OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Minggu, 24 Juni 2018

Sikap Mahasiswa dalam Menghadapi Isu Deradikalisasi

Sikap Mahasiswa dalam Menghadapi Isu Deradikalisasi


Oleh: Winda Sari (Mahasiswi) 

Deradikalisasi, isu yang hingga kini masih terus saja mencuat ke permukaan tanah air. Kali ini, Kampus yang menjadi sorotan isu tersebut.  Upaya deradikalisasi membidik kampus-kampus di Indonesia yang sebagian besarnya dianggap sudah disusupi oleh paham radikal menurut Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, mengatakan bahwa kampus sangat berpotensi menjadi sasaran pembinaan bagi ideologi-ideologi selain Pancasila. Hal ini merupakan ancaman bagi Indonesia. Kampus dinilai memiliki sarang untuk berkembang biaknya bibit-bibit radikalisme dan paham-paham yang berseberangan dengan pancasila.

Jika kita telusuri, kata radikal sendiri berasal dari kata radix yang didalam pengertian bahasa Latin bermakna akar. Sedangkan Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata radikal memiliki arti: mendasar (sampai pada hal yang prinsip). Sikap politik amat keras menuntut perubahan (undang-undang, pemerintahan), maju dalam berpikir dan bertindak (KBBI, ed-4, cet.I.2008).

Hal ini berarti makna dari radikal sendiri masih abu-abu. Menurut Barat, radikal itu apabila ada sekelompok orang yang getol mempelajari atau memperjuangkan sesuatu yang dapat mengancam imperialisasi Barat di negeri-negeri yang menjadi sasarannya.

Dari masalah ini dapat ditarik kesimpulan bahwa ada yang perlu diluruskan yaitu terkait pengertian dari deradikalisasi atau radikalisme itu sendiri. Jika dilihat dari asal kata radikal yaitu radix yang bermakna akar, sedangkan dalam KBBI radikal itu berarti mendasar, sikap politik yang sangat keras menuntut perubahan, maju dalam bertindak dan berpikir.

Hal ini menunjukkan bahwa makna radikal sendiri netral. Makna positif maupun negatif konten radikal bergantung pada konteks permasalahan yang terjadi dan siapa yang memaknainya.

Jika kita mengacu pada definisi atau makna radikal di atas, maka radikal itu sendiri berdiri atau tumbuh tidak memandang siapa dia. Tidak mengenal agama, ras, territorial, atau yang lainnya.

Akan tetapi, konten radikal itu sendiri saat ini lebih tertuju pada Islam dan pemeluknya. Sedangkan disisi lain, orang atau kelompok yang tidak begitu getol memperjuangkan Islam tapi melakukan tindakan kekerasaan, tidak pernah di labeli dengan status radikal. Dari sini bisa terlihat ketidakadilan pemaknaan yang menunjukan untuk siapa isu ini di ungkap lagi ke permukaan.

Deradikalisasi kampus, otomatis kampus yang menjadi sasaran atau arah bidik tembakkan proyek deradikalisasi. Jika kampus yang menjadi sasaran deradikalisasi maka sasarannya adalah mahasiswa muslim.

Tentu bukan mahasiswa muslim biasa. Namun, mahasiswa muslim yang berpegang teguh pada syariah Islam. Sedangkan mahasiswa muslim yang biasa-biasa saja dalam artian tidak begitu berpegang teguh pada syariah Islam dan tidak getol memperjuangkan syariah aja dibiarkan. Karena keberadaannya dianggap tidak menggangu atau mengancam.

Radikalisme merupakan istilah yang mengambang maknanya. Tidak hitam atau putih melainkan masih abu-abu. Karena hal itu, akhirnya istilahnya digunakan untuk mencari pembenaran, yakni adanya program deradikalisasi.

