Blunder, Indonesia Dijajah 3,5 Abad, Dedi Mulyadi: Kita Harus Terima Kasih kepada Belanda
Penjajahan Belanda terhadap Indonesia selama 350 tahun, ada sisi positifnya. Sisi positifnya itu, Indonesia memiliki tatanan pengelolaan irigasi yang baik. Sehingga, areal persawahan bisa teraliri air saat musim kemarau. Saat musim penghujan bisa meminimalisasi kebanjiran. Tak hanya itu, karena penjajahan Belanda ini, pemerintahan Indonesia punya aset dengan hamparan tanah yang luas.
Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.
"Kita seharusnya berterima kasih kepada Belanda. Karena kita memiliki tatanan irigasi yang baik dan aset pemerintah yang luas," ujar Dedi, Senin (14/8/2017)
Penjajahan selama 3,5 abad tersebut, menurutnya, ada sisi positifnya. Tidak selalu negatif. Jika tak dijajah Belanda, kata Dedi, Indonesia belum tentu mengerti akan tatanan pengelolaan air. Termasuk, membuat pintu-pintu untuk mengatur keluar-masuknya air ke areal persawahan.
"Pintu air buatan Belanda itu, awet. Karena, mampu berusia lebih dari 50 tahun. Bahkan, sampai sekarang pun sisa peninggalan Belanda itu masih ada di setiap saluran irigasi," ucapnya. Sekarang ini, pintu dengan kondisi yang masih baik, bisa dihitung jari. Selebihnya, dalam kondisi rusak. Akibat tidak dipelihara.
Belanda juga mewariskan bagaimana negara memiliki aset kekayaan. Maka, dibentuklah perkebunan-perkebunan yang sekarang menjadi perusahaan BUMN. Jika tak ada perusahaan milik negara ini, bisa jadi tanah-tanah perkebunan yang luas itu dikuasai perorangan ataupun kelompok. Lalu, seiring dengan berjalannya waktu, tanah itu dijual ke swasta.
"Jadi, kalau tak ada Belanda, negara bisa jadi tak memiliki aset apapun. Karena itu, pada HUT RI ke 72, kami mendoakan supaya perusahaan BUMN jangan sampai merugi. Karena, perusahaan itu milik negara," ujarnya seperti dilansir Republika.[]
Sumber : bersamadakwah.net
Selasa, 15 Agustus 2017
Blunder, Indonesia Dijajah 3,5 Abad, Dedi Mulyadi: Kita Harus Terima Kasih kepada Belanda
Mengenal Amalan Surga
Mengenal Amalan Surga
Oleh: Shulha Nadhriyah
Sudahkah anda tau apa amalan yang sebenarnya mudah dan di sukai oleh Allah SWT tapi tak juga banyak yang mampu menjalankanya? Banyak amalan atau cara beribadah kepada Allah SWT yang di remehkan orang. Mereka menganggap amalan tersebut sepele. Ada yang memang benar-benar tidak tahu, ada juga yang pura-pura tidak tahu. Semua karena pribadi masing-masing.
Berbakti kepada ayah dan ibu adalah kewajiban bagi seorang anak, setelah menunaikan kewajiban utamanya kepada Allah SWT. Namun hal ini bukan pekerjaan mudah. Justru di era teknologi yang maju ini, sering kita jumpai berita dengan kasus yang amat memperihatinkan. Mulai dari kasus anak melaporkan orang tua hanya karena hutang, bahkan tak jarang kasus pembunuhan anak terhadap orang tua. Sungguh hal ini sangatlah tidak patut di contoh dan sesuatu yang menyebabkan dosa besar.
Dalam sebuah hadits nabi diceritakan, Suatu ketika Abdullah bin Mas'ud r.a menuturkan.
"Aku bertanya pada Rosulullah SAW, "Amal apakah yang paling dicintai oleh Allah SWT? beliau SAW menjawab "sholat pada waktunya". Lalu aku bertanya, "kemudian apalagi? beliau SAW mengatakan, "kemudian berbakti kepada kedua orang tua". Lalu aku mengatakan, "Kemudian apalagi? Lalu beliau SAW mengatakan, "berjihad di jalan Allah," Lalu Abdullah bin Mas'ud mengatakan, "Nabi SAW memberitahukan hal-hal tadi kepadaku. Seandainya aku bertanya lagi, pasti beliau akan menambahkan (jawabannya)". (HR. Bukhari dan Muslim)
Berbakti kepada orang tua dengan sebaik-baiknya, maka surga ada dihadapannya. Amalan ini lebih utama daripada amal berjihad, padahal berjihad adalah jalan pintas menuju surga. Kemuliaan orang yang berbakti kepada orang tuanya tidak saja diberikan kelak di akhirat, namun sudah ditampakkan di dunia. Seperti kisah Uwais Al-Qarni dari Yaman, ia sangat taat dan berbakti kepada ibunya. Ia belum pernah sekalipun turun ke medan jihad, akan tetapi karena baktinya begitu besar dan tulus kepada ibunya menempatkan posisinya pada derajat yang begitu tinggi.
Perilaku berbakti kepada kedua orang tua tetap berlaku meskipun berbeda keyakinan dengan orang tua kita. Hal ini adalah kewajiban bagi kita selama kedua orang tua kita tidak bermaksiat kepada Allah SWT.
"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS. Lukman: 15)
Betapa agung dan mulianya Allah SWT memposisikan amalan berbakti kepada orang tua. Hingga Allah membalas bakti seorang anak pada orang tua dengan balasan yang sangat besar. Dapat menjadikan jalan yang mudah menuju surga Allah SWT. Sebaliknya, jika berlaku buruk pada orang tua, maka akan mendapatkan ancaman yang menakutkan dari Allah SWT. Nabi SAW mengingatkan.
"Keridhoan Allah seiring dengan keridhoan ibu bapak, dan kemurkaan Allah seiring dengan kemurkaan ibu bapak". (HR. Tirmidzi).
Ambillah kesempatan untuk berbakti kepada orang tuamu selagi ada, karena kita tidak pernah tau sampai kapan orang tua kita bersama kita tau sbaliknya kita juga tidak pernah tau sampai kapan kita di beri kesempatan bersama mereka dan mengabdi dan berbakti kepada orang tua. [syahid/]
Sumber: voa-islam.com
SKB Eks HTI Dinilai Kebablasan
SKB Eks HTI Dinilai Kebablasan
Pemerintah dinilai terlalu berlebihan terhadap HTI. Setelah membubarkannya, pemerintah bernecana menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Peringatan dan Pembinaan Terhadap Mantan Anggota HTI.
Hal itu diungkapkan Cendekiawan muslim, Azyumardi Azra. Ia menilai SKB adalah tindakan pemerintah yang berlebihan sekalipun hanya berisi imbauan kepada kementerian/lembaga agar melakukan pembinaan terhadap mantan anggota HTI.
"Jadi pemerintah tidak usah terlalu jauh ke situ. SKB itu tidak perlu. Kalau soal (pembinaan) itu diserahkan saja kepada masyarakat, civil society dan ormas-ormas yang ada," kata Azyumardi di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Jumat (11/8).
Ia turut menyarankan supaya masyarakat saja yang mengayomi eks anggota HTI.
"Jadi ikut menyertakan mereka (mantan anggota HTI) dalam kegiatan sosial politik atau kegamaan yang ada. Jadi SKB terlalu jauh. Terlalu jauh negara ikut campur," kata mantan rektor UIN Jakarta tersebut.
"Saya kira kalau sudah dilakukan pembubaran ya sudah pemerintah sudah cukup di situ saja. Setelah itu silakan serahkan kepada masyarakat untuk mengawasi, atau apapun istilahnya," tutup Azyumardi.
Pemerintah sendiri berdalih penerbitan SKB memiliki tujuan untuk menghindari persekusi,namun hal ini bisa dipertanyakan mengingat sebelumnya terjadi ancaman pemecatan terhadap PNS dan Dosen yang dianggap berafiliasi dengan HTI oleh pemerintah.
Senada dengan Azyumardi,Ketua ICMI, Jimly Asshidiqie Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) mengingatkan kepada publik tentang potensi konflik akibat penerbitan surat keputusan bersama (SKB) tentang peringatan dan pembinaan terhadap mantan anggota HTI.
"Nanti dalam praktik jangan sampai dipakai untuk persekusi, dan itu bisa melanggar HAM," kata Jimly di ICMI, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu memperingatkann bahwa Indonesia memiliki sejarah kelam terkait pembubaran pihak yang dianggap Anti Pancasila oleh pemerintah seperti peristiwa pembantaian PKI pada tahun 1965 silam.
"Bangsa kita ini suka latah, yang kedua feodal, ini bahaya dan sudah terbukti dalam sejarah tahun 1965 semua orang dicatatin, jangan sampai begitu," ucap Jimly
Sumber : mediaoposisi.com
Istana Minta Aparat Usut Demo Yang Teriak "Bunuh Menteri"
Istana Minta Aparat Usut Demo Yang Teriak "Bunuh Menteri"
10Berita~ JAKARTA - Video pendek terkait aksi penolakan full day school atau pendidikan karakter, menjadi sorotan. Karena aksi yang diikuti anak-anak dan santri ini menyuarakan kalimat "bunuh, bunuh menterinya".
Menyikapi itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan sebenarnya Indonesia adalah negara yang sudah mengalami pendewasaan dalam berdemokrasi.
"Kita juga harus memberikan pendidikan kepada anak-anak kita untuk tidak, katakanlah membenci, kemudian melakukan tindakan yang berlebihan, atau apa pun," kata Pramono, di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 15 Agustus 2017.
Dengan situasi saat ini, Pramono yakin pihak yang memanas-manasi anak-anak dengan seruan itu, tidak akan mau bertanggung jawab. Untuk itu, perlu bagi aparat penegak hukum untuk menyelidiki persoalan ini.
"Sekarang ini kan semua orang mengatakan bahwa itu palsu, itu hoax, padahal kenyatannya kan ada. Dengan demikian nanti aparat yang akan menelusuri itu," katanya.
Sumber: VIVAnews
***
Ini bisa-bisa ORMAS yang mengerahkan massa demo ini bisa dibubarkan sesuai PERPPU karena radikal.
Menlu UAE mengklaim Qatar harus akhiri ketakutan para negara tetangga
Menlu UAE mengklaim Qatar harus akhiri ketakutan para negara tetangga
10Berita~ABU DHABI – Menteri Luar Negeri UEA untuk Urusan Luar Negeri Anwar Gargash mengklaim bahwa cara terbaik bagi Qatar untuk keluar dari krisis saat ini adalah dengan serius berupaya mengatasi ketakutan para tetangganya dari guncangnya stabilias mereka sebagai negara-negara berdaulat.
Saat berbicara dengan sekelompok editor pada akhir kunjungan dua harinya ke India, Gargash mengomentari tuntutan untuk menutup saluran televisi Al Jazeera dan mengatakan bahwa saluran berbahasa Arab mirip dengan stasiun penyiaranBrotherhood dan oleh karena itu merupakan “ancaman” nyata bagi “perdamaian”.
Menurut kantor berita UEA WAM, Gargash meyakinkan pejabat India bahwa perkembangan saat ini di wilayah tersebut tidak akan mempengaruhi masyarakat India di negara-negara Teluk dan tidak akan mempengaruhi kepentingan ekonomi India di negara-negara ini, menambahkan bahwa keempat negara bagian, Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir, tidak bermaksud untuk meningkatkan ketegangan di wilayah ini.
