OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 12 Juli 2018

Keadaan Rembulan dan Matahari di Hari Kiamat

Keadaan Rembulan dan Matahari di Hari Kiamat

10Berita, Allah SWT menyebutkan gerhana bulan dalam kitabNya dan Dia juga menyebutkan keadaannya pada hari kiamat nanti.

Allah SWT. berfirman:

“Dua matahari dan bulan dikumpulkan.” (QS. Alqiyamah:9)

Matahari dan rembulan tidak mungkin bisa bersatu kecuali jika sudah menjadi tanda datangnya hari kiamat, sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah SWT.

Sedangkan pada hari kiamat nanti, manusia benar-benar akan menjumpai kondisi yang demikian.

Rasulullah SAW. telah mengabarkan, bahwa ketika datang hari kiamat, Allah SWT. mengumpulkan seluruh manusia dari yang terdahulu sampai yang terakhir. Di antara mereka ada yang beriman, ada pula yang musyrik. Ada umat-umat terdahulu dari kaum Nabi Nuh, Hud, Shalih, Luth AS. ada juga dari kaum Shabiah, yaitu kaum nabi Ibrahim AS yang menyembah bintang. Kemudian dikatakanlah kepada mereka semua, siapa yang menyembah sesuatu, maka ikutilah dia; orang yang menyembah matahari akan mengikuti matahari, sampai terjerumus ke dalam neraka.

Orang yang menyembah rembulan, akan mengikuti rembulan hingga mereka terjerembab ke dalam api neraka. Dan orang yang menyembah berhala, akan mengikuti berhala tersebut sampai mereka masuk ke dalam neraka. Hingga tersisa orang-orang yang beriman kepada Allah SWT. mereka menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun.

Para ulama menjelaskan tentang kabar dari Rasulullah SAW. di atas, apakah dosa yang diperbuat oleh rembulan sehingga diikuti oleh pengikutnya dan jatuh ke dalam api neraka. Dosa apa yang diperbuat oleh berhala-berhala sehingga mengakibatkan orang-orang mengikutinya kemudian mereka semua juga masuk ke dalam neraka. Padahal sebenarnya berhala-berhala tersebut tidak ridha ketika diibadahi oleh mereka. Allah SWT. berfirman:

““Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan jahanam, kamu pasti masuk ke dalamnya. Andaikata berhala-berhala itu Tuhan, tentulah mereka tidak masuk neraka. Dan semuanya akan kekal di dalamnya. Mereka merintih di dalam api dan mereka di dalamnya tidak bisa mendengar. Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka. Mereka tidak mendengar sedikitpun suara api neraka, dan mereka kekal dalam menikmati apa yang diingini oleh mereka. Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat), dan mereka disambut oleh para malaikat. Malaikat berkata: “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu.” (QS. Al-Anbiya’: 98-103).

Namun, Allah SWT. memberi pengecualian terhadap beberapa sesembahan sehingga tidak dimasukkan ke dalam neraka. Nabi Isa AS: misalnya, beliau disembah oleh suatu kaum, tapi beliau tidak masuk neraka bersama mereka. Nabi Isa justru akan diberi balasan dengan surga oleh Allah. Serta, siapa saja yang disembah selain Allah dari kalangan orang-orang saleh, baik yang disembah adalah para wali atau shahabat sedangkan mereka semua tidak ridha dengan hal itu dan menolaknya. Maka, sesungguhnya mereka mendapatkan balasan di sisi Allah SWT di surga-Nya nanti.

Adapun jika yang disembah itu ridha, seperti Fir’aun. Dialah yang meminta supaya manusia menyembahnya, maka sesembahan yang demikian itu akan ikut bersama mereka.

Namrud, seorang yang mengaku sebagai Tuhan, kemudian kaumnya menyembahnya, maka mereka akan mengikutinya sampai masuk ke dalam neraka.

Akan tetapi, bagaimana keadaan matahari dan rembulan yang sedang kita bicarakan ini, serta, keadaan berhala-berhala?

Allah SWT. berfirman tentang jahanam, semoga kita terhindar darinya:

““Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikatmalaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6)

Manusia sebagai bahan bakar api neraka, maka ini tidak ada masalah. Karena mereka telah bermaksiat kepada Allah SWT: . Allah telah mengancam mereka dengan neraka ketika mereka hidup di dunia, sehingga ketika mereka melanggar perintah Allah, mereka berhak untuk medapatkan siksa tersebut di dalamnya.

Adapun bebatuan, yaitu berhala-berhala yang dahulu mereka sembah, Allah memasukkannya bersama dengan mereka ke dalam neraka untuk menghinakan mereka. Sebagaimana Iblis pun juga masuk bersama-sama dengan mereka ke dalam neraka. Kemudian, mereka saling berkata dan pada waktu itu manusia akan mencela Iblis. Allah berfirman:

“Dan berkatalah setan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekadar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. ” (QS. Ibrahim: 22)

Iblis menghina dan mencela para penghuni neraka, mereka pun juga menghina Iblis serta mencelanya. Mereka bersama-sama di dalamnya sebagai penghinaan untuk mereka, begitu juga berhala-berhala tersebut. Akan tetapi, dikarenakan berhala tersebut tidak berakal, ia hanyalah batu dan tidak merasa sakit meski dimasukkan dengan mereka.

Begitu juga rembulan, ia mempunyai tasbih, tahmid dan pengagungan terhadap Allah SWT. dimasukkanya rembulan ke dalam neraka tidak akan berdampak apapun terhadapnya.

Ada banyak riwayat yang menyebutkan tentang digulungnya api bersama matahari dan bulan. Keduanya akan digulung di dalam neraka. Akan tetapi, ini semua bukan bermaksud untuk menyiksa keduanya, melainkan sebuah penghinaan kepada mereka yang telah membuat kerusakan dengan menyembah keduanya.

Allah SWT. juga menyebutkan rembulan sebagaimana Allah juga menyebutkan matahari Allah berfirman:

“Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan musing-masing beredar pada garis edarnya. ” (QS. Yasin: 40 )

Sungguh, Allah SWT menundukkan makhluk-makhluk ini dan menyempurnakan penciptaannya. Allah telah mengatur jarak antara bulan dan bumi dengan ukuran yang tepat. Para astronom zaman ini menyebutkan rembulan pada setiap tahun menjauh dari bumi sejarak 3 cm. Mereka juga menyebutkan, bahwa bulan mempunyai daya tarik ke bumi. sedangkan jaraknya dengan bumi 384.000 km.

Mereka mengatakan jarak tersebut memberikan pengaruh dalam peristiwa pasang surut air laut. Seandainya rembulan menjauh secara tiba tiba, atau medekat secara tiba tiba, bisa jadi akan mengguncang salah satu wilayah laut, sehingga akan membanjiri manusia.

Allah SWT. telah menyebutkan tentang rembulan sebanyak 25 kali di dalam Al-Qur’an. Dan Allah juga menyebutkan berbagai macam keadaannya, di antaranya tentang peredaran rembulan, larangan beribadah kepada rembulan, dan bagaimana rembulan beribadah kepada Allah.

Kita berdoa kepada Allah agar menambahkan
pemahaman kepada kita semua terhadap kitab-Nya dan memudahkan kita mentadaburi ayat-ayat-Nya.

Wallahua’lam. [@paramuda/]

Sumber :BersamaDakwah

Rabu, 11 Juli 2018

TGB Akhirnya Akui Siap Jadi Cawapres Jokowi

TGB Akhirnya Akui Siap Jadi Cawapres Jokowi


10Berita, Pekan lalu, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi membuat pernyataan yang mengagetkan Umat. Beliau yang merupakan salah satu kandidat capres yang direkomendasikan Alumni 212 ternyata malah mendukung Jokowi 2 Periode.

TERNYATA... makin jelas arahnya... TGB Siap Jadi Cawapres Jokowi

Dilansir CNNIndonesia, Rabu (11/7/2018), Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi menyatakan siap jadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo di pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Ditemui di Kantor ICMI, Jakarta Pusat, Rabu (11/7), TGB juga menegaskan kesiapannya menjadi cawapres Jokowi. Gubernur NTB itu ingin berkontribusi dalam posisi jabatan publik manapun untuk berbakti bagi bangsa Indonesia.

"Suatu kehormatan yang luar biasa. Terlepas dari kesadaran keterbatasan, kemampuan secara individu, tetapi siapapun anak bangsa jangankan dalam posisi itu [cawapres], dalam posisi apapun yang bisa bekerja untuk republik yang kita cintai ini, ya tentu itu suatu kehormatan," kata TGB saat ditemui di Kantor ICMI, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

TGB menilai kepemimpinan Jokowi selama empat tahun terbilang berhasil.

