OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Minggu, 15 Juli 2018

Inilah Daftar Keganjilan Islam Nusantara

Inilah Daftar Keganjilan Islam Nusantara


SAYA MASIH HERAN DENGAN ISLAM NUSANTARA

1. Katanya Islam Nusantara itu lebih asli dari Islam Arab, anehnya penganjurnya membanggakan diri punya sanad ilmu yang jelas, karena pernah sekolah di dunia Arab.

2. Katanya Islam Nusantara itu lebih murni dari Islam Arab, anehnya penganjurnya bangga dengan kebolehannya membaca kitab kuning yang berbahasa Arab, bukan kitab asli Nusantara yang berbahasa Jawa Kuno, Kawi atau Sansekerta. Eh Sansekerta itu dari India bukan ?  :).

3. Katanya Islam Nusantara itu lebih sejati dari Islam Arab, anehnya sholat mereka berkiblat ke Arab dan masih berbahasa Arab, hajinya masih ke Arab, dan kalau mati masih ditahlili dengan bacaan berbahasa Arab.

4. Katanya, dakwah kita itu adalah menusantarakan Islam, dan bukan mengislamkan Nusantara, anehnya mereka tidak begitu nyaring ingin menusantarakan Freeport, menusantarakan (lagi) Indosat, atau bahkan menusantarakan demokrasi.

5. Katanya Islam Arab itu dulu menjajah, anehnya penjajah nusantara itu tidak pernah orang Arab, tetapi justru orang Belanda, orang Inggris, orang Jepang ...

6. Di Indonesia itu warga Hindu Nusantara tak pernah menjelek-njelekkan Hindu India, Katholik Nusantara tak pernah menjelek-njelekkan Katholik Vatikan, bahkan Syiah Nusantara tak pernah menjelek-jelekkan Syiah Iran; anehnya yang mengaku Islam Nusantara kok menjelek-jelekkan Islam Arab.

7. Islam Nusantara itu ramah, tidak mudah marah, anehnya mudah sekali mempersekusi ustadz yang tidak sepaham, bahkan membubarkan pengajiannya.

8. Islam Nusantara itu seperti yang dicontohkan Wali Songo yang menghargai tradisi lokal, anehnya, delapan dari sembilan anggota Wali Songo itu memakai jubah dan surban yang kearab-araban.

9. Islam Nusantara itu mengedepankan rahmah dan perdamaian, anehnya, KH Hasyim Asy'ari pada tahun 1945 memberi fatwa jihad melawan tentara sekutu, bukan salam perdamaian.

Ada lagi yang mengherankan Anda ?

Saya masih keheranan ...

Oleh: Prof Fahmi Amhar Sumber :www.tribunislam.com

Waduh, Pendukung Islam Nusantara Ini Sebut Boleh Korban Pakai Ayam

Waduh, Pendukung Islam Nusantara Ini Sebut Boleh Korban Pakai Ayam


10Berita, Pendukung Islam Nusantara yang juga intelektual muda NU Akhmad Sahal mengatakan korban diperbolehkan pakai ayam atau burung. “Ibnu Hazm dalam Al Muhalla bolehkan korban pakai ayam atau burung. Dalilnya dari sahabat Bilal. Ngaji ya biar tahu Islam,” kata Sahal di akun Twitter-nya @sahal_AS.


Pendapat Sahal dibantah akun Twitter @c_coplax: “Dalam Al Majmu’ (8: 364-366), Imam Nawawi berkata, “Syarat sah dalam qurban, yaitu hewan qurban harus berasal dari hewan ternak yaitu unta, sapi dan kambing. ..Bahimatul an’am (binatang ternak) yang telah direzkikan Allah kepada mereka” (QS. Al Hajj: 34).. loe ngaji dimane Sahal?”

“Ibnu hazm bermadzab zhahiri termasuk ulama yang menyelisihi jumhur. Beliau membolehkan binatang apa saja boleh untuk Udhhiyah. Dengan syarat hewan tersebut halal dan berkaki empat. Beliau juga membolehkan Udhhiyah dengan ayam. (Al-Muhalla, 7/358)..,” kicau @c_coplax.

Sumber : https://suaranasional.com/2018/07/12/pendukung-islam-nusantara-tegaskan-korban-diperbolehkan-pakai-ayam-dan-burung/ .

5 Kejahatan Menjadi Indah oleh Setan (2-Habis)

5 Kejahatan Menjadi Indah oleh Setan (2-Habis)

10Berita, Keempat, menampakkan dan mempertontonkan (keindahan). Yang merupakan sesuatu yang tidak diperbolehkan dan melalaikan. Allah berfirman:

“Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah,” (QS Al-Ahzab: 33).

Terlaknat bagi wanita yang melakukannya. Setan datang dan menamakan hal-hal yang menampakkan keindahan (berhias) dengan istilah “beradab” dan “progresif”, mengatakan kepada wanita: “Engkau adalah wanita cantik, maka baik bagimu untuk tampil seperti supermodel dan memperlihatkan kecantikan dan daya tarikmu” dan kemudian dia (wanita) merasa puas dan berbuat khianat karena petunjuk syaithan.

Maka dia pun menampakkan semuanya, dan jika engkau mengatakan kepadanya: “Menampakkan perhiasan dan melepaskan hijab, engkau akan terlaknat dengan melakukannya”, dia akan menjawab, “Tidak, ini adalah kebebasan pribadiku, dan lihatlah wanita-wanita yang menutup auratnya (maksudnya berhijab), mereka semua terbelakang!”

Kelima, alkohol. Hal ini diharamkan di dalam Al-Quran dan As-Sunnah, maka setan datang dan berkata: “Alkohol hanyalah minuman untuk membangkitkan semangat” dan banyak orang yang terjatuh ke dalamnya. Herankah anda bahwa seorang lakilaki mungkin shalat bersama kita dan kemudian kembali ke rumahnya dan minum (alkohol) untuk melupakan pentingnya kehidupan, setan telah menamakannya demikian baginya sehingga dia lupa mengingat Allah. Allah berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS Al-Ma’idah: 90-91).

Maka setan datang dan menamakan alkohol sebagai “minuman pembangkit semangat” dan menamakan judi dengan “lotere yang baik”, namun apa kebaikan di dalamnya?

BACA JUGA: Waktu Diamnya Setan

Di antara cara setan menampakkan indah (kejahatan) di muka bumi adalah (Menamakan ketaatan kepada Allah sebagai sesuatu yang menjijikkan): mengenakan jilbab adalah “keterbelakangan”, memelihara janggut dan memendekkan celana juga disebut “terbelakang”, berhukum dengan hukum yang telah ditetapkan oleh Allah adalah “ekstrim”; dari mana semua nama ini berasal? Dari Iblis, yang menamakan nama-nama ini terhadap ketaatan kepada Allah untuk membuat manusia lari darinya dan untuk menghalangi manusia dari jalan Allah. [].

Referensi: E-book Metode Syaithan dalam Menyesatkan Manusia/ Syaikh Abu Islam Saalih bin Thaha ‘Abdul Wahid/ Maktabah Raudhah al-Muhibbin /2008

Sumber :Islampos.

5 Kejahatan Menjadi Indah oleh Setan (1)

5 Kejahatan Menjadi Indah oleh Setan (1)

10Berita, SETAN berjanji, ketika dikeluarkan dari rahmat Allah dan dari surga-Nya, bahwa dia akan membuat (kejahatan) di muka bumi terlihat indah bagi manusia.

Allah berfirman: “Iblis berkata: ‘Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya’,” (QS Al-Hijr: 39).

Allah juga berfirman: “Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih.” (QS An-Nahl: 63)

Di antara perbuatan setan menampakkan baik (kejahatan) kepada manusia adalah membuat kehidupan dunia tampak indah bagi Bani Adam dan perhiasan-perhiasan dunia tampak dihadapannya, sehingga mereka berpaling kepadanya dan disibukkan untuk mengumpulkannya dan bersegera kepadanya.

BACA JUGA: Goda Orang Shalat, Ini Pintu yang Dimasuki Setan

Maka mereka melakukan perjalanan untuk kehidupan dunia, mengambil, memberi, menahan dan belajar, berpikir bahwa mereka akan abadi di dalamnya, lupa bahwa mereka akan kembali kepada Allah.

Allah berfirman mengenai kehidupan dunia: “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS Al-Hadid: 20)

Berapa banyak Muslim yang melalaikan shalatnya karena kehidupan dunia? Allah berfirman:

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS Maryam: 59).

Mereka menerima hasrat sementara terhadap kehidupan dunia, berapa banyak di antara anda yang kehilangan pelajaran ilmiah? Berapa banyak diantara Anda yang tertahan dari menghafalkan beberapa juz dari Al-Quran karena kehidupan dunia? Alasannya, karena setan mengampakkannya baik bagimu.

Juga di antara perbuatan setan menampakkan indah (kejahatan) di muka bumi adalah dia menamakan hal-hal yang terlarang dengan nama-nama dan sesuatu yang dicintai sehingga kita melakukannya dan jatuh ke dalamnya. Berikut ini kejahatan-kejahatan yang dibuat indah oleh setan:

BACA JUGA:  Ketika Tiba di Suatu Tempat, Doa Ini Selamatkan dari Kejahatan

Pertama. Pohon keabadian adalah pohon yang berada di Surga yang Allah larang dari Adam. Allah berfirman: “Hai Adam, makanlah dari apa-apa yang engkau inginkan, kecuali dari pohon ini.” Lantas, apakah iblis datang kepada Adam dan berkata: “Hai Adam, makanlah buah dari pohon ini yang Allah telah larang darimu, yang akan menghancurkanmu.”? Tentu saja tidak. Tetapi iblis datang kepada Adam dengan membisikkan: “Maukah kutunjukkan kepadamu pohon keabadian?” maka dia menamakan pohon yang dilarang dengan nama “pohon keabadian” dan Adam menerimanya dan makan darinya, menyalahi perintah Tuhan-nya dan dikeluarkan dari Surga setelah bertaubat, ini dari hikmah yang Allah kehendaki.

Kedua, suap-menyuap. Suap menyuap ini dilarang oleh Rasulullah SAW, baik yang menyuap maupun yang disuap, dan setan ketika mengajak seseorang kepada perbuatan ini memberikan nama yang lain seperti “hadiah”.

Orang yang akan disuap akan berkata kepada Anda: “ini adalah hadiah” dan yang menyuap berkata; “ini adalah hadiah” dan menerimanya, karena telah diberi nama dengan nama selain nama aslinya. Siapa yang menamakannya “hadiah”? Setan, yang membisikkan kepada pembantu-pembantunya bahwa itu adalah hadiah dan menyebarkannya diantara manusia bahwa itu “hanya sekedar hadiah”.

Ketiga, riba. Allah menyatakan perang terhadap orang yang mengambil riba dan Rasulullah SAW melaknat orang yang mengambil keuntungan dari riba, menyetujuinya, menuliskannya, dan menyaksikannya. Setan datang dan menamai riba dengan keuntungan dan hanya berupa laba. []

BERSAMBUNG

Referensi: E-book Metode Syaithan dalam Menyesatkan Manusia/ Syaikh Abu Islam Saalih bin Thaha ‘Abdul Wahid/ Maktabah Raudhah al-Muhibbin /2008

Sumber : Islampos.

FPI: Aksi Penghadangan, Makin Menunjukkan Mereka Anti Pancasila, Rasis dan Fasis!

FPI: Aksi Penghadangan, Makin Menunjukkan Mereka Anti Pancasila, Rasis dan Fasis!


