OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 04 Juli 2017

Minum Susu Kambing Itu Sunnah Lho, Inilah Manfaatnya Bagi Kesehatan!

Minum Susu Kambing Itu Sunnah Lho, Inilah Manfaatnya Bagi Kesehatan!



10Berita-JAKARTA  — Sebagian besar orang telah mengenal dengan baik dan terbiasa mengonsumsi susu sapi dalam kesehariannya. Namun yang kerap terlupakan ternyata masih ada pilihan susu lain yang juga menyehatkan serta memberikan manfaat bagi tubuh, yaitu susu kambing.

Nah, pembaca yang budiman sebelum menyimak penjelasan literatur Islam, yuk, kita lihat 7 manfaat susu kambing yang perlu diketahui berikut ini:

1. Memiliki sifat anti-inflamasi alami
Susu kambing dihomogenisasikan secara alami dan gelembung lemak dalam susu ini dengan mudah memisahkan diri serta jauh lebih kecil kandungannya dibandingkan dengan susu sapi.
Ini memudahkan pencernaa dan diserap tubuh dengan lebih mudah pula.
Seseorang yang memiliki masalah usus akan terobati secara efektif dengan mengonsumsi susu kambing. Sifat probiotiknya juga dapat mendorong perkembangan sistem pencernaan yang baik.

2. Mengandung asam lemak esensial
Susu kambing memiliki 35% asam lemak dibandingkan dengan susu sapi yang memiliki 17%.
Gizi pada susu kambing juga lebih sehat dan lebih baik dikonsumsi mentah bahkan bagi mereka yang tidak toleran terhadap laktosa.
Susu kambing menurunkan tingkat kolestrol dan bekerja dengan baik bagi mereka yang memiliki masalah usus.
Selain itu, ditemukan juga asam lemak antimikroba, seperti asam kaprilat dan kaprat.

3. Menenangkan sistem pencernaan
Bagi orang yang sedang mengalami masalah bisul, susu kambing dapat bekerja dengan baik dalam pengobatannya.
Susu kambing tidak memiliki protein kompleks, sehingga mengurangi alergi dibandingkan dengan susu sapi.
Susu memiliki kemampuan untuk menenangkan saluran pencernaan serta mencukupi rasa lapar secara efektif bahkan bagi anak-anak.

4. Menghindari penumpukan lendir
Sebagian orang melaporkan bahwa ketika mengonsumsi susu sapi, mereka rentan terkena alergi dan penyakit pernapasan.
Susu kambing adalah alternatif baik bagi masalah tersebut.
Lemak tinggi pada susu sapi adalah alasan terjadinya penumpukan lendir dan susu kambing memiliki lemak lebih rendah, sehingga menghindari iritasi usus.

5. Bertindak sebagai obat metabolik
Penelitian dan studi yang dilakukan pada susu kambing berhubungan dengan peningkatan kemampuan untuk memetabolisme zat besi serta tembaga, khususnya pada orang yng memiliki batas penyerapan dan pencernaan.

6. Kaya kalsium
Meskipun seseorang mengonsumsi susu sapi untuk meningkatkan asupan kalsium serta mencegah tulang keropos, susu kambing juga kaya akan kalsium serta asam amino tripofan.

7. Bergizi secara alami
Kambing disebut sebagai hewan natrium bio-organik, dimana berkaitan dengan semangat, fleksibilitas, dan vitalitas.
Natrium bio-organik merupakan elemen yang membuat sendi bergerak dan lebih lentur. Susu kambing telah digunakan dalam pengobatan untuk memelihara serta regenerasi sistem saraf.


Nah, itu dia 7 manfaat susu kambing yang perlu diketahui, lalu bagaimanakah penjelasan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallamsoal sunnah yang satu ini? berikut kami kutipkan beberapa riwayatnya:

Riwayat dari sahabat Rasulullah yaitu Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, “Aku bersama Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam dan Khalid bin al Walid masuk ke rumah Maimunah. Maimunah menyuguhkan kepada kami satu wadah berisi susu kambing. Rasulullah shalallahu alaihi wa sallamlantas meminumnya. Aku berada di sebelah kanan Rasulullah sedangkan Khalid ada di sebelah kiri Rasulullah.

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallambersabda, “Jika minum susu maka ucapkanlah, ‘Allahumma baarik lanaa fiehi wa zidna minhu’ (Ya Allah berkahilah kami pada susu ini dan tambahkanlah untuk kami  lebih dari itu) karena tidak ada makanan dan minuman yang setara dengan susu”. (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman (5957)

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam juga bersabda, “Tidak ada satupun makanan yang bisa menggantikan makanan dan minuman melebihi susu”. (HR. Ahmad 3/302 dengan sanad yang sahih. Kisah di atas asalnya ada di Muwatha’ dan Sahih Bukhari Muslim. Juga tercantum dalam Sahih Tirmidzi nomor 3455). Wallahu a’lam. [fm/tr/pm]

 Sumber: Ummatpos

Related Posts: