OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 20 Februari 2018

Tiga Jalan Murka dan Tiga Jalan Rahmat Allah

Tiga Jalan Murka dan Tiga Jalan Rahmat Allah


Ketika tiga pilar penting itu dipatuhi manusia, maka Allah akan memudahkan urusannya.

10Berita ,  Oleh: A Faiz Yunus MSi *)

Dalam hidup, ada tiga perkara yang akan menjadikan manusia mendapat rahmat dari Allah SWT, hidupnya berkah, dan bermanfaat di dunia dan akherat.

Pertama, ridha kedua orang tua. Ketika manusia memposisikan kedua orang tuanya sebagai pedoman hidupnya, hidup dan urusannya akan selali diberi kemudahan dan berkah. Sebab ridha dan murka Allah bersamaan dengan ridha dan murka kedua orang tua.

Orang tua yang paling berjasa dalam kehidupan kita, kadang terlupakan di antara hiruk pikuk perjuangan hidup yang kita hadapi. Keberadaan orang tua baru terasa apabila kita menemui kesulitan dan membutuhkan bantuan mereka. Pentingnya seorang anak untuk meminta doa restu dari kedua orang tuanya pada setiap keinginan dan kegiatannya karena restu Allah SWT disebabkan restu orang tua.

Orang yang berbakti kepada orang tua doanya akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.  Birrul walidain, atau berbakti kepada orangtua, berada dalam kedudukan yang tinggi setelah perintah shalat. Seperti yang yang tercantum dalam Alquran:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا..

  “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada ibu bapakmu.” (QS. An-Nisa:36)

Kedua ridha guru. Sekarang banyak anak didik yang tak menyadari betapa pentingnya peran sebagai seorang guru yg mendidiknya. Bahkan, banyak kejadian murid menganiaya guru dan lain sebagainya.

Guru adalah orang tua kedua setelah bapak dan ibu. Guru adalah seorang pengajar suatu ilmu dengan tugas utama untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi murid.

Guru dalam Islam juga disebut pewaris para nabi. Karena lewat seorang guru, wahyu atau ilmu para nabi diteruskan kepada umat manusia.

Sebagaimana Imam Al-Gazali mengkhususkan kedudukan seorang guru dengan sifat-sifat kesucian, kehormatan, dan penempatan guru langsung sesudah kedudukan para nabi.

Beliau juga menegaskan bahwa:  “Seorang yang berilmu dan kemudian bekerja dengan ilmunya itu, maka dialah yang dinamakan besar di bawah kolong langit ini, dia ibarat matahari yang menyinari orang lain dan mencahayai dirinya sendiri, ibarat minyak kesturi yang baunya dinikmati orang lain dan dia sendiri pun harum. Siapa yang berkerja di bidang pendidikan, maka sesungguhnya dia telah memilih pekerjaan yang terhormat dan yang sangat penting, maka hendaknya dia memelihara adab dan sopan satun dalam tugasnya ini.”

Ketiga, patuh kepada ulil amri atau pemimpin yang adil. Karena mereka adalah penerus para nabi dan rasul. Para ulama jumhur sepakat akan kewajiban taat kepada pemerintah muslim dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah Swt.

Sebab Allah Swt telah memerintahkan hal tersebut dalam firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” (An-Nisa’: 59)

Imam Asy-Syaukani juga pernah berkata, bahwa

وأولي الأمر هم : الأئمة ، والسلاطين ، والقضاة ، وكل من كانت له ولاية شرعية لا ولاية طاغوتية

“Ulil amri adalah para imam, penguasa, hakim dan semua orang yang memiliki kekuasaan yang syar’i, bukan kekuasaan thaghut.”  (Fathul Qadir, Asy-Syaukani, 1/556)

Ketika tiga pilar penting itu dipatuhi oleh manusia, maka Allah akan memberikan jalan mudah di setiap urusannya, akan tetapi ketika salah satu atau mungkin ketiganya dilanggar tak dipatuhi, maka Murka Allah SWT. Lebih besar dari yang dibayangkan.

Jadilah yang terbaik untuk ketiganya. Jangan menuntut ketiganya menjadi yang terbaik untuk dirimu dan berbahagialah kalian yang ada dalam keluarga harmonis jangan kau siasiakan keadaan bahagia tersebut.

*) Asistensi Komisi dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Pusat)

Sumber : Republika.co.id

Pria Penyerang Kiai di Lamongan Mengaku Disuruh Orang, Begini Pengakuannya!

Pria Penyerang Kiai di Lamongan Mengaku Disuruh Orang, Begini Pengakuannya!

Insiden penyerangan terhadap KH Hakam Mubarok mulai terkuak, termasuk dugaan siapa orang yang menyuruhnya.

Pria misterius yang menyerang Pengasuh Ponpes Karangasem Paciran Kabupaten Lamongan KH Hakam Mubarok. - SURYA/HANIF MANSHURI

10Berita  - Insiden penyerangan terhadap Pengasuh Pondok Pesantren Karangasem Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, KH Hakam Mubarok mulai terkuak, termasuk dugaan siapa orang yang menyuruhnya.

Jika penyidik dari kepolisian masih kesulitan mengungkap identitas pelaku.

Tidak demikian dengan penjelasan korban penyerangan, Hakam Mubarok. 

Dia menyebut, pelaku yang dia tanyai sempat menyampaikan informasi penting, yang bisa dijadikan sebagai bahan penyidikan.

Menurut KH Hakam Mubarok, pada Minggu (18/2/2018) siang, saat melihat pria misterius berada di pendopo pondok pesantren yang dipimpinnya sambil makan, dirinya memang meminta pada pelaku untuk tidak duduk-duduk di pendopo pesantren.

Karena pelaku membawa makanan, yakni sejenis cecek dan dikhawatirkan akan mengotori pendopo.

"Kan pendopo itu tempatnya orang banyak. Karena ada pemandangan yang kurang bagus, saya minta dia untuk pindah," ungkap Mubarok.

Tapi pelaku tetap bertahan. Melihat hal itu, sarung pelaku ditarik oleh Mubarok agar pindah dari tempat itu.

Saat itulah sepertinya pelaku naik pitam dan tiba-tiba berdiri menantang Kiai Hakam.

"Ayo saya berani gelut, berani kelai, gak wedi karo awakmu," tantang pelaku seperti ditirukan Mubarok.

Hingga pria misterius yang marah berusaha menyerang korban. Dia melancarkan pukukan, tapi pukulan pelaku tidak ada yang mengenahi Kiai Mubarok.

Melihat pelaku semakin beringas, Mubarok berusaha menghindar dan berlari sekencang-kencangnya.

"Saya lari, sekitar 300 meter dan akhirnya saya terjatuh karena kehabisan nafas," ungkap Mubarok.

Insiden ini menurut Mubarok banyak diketahui masyarakat dan santri.

Mengetahui sang Kiai jatuh, masyarakat dan para santri langsung menghadang pelaku dan mengamankannya. Karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah diamankan, pelaku dibawa kembali ke pendopo pondok pesantren dan ditanya.

"Ada yang tanya, siapa yang menyuruh kamu," tanya Mubarok, kepada pria misterius yang menyerangnya.

Ditanya demikian, pelaku lalu spontan menjawab, " Orang Papua," kata pelaku ditirukan Mubarok.

Pelaku akhirnya diserahkan ke Polsek Paciran dan, berlanjut dibantar ke Polres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Sumber : Tribun News 

Respons Penyerangan Tokoh Agama, KOKAM Siap Siaga

Respons Penyerangan Tokoh Agama, KOKAM Siap Siaga


Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM)

10Berita,  JAKARTA Merespons kasus penyerangan terhadap para tokoh dan Ulama yang terjadi belakangan ini, termasuk yang menimpa KH Abdul Hakam Mubarak, Pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad (18/2/2018) lalu, Komandan Nasional Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (KOKAM) Pemuda Muhammadiyah, Mashuri Masyhuda membuat Surat Imbauan Siap Siaga.

Surat Imbauan yang diterima Salam-Onlinepada Senin (19/2) tersebut, ditujukan kepada Komandan Wilayah, Komandan Daerah dan Kader KOKAM Pemuda Muhammadiyah seluruh Indonesia.

Berikut Surat Imbauannya:

Kepada Komandan Wilayah KOKAM di Seluruh Indonesia:Agar berkoordinasi secara intensif dengan masing-masing BPO KOKAM di tingkat daerah maupun Distrik wilayah KOKAM, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengupayakan pengawalan/pengamanan terhadap aset Amal Usaha Muhammadiyah, Khususnya Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim beserta seluruh tokoh-tokoh dan ulama Muhammadiyah dan Aisyiyah.Agar menunjuk pimpinan/personil KOKAM sebagai nara hubung yang sewaktu-waktu dapat bergerak cepat melakukan respons jika terjadi hal-hal yang tidak dinginkan.Agar melakukan identifikasi bersama BPO KOKAM Daerah terkait Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim Muhammadiyah dan Aisyiyah, dan menyebarkan kontak person pimpinan/personil KOKAM yang ditunjuk sebagai nara hubung jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.Kepada Komandan Daerah KOKAM di Seluruh Indonesia:Agar meningkatkan komunikasi dan silaturahmi dengan AUM Pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah, khususnya Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim di masing-masing Daerah, sekaligus menghimpun nomor kontak person AUM Pendidikan dan Majelis Ta’lim tersebut.Agar melakukan komunikasi dengan aparat penegak hukum jika menemukan dan atau mendapatkan laporan hal-hal yang mencurigakan di wilayah daerah masing-masing.Kepada Seluruh Kader KOKAM Pemuda Muhammadiyah:Agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Memohon perlindungan-Nya di setiap aktivitas, khususnya dalam melakukan pengawalan dan pengamanan.Agar bertindak cepat dan tegas dalam merespons kejadian-kejadian yang meresahkan masyarakat, menjaga akhlak yang baik dan mencegah tindakan main hakim sendiri.Agar mengupayakan koordinasi dan komunikasi dengan aparat penegak hukum, jika menemukan hal-hal yang mecurigakan dan meresahkan masyarakat.Agar saling bersinergi dengan stakeholder yang ada dalam lingkungan masyarakat dengan mengedepankan ukhuwah dan persatuan umat dan bangsa.

Sebagaimana diberitakan, Kiai Abdul Hakam Mubarak mendapat serangan dari seseorang tidak dikenal saat berusaha menegur orang tersebut yang sedang duduk di pendopo rumahnya.

Kiai Hakam saat itu menyuruh orang itu untuk pindah. Akan tetapi, orang tersebut tidak mau dan malah justru mengejar dan menyerang Kiai Hakam hingga kiai terjatuh.

Akhirnya, pelaku diringkus dan diserahkan kepada pihak yang berwajib. Sempat beredar bahwa orang tak dikenal itu adalah “orang gila”. Namun penduduk setempat merasa bahwa pelaku tidak gila. Menurut warga, pelaku sudah lama mondar-mandir di area masjid. (MNM)

Sumber :  Salam Online.


Psikolog: Pornografi Merusak Lima Bagian Otak

Psikolog: Pornografi Merusak Lima Bagian Otak

Stop pornografi, ilustrasi

Pornografi menyebabkan otak yang bertanggung jawab untuk logika cacat.

10Berita , JAKARTA --  Ahli Psikologi Inge Hutagalung mengatakan, pornografi memiliki dampak negatif serius karena dapat merusak lima bagian otak manusia terutama prefrontal cortex yang terletak pada bagian otak dekat tulang dahi dan otak logika.

Pemerintah Tetapkan 5 Pasar Utama Wisatawan Mancanegara

Sponsored

"Akibatnya bagian otak yang bertanggung jawab untuk logika akan mengalami cacat karena melakukan stimulasi berlebihan tanpa saringan lantaran otak hanya mencari kesenangan tanpa adanya konsekuensi," kata Kepala Pusat Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Mercu Buana Inge Hutagalung di Jakarta, Senin (19/2).

Dia mengatakan, rusaknya otak akibat pornografi itu akan mengakibatkan seseorang mudah mengalami bosan, merasa sendiri, marah, tertekan, dan lelah.

Selain itu, dampak yang paling mengkhawatirkan adalah penurunan prestasi akademik dan kemampuan belajar serta berkurangnya kemampuan seseorang mengambil keputusan.

Pornografi, kata dia, berimbas pula pada semakin mendekatnya remaja pada kehidupan permisif atau serbaboleh dalam urusan seks. Peristiwa dalam tayangan dan bacaan akan memotivasi serta merangsang seseorang terutama kaum remaja di Indonesia untuk meniru atau mempraktikkan hal yang dilihat maupun dibaca.

Hal itu, lanjut dia, dilakukan pengonsumsi pornografi tanpa memikirkan adanya perbedaan kebudayaan, nilai serta norma dalam lingkungan masyakarat.

Lebih lanjut, dia mengatakan, meningkatnya jumlah remaja yang berperilaku seksual aktif juga akan meningkatkan kasus kehamilan tidak dikehendaki (KTD) dan tindakan aborsi yang kerap dianggap sebagai sebuah solusi permasalahan KTD.

Inge mengatakan, tindakan aborsi sangat berisiko tinggi terhadap kesehatan reproduksi. Komplikasi yang dialami dari aborsi dapat menyebabkan pendarahan hebat, infeksi dan keracunan dari bahan yang digunakan untuk pengguguran kandungan, kanker serviks, kerusakan pada alat kemaluan serta kerusakan permanen pada organ reproduksi yang lebih jauh dapat mengakibatkan infertilitas atau bahkan kematian.

Dalam upaya mencegah efek negatif pornografi, Inge mengatakan, Pusat Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Mercu Buana ikut serta dalam membendung dampak buruk konten tersebut.

Dia mengatakan, Pusat Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Mercu Buana pada awal Februari 2018 telah mengadakan sosialisasi penanggulangan dan pencegahan pornografi bagi remaja di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat.

Pada kegiatan sosialisasi selain diberikan ceramah terkait pencegahan dan penanggulangan kecanduan pornografi juga dilakukan pendataan kecanduan pornografi. "Melalui sosialisasi diharapkan peserta akan lebih menyadari bahaya pornografi, memahami tingkat adiksi pada diri pribadi terkait pornografi dan cara pencegahan dini terhadap kecanduan termaksud," kata dia.

Sumber: Antara |

Makin Ramai! Hotman Paris Pertanyakan Anies Yang Dilarang Masuk ke Podium, Kok Ahok Bisa?

Makin Ramai! Hotman Paris Pertanyakan Anies Yang Dilarang Masuk ke Podium, Kok Ahok Bisa?

10Berita, Pengacara kondang Hotman Paris ikut bersuara tentang Gubernur Anies Baswedan yang dicegat paspampres saat hendak ke podium. Hotman mengunggah dalam akun instagramnya beberapa foto saat Piala Gubernur 2015. Gubernur saat itu, Basuki Thahaja Purnama atau Ahok bisa mendampingi Presiden Joko Widodo di podium saat perayaan tim Persib Bandung menjadi juara Piala Presiden tahun 2015.

Hotman Paris menulis dalam akun instagramnya sebagai berikut: “Why? Aku netral! Sekedar bertanya why? Karena foto ini aku copy dari medsos lagi viral” “Why dulu bisa masuk? Aku netral ! Cuma berhak tau apa jawaban yg benar? Why! Karena foto ini viral aku copy dari medsos viral sekarang” Ikuti berita dan video viral terbaru lainnya, update setiap hari Subscribe Pengacara kondang Hotman Paris ikut bersuara tentang Gubernur Anies Baswedan yang dicegat paspampres saat hendak ke podium.

Hotman mengunggah dalam akun instagramnya beberapa foto saat Piala Gubernur 2015. Gubernur saat itu, Basuki Thahaja Purnama atau Ahok bisa mendampingi Presiden Joko Widodo di podium saat perayaan tim Persib Bandung menjadi juara Piala Presiden tahun 2015. Hotman Paris menulis dalam akun instagramnya sebagai berikut: “Why? Aku netral! Sekedar bertanya why? Karena foto ini aku copy dari medsos lagi viral” “Why dulu bisa masuk? Aku netral ! Cuma berhak tau apa jawaban yg benar? Why! Karena foto ini viral aku copy dari medsos viral sekarang”

Sumber : Ngelmu.co 

Lembaga Agama Belum Diajak Bawaslu Bahas Isi Khutbah

Lembaga Agama Belum Diajak Bawaslu Bahas Isi Khutbah

Bawaslu tengah menggodok materi kutbah terkait pilkada serentak 2018.

10Berita , JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tengah menggodok materi khutbah terkait pilkada serentak 2018. Materi disiapkan untuk memberikan wawasan pencegahan, sosialisasi dan pengawasan terhadap praktik politik uang dan politisasi suku, agama, ras dan golongan (SARA) dalam pilkada.

Dalam rencananya, lembaga agama lain dilibatkan untuk merumuskan isi khutbah tersebut. Salah satunya Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) dan Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia (NSI).