10Berita, Wakil Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), KH Ja’far Shodiq mengecam tindakan intoleran gerombolan massa yang melakukan aksi penolakan di Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara.

Saat aksi penolakan KH Ja’far Shodiq mengaku tak diberi kesempatan bertemu pihak panitia maupun serta para pelaku aksi. Aparat beralasan demi keamanan, para pengurus DPP FPI termasuk KH Ja’fa Shodiq dipulangkan tanpa ada negosiasi apa pun.

“Tidak ada pembicaraan apa pun dengan teman-teman di sana, karena teman-teman diblokir tidak bisa masuk. Kita minta ketemu dengan teman-teman saja tidak bisa. Mereka (aparat kepolisian) meminta saya pulang ke Jakarta demi keamanan, ketenangan. Kita juga tidak boleh ketemu dengan mereka (pihak demonstran), tadi ada anggota dewan dan FKUB yang mau memfasilitasi juga nggak bisa,” kata KH Ja’far Shodiq kepada Panjimas.com, Sabtu (14/7/2018).

KH Ja’far Shodiq menilai, penghadangan yang dilakukan segerombolan massa di Bandara Juwata justru menunjukkan siapa sebenarnya yang anti Pancasila dan Kebhinekaan.

“Mereka menunjukkan kalau mereka itulah yang, anti Kebhinekaan, mereka rasis, mereka fasis. Tinggal masyarakat harus mulai sadar, siapa yang anti Pancasila kalau bukan mereka?” tegasnya.

Untuk itu, KH Ja’far Shodiq mengajak masyarakat, khususnya kaum Muslimin Kalimantan Utara agar mengokohkan persatuan dan tak perlu reaktif menyikapi peristiwa tersebut.

“Sabar saja, insya Allah nanti juga ada balasannya,” tandasnya.

Sumber : panjimas.com

Membaca Peluang Mahfud MD Jadi Cawapres Jokowi

Membaca Peluang Mahfud MD Jadi Cawapres Jokowi


10Berita, Belakangan santer beredar nama-nama tokoh yang berpotensi besar menjadi cawapres bagi calon petahana, Joko Widodo.

Akhir-akhir ini santer nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, kemungkinan akan dipilih menjadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019. Pasalnya, nama Mahfud kabarnya diusulkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat bertemu Jokowi di Istana Batu Tulis beberapa waktu lalu.

Seberapa besar kans Mahfud MD digandeng Jokowi sebagai cawapres Jokowi di Pilpres 2019?

"Mahfud MD kalau kita cermati dari kualifikasi figur sangat menarik. Dalam soal ujian integritas beliau sudah selesai, bisa melewati dengan baik dan membuktikannya," kata Pengamat Politik UIN Syarif Hadayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago, Sabtu 14 Juli 2018.

Apakah Mahfud MD pantas jadi cawapres Jokowi. Pertama Mahfud MD punya jam terbang yang tinggi di pemerintahan, track record bagus, sucses story-nya jelas baik di level eksekutif, legislatif dan yudikatif.

"Beliau pernah jadi Menteri Pertahanan di era Presiden Gus Dur, di legislatif pernah menjabat anggota DPR dan di institusi yudikatif pernah menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Disamping itu, beliau punya modal suara akar rumput (grassroot), representasi santri dan NU," paparnya.

Track record Mahfud yang panjang itu diharapkan mampu menutupi kelemahan Jokowi soal pengelolaan isu-isu Umat dan kebangsaan.

"Namun ada persoalan dan kelemahan, karena Mahfud bukan dari Parpol, apakah Mahfud bisa diterima ditataran level elite partai koalisi pendukung Jokowi," ujarnya.

Sumber: RMOL

Sri Mulyani NGACO!

Sri Mulyani NGACO!


10Berita, Menteri Keuangan Sri Mulyani benar-benar ngaco. Pernyataan dia bahwa negara untung Rp 8 triliun di balik pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuktikan tingkat kecerdasan dan batas kesadaran yang tidak bisa ditolerir karena sangat melampaui batas.

"Apa yang disampaikan Sri Mulyani itu menghilangkan fakta bahwa Negara berada pada kerugian yang nyata," kata Kordinator Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran (Alaska) Adru Zulpianto, Sabtu 14 Juli 2018.

Pada faktanya, kata dia, melemahnya rupiah membuat BI menggelontorkan  Rp 18 triliun untuk intervensi pasar sekunder agar rupiah kembali menguat. Sementara di pasar primer yang bukan dalam konteks intervensi BI sudah dikeluarkan dana Rp 42 triliun.

Sedangkan cadangan devisa (Cadev) Negara sejak tiga bulan terakhir mengalami penurunan sebesar 5,1 miliar dolar AS dari bulan April sebesar 124,9 miliar dolar AS, dan pada akhir Juni menjadi sebesar 119,8 miliar dolar AS.

Parahnya, kata Adru, pelemahan rupiah yang melampaui kisaran Menteri Keuangan membuat PLN menanggung rugi Rp 6 triliun seiring biaya operasional yang tembus hingga Rp 10 triliun. Ini terjadi karena di setiap pelemahan rupiah sebesar Rp 100, biaya produksi PLN meningkat sebesar Rp 1,3 triliun.

"Konsekuensinya laba yang didapatkan PLN akan berkurang, sehingga bukan tidak mungkin tarif listrik bagi rakyat akan kembali dinaikkan seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya ketika laba PLN merosot 71,67% dari sebesar Rp 15.6 Triliun menjadi Rp 4,42 triliun," imbuh dia.

Pelemahan rupiah juga akan berimbas pada meningkatnga biaya untuk bertahan hidup. Kenaikan harga telur sudah mengawali efek lemahnya rupiah yang kemudian akan berimbas pada kenaikan harga di semtor industri makanan. Kemudian menyusul pada kenaikan sektor manufaktur dan ritel dalam negeri yang mengandalkan bahan produksinya dari impor.

Karena itulah menurut dia, Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan telah gagal menjaga perekonomian dalam negeri. Selama ini Sri Mulyani terlalu fokus berhutang dan mengimpor dari luar negeri ketimbang mengembangkan ekonomi dalam negeri dengan menggencarkan ekspor barang jadi dan mengembangkan sumber daya alam dalam negeri dengan harga yang tidak dibeli murah kepada Negara lain.

"Kami menilai bahwa kegagalan Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan selama ini ditengarai karena terlalu fokus membuat kebijakan ekonomi dalam negeri lebih menguntungkan bagi Negara lain ketimbang menguntungkan sektor ekonomi dalam negeri yang dapat menguntungkan bangsa dan Negara Indonesia," tukas Adru Zulpianto.

Sumber: RMOL

Arafah, Hari Pembebasan Neraka

Arafah, Hari Pembebasan Neraka

10Berita, USAI Syawal kini kita telah memasuki bulan penuh keberkahan dan kemuliaan, yakni bulan Dzulhijjah. Di awal bulan ini, kita dianjurkan untuk melaksanakan puasa. Berbeda dengan puasa Ramadhan, kali ini yang kita laksanakan puasa sunnah.

Dan jangka waktunya pun bukanlah satu bulan, melainkan hanya sembilan hari. Meski begitu, jika kita tak mampu melaksanakannya setiap hari, kita bisa mengambil hari mana saja yang kita mau untuk berpuasa.

Tetapi, tahukah Anda, bahwa ada satu hari di awal Dzulhijjah ini yang begitu istimewa? Ya, hari itu berada di hari ke sembilan, yakni hari Arafah. Di mana pada hari itu para jemaah haji sedang melaksanakan wuquf di Arafah. Anda tahu mengapa hari ini begitu istimewa?

Pada hari Arafah, Allah Subhanahu wa Ta’ala melimpahkan kasih sayang-Nya kepada kita. Allah mengampuni dosa-dosa hamba-Nya dan membebaskan dari siksa api neraka.

Dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa RasulullahSAW bersabda, “Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman, ‘Apa yang diinginkan oleh mereka?’” (HR. Muslim no. 1348).

BACA JUGA: Terhapusnya Dosa Orang Berhaji

Subhanallah bukan? Jika tidak mampu melaksanakan puasa dari tanggal satu hingga delapan, maka jangan lewatkan puasa di tanggal sembilannya. Sebab, hari itu merupakan hari penting bagi kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. []

Sumber : Islampos.

Tentang Anies Baswedan, Menanti Hattrick Sohibul Iman

Tentang Anies Baswedan, Menanti Hattrick Sohibul Iman

10Berita, Sejarah mencatat, Mohamad Sohibul Iman, lelaki kelahiran Tasikmalaya Jawa Barat, 5 Oktober 1965 ini mengantarkan Anies Baswedan dua kali ke tampuk kepemimpinan.

Peraih gelar S1 hingga S3 di Jepang yang kini menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera ini pertama kali mengantarkan Anies Baswedan menjadi Rektor Universitas Paramadina Jakarta.

Sohibul Iman menjadi rektor Universitas Paramadina pada tahun 2005 ketika rektor waktu itu, cendikiawan Nurcholis Madjid wafat.

Dunianya orang-orang yang suka berpikir sempat kaget saat itu, Nurcholis Madjid yang cenderung liberal digantikan oleh seorang kader PKS. Bagaimana bisa Cak Nur yang terkenal dengan slogan “Islam yes, Partai Islam no,” digantikan oleh Sohibul Iman yang punya prinsip sebaliknya “Islam yes, partai Islam yes.”

Tersiar kabar pula, menjelang kematiannya Nurcholis Madjid, sudah insyaf dari pandangannya tentang liberalisme Islam karena dekat dengan sosok Sohibul Iman.

Hasil membaca berbagai sumber, ternyata Sohibul Iman dipilih pihak yayasan karena sosok kalem nan santun ini dianggap bisa bekerja profesional dan membenahi universitas yang ternyata dirundung banyak masalah manajerial.

Tak bertahan lama, setelah membenahi manajerial kampus, pada tahun 2007, Sohibul Iman memilih mundur dari jabatannya sebagai rektor.

Yudi Latif, tokoh muda yang dianggap sebagai pelanjut ide-ide Cak Nur santer disebut akan mengisi posisi rektor, namun ternyata Anies Baswedan lah yang dipilih pihak yayasan.

Kali kedua, tentu saja saat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017 lalu. Sohibul Iman yang kini menjadi presiden PKS, merestui dan memberikan tiket bagi menteri pendidikan yang dipecat Jokowi itu untuk maju dan bertarung melawan Ahok.

Keberanian Sohibul Iman memberikan tiket kepada Anies Baswedan tentu bukanlah cek kosong. Karena sekian lama kenal dan bersinergi, tentu hafal juga soal kepribadian serta kemampuannya memimpin.

Demikian, dua kali sudah dalam hidupnya, Sohibul Iman mengantarkan sahabatnya Anies Baswedan.

Kini, akankah Sohibul Iman mengantarkan Anies Baswedan untuk yang ketiga kalinya?

Menjadikan Anies Baswedan sebagai Presiden Republik Indonesia?

Tunggu Agustus!

***

Kampung Dua, 14 Juli 2018

Enjang Anwar Sanusi

Sumber : Ngelmu.co

Sabtu, 14 Juli 2018

Para Cendekiawan Barat Memeluk Islam, Kenapa?

Para Cendekiawan Barat Memeluk Islam, Kenapa?

10Berita, TELAH kita ketahui bahwasanya Islam merupakan agama yang dipercaya memberikan jalan kebenaran dan keselamatan. Jika kita memegang dua pedoman di dalamnya, yakni Al-Quran dan Hadis maka keselamatan di dunia dan akhirat insha Allah akan kita peroleh. Dan kini, orang-orang yang memeluk agama Islam bukan saja hanya dari lahir, tapi orang-orang yang memang bukan berasal dari Islam pun tak sedikit yang memeluk Islam.

