OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 03 Juli 2018

Lewat Selebrasi, Shaqiri dan Xhaka Membuka Kembali Sejarah Kelam Pembantaian Muslim Albania Oleh Serbia di Kosovo

Lewat Selebrasi, Shaqiri dan Xhaka Membuka Kembali Sejarah Kelam Pembantaian Muslim Albania Oleh Serbia di Kosovo

10Berita, Merayakan gol yang dibuat dalam pertandingan sepak bola adalah hal yang lumrah.

Begitu pula jika kita secara sekilah perayaan yang dilakukan oleh Xherdan Shaqiri dan Granit Xhaka ketika kedua penggawa tim nasional Swiss ini mencetak gol ke gawang Serbia pada laga lanjutan penyisihan Grup E Piala Dunia 2018 di Stadion Kalinigrad, Jumat (22/6/2018).

Apalagi kedua gol tersebut menjadi penyama kedudukan dan penentu kemenangan Swiss atas Serbia, setelah sebelumnya Swiss tertinggal lewat gol Aleksandar Mitrovic.

Namun, ternyata selebrasi yang identik di antara keduanya berupa menyilangkan kedua tangan di dada serupa kepakan sayap tersebut memicu kontroversi.

Selebrasi yang dianggap menyerupai elang tersebut dianggap berbau politis. Bentuk burung elang tersebut dikaitkan dengan lambang negara Albania, yaitu burung elang.

Kedua pemain tersebut secara kebetulan memang berasal dari keluarga imigran berdarah Kosovo, negara pecahan Serbia.

Shaqiri bahkan lahir di Kosovo sebelum kemduian pindah ke Swiss bersama orang tua dan ketiga kandunganya saat dia masih berusia satu tahun.

Sementara Xhaka lahir di Swiss. Namun ayahnya dulu pernah dipenjara karena berpartisipasi dalam upaya menentang pemerintahan komunis Yugoslavia di Kosovo.

Hal inilah yang membuat selebrasi keduanya menjadi perhatian. Hubungan politik Albania dan Serbia dinilai menjadi dasar dari selebrasi tersebut.

Selebrasi yang bisa berujung sanksi karena FIFA sangat melarang segala jenis demonstrasi politik di dunia sepak bola, termasuk dalam bentuk selebrasi.

Konflik Etnis dan Agama
Konflik antara Kosovo dan Serbia memang berlangsung panjang. Data demografi menunjukan bahwa Kosovo dihuni oleh etnis Serbia yang beragama Kristen Ortodok Timur dan etnis Albania yang mayoritas berama Islam.

Kedua komunitas ini kemudian bertikai memperebutkan tanah Kosovo, keduanya juga sama-sama mengklaim leluhurnyalah yang pertama kali menduduki Kosovo.

Saat Serbia masih tergabung dalam Yugoslavia bersama dengan Kroasia, Slovenia, Bosnia-Herzegovina, dan Montenegro, Kosovo mengalami pergolakan paling besar.

Terutama setelah Kosovo Liberation Army mulai melancarkan serangan ke pemerintahan otoritas Yugoslavia di Kosovo.

Konfilk tak terelakan. 1.500 sampai 2.000 orang diperkirakan tewas.

Sekutu kemudian hadir di belakang Kosovo dan melancarkan serangan ke Yugoslavia pada 1999.

Di tahun yang sama setelah serangan dimulai, militer Serbia yang masih tergabung dengan Yugoslavia melakukan serangan brutal yang oleh beberapa pihak dianggap sebagai genosida atau pembantaian terhadap etnis Albania di Kosovo.

Lebih dari 850.000 etnis Albania di Kosovo pun diusir.

Pengusiran tersebut melibatkan perampokan, pembunuhan, penjarahan, hingga pemerkosaan.

Mereka yang terusir kemudian menyebar ke berbagai negara, khususnya negara Eropa Barat.

Hal yang sama dialami oleh keluarga Xherdan Shaqiri dan Granit Xhaka.

Hingga kini, Serbia yang didukung Rusia masih menolak deklarasi kemerdekaan yang dinyatakan oleh Kosovo.

Padahal pada 2010, Mahkamah Internasional menyatakan deklarasi tersebut sah dan tidak melanggar hukum internasional.

Pembantai Dihukum
Pada 2011, salah seorang pelaku genosida telah dijatuhi vonis 27 tahun penjara. Vlastimir Djordjevic yang merupakan mantan kepala polisi Serbia dinyatakan bersalah karena terlibat dalam pembantaian lebih dari 700 orang etnis Albania di Kosovo pada tahun 1999.

“Korban pembunuhan sebagian besara adalah perempuan dan anak-anak yang tidak bersenjata dan tidak terlibat dalam bentuk apapun dalam konflik bersenjata di Kosovo,” kata majelis hakim seperti dikutip dari bbc.com.

Selain aksi pembantaian, Djordjevic juga dinyatakan bertanggung jawab atas deportasi paksa terhadap 200.000 warga etnis Albania.

Sumber: intisari.grid.id

Hasil Survei Pilkada Meleset Jauh, Rocky Gerung: Pusat Hoax Nasional Panik, Rakyat Sudah Sadar

Hasil Survei Pilkada Meleset Jauh, Rocky Gerung: Pusat Hoax Nasional Panik, Rakyat Sudah Sadar


10Berita,  Prediksi pengamat dan survei-survei sebelum Pilkada ternyata jaauuuhhhh dari realita hasil Pilkada Serentak 2018.

Di Jabar, pasangan ASYIK yang diusung PKS-Gerindra diprediksi kalah telak, cuma dikasih 7-10% oleh berbagai lembaga survei yang konon kredibel. Nyatanya survei-survei meleset, suara Asyik melesat 30-an %. Bahkan ada kemungkinan menang.

Di Jateng, pasangan Sudirman-Ida yang dipandang sebelah mata, nyatanya bikin mata terbelalak. Basis PDIP di Jateng banyak yang tergerogoti.

Di Sumut, Djarot kembali keok. Di Kalbar, yang dikuasai 2 periode, jagoan mak banteng tersungkur.

Pengamat publik, Rocky Gerung menyebut fenomen ini bikin panik Pusat Hoax Nasional.

"Pusat hoax nasional panik. Ratusan pakar sewaan berupaya menegakkan benang basah. Percuma. Akal rakyat telah pulih," kata Rocky Gerung di akun media sosialnya twitter, Senin (2/7/2018).

"Kepongahan telah membatalkan prediksi. Akal sehat rakyat sudah tumbuh," tegasnya.

Sebelumnya, pada 31 Mei lalu, sebelum Pilkada Serentak digelar, Presiden Jokowi kumpulkan pengamat dan lembaga survei di Istana.

Jokowi Kumpulkan Pengamat Politik dan Lembaga Survei di Istana
https://www.liputan6.com/news/read/3545589/jokowi-kumpulkan-pengamat-politik-dan-lembaga-survei-di-istana


Pusat hoax nasional panik. Ratusan pakar sewaan berupaya menegakkan benang basah. Percuma. Akal rakyat telah pulih.

— Rocky Gerung (@rockygerung) 2 Juli 2018

Kepongahan telah membatalkan prediksi. Akal sehat rakyat sudah tumbuh.

— Rocky Gerung (@rockygerung) 1 Juli 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Mahathir dan Erdogan Sedang Menunggu Indonesia "3 LION Kekuatan Dunia Islam"

Mahathir dan Erdogan Sedang Menunggu Indonesia "3 LION Kekuatan Dunia Islam"


10Berita,  Mahathir dan Erdogan Sedang Menunggu Indonesia Untuk Melengkapi Kekuatan Baru Dari "3 LION" Yang Akan Mengubah Wajah Dunia Islam Di Masa Depan.

Dunia hari ini sedang terjadi euforia yang begitu besar. Di samping euforiannya piala dunia Russian 2018. Euforia kemenangan di hadiahkan pada rakyat negeri Jiran malaysia dan rakyat Ottoman Turkey.

Kemanangan yang di sebut dengan "people power" ini, menjadi sorotan dunia. Khususnya bagi negara negara dengan penduduk muslim. Mungkin saya bisa menuliskan bahwa ini adalah kemenangan Islam juga.

Kabar kemenangan ini disambut juga oleh masyarakat Indonesia yang pada beberapa waktu kedepan juga akan melaksanakan pemilihan umum/pergantian presiden tahun depan. Yang sudah didahului dengan pilkada serentak 2018.

Kemenangan Mahathir di awal awal tahun 2018 menjadi semangat baru. Yang langsung merombak serta membuat sistem yang strategis, untuk membenahi Malaysia. Dan disusul dengan kemenangan ERDOGAN pada pemilu di Turkey 24 Juni 2018 yang baru saja. Yang dengan itu, Erdogan akan memimpin Turkey 5-10 tahun kedepan.

Tahukah anda siapa yang paling bahagia menyambut kemenangan 2 singa itu? Tentu yang paling bahagia adalah rakyat Palestina, rakyat Suriah, dan negara negara muslim yang tertindas. Yang difitnah, yang tanahnya dijajah. Karena Turkey dan Malaysia adalah negara yang rakyatnya begitu antusias mendukung perjuangan negara-negara tersebut.

Jika kita melihat kedepan. Jelas kemenangan ini membangun optimisme bagi negara negara muslim di dunia. Bayangkan, belakangan ini, masyarakat muslim dunia terus dicitrakan seolah seolah muslim hanyalah perusak (teroris), hanyalah orang orang terbelakang. Pun begitu, ketika negara negara Islam dijajah, dihancurkan, tidak sedikit Negera negara muslim lainnya hanya diam menjadi penonton. Karena mereka pun merasa kecil, merasa kerdil. Dan bisa jadi merasa takut. Jika suatu saat negri mereka yang dijatuhkan seperti Palestina dan Suriah.

Dan masyarakat muslim dunia sebenarnya masih menunggu, untuk melengkapi "3 LION" tersebut. Siapakah ia? Jelas, yang ditunggu adalah INDONESIA! Negara dengan penduduk Muslim terbesar dunia. Yang begitu diharapkan masa depannya untuk meraih kejayaan Islam di muka bumi ini.

Maka dengan itu, "3 LION" yang melambangkan kemenangan, keadilan, dan keberanian harus terwujud. Untuk bisa melengkapi kekuatan di antara 2 singa. Karena kemenangan 3 pemimpin muslim ini akan sangat merubah wajah Islam di hadapan dunia. Awal baru untuk memukul mundur islamophobia.

#2019GantiPresiden bukanlah sembarang gerakan. Indonesia bukan sekedar membutuhkan pemimpin yang lucu dan sederhana. Saat ini, Indonesia sedang diharapkan bukan sekedar oleh masyarakat Indonesianya saja. Tapi masyarakat muslim dunia menunggu. Menunggu lahirnya 3 LION untuk memimpin kejayaan Islam di muka bumi ini.

Kita butuh pemimpin baru, yang tegas, cerdas, gagah perkasa dan siap membela Islam dan kejayaannya.

Jangan pernah bicara toleransi! Karena sejak dulu ketika Islam memimpin maka semua agama, ras, dan suku akan terlindungi. Karena Islam adalah rahmatan lil 'alamin.

Kita wujudkan "3 LION " untuk menuju peradaban Islam!

MALAYSIA - TURKEY - INDONESIA

Allahu Akbar!!

(By : Yhuda Ibn Zaenal)

Ekonomi Malaysia, Politik Turki, Umat Indonesia👍

— Yovindra Satria (@YovindraSatria) 3 Juli 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Cerita di Balik Aksi #2019GantiPresiden di Depan Gerai Markobar

Cerita di Balik Aksi #2019GantiPresiden di Depan Gerai Markobar

10Berita – Seruan 2019 Ganti Presiden mewarnai kegiatan jalan sehat umat Islam Solo Raya yang diselenggarakan oleh Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (1/7/2018).

Kegiatan diikuti massa yang sebagian besar memakai kaus #2019GantiPresiden.

“Peserta berkumpul di Lapangan Kota Barat Solo. Ada ribuan umat Islam di Solo dan sekitarnya yang ikut kegiatan ini (jalan sehat),” kata Endro Sudarsono dari Divisi Advokasi Dewan Syariah Kota Surakarta ketika dikonfirmasi, Senin (2/7/2018).

Massa umat Islam yang mengikuti jalan sehat umat Islam Solo Raya tersebut berkumpul tepat di depan gerai Markobar yang merupakan milik putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Endro, tidak ada kesengajaan massa berkumpul di tempat itu.

“Dari dulu kalau kami aksi titik kumpulnya selalu di situ. Jadi, tidak tahu kalau di situ ada gerai Markobar,” ungkapnya.

Setelah berkumpul di Lapangan Kota Barat, massa umat Islam melakukan longmarch. Mereka berjalan menuju perempatan Gendengan (Jalan Slamet Riyadi) ke timur-perempatan Ngapeman ke utara-Monumen Pers (Jalan Gajah Mada) ke barat-Solo Paragon Mal Jalan Yosodipuro -Kota Barat.

Dalam aksinya tersebut, kata Endro, massa umat Islam turut membawa poster dan spanduk, seperti “Demi Aqidah dan Kehormatan Kami #2019GantiPresiden”, “Mau Keadilan Ditegakkan #2019GantiPresiden”, dan lain-lain.

Foto: Kompas

“Perlunya edukasi kepada masyarakat bahwa setiap lima tahun ada agenda suksesi nasional baik pemiliha presiden, gubernur, wali kota, maupun bupati. Jadi, dipandang perlu adanya presiden yang bermartabat, berdaulat, dan tegas terhadap intervensi asing,” tambah Endro.

Menurutnya, #2019GantiPresiden merupakan sikap keprihatinan atas kemiskinan, ketidakadilan, ketidakperpihakan, dan ancaman terhadap kedaulatan serta krisis kepemimpinan yang terjadi saat ini di bumi NKRI.

“Masyarakat cemas dengan pemerintahan sekarang. Baik dalam hal ekonomi, penegakan hukum, maupun keadilan sosial,” imbuhnya.

Endro mengungkapkan, pihaknya telah memberitahukan aksi jalan sehat umat Islam Solo Raya kepada pihak kepolisian, yakni Polresta Surakarta.

Selain diikuti ribuan peserta umat Islam di Solo Raya, Endro menyebutkan, aksi itu juga dihadiri Titi Widoretno Warisman atau lebih akrab dipanggil Neno Warisman dan Ketua DSKS Ustaz Muinnudinnillah Basri MA.

“Kami sudah memberitahukan aksi ini (jalan sehat umat Islam Solo Raya) kepada kepolisian,” ujar Endro.

Dihubungi terpisah, Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan, panitia penyelenggara telah meminta izin kepada pihak kepolisian terkait aksinya itu. Bahkan, untuk mendukung kegiatan tersebut, pihak kepolisian menerjunkan anggotanya untuk mengatur arus lalu lintas yang dilewati para peserta aksi.

“Kemarin kami terjunkan personel untuk memperlancar arus lalu lintas sehingga selama acara itu digelar semuanya berjalan aman,” ujarnya. []

Sumber :kompas

Tuding "PKS kuat, sentimen intoleran meningkat", Akun Savic Ali Dihajar Warganet

Tuding "PKS kuat, sentimen intoleran meningkat", Akun Savic Ali Dihajar Warganet


10Berita,  Savic Ali, seorang tokoh muda NU, melalui akun twitternya menuding PKS dengan isu intoleransi.

"PKS kuat sentimen intoleran meningkat. PKS lemah muslim Indonesia akan kembali ramah," kata Savic Ali di akun twitternya @savicali, Senin (2/7/2018).

PKS kuat sentimen intoleran meningkat. PKS lemah muslim Indonesia akan kembali ramah.

— savic ali (@savicali) 2 Juli 2018

Sontak akibat tudingan ini, Savic Ali 'dihajar' rame-rame warganet.

"Ada contoh intoleransi yang dilakukan oleh PKS secara struktural? Krn setahu gua intoleransi ini bisa hinggap di partai mana aja, di ormas apa aja pada suku apa aja, agama apa aja. Gua sangat bisa nunjuk contoh intoleransi yg dilakukan oleh anggota banser/ansor sekalipun," komen akun @dulatips.

ada contoh intoleransi yang dilakukan oleh PKS secara struktural? Krn setahu gua intoleransi ini bisa hinggap di partai mana aja, di ormas apa aja pada suku apa aja, agama apa aja. Gua sangat bisa nunjuk contoh intoleransi yg dilakukan oleh anggota banser/ansor sekalipun. https://t.co/F8cP5W9IWf

— Kak DuL 🔞 (@dulatips) 2 Juli 2018


Setau gw, yg sering bubarin pengajian itu banser sama pdi waktu acara tahlilan belum lama ini. https://t.co/S2x3uRQfqS

— ed (@Lantar__) 2 Juli 2018

Warganet yang lain menimpali..

"Setau gw, yg sering bubarin pengajian itu banser sama pdi waktu acara tahlilan belum lama ini," ujar akun @Lantar__.

"Anda ini fans yg tertunda dari PKS? tiap2 ada masalah koq kesalahan dilimpahin ke PKS. Rusuh di Kalbar, OPM di Papua itu orang2 PKS juga? Sy bukan org PKS, bukan simpatisan PKS tp haqqul yakin cara Anda dg menjadikan PKS sasaran tembak malah membuat orang penasaran & simpati ke PKS," kata @ryndaza.

"Lo dapet kebegoan analisa begini dari mana tong. Intoleran biji mata lo," balas @Insideme11.

‏"Hipotesa Anda lebih bersifat prejudice yg bernuansa fitnah, bukan konklusi berdasarkan analisa deskriptik sosio-politik, apalagi hasil penelitian. Berhentilah memprovokasi selagi umat Islam masih bisa menahan sabar," kata @nicolauscusanus.

Hipotesa Anda lebih bersifat prejudice yg bernuansa fitnah, bukan konklusi berdasarkan analisa deskriptik sosio-politik, apalagi hasil penelitian. Berhentilah memprovokasi selagi umat Islam masih bisa menahan sabar.

— Sosein (@nicolauscusanus) 2 Juli 2018


Lo dapet kebegoan analisa begini dari mana tong. Intoleran biji mata lo

— Irfan (@Insideme11) 2 Juli 2018


Anda ini fans yg tertunda dari PKS? tiap2 ada masalah koq kesalahan dilimpahin ke PKS. Rusuh di Kalbar, OPM di Papua itu orang2 PKS juga?
Sy bkn org PKS,bkn simpatisan PKS tp haqqul yakin cara Anda dg menjadikan PKS sasaran tembak malah membuat orang penasaran&simpati ke PKS.

— Via (@ryndaza) 2 Juli 2018


yg bakar² di kalbar krn kalah pilkada itu pks, yg nembak pesawat dan bacok orang di papua itu pks, yg ngusir ustad krn beda visi itu pks. yg index kepala daerahnya maling uang negara itu pks & yg bilang Rahma sm zionis besok warga Palestina dibantai itu pks..
puas antum....?!

— Awas Halusinasi (@Beras_Pera) 2 Juli 2018


Repot kalo kena penyakit maju tak gentar membela yg bayar.
Yg gak bayar dibilang intoleran.

— Aiman Talib (@aimtal) 2 Juli 2018


Sumber :Portal Islam 

Biadab, Pasukan Israel Bunuh 25 Bocah Palestina, 11 Ditembak di Kepala atau Leher

Biadab, Pasukan Israel Bunuh 25 Bocah Palestina, 11 Ditembak di Kepala atau Leher

10Berita, RAMALLAH – Pasukan zionis telah menewaskan 25 anak-anak Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza yang diblokade sejak awal 2018, sebuah LSM hak asasi mengatakan Senin (2/7/2018), Anadolu Agency melaporkan.

Dalam siaran pers, Defense for Children International-Palestine, yang mengadvokasi hak-hak anak-anak Palestina di wilayah Palestina yang diduduki Israel, melaporkan bahwa tentara Israel bertanggung jawab atas kematian 25 anak – 21 di Jalur Gaza – tahun ini saja.

Mereka melanjutkan dengan menyatakan bahwa pasukan Israel telah sengaja membunuh anak di bawah umur dengan menggunakan amunisi hidup.

Menurut LSM, korban tewas ini termasuk 21 anak-anak yang ditargetkan secara langsung, 11 di antaranya ditembak di kepala atau leher.

“Tentara Israel melanjutkan eskalasi menggunakan kekuatan mematikan dan peluru tajam  terhadap anak-anak Palestina yang tidak bersalah,” kata pernyataan LSM tersebut.

Sumber :Jurnal Islam 

Murah Tapi Tidak Murahan, Ini Alasan Kenapa Obat Generik Itu Bisa Murah Padahal Kualitasnya Sama

Murah Tapi Tidak Murahan, Ini Alasan Kenapa Obat Generik Itu Bisa Murah Padahal Kualitasnya Sama

10Berita, “Dok, saya maunya dikasih resep obat paten aja ya. Khasiatnya lebih ces pleng daripada obat generik..”


Permintaan seperti itu tampaknya masih sering dilontarkan oleh banyak orang ketika diberi resep obat generik. Padahal obat-obat berlabel generik itu harganya jauh lebih miring dibanding obat paten atau originator (pendahulunya). Dari kualitas sampai keampuhannya yang terus diragukan, banyak orang yang masih salah kaprah soal obat generik karena harganya yang murah. Padahal obat generik itu memang sengaja dibuat untuk bisa dijual murah, tapi sama sekali tidak murahan~

Advertisement

Obat generik bahkan sebenarnya memiliki kualitas dan bahan baku yang sama dengan obat-obat mahal lainnya. Kalau ada yang murah, kenapa juga ya pilih yang mahal? Terus kenapa obat generik itu bisa murah? Yuk sama-sama belajar bareng soal obat generik lewat ulasan Hipwee News & Feature ini!

Salah kaprah terbesar adalah obat generik itu murahan karena harganya murah. Padahal pemerintah sendiri sebenarnya udah bilang aman dan sama kualitasnya

Obat generik dan obat paten kualitasnya sama

Salah kaprah penggunaan obat generik ini mulai meresahkan pemerintah. Apalagi ketika obat generik dipandang sebelah mata seolah obat yang murah itu dianggap tidak berkualitas. Karena hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. HK.02.02/ MENKES/068/I/2010 tentang Kewajiban Menggunakan Obat Generik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah agar dokter di Puskesmas dan rumah sakit pemerintah memberikan resep obat generik kepada pasiennya.

Pemerintah aja percaya dengan obat generik, kenapa kita tidak?

Obat paten sendiri sebenarnya dihargai mahal karena obat ini adalah obat baru yang belum pernah diproduksi sebelumnya. Butuh penelitian dan masa uji coba yang sangat panjang

Penelitian obat paten atau obat pendahulu itu lebih mahal via medtech.id

Advertisement

Obat paten merupakan obat baru yang pertama kali diproduksi dan dipasarkan lalu dipatenkan oleh perusahaan farmasi. Untuk mendapatkan hak paten ini, biayanya tidak murah. Karena obat baru, maka penelitian dan pengembangan obat ini tidak mudah dan tidak murah.

Biaya penelitian dan pengembangan untuk obat paten bisa dari ratusan juta rupiah hingga miliyaran rupiah, tergantung jenis dan tingkat kesulitannya. Biaya penelitian dan pengembangan dengan angka yang fantastis tersebut digunakan tak hanya untuk mendapatkan komposisi obat yang pas, tapi juga untuk mendanai analisa hingga uji cobanya.

Makanya obat generik yang merupakan copy obat paten itu bisa jauh lebih murah. Soalnya tinggal menyontek hasil penelitian dan komposisi obat paten yang sudah lebih dulu ada

Nggak perlu biaya penelitian via jabar.tribunnews.com

Obat generik biasanya merupakan obat copydari obat paten sehingga bukan obat yang pertama kali diproduksi. Komposisinya dibuat mirip obat paten dengan beberapa perubahan yang tidak mempengaruhi khasiatnya. Hal ini tentu saja dilakukan setelah masa paten dari obat paten sudah habis sehingga tidak menyalahi aturan hukum. Karena hanya melakukan copy, maka biaya untuk penelitian serta pengembangannya tidak sebesar obat paten.

Komposisinya yang mirip ini membuat obat generik dan obat paten sama secara kualitas dan khasiatnya dalam menyembuhkan penyakit. Jadi, jangan lagi memandang sebelah mata terhadap obat generik yawalaupun harganya lebih murah dibandingkan dengan obat paten.

Obat generik sengaja dibuat untuk kebaikan bersama karena kesehatan itu penting banget buat hidup manusia. Sebisa mungkin bisa diakses dengan murah atau gratis sekalian

Kesehatan itu harusnya milik bersama, bukan cuma orang kaya via irawanah.wordpress.com

Kesehatan adalah hak semua orang yang seharusnya bisa didapat secara murah bahkan gratis. Obat generik merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan kesehatan yang merata bagi semua orang sehingga semua orang yang sakit berhak untuk mendapat pengobatan dan sembuh. Bahkan menurut Kementerian Kesehatan RI, 80% indikasi penyakit yang sering diderita oleh masyarakat sudah ada obat generik yang mampu menyembuhkannya. Artinya, obat generik sudah bisa menjadi obat andalan ketika sakit datang. .

Meskipun harganya murah, kualitasnya tidak dikorbankan kok. Obat generik sudah dipastikan aman dan memiliki khasiat yang sama ampuhnya. Ini semua tak lepas dari peran Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) yang terus menerus menjaga kualitas dari obat generik ini. Sudah manjur, murah pula. Siapa yang enggak suka sih?

Sumber :UC News 

Lihatlah Masjid Ibn Tulun di Kairo

Lihatlah Masjid Ibn Tulun di Kairo

Masjid Ibnu Tulun

Foto: Flikcr.com

Kairo merupakan salah satu tempat terkonsentrasinya peninggalan sejarah Islam.

10Berita ,  JAKARTA -- Suatu kali, Titus Burckhardt, pakar arsitektur dan budaya Islam, ditanya tentang bagaimana cara memahami peninggalan Islam. Apa jawabannya? Pakar arsitektur dan budaya Islam asal Eropa ini hanya menjawab singkat, `'Lihatlah Masjid Ibn Tulun di Kairo''.

Kairo merupakan salah satu tempat terkonsentrasinya peninggalan sejarah Islam. Menurut Doris Behrens-Abouseif dalam salah satu bukunya, Islamic Architecture in Cairo:An Introduction, padatnya Kairo dengan bangunan-bangunan sejarah peninggalan Islam karena dinasti Islam di Mesir kala itu tak punya ibu kota lain kecuali Kairo. Hal itulah yang menyebabkan Kairo sangat berbeda dibandingkan kota-kota besar lain pada era kejayaan Islam.

Sejak awal, nama Kairo dan Mesir sudah di gunakan untuk istilah terpisah. Kairo berasal dari turunan kata Bahasa Arab, `'Qahira''. Qahira merupakan nama daerah di ibu kota Dinasti Fatimiyah yang didirikan pada 969 M dan diperuntukan sebagai kawasan permukiman.

Sementara, Mesir berasal dari kata `'Misr'' yang merupakan singkatan dari Fustat-Misr yang merupakan ibu kota Islam yang didirikan oleh Amr ibn al-As pada 641-642 M. Istilah Misr kemudian meluas dan mencakup semua wilayah di ibu kota, baik Fustat maupun Qahira.

Taman Al-Azhar, Kairo


Memahami kebudayaan Islam adalah jalan utama memahami Islam. Seni dan budaya Islam sendiri diturunkan dari nilai Tauhid (keesaan Allah SWT). Seni tulis ayat Alquran atau kaligrafi merupakan seni pertama yang berkembang dalam Islam sebelum seni bangunan terutama masjid muncul kemudian.

Dalam bukunya, Mosques of Egypt : A Magnificent Celebration of Egypt's Rich Islamic Architectural Heritage, Bernard O'Kane memandu pembaca untuk berkeliling menjelajahi masjid-masjid paling bersejarah di Mesir, mausoleum, madrasah, mihrab, dan menara. Bangunan- bangunan yang dibahas dalam buku itu merupakan warisan Islam yang terentang selama 1.200 tahun, mulai dari peninggalan Dinasti Fatimiyah, Ayyubiyah, Mamluk, Turki Utsmani, dan periode modern.

Masjid Ibn Tulun di Kairo dibangun pada 876 M hingga 879 M. Kala itu, Ahmad Ibn Tu lun dikirim ke Mesir oleh pemimpin Islam yang beribukota di Baghdad. Mulanya, Ahmad Ibn Tulun ditugaskan menjadi Gubernur Fustat. Setelah dua tahun, ia mendirikan dinastinya sendiri.

Masjid Ibn Tulun sendiri terinspirasi dari Masjid Agung di Samarra, Irak, kota tempat Ibn Tulun dibesarkan. Meski demikian, puncak menara masjid yang berbentuk seperti tapal kuda sangat serupa dengan yang nampak pada Masjid Agung Cordoba di Spanyol.

Masjid Ibnu Tulun


Pertama kali melihat, kita akan terpana oleh keagungan masjid yang tersusun dari bata dengan pintu-pintu besar itu. `'Meski banyak versi sejarah tentang masjid ini, Masjid Ibn Tulun tetap memiliki bentuk dasar arsitektur zaman itu. Dengan estetika yang bertahan sejak masanya hingga saat ini, Masjid Ibn Tulun bisa dibilang adikarya arsitektur dunia,'' tulis O'Kane dalam bukunya.

Masjid tertua lainnya di Kairo adalah Masjid Amr ibn al-As. Kurang dari 10 tahun setelah Rasulullah SAW wafat, Islam mulai menyebar di Mesir pada 639 M melalui pasukan yang dipimpin Amr ibn al-As. Kemenangan pasukan Amr ibn al-As dirayakan dengan pendirian Kota Fustat, wilayah selatan Kairo modern saat ini. Di sanalah kemudian Amr ibn al-As membangun masjid yang kemudian diberi nama dirinya itu.

Masjid Amr ibn al-As tak hanya jadi masjid pertama di Mesir, tapi juga di Afrika. Sejak itu, Masjid Amr mengalami banyak perubahan. Restorasi Masjid Amr sempat dilakukan pada 2002. Hanya sedikit bagian bangunan sebelum abad 19 yang tersisa dari Masjid Amr.

`'Meski rasa masa lampau telah hilang dari Masjid Amr, tetap saja ada rasa bahagia mengunjungi masjid itu sebelum ramai oleh pengunjung lain,'' kata O'Kane.

Masjid Amr ibn al-As


Masjid Amr adalah saksi kehadiran Islam di Mesir. Meski jejak masa lalunya mulai pudar, masjid ini masih saja memikat dan masih banyak orang yang shalat di sana terutama pada hari Jumat. Mayoritas masjid, madrasah, dan menara dalam buku O'Kane berada di Kairo.

Produser film mendiang John Feeney juga punya kesan tersendiri saat berada di kawasan Kota Tua Kairo. Menurut dia, tak ada satu pun tempat di dunia Islam yang punya peninggalan masjid beserta kubah dan menaranya seperti Kairo. Mencuat di tengah keramaian, bangunan-bangunan peninggalan abad pertengahan ini mendominasi langit Kairo.

`'Menara adalah hiburan tersendiri di Kairo. Ornamen Kairo, Kota Seribu Menara,''ujar Feeney.

Dalam bukunya, O'Kane juga memasukkan beberapa contoh peninggalan arsitektur Islam yang memesona di luar Kairo seperti di Esna. Di sana terdapat menara cantik, yakni Menara Emari atau Menara al-'Amir. Menara ini dibangun oleh pemimpin Dinasti Fatimiyah, Abu Mansur Sartakin pada 1801 M.

Menara ini memiliki bentuk dasar persegi dan dibangun dari material bata yang disisipi kayu dan jendela dengan bingkai yang puncaknya melengkung. Bagian atas menara dibuat silindris dengan balkon kayu. Bagian puncak menara ini berbentuk heksagonal dengan kubah di atasnya.

Menara indah lainnya bisa ditemukan di Masjid El- Mujahidin di Asyut. Menara ini merupakan satu dari sedikit bangunan bersejarah di luar Kairo yang masyhur di mata seniman Skotlandia abad 19, David Roberts.

Masjid lainnya yang juga menarik adalah Masjid New Gourna yang dibangun Hassan Fathy. Hassan Fathy merupakan arsitek gaya modern yang kondang di Mesir. Masjid New Gourna merupakan bangunan yang konstruksinya dikerjakan antara 1945 hingga 1948 M. Masjid ini juga masih terjaga baik sejak dibangun.

Karena posisi masjid ini menghadap jalan tol penghubung tepian Sungai Nil ke Lembah Raja dan Ratu yang jaraknya lima kilometer, desain menara dibuat hati-hati agar sejalan dengan nilai spiritual masjidnya.

`'Masjid New Gourna tidak terisolasi sendiri. Tapi, mereka yang shalat di sana bisa beribadah di tempat yang bersih dan tenang. Meski berada di bawah kubahnya, jamaah tak merasa terputus ikatannya dengan langit. Dari dalam, kubah akan terlihat seperti langit,'' kata Fathy dalam tulisannya.

Semula, Masjid New Gourna dirancang untuk jadi pusat kegiatan warga desa. Tapi, sekarang Masjid Gourna benar-benar terisolasi, hanya dikelilingi tanah kosong yang seharusnya jadi permukiman.

Rancangan Masjid New Gourna menunjukkan Fathy tak membedakan penggunakan bentuk simetris dan asimetris. Ia juga menjelaskan, betapa indahnya Kairo yang dikelilingi banyak menara.

`'Saya dikelilingi lima masjid, Alhamdulillah, sehingga saya merasa hidup di bawah naungan langit. Menara-menara ini membuatmu berpikir bahwa semua udara di sekitarmu begitu artistik dan membawa kenyamanan jiwa raga,'' kata Fathy.

