OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 23 Juni 2018

Orang yang Dikumpulkan Bersama Golongan Pencuri

Orang yang Dikumpulkan Bersama Golongan Pencuri

10Berita, DARI Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang berutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri,” (HR. Ibnu Majah no. 2410. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shohih).

Al Munawi mengatakan, “Orang seperti ini akan dikumpulkan bersama golongan pencuri dan akan diberi balasan sebagaimana mereka,” (Faidul Qodir, 3/181).

Ibnu Majah membawakan hadits di atas pada Bab “Barangsiapa berhutang dan berniat tidak ingin melunasinya.”

Ibnu Majah juga membawakan riwayat lainnya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang mengambil harta manusia, dengan niat ingin menghancurkannya, maka Allah juga akan menghancurkan dirinya,” (HR. Bukhari no. 18 dan Ibnu Majah no. 2411).

BACA JUGA: Kakek dan Pencuri Buah Pepaya

Di antara maksud hadits ini adalah barangsiapa yang mengambil harta manusia melalui jalan hutang, lalu dia berniat tidak ingin mengembalikan hutang tersebut, maka Allah pun akan menghancurkannya. Ya Allah, lindungilah kami dari banyak berutang dan enggan untuk melunasinya. []

SUMBER: RUMAYSHO

 

Teroris Sparatis OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan Pesawat di Kenyam

Teroris Sparatis OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan Pesawat di Kenyam


10Berita, Tentara kelompok teroris sparatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyatakan bertanggung jawab atas penemabakan Pesawat Twin Otter, Dimonim Air PK-HVU di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga.

Pesawat Twin Otter, Dimonim Air PK-HVU rute Timika-Kenyam menjadi sasaran penembakan di Bandara Keneyam, Jumat (22/6/2018). Tentara kelompok teroris sparatis yang menamakan diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) bertanggung jawab atas aksi itu.

Pernyataan pertanggung jawaban itu disampaikan oleh Juru Bicara Tentara OPM, Sebby Sembom. “Hari ini telah terjadi penembakan terhadap Pesawat Dimonim Air dari Timika telah mendarat dan terjadi penembahkan yang di lakukan oleh TPNPB Kodap III Ndugama di bawah pimpinan Komadan Operasi Lapangan Egianus Kogoya,” unagkapnya dalam keterangan persnya, Jumat (22/6/2018) seperti dilansir Okezone.

Sebby menyebut penembakan itu dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Pemilihan Gubernur Papua yang akan berlangsung pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Menurutnya, tentara OPM melakukan aksi itu secara sadar.

“Aksi ini telah melakukan penembakan dengan sadar dan alasan bawah setiap Pilkada dan Pileg di Papua hanya pelecehan terhadap Perjuangan Murni TPNPB /OPM bersama Rakyat Papua Barat dengan tujuan utama Menolak segalag Bentuk Pemilihan Gubernur dan bupati,” ungkapnya.

“Serta Pileg di papua hanya perpanjangan Penderitaan Rakyat Papua Barat,” pungkas Sebby meniru ucapan Komandan operasi lapangan mereka, Egianus Kogoya.

Sebeluamnya, Kapendam Cenderawasih Kolonel Inf M Aidi mengatakan penembakan terhadap pesawat Dimonim Air terjadi pada Jumat (22/6) pukul 13.05 WIT. Saat itu, pesawat yang terbang dari Timika menuju Kenyam baru saja mendarat dan masih berada di ujung landasan pacu.
“Lagi-lagi KKSB menebar teror ke Masyarakat. Pada pukul 13.05 WIT di Bandara Keneyam, Kab. Nduga, Papua telah terjadi penembakan terhadap pesawat saat tepat mendarat di ujung landasan Bandara Kenyam,” kata Aidi Jumat (22/6/2018), seperti dikutip Kumparan.

Menurut Aidi saat itu pesawat sedang membawa penumpang sipil sebanyak 16 orang dan 1 anggota polisi yang bertugas di Polsek Kenyam. Awak pesawat terdiri atas oleh pilot Nelson Kasenda (51), Co Pilot Irena Nur Fadila (25) dan engginering Kasta Gunawan (45). Irena Nur Fadila mengalami luka di pergelangan kaki akibat penembakan itu.

Sumber : kiblat.net

Kala Pria Skotlandia Ini Masuk Islam karena Mendengar Adzan

Kala Pria Skotlandia Ini Masuk Islam karena Mendengar Adzan

10Berita, SEORANG pria setengah baya asal Skotlandia memeluk agama Islam melalui pencariannya tentang Islam. Keinginan untuk mempelajari Islam, muncul  saat ia pergi pertamakali ke sebuah masjid dan mendengar adzan saat liburan di sebuah pantai di Turki. Suara adzan yang didengarnya itu membuatnya memiliki banyak pertanyaan tentang Islam, sehingga ia memutuskan untuk mempelajarinya.

Di tempat tinggalnnya di dataran tinggi skotlandia, Inverness. Ia pergi ke toko buku lokal dan membeli Qur’an dan mulai membaca. Saat membaca, ia selalu meminta petunjuk Tuhan untuk membimbingnya dalam perjalanannya mencari kebenaran.

Banyak berdoa dan Berlutut

“Al-Qur’an benar-benar mengguncang saya. Ini buku yang cukup menakutkan untuk dibaca karena memberitahu Anda begitu banyak tentang diri Anda. Beberapa hal yang saya tahu tentang diri saya yang tidak benar. Jadi saya memutuskan untuk membuat beberapa perubahan,” ujar pria Skotlandia ini.

BACA JUGA: Sister Aisha Jibril, Sang Pilot Masuk Islam

“Saya tahu bahwa saya bisa berhenti membaca Al-Qur’an dan menghentikan proses setiap saat, tapi saya juga tahu bahwa ini sama artinya dengan saya menyerah,”

“Dan saya tahu apa hasil akhir dari proses ini: Saya akan menjadi seorang Muslim,” tambahnya.

Dia terus membaca Al-Quran. Dia membacanya tiga kali dalam sehari. Menyerap setiap ayat Qur’an yang ia baca. Dia cukup nyaman dengan kegiatan ini.

Bagian tersulit yang ia alami adalah ‘siapa saya dana akan kemana saya? Akankah jika saya menjadi seorang Muslim, saya akan menjadi aneh? Menggunakan pakaian yang berbeda? Dan berbicara berbeda di mata orang lain? Apa yang akan keluarga saya, teman-teman dan rekan kerja saya pikirkan tentang diri saya?’ begitu kurang lebih kecemasannya.

Dilansir Independent, yang paling penting ia pikirkan adalah siapa diri saya dan apa yang akan ia lakukan.

Akhirnya, ia memutuskan untuk melakukan pencarian online, mencari cerita dari orang-orang yang telah melalui pengalaman ini sendiri tentang Islam.

Rupanya apa yang ia lakukan belum bisa menjawab rasa ingin tahunya yang tinggi tentang Islam, karena setiap pngalaman dan cerita yang ia dapatkan dari orang lain masing-masing memiliki keunikannya tersendiri.

Langkah selanjutnya, ia mulai memanfatkan kesempatan tersbesarnya untu mencari tahu tentang Islam di media Online. Ia mencari tahu tentang bagaimana tatacara berdoa dalam bahasa Arab, mendengarkan musik Islami, membaca dan mendengarkan Al-Quran. Musik Islami yang ia dengarkan, ternyata menjadi kunci awal untuk memahami Islam.

BACA JUGA: Sarah Joseph, Masuk Islam Melihat Orang Shalat

Proses pencarian ini berlangsung selama 18 bulan. Ia melalui semua proses ini sendiri, belum tanpa bantuan seorang Muslim. Setelah 18 bulan, Ia sudah merasa bahwa dirinya adalah seorang Muslim. Ia melakukan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan serta makan dan minum yang hanya dibolehkan dalam perintah Islam.

Tak lama setelah itu, ia mulai menyadari bahwa ada sebuah masjid kecil disekitar tempat tinggalnya. Mereka terkejut melihatnya dan tidak tahu apa yang harus dilakukan dengannya saat itu, kecuali untuk membukakan pintu masjid dan serta menyambutnya. Hingga akhirnya, Kini ia seutuhnya menjadi seorang Muslim di Skotlandia. []

SUMBER: INSPIRDATA ,  Islampos.

Nyinyiri Habib Rizieq, Iwan Fals DISERBU Warganet

Nyinyiri Habib Rizieq, Iwan Fals DISERBU Warganet


10Berita, Kondisi adem pasca HUT DKI Jakarta ke-491, dirusak kembali oleh pernyataan sinis pendukung Jokowi Ahok sekaligus penyanyi Iwan Fals.

Melalui akun twitternya @iwanfals, Iwan berkicau soal rencana kepulangan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air.

"Habib Rizik kok gak pulang2 ya, padahal banyak yg kangen tuh..." tulisnya, Jumat 22 Juni 2018.s

Habib Rizik kok gak pulang2 ya, padahal banyak yg kangen tuh...

— 🤝 (@iwanfals) June 22, 2018


Sontak warganet pun heboh mengomentari cuitan Iwan. Tak sedikit yang menyayangkan kesinisan Iwan tersebut.

Berikut komentar warganet.

Ane juga kangen oom Iwan Fals yg dulu "laki" banget dgn lagu2 kritisnya thd pemerintah tp sekarang kok seperti "bencong" taman lawang di hadapan rezim DILAN ya 😂😂😂

— Muh.Ikhwan (@ikhwan95) June 22, 2018

Saya kangen sama om iwan fals, menyanyikan lagu dgn lantang "penguasa penguasa! berilah hambamu uang.. dan lagu Bento, ataupun lagu wakil rakyat"
Kemana iwan fals yg dulu? Pulanglah omm...
Zaman berubah, orang2pun berubah...

— taufikheru (@opikfino) June 22, 2018

Bbm naik tinggi susu tak terbeli 🎵
Orang pintar tarik subsidi @iwanfals jadi banci 🎵

— Janji Palsu (@UfronArifin) June 22, 2018


Seperti diketahui, Habib Rizieq menetap di Tanah Suci sejak setahun lalu. Meski SP3 kasus Chat sudah keluar, namun belum ada tanda-tanda kepulangan beliau.

Sumber :Portal Islam 

Menyanjung Negeri Orang, Merendahkan Negeri Sendiri

Menyanjung Negeri Orang, Merendahkan Negeri Sendiri

10Berita, Merupakan ciri inferiority complex ketika mudah kagum terhadap pihak luar tanpa mampu menyadari bahwa dirinya juga punya keunggulan. Dan itu yang terjadi pada beberapa orang ketika melihat aksi bersih-bersih suporter Jepang di stadion usai sebuah laga Piala Dunia kemarin.

Musikus Addie MS memulai pujian itu. Di twitter ia mengatakan bahwa Jepang menjadi bangsa yang unggul karena aksi pendukung timnasnya di stadion Mordovia Arena. Lalu Menteri Agama Lukman Saifuddin menimpali. “Mestinya kita juga bisa melakukannya,” tulis beliau. Mestinya???

Di situ lah saat inferiority complex tampak. Netizen kemudian mengingatkan mereka, bahwa pada aksi 411 dan 212 pun masyarakat kita bisa menjaga kebersihan lokasi acara. Lalu apa yang “mestinya kita bisa juga melakukannya”? Sudah kok.

Mungkinkah kebaikan yang dimiliki bangsa ini mudah dilupakan? Yang diingat hanya keburukannya saja. Sehingga ada masyarakat yang tidak bangga terhadap negeri sendiri, dan mudah kagum kepada dunia luar.

Kita juga punya potensi kebaikan, kalau mau jujur. Tak perlu lah rendah diri.

Kalau begitu apakah bangsa kita juga bisa maju, seperti penilaian Adie MS kepada Jepang? Saya yakin bisa. Asalkan para pendukung 212 yang diamanahi mengelola negara. Tapi kalau pendukung aksi 412 (yang diselenggarakan 2 hari berselang) yang mengurus negeri ini, saya pesimis. Karena setelah acara itu sampah berserakan di mana-mana.

Kebaikan Lain yang Tak Boleh Dilupakan

Tak hanya soal kebersihan, aksi-aksi umat Islam kemarin juga memberi kesan indah bagi bangsa ini. Yaitu toleransi.

Ada dua kali sepasang pengantin non muslim menyelenggarakan resepsi bertepatan dengan aksi umat Islam. Dan para penganti itu diberi kemudahan jalan oleh massa menuju gereja tempat mereka melangsungkan pernikahan.

Pertama pada 411, Wiwi Margaretta dan Andreas dengan lancar memasuki Katedral. “Bahkan saya tadi sempat dibantu oleh polisi dan tim demo untuk bisa masuk ke Gereja Katedral,” cerita Wiwi.

Dan yang kedua pada 112. Massa tak menghambat sepasang kekasih untuk upacara mengikat janji setia. Bahkan ikut memayungi calon pengantin. “Ayo Pak, tenang kami akan kawal sampai ke depan gereja. Ayo, minggir dulu, kita beri jalan untuk saudara kita umat Nasrani yang akan melangsungkan pernikahan,” ucap seorang peserta aksi.

Tak ada pemandangan teror, meski dua sejoli itu berbeda agama, dan umat Islam sedang memprotes penodaan terhadap kitab suci mereka. Tapi bangsa kita mampu menempatkan toleransi di posisi yang pas. Tentu ini hal yang bisa kita banggakan.

Kebetulan saat itu tidak ada peserta aksi yang terkoordinir memakai gelang “penanda” seperti di acara Car Free Day beberapa waktu lalu.

Lalu nanti apakah ada yang akan memuji negara lain atas kehidupan toleransi beragama sembari mencibir negara sendiri? Nah itu lah ciri inferiority complex. Lupa bahwa kita juga bisa dan sudah bertoleransi dengan baik.

Banyak lagi kebaikan yang bisa dikenang dari agenda umat Islam, tak hanya dari peristiwa di penghujung 2016 dan awal 2017 lalu. Tapi tergantung orang yang memandangnya. Bila keki duluan karena loyalitas ke junjungan, maka tak kan bisa diakui satu kebaikan pun dari acara-acara itu. Sebaliknya bila mau objektif, maka akan sadar kalau negara ini bisa juga tertib, bertoleransi, menjalankan demokrasi dengan damai, dan bisa bersatu.

Bangsa ini masih membanggakan kok. Terutama pendukung aksi 212 lho ya…

Zico Alviandri

Sumber : Ngelmu.co

Sandiaga: Penggalangan Dana Bisa Hindari Politik Balas Budi

Sandiaga: Penggalangan Dana Bisa Hindari Politik Balas Budi

10Berita Ketua Tim Pemenangan Pilpres 2019 Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno, menyambut baik adanya penggalangan dana yang diinisiasi oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Sandiaga mengatakan bahwa penggalangan dana dari masyarakat luas akan membuat Gerindra terbebas dari praktik politik balas budi.

Sandiaga menegaskan bahwa melalui dana yang memang didapatkan dari masyarakat, maka Gerindra akan dapat berjuang membela dan membersamai masyarakat tanpa harus sungkan. Sebabnya dana benar-benar berasal dari masyarakat. Gerindra pun terbebas dari kepentingan pengusaha besar karena dana tidak berasal dari pengusaha besar tersebut.

Selain itu, Sandiaga menuturkan penggalangan dana menuju setiap perhelatan demokrasi nasional dan demokrasi itu sangat memakan biaya, memobilisasi logistik. Jadi ini terobosan baru dari Gerindra.

“Politik balas budi akan mengakibatkan pemimpin negeri ini tersandera oleh kepentingan pengusaha besar. Saya dulu pengusaha besar juga dan saya tahu bagaimana lika-likunya. Penggalangan dana menuju setiap perhelatan demokrasi nasional dan demokrasi itu sangat memakan biaya, memobilisasi logistik. Jadi ini terobosan baru dari Gerindra,” kata Sandiaga, Jumat malam, 22 Mei 2018, dikutip dari Viva.

Baca juga: Demokrat-Gerindra-PKS Dorong Hak Angket soal Pelantikan Komjen Iriawan

Sandiaga mengatakan bahwa program penggalangan dana politik ini semestinya akan difokuskan untuk kalangan kelas menengah. Karena Kelas menengah yang sehat dan aktif dalam berdemokrasi itu menjadi kunci kesuksesan dari setiap demokrasi.

“Fokus kami harusnya kepada para masyarakat yang di kelas menengah. Karena penentu kebijakan kami ke depan mestinya kelas menengah. Kelas menengah yang sehat, yang aktif dalam berdemokrasi itu menjadi kunci kesuksesan dari setiap demokrasi, apalagi demokrasi yang sekarang baru bertumbuh seperti di Indonesia,” ujar Sandiaga.

Sandiaga sempat menerapkan cara ini di Jakarta. Saat maju dalam perhelatan Pilkada 2017. Sandi menceritakan pengalamannya saat mengikuti Pilgub DKI 2017. Sandi menyadari, apabila ada pengusaha yang memberikan sumbangan, pasti akan berdampak kepada kebijakan yang akan menguntungkan si pengusaha.

Oleh karena itu, Sandiaga tidak bergantung kepada pengusaha besar, sehingga ketika memimpin Ibu Kota, bisa terbebas mengambil kebijakan tanpa sungkan dengan pihak-pihak lain.

“Saya ngalamin sendiri waktu pilkada. Bahwa politik balas budi akan mengakibatkan seorang pemimpin negeri ini tersandera oleh kepentingan pengusaha besar,” kata Sandi di Balai Kota, JJumat (22/6), dikutip dari Kumparan.

“Alhamdulillah kami bisa menjalankan di DKI ini karena enggak punya beban sama sekali dengan politik balas budi. Dan biasanya para pengusaha besar tersebut ingin ada pengaruh pada kebijakan ke depan karena dia ikut mendanai,” papar Sandi.

Sandiaga berharap apa yang digagas oleh Prabowo ini dapat berjalan efektif. Sandi juga menyatakan harapannya agar sistem demokrasi ke depan tidak bersandar kepada kepentingan orang-orang tertentu saja, tapi betul-betul dari dan untuk masyarakat.

“Ini baru digagas kita. Kita tentunya melihat ini yang pertama dan harapan kita ini memicu dan memacu partisipasi publik untuk lebih peduli terhadap politik nasional dan ikut menjadi bagian dari proses demokrasi kita di 2019. Harapan kita akan efektif. Harapan ini juga sebagai langkah baru pendidikan politik bagi kelas menengah,” ujar Sandiaga.

Diketahui bahwa penggalangan dana yang diinisiasi oleh Prabowo tersebut sudah mencapai Rp88 juta dalam sehari. Menunjukkan partisipasi besar dari masyarakat.

Sumber : Ngelmu.co

Jika Kapal yang Kita Tumpangi Akan Tenggelam, Upayakan Ini Agar Selamat

Jika Kapal yang Kita Tumpangi Akan Tenggelam, Upayakan Ini Agar Selamat

10Berita, KAPAL motor (KM) Sinar Bangun karam di perairan Danau Toba pada Senin (18/6/2018) lalu, karena diduga kelebihan muatan. 180 penumpang kapal dilaporkan hilang, 21 orang ditemukan, 18 orang diantaranya selamat sementara 3 lainnya ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.

Keselamatan dalam perjalanan, tentunya harus menjadi perhatian utama semua pihak. Di antaranya adalah jangan mengabikan standar-standar keamanan, karena kecelakaan dapat terjadi kapanpun di manapun dan menimpa siapapun meski tak pernah diharapkan,

Dalam kasus tenggelamnya sebuah kapal, berikut kiat-kiat yang dapat diupayakan agar kita bisa selamat:

1. Pakai pelampung duluan

Pastikan Anda mengetahui di mana letak pelampung atau life jacket dalam kapal yang ditumpangi.

2. Jangan naiki kapal jika penuh

Stuart McDonald, seorang pelancong dari Travelfish.org, menuliskan kiat keselamatan naik kapal laut sesuai pengalamannya naik kapal laut di Asia Tenggara selama ini.

Salah satu sarannya adalah jika perahu penuh, jangan memaksa naik. Jika sopir mabuk, jangan naik juga.

3. Duduk dekat pintu keluar

Stuart menyarankan agar para penumpang duduk di atap kapal (jika mungkin, dan jika nampak aman).

Jika tidak, duduklah di dekat pintu atau jendela. Tapi pastikan pintu dan jendela itu bisa dibuka dan muat untuk jalan keluar.

4. Mengapung lebih baik dari berenang

Jika kapal tenggelam, disarankan untuk mengapung saja. Lawan insting yang memaksa kita untuk berenang, cukup mengapung saja.

Royal National Lifeboat Institution (RNLI), sebuah lembaga asal Inggris yang berfokus pada penyelamatan di laut menjelaskan, bahwa korban kapal yang karam harus berusaha untuk mengapung.

Mengapung dengan tenang setelah tercebur ke air, punya kemungkinan besar selamat daripada langsung berenang. Insting untuk langsung berenang dan panik, justru meningkatkan kemungkinan air masuk ke paru-paru, dan membebani jantung.

Namun masalahnya, menurut survei RNLI, hanya 3 persen responden yang mengatakan mereka akan mencoba mengapung jika terjatuh ke air. 40 persen mengatakan bahwa reaksi otomatis mereka adalah berenang.

“Penting sekali untuk mencoba mengabaikan insting untuk langsung berenang,” kata Manajer Keamanan Pesisir RNLI Ross Macleod. Dia meminta semua orang untuk mempelajari dan melatih keterampilan mengapung di air, karena itu bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati.

Kisah seorang penumpang yang mampu bertahan hidup dengan mengapung di Danau Toba

Pada 2015 lalu, Fransiskus Subihardayan (saat itu usianya baru 22 tahun) selamat setelah tiga hari mengapung di Danau Toba.

Fransiskus adalah satu dari lima penumpang Helikopter Eurocopter EC-130 yang lepas landas dari helipad Siparmahan, Pulau Samosir, di tengah Danau Toba, Minggu 11 Oktober 2015. Helikopter tersebut seharusnya tiba di Bandara Internasional Kualanamu, pukul 12.45 WIB, namun tidak pernah mendarat.

Menurut Fransiskus, yang paling utama yang dia lakukan ketika helikopter yang dia tumpangi jatuh di perairan Danau Toba, adalah tenang.

Setelah itu Fransiskus berusaha tidak banyak bergerak dan berusaha mengapung. Dia memasukkan enceng gondok yang dia temukan di sekitarnya, ke dalam bajunya untuk membantunya mengapung dengan lebih mudah.

Selama tiga hari terapung, Fransiskus tidak makan. Tapi karena terapung di danau air tawar, dia dapat minum air danau untuk menghindari dehidrasi.

“Korban dalam kondisi lemas, kita temukan di perairan dekat Desa Onan Baru sekitar pukul 13.00 WIB,” kata juru bicara Basarnas Medan, Hisar Turnip, kepada wartawan BBC Indonesia pada tahun 2015. Fransiskus ditemukan pada Selasa siang, dan helikopter jatuh pada Minggu siang.

Berdoa sebelum perjalanan sebagai bentuk kepasrahan total kepada Sang Pencipta

Upaya-upaya di atas adalah langkah konkrit ketika terjadi kecelakaan yang tentunya sangat tidak diharapkan.

Sejatinya, agar perjalanan kita dilindungi oleh-Nya, kita lantunkan doa sebagai berikut:

Jika sudah berada di atas kendaraan untuk melakukan perjalanan, hendaklah mengucapkan, “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.” Setelah itu membaca,

سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

“Subhanalladzi sakh-khoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa inna ila robbina lamun-qolibuun[1]. Allahumma innaa nas’aluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal ‘amali ma tardho. Allahumma hawwin ‘alainaa safaronaa hadza, wathwi ‘anna bu’dahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.”

(Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga). (HR Muslim No. 342). []

Sumber: BBC | Travel Fish | Rumaysho, Islampos.

Pasangan Asyik Akan Menang di Pilkada Jabar

Pasangan Asyik Akan Menang di Pilkada Jabar


10Berita – Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang diikuti empat pasangan calon diprediksi akan menjadi pertarungan sengit. Pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) dinilai berpeluang jadi juara.

Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, mengungkapkan, terdapat empat faktor penting penentu kemenangan pasangan Asyik.

Pertama, Prabowo Subianto dan Ahmad Heryawan (Aher) adalah dua sosok penting yang bisa mewujudkan kemenangan bagi pasangan nomor urut tiga tersebut. Prabowo sebagai Ketum Partai Gerindra masih berpengaruh kuat bagi masyarakat Jabar.

“Berdasarkan hasil survei SPIN, elektabilitas Prabowo 37,1 persen, masih unggul atas Jokowi 30,5 persen di Jawa Barat. Keunggulan Prabowo ini sudah tercermin dalam kemenangannya di Provinsi Jabar sebagai ladang suara saat Pilpres 2014,” jelasnya dalam pernyataan pers, Sabtu (23/6).

Sementara, kinerja Ahmad Heryawan yang sukses memimpin Jabar selama dua periode punya nilai plus dalam memberikan dukungan kepada pasangan Asyik. Menurut Igor, dulu Aher selalu diprediksi kalah di Pilgub 2008 dan 2013 oleh semua lembaga survei.

“Namun faktanya justru menang karena adanya silent voters, yaitu pemilih diam yang sebenarnya sudah menetapkan pilihan tetapi tidak dinyatakan secara terbuka,” ujarnya.

Igor melihat, doktrin memilih pemimpin sebagai ibadah di PKS, ditambah efektivitas mesin parpol Gerindra, PKS dan PAN bisa menyapu bersih undecided voters dan swing voters pada hari pencoblosan 27 Juni nanti.

“Demonstration effect kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang juga diusung Gerindra-PKS-PAN di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu bertendensi diikuti warga Jabar, terutama di daerah yang berdekatan dengan Jakarta, seperti Depok, Bekasi, dan Bogor,” terangnya.

Faktor kedua, hanya pasangan Asyik yang mentautkan kemenangannya di Pilkada Jabar dengan kemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2019 dengan jargon “2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden”. Bahkan, pasangan Asyik berani membentangkan kaos ganti presiden saat acara debat cagub karena diusung oleh barisan partai oposisi pemerintah.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

“Sedangkan paslon lainnya terbagi dan diusung oleh parpol pendukung pemerintah yang ingin mempertahankan status quo penguasa sekarang ini,” kata Igor.

Ketiga, kontroversi pelantikan Komjen Pol M. Iriawan sebagai penjabat gubernur Jabar yang menimbulkan polemik dan kecurigaan publik terkait netralitas dalam Pilkada 2018. Menurut Igor, bisa jadi hal tersebut merupakan wujud kepanikan penguasa bahwa pasangan Asyik yang tidak mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dua periode berpotensi menang.

“Pelantikan Komjen Irawan tetap dilakukan meskipun diduga melanggar aturan dan menciptakan kegaduhan. Hal ini tentu bisa menjadi amunisi penguasa untuk pemenangan paslon tertentu. Namun sebaliknya, mungkin saja malah kontradiktif, bahkan blunder. Perilaku aparat lebih mudah ditebak daripada perilaku pemilih,” katanya.

Sedangkan faktor keempat yaitu nyunda, nyakolah, dan nyantri adalah poin penting warga Jabar memilih gubernurnya. Menurutnya, ada sublimasi ketiga faktor itu ke dalam diri Sudrajat sebagai orang asli Sumedang, berlatar belakang militer dengan pendidikan sangat baik.

“Begitu juga dengan Syaikhu yang berasal dari Cirebon adalah seorang ustad dan birokrat berwawasan luas,” demikian Igor. (kl/)

Sumber : rakyatmerdeka

Surat Kabar Israel: Pangeran Bin Salman Bertemu Netanyahu di Yordania

Surat Kabar Israel: Pangeran Bin Salman Bertemu Netanyahu di Yordania


Pangeran Muhammad bin Salman Al Saud. (Aljazeera)

10Berita – Amman. Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Al Saud disebut turut hadir dalam pertemuan antara PM Israel dengan Raja Yordania di Amman. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh surat kabar berbahasa Ibrani ‘Maariv’.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Amman, Riyadh maupun Tel Aviv terkait pemberitaan tersebut. Sementara tulisan di Maariv ditulis oleh editor urusan Arab di radio Israel, Jockie Hodge.

Hodge menambahkan, seorang temannya di Yordania mengatakan dengan penuh antusias tentang kehadiran Bin Salman dalam pertemuan di Amman.

Benar atau tidaknya informasi ini, imbuh Hodge, tetap ada komunikasi langsung yang terjalin antara Riyadh dan Tel Aviv. Pertemuan kedua pihak sering dilakukan di tempat yang jauh dari sorotan media, jelas Hodge.

Beberapa waktu lalu, Bin Salman dalam sebuah wawancara menyebut tidak ada urusan agama terkait keberadaan Israel. Ia juga menyebut Israel punya hak tinggal di wilayah Palestina, serta ada kepentingan bersama antara negaranya dengan Israel. (whc/)

Sumber :dakwatuna

5 Fakta Unik Sejarah Islam di Eropa

5 Fakta Unik Sejarah Islam di Eropa

10Berita, DALAM film 99 Cahaya di Langit Eropa, beberapa fakta tentang Islam di Eropa terungkap. Beberapa waktu lalu, sebagaimana dilansir alhikmah, seorang pengelana muslim bernama Tharik Hussain berhasil menemukan bukti-bukti otentik mengenai sejarah Islam di Eropa yang mungkin belum kita ketahui sebelumnya.

Berikut ini lima fakta unik sejarah Islam di Eropa yang berhasil ditemukan oleh Tharik Hussain:

1. Roti Croissant, roti bulan sabit yang menjadi menu sarapan masyarakat Eropa pada umumnya. Sejarah unik dibalik roti ini dapat ditemukan dari bentuknya yang menyerupai bulan sabit dengan sebuah lingkaran menyerupai tali ditengah-tengahnya. bentuk sabit ini merujuk pada lambang bulan sabit yang ada pada bendera Turki Utsmani. dan, lingkaran ditengahnya diartikan sebagai ‘menangkap’. ini semacam simbol yang mengingatkan orang pada peristiwa pengepungan dan kegagalan Turki Utsmani dalam menguasai kota di Eropa.

2. Shampo yang selalu tersedia di setiap hotel di Eropa menunjukkan jejak perpaduan budaya Turki dan India yang masih tersisa di sana. Orang pertama yang membawa shampo ke Eropa adalah orang India bernama Sake Dean Mohammed, yaitu pada abad ke-18.

3. Jendela bergaya arsitektur Islam di Sisilia.  Warisan fisik ini ditemukan di bawah reruntuhan Kastil Aymerich, di Pulau Sardinia. Hanya sedikit yang dapat digali dari kastil misterius ini, namun dalam reruntuhan kastil yang dikelilingi hutan tersebut Tharik Hussain menemukan sebuah lengkungan jendela Moorish bergaya arsitektur Islam. Ini menunjukkan bahwa Islam juga pernah menjejakkan kaki di Italia.

4. Drakula yang dipopulerkan dalam sebuah novel yang diangkat dari kawasan wisata di Rumania, ternyata memiliki keterkaitan dengan Islam. Sosok Vlad III yang menjadi daya jual tempat wisata itu memang benar-benar ada. Dan, beberapa bukti menyatakan bahwa Vlad III ini seorang penghapal al-qur’an yang bisa berbicara dengan bahasa Arab. Adiknya yang bernama Radu Dracul bahkan memeluk agama Islam dan mengabdi di kerajaan Turki Utsmani.

5. Bahasa Arab di Malta. Walaupun banyak bukti fisik tentang Islam di Italia, namun, fakta bahwa banyak kata serapan dari bahasa Arab yang digunakan oleh penduduk Malta dalam percakapannya, merupakan warisan hidup yang nyata.

Jika melihat catatan sejarah, fakta-fakta tersebut memang menarik. Tidka menutup kemungkinan masih banyak fakta unik tentang Islam lainnya yang dapat digali dari berbagai belahan dunia. []

SUMBER: INSPIRADATA