Selama kunjungannya, Gargash juga menanggapi ancaman yang ditimbulkan oleh “ekstremisme” yang berasal dari Qatar dan mengatakan empat negara “anti-teror” terkenal karena prinsip solid mereka yang termasuk tidak menggertak sebuah negara kecil.
“Qatar dianggap negara kecil tapi kaya. Itu menggunakan sumber keuangan untuk mendukung ‘terorisme’. Ini menunjukkan bahwa krisis bukan tentang konflik antara lima negara Arab karena beberapa orang mencoba untuk menunjukkannya,” klaimnya.
Gargash mengklaim Qatar adalah negara yang mendanai “terorisme” dan mencatat bahwa banyak “teroris” yang masuk daftar hitam oleh PBB dan AS, ditawarkan tempat yang aman oleh Qatar.
Dia mengklaim bahwa “terorisme” telah menjadi fenomena global dan orang tidak dapat mengatakan bahwa sebuah kota, baik di India, AS atau Eropa, aman dari ancaman “terorisme” internasional.
“Kami tidak bisa bersikap toleran dengan pendapat yang menyatakan bahwa sedikit ‘terorisme atau ekstremisme’ dapat diterima dan bertahan. Oleh karena itu, penting untuk bekerja untuk mengakhiri setiap ambiguitas seputar sikap menentukan dari ‘terorisme dan ekstremisme’, “katanya.
Gargash juga mengatakan bahwa Dewan Kerjasama Teluk membuktikan nilai yang menonjol bagi semua orang, menambahkan bahwa lebih baik Qatar tetap menjadi bagian dari sistem Teluk setelah kembali ke arahnya. (fath/)
Sumber: arrahmah.com
Pengamat Yahudi: Ini Cara Zionis Israel Akan Berakhir
Pengamat Yahudi: Ini Cara Zionis Israel Akan Berakhir
10Berita – Yakin bahwa entitas Israel akan berakhir, pengamat Zionis menyerukan agar Tel Aviv segera mencari negara lain untuk bisa ditinggali dan menyelamatkan diri dari kematian. Menurut para pengamat, bangsa Palestina telah membuktikan bahwa mereka lah yang berhak menempati wilayah ini. Sementara Israel hanya berdusta dan klaim bahwa tanah ini yang dijanjikan.
Seorang pengamat politik Zionis, Ari Chavat mengatakan, Israel sebagai sebuah negara yang menyebutnya sebagai pewaris terakhir adalah hasil dari sebuah kebohongan yang diada-adakan oleh gerakan Zionis internasional melalui sebuah peritiwa “pembakaran” dan “tanah yang dijanjikan”.
Dalam sebuah makalahnya di koran Haaretz dengan judul “Israel Sebut Dirinya Yang Terakhir”, Shavat menjelaskan kondisi yang terjadi di wilayah Entitas telah melalui titik balik. Tak mungkin menghentikan penjajahan ataupun permukiman bersamaan dengan realisasi perdamaian. Ia minta warga Israel untuk segera eksodus dan meninggalkan negaranya sekarang.
Harus Eksodus
Shavat menambahkan, “Jika kondisinya seperti ini, maka tak layak hidup, mereka harus meninggalkan negara ini. Jika Israel dan Yahudi tidak bisa hidup di atas awan dan jika mereka tak punya paspor asing, bukan dalam arti teknis tetapi secara maknawinya juga, maka urusan selesai. Maka saatnya anda mengucapkan selamat tinggal pada teman-teman anda dan bersiap pindah ke Sanfrancisco atau ke Berlin.”
Di sana ada negara regional radikal Jerman terbaru atau negara ras radikal Amerika terbaru yang harus dipandang secara pelan-pelan dan saksikan bahwa negara Israel menamakan dirinya sebagai negara terakhir.
Di sisi lain, Shavat meminta para pemimpin Israel untuk menciptakan istilah politik baru yang mengakui kondisi bahwa Palestina telah membuktikan bahwa mereka berhak tinggal di sana. Ia juga mendorong Israel untuk mencari cara ketiga untuk bisa hidup di sini, tidak mati.
Buah Kebohongan
Sejak datang ke Palestina, Israel tahu betul dengan kebohongan yang diciptakan gerakan Zionis bisa menggunakan berbagai cara untuk menegaskan identitas keyahudian melalui sejarah dan melalui rekasaya pembakaran genosida serta pengorbanan bangsanya sendiri. Zionis berhasil meyakinkan dunia bahwa Palestina adalah tanah yang dijanjikan dan bahwa Kuil Solomon Temple ada dibawah Masjid Al-Aqsha. Inilah musang yang berbulu domba berhasil mengeruk pajak Amerika dan Eropa hingga ia menjadi buas dan punya nuklir.
Israel tahu persis, mereka tak punya masa depan di Palestina. Palestina bukanlah tanah tanpa bangsa sebagaimana kedustaan mereka selama ini.
Di sisi lain, Jadon Livi seorang jurnalis kiri Zionis mengatakan, bangsa Palestina kini telah menampakan jati dirinya. Mereka tidak sama dengan keumuman manusia lainya. Kita telah menjajah Palestina dan telah kita telah bombardir selama beberapa tahun lamanya. Dikira mereka akan melupakan negara dan tanah air mereka. Namun faktanya sebaliknya, malah intifadhah meledak di tahun 87.
Kemudian kita masukan mereka ke dalam penjara. Kita didik mereka di dalam penjara. Setelah beberapa tahun lamanya kita dikagetkan dengan intifadhah tahun 2000. Lalu kita hancurkan rumah-rumah mereka kita kepung mereka sepanjang tahuin diblokade dari dunia internasional. Namun apa yang terjadi, sesuatu yang hampir mustahil terjadi, mereka malah menembaki kita dengan roket-roket. Walau mereka dikepung diblokade dikepung dari berbagai arah. Kita hancurkan sehancur-hancurnya, kita ratakan dengan tanah rumah-rumah mereka. Ternyata mereka membuat jalur-jalur di dalam tanah. Mereka membuat terowongan untuk melawan kita. Mereka muncul dari dalam tanah hingga sejumlah dari kita tewas dalam perang kemarin.
Sakit Kanker
Kita perangi mereka dengan logika. Namun mereka mengungguli kita dan berhasil menembus satelit kita, hingga setiap rumah Israel ketakutan. Mereka menyebar ketakutan dan ancaman. Para pemuda mereka berhasil menguasai Channel 2. Kesimpulanya, kita sedang menghadapi bangsa yang sangat sulit dikalahkan. Mereka mengenal dan faham sejarah. Maka tak ada jalan lain, selain mengakui hak-hak mereka dan mengakhiri penjajahan terhadap mereka ungkapnya.
Levi menambahkan, Jenderal Eyal Zamir secara terang-terangan mengatakan di hadapan wartawan pada awal pekan ini, bahwa tentaranya akan memulai perang berikutnya di Gaza untuk menghancurkan dua bangunan. Pertama di Beit Lahiya dan yang kedua di lingkungan Atatra di Jalur Gaza utara, karena keduanya digunakan sebagai terowongan tempur oleh Palestina.
Levy mengatakan, Ya, Jenderal Zamir dapat menghancurkan dua bangunan ini, tetapi tidak akan dapat menghentikan proses penghancuran diri internal Israel, akibat penyakit kanker yang menimpanya. Dan tidak ada cara untuk menyembuhkannya, bukan dengan dinding rasial atau kubah besi atau bahkan bom nuklir, tetapi dengan mengakhiri penjajahan dan hengkang dari Palestina untuk selamanya. (PIP/Ram)
Sumber:Eramuslim
Lakukan 3 Tips Ini untuk Menghemat Pengeluaran Harian ke Kantor
Lakukan 3 Tips Ini untuk Menghemat Pengeluaran Harian ke Kantor
Sahabat Ummi, terutama yang bekerja. Terasa sekali ya uang gaji banyak terkuras untuk biaya pulang pergi kantor sehari-hari?
Coba deh lakukan 3 tips ini untuk penghematan biaya pengeluaran harian ke kantor:
1. Bawa bekal nasi dan buah
Ketika loading pekerjaan amat banyak, perut mudah terasa lapar. Sahabat Ummi bisa mengantisipasinya dengan membawa 2 jenis bekal ke kantor.
Pertama, bekal makanan berat seperti nasi, roti, atau makanan berkarbohidrat lainnya.
Kedua, bawa buah-buahan. Disarankan buah apel, jeruk, pear, atau buah lainnya asal jangan yang sulit dikupas seperti duren :)
Ketika ingin ngemil, kita bisa langsung menikmati buah segar. Untuk apel dan pear tentu saja sebaiknya dimakan langsung setelah dikupas.
2. Naik transportasi kereta/busway
Untuk yang tinggal di daerah commuter, saat ini menaiki commuter line atau busway bisa menjadi pilihan yang murah.
Naik motor memang lebih murah, tapi jangan lupa biaya yang perlu dikeluarkan jika Sahabat Ummi sakit masuk angin atau badan pegal linu karena harus pulang pergi dengan motor. Kecuali tentu saja kalau jarak kantor dari rumah tidak terlalu jauh.
3. Makan bareng teman-teman kantor yang lain
Ada yang bawa nasi, ada yang bawa lauk pauk, makan bersama teman kantor yang lain bisa juga menghemat pengeluaran untuk makan lho.
Sahabat Ummi sudah pernah mencoba atau baru tertarik mencoba tips di atas? Semoga bermanfaat.
Foto ilustrasi : Google
Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo
Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi081546144426 (bisa via whatsapp).
Sumber: Ummi Online
Cagub Jabar Dedi Mulyadi: Kita Seharusnya Terima Kasih ke Belanda; Netizen Meradang!
Cagub Jabar Dedi Mulyadi: Kita Seharusnya Terima Kasih ke Belanda; Netizen Meradang!
10Berita~ Bupati Purwakarta yang digadang-gadang calon gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai, penjajahan Belanda terhadap Indonesia selama 350 tahun, ada sisi positifnya. Sisi positifnya itu, Indonesia memiliki tatanan pengelolaan irigasi yang baik. Sehingga, areal persawahan bisa teraliri air saat musim kemarau. Serta, saat musim penghujan bisa meminimalisasi kebanjiran. Tak hanya itu, karena penjajahan Belanda ini, pemerintahan Indonesia punya aset dengan hamparan tanah yang luas (perkebunan).
"Kita seharusnya berterima kasih kepada Belanda. Karena kita memiliki tatanan irigasi yang baik dan aset pemerintah yang luas," ujar Dedi, kepada Republika.co.id, kemarin.
Jadi, penjajahan selama 3,5 abad tersebut ada sisi positifnya. Tidak melulu negatif. Jika tak di jajah Belanda, lanjut Dedi, Indonesia belum tentu mengerti akan tatanan pengelolaan air. Termasuk, membuat pintu-pintu untuk mengatur keluar-masuknya air ke areal persawahan.
"Pintu air buatan Belanda itu, awet. Karena, mampu berusia lebih dari 50 tahun. Bahkan, sampai sekarang pun sisa peninggalan Belanda itu masih ada di setiap saluran irigasi," ucap dia. Akan tetapi, sekarang ini, pintu dengan kondisi yang masih baik, bisa dihitung jari. Selebihnya, dalam kondisi rusak. Akibat tidak dipelihara.
Tak hanya tatanan air, Belanda juga mewariskan bagaimana negara memiliki aset kekayaan. Maka, dibentuklah perkebunan-perkebunan yang sekarang menjadi perusahaan BUMN. Jika tak ada perusahaan milik negara ini, bisa jadi tanah-tanah perkebunan yang luas itu dikuasai perorangan ataupun kelompok. Lalu, seiring dengan berjalannya waktu, tanah itu dijual ke swasta.
"Jadi, kalau tak ada Belanda, negara bisa jadi tak memiliki aset apapun. Karena itu, pada HUT RI ke 72, kami mendoakan supaya perusahaan BUMN jangan sampai merugi. Karena, perusahaan itu milik negara," ujar Ketua DPD Partai Golkar Jabar ini. (ROL)
***
Menanggapi statemen Dedi Mulyadi ini netizen berkomentar.
"Ada rampok masuk rumah kita, ambil barang2 lalu si rampok masak mie instant buat kita terus kita disuruh terimakasih sudah masakin mie," ujar @albarzanji menganalogikan jalan pikiran si Dedi.
"Saya yakin dgn tak dijajah Indonesia akan jauh lebih maju, soal konstruksi nenek moyang kita sdh berhasil membuat mahakarya spt candi dll," komen @MIB_13.
"Beginilah otak korslet klo ngomong | mgkn maksudnya doi mau say thx to china | dijajah china juga enak bs membangun dmn2,"komen @deans_coy.
"Coba tanyakan kepada orang tua. Mengenai pedihnya keadaan penjajahan itu. Tanyakan kepada mereka. Jasmerah pak @DediMulyadi71," ujar @ly_akhmca.
"Dedi lupa byk para pekerja paksa di perkebunan yg mati disiksa. Dedi lupa bahwa hasil perkebunan dinikmati penjajah," komen@masTenky.
# Terima Kasih ?? Ngak pernah diceritain kakeknya???. Jaman penjajahan Belanda, rakyat kerja rodi, kelaparan. Hasil bumi diusung ke Belanda.
— Siti Noer Cholies (@cholies_siti) 15 Agustus 2017
[video - kerja paksa di jaman penjajahan Belanda]
Sumber: Portal Islam
Yuk, Bermain Game Sambil Belajar Berbagai Jenis Zakat
Yuk, Bermain Game Sambil Belajar Berbagai Jenis Zakat
10Berita, JAKARTA — Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) baru saja meluncurkan permainan edukasi yang disebut Zakat Game. Permainan ini dibuat untuk mempermudah edukasi dan memberikan pemahaman tentang zakat kepada masyarakat. Para pemainnya akan bermain sambil belajar tentang berbagai jenis zakat.
"Tujuan utama dibuatnya Zakat Game untuk mengedukasi dan memudahkan masyarakat untuk memahami zakat," kata Ketua Dewan Pengawas Syariah IZI Oni Sahroni kepada Republika, Selasa (15/8).
Ia menerangkan, penggunaan Zakat Game hukumnya dibolehkan. Sebab, permainan edukasi ini diciptakan juga sebagai upaya untuk menegakkan ekonomi syariah. Permainan ini juga dibuat sebagai salah satu upaya mempromosikan nilai-nilai ekonomi syariah agar lebih dipahami semua kalangan masyarakat.
IZI menginformasikan, berdasarkan kajian para pakar, potensi dana yang bisa dihasilkan melalui zakat berkisar antara Rp 100 triliun sampai Rp 200 triliun. Hanya saja perlu edukasi secara berlanjut kepada masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran dalam berzakat guna memaksimalkan potensi zakat yang ada.
IZI juga menilai, mungkin masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa zakat hanya sebatas ditunaikan ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti zakat fitrah. Padahal, banyak jenis zakat yang sebenarnya harus ditunaikan apabila mencapai nisab. Seperti zakat mal, zakat profesi, zakat petemakan dan zakat perniagaan. Kemudian ada zakat tabungan, zakat pertanian, zakat sewa aset dan zakat emas perak.
