OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 19 Juli 2018

Dicecar DPR, Menteri Jonan JUJUR: Perjanjian Tidak Mengikat, Indonesia TIDAK PUNYA 51% Saham Freeport. Suryo Prabowo: JANGAN OMONG GEDE DULU!

Dicecar DPR, Menteri Jonan JUJUR: Perjanjian Tidak Mengikat, Indonesia TIDAK PUNYA 51% Saham Freeport. Suryo Prabowo: JANGAN OMONG GEDE DULU!


10Berita, Menteri ESDM Ignasius Jonan menegaskan bahwa penandatanganan perjanjian awal atau Head of Agreement (HoA) soal pengambilalihan saham PT Freeport Indonesia antara PT Inalum (Persero) dan Freeport-McMoran Inc yang dilakukan tanggal 12 Juli 2018, bersifat tidak mengikat.

Karena tidak mengikat, dia pun menerangkan bahwa HoA itu baru menyepakati langkah-langkah untuk divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia, sedangkan transaksi jual beli saham belum terjadi. HoA masih perlu dituangkan dalam perjanjian yang lebih rinci.

“Ini sebenarnya secara hukum HoA itu tidak pernah mengikat. Belum (belum ada akuisisi 51 persen saham PT Freeport Indonesia). Saya kan enggak ngomong sudah ada,” kata Jonan dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 19 Juli 2018.

Meski demikian, Jonan menegaskan, HoA ini merupakan tahap awal yang harus dilewati dalam perjanjian internasional. Walaupun tidak mengikat, proses ini wajib dilakukan untuk mengetahui bagaimana cara pembayaran divestasi saham Freeport yang angkanya sudah ditetapkan USD 3,85 miliar.

Secara sederhana, Jonan menganalogikakan proses HoA ini sebagai pasangan kekasih yang telah bertunangan. Katanya, pertunangan bukan jaminan pasangan itu akan menikah secara sah, tapi mereka tidak akan bertunangan jika tidak berniat melangkah ke jenjang pernikahan.

“Sebenarnya gini, kalau analogi saya kenapa kok dibuat HoA, supaya jelas bayarnya kapan, kalau telat bagaimana, macam-macam. Akuisisi ini bisa tukar saham, bayar pakai dividen atau apa macam-macam caranya. Ini belum terjadi? Belum. Kenapa dibikin? Ya gini, apa perlu dibuat? Secara standar internasional perlu. Ini kayak tunangan. Pasti menikah? Ya enggak, tapi kalau enggak niat nikah, kenapa harus tunangan,” ungkapnya.

Kejujuran Jonan ini ditanggapi keras oleh mantan Kasum TNI Letjen (Purn) Suryo Prabowo.

Jgn OMONG GEDE dulu

Perjanjian Awal (HoA) Inalum dgn Freeport tdk Mengikat

HoA itu mirip dgn pertunangan yg ‘diharap’ bisa ke jenjang pernikahan

Jadi secara hukum blm ada akuisisi 51 % saham PT Freeport Indonesiahttps://t.co/8xZLfOA2Pa

— J.S. Prabowo (@marierteman) July 19, 2018

Sumber : PORTAL ISLAM

GOODBENER 😊👍 Kalahkan 50 Kota Dunia, Pemprov DKI Terima Penghargaan Kota Paling Dicintai Tahun 2018

GOODBENER 😊👍 Kalahkan 50 Kota Dunia, Pemprov DKI Terima Penghargaan Kota Paling Dicintai Tahun 2018


10Berita, JAKARTA -  Kota Jakarta dinyatakan sebagai pemenang global ajang We Love Cities 2018 yang diselenggarakan World Wide Fund for Nature (WWF).

Dengan penghargaan tersebut, Jakarta berhak menyandang gelar sebagai kota paling dicintai warganya. Jakarta mengalahkan lebih dari 50 kota besar lainnya di dunia. Sebut saja Tokyo (Jepang), Vancouver (Kanada), dan Kuala Lumpur (Malaysia). Jakarta juga mengungguli kota tetangga yakni Bogor, Jawa Barat yang sebelumnya menjadi juara.


Secara simbolis, penyerahan penghargaan dari Bogor ke Pemprov DKI dilakukan hari ini, Kamis (19/7/208).