Cara mereka memeluk agama Islam ini cukup beragam. Hidayah yang mereka terima dari Allah SWT berbeda-beda. Tapi, kebanyakan di masa kini, mereka yang memeluk Islam bukan karena hasil usaha misi Islam. Para cendekiawan Barat misalnya, mereka memeluk Islam atas kesadaran sendiri. Apa sebabnya?


Umumnya di antara mereka (orang Barat) gemar membaca. Rupanya dengan membaca buku Islam dan nilai-nilai ajaran Islam di Al-Quran, mereka menemukan kebenaran. Banyak dari mereka yang terus mencari dan tidak puas dengan agama yang dianutnya. Mereka menjadi sadar dan mendapat kepuasan batin kemudian memeluk Islam.

Ada beberapa orang yang menceritakan beberapa alasan mengapa mereka memilih Islm. Di antaranya mereka berkata, “Saya mempelajari Islam dan saya yakin risalahnya benar. Muhammad sebagai utusan Allah dibuktikan kebenarannya. Kalau saja ia bohong, tentunya ada maksud-maksud tertentu yang hanya untuk kepentingan pribadi. Maksud mencari pengaruh, kekuasaan, harta dan lain-lain.”

Nabi Muhammad pernah ditawari menjadi raja, berkuasa tanpa bersusah payah, ditawari harta untuk menghentikan kegiatannya, tetapi ia menolak. Bagi manusia yang tidak berprinsip, tawaran seperti itu bisa mengubah pendirian. Bahkan pada saat-saat terakhir beliau, harta yang melimpah ruah yang sampai ke tangannya dibagi untuk kepentingan umat. Sabdanya, “peninggalan saya tidak boleh diwariskan, semua untuk sedekah (untuk umat). Begitu tinggi akhlaknya, membuat seseorang yang mendengarnya benar-benar percaya.

BACA JUGA: Ini Solusi Cendekiawan Mekkah untuk Mereka yang “Merasa” Telat Nikah

Pengakuan lain dari seorang wanita, katanya, “Nabi Muhammad dijaga dan dilindungi oleh beberapa orang sahabat. Mereka takut kalau Nabi Muhammad diganggu keselamatan jiwanya.” Kemudian Nabi Muhammad berkata kepada para sahabat, “Akhirilah penjagaan kalian, karena Allah akan menjamin keselamatanku.”

Allah SWT berfirman, “Allah memelihara kamu dari gangguan manusia,” (QS. Al-Maidah: 67).

Kalau Nabi Muhammad penipu, tentunya ia tidak akan menipu dirinya sendiri. Dia tidak akan membiarkan keselamatan dirinya terancam. Kalau saja dia tidak yakin bahwa Allah menjamin keselamatannya, pasti tidak akan dihentikan penjagaan para sahabat terhadap dirinya.

Cerita ketiga, juga tentang cendekiawan Barat, secara terbuka ia berkata, “Tuduhan kepada Nabi Muhammad bahwa Al-Quran itu hasil karangannya adalah tidak benar. Saya tantang kepada siapa saja, apabila orang jenius di muka bumi ini yang dapat mengarang tiga susunan tutur kata (usluub).

Pertama, susunan kata dan bahasa Al-Quran. Kedua, susunan kata-kata hadis Qudsi. Ketiga, susunan kata-kata hadis Nabawi. Tidak ada satu manusia jenius pun yang dapat menciptakan dan menyusun kata (usluub) sampai tiga tingkatan dengan saling berbeda gaya serta kekuatan yang sangat tinggi dan bermutu itu.” []

Sumber: Anda Bertanya Islam Menjawab/Karya: Prof. Dr. M. Mutawalli asy-Sya’rawi/Penerbit: Gema Insani