Berikut beberapa kutipan wawancara Ketua PGI Pendeta Albertus Patty dengan Republika.co.id

Apakah Bawaslu sudah membicarakan atau mengajak kerja sama terkait materi khutbah saat pilkada?

Saya sudah mendengar rencana Bawaslu untuk melibatkan lembaga agama mengisi materi khotbah. Namun, sampai saat ini belum ada pembicaraan atau kedatangan tamu dari Bawaslu

Bagaimana tanggapan rencana Bawaslu tersebut mengingat tahun politik isu agama sering menjadi konflik?

Sebenarnya Bawaslu tidak perlu masuk terlalu jauh untuk mengatur tata cara khotbah saat Pilkada. Terpenting itu, elit politik bukan para pemimpin atau pemuka agama yang diatur. Di mana elit politik itu diberikan pengawasan, di mana diberikan himbauan secara tegas bahwa agama tidak boleh dijadikan alat politik, kekuasaan egois pribadi. Selama ini masalah keagamaan justru datang dari elit politik, sehingga menimbulkan kebohongan terhadap publik.

 Jika rencana Bawaslu ini terealisasi, apakah materi khotbah akan digunakan untuk disampaikan kepada umat?

Saya rasa tidak perlu karena kami sudah punya pedoman masing-masing. Terpenting bahwa khotbah agama itu dalam pilkada dapat menjaga keamanan, damai, tertib dan sopan.

Sebagai warga negera harus bisa bersikap sopan dalam memilih calon pemimpin, terlepas menang atau kalah. Menjaga kondisi tetap berjalan baik selama pesta demokrasi, jangan menggunakan rasa, instrumen agama, etnik di tengah kemajemukan ini.

Saran kepada Bawaslu agar program ini bisa berjalan tepat sasaran?

Saya rasa khotbah itu bukan hanya di tahun politik saja karena semua agama mengajarkan kebaikan. Diperlukan sikap tegas terhadap elit politik, Bawaslu bisa bekerja sama dengan lembaga kepolisan atau pihak terkait agar memberi efek jera terhadap elit politik.

Sedangkan wawancara Ketua NSI Suhadi Sendjaja dengan Republika.co.id adalah sebagai berikut:

Apakah Bawaslu sudah membicarakan atau mengajak kerja sama terkait materi khotbah saat pilkada?

Belum ada kerja sama sampai saat ini. Rencana Bawaslu sebenarnya bagus, karena pada dasarnya agama itu memunculkan kebaikan dimana saja dan kapan saja.

Bagaimana tanggapan rencana Bawaslu tersebut mengingat tahun politik isu agama sering menjadi konflik?

Agama itu tidak bisa hanya dilihat dari konflik politik saja, tapi juga ada konflik sosial, ekonomi dan bangsa. Agama itu baik untuk aktivitas kehidupan itulah landasan agama pada dasarnya.

Jika rencana Bawaslu ini terealisasi, apakah materi khotbah akan digunakan untuk disampaikan kepada umat?

Saya rasa tidak, karena kami umat Buddha selalu memberikan himbuan saat tahun politik seperti ini. Agar semua umat bisa lebih damai dan lapangan dada ketika pemimpinnya tidak terpilih. Terpenting, umat kami melaksanakan sebagai warga negara dengan memilih pemimpin yang baik saat pesta demokrasi.

Saran kepada Bawaslu agar program ini bisa berjalan tepat sasaran?

Selalu berwaspada mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, bukan hanya politik saja.

Sumber : Republika.co.id 

FSLDK Jadebek Kembali Gelar Aksi Gerakan Menutup Aurat

FSLDK Jadebek Kembali Gelar Aksi Gerakan Menutup Aurat


10Berita – Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) daerah Jakarta, Depok, dan Bekasi (Jadebek) tahun ini kembali mengadakan Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) 2018 yang berlangsung semarak di Car Free Day (CFD), Jakarta, Ahad pagi, 18 Februari 2018

Ratusan Muslimah berjilbab serba ungu meramaikan jalan CFD, saat mereka long march sepanjang jalan Jendral Sudirman – Jl MH Thamrin Jakarta Pusat.