"Sore tadi Jakarta mendapat kiriman dari Bogor, bukan air, tapi penghargaan #WeLoveCities yang diantar secara simbolis oleh Walikota Bogor, Pak Bima Arya," tutur Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesdan di akun Instagramnya, Kamis (19/7/2018).

Kota Jakarta unggul sebagai pemenang global ajang We Love Cities 2018 yang diselenggarakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF). Kota Bogor adalah pemenang sebelumnya dua tahun yang lalu. Tahun ini Jakarta berhak menyandang gelar sebagai kota paling dicintai warganya dan mengalahkan sejumlah kota besar lainnya di dunia, termasuk Tokyo, Vancouver, dan Kuala Lumpur.


"Tentu penghargaan ini sungguh membuat bangga seluruh warga kota, berkat kerja keras dan sinergi seluruh pihak mengantisipasi dampak perubahan iklim yang disampaikan dalam media pelaporan carbon Climate Registry (cCR), yang kemudian dinilai oleh Panel Juri OPCC, sehingga Jakarta dipercaya memegang amanah sebagai One Planet City Challenge dan We Love Cities 2018," papar Anies.

"Kami optimis dengan kerja keras dan sinergi kita bersama bisa mencapai lebih banyak lagi Ikhtiar dalam mewujudkan Jakarta yang Adil, Maju dan Bahagia, seperti membuka lapangan kerja, menumbuhkan wirausaha, menekan emisi dan polusi, menjaga kualitas air, serta menjaga kualitas lingkungan hidup lebih efektif dengan rasa cinta pada Kota Jakarta. #WeLoveJakarta," pungkas Anies.

Sore tadi Jakarta mendapat kiriman dari Bogor, bukan air, tapi penghargaan #WeLoveCities yg diantar secara simbolis oleh Walikota Bogor, Pak Bima Arya. . Kota Jakarta unggul sebagai pemenang global ajang We Love Cities 2018 yang diselenggarakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF). Kota Bogor adalah pemenang sebelumnya dua tahun yang lalu. Tahun ini Jakarta berhak menyandang gelar sebagai kota paling dicintai warganya dan mengalahkan sejumlah kota besar lainnya di dunia, termasuk Tokyo, Vancouver, dan Kuala Lumpur. . Tentu penghargaan ini sungguh membuat bangga seluruh warga kota, berkat kerja keras dan sinergi seluruh pihak mengantisipasi dampak perubahan iklim yang disampaikan dalam media pelaporan carbon Climate Registry (cCR), yang kemudian dinilai oleh Panel Juri OPCC, sehingga Jakarta dipercaya memegang amanah sebagai One Planet City Challenge dan We Love Cities 2018. . Kami optimis dengan kerja keras dan sinergi kita bersama bisa mencapai lebih banyak lagi Ikhtiar dalam mewujudkan Jakarta yang Adil, Maju dan Bahagia, seperti membuka lapangan kerja, menumbuhkan wirausaha, menekan emisi dan polusi, menjaga kualitas air, serta menjaga kualitas lingkungan hidup lebih efektif dengan rasa cinta pada Kota Jakarta. #WeLoveJakarta

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on Jul 19, 2018 at 5:10am PDT


Sumber : PORTAL ISLAM

Elite-elite Demokrat Takjub, Sikap Prabowo Kini Berubah

Elite-elite Demokrat Takjub, Sikap Prabowo Kini Berubah

 

Prabowo Jenguk SBY di RSPAD

10Berita  – Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan punya kesan tersendiri terhadap Prabowo Subianto usai dia bertemu kembali di RSPAD.

Usai menjenguk Susilo Bambang Yudhoyono, Hinca menilai, ada perbedaan mencolok yang ditunjukkan Prabowo perihal komunikasi.

"Saya sebutnya ini Prabowo baru. Caranya, elegannya. Buat saya itu mengagetkan," kata Hinca di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu malam, 18 Juli 2018.

Hinca menyatakan, selama ini orang beranggapan Prabowo yang juga mantan Danjen Kopassus itu punya sikap kaku dan tegas.

Namun yang dilihatnya saat ini justru terbalik. Menurut Hinca, hal serupa juga dirasakan elite Demokrat lain yakni Syarief Hasan dan Amir Syamsuddin yang ikut menyambut Prabowo di rumah sakit.

"Hari ini beda, rileks, cara bicara dengan teman-teman enjoy. Waktu kami antar (ke kamar SBY) kami bicara. Lepas bicaranya," ujar Hinca.

Terakhir, kata Hinca, pertemuan antara SBY dan Prabowo terjadi pada tahun lalu usai disahkannya Undang Undang Pemilu. Atas pengesahan Undang Undang itu, partai yang wakilnya walk out bertemu usai mayoritas fraksi di Parlemen memilih aklamasi.

Demokrat dan Gerindra termasuk PAN dan PKS menolak syarat pencalonan presiden atau presidential threshold. Saat itu SBY dan Prabowo menggelar pertemuan 'diplomasi nasi goreng' dan sepakat mengawal pemerintahan dan sempat menyinggung koalisi di Pemilu selanjutnya.

"Setelah pertemuan diplomasi nasi goreng baru kali ini bertemu lagi. Persis setahun. Waktu dahulu kaku sekali," kata dia.

Sumber :viva.co.id 

Patungan Bendera Bambu Meriahkan ASIAN GAMES, Pemprov DKI Beri Penghargaan Warga Jakarta

Patungan Bendera Bambu Meriahkan ASIAN GAMES, Pemprov DKI Beri Penghargaan Warga Jakarta


10Berita, Sosial media dihebohkan dengan nyinyiran kaum gagal move on terkait bendera Asian Games yang dipasang di Jakarta pakai bambu. Mereka menyalahkan Anies-Sandi yang dinilai kerja ala kadarnya hanya pakai bambu padahal itu event internasional.

TERNYATA... yang pasang bendera-bendera negara-negara peserta Asian Games ini adalah inisiatif warga Jakarta yang ingin turut memeriahkan gelaran Asian Games. Warga rela berkorban patungan uang dan tenaga memasangnya.

[video]


Atas kepedulian warga DKI Jakarta ini, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyampaikan apresiasinya.

Warga Jakarta yang patungan itu kemudian diundang ke Balai Kota dan mendapat apresiasi langsung dari Wagub DKI Sandiaga Uno.

"Inilah inisiator pemasang bendera negara-negara peserta Asian Games di Pluit Selatan Raya Jakarta Utara," kata Sandi di akun Instagramnya, Kamis (19/7/2018).

"Mungkin bendera yang dipasang tidak terlihat mewah, hanya menggunakan tiang bambu. Tapi niatnya ingin menyukseskan dan menguatkan demam Asian Games patut kita acungi jempol," sambungnya.

Inisiator pemasang bendera adalah warga DKI beranama Muhammad Tamran.

"Ini merupakan inisiatif dan kreatifitas Mas Tamran dan teman-teman sendiri. Ini bukti bahwa demam Asian Games sudah semakin terasa, dan Asian Games bukan lah ajang olahraga yang hanya bisa dinikmati masyarakat menengah atas, tapi juga seluruh lapisan masyarakat," ujar Sandi.

"Buat Mas Tamran dan teman-teman, kami Pemprov DKI berterima kasih banyak telah ikut membantu menggaungkan demam Asian Games. Kita harap akan banyak lagi warga yang ikut membantu menyemarakkan Asian Games dengan kreatifitasnya masing-masing," tutup Sandi yang memposting foto Mas Tamran.

Dilansir detikcom, bendera negara Asian Games yang dipasang pakai bambu dipasang di kawasan Jakarta Utara. Rupanya deretan bendera dan tiangnya itu hasil patungan 9 orang.

Hal tersebut dituturkan seorang warga setempat bernama Tamran saat ditemui detikcom di lokasi, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (18/7/2018). Tamran menyatakan dia dan teman-temannya yang membeli perlengkapan bendera itu.

"Kita bawa marilah kita meriahkan lah Jakarta ini (meriahkan Asian Games dan acara torch relaynya). Pasang bendera beli bendera dan beli bambu. Kita pakai uang masing-masing," kata Tamran.

Sumber :Portal Islam 

MUI Jatim: Penelitian “Masjid Terpapar Radikalisme” Tendensius dan Diskriminatif

MUI Jatim: Penelitian “Masjid Terpapar Radikalisme” Tendensius dan Diskriminatif


10Berita, Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur (MUI Jatim) mengkritisi hasil penelitian lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) yang menyatakan bahwa 41 dari 100 masjid milik pemerintah/BUMN di Jakarta terindikasi radikalisme.

Dewan Pimpinan MUI Jatim menyatakan, hasil survei tersebut terlalu premature untuk dirilis, sehingga yang terjadi bukan menyelesaikan masalah, tetapi malah memicu masalah baru.

“Terbukti telah menimbulkan pro dan kontra di masyarakat,” ujar Ketua Umum MUI Jatim KH Abdusshomad Buchori dalam pernyataannya bersama Sekretaris Umum Ainul Yaqin di Surabaya, Jatim, baru-baru ini diterima hidayatullah.com, Kamis (19/07/2018).

Survei tersebut, terangnya, secara akademik dipertanyakan karena metode pengambilan datanya tidak mencukupi. Data yang dipetik terlalu sedikit sehinggga tidak cukup bisa digeneralisasi, karena hanya mengambil sampel dari materi khutbah Jumat selama hanya empat kali.

“Sedangkan kegiatan di masjid yang lain sangat banyak,” imbuhnya.

Selain itu, MUI Jatim menilai, penetapan kriteria dan batasan tentang radikalisme dalam penelitian itu sangat bias. Cara seperti ini hanya akan memunculkan stigmatisasi dan kecurigaan pada kelompok/golongan tertentu, sehingga kontra produktif dalam upaya membangun ukhuwah Islamiyah.

Semestinya, jelas Kiai Somad, panggilannya, ukhuwah Islamiyah perlu terus dipupuk karena hal ini menjadi salah satu sendi dasar dalam memperkokoh kesatuan bangsa.

“Penelitian ini tendensius dan diskriminatif karena hanya diorientasikan kepada rumah ibadah dan kegiatan umat Islam.

Cara-cara seperti ini justru bisa menimbulkan kekecewaan bagi umat Islam yang jika tidak terkendali akan memicu permasalahan lain seperti adanya reaksi yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, menurut Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, temuan hasil penelitian P3M tentang 41 dari 100 masjid di lingkungan pemerintahan baik di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga negara, maupun kementerian terindikasi telah disusupi paham radikal tak bisa dianggap sepele.

Menurutnya, harus ada klarifikasi soal temuan itu yang diikuti tindakan-tindakan antisipatif.

Bambang mengatakan, Komisi VIII DPR yang membidangi urusan keagamaan bisa menindaklanjuti temuan itu dengan menggelar rapat kerja bersama Menteri Agama.

“Undang pula P3M untuk meminta penjelasan mengenai sejumlah masjid yang disusupi paham radikal tersebut,” ujar Bamsoet -panggilan akrabnya- dalam rilisnya di Jakarta, Senin (09/07/2018).

Sumber : hidayatullah.com

Instruksi HRS: Jangan Lagi Ada di Kapal Perjuangan Kami

Instruksi HRS: Jangan Lagi Ada di Kapal Perjuangan Kami

10Berita  Tokoh paling penting Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab menyerukan kepada yang mendukung partai penista agama. Jika ada yang memilih bergabung dengan mereka, Habib Rizieq mempersilakan agar tak lagi berada di kapal perjuangan bersamanya.

Habib Rizieq Shihab menyerukan kepada umat Islam agar tidak mendukung atau bergabung dengan partai pendukung penista agama. Imam Besar FPI ini juga melarang adanya dukungan bagi kelompok yang dinilai penyokong pembubaran ormas Islam dan pelaku kriminalisasi ulama.

“Saya selalu menyerukan umat islam untuk bersatu menenggalamkan mereka,” kata Rizieq di akun twitternya @RizieqSyihabFPI.

Jadi, jika ada pengurus maupun anggota FPI atau GNPF, atau PA 212 atau Tim Pengacara saya ataupun elemen Gerakan Aksi Bela Islam lainnya yang bergabung dengan mereka, maka kita hormati pilihannya karena itu Hak Konstitusinya. Tapi, jangan lagi ada di Kapal Perjuangan Kami.
• pic.twitter.com/ijLvkuBbZG

— حبيب محمّد رزق شهاب (@RizieqSyihabFPI) July 19, 2018


Habib Rizieq menegaskan bahwa jika ada pengurus atau anggota FPI, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa, atau Persaudaraan Alumni 212 atau tim pengacara, atau elemen gerakan aksi bela islam lainnya yang bergabung dengan mereka, maka harus dihormati pilihannya. Sebab, pilihan mereka adalah hak mereka pribadi. Namun, jangan ada lagi di kapal perjuangan bersamanya.

“Karena itu hak konstitusinya. Tapi, jangan lagi ada di kapal perjuangan kami,” kata Rizieq.

Baca juga: Nyaleg Lewat PDIP, PA 212 Sebut Kapitra Ampera Berkhianat

Meski Habib Rizieq tak menyebut nama, sebelumnya salah satu pengacara Habib Rizieq, Kapitra Ampera diusung oleh PDIP sebagai salah satu calon legislatif untuk Pemilu 2019. Kapitra dikatakan akan bertarung di daerah pemilihan di Sumatera Barat.

Sebelumnya, Kapitra menyatakan bahwa dirinya telah meminta pendapat Rizieq terkait pencalonan dirinya ini. Kapitra mengatakan bahwa ia telah menghubungi Habib Rizieq namun belum dibalas. Kapitra pun mengatakan bahwa meski dicalonkan oleh PDIP, ia tetap setia mendukung Habib Rizieq untuk menjadi presiden.

Sumber : Ngelmu.co

Akun @KakekDetektif Sebar Hoax 'Sang Alang' Terjerat Narkoba

Akun @KakekDetektif Sebar Hoax 'Sang Alang' Terjerat Narkoba


10Berita, Sepak terjang akun hoax 'Kakek Detektif' yang diduga pendukung 'keras' rezim yang berkuasa saat ini, Pemerintahan Jokowi kembali melontarkan hoax dan fitnah sepihak.

"Gue diserang akun cebong," Sang Alang berujar, saat ditemui voa-Islam.com, Rabu, (18/7/2018) di Sekretariat Bersama (SEKBER) Partai Gerindra, PKS, dan PAN di Taman Amir Hamzah, Jakarta.

Ketika ingin menjawab panjang lebar, Abdullah AlKatiri SH, satu dari lima tim pengacara Sang Alang memintanya untuk tak perlu menanggapi.

Hal ini terkait akun Twitter @KakekDetektif menuduh Sang Alang sebagai pecandu narkoba, lalu apa jawaban Sang Alang? "Setelah Mardani Ali Sera, Neno, Mustofa Nahra, sekarang giliran gue diserang Fitnah! Fitnah ini sangat Keji, Bodoh, dan tak mendasar," ujar Sang Alang yang kini banyak mengikuti kajian Islam bersama keluarga.

Akun @kakekDetektif berkicau sok tau, "Kakek Detektif dapat informasi tentang kejahatan narkoba Sang Alang, pencipta lagu 2019 Ganti Presiden." kicau akun yang kerap menuduh tokoh Islam yang berseberang dengan rezim.

Bahkan @KakekDetektif secara serampangan menuduh Sang Alang sebarkan narkoba ke anggota alumni 212, "Ngerinya lagi Sang Alang mengedarkan kepada beberapa pentolan tokoh 212." tuduhnya bak pengecut.


"Akun FITNAH itu sepertinya sengaja dipelihara deh. Gue hadapi aja lah dengan secangkir Kopi dan Alunan ROCKnRollnya AEROSMITH .....CRAZY ... Crazyyy ... Crazyyyy ......" " jelas Sang Alang seperti ia unggah di akun social medianya.

Ayo, minta maaf biar tegak kepala! berani atau pengecut?

Sumber : voa-islam.com

Punya Caleg Eks Napi Koruptor, Golkar Tak Takut Elektabilitasnya Turun

Punya Caleg Eks Napi Koruptor, Golkar Tak Takut Elektabilitasnya Turun



10Berita, Partai Golkar tidak mengkhawatirkan elektabiltasnya menurun karena telah mengajukan mantan narapidana (Napi) kasus korupsi sebagai calon anggota legislatif (Caleg) di Pemilu 2019. Adapun caleg Partai Golkar yang bekas mantan napi korupsi adalah Ketua DPD I Partai Golkar Aceh TM Nurlif dan Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jawa Tengah Iqbal Wibisono.

"Saya kira tidak lah ya. Karena ini kan temporary," ujar Ketua bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa Timur III Partai Golkar Zainuddin Amali di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Sebab, akata dia, sebuah partai politik (Parpol) bisa digugat jika bersikap diskriminatif dalam daftar peserta pemilu legislatif (Pileg). "Jadi orang itu akan bisa menggugat partai, jadi akan konflik berkepanjangan lagi," katanya.