Salah satunya deradikalisasi kampus dan  ini digunakan oleh Barat dalam aksinya untuk memojokkan Islam bahwa Islam itu agama yang keras. Sehingga dapat tercipta framing negatif tentang Islam. Juga upaya penjauhan muslim dari identitasnya. Hal ini adalah upaya untuk menghancurkan Islam secara halus. Terlebih lagi di kalangan mahasiswa.

Mahasiswa yang dikenal sebagai agen perubahan dimanfaatkan oleh Barat dengan menyerbu pemikiran mereka yang bisa dibilang masih labil. Serangan-serangan Barat sangat halus. Mempengaruhi pemahaman dan budaya pergaulan dan tingkah laku sesuai dengan standar barat. Hal ini secara tidak sadar akan melemahkan pemikiran mahasiwa sehingga mereka masuk ke dalam tipu daya Barat.

Namun, ada sebagian mahasiswa yang paham eksistensinya sebagai agen perubahan. Mereka tidak tinggal diam ketika bangsanya ada dalam jurang kehancuran. Banyaknya masalah yang mendera bangsa ini, menjadikan mereka peduli terhadap nasib bangsanya.

Saat ini Indonesia darurat deradikalisasi. Status mahasiswa yang terkenal kritis semestinya bisa mencari tau tentang konspirasi di balik adanya deradikalisasi ini. Mahasiswa yang peka akan menggali sumber-sumber untuk dijadikan informasi terkait isu-isu yang kian hari kian memanas, khususnya isu deradikalisasi ini. Acuh tak acuh bukanlah sikap mahasiswa, terlebih sikap pemuda pembawa agen perubahan.

Perguruan tinggi memanglah tempat untuk menuntut ilmu. Namun, bukan berarti mahasiswa dicukupkan hanya terpaku pada tugas kuliah saja. Selama gelar pemuda masih melekat pada diri, maka selama itu pula perubahan ada dalam genggaman. Pemuda seharusnya tak mudah untuk dirasuki oleh pemikiran-pemikiran Barat yang menyesatkan.

Belajar dari sejarah kisah sebuah peradaban emas. Dahulu, Islam pernah berjaya, menguasai hampir 2/3 dunia. Perlu diketahui bahwa ulama-ulama, ilmuwa-ilmuwan bahkan panglima perang terhebat tercetak dari perdaban Islam ini, dan mereka itu adalah pemuda.

Hal ini berarti peran pemuda dalam membangun peradaban gemilang seperti dulu sangat diperlukan. Tetapi jika pemuda saat ini hanya diam saja, maka peradaban gemilang itu tidak akan tercapai. Melainkan kehancuran yang akan didapatkan.

Oleh karena itu, gerak pemuda  sangat menentukan masa depan. Tak boleh ia lengah atau hilang dalam memperjuangkan peradaban. Terlebih lagi,  hendaknya keimanan tak lemah sehingga meninggalkan syariah Islam dan mengikuti ajakan Barat.

Dengan adanya isu deradikalisasi seharusnya semangat memperjuangkan syariah semakin membara. Layaknya para sahabat Nabi dahulu. Seberat apapun musuh menyerang, akan ditangkas dengan keimanan. Mahasiswa muslim harus sadar dan bangkit dengan menjelaskan kepada umat tentang syariah islam dan upaya barat dalam skenario menghancurkan islam ini. [syahid/]

Sumber :voa-islam.com

Berburu Indahnya Sunset di Waduk Jatiluhur

Berburu Indahnya Sunset di Waduk Jatiluhur

10Berita , PURWAKARTA - Waduk Ir H Djuanda, yang berada di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, sudah sangat termashur di Jawa Barat maupun di Indonesia. Waduk terbesar di provinsi penyangga ibu kota ini, memang sudah menjadi objek wisata sejak dulu kala.  Saat berkunjung  ke waduk buatan tersebut, wisatawan banyak yang  berburu indahnya pemandangan sunset atau matahari terbenam di waduk ini.

Ulia Hidayat (36 tahun), ibu rumah tangga asal Kecamatan Pusakanagara, Subang, mengaku, dirinya sengaja datang jauh-jauh dari Subang ke Purwakarta, untuk berwisata ke Waduk Jatiluhur. Apalagi, di media sosial ramai dikabarkan objek wisata ini menyuguhkan spot yang sangat instagramable. Terutama saat senja hari. "Katanya di Waduk Jatiluhur ini ada spot yang sangat bagus untuk berswafoto saat sunset. Jadi, kami penasaran," ujar ibu dua anak ini, kepada Republika, Ahad (24/6).

salah satu sudut menarik di Waduk Jatiluhur


Ternyata lanjut Ulia, lokasi yang cocok berburu sunset tersebut berada di Istora Jatiluhur. Istora berada di kawasan objek wisata Grama Tirta. Lokasinya, sekitar dua kilometer dari pintu gerbang utama. Di area ini, pengunjung bisa berswafoto di sejumlah titik yang telah disediakan. Seperti, di anjungan kapal buatan, taman bermain di bibir waduk, serta di sekitar rumah terapung yang ada di kawasan tersebut. "Kata petugasnya, jika kita ingin berfoto saat sunset, posisinya berada di anjungan kapal ataupun taman buatan persis di depan morning glory," ujar Ulia. Karena itu, Ulia bersama suami dan kedua anaknya, tidak akan pulang dulu ke Subang, sebelum mendapatkan angle foto yang bagus. Dirinya akan berada di objek wisata ini sampai petang.

Sementara itu, General Manager Pariwisata dan AMDK PJT II Jatiluhur, Dadang Hidayat, mengatakan area Waduk Jatiluhur ini memiliki luas sekitar 8.300 hektare. Dari kawasan itu, ada sejumlah spot wisata unggulan. Seperti, Jatiluhur Water Word, bendungan serta yang terbaru yaitu Istora. "Sebenarnya dari dulu istora sudah ada. Tapi baru ditata menjadi lebih cantik sejak beberapa tahun terakhir," ujarnya.

Saat ini, seiring dengan kemajuan teknologi dan trend kebiasaan masyarakat, pihaknya juga turut menyediakan spot yang instagramable. Yaitu, kawasan istora. Bahkan, bila cuaca bagus, pengunjung bisa berburu sunset di lokasi tersebut. Sunset dengan pemandangan waduk, belum ditemukan di objek wisata lainnya di Purwakarta. Karena itu, pada musim libur lebaran dan sekolah ini, pihaknya berupaya menarik perhatian pengunjung. Salah satunya dengan menjual keindahan alam.

Jumlah pengunjung terus bertambah di Waduk Jatiluhur ini


"Kalau wahana air, itu sudah sangat banyak. Bahkan sekarang banyak yang baru di Purwakarta," ujarnya. Namun spot sunset dengan view waduk, tentunya sangat langka. Karena itu, pihaknya terus melakukan penataan di lokasi ini. Supaya, menarik perhatian pengunjung. Bahkan sejak 15 Juni kemarin sampai hari ini, kunjungan wisatawan ke Waduk Jatiluhur mencapai 40 ribu pengunjung. N Ita Nina Winarsih (ita)

Sumber : Republika.co.id

Pelatih Tunisia: Yang Menyerang Saya Karena Membaca Fatiha Perlu Mencari Perawatan Medis

Pelatih Tunisia: Yang Menyerang Saya Karena Membaca Fatiha Perlu Mencari Perawatan Medis



10Berita, MOSKOW, RUSIA  - Pelatih kepala tim sepak bola Tunisia telah bereaksi setelah menghadapi kritik karena membaca ayat-ayat Alquran dengan para pemain sebelum pertandingan di Piala Dunia di Rusia, The New Arab melaporkan hari Sabtu (23/6/2018).

Nabil Maaloul membuat jawaban yang keras dalam wawancara dengan televisi yang dikelola negara Tunisia pada hari Rabu .

