OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 26 Juli 2018

BBC: Prabowo Subianto, Calon Presiden yang SANGAT DITAKUTI Penguasa

Mantan Wartawan Senior BBC: Prabowo Subianto, Calon Presiden yang SANGAT DITAKUTI Penguasa


10Berita, Berbagai cara yang mencerminkan ketakutan pada Prabowo Subianto (PS), semakin jelas diperlihatkan oleh orang-orang yang berada di kubu para penguasa. Sangat kental kesan bahwa Pak PS bakal menghadapi kesulitan untuk maju menjadi calon presiden (capres) melalui sejumlah langkah yang kontroversial yang dilakukan penguasa.

Perjuangan Pak PS sangat berat.

Beberapa hari lalu diterbitkan PP Nomor 32/2018 tentang izin ikut pileg dan pilpres. Antara lain disebutkan bahwa gubernur harus mendapatkan izin dari presiden untuk ikut pilpres. Kemudian, pihak yang berkuasa “mengganti” rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan capres dan cawapres. Selama ini, pemeriksaan dilaksanakan di RSPAD. Kali ini, akan dipindahkan ke RS Persahabatan.

Mengapa dipindahkan? Wallahu a’lam. Salah satu yang bisa terbaca adalah, pemindahan RS itu akan membuat para dokter non-RSPAD “lebih bebas” membuat rekomendasi tentang kesehatan capres-cawapres.

Tentang PP 32/2018. Anda tak perlu menjadi pakar hukum tatanegara untuk menangkap kesan jelas bahwa peraturan ini diduga kuat dibuat guna menghalangi seorang gubernur populer untuk ikut pilpres. Para penguasa takut sekali Gubernur AB mendampingi PS. Pasangan ini bisa menghancurkan impian dua periode.

Demi kemaslahatan rakyat dan kedaulatan bangsa dan negara, PS dan AB wajib berjuang dan diperjuangkan untuk menghentikan rezim yang telah mengantarkan Indonesia ke titik nadir kesulitan dan kehinaan. Untuk saat ini, tidak ada figur yang berkarakter kuat dan “knowledgeable” (berilmu) untuk memulihkan martabat Indonesia kecuali PS.

Mengapa? Karena PS sangat paham tentang prahara yang sedang melanda negara ini. Beliau tahu persis penyebabnya. Beliau paham siapa-siapa saja yang menjerumuskan Indonesia ke jurang kehancuran. Beliau mengerti bagaimana cara mencegah kerusakan yang lebih parah.

Pak PS memiliki informasi yang lengkap mengenai konspirasi yang dilakukan oleh gerombolan jahat yang hanya memikirkan keuntungan pribadi. Pak PS tahu orang-orang yang membinasakah negara ini. Beliau tahu komplotan yang tidak perduli kehancuran Indonesia. Mereka inilah yang bermain di belakang para penguasa bobrok yang suatu hari kelak harus mempertanggungjawabkan kejahatan mereka.

Kalau Anda perduli nasib bangsa dan anak-cucu Anda, pastilah Anda akan ikut membantu Pak Prabowo untuk merebut kembali Indonesia dari tangan orang-orang ceroboh yang setiap hari hanya memperkaya diri sendiri.

Pilpres 2019 adalah momen terbaik bagi Pak PS dan seluruh rakyat. Anda tidak perlu menghiraukan segala bentuk rongrongan yang ditujukan kepada barisan PS.

Segala bentuk rongrongan itu merupakan wujud dari ketakutan lawan-lawan politik Pak PS. Mereka telah melihat bayangan keruntuhan. Mereka tahu Pak PS akan berusaha sekuat tenaga untuk menegakkan kembali kehormatan, martabat, dan hak-hak rakyat.

Lawan-lawan Pak PS tahu persis bahwa mantan jenderal yang bersih dari korupsi ini, akan menggilas habis para koruptor dan komplotan korup yang telah mengacak-acak Indonesia.

Mereka sekarang ketakutan. Takut PS menjadi presiden. Takut perbuatan culas dan korup mereka akan ditimpakan kembali kepada mereka.

Pak PS sadar betul bahwa boleh dikatakan semua orang akan memusuhi beliau. Tapi, itulah perjuangan untuk keadilan bagi seluruh rakyat dari Sabang sampai Merauke. Untuk rakyat dari semua golongan.

Sekali lagi, perjuangan ini berat. Memerlukan pengorbanan multi-dimensional. Pengorbanan yang tulus. Tetapi, Anda harus yakin bahwa kebaikan dan perbaikan memerlukan pengorbanan.

Penulis: Asyari Usman, jurnalis senior.

Sumber :Portal Islam

Delusi Haters Anies-Sandi yang Resah Melihat Jakarta by Zeng Wei Jian

Delusi Haters Anies-Sandi yang Resah Melihat Jakarta by Zeng Wei Jian


10Berita, Tanaman family nightshade memproduksi pestisida alamiah yang disebut 'glycoalkaloids'. Enzim ini didesain to kill predators seperti serangga dan cacing. Sayangnya ia juga racun bagi sel-sel manusia.

Misalnya: Cabe or chilli. Glycoalkaloids triger Adrenaline causes panic symptoms. Salah satu cirinya: Resah.

Bila terus-terusan makan cabe, minum alkohol dan baca media hoax, orang-orang resah ini akan mengidap panic disorder dan social phobics.

Psychiatrist Georgia Ede menyatakan, "Anxiety is just one of many neuropsychiatric side effects documented in humans."

Artinya, orang resah serupa orang stres. Alias Syarrab. Lihat Anies-Sandi resmikan Lapangan Banteng langsung panik. Lihat FPI langsung phobia. Asli sakit jiwa tuh mereka.

Salah satu ciri orang stres yang hyper resah; kalo ngomong ngga nyambung.

Delusi membuat mereka ngoceh Jakarta rusak di tangan Anies-Sandi. Saya posting video seputar trotoar GBK, foto-foto jalanan yang bersih, Danau Sunter dan sebagainya.

Bukti video dan gambar membuktikan Jakarta lebih asri, indah dan bersih di zaman Anies-Sandi.

Tiba-tiba mereka teriak "Itu karya PUPR dan Ahok". Saya dituduh klaim prestasi orang lain sebagai prestasi Anies-Sandi.

Laah, piye toh. Diskusi awal soal tuduhan Jakarta rusak. Disanggah bukti video dan gambar. Kok ngelantur soal karya siapa.

Lain waktu, lain lagi ulah haters sakit. Mereka tuding Anies-Sandi gagal capai target waktu penyelesaian renovasi trotoar Sudirman-Thamrin. "Too sluggish," katanya.

Begitu beres sesuai target, mereka teriak itu karya Menteri PUPR. Padahal itu proyek Pemkot. Waduh..!!

Begitulah bila bicara dengan "orang resah".

Penulis: Zeng Wei Jian

Sumber : PORTAL ISLAM

Cuma Perlu Sedikit Inisiatif Kalahkan Jokowi

Cuma Perlu Sedikit Inisiatif Kalahkan Jokowi

10Berita – Presiden Joko Widodo diprediksi tidak bisa melanjutkan kekuasaannya. Pilpres tahun 2019 mendatang akan jadi ajang menghakimi Jokowi.

“Kalau untuk Pilpres 2019 nanti, terus terang saya punya feeling kuat sekali bahwa Pak Jokowi tidak mungkin menang,” ujar Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/7).

Fahri menyebut ketokohan Jokowi sudah jungkir balik di masyarakat. Inilah faktor besar yang membuat Jokowi tak akan bisa kesampaian menjadi presiden dua periode.

“Sebenarnya saya harus terus terang bahwa kemenangan oposisi ini bukan soal elitnya, tetapi di bawah itu sudah ada bibit kuat yang tidak mau lagi Pak Jokowi maju. Survei menunjukkan demikian,” kata Fahri.

Momentum inilah yang harus dimanfaatkan parpol bermisi ganti presiden.

“Artinya kalau elit-elit oposisi ini betul-betul tidak punya inisiatif maka Pak Jokowi bisa menang. Tapi dengan sedikit inisiatif saja apalagi dengan pertemuan tadi malam itu, wah itu sudah jelas Jokowi bakal KO (Knockout),” kata Fahri merujuk pertemuan Prabowo dan SBY di kediaman SBY di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/07) malam. (rmol)

Sumber : rmol

MAKJLEB! Ahoker KLAIM Revitalisasi Lapangan Banteng, Suryo Prabowo: Kesian...

MAKJLEB! Ahoker KLAIM Revitalisasi Lapangan Banteng, Suryo Prabowo: Kesian...


10Berita,  Teriakan ‘Hidup Ahok’ terdengar saat peresmian Lapangan Banteng, Rabu 25 Juli 2018 malam.

Teriakan itu memancing perhatian warga dan tamu undangan yang datang. Mata kamera jurnalis juga terarah ke kerumunan suara sumber teriakan itu.

“Hidup Ahok, terima kasih, Ahok-Djarot,” teriak segelintir orang berbaju kotak-kotak.

Selain berteriak ‘Hidup Ahok’, mereka juga membawa spanduk ‘Terima Kasih Basuki Djarot atas Karya Revitalisasi Lapangan Banteng’. Tak lama segelintir orang itu membentangkan spanduk, Satpol PP pun langsung bergerak.

Beberapa petugas Satpol PP kemudian meminta mereka tidak berteriak dan menurunkan spanduk.

“Ngakunya warga. Kita minta diturunkan spanduknya. Kalau nggak bisa tenang, nanti dikeluarkan,” kata Kasatpol PP Jakarta Pusat Rahmat Lubis di lokasi.

Menanggapi hal itu, mantan kepala staf umum TNI, Letjen (Purn) Suryo Prabowo memberikan komentar melalui kicauan di akun Twitter miliknya, @Marierteman.

Suryo Prabowo menuliskan jika tanggal 09 Mei 2017 Ahok divonis dan menempati Rutan Brimob setelah kasus penistaan agama yang dijatuhkan padanya.

Sementara Lapangan Banteng mulai direnovasi dan selesai tanggal 25 Juli 2018.

Dari ungkapan tersebut, Suryo pun menyangkal jika Lapangan Banteng adalah hasil karya Ahok.

"KLAIM

tgl 9 Mei 2017 Ahok divonis dan lgs ditempatkan di Rutan Mako Brimob (?)

Nov 2017 Lap Banteng mulai direnovasi dan selesai hari ini 25 Juli 2018

kan lucu bila ada orang yang kelojotan, lalu ngeklaim bhw renovasi Lapangan Banteng itu hasil karya ahok ?!

kesian," tulis Suryo Prabowo. 

KLAIM

tgl 9 Mei 2017 Ahok divonis dan lgs ditempatkan di Rutan Mako Brimob (?)

Nov 2017 Lap Banteng mulai direnovasi dan selesai hari ini 25 Juli 2018

kan lucu bila ada orang yang kelojotan, lalu ngeklaim bhw renovasi Lapangan Banteng itu hasil karya ahok ?!

kesian. pic.twitter.com/xZuFwpy2Gi

— J.S. Prabowo (@marierteman) July 25, 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

BONGKAR Framing Busuk TEMPO Soal Pungli di Era Ahok dan Anies, Ardi: Media Lacur, Mau Cari Makan Jangan Gitu Banget Lah

BONGKAR Framing Busuk TEMPO Soal Pungli di Era Ahok dan Anies, Ardi: Media Lacur, Mau Cari Makan Jangan Gitu Banget Lah


10Berita, Lagi-lagi Tempo bikin ulah. Kali ini, Tempo mencoba "mengadu domba" Ahok dan Anies mengenai cara penanganan pungli. Dalam kutipannya, Tempo mencoba memberi kesan bahwa Anies lebih permisif dan Ahok lebih tegas.

Berikut kutipan berita Tempo.

Pemerintahan Anies-Sandi mengancam akan menindak tegas setiap pegawai yang melakukan pungutan liar (pungli). Ancaman disampaikan Wakil Gubernur Sandiaga Uno dengan menunjuk contoh yang sudah dilakukan terhadap seorang pegawai Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan.