Menurutnya, Jokowi membawa perubahan di tingkat regional maupun di tingkat nasional.

"Berdasarkan pencermatan terhadap pelaksanaan pemerintahan beliau selama empat tahun. Nah itu basisnya," ujarnya.

TGB sebelumnya menyatakan bahwa perubahan kepemimpinan nasional dapat menghambat perkembangan ekonomi dan sosial di wilayah ekonomi khusus di Mandalika dan NTB, yang saat ini tergolong sukses.

"Jadi ini harus dituntaskan, perlu kita dukung. Dibutuhkan dua periode untuk tuntaskan visi, misi dan transformasi," kata TGB saat berkunjung ke kantor CNN Indonesia, Jakarta.

Sumber: CNNIndonesia

Sudah Cukup Bukti, KPK Diminta Tak Ragu Jadikan Ganjar Tersangka di Kasus e-KTP

Sudah Cukup Bukti, KPK Diminta Tak Ragu Jadikan Ganjar Tersangka di Kasus e-KTP

10Berita Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberi kesaksian dalam sidang lanjutan terdakwa kasus korupsi pengadaan e-KTP Setya Novanto di pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/2). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan saksi-saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Massa yang tergabung dalam Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) menggeruduk gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mereka meenggelar aksi untuk meminta, KPK segera memanggil paksa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Politisi Partai Golkar Azis Syamsudin terkait kasus korupsi proyek KTP Elektronik (e-KTP).

“Ganjar dan Azis ini mangkir dari panggilan KPK. Ini sama saja menganggap remeh KPK,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) KAKI, Ahmad Fikri di sela-sela aksi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (25/6).

Fikri mengatakan, penanganan kasus korupsi e-KTP oleh KPK harus diusut secara tuntas secepatnya agar tidak menjadi seperti kasus BLBI, Century dan lainnya yang mengendap, karena penanganan yang lambat.

Seharusnya, lanjut dia, KPK tidak ragu lagi menjadikan Ganjar Pranowo sebagai tersangka. Pasalnnya, KPK sudah cukup punya bukti kuat yaitu dengan adanya pengakuan di pengadilan oleh Setya Novanto dan M Nazarudin yang bersaksi Ganjar Pranowo menerima fee sebesar 500 ribu Dollar.

“Kita hanya melanjutkan supaya kasus e-KTP yang sudah membuat Setnov dipenjara 15 tahun diteruskan,” terang Fikri.

“Jangan karena Ganjar Pranowo sedang menjadi Calon Gubernur di Jawa Tengah serta merupakan Kader PDI-Perjuangan sehingga KPK seperti memberikan toleransi. Semua elit Parpol yang menerima fee proyek e-KTP sudah disidang dan dipenjara, tetapi kenapa KPK memberikan keistimewaan pada Ganjar?” ungkapnya heran.

KAKI meminta kepada KPK untuk mempercepat proses pengusutan kasus e-KTP tersebut jangan jangan sampai dibiarkan berlarut larut.

“Kalau dibiarkan, masuk angin nanti KPK-nya. Segera panggil kembali Ganjar dan Azis Syamsudin. Bagi masyarakat Jawa Tengah, kami menyerukan tolak Calon Kepala Daerah yang merupakan calon narapidana KPK,” kata Fikri.

(Wisnu)

Sumber :UC News 

SBY-Prabowo Dukung Gatot, Mimpi Buruk Jokowi Jadi Kenyataan

SBY-Prabowo Dukung Gatot, Mimpi Buruk Jokowi Jadi Kenyataan

Referensi pihak ketiga

10Berita, Peta pertarungan politik menjelang Pemilihan Presiden 2019 semakin terbuka. Momen Gatot Nurmantyo mencium tangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi pertanda.

Foto itu terpampang di semua media. Gatot Nurmantyo tengah menunduk, memegang dan mencium tangan Ketua Umum Partai Demokrat, SBY. Mantan Panglima TNI itu mengenakan batik coklat-hitam dengan peci hitam terlihat sumringah saat buka bersama di kediaman Chairman Trans Corp, Chairul Tanjung, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018).

Presiden ke-6 RI itu tersenyum. Tepukan tangan kirinya di bahu kanan Gatot seakan menjadi tafsir politik restu untuk maju di Pilpres 2019.

Referensi pihak ketiga

Gatot memang fenomenal. Jenderal bintang empat yang dihormati semua pasukan khusus TNI itu digadang-gadang sebagai penantang terberat Presiden Joko Widodo. Hanya berbekal relawan, Gatot terus mencuri hati partai politik.

Selain SBY, kartu truf lainnya ada di tangan Prabowo. Kedua jenderal ini menjadi penentu apakah Gatot yang akan dijagokan untuk menghadapi Jokowi.

Pertama, Gerindra tetap mengusung Prabowo dan bergandengan dengan PKS. Kedua, Demokrat membentuk poros ketiga dengan menggandeng PAN dan PKB. Poros semakin terbuka karena peluang Muhaimin Iskandar untuk digandeng Jokowi sebagai cawapres semakin kecil. Peta ini sangat dimungkinkan karena sudah terjalin saat Pilkada DKI.

Ketiga, koalisi besar SBY dan Prabowo menghadapi Jokowi. Tidak ada yang tak mungkin dalam politik. Terlebih, Prabowo tak lagi sekuat saat 2014, dan yang dihadapi adalah presiden incumbent. Jadi semangatnya menjadikan Jokowi 'musuh' bersama.

Referensi pihak ketiga

Seperti dilansir Kompas, Jokowi tengah mengamati posisi lawan sebelum menentukan figur cawapresnya. Termasuk mengamati karakter kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini kontra pemerintah.

"Fenomena incumbent yang menarik itu lawan terberatnya adalah bukan nama-nama penantangnya tapi fenomena seberapa besar 'asal bukan Jokowi'," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dikutip kompas.com, Kamis (12/4/2018).

Belum lagi jika menilik hasil riset LSI Denny JA. Berdasarkan survei yang dilakukan Januari 2018, elektabilitas Jokowi hanya mencapai 48,50 persen dan elektabiltas calon-calon pesaing Jokowi sebesar 41,20 persen. Sedangkan, ada 10,30 persen orang yang belum menentukan pilihan.

Data itu menunjukkan Jokowi sudah kuat tapi belum aman. Peluang Jokowi untuk bisa menjadi jawara di pilpres tahun depan, yakni 50-50. Dimana peluang untuk menang dengan peluang menuai kekalahan sama besarnya. Ini yang menjadi mimpi buruk Jokowi.

Sumber : UC News 

Massa “Ulama Muda Jokowi” dikabarkan Dibayar Rp 100 Ribu

Massa “Ulama Muda Jokowi” dikabarkan Dibayar Rp 100 Ribu

“Namanya rezeki tidak usah ditolak. Kami juga mengajak beberapa tetangga."

DOK/Kumparan

Massa Solidaris Ulama Muda Jokowi (Samawi).

10Berita – Dari acara deklarasi Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, kemarin, muncul kabar mengejutkan oleh beberapa massa peserta deklarasi itu.

Massa itu dikabarkan mengakui dibayar Rp 100 ribu untuk menghadiri acara tersebut. Baihaqi, 50 tahun, datang bersama tetangganya untuk hadir di acara Samawi karena dikasih uang Rp 100 ribu.

“Namanya rezeki tidak usah ditolak. Kami juga mengajak beberapa tetangga,” jelasnya kutip suaranasional.com, Rabu (11/07/2018).

Menurut Baihaqi yang mengaku dari Priok, Jakarta Utara, pihak panitia sudah menyediakan transportasi. “Kami sudah dijemput bus dan berangkat. Sudah dikasih kaos, uang Rp 100 ribu dan makan,” jelasnya.

Sementara Mahmud, 48 tahun, mengakui diajak tetangga untuk menghadiri deklarasi mendukung Jokowi.

“Saya sih ikut saja, ada uangnya lagi, dan saya juga pingin bertemu langsung dengan Pak Jokowi,” papar Mahmud.

Hal sama juga diutarakan Siti Mahmudah, 46 tahun, dari Jatinegara, Jakarta, yang mengaku mengumpulkan ibu-ibu pengajian untuk deklarasi Jokowi.

“Kami kumpulan jamaah taklim, dan disuruh datang ke acara, kami ikut saja,” jelasnya.

Siti Mahmudah mengakui mendapatkan uang untuk menghadiri acara Samawi. “Kami diberi uang, tapi untuk jamaah pengajian, apa salahnya, halal kok,” pungkasnya.

Masih menurut laman tersebut, ada pemandangan yang cukup aneh dalam acara deklarasi dukungan terhadap Jokowi itu. Pesertanya bukan kalangan muda, tetapi bapak-bapak dan ibu-ibu serta membawa anak. Mereka memakai kaos yang sudah disiapkan peserta dengan tulisan Samawi dengan motif kaligrafi.

Pengamatan pada acara ini terlihat mobilisasi massa dari panitia untuk mendatangkan peserta dengan bus. Walaupun sudah ada mobilisasi massa, beberapa sudut tempat duduk gedung SICC tampak tidak terisi.

Presiden Jokowi hadir dalam acara ini Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki.

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, sejumlah orang mendeklarasikan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI) untuk mendukung Joko Widodo meneruskan periode keduanya sebagai Presiden RI.

SAMAWI diklaim sebagai organisasi yang dibentuk para anak muda dari berbagai latar belakang profesi dan organisasi Islam, yang katanya sebagai wujud ijtihad dan ikhtiar politik sekaligus bentuk bakti kepada bangsa, agama, dan negara.

Ada enam aktivis yang membidani SAMAWI dan sekarang duduk sebagai Dewan Pendiri yakni Addin Jauharudin (Cirebon, Jawa Barat), Djihadul Mubaroq (Jawa Tengah), Mulyadi P Tamsir (Kalimantan), Aminuddin Ma’ruf (Jakarta), Ahmad Nawawi (Banten), dan Nizar Ahmad Saputra (Bandung, Jawa Barat).


“Alasan kenapa kita para pemuda Islam dan ulama mendukung Jokowi, karena karena alasan rasional dan objektif, di antaranya karena Presiden Jokowi sudah terbukti melakukan kerja-kerja nyata untuk kemajuan Islam baik di Indonesia bahkan dunia,” klaim salah satu Dewan Pendiri SAMAWI Ahmad Nawawi di SICC, Bogor, Selasa (10/07/2018).*

Sumber :Hidayatullah.com 

Bocor, Ketua MUI Mau Dijadikan Cawapres Jokowi ?

Bocor, Ketua MUI Mau Dijadikan Cawapres Jokowi ?

10Berita – Presiden Joko Widodo dipastikan kembali maju sebagai capres dalam Pilpres 2019 mendatang.

Sampai sejauh ini, petugas partai ini telah mengantongi dukungan dari lima parpol parlemen. Yakni PDIP, Golkar, Hanura, Nasdem dan PPP.

Yang menjadi pertanyaan adalah, siapa yang bakal menjadi sosok cawapres pendampingnya?

Sejumlah nama pun sudah berderet dan disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk menjadi RI 2 bersama mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Disebutkan, sudah ada 10 nama kandidat yang sudah berada di dalam kantong Jokowi.

Terbaru, Ketua Umum PPP M Romahurmuziy membocorkan salah satu dari 10 bakal cawapres tersebut.

Nama itu adalah KH. Ma’ruf Amin. Kiai Ma’ruf saat ini menjabat sebagai Ketua Umum MUI Pusat. Ia juga tercatat sebagai Rais ‘Aam Pengurung Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Kiai Ma’ruf Amin malah menjadi salah satu alternatif untuk menjembatani seluruh interest group,” kata Rommy kepada wartawan, Selasa (10/7).

Rommy yang juga disebut-sebut masuk dalam 10 nama cawapres Jokowi itu menambahkan, Kiai Ma’ruf dinilai sangat mumpuni duduk di kursi RI 2.

“Beliau pemimpin tertinggi NU karena Rais ‘Aam, ormas-ormas Islam karena ketua MUI, dan penyambung lidah ke grup 212,” jelasnya.

Pertimbangan lain munculnya Kiai Ma’ruf adalah karena ia juga menguasai ekonomi.

“Beliau juga Dewan Ekonomi Syariah Nasional dan pengalamannya luas karena pernah menjadi anggota DPR baik dari PPP maupun PKB,” tuturnya.

Sebelumnya, Rommy mengungkapkan Jokowi sudah mengantongi 10 nama kandidat cawapres yang akan digandengnya pada Pilpres 2019.