Direktur Utama IZI, Wildhan Dewayana, menambahkan, karenanya IZI membuat Zakat Game yang mengandung pelajaran tentang berbagai jenis zakat. IZI ingin Zakat Game dapat diakses semua masyarakat dan kalangan seluas mungkin. "IZI juga memprioritaskan Zakat Game agar bisa digunakan para praktisi pengelola zakat. Seperti, Lembaga Amil Zakat (LAZ), Badan Amil Zakat (BAZ) dan lembaga pendidikan," ujarnya.
Selain itu, IZI juga ingin membawa Zakat Game ke sekolah. Sebab, pelajaran zakat dinilai paling terbelakang dibanding pelajaran sholat dan puasa. Kedepannya juga akan ada rencana menjual Zakat Game secara komersial. Akan tetapi, tujuan penjualannya tidak untuk mendapatkan keuntungan, hanya untuk menutupi biaya produksi saja.
"Metode penjualannya dan sebagainya akan kami umumkan kemudian, InsyaAllah masyarakat akan bisa mendapatkan (Zakat Game)," kata dia, menjelaskan.
Zakat Game seperti permainan monopoli yang sering dimainkan anak-anak pada era 1990-an. Perbedaannya, pemain monopoli dianggap menang setelah memiliki kekayaan yang sangat banyak. Sementara, pemain Zakat Game dianggap menang setelah pemain bisa menunaikan semua zakatnya.
Artinya, pemain monopoli berlomba-lomba untuk menjadi kaya raya. Pemain Zakat Game berlomba-lomba untuk menunaikan segala jenis zakat. Zakat Game juga dilengkapi dengan informasi dan pelajaran tentang zakat karena merupakan jenis permainan edukasi.
IZI juga sedang mengembangkan aplikasi Zakat Game untuk smartphone. Hanya saja IZI sedang memperhitungkan, apakah aplikasi Zakat Game akan diluncurkan atau tidak. Sebab, khawatir Zakat Game kehilangan esensi saat dimainkan darismartphone karena tidak ada interaksi langsung antara para pemainnya.
Sumber: Republika
Ini Negara Arab yang Pemerintahannya Paling Dipercaya Rakyat
Ini Negara Arab yang Pemerintahannya Paling Dipercaya Rakyat

Ilustrasi. (arabic.sputniknews.com)
10Berita – Moskow. Lembaga internasional yang bergerak dibidang riset opini (IPSOS) merilis hasil jajak pendapat yang mereka gelar di 26 negara di dunia. Jajak pendapat yang digelar bulan Juli lalu itu menitikberatkan pada variabel kepercayaan rakyat pada pemerintahnya.
Hasil survei menempatkan Kerajaan Arab Saudi urutan pertama di kawasan Arab, sebagai negara paling dipercaya rakyatnya. Tercatat, 71% rakyat Arab Saudi yang menjadi peserta survei, merasa percaya dengan pemerintahan yang berjalan dan meyakini negara mereka berjalan di arah yang benar.
Pada skala dunia, Arab Saudi menempati posisi ketiga setelah Tiongkok dan India yang masing-masing menempati urutan pertama dan kedua.
Jumlah persentase rakyat Arab Saudi yang percaya pada pemerintahan, tampak menurun dibanding bulan-bulan sebelumnya. Hasil bulan Mei dan Juni menunjukkan angka masing-masing 74% dan 75 % rakyat yang percaya pada pemerintahan.
Berbagai masalah penting yang menjadi perhatian rakyat Saudi di bulan Juli, juga terungkap pada hasil survei tersebut. Masalah pengangguran menempati urutan pertama dengan 36%, disusul selanjutnya korupsi 34%, kemiskinan dan ketidakadilan sosial 33%, terorisme dan kriminalitas 30%, serta masalah kesehatan 23%.
Secara umum dapat disimpulkan bahwa kepercayaan rakyat Saudi pada pemerintahannya menurun. Dimana 40% rakyat meyakini bahwa negara mereka berada pada jalur yang benar, sedangkan 60% rakyat melihat sebaliknya. (whc/)
Sumber: Sputnik Arabic, dakwatuna