Si pegawai diberikan sanksi peniadaan Tunjangan Kerja Daerah selama satu tahun. A, inisial si pegawai, terbukti telah menerima uang sebesar Rp 8 juta secara bertahap dari warga yang mengurus sertifikat rumah. Perbuatannya terungkap setelah korban mengadu ke DPRD DKI beberapa hari lalu.

“Laporkan, akan kami akan tindak lanjut segera,” ujar Sandiaga Uno di Balai Kota, Rabu 25 Juli 2018.

Sandiaga Uno mengakui adanya lurah dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memiliki peforma di bawah rata-rata. Oleh sebab itu, dia menambahkan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Biro Tata Pemerintahan (Tapem) sedang melakukan evaluasi.

"Ya seperti organisasi lain, ada yang yang plus ada yang minus,"  katanya.

Pemerintahan Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno menunjukkan perbedaan mereka dari masa Pemerintahan Gubernur Basuki T. Purnama atau Ahok untuk kasus PNS pungli. Kalau Anies-Sandi hapus tunjangan kerja selama satu tahun, Ahok tak segan-segan mendemosi dan bahkan memecat pejabat dan pegawai DKI praktek upeti.

Per Oktober 2016 Ahok menyatakan telah memecat delapan pegawai di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) karena terbukti mempersulit masyarakat mengurus perizinan. Ini persis yang dilakukan A di Gandaria Utara.

Pada April 2017 Ahok juga menginstruksikan seorang lurah yang tertangkap tim sapu bersih pungli untuk segera dipecat. Sebelum cuti untuk kampanye pilkada 2017 lalu Ahok mengaku meneken surat keputusan pemecatan untuk 40 orang anak buahnya.

Sumber: TEMPO

Framing negatif Tempo kepada Anies-Sandi pun memicu seorang warganet yang terkenal kritis, mengungkap kebenaran kisah tersebut.

Dr. Ardi Wirdamulia melalui akun media sosial twitternya @awemany pun akhirnya membongkar framing busuk Tempo.

— Pelan-pelan, Ardi! (@awemany) July 25, 2018

Ini adalah developing story. Tanggal 16 Juli ada sinyalemen kalau ada lurah/pegawai kelurahan melakukan pungli. Yg ngomong ketua DPRD.

— Pelan-pelan, Ardi! (@awemany) July 25, 2018

Tanggal 19 Juli, Anies diminta komentar. Anies bilang pegawai itu harus dipecat. Tanggal 24 Juli, si reporter mendapat informasi kalau pegawai kelurahan itu diberi sangsi oleh ATASANnya berupa penghapusan TKD. Lurah emang ngga berhak mecat ASN.

— Pelan-pelan, Ardi! (@awemany) July 25, 2018

Dengan info itu si reporter berusaha konfirmasi kepada Sandi yang belum tahu apa-apa tentang perkembangan itu. Sandi menjawab normatif. Sesuai aturan ASN saja. Tapi dia kaget juga kenapa ngga dipecat. Mau lihat aturannya dulu.

— Pelan-pelan, Ardi! (@awemany) July 25, 2018

Sekarang si lacur Tempo ini mempertentangkan kebijakan Anies dan Ahok. Sekarang ama dulu beda. Framing. Ngga ngitung dulu Ahok perlu berapa lama untuk mengusut kasusnya agar hukumannya adil dan bisa dipertanggungjawabkan. Anies ya butuh waktu juga. Malesin ngga adu dombanya?

— Pelan-pelan, Ardi! (@awemany) July 25, 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Isu Basi Soal Penculikan 98 Diangkat Lagi, Uni Lubis: Ingat, Prabowo Pernah Jadi Wakil Megawati

Isu Basi Soal Penculikan 98 Diangkat Lagi, Uni Lubis: Ingat, Prabowo Pernah Jadi Wakil Megawati


10Berita – Sejumlah media kembali mengunggah dokumen yang dirilis National Security Agency (NSA) Amerika Serikat tentang penghilangan paksa sejumlah aktivis pada 1998.

BBC Indonesia merulis artikel bertajuk “Dokumen Rahasia AS diungkap: ‘Prabowo perintahkan penghilangan aktivis 1998″. Tulisan itu menuding Prabowo Subianto telah memerintahkan Kopassus untuk menghilangkan paksa sejumlah aktivis.

Sejumlah media yang dikenal pro penguasa turut menurunkan isu “basi” itu. Netizen pun ramai-ramai menyoal pemberitaan yang sudah terbantahkan ini. Di mana Prabowo Subianto sudah mendapatkan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) untuk memenuhi syarat mendaftar dalam Pilpres 2019.

Wartawan senior Uni Lubis turut mempertanyakan pemberitaan media yang tiba-tiba memunculkan isu penculikan 1998 itu.

“Kog ujug-ujug muncul berita dokumen AS tentang Prabowo? Itu cerita lama kan? Bukan rahasia lagi. Memangnya Prabowo lawan yang perlu dilawan dengan dokumen intel Amrik seperti itu? Ingat lho, PS ini pernah ‘mesra’ jadi cawapresnya Bu Mega,” tulis Uni Lubis di akun Twitter @unilubis.

Atas tulisan basi tersebut, sebelumnya Ketua DPP Gerindra Desmond J Mahesa mengingatkan detik.com untuk tidak memblow up berita hoax tersebut. Bahkan, Desmond akan menunut proses hukum atas tulisan detik.com.

“Jangan sampai dokumen yang ditindaklanjuti ini hoax. Kasihan detik. Itu saja. Kalau itu benar, ya semua sudah terjawab di situ. Bahwa yang memerintahkan itu bukan Prabowo, kan mertua, Faizal Tandjung, Wiranto. Kan ada SBY. Nah baru enak gue ngomong. Karena gue salah seorang yang diselamatkan Prabowo. Nah lu teliti itu. Kalau nggak, kami akan menggugat detik. Kalau yang kalian tindaklanjuti ini hoax, ya kalian berurusan hukum sama kami. Karena ini sudah mencemarkan. Kalau ini cuma hoax kalian cepet minta maaf. Tolong diberitakan. Ini aja lu beritain. Kalau ini tidak kamu muat di detik, akan gue laporkan. Kalian akan bermasalah hukum dengan gue. Tolong beritakan. Kalau ini konkret dan benar baru gue lanjut wawancara. Tolong dimuat ini sebagai bantahan gue. Kalau nggak dimuat akan gue laporkan,” demikian bantahan Desmond seperti ditulis detik.com (25/07).

Sumber :Eramuslim 

FPI, FUI, IKADI, Ormas-ormas Islam Semarang Dukung Dakwah UAS

FPI, FUI, IKADI, Ormas-ormas Islam Semarang Dukung Dakwah UAS

ist.

Ustadz Abdul Somad (UAS) berjumpa dengan Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi. Tampak Derry Sulaiman mengenakan sorban di kepalanya.

10Berita – Menyikapi ancaman dan penolakan oleh satu ormas terhadap rencana safari dakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) di Semarang, Jawa Tengah, berbagai ormas Islam di Semarang dan Jateng menggalang dukungan terhadap UAS.

Di antara ormas-ormas Islam yang mendukung UAS menggelar tabligh akbar di Semarang adalah Front Pembela Islam (FPI) Jateng, Forum Ummat Islam (FUI) Semarang, Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kota Semarang, Perisai Dakwah Semarang, Komunitas One Day One Juz (ODOJ) Semarang, dan Yayasan Doa Ahlul Qur’an (DOAQU).

UAS dijadwalkan mengisi tabligh akbar di Semarang pada akhir bulan Juli ini.

“Berbagai dukungan dari ormas-ormas Islam mengalir untuk Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad, Lc MA di Semarang, 30-31 Juli 2018,” ujar pihak UAS melalui asistennya, Dayat, kepada hidayatullah.com, Kamis (26/07/2018) pagi.


Dukungan para ormas Islam atas dakwah UAS tersebut diharapkan membuat umat Islam semakin bersatu.

“Semoga ini menjadi pertanda semakin bersatunya umat Islam dalam bingkai ukhuwwah Islamiyyah,” harapnya.