"Saya punya satu hal untuk dikatakan tentang kritik tersebut... siapa pun yang telah menyerang saya karena membaca Fatiha perlu mencari perawatan medis untuk diri mereka sendiri," kata Maaloul, mengacu pada surat pertama kitab suci umat Islam Al-Qur'an.

"Kami telah tumbuh dengan Al-Qur'an dan Fatiha. Ketika kami menjalani ujian di sekolah ibu kami akan membaca surat ini untuk kami. Fatiha ini dibacakan dalam semua shalat kami dari fajar (Subuh) sampai Isya," tambah sang pelatih.

Sebuah video dari Maaloul dan timnya membaca fatiha di ruang ganti menjelang pertandingan Piala Dunia pertama mereka melawan Inggris memperoleh daya tarik di media sosial pekan lalu.

Mukhtar al-Halfawi - seorang pakar media lokal - mengecam tim setelah mereka kalah dalam pertandingan dan mengatakan mereka membaca ayat-ayat religius adalah tindakan "sihir dan takhayul".

Tunisia sendiri tersingkir dari Piala Dunia Rusia setelah kalah 5-2 saat melawan Belgia pada Sabtu (23/6/2018), memupus harapan menjadi satu-satunya tim Arab yang lolos ke putaran kedua turnamen sepak bola terbesar sejagat tersebut setelah 2 kali menderita kekalahan. (st/TNA)

Sumber : Voa-islam.com

Anda Beruntung Melihat Ini, 7 Foto Ini Mungkin Hanya Terjadi Sekali Seumur Hidup

Anda Beruntung Melihat Ini, 7 Foto Ini Mungkin Hanya Terjadi Sekali Seumur Hidup

10Berita, Hal-hal yang jarang dijumpai dan mungkin hanya terjadi sekali seumur hidup tentunya harus diabadikan bukan ? Hal tersebut tentunya menjadi bahan pembicaraan banyak orang karena tidak biasa. Berikut 7 foto yang mungkin terjadi sekali seumur hidup yang dilansir dari brightside.me (24/6/2018) :

Seseorang menemukan awal dari pelangi

brightside.me

2. Perjalanan menuju tempat kerja saat pagi hari. Wah menakjubkan ya

brightside.me

3. Jaring laba-laba yang tidak biasa

brightside.me

4. Lereng batu yang luar biasa di Norwegia

brightside.me

5. Saat musim hujan, rumput tumbuh pada tubuh domba. Bisa gitu ya hehehe

brightside.me

6. Kota New York saat badai melanda

brightside.me

7. Apakah ini rapunzel ?

brightside.me

Semoga artikel ini bermanfaat ya

Sumber :UC News 

Pilkada Jabar, Pengamat: SBY Mulai Naik Panggung Mirip di Pilkada DKI, 2019GantiPresiden?

Pilkada Jabar, Pengamat: SBY Mulai Naik Panggung Mirip di Pilkada DKI, 2019GantiPresiden?


10Berita, JAKARTA - Salah satu pengamat politik dari universitas swasta di Indonesia menyatakan bahwa mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mulai naik panggung. Menurutnya, saat-saat ini seperti sama dengan apa yang pernah dilalui di Pilkada DKI tahun lalu.

“SBY mulai naik panggung, timingnya mirip dengan Pilkada Jakarta, hanya saja saat ini yang disasar Jabar. Mirip-mirip ini. Nah, apakah sudah bisa nebak siapa yang akan menang? Apakah #2019GantiPresiden atau #2019TetapJokowi?” kata Hendri Satrio, Ahad (24/6/2018), di akun Twitter pribadi miliknya.


Pun demikian, di balik itu ia nampak ragu bahwa masyarakat Jawa Barat tidak akan memilih Calon Gubernur yang mahir melakukan pencitraan. Akan tetapi, ungkapan dia belum dapat dipastikan siapa yang dimaksud olehnya Cagub yang mahir pencitraan itu.

