OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Jumat, 13 Juli 2018

Muhammad Jibriel Bantah Kebohongan Denny Siregar Soal Abu Jibril dalam Maklumat #2019GantiPresiden

Muhammad Jibriel Bantah Kebohongan Denny Siregar Soal Abu Jibril dalam Maklumat #2019GantiPresiden


Beredar surat maklumat presidium #2019GantiPresiden yang terdapat tanda tangan Ustadz Abu jibril dan Neno Warisman.

Sayangnya, beberapa pemberitaan menyebut bahwa Abu Jibril dalam surat maklumat itu adalah Abu Muhammad Jibriel AR.

Adalah Denny Siregar, dalam unggahan di akun Facebooknya, yang mengaitkan Abu Jibril dalam surat maklumat itu dengan Abu Muhammad Jibriel AR. Postingan Denny Siregar kemudian dikutip oleh beberapa media berita online.

Tanpa harus melakukan tabayyun dulu dan mengecek kebenarannya, Denny Siregar bahkan dengan semangat menulis fitnah terkait Abu Jibriel, bahkan mengaitkannya dengan radikalisme dan terorisme.




Muhammad Jibriel Abdul Rahman, yang juga disebut-sebut oleh Denny Siregar dalam postingannya, membantah dengan tegas segala fitnah terhadap ayahnya.

“Yang dimaksud mereka Abah, sedangkan Abu Jibril yang di surat maklumat #@2019GantiPresiden bukan Abu Jibriel yang dimaksud,” ungkap Jibriel, seperti dilansir oleh Arrahmah.

Deklarator atau presidium gerakan #2019GantiPresiden adalah Ustadz Abu Jibril Fuad, bukan Abu Muhammad Jibriel AR.

Poster Deklarasi Akbar Relawan Naional #2019GantiPresiden

“Denny Siregar sedang melakukan kebohongan dan penyebaran berita palsu serta menuduh Abah kami dengan tuduhan keji,” tandas Jibriel.

“Kami sudah terbiasa difitnah dan dituduh macam-macam, bagi kami hal tersebut bagian dari sunnatullah, namun kami perlu meluruskan jika ada hal-hal yang di luar batas, apalagi zaman viral seperti saat ini, sangat mudah orang percaya,” terangnya.

Dia juga mengaku geram dengan Denny Siregar yang menyangkut-pautkan ayahnya dengan Al-Qaeda, dan lain-lain.

“Apa urusan Denny menarik-narik nama Abu Jibriel Abah lalu menuduh terkait dengan Al-Qaeda,” pungkasnya.

Sumber : voa-islam.com

MAKJLEB! Najwa Pertanyakan Tommy Lantang Kritik Jokowi Tapi Tidak Kritik Prabowo, Tommy: Karena Prabowo Bukan Pejabat Publik

MAKJLEB! Najwa Pertanyakan Tommy Lantang Kritik Jokowi Tapi Tidak Kritik Prabowo, Tommy: Karena Prabowo Bukan Pejabat Publik


10Berita, Acara Mata Najwa di Trans 7 yang dipandu Najwa Shihab menghadirkan bintang tamu Tommy Soeharto, Rabu (11/7/2018).

Tommy Soeharto saat ini memimpin Partai Berkarya yang didirikannya.

Najwa Shihab yang mewawancarai Tommy Soeharto di kediaman keluarga Cendana.

Salah satu yang dicecar Najwa kepada Tommy adalah kenapa Tommy lantang mengkritik pemerintahan Jokowi, sementara tidak kritik Prabowo.

Najwa Shihab: "Anda lantang mengkritik Jokowi, apakah Anda juga lantang mengkritik Prabowo?"

Tommy: "Apa yang mau dikritik? Dia (Prabowo) bukan pejabat publik."

Jawaban cerdas dan makljeb!

Simak selengkapnya video Mata Najwa...

[video]

Sumber :Portal Islam

LUAR BIASA! Gerak Cepat TNI Bedah Rumah 'Gubuk Reyot' Muhammad Zohri, Juara Dunia Lari 100 Meter

LUAR BIASA! Gerak Cepat TNI Bedah Rumah 'Gubuk Reyot' Muhammad Zohri, Juara Dunia Lari 100 Meter


10Berita,  Nama Indonesia di kancah internasional harum dengan prestasi yang diraih atlit asal NTB bernama Lalu Muhammad Zohri.

Lalu Muhammad Zohri, 18 tahun, menorehkan sejarah dengan menjuarai nomor lari 100 meter putra dalam kejuaraan dunia atletik U-20 di Finlandia, Rabu (11/7/2048) malam waktu setempat. Inilah pertama kali Indonesia menjadi juara. Dalam 32 tahun sejarah Kejuaraan Dunia U-20 IAAF, penampilan terbaik atlet Indonesia adalah finis di peringkat ke-8 pada tahun 1986.

Di balik kabar gembira ini, terkuak fakta menyedihkan bahwa Lalu Muhammad Zohri ternyata masih tinggal di sebuah rumah renta di kampung halamannya, Dusun Karang Pangsor, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).


Namun tak menunggu waktu lama... TNI langsung bergerak ke rumah Lalu Muhammad Zohri dan hari ini para prajurit TNI mulai melakukan bedah rumah.

"Sesuai petunjuk dari pimpinan, mulai besok (hari ini -red) kami akan melakukan perehaban rumah yang dilakukan prajurit TNI dengan masyarakat agar layak huni," kata Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhaniketika berkunjung ke rumah Lalu Muhammad Zohri di Dusun Karang Pengsor Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, Kamis (12/7) malam, seperti dilansir indonews.id.

Pada kunjungan tersebut, Danrem diterima langsung kakak kandungnya Fazilah dan Lalu Mahrif di gubuknya.

Dijelaskan Danrem 162, TNI sangat mengapresiasi prestasi Muhammad Zohri yang telah mengharumkan Bangsa Indonesia di kancah olahraga international. Ditambahkan Danrem, TNI juga akan memberikan peluang dan perioritas kepada Zohri setelah lulus SMA melalui jalur khusus prestasi untuk menjadi tentara sebagai Bintara TNI AD.

Pada kesempatan yang sama, Danrem 162/WB juga mengungkapkan kepada keluarga Zohri bahwa dirinya siap sebagai orang tua angkat Lalu Muhammad Zohri yang sudah ditinggal kedua orantuanya yang sudah wafat.

"Kami juga siap bersinergi dengan pihak pemerintah daerah dan Kepolisian yang akan memberikan donasinya dalam pembangunan atau perehaban rumah. Kami dari TNI AD akan fokus untuk melakukan perehaban rumah milik orang tua Zohri," imbuh Danrem dihadapan keluarga sang atlet.

Menurut Danrem 162 renovasi rumah Zohri akan selesai sebelum atlet lari Indonesia ini kembali ke Indonesia, yang akan pulang ke Indonesia sesuai informasi akan kembali ke Lombok pada tanggal 16 Juli 2018 mendatang.

Mendengar kabar gembira tersebut, Fazilah dan Lalu Mahrif mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan tawaran Danrem 162/WB untuk melakukan perehaban rumah maupun penawaran terhadap Zohri sebagai anggota TNI AD.

Gerak cepat TNI ini juga diapresiasi oleh mantan Kapusten TNI Letjen (purn) Johannes Suryo Prabowo.

"Sebelum yang lain berpikir, mereka (TNI) sudah berbuat," tulis JS Prabowo di akun twitternya.

— J.S. Prabowo (@marierteman) 12 Juli 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Pembelian 51% Saham Freeport, Rocky Gerung: "Ngusir maling pake duit. Ya dungu"

Pembelian 51% Saham Freeport, Rocky Gerung: "Ngusir maling pake duit. Ya dungu"


10Berita, Pada Kamis (12/7/2018), Kementerian Keuangan (Kemkeu), Kementerian BUMN, Kementerian ESDM dan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) serta Freeport McMoRan.inc (FCX) menandatangani Head of Agreement (HoA) untuk menyepakati pokok-pokok divestasi saham 51% Freeport Indonesia. HoA tersebut mengikat harga divestasi saham 51% senilai US$ 3,85 miliar atau Rp 55 Triliun lebih. Dan duit untuk beli saham Freeport ini berasal dari pinjaman (baca: utang) sindikasi 11 bank, termasuk 4 bank asing.

Para pendukung Jokowi menyebut ini sebagai pencapaian yang luar biasa. Akhirnya Freeport bisa direbut kembali ke pangkuan ibu pertiwi, bla bla bla...

Namun hal sebaliknya banyak disampaikan pihak lain.

"Ngusir maling pake duit. Ya dungu," ujar Rocky Gerung di akun twitternya, Kamis (12/7/2018).

Ngusir maling pake duit. Ya dungu.

— Rocky Gerung (@rockygerung) 12 Juli 2018


Walau tidak menyebut apa-apa, tapi twit Rocky Gerung ini jelas terkait pembelian 51% saham Freeport.

Padahal kontrak freeport akan habis di tahun 2021 dan 100% sepenuhnya akan dimiliki Indonesia.

"Bua ha ha. Kenapa urusannya jadi nasionalisme sih? Tanpa negosiasi apa-apa, kontrak karya Freeport itu abis tahun 2021. 100% jadi penguasaan Indonesia. Sekarang (diperpanjang -red) sampai tahun 2041, 49% nya masih di tangan Freeport. Itupun kalo harganya ketemu dan duitnya ada. Nasionalis dari mana?" kata pengamat publik, Ardi Mulia, PhD, melalui akun twitternya (@awemany).

Bua ha ha. Kenapa urusannya jadi nasionalisme sih? Tanpa negosiasi apa", kontrak karya Freeport itu abis tahun 2021. 100% jadi penguasaan Indonesia. Sekarang sampai tahun 2041, 49% nya masih di tangan Freeport. Itupun kalo harganya ketemu dan duitnya ada. Nasionalis dari mana?

— Pelan-pelan, Ardi! (@awemany) 12 Juli 2018


Warganet yang lain mengingatkan Nasionalisme dengan pernyataan Tan Malaka "Tuan Rumah tak akan berunding dengan maling yang menjarah rumahnya."

— Sutan Kabasaran (@angkusanang) 12 Juli 2018


...Membuat Freeport angkat kaki dengan cara skema bodoh pembelian 41% saham yang padahal bisa diperoleh dengan jauh lebih murah saat kontrak habis tahun 2021... (``,) https://t.co/D6mWrcUBaz

— Buruh, jangan takut berserikat...!!! (@iyutVB) 12 Juli 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Kerap Meneror, Kenapa KKB Papua Tidak Dianggap Teroris?

Kerap Meneror, Kenapa KKB Papua Tidak Dianggap Teroris?


10Berita – Sikap kepolisian dalam menyikapi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua dipertanyakan. Korps Bhayangkara semestinya menjadikan KKB sebagai buruan Densus 88 Anti Teror.

“Mereka juga bertindak seperti teroris yang menjadikan aparat keamanan, TNI dan Polri sebagai sasaran,” kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/7).

Neta heran sudah banyak aparat yang menjadi korban keganasan KKB tetapi Polri tidak pernah memperlakukannya sebagai teroris dan menjadi target buruan Densus 88.

“Ada keanehan di sini. Padahal KKB Papua selalu berusaha membunuh anggota TNI Polri untuk mendapatkan senjatanya,” ujar Neta.

Dalam hemat Neta, Polri bersama TNI sudah seharunya melakukan tindakan untuk membumihanguskan KKB hingga ke akar-akarnya.

“Tidak ada pelanggaran HAM karena KKB sudah sangat meresahkan masyarakat Papua dengan aksi terornya. Sudah saatnya Polri menegaskan KKB di Papua adalah teroris yang sesungguhnya,” harap Neta.

Dia meminta pelaku teror di Papua jangan diberi hati. Jangan juga ada penyikapan berbeda seperti anggapan jika terhadap pelaku teror di Jawa, polisi mencapnya ingin mendirikan negara Islam.

“Teroris Papua juga sama, ingin mendirikan Papua merdeka,” tukas Neta.[]

Sumber :rakyatmerdeka

Habislah Nasib TGB, Masyarakat NTB Tak Simpatik Lagi Lantaran Dukung Jokowi

Habislah Nasib TGB, Masyarakat NTB Tak Simpatik Lagi Lantaran Dukung Jokowi



Akankah tuan-guru-bajang-jadi-cawapres (foto: pinterpolitik.com)

10Berita, Manuver Politik Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi Atau Lebih Dikenal Dengan Tuan Guru Bajang (TGB) yang menyatakan dukungannya terhadap Jokowi dua periode beberapa waktu lalu, menimbulkan polemik besar dikalangan akar rumput, tak sedikit dari barisan pendukung menyatakan kekecewaan mereka terutama umat Islam NTB.

Hal ini seperti disampaikan Direktur Eksekutif Global Base Review (GBR), Rusdianto Samawa, yang juga merupakan Putra asli Sumbawa, sekaligus perwakilan masyarakat nelayan NTB. Ia menilai seharusnya TGB lebih berhati hati dalam memberikan pernyataan agar tidak terjebak kedalam situasi yang menimbulkan kontroversi dibarisan pendukung. Menurut Rusdianto hal ini bisa merusak agenda agenda yang telah ada.

Persoalan-Newmont-Memaksa-TGB-Nyerah-Dan-Dukung-Jokowi (foto: rmol.co)

Apalagi sosok TGB Menurutnya, termasuk tokoh yang digadang gadangkan akan menjadi sosok pemimpin besar Islam dimasa depan, seharusnya TGB lebih berhati hati dalam mengambil langkah politik, tidak lantas termakan negosiasi rezim sekarang.

Namun demikian menurut Rusdianto, rakyat NTB masih tetap menaruh harapan besar terhadap sosok TGB selaku tokoh nasional, sebab dukungan politik jelang pilpres menurutnya bergerak dinamis, bisa berubah setiap detiknya, Ia berharap TGB bisa memahami situasi ini.

rusdianto-samawa (foto: sinarkeadilan.com)

“Kita harus tetap mendukung TGB, tetapi tidak tandem dengan rezim sekarang,”tegasnya, seperti dilansir laman pojoksatu.id (08/07/2018).

Sumber:

pojoksatu.id/news/berita-nasional/2018/07/08/tamat-sudah-tgb-warga-ntb-gak-simpatik-lagi-kalau-dukung-jokowi/amp/

Viral Kantor Polisi Bersama Indonesia-Tiongkok, Begini Ceritanya

Viral Kantor Polisi Bersama Indonesia-Tiongkok, Begini Ceritanya


10Berita, Warganet dihebohkan dengan beredarnya foto plang kantor polisi bersama dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou di Kabupaten Ketapang. Plang itu ternyata sekedar wacana yang disodorkan pihak Tiongkok kepada Polres Ketapang, Kamis (12/7).

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Ketapang AKBP Sunario menepis kabar dibangunnya kantor polisi bersama itu. "Ceritanya begini. Tadi pagi mereka mengunjugi salah satu perusahaan dari Cina yang bernama BSM, yang berada di depan Polres Ketapang. Kemudian mereka juga berkunjung ke Polres Ketapang," katanya dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Jumat (13/7).

Sesampainya di Mapolres, mereka menawarkan kerja sama. Kerja sama tersebut memang belum ada. Namun, pihak Tiongkok sudah membuat contoh plang yang saat ini beredar dunia maya.

"Saya terkejut tiba-tiba dalam pertemuan itu langsung ditawari kerja sama membentuk Kantor Kepolisian Bersama antara Republik Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok, dan langsung membawa contoh plakat," terangnya.

Tentu saja Sunario menolak ajakan kerja sama tersebut. Pasalnya, dirinya tidak memiliki kewenangan akan hal itu. "Saya bilang, kalau mau melakukan kerja sama harus melewati Mabes Polri, tidak bisa langsung di Ketapang," jelasnya.

Sampai saat ini, kata Sunario, pihaknya belum mengetahui siapa yang menyebarkan foto tersebut. Sehingga memunculkan sebuah isu yang merujuk bahwa telah terjadi kerja sama antara Polres Ketapang dan Kepolisian Tiongkok.

Kendati begitu, dia tidak akan melakukan penyelidikan terhadap penyebar foto tersebut. "Biarkan sajalah, yang jelas itu tidak ada," lugasnya.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat Kalbar khususnya dan Indonesia umumnya agar tidak percaya terhadap isu yang beredar itu. Dia menegaskan, tidak pernah ada kantor polisi bersama Polres Ketapang dan Tiongkok.

"Mereka hanya menawarkan, termasuk desain plakat tersebut. Untuk itu masyarakat jangan resah dan mudah percaya akan informasi itu," pesan Sunario.

Sumber : jawapos.com

Spanduk ‘Filipina Bagian Provinsi Cina’ Bertebaran di Ibukota Manila

Spanduk ‘Filipina Bagian Provinsi Cina’ Bertebaran di Ibukota Manila

10Berita – Spanduk kontroversial bertuliskan ‘Selamat Datang di Filipina Provinsi di China’ muncul secara misterius di lima jembatan penyeberangan di ibu kota Manila. Penampakan spanduk tersebut memicu kemarahan warganet Filipina.

Spanduk itu terpampang tepat di saat peringatan dua tahun kemenangan Filipina di pengadilan arbitrase atas gugatan terhadap China terkait sengketa Laut China Selatan.

Hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas pemasangan spanduk berbahasa China dan Inggris itu. Saat ini, spanduk kontrovesial tersebut telah dicabut oleh berwajib di Manila.

Mantan Ketua Pengacara Filipina di Pengadilan Arbitrasi Florin Hilbay mengaku geram dengan munculnya spanduk kontroversial di beberapa sudut Manila.

“Tidak lucu,” ujar Hilbay dalam facebooknya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (12/7).

Selain Hilbay, beberapa netizen menyebut spanduk itu adalah bentuk protes terhadap sikap Pemerintah Filipina yang tak tegas terhadap China terutama di Laut China Selatan meski sudah menang pengadilan arbitrase.

“Ini berlebihan, tapi negara saat ini sudah dijual,” ujar seorang warganet Filipina.

Juru bicara Presiden Filipina Harry Roque mengatakan spanduk itu adalah sesuatu yang absurd. Dia yakin, pelaku pemasangan dan pembuatan spanduk merupakan musuh politik pemerintah.

Sampai saat ini, Kementerian Luar Negeri China belum memberi komentar soal spanduk di Manila itu.

Pada dua tahun lalu pengadilan arbitrase memutuskan China tidak memiliki keterikatan sejarah di China Selatan. Oleh karenanya, China divonis telah melanggar kedaulatan Filipina di Laut China Selatan dengan tindakan mereka melarang nelayan Filipina melaut serta membangun pulau bulatan.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Setelah menang di pengadilan, Filipina di bawah pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte nyatanya mengambil kebijakan luar negeri berbeda dari perkiraan sebelumnya. Manila malah memilih untuk mendekat ke China.

Duterte bahkan menerima pinjaman serta menginginkan memperkuat investasi serta perdagangan dengan China. Berulang kali, pujian disampaikan Duterte kepada Presiden China Xi Jingping.