Lagi pula, lanjut dia, antara pemerintah dan DPR sudah menyepakati bahwa mantan napi korupsi bisa mengajukan sebagai caleg. Namun, caleg yang bekas mantan napi korupsi itu harus mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung (MA) terlebih dahulu.

"Kalau aturan itu bisa di judicial review di MA, berarti tinggal diterima atau tidak, kuncinya ada di MA," ucapnya.

Adapun TM Nurlif pernah dijatuhi hukuman 16 bulan penjara karena terbukti menerima suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004 silam. Sedangkan Iqbal Wibisono pernah dihukum selama setahun penjara karena terlibat kasus dugaan korupsi dana Bansos Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Wonosobo tahun 2008.

Sumber : sindonews.com

Didampingi Ustadz Abdul Somad, Jenderal Gatot Nurmantyo: Saya Tidak Takut Ditangkap Penguasa!

Didampingi Ustadz Abdul Somad, Jenderal Gatot Nurmantyo: Saya Tidak Takut Ditangkap Penguasa!

10Berita, Video viral Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku akan ditangkap. Tapi Gatot hanya takut Allah.

Akun resmi instagram mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo mengunggap cuplikan video pernyataan Gatot.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengaku sudah tidak memiliki urat takut lagi.

Karena itu, kata Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, dirinya pun tidak takut jika kemudian akan ditangkap oleh penguasa.

Tanda-tanda bahwa Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo akan mengalami ‘masalah’ sudah muncul, misalnya dengan dihilangkannya pengawal khusus terhadap dirinya.

“Pasti saya mungkin akan diapa-apakan. Pengawal saya pun sudah dicopot sekarang, padahal saya punya hak,” ujar Gatot Nurmantyo di depan ribuan orang dalam sebuah pertemuan di Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

Video pernyataan itu diunggah di akun instagram Gatot Nurmantyo, dilengkapi dengan status berisi transkrip dalam video tersebut.

Menurut Gatot, perlakuan terhadap dirinya itu tak akan menyurutkan langkahnya untuk terus berbuat baik.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo didampingi Ustaz (Ustadz) Abdul Somad dan Wakil SekjenKH Tengku Zulkarnain berbicara di depan ribuan orang di Sumatera Utara, beberapa waktu lalu. (instagram gatot nurmantyo)

Gatot tak akan takut.

“Mereka tidak tahu, bahwa urat takut saya sudah habis,” tegas Gatot yang antara lain didampingi Ustaz (Ustadz) Abdul Somad dan Wakil Sekjen KH Tengku Zulkarnain.

Menurut Gatot, urat takutnya sekarang hanya tinggal satu lagi.

“Hanya tinggal satu, sangat takut kepada Allah Subhanahuwa Ta’ala,” ujarnya yang disambut gemuruh para hadirin.

Dia kemudian mengingatkan TNI, khususnya para petingginya, supaya jangan melupakan bahwa mereka adalah anak kandung rakyat dan Pancasila.

Pancasila itu adalah hadiah dari umat Islam Indonesia sebagai jalan tengah sebagai dasar negara, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Maka sejak awal, saya sinis, saya tidak suka bagi siapapun kalangan yang menyudutkan, yang mengatakan ulama radikal, kriminal ulama, itu tidak benar,” tegas Jenderal Gatot.

Inilah status lengkap Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

@nurmantyo_gatotSumut, 23 Juni 2018. “Orang akan liat, pasti saya nanti ditangkap. Pasti saya mungkin akan diapa-apakan. Pengawal saya pun sudah dicopot sekarang, padahal saya punya hak. Mereka tidak tahu, bahwa urat takut saya sudah habis.

Hanya tinggal satu!
Hanya tinggal satu, sangat takut kepada Allah Subhanahuwa Ta’ala.

Ini yang perlu saya ingatkan. Jadi TNI adalah anak kandung rakyat dan pancasila, pancasila dan landasan negara, itu adalah hadiah umat islam, sebagai jalan tengah.

Saya ulangi, pancasila dan fondasi negara ini yaitu pembukaan undang-undang dasar 1945 adalah hadiah umat islam sebagai jalan tengah, meniru pada Piagam Madinah. Merangkum semuanya, kaum quraisy pun dirangkul di Madinah.