Perlu diketahui bahwa 10 nama bakal cawapres Jokowi berasal dari berbagai latar belakang, seperti politisi, cendekiawan, purnawirawan TNI-Polri, kalangan teknokrat dan kalangan profesional. (pjs)

Sumber :Eramuslim 

Permadi: Tidak Ada Orang yang Bisa Menjelaskan Pancasila Sebaik HRS

Permadi: Tidak Ada Orang yang Bisa Menjelaskan Pancasila Sebaik HRS


10Berita – Permadi, politisi senior sekaligus aktivis yang menyebut diri sebagai ‘penyambung lidah Bung Karno’ mengungkapkan kekagumannya kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab. Hal tersebut ia ungkapkan dalam sebuah dialog di sebuah siaran televisi bersama Budayawan Jaya Suprana.

“Ada satu yang membuat anda terkejut yaitu Habib Rizieq, ia dikenal begitu ‘ganas’, itu bayangan orang, tetapi kalau ketemu langsung beda, saya dirangkul, saya disuruh main ke rumahnya,” ungkap Permadi dikutip Suara Islam Online, Senin (9/7) melalui video dialog tersebut yang sudah banyak beredar.

Saat itu, ia diminta menunggu Habib bersama rekan-rekannya untuk shalat berjamaah. Setelah itu kemudian keduanya bertemu dan beramah tamah. “Gak ada masalah, Habib Rizieq yang dikenal begitu fanatik, begitu radikal, begitu revolusioner, gak ada masalah,” ujarnya.

Kemudian dalam momen pertemuan tersebut, datanglah tamu berikutnya bersama seorang perempuan Kristen berumur 16 tahun yang ingin masuk Islam dan minta bimbingan Habib Rizieq. Saat itu Habib merasa perlu saksi-saksi, maka dihadirkanlah Ummu Fadlun (istri Habib) sebagai saksi perempuan, dan termasuk Permadi yang diminta ikut menemani.

Saat dimintai pendapat, Ummu Fadlun menyerahkan keputusan kepada suaminya, sementara Permadi punya pendapat lain. “Bagi saya umur 16 tahun itu belum dewasa, karena itu harus ada izin dari orang tua, boleh atau tidak untuk pindah agama,” jelas Permadi.

Singkat cerita, Habib Rizieq memutuskan sesuai dengan pendapat Permadi. Anak tersebut diminta dikembalikan kepada orang tuanya untuk minta izin atau tunggu sampai umur 17 tahun, kemudian datang kembali.

“Itukan luar biasa sekali, Habib Rizieq yang dikenal begitu ‘galak’ tetapi itu menurut saya cuma image saja, yang sesungguhnya Habib Rizieq seorang doktor dengan disertasi Pancasila. Tidak ada orang yang bisa menjelaskan Pancasila sebaik Habib,” ungkap Permadi.(kl/gelora)

Sumber :Eramuslim 

Argumen Penelitian P3M Tentang Masjid Radikal Sangat Lemah

Argumen Penelitian P3M Tentang Masjid Radikal Sangat Lemah

10Berita , Jakarta – Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) yang menyebut 41 masjid BUMN terpapar paham radikal. Menurut Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain, argumen P3M sangat lemah.

“Penelitiannya masih sangat mentah bahkan mungkin baru setingkat hipotesa saja. Karena dari seratus masjid hanya diteliti empat kali Jumat,” katanya kepada Kiblat.net pada Selasa (10/07/2018).

“Sedangkan yang dimaksudkan radikal dalam penelitian itu juga bias. Masak perbedaan sikap atas madzhab dikategorikan sebagai salah satu indikasi radikal,” tukasnya.

Ia juga menyoroti ciri-ciri radikal adalah yang tidak bisa menerima perbedaan agama lain. Pernyataan itu, kata dia, harus dilihat lebih mendalam.

“Karena agama Islam itu memang hanya mengakui keberadaan agama lain tanpa harus mengakui kebenaran agama lain. Itu yang menjadi patokan toleransi dalam Islam selama 14 abad,” ucapnya.

Menurutnya, jika umat beragama, khususnya Islam dipaksa untuk mengakui semua agama adalah benar, maka melanggar keberadaan ajaran agama itu sendiri. Dan itu, lanjutnya, melanggar undang-undang.

“Karena dalam pasal 28e menjamin tiap warga negara untuk memeluk dan menjalankan agamanya masing-masing,” tukasnya.

Sumber :  Kiblat.