Karya Hassan Fathy, arsitek modernis dari Mesir, menginspirasi bangunan lain di luar Mesir. Masjid Dar al-Islam di Abiquiu, New Mexico misalnya, menggunakan teknik serupa yang diterapkan Fathy untuk membangun masjid di New Gourna, yakni menggunakan material bata.

Sumber : Republika.co.id

Ridwan Kamil Akui Tak Ada Kemenangan Sebelum Pengumuman KPU 9 Juli

Ridwan Kamil Akui Tak Ada Kemenangan Sebelum Pengumuman KPU 9 Juli


10Berita,  Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, kemenangan dalam pertarungan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 belum sepenuhnya didapatkan. Hasil sementara yang muncul dalam hitungan cepat, belum sepenuhnya menjadi alasan euforia Pilgub Jabar.

Pria yang akrab disapa Emil ini menjelaskan, kegembiraan pada Rabu 27 Juni 2018 di Hotel Papandayan Kota Bandung usai keluar hasil quick count lembaga survei, hanya sebagai respon kabar gembira hasil hitungan cepat.

"Acara di Papandayan itu bukan perayaan kemenangan, (hanya) mensyukuri berita baik. Karena kami paham, sebelum KPU memutuskan resmi, tidak ada istilah kemenangan," ujar Emil di Bandung Jawa Barat, Minggu 1 Juli 2018.

Menurut Emil, menjelang hitungan manual KPU Jawa Barat, relawan beserta kader partai tetap mengawal distribusi suara di masing-masing daerah. Seperti diketahui, KPU Jawa Barat saat ini tidak menampilkan persentase hitungan cepat raihan empat pasangan calon.

"Kita terus mengawal di lapangan, relawan-relawan saya tugaskan jangan sekalipun terlewat penghitungan di Kecamatan sampai Kabupaten Kota karena penghitungan KPU ini versi digitalnya," terangnya.

Sembari menunggu penetapan hasil suara secara resmi oleh KPU, Emil tetap mengedepankan kondusifitas. Bahkan, pihaknya tidak akan mempermasalahkan dinamika yang meuncul menjelang penetapan pada 9 Juli 2018.

"Kita dari awal bukan tipe macam-macam, kampanye santun, kreatif tidak ada kecurangan sebagainya. Mudah-mudahan minggu depan ditetapkan," katanya.

"Fokus bagaimana merangkul, bagaimana bangun Jawa Barat sama - sama tanpa beda - bedakan dulu pernah nyoblos pasangan mana, itu hanya masalah cara. Kalau sudah terpilih lindungi semua warga, pertolongan (kepada) golongan apapun." ()

Sumber : VIVAnews

Gubernur BI: Rupiah Anjlok akibat Ekonomi Riba

Gubernur BI: Rupiah Anjlok akibat Ekonomi Riba

10Berita, JAKARTA—Nilai rupiah terus mengalami pelemahan hingga mencapai Rp14.394 per dolar AS. Situasi ini dianggap sebagai akibat dari sistem ekonomi ribawi dan jawaban untuk situasi seperti ini adalah ekonomi syariah. Keterangan tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

“Saya merasa yakin, (gangguan stabilitas) ini juga bagian dari ekonomi yang riba,” kata Perry dalam acara halal bil halal dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Jakarta, Jumat malam (29/6/2018).

BACA JUGA: Efek Riba dalam Dimensi Sosial-Ekonomi

Ia mengatakan peningkatan suku bunga acuan “7-Day Reverse Repo Rate” 50 basis poin (bps) dilakukan untuk mengatasi serangan spekulasi dari global yang membuat stabilitas nilai tukar rupiah terganggu.

“Kalau bisa membuat ekonomi syariah makin maju di Indonesia, mestinya kebutuhan untuk melakukan intervensi atau menaikkan suku bunga bisa dikurangi,” ujar dia.

Perry mengatakan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) harus mampu menjalankan strategi nasional pengembangan ekonomi keuangan syariah sebagai arus baru pengembangan ekonomi di Indonesia. Ia juga mengajak semua pihak untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam perekonomian syariah.

BACA JUGA: Bank Wakaf Mikro Dinilai Mampu Perbaiki Perekonomian Indonesia

Ia menyoroti banyaknya negara yang penduduknya bukan mayoritas Islam namun sudah ekonomi syariahnya lebih maju dari Indonesia, misalnya Thailand dan Australia lewat industri makanan halalnya.

Langkah yang bisa dilakukan terkait strategi nasional tersebut antara lain memajukan industri ekonomi halal dalam suatu jejaring yang terus berkembang, baik melalui basis pesantren atau asosiasi pengusaha.

Kemudian, Perry juga mengatakan mengenai perlunya pengembangan perbankan dan keuangan syariah sekaligus instrumen keuangan syariah.

“Juga pengembangan riset, edukasi, wirausaha, dan kampanye halallifestyle di Indonesia,” demikian Perry. []

SUMBER: AKTUAL