“Gak mungkin ah warga Jabar milih Gubernur yang jago pencitraan?” (Robi/)

Sumber :voa-islam.com

Erdogan 'Sang Diktator' di Mata Barat

Erdogan 'Sang Diktator' di Mata Barat


10Berita, Di Mata Barat, Erdogan adalah Diktator

Barat memang buta kalau melihat Pemimpin yang Tak Mau jadi Kacungnya, bahkan Berani Menentangnya.

"Diktator" tapi rela kehilangan kekuasaannya setahun setengah demi pemilu dipercepat.

"Diktator" tapi memiliki 5 pesaing dalam pilpres.

"Diktator" tapi menyapa rakyatnya tiga kali sehari di tempat yang berbeda di seantero Turki.

"Diktator" itu pagi di timur dan sore di barat bertemu rakyatnya di seantero Turki.

"Dikator" itu bekerja 20 jam sehari

Namun walau demikian sang "Diktator" tersebut tidak memenangkan 99% suara dalam pilpres.

Pada Pilpres 2014, Erdogan menang 'hanya' meraih suara 51,79%.

Pada Pilpres 24 Juni 2018 ini, Erdogan kalaupun menang, diprediksi kisaran 51-55%.

Diktator itu As-Sisi, menang Pilpres 97%. Sebelumnya meraih kekuasaan dengan Kudeta. Tapi karena nurut dengan Barat, maka aman, disayang, gak direcokin media-media Barat.

"ديكتاتور" يتخلى عن عام ونصف من سلطته ويدعو لانتخابات مبكرة
"ديكتاتور" ينافسه 5 مرشحين
"ديكتاتور" كل يوم يسافر 3 مرات للقاء المواطنين بمختلف مناطق تركيا
"ديكتاتور" صباحا يكون في شرقي تركيا ومساء في غربيها
"ديكتاتور" يعمل كل يوم 20 ساعة
ورغم كل ذلك لن تكون حصته 99% من الأصوات pic.twitter.com/sskVOpvl9g

— Hamze Tekin (@Hamze_Tekin) 23 Juni 2018


Diktator itu berhasil membawa ekonomi Turky dari posisi 116 ke posisisi 17 di dunia. Diktator itu berhasil menghidupkan industri dalam negeri sehingga ketergantungan terhadap Barat berkurang. Inilah diktator versi Barat. Yah semua yg tidak tunduk terhadap asing adalah diktator. https://t.co/eEtOfqqRBO

— Hasmi Bakhtiar (@hasmi_bakhtiar) 24 Juni 2018


Sumber :Portal Islam 

[PilGub Jateng] FAKTA! OGAH Pilih Ganjar-Yasin, 80.9% Masyarakat Jateng Percaya Ganjar Terseret Korupsi e-KTP

[PilGub Jateng] FAKTA! OGAH Pilih Ganjar-Yasin, 80.9% Masyarakat Jateng Percaya Ganjar Terseret Korupsi e-KTP


10Berita, Lembaga kajian politik sosial masyarakat Jawa bekerjasama dengan LKPI melakukan penelitian dan jajak pendapat masyarakat Jawa Tengah terhadap kedua tokoh yakni Ganjar Pranowo dan Sudirman Said.

Berdasarkan hasil, survei ini menunjukan bahwa masyarakat Jawa Tengah sangat menginginkan pemimpin yang jujur dan bersih serta tidak terindikasi mencuri uang negara.

“Dan dari jumlah masyarakat yang dilibatkan dalam survei, mayoritas memilih pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah, dengan alasan bersih dari kasus korupsi,” ujar Direktur Kajian Bidang Politik Jawa, Tubagus Alvin S.Pol, Sabtu 23 Juni 2018.

Apalagi, kata dia, masyarakat Jawa Tengah, secara kultur punya pandangan terkait kepemimpinan yang dituntut harus menjadi pemimpin jujur dan bisa dijadikan suri tauladan bagi masyarakat.

