OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Rabu, 21 Februari 2018

Waduh... Menterinya Sendiri yang Mempertanyakan 14 Kecelakaan Infrastruktur dalam 2 Tahun, Basuki: Iki Ono Opo?

Waduh... Menterinya Sendiri yang Mempertanyakan 14 Kecelakaan Infrastruktur dalam 2 Tahun, Basuki: Iki Ono Opo?


10Berita, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan selama dua tahun pengerjaan proyek infrastruktur telah terjadi 14 kali kecelakaan. Oleh sebab itu, pihaknya memilih menghentikan sementara seluruh proyek infrastruktur skala besar.

"Ini memang selama dua tahun ada 14 kali kan, ini yang ke-14 (kecelakaan konstruksi). Makanya kita hentikan dulu, iki ono opo (ini ada apa?)," kata Basuki kepada wartawan sesuai menerima Anugerah Herman Johannes Award di Balai Senat UGM, Selasa (20/2/2018).

Basuki menerangkan, selama ini mayoritas kecelakaan kerja proyek infrastruktur terjadi di hari libur atau di pagi hari. Termasuk kecelakaan konstruksi ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu pada Selasa (20/2) pagi.

Oleh sebab itu, lanjut Basuki, pihaknya langsung menerjunkan tim komite keselamatan konstruksi ke TKP. Tim tersebut bertugas menelaah dan mencari penyebab ambruknya tiang girder tersebut.

"Nanti 12.30 WIB saya undang, Menteri Perhubungan, Menteri BUMN yang membawahi kontraktor, saya undang di Kantor PU bersama seluruh dirut pelaksana jalan tol, akan kami sampaikan hasil sementara evaluasi komite keselamatan konstruksi itu," ucapnya.

"Yang jelas semua pekerjaan yang berada di atas tanah yang membutuhkan pekerjaan berat, seperti pemasangan girder dