merupakan ulama pertama yang menuangkan gagasan mekanisme pasar dalam sistem ekonomi Islam. Menurut Abu Yusuf, sistem ekonomi Islam pada dasarnya mengikuti prinsip mekanisme pasar dengan memberikan kebebasan yang optimal bagi para pelaku di dalamnya, yakni produsen dan konsumen.

Jika, karena sesuatu hal, selain monopoli, penimbunan atau aksi sepihak yang tidak wajar dari produsen menyebabkan terjadinya kenaikan harga, maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi dengan mematok harga, karena penentuan harga sepenuhnya diserahkan kepada kekuatan permintaan dan penawaran dalam ekonomi.

Sebaliknya, Abu Yusuf tidak sependapat dengan pemahaman yang menjelaskan bahwa bila barang yang tersedia sedikit, maka harga barang akan menjadi mahal, dan bila barang yang tersedia banyak maka harga barang akan menjadi murah.

Karena itu menentang penguasa yang menetapkan harga, karena hasil panen yang melimpah bukan menjadi alasan untuk menurunkan harga panen dan begitu pula sebaliknya dengan kelangkaan tidak mengaki- batkan harganya melambung.

Pemahaman yang dianut penguasa adalah hubungan antara harga dan kuantitas bukan hanya memperhatikan kurva permintaan. Karena, pada kenyataannya persediaan barang sedikit tidak selalu diikuti dengan kenaikan harga dan sebaliknya persediaan barang yang melimpah belum tentu membuat harga akan murah.

Dalam hal itu, Abu Yusuf menyatakan bahwa kadang-kadang makanan berlimpah, tetapi tetap mahal dan kadang-kadang makanan sangat sedikit tetapi murah.

Mengenai peningkatan atau penurunan harga suatu barang, Abu Yusuf berpendapat hal itu tidak selalu berhubungan dengan peningkatan atau permintaan barang terse- but, atau penurunan atau peningkatan dalam hal produksi barang. Menurut beliau tidak ada batasan tertentu tentang murah dan mahal yang dapat dipastikan, karena hal tersebut ada yang mengaturnya.

Dalam hal ini beliau mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa `'Tinggi dan rendahnya barang merupakan bagian dari keterkaitan dengan keberadaan Allah, dan kita tidak bisa mencampuri terlalu jauh bagian dari ketetapan tersebut,'' (HR Abdur Rahman bin Abi Laila dari Hikam bin `Utaibah).

Dan hadis lain yang menyatakan, ... Allah itu sesungguhnya adalah penentu harga, penahan, pencurah, serta pemberi rezeki. Aku mengharapkan dapat menemui Tuhanku di mana salah seorang di antara kalian tidak menuntutku karena kezaliman dalam hal darah dan harta.'' (HR Sufyan bin Uyainah, dari Ayub dari Hasan).

Sumber :  Republika

Rapatkan Barisan! SP3 Habib Rizieq, Modal Besar untuk Men-downgrade Kekuasaan Istana

Rapatkan Barisan! SP3 Habib Rizieq, Modal Besar untuk Men-downgrade Kekuasaan Istana


10Berita, Penistaan agama terjadi. Pelakunya Ahok. Tapi, perlakuan berbeda. Agak sedikit istimewa. Terjadi protes. Demo berulangkali digelar. Ahok masih terlalu kuat. Puncaknya pada 212 . Monas sesak dengan tujuh juta manusia. Dari berbagai wilayah di Indonesia. Protes dan tuntut keadilan.

Habib Rizieq, jadi inisiator. Bersama Bachtiar Nasir. Berdua jadi komandan Aksi damai Bela Islam.. Ahok pun akhirnya dipenjara. Setelah sebelumnya kalah telak di Pilgub DKI. Orang bilang, sudah jatuh, ketimpa tangga.

Masalah selesai? Ternyata tidak. Bachtiar Nasir diperiksa polisi. Habib Rizieq? 17 kasus menjeratnya. Kasus Chat Fitnah menempati rangking pertama. Paling populer dan heboh. Jagad Indonesia membicarakannya.

Perang opini di publik pun terjadi. Pendukung Ahok seolah dapat umpan. Beredar bahasa dan kata super kasar dan jorok. Medsos sesak umpatan terhadap Rizieq. Video, meme dan tulisan dibuat. Satu arah: menghancurkan kredibilitas Rizieq.

Sementara, mereka yang menyangsikan kebenaran “chat” ini hanya diam. Sesekali beri pandangan. Sekedar klarifikasi. Tapi, tuduhan chat terlalu masif. Emosional dan membabi buta. Menyerang dengan pilihan bahasa yang tidak layak untuk dibaca dan didengar.

Untuk beberapa waktu, “chat” jadi misteri. Antara benar dan tidak. Opininya berkembang di masyarakat. Sedemikian liar. Sebagian publik curiga. Apakah ini sengaja?

Hermansyah, ahli IT, alumnus ITB yang siap jadi saksi ahli untuk Rizieq disikat. Dini hari diikerjain oleh sejumlah orang di tol Jagorawi. Berlumuran darah karena tusukan. Pelakunya tertangkap. Tapi kasusnya? Entah… Tak lagi direkam media. Rakyatpun akhirnya menangis atas negerinya.

Akhirnya, misteri “chat” Rizieq terurai. Pertama, dianggap tak cukup barang bukti. Kalau dipaksakan, kalah di pengadilan. Bikin malu. Satu-satunya jalan, di-SP3-kan. Tepat di hari pertama lebaran. Seolah jadi THR terindah. Habib Rizieq dan keluarga menyambutnya melalui video singkat dari Makkah.

Atau yang kedua, sudah waktunya dihentikan. Skenario selesai. Ibarat sinetron, The End. Opini inilah yang berkembang di masyarakat. Biasa, opini liar. Duga-duga. Sehingga, populer istilah kriminalisasi. Rekayasa dong? Hanya Tuhan, Habib Rizieq dan Polri yang tau. Publik boleh menduga, tapi tak absah untuk membuat tuduhan.

Atau malah yang ketiga, ada deal? Ah, hukum kok pakai deal-dealan. Politik kali? Stop curiga. Lebaran, saatnya saling percaya. Kalau toh ada, biarlah Tuhan yang membuka. Gitu aja kok repot.

Curiga publik tetap tak bisa dibendung. Pertama, bersamaan SP3 Rizieq, Sukmawati pun dapat SP3. Apa alasannya? Tak cukup barang bukti. Sebagian rakyat tak paham. Bertanya-tanya. Wajarlah. Namanya juga rakyat. Kedua, kasus Rizieq akan dibuka kembali jika ada bukti-bukti baru. Sementara kasus Sukmawati?

Dari misteri “chat” Rizieq memberi satu kesimpulan bahwa itu kasus tidak benar. Bahasa kerennya, fitnah. Terlepas apapun tafsirnya, SP3 adalah bukti sah secara hukum bahwa “chat” itu tidak benar. Orang bilang rekayasa. Ada yang bilang kriminalisasi. Terserahlah.

Langkah polri meng-SP3-kan Habib Rizieq sudah tepat. Perlu diapresiasi. Sesuatu yang positif. Polri “on the track”. Diharapkan publik Polri mandiri dan terus mereformasi diri. Setelah sekian lama diasumsikan publik berada di balik kekuasaan. Benarkah? Namanya saja asumsi. Bisa benar, bisa juga salah.

Asumsi negatif publik kepada Polri itu bisa bertahap hilang, jika Polri bisa menyelesaikan dengan adil dan tegas sejumlah kasus yang menimpa kolega Rizieq. Mulai dari kasus Bachtiar Nasir, Khottot, Admin Armas, Alfian Tanjung dan sejumlah aktivis lainnya yang statusnya masih jadi tersangka. Lanjut kasus ke pengadilan, atau jika tak terbukti, di SP3-kan. Tidak ngegantung. Sehingga publik tidak berpikir bahwa itu jadi skenario sandera.

Menjelang pilpres 2019, Polri mesti mampu meyakinkan rakyat bahwa lembaga hukum ini clean dan clear dari politik. SP3 Habib Rizieq jadi pintu masuknya.