Disini agama Kristen, Islam, Hindu, Katholik, Budha dilindungi, tidak pernah diapa-apakan. Karena Islam adalah Rahmatan Lil Alamin, Rahmat bagi alam bukan cuman manusia. Maka, saya ingatkan, umat Islam dan para ulama menjaga bangunan ini, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia karena yang membentukpun umat Islam.

Jangan tuduh umat Islam yang akan merusak! Ga mungkin! Ia membangun, kok merusak? Tidak mungkin. Maka sejak awal, saya sinis, saya tidak suka bagi siapapun kalangan yang menyudutkan, yang mengatakan ulama radikal, kriminal ulama, itu tidak benar.

Mana mungkin dia yang membangun, dia akan merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tidak mungkin. Maka jangan coba-coba mengadu domba, jangan coba-coba mengobok-obok, pasti akan bangkit.
#gatotnurmantyo #satukanhatiuntukindonesia #jagaindonesia

Video dan status Gatot Nurmantyo ini kemudian mendapat komentar sejumlah netizen (warganet).

@yansheerrSubhanollah pak, saya sebagai orang awam melihat bapak sungguh ikhlas, gk ada topeng sana sini. Lanjuutt pak..
rifaimp09Insyaallah pak panglima ..

@wildhansyah27Istri nya aja gak berhijab , ah suka bingung sya liat pejabat ini , kalo ngomong emng hebat sekali ,

@sumarnaahmed16Suka banget pidato ini, dan sering saya berulang kali. Andai pemimpin bangsa ini seperti Bapak @nurmantyo_gatot pasti tidak akan dibudakan oleh aseng.

@rachmakusumaSemoga bapak bisa menjadi presiden di 2019 nanti. Aamiin..

@[email protected] palingan dia percaya kayak partai mak banteng wkwkwkwk

@ferryskaKun fa ya kun, kalo Allah berkehendak, tidak ada yg tidak mungkin bpk @nurmantyo_gatot menjadi presiden.. Allahu Akbar

@dimazkielqudsyAllahuakbar Allahuakbar Allahuakbar! Jadi purn aja banyak yang masih menjegal hati hati pak, selamatkan dan kuatkan iman keluarga Anda pak semoga amanah. Hiraukan teror yang mencekam buktikan kalau Anda salah satu utusan dari Allah untuk Indonesia

Sumber :Ngelmu.co 

PERINGATAN Imam Besar HRS Bagi "Kutu Loncat" Yang Bergabung dengan Partai Pendukung Penista Agama

PERINGATAN Imam Besar HRS Bagi "Kutu Loncat" Yang Bergabung dengan Partai Pendukung Penista Agama



10Berita,  Setelah ada tokoh umat yang selama ini bersama umat lalu tiba-tiba menyeberang mendukung rezim petahana, lalu disusul Tim Pengacara HRS bergabung dan jadi caleg PDIP, dan entah nanti siapa lagi yang bakal jadi "kutu loncat"....

Berikut Amanah Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Muhammad Rizieq bin Hussin Syihab, yang beliau sampaikan lewat akun twitter @RizieqSyihabFPI, Kamis (19/7/2018):

"Saya selalu menyerukan umat Islam agar tidak mendukung apalagi bergabung dengan Partai Pendukung Penista Agama dan Penyokong Pembubaran Ormas Islam serta Pelaku Kriminalisasi Ulama.

Saya selalu menyerukan umat Islam untuk bersatu menenggelamkan mereka.

Jadi, jika ada pengurus maupun anggota FPI atau GNPF atau PA 212 atau Tim Pengacara saya ataupun elemen Gerakan Aksi Bela Islam lainnya yang bergabung dengan mereka, maka kita hormati pilihannya karena itu hak konstitusinya, tapi dia jangan lagi ada di Kapal Perjuangan kami. "

Jadi, jika ada pengurus maupun anggota FPI atau GNPF, atau PA 212 atau Tim Pengacara saya ataupun elemen Gerakan Aksi Bela Islam lainnya yang bergabung dengan mereka, maka kita hormati pilihannya karena itu Hak Konstitusinya. Tapi, jangan lagi ada di Kapal Perjuangan Kami.
• pic.twitter.com/ijLvkuBbZG

— حبيب محمّد رزق شهاب (@RizieqSyihabFPI) 19 Juli 2018

Sumber : PORTAL ISLAM