“Sudah dipastikan kekalahan Ganjar Pranowo disebabkan karena terpaan pemberitaan dan fakta persidangan atas pengakuan Setya Novanto, Muhamamd Nazarudin soal keterlibatannya menerima fee proyek e-KTP,” tambahnya.

Sementara itu, calon Wakil Gubernur pasangan Ganjar, yakni Taj Yasin juga tidak banyak bisa membantu meningkatkan elektabilitas dari jaringan NU, sebab yang didukung oleh NU adalah cawagubnya Sudirman Said.

Survei yang melibatkan 2.220 responden ini menilai, dari dua tokoh itu, sebanyak 89,6% mengatakan Sudirman Said adalah tokoh yang bersih dari korupsi bahkan berani membongkar ‘Skandal Korupsi’.

Ketika responden ditanya apakah percaya jika Ganjar Pranowo terlibat kasus e-KTP seperti pengakuan Setya Novanto dan Nazarudin? Hampir 80,9% percaya. Dan sebanyak 19.1% tidak percaya.

Begitu juga dengan pertanyaan, “Jika Pilkada Jawa Tengah digelar pada hari ini siapa yang akan bapak-ibu pilih antara Ganjar Pranowo dan Sudirman Said sebagai Gubernur Jawa Tengah”.

Secara spontan 50,8% responden mengaku akan memilih Sudirman Said sebagai Gubernur Jawa Tengah dan sebanyak 40.7% memilih Ganjar Pranowo sebagai Gubernur. Sisanya 8,5% tidak menjawab.

“Alasan dari 51,3% yang memilih Sudirman Said, karena ingin Jawa Tengah dipimpin oleh tokoh yang tidak tersandera oleh kasus Korupsi e-KTP. Sementara yang 43,8 % memilih Ganjar Pranowo beralasan jika Ganjar terlibat kasus e-KTP maka masih ada wagubnya yang akan menggantikannya,” paparnya.

Sudirman-Ida juga dipilih 52,4% responden, saat ditanya soal partai pendukungnya yakni Gerindra, PKB, PKS dan PAN. Sementara pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang diusung PDIP, PPP, Demokrat, dan NasDem, hanya dipilih 45,2% dan sisanya 2.4% tidak menjawab.

Dalam penelitian ini, lembaga kajian politik sosial masyarakat Jawa yang bekerja sama dengan LKPI mengunakan metode jajak pendapat dengan cara wawancara dan kuisioner kepada 2.220 warga Jawa Tengah yang terpilih secara proposional dan tersebar di 35 Kab/Kota.

Responden ditentukan dari populasi DPT Pilkada 2018 sebanyak 27.068.125 orang. Penelitian ini mengunakan metode multistage random sampling dengan margin of erraor -/+ 2,08 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen survei dilaksanakan mulai tanggal 7 – 20 Juni 2018.

Perlu diketahui juga dalam persidangan kasus mega korupsi e-KTP, terdakwa Setya Novanto sempat menyebut Petahana Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, telah menerima fee proyek e-KTP sebesar 500 ribu US Dollar, meski langsung dibantahnya.

Sudah beberapa kali Ganjar Pranowo pun dipanggil penyidik KPK terkait kasus korupsi proyek e-KTP. Bahkan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu bakal diperiksa sebagai saksi terkait tersangka Markus Nari.

Berbeda dengan pesaingnya yakni Sudirman Said. Walaupun dia juga bersentuhan dengan Setya Novanto, tetapi Sudirman justeru mengungkap tentang kasus ‘papa minta saham Freeport’ yang melibatkan Setya Novanto dan petinggi Freeport yang berujung pada mundurnya politisi Golkar itu dari posisinya sebagai Ketua DPR RI.

Akibatnya, Sudirman Said juga dicopot dari Kabinet Joko Widodo karna dianggap telah berani membuka skandal besar. Menarik untuk diteliti suara masyarakat terkait Ganjar Pranowo dan Sudirman Said sebagai tokoh utama yang akan berlaga di Pilkada Jawa Tengah 2018.