Pada Febuari lalu, Duterte mengeluarkan candaan yang menyulut amarah warga negaranya sendiri setelah menawarkan Filipina untuk menjadi salah satu provinsi di China. (kmpr)

Sumber : kumparan.com

TERNYATA... 4 Bank Asing Gotong Royong Akuisisi 51% Saham Freeport, Harganya 2X Lipat

TERNYATA... 4 Bank Asing Gotong Royong Akuisisi 51% Saham Freeport, Harganya 2X Lipat


10Berita, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut lebih dari 4 bank asing siap bergotong-royong bersama bank nasional untuk menyalurkan kredit sindikasi untuk akuisisi PT Freeport Indonesia.

Deputi Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, mengemukakan total jumlah bank yang akan melakukan kredit sindikasi ke PT Inalum (Persero) sebagai eksekutor akuisisi.

"Banknya bisa nambah bisa kurang. Ada luar negeri ada dari dalam negeri. Bank asing lebih dari 4 bank," ungkap Fajar usai rapat kerja bersama Komisi VI DPR, Rabu (11/7/2018).

Pada kesempatan berbeda, PT Inalum (Persero) mengklaim memiliki dana tunai Rp 20 triliun untuk melakukan akuisisi divestasi saham PT Freeport Indonesia. Inalum menyebut telah mendapatkan 'harga bagus'.

"Inalum sekarang punya cash Rp 20 triliun di deposito. Kalau sebagai orang bank kan bisa ambil dikali tiga, buat dipinjam. Jadi (bisa dapat utang) Rp 60 triliun. Cukuplah itu (untuk beli saham Freeport). Kita dapat harga di bawah, harga bagus," ujar Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dana untuk pengambilan divestasi saham 51% merupakan pinjaman sindikasi 11 bank baik nasional maupun asing.

Harga 51% Saham Freeport Rp 55 T Mahal, Jangan Gegabah

Pada Kamis (12/7/2018), Kementerian Keuangan (Kemkeu), Kementerian BUMN, Kementerian ESDM dan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) serta Freeport McMoRan.inc (FCX) menandatangani Head of Agreement (HoA)) untuk menyepakati pokok-pokok divestasi saham 51% Freeport Indonesia. HoA tersebut mengikat harga divestasi saham 51% senilai US$ 3,85 miliar atau Rp 55 Triliun lebih.

Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batu Bara menilai harga divestasi ini terlalu mahal. Seharusnya, kata dia, pemerintah bisa dan harus meminta harga yang jauh lebih rendah. Menurutnya saham Freeport semestinya hanya berkisar US$ 1-1,5 miliar.

Menurutnya, yang semestinya dijadikan rujukan perhitungan harga saham adalah periode Kontrak Karya (KK) tambang Freeport yang berakhir tahun 2021. Bukan periode KK hingga 2041 seperti yang diinginkan Freeport. "Sehingga, dengan masa berlaku KK yang tersisa hanya tinggal 3-4 tahun, maka nilai aset dan bisnis Freeport mestinya jauh lebih rendah dari US$ 3 miliar-US$ 4 miliar," tutur Marwan.

Marwan yakin Freeport menginginkan nilai saham lebih tinggi dengan menjadikan acuan periode KK hingga 2041. Padahal, lanjutnya tidak ada ketentuan dalam KK yang mewajibkan Indonesia harus memperpanjang KK hingga 2041. Ia mewanti-wanti Indonesia jangan sampai terjebak lagi oleh Freeport sebagaimana yang dilakukan mereka di periode 1990-an, di mana kontrak yang semestinya perpanjangan diganti menjadi kontrak karya baru.

"Implikasinya KK asli yang seharusnya berakhir pada 2021, kemudian diklaim oleh Freeport menjadi berakhir pada 2041," ujarnya.