Terbitnya SP3 Habib Rizieq untuk kasus “Chat” akan mengembalikan kredibilitas dan nama baik Habib Rizieq sebagai ulama besar. Kharismanya akan naik dan pengaruh politiknya di 2019 diprediksi akan semakin signifikan. Dan ini akan jadi modal besar untuk men-down grade- kekuasaan istana.

Pasca SP3, apakah Habib Rizieq akan terus jadi oposisi istana? Rizieq adalah Rizieq dengan karakter “kontrol sosial-moralnya”. Bahasa agamanya, “nahi munkar”. Publik tahu, manusia satu ini punya prinsip yang tak bisa ditukar apapun, termasuk SP3. Umat akan terus mendukungnya jika Habib Rizieq tetap berada sebagai oposisi istana. Brand HRS adalah lawan tanding Jokowi. Terutama di pilpres 2019. King Maker berhadapan dengan petugas partai.

Dari SP3 Habib Rizieq, seolah ada harapan baru bagi rakyat kepada Polri. Harapan keadilan. Untuk siapa? Untuk semua rakyat negeri ini. Kaya-miskin dapat perlakuan sama. Pejabat atau rakyat jelata, dapat keadilan. Kawan atau lawan penguasa punya hak hukum yang sama.

SP3 Habib Rizieq diharapkan menjadi “star line” reformasi Polri betul-betul bisa dijalankan. Menjadi gelombang rakyat untuk mengembalikan rasa percaya dan nyamannya kepada polri. Sebagaimana slogannya, polri bersama rakyat. Polri pelayan dan pengayom masyarakat.

Selamat kepada Habib Rizieq. Tetap jalankan peran sebagai oposisi dan kontrol istana. Selamat kepada Polri. Tetap steril dari intervensi kekuasaan. Hidup indah jika berada dalam kebenaran dan keadilan.

Penulis: Tony Rosyid

Sumber :Portal Islam

Ditagih Mundur Usai HRS Dapat SP3, Denny Siregar Ngeles Begini

Ditagih Mundur Usai HRS Dapat SP3, Denny Siregar Ngeles Begini


10Berita , Pegiat media sosial, Denny Siregar ditagih janjinya usai dua kasus menyangkut Rizieq Shihab telah mendapatkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) dari pihak kepolisian.

Diketahui, Rizieq Shihab tersandung kasus dugaan penghinaan pancasila dan kasus chat porno.

Kini kedua kasus Rizieq sudah mendapat SP3 dari pihak kepolisian lantaran dirasa kurang cukup bukti.

Untuk SP3 kasus dugaan penghinaan pancasila didapat pada 4 April silam, sedangkan SP3 kasus dugaan chat porno diterbitkan Jumat (15/6/2018).

Menanggapi tagihan untuk mundur yang santer dikalangan netizen kepada dirinya, akhirnya Denny angkat suara di akun Twitter pribadinya, @Dennysiregar7.

Dirinya mengaku sebelumnya berniat untuk golput.

Namun niat dirinya ini pupus lantaran menurutnya lebih terhina menuruti kemauan ‘kampret’ dibandingkan mencabut hak memilihnya sendiri.


Sebelumnya, Denny Siregar menanggapi bahwa kasus Rizieq Shihab murni masalah hukum, dan tidak ada intervensi dari Jokowi.

Bahkan ia menyebut bahwa kasus itu dipolitisasi oleh 212.

Menurutnya, kasus Rizieq Shihab itu tidak ada campur tangan dari Jokowi.

“Kasus SP3 HRS murni masalah hukum, kurangnya bukti polisi. Tidak ada intervensi @jokowi tapi dipolitisasi oleh 212. Kalau bukti hukum kurang tapi dipaksakan ke pengadilan, malah digoreng bahwa Jokowi campur tangan.

Jadi saya tetap konsisten, akan mundur jika Jokowi INTERVENSI,”tulisnya.

Diketahui sebelumnya, Ia berjanji akan mengundurkan diri jika kasus Rizieq Shihab dihentikan.

“Presiden @jokowi dan bapak @Dr_Moeldoko yang terhormat, statemen ini akan membuat kelompok mereka menjadi besar kepala.

Dan jika pencabutan itu benar terjadi, saya yang pertama akan mengundurkan diri dari pendukung dan mencabut hak saya untuk memilih..”

Sumber : b-islam24h.com