Sumber: aktual

Pemilu Turki: Perkembangan Terkini

Pemilu Turki: Perkembangan Terkini


Poster kampanye Erdogan (kiri), dan poster pendiri Republik Turki (kanan). (Sky News)

10Berita – Ankara. Turki menggelar pemilihan untuk anggota parlemen dan presiden pada hari ini, Ahad (24/06). Ini merupakan kali pertama bagi rakyat Turki memilih parlemen dan presiden di hari yang sama.

Lebih dari 56 juta pemilih akan memberikan suara mereka ke 180.000 lebih kotak suara yang tersebar di seluruh penjuru negeri.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berharap dapat menang dalam satu putaran, serta Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) mendapat suara mayoritas.

Namun tampaknya harapan itu akan menjadi berat bagi Erdogan. Mengingat ada perlawanan sengit dari rivalnya saat kampanye, yaitu Muharrem Ince, kandidat dari Partai Rakyat Republik (CHP).

Berikut perkembangan terkini yang perlu Anda tahu:

‘Aku ingin pemerintahan baru’

“Aku ingin bangun dan Turki jadi lebih baik dengan pemerintahan berbeda,” kata Veysel Emre Yersel, pria 37 tahun yang tinggal di Istanbul.

“Negara ini bergerak menuju rezim otoriter dan standar demokratis telah runtuh. Harus ada keragaman dalam demokrasi, di mana suara setiap orang dapat didengar,” imbuhnya.

“Dalam kondisi saat ini tidak ada keragaman, hanya ada satu suara.”

“Jika Muharrem Ince berkuasa dan hanya memenuhi 25% dari janjinya, Turki akan berada dalam kondisi yang lebih baik dalam waktu yang tak lama.”

‘Aku memilih untuk stabilitas’

“Aku memberikan suara agar stabilitas di negara ini berlanjut.”

“Segalanya akan jadi lebih baik dengan pemerintahan saat ini. Aku puas dengan kebijakan-kebijakan pemerintah saat ini di bawah Presiden Recep Tayyip Erdogan,” kata Ramazan Unal, pria 39 tahun tinggal di Istanbul.

“Saat ini standar hidupku lebih tinggi dari sebelumnya. Pemerintah mengerjakan proyek-proyek besar mulai dari rumah sakit modern, bandara, hingga universitas.”

“Segalanya akan lebih baik di bawah AKP,” kata Unal.

PM Turki berikan suara di Izmir

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim memberikan suaranya di pusat provinsi Izmir, sebuah wilayah yang dikenal sebagai basis CHP.

Suara pro-Kurdi sangat penting

Partai Rakyat Demokratik (HDP) – pro-Kurdi, menjadi salah satu partai oposisi utama dalam pemilu kali ini.

Meskipun suku Kurdi hanya 17% dari total pemilih, namun kinerja HDP akan sangat berdampak menentukan hasil pemilu.

Pemilu damai

Menteri Kehakiman Turki Abdulhamit Gul mengatakan, pemilu berlangsung dengan damai. Ia sendiri memberikan suaranya di provinsi Gaziantep.

Tidak ada informasi gangguan apapun dalam pelaksanaan pemilu. Semua orang memberikan suaranya dengan penuh perdamaian, kata Gul.

Kemungkinan putaran kedua

Putaran kedua akan digelar pada 08 Juli mendatang. Ini terjadi jika tidak ada kandidat presiden yang memperoleh suara lebih dari 50%.

Para kandidat dari Koalisi Nasional telah menegaskan akan mendukung lawan Erdogan jika pemilihan presiden terpaksa digelar dua periode. (whc/)

Sumber :dakwatuna

Respon Polisi Soal Akun kakekdetektif

Respon Polisi Soal Akun kakekdetektif


10Berita, 'Kakekdetektif', akun anonim yang kerap menebar informasi kontroversial terkait tokoh partai atau pasangan calon Pilkada di twitter diburu polisi. Sejumlah pengaduan sudah masuk dan upaya pengejaran dilakukan.