Analisis TAJAM Prof Yusril di ILC: Utang Tak Terkontrol, Indonesia Bisa Alami Krisis Lebih Dahsyat Daripada Tahun 1998

Analisis TAJAM Prof Yusril di ILC: Utang Tak Terkontrol, Indonesia Bisa Alami Krisis Lebih Dahsyat Daripada Tahun 1998


10Berita, Yusril Ihza Mahendra menilai kasus Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI merupakan pengalaman pahit bagi bangsa Indonesia.

Menurutnya pengalaman ini menjadi berharga untuk pemerintah-pemerintah selanjutnya, terlebih pemerintah sekarang ini.

Yusril menilai pemerintah Joko Widodo bisa mengalami hal serupa yang kemungkinan bisa lebih dahsyat dari krisis 1998 karena utang-utang yang tidak terkontrol seperti saat ini.

"Pak Harto yang pemerintahnya kuat dan didukung intelektual kelas satu di jaman itu toh nggak bisa bertahan juga, apalagi pemerintah sekarang ini," ujar Yusril dalam diskusi "Mega Skandal BLBI Perlukan Dibuka Kembali" di ILC TVone, Selasa malam, 10 Juli 2018.

Terkait dengan kasus yang menyeret kliennya, Syafruddin Arsyad Temenggung, 

menjadi terdakwa, Yusril menilai sebagian besar dalam dakwaan KPK terhadap kliennya tidak terbukti.

Menurut Yusril persoalan yang terjadi adalah kliennya dituntut atas audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2017 terkait SKL BLBI, padahal audit 2002 dan 2006 BPK menyatakan tidak ada penyimpangan dalam penerbitan SKL.

Ia juga menegaskan bahwa audit BPK tidak berlaku surut sehingga kebijakan yang diambil dari hasil audit BPK sebelumnya tidak dapat dituntut.

"Audit BPK 2002 dan 2006 tidak ada apa-apa layak, dan tidak ada kebijakan yang diambil oleh ketua BPPN tanpa persetujuan KKSK (Komite Kebijakan Sektor Keuangan). Jadi yang menyatakan SKL itu keputusan KKSK juga yang dilaksanakan oleh Syafruddin. Audit 2017 itu atas permintaan KPK," ujar Yusril.

Berikut videonya:

Sumber : PORTAL ISLAM

INNALILLAHI... Pengendara Motor Tewas Tertimpa Baliho "JOKOWI PRESIDENKU" di Bekasi

INNALILLAHI... Pengendara Motor Tewas Tertimpa Baliho "JOKOWI PRESIDENKU" di Bekasi


10Berita,  Kemarin di sosial media VIRAL foto baliho besar reklame "JOKOWI PRESIDENKU" yang roboh. Ternyata kejadiannya di Bekasi Selasa (10/7/2018) kemarin dan memakan korban meninggal. INNALILLAHI...

Innalillahi wa innailayhi roji'uun.. :(

— Ayu Fatmasari (@ayucahayu) 10 Juli 2018


Dilansir kumparan, seorang pengendara sepeda motor tewas tertimpa baliho yang roboh di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Selasa (10/7/2018). Baliho bergambar Presiden Joko Widodo itu roboh karena ditabrak truk pengangkut alat berat.

"Pengendara motor ini hendak menuju ke Karawang. Sementara truk pengangkut buldozer ini mengarah ke Jakarta," kata Kasat Lantas Polres Bekasi AKBP Heru Purnomo kepada kumparan, Selasa (10/7).

Heru menjelaskan, truk itu hendak berputar arah ke Cikarang. Saat berputar arah truk tersebut menghantam baliho yang berada di median atau pembatas jalan.

Baliho itu bergambar Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Baliho itu, bertuliskan 'Jokowi Presidenku, NasdDem Partaiku'.

"Pas mau putar arah (truk) itu menabrak baliho di tengah jalan di pembatas jalan. (Baliho) langsung kena pengendara motor," katanya.

Setelah kejadian itu, sopir truk langsung kabur. Korban belakangan diketahui bernama Kurnia Budiyanto, warga Kampung Leuweung Malang, Suka Resmi, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

"Sopir truk disarankan menyerahkan diri segera. Kalau enggak ya kita kejar," tutup Heru.

Akan tetapi, Heru enggan membeberkan siapa identitas korban dan identitas sopir tersebut.

Sumber: Kumparan

***

— BP™ (@BangPino_) 10 Juli 2018


Sumber :Portal Islam