FPI Jateng dalam suratnya yang ditujukan kepada ketua panitia pelaksana pengajian UAS tersebut menyatakan, FPI Jateng bersedia menyiapkan pengamanan dan pengawalan terhadap UAS demi berjalannya acara syiar Islam itu.


“Lasykar FPI siap bekerja sama dengan pihak manapun demi suksesnya acara pengajian tersebut,” demikian dinyatakan Ketua Tanfidzi DPD FPI Jateng KH Syihabuddin bersama Sekretaris Ust. Amir Hamzah dalam surat yang ditandatangani di Semarang, 25 Juli 2018 itu, diterima hidayatullah.com dari asisten UAS, Kamis.

Lewat surat masing-masing yang ditujukan kepada panitia acara UAS tersebut, ormas-ormas Islam lainnya turut menyampaikan dukungan terhadap safari dakwah UAS di Semarang.


Diberitakan media ini sebelumnya, sepucuk surat edaran mengatasnamakan Markas Komando Jawa Tengah, Patriot Garuda Nusantara atau PGN, melarang tabligh akbar yang akan dihadiri dai kondang UAS beredar di Semarang.

Dalam surat yang beredar, UAS dilarang hadir di Semarang oleh suatu ormas, karena dituding corong sebuah ormas yang telah dibubarkan pemerintah dan dituding mengusung radikalisme.

“PGN Jateng menolak keras dan mendesak tidak memberikan izin kegiatan yang diselenggarakan oleh gerakan radikal yang menebarkan kebencian, fitnah dan permusuhan, melarang dan menolak kehadiran ustaz Abdul Somad yang berpotensi menimbulkan keresahan,” demikian tertulis dalam surat yang ditandatangani oleh Panglima Tertinggi PGN, Nurul Arifin.*


Sumber :Hidayatullah.com 

Dianggap Banyak Bohong, Pakar Komunikasi Ini Minta Twiter Tutup Akun @jokowi

Dianggap Banyak Bohong, Pakar Komunikasi Ini Minta Twiter Tutup Akun @jokowi


10Berita – Twitter kembali mematikan akun-akun yang selama ini dikenal kritis kepada Pemerintahan Joko Widodo. Akun-akun yang belakangan disuspend adalah pengusung tanda pagar (tagar) #2019GantiPresiden.

Pakar komunikasi dari UIN Syarif Hidayatullah, Edy Effendi, mempertanyakan kriteria akun-akun yang dimatikan Twitter. “Akun-akun  #2019GantiPresiden ditenggelamkan ya. Saya gak tahu kriteria  @TwitterID menenggelamkan mereka? Apa terpengaruh program Bu  @susipudjiastuti? Tuhan saja membiarkan perbedaan loh,” tulis Edy di akun Twitter @eae18.

Edy mengingatkan, Twitter selama ini membiarkan akun-akun yang menebar fitnah, hingga menghina Islam. “Sekadar saran bagi kawan-kawan @TwitterID. Bersikaplah yang fair. Jangan jadi agen kekuasaan. Kekuasaan itu tak abadi. Investasi amal kalian yang abadi. Banyak sekali akun-akun yang menghina Islam dan menguar fitnah, kalian biarkan. Maksudnya apa? Apa mau saya kutuk jadi kodok?” tegas @eae18.

Khusus untuk tagar #2019GantiPresiden, Edy menegaskan tagar itu tidak dilarang. Bahkan, Edy meminta Twitter menutup akun milik Joko Widodo, @jokowi.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

“Mohon kawan-kawan @TwitterID lebih bijak. Jelang 2019, merayakan tagar #2019GantiPresiden tak dilarang. Yang harus kalian suspend dan tutup selamanya akun-akun seperti akun @jokowi. Pak Jokowi berbohong kepada rakyat Indonesia atas janji-janji kampanye yang tak ditepati,” kata @eae18.

Sebelumya, tokoh muda Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya, memindahkan sementara aktivitas media sosialnya di akun twitter ke akun cadangan. Hal itu dilakukan Mustofa karena akun miliknya yakni @NetizenTofa telah dibekukan Twitter.