Dalam acara tersebut, rekan-rekan LDK Se-Jadebek mengkampanyekan pentingnya untuk berhijab. massa pria-wanita berbaris memanjang puluhan meter, sehingga mencuri perhatian tersendiri para pengunjung CFD, dengan jumlah massa sekitar 500 peserta dari 45 LDK yang hadir seJadebek dan juga turut srta rekan-rekan FSLDK pariangan barat dan komuntas Ekspresi serta masyarakat umum yang ikut andil meramaikan acara gemar hari ini.

“Yo ayo, ayo berhijablah, kuingin kita masuk surga….!” koor massa pria menyanyikan lagu mirip yel-yel klub sepakbola Persija Jakarta. Lagu itu dinyanyikan berkali-kali oleh massa berbaju serba putih tersebut, yang berbaris di bagian depan sebagai pembuka jalan.

“Wah, berjilbab semua ya perempuannya,” ujar seorang wanita tak berjilbab tampak kagum menyaksikan pawai itu dari atas jembatan penyeberangan orang Tosari.

Sekitar pukul 09.00 WIB, konvoi berakhir di titik Utama Bundaran HI. Di sini digelar orasi oleh sejumlah rekan-rekan FSLDK Nasional, Daerah samapi perwakilan LDK.

“kita sediakan 1000 Jilbab untuk teman-teman sekalian, yang belum menutup aurat” ujar Mujahid Robbani selaku ketua Puskomda Jadebek

Mujahid menambahkan, GEMAR 2018 merupakan bagian dari menjalankan perintah Allah dan Sunnah Rasulullah. Ia pun menyemangati para peserta untuk istiqomah dalam menyampaikan perintah berhijab tersebut.

Kemudian Fahrudin Alwi selaku ketua Puskomnas FSLDK Indonesia juga menuturkan bahwa acara Gemar hari ini, dilaksanakan di seluruh kota besar di Indonesia, yang berarti kita peduli dengan teman-teman yang belum berhijab, agar segera berhijab.

Acara yang sudah di agendakan berjalan dengan lancar dan hikmat, di lengkapi dengan stand yang menyediakan cek kesehatan bagi masyarakat yang ingin memeriksakan kodnisinya, juga disediakan pula rekan-rekan yang memberikan edukasi hijab sesuai tuntunan Qur’an dan Hadits, karena Gemar kali ini, tidak hanya membagikan jilbab secara masal, melainkan juga mengedukasi masyarakat secara menyeluruh. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Sumber : Dakwatuna

Gelar Acara ‘Visit My Mosque,’ Masjid London Undang Warga Sekitar

Gelar Acara ‘Visit My Mosque,’ Masjid London Undang Warga Sekitar


Foto: Anadolu

10Berita, INGGRIS—Masjid Finsbury Park di London dikabarkan telah menggelar acara “Visit My Mosque” pada Ahad (18/2/2018). Dalam acara ini warga sekitar bisa bebas mengunjungi masjid untuk mengenal Islam lebih dalam.

Melansir Anadolu, acara yang digelar setiap tahun ini mengundang semua orang untuk masuk ke dalam masjid selama sekitar enam jam.

Pengunjung dipersilakan melihat-lihat interior masjid, berbincang dengan jemaat, makan bersama dan melakukan tanya-jawab dengan komite dan pengurus masjid.

Dalam acara tahun ini, sejumlah tokoh yang datang termasuk kepala Dewan Muslim Inggris Harun Khan, kepala Partai Buruh Jeremy Corbyn dan politisi Partai Buruh Emily Thornberry.

“Visit My Mosque tahun ini pada 18 Februari hadir di tengah masa-masa yang sensitif, menyusul serangan tahun lalu. Ini menjadi kesempatan baik bagi kami untuk membangun solidaritas dan menunjukkan bahwa Masjid Finsbury Park merupakan lebih dari sekadar tempat ibadah,” kata pengurus masjid Mohammed Kozbar.

Jeremy Corbyn mengatakan bahwa acara Visit My Mosque “Sangat bagus.”

“Saya mendukung dan terlibat dalam kegiatan masjid ini selama lebih dari 30 tahun terakhir. Saya melihat ketika masjid ini pertama kali dibangun, dan sekarang melihat mereka membuka pintu untuk menyatukan masyarakat sekitar, itu menjadi hal yang sangat bagus,” jelasnya.

DIa juga mengatakan acara ini sukses menampilkan esensi Islam, yaitu “kemurahan hati, dukungan dan kedamaian.” []

SUMBER: ANADOLU

Berdusta untuk Membuat Orang Tertawa, Bolehkah?