Akun tersebut sudah pernah dilaporkan oleh politisi PKS Mardani Ali Sera di Polda Metro Jaya, lalu di Polda Jateng akun itu dilaporkan oleh tim pasangan calon Sudirman Said dan Ida Fauziyah. Sementara di Jawa Timur, akun tersebut dilaporkan oleh calon gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, juga menegaskan persoalan fitnah dan pencemaran nama baik harus ada aduan dari pihak yang dirugikan. Setelah pengaduan masuk, maka penyelidikan bisa dilakukan.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Agus Triatmaja saat dikonfirmasi terpisah juga mengatakan, upaya penyelidikan masih berjalan.

“Laporan Pak Sudirman kemarin sudah masuk. Sedang diproses oleh tim siber. Biarkan kami bekerja dulu,” jawabnya.

Akun kakekdetektif memiliki 283 ribu pengikut di twitter. Dalam bionya akun ini mengaku sebagai ‘penjaga setia NKRI dan pembela pemerintah’.

Sejumlah tudingan muncul terkait sosok di balik kakekdetektif. Salah satunya datang dari politisi Demokrat Andi Arief yang menyebut ada politisi PDIP di baliknya. Namun tudingan itu sudah dibantah dan belum terbukti.

Sumber : opini-bangsa.com, kumparan.com

Catat Tanggal Ini, Mars Bisa Terlihat Jelas dengan Mata Telanjang

Catat Tanggal Ini, Mars Bisa Terlihat Jelas dengan Mata Telanjang

 

Ilustrasi. Foto/Sindonews.com

10BeritaKabar gembira bagi para penggemar astronomi. Dalam satu bulan ke depan, Planet Mars bisa dilihat oleh warga bumi lebih cerah di langit saat malam hari.

Mars akan berada pada kondisi paling terangnya pada 31 Juli mendatang. Di waktu tersebut, Mars bahkan dapat dilihat dengan mata telanjang.

Ini disebabkan posisi planet merah ini hanya berjarak sekitar 57,6 juta kilometer atau 35,8 juta mil dari Bumi. Fenomena tersebut disebut perihelic opposition. Sederhananya, Bumi akan melintas langsung di antara planet Mars dan Matahari. Fenomena kali ini cukup spesial karena selain Bumi, Mars juga akan mencapai jarak terdekatnya dengan Matahari yang dinamakan sebagai titik perihelion.

Menurut National Aeronautics and Space Administration (NASA), perihelic opposition terjadi setiap 15-17 tahun sekali ketika orbit Bumi dan Mars sejajar dan membuat kedua planet ini saling berdekatan. Terakhir kali Mars berada pada posisi ini yakni pada 2003 lalu, saat Mars berjarak 56,17 juta kilometer (34,9 mil) dari bumi.

Hal ini adalah jarak terdekat dalam 60.000 tahun terakhir. "Mars akan dengan mudah terlihat dengan mata telanjang," ujar Dean Regas seorang Astronom, seperti dilansir melalui Mother Nature Network, belum lama ini.

"Bahkan akan sulit untuk melewatkan fenomena ini. Mars akan terlihat seperti lampu mercusuar berwarna oranye yang terbit di arah tenggara setelah matahari terbenam. Dia akan jauh lebih terang dari bintang lainnya, lebih terang dari Jupiter, hampir seterang Venus. Anda akan melihatnya setiap malam selama beberapa bulan ke depan," paparnya.

Selama beberapa pekan Mars akan sangat terlihat terang dan kemudian bergerak menjauh dan terlihat memudar pada pertengahan Agustus. Planet Merah ini tidak akan berjarak sedekat ini lagi dengan bumi sampai September 2035. (Wan)

Sumber : Riauaktual.com