Pada keterangan profil @AkunTofa, Tofa menjelaskan, ‘Banyak yang ingin agar akun saya @NetizenTofa, dimatikan. Maka saya siapkan akun cadangan @AkunTofa.’ Tertulis bahwa akun tersebut sudah eksis di Twitter sejak Februari 2018 silam.

“Saya terbiasa mempersiapkan akun cadangan karena sudah lama diancam. Pertama dulu @TofaLemon hilang, dicuri. Dulu yang mencurinya bersamaan dengan mencuri email, mencuri Instagram, dan Facebook. Waktu itu menjelang 2017, menjelang Pilkada DKI. Sekarang jelang pilpres. Saya tahu itu dicuri dari pihak-pihak berkepntingan karena itu kan bunyi dari buzzer-buzzer lawan yang menyebut, ‘Anda akan kami take down. Take down itu kan bahasa khas,” tutur Mustofa seperti dikutip cnnindonesia (25/07).(kk/)

Sumber : itoday

Habiburokhman: Sedih Sekali Akun Twitter Gua Kena Suspend

Habiburokhman: Sedih Sekali Akun Twitter Gua Kena Suspend


10Berita, Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman dilanda kesedihan pagi ini. Akun Twitternya, @habiburokhman, kena suspend.

"Guys, sedih sekali hari ini akun Twitter gua @habiburokhman kena suspend," kata Habiburokhman dalam pesannya, Kamis (26/7/2018).

Kesedihan Habiburokhman bukan tanpa alasan. Dirinya sejatinya punya agenda meluncurkan program melalui Twitter-nya.

"Tepat di hari gua mau launching program konsultasi hukum internet sehat," ucap Habiburokhman.

Anggota Majelis Kehormatan DPP Gerindra itu mengaku bingung dengan kebijakan susped Twitter terhadap akunnya. Padahal, menurut Habiburokhman, dirinya tak pernah melanggar aturan yang diterapkan Twitter.

"Gua pastiin selama ini nggak pernah melanggar term of services seperti memuat konten negatif atau harrasment. Mungkin terjadi disiinformasi terhadap akun gua, hari ini juga gua akan berkorespondensi dengan pihak Twitter untuk mencari terang ada persoalan apa,' ucap Habiburokhman.

Akun politikus PAN Mustofa Nahrawardaya, @NetizenTofa juga di-suspend Twitter. Sebagai gantinya, Tofa pindah akun untuk beraktivitas di Twitter.

"Sementara pindah ke sini @AkunTofa ya. Karena akun @NetizenTofa telah disuspend. Dan lihat, akun @KakekDetektif malah dibiarkan eksis. 😀😀😀 TEBAK SENDIRI DAH," ucap Tofa.

Sumber : b-islam24h.com, detik.com

SBY Bebaskan Prabowo Pilih Cawapres

SBY Bebaskan Prabowo Pilih Cawapres


10Berita – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara tentang pendamping Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

SBY menegaskan, ia membebaskan Ketua Umum Gerindra itu untuk memilih Calon Wakil Presiden (Cawapres). Hal ini tentunya jika Prabowo disepakati sebagai Capres oleh partainya.

“Kalau cocok, berjodoh, berkoalisi, maka Pak Prabowo lah sebagai capres yang menyampaikan kepada kami siapa cawapres yang dipilih,” kata SBY dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (25/7) malam.

SBY mengatakan saat dirinya menjadi Capres 2004 silam, ia memiliki kebebasan memilih Jusuf Kalla sebagai Cawapres pendampingnya, tanpa ada pihak yang mendikte, mengharuskan atau menekan. Begitu juga saat Pilpres 2009, SBY menyatakan sepenuhnya memiliki kebebasan memilih Boediono sebagai pendampingnya.

“Kalau pak Prabowo menjadi Capres yang diusung, tentu beliau akan memutuskan cawapres dengan pertimbangan yang masak yang memungkinkan perjuangannya berhasil,” kata SBY.

SBY mengaku turut membahas hal tersebut dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam penjajakan koalisi Demokrat-PAN.

Menurutnya, PAN juga menyepakati untuk tidak merecoki capres yang kelak diusung, dengan tidak memaksakan figur cawapres tertentu.(kl/antara)

Sumber : Antara