Berdusta untuk Membuat Orang Tertawa, Bolehkah?


Foto: Shutterstock

10Berita, BANYAK di antara kita yang ingin membuat orang lain tertawa dengan dusta. Padahal, dalam Islam berdusta adalah hal yang sangat dilarang dan termasuk ke dalam perilaku buruk.

Sebuah hadits menyebutkan,

“Seseorang tidak dikatakan beriman seluruhnya sampai ia meninggalkan dusta saat bercanda dan ia meninggalan debar walau itu benar.” (HR. Ahmad 2: 352. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif)

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Aku juga bercanda namun aku tetap berkata yang benar.” (HR. Thobroni dalam Al Kabir 12: 391. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih dalam Shahih Al Jaami’ no. 2494).”

Berdusta dengan tujuan ingin membuat orang tertawa tentunya tidak dibenarkan. Bukan soal bercandanya yang dilarang agama, tapi adalah dusta yang dilakukannya.

Dari Bahz bin Hakim, ia berkata bahwa ayahnya, Hakim telah menceritakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Celakalah bagi yang berbicara lantas berdusta hanya karena ingin membuat suatu kaum tertawa. Celakalah dia, celakalah dia.” (HR. Abu Daud no. 4990 dan Tirmidzi no. 3315. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Sungguh sangat jelas hadits tersebut menjelaskan bahwa kita termasuk ke dalam orang yang celaka ketika kita berdusta untuk membuat tertawa. Bercanda diperbolehkan dalam Islam. Bahkan sesekali Rasulullah pun bercanda dengan sahabatnya. Namun tidak pernah Rasulullah berdusta dalam candanya hanya karena ingin orang lain tertawa. Karena pada hakikatnya terlalu banyak tertawa pun membuat hati kita mati.

“Janganlah banyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati.” (Shahih Al Jami’ no. 7435, dari Abu Hurairah).[]

Sumber : Islampos

Istri Tak Bisa Mengurus Anak, Bagaimana?

Istri Tak Bisa Mengurus Anak, Bagaimana?


Foto: Fatmah/islampos


10Berita, SEORANG istri dianggap ideal apabila pandai memasak, membereskan rumah, melayani suami dan mendidik anak-anak. Istri yang tidak bisa melakukan salah satu pekerjaan tersebut dianggap istri yang tidak ideal.

Memasak, membereskan rumah bahkan melayani suami bisa dilatih setiap hari, sehingga istri akan terbiasa dengan pekerjaan tersebut. Tapi bagaimana bila istri tidak bisa mengurus anak? Apakah harus dilatih setiap hari dengan cara mengasuh anak orang lain?

Memiliki anak adalah rezeki luar biasa yang didapatkan oleh orang tua. Di balik itu, orang tua pun memiliki tanggung jawab besar dalam mengurus dan mendidik anak-anaknya.

Umumnya mengurus anak adalah kewajiban penuh seorang istri atau seorang ibu. Tapi, justru itu adalah anggapan yang salah. Mengurus anak adalah kewajiban orang tua, yakni suami dan istri. Istri memiliki waktu lebih banyak berada di sisi anak, sedangkan seorang suami harus memenuhi kewajiban kepada istri dan anak yaitu mencari nafkah.

Mengurus anak memang tidak mudah, khususnya bagi ibu muda yang baru pertama memiliki anak. Bila seorang istri kerepotan mengurus anak di tahun-tahun pertamanya, tidak ada salahnya ia belajar kepada orang yang sudah berpengalaman, sebut saja orang tua sendiri atau bisa juga kepada mertua.

Namun, bukan berarti istri justru membiarkan anaknya diurus penuh oleh orang tua atau mertuanya sendiri. Tidak salah istri bila sedikit-sedikit belajar, dengan berjalannya waktu, istri pasti bisa secara mandiri mengurus anak.

Selain itu, belajar pada ustadz atau belajar kepada ahli parenting pun tidak ada salahnya dilakukan oleh istri.

Ibu adalah madrasah pertama bagi anak. Anak adalah investasi dunia dan akhirat bagi orang tua. Sejatinya orang tua pasti akan memberikan yang terbaik bagi anak, karena anak adalah amanah yang diberikan Allah SWT. []

Sumber : Islampos