Selain itu, Marwan menyebutkan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah mengeluarkan lebih dari 40 sanksi akibat kerusakan lingkungan, karena penambangan yang serampangan, melanggar aturan dan mengabaikan tata penambangan yang baik dan benar.

Dengan rujukan periode kontrak yang tinggal 3-4 tahun, menurut Marwan, saham Freeport semestinya hanya berkisar US$ 1-1,5 miliar (bukan malah US$ 3,5-4 miliar). "(Malah) Jika ditambah dengan sanksi-sanksi hukum akibat kerusakan lingkungan yang nilainya sangat besar diperhitungkan, maka nilai yang harus dibayar negara untuk saham divestasi Freeport diperkirakan hanya beberapa ratus juta dolar AS saja," tegasnya.

"Oleh sebab itu, kami perlu mengingatkan Presiden Jokowi agar tidak gegabah menyelesaikan negosiasi kontrak Freeport at any cost", demi mengejar target selesai dan berbagai kepentingan lain. Proses penetapan harga saham harus pula melibatkan lembaga penegakan hukum seperti KPK, guna mendapatkan proses yang transparan," tandas Marwan.

Sumber:
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20180711140410-4-23038/4-bank-asing-gotong-royong-akuisisi-51-saham-freeport
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20180711104410-4-22978/harga-51-saham-freeport-rp-57-t-mahal-jangan-gegabah

Ada 5 Rahasia di Aplikasi WhatsApp Yang Jarang Diketahui Orang, Apa Saja Itu?

Ada 5 Rahasia di Aplikasi WhatsApp Yang Jarang Diketahui Orang, Apa Saja Itu?

Whatsupp

BANDARpostAda 5 rahasia di Aplikasiwhatsapp (WA) yang jarang diketahui orang, apa saja itu? Yuk cari tahu.

WhatsApp menjadi salah satu Aplikasi kirim pesan instan yang dimiliki oleh banyak orang.

Banyak fitur yang bisa dimanfaatkan dari Aplikasi berwarna hijau ini.

Diantara banyaknya fitur yang ditawarkan, sepertinya banyak juga pengguna yang belum mengetahui trik menggunakan whatsappseperti berikut ini.

1. Mengetahui jumlah statistik pesan

Para pengguna whatsapp bisa memeriksa statistik pesan yang dikirim atau pun yang diterimanya.

Caranya begitu mudah.

Cukup masuk ke Pengaturan > Penggunaan Data > Statistik

Tak hanya memeriksa, kamu juga dapat mengatur ulang statistik whatsapp kamu dari bagian bawah layar.

2. Lakukan panggilan tanpa cela

WhatsApp menawarkan opsi untuk mengurangi penggunaan data saat melakukan panggilan.

Jika kamu memiliki koneksi internet yang lemah, maka kamu dapat mengaktifkan Penggunaan Data Rendah.

3. Assistant typing

Asisten cerdas Google dan Siri memungkinkan mengirim pesan whatsapplangsung tanpa mengetik apa pun.

Kamu hanya perlu meminta asisten cerdasmu dan memintanya untuk mengirim pesan ke kontak whatsapp tertentu.

4. Statistik stories

Penggunaan Data whatsapp memiliki semua data yang terkait dengan Status atau Stories WhatsApp.

Cukup buka Pengaturan> Penggunaan Data> Pembaruan Status Terkirim.

Sebagai pengguna, kamu juga bisa memeriksa berapa banyak pembaruan Status yang telah kamu terima selama ini.

5. Quick reply atau jawab cepat

Pada smartphone berbasis Android, fitur 'jawab cepat' dapat dilakukan dengan cara mengetuk lama isi pesan whatsapp yang kamu inginkan.

Nah, untuk smartphone berbasis iOS, kamu hanya perlu melakukannya dengan menggeser ke kanan pesan yang kamu pilih.

Jika dipraktikkan, maka jawab cepat yang ada di iOS lebih cepat daripada yang ada pada Android. (*)

Sumber : POS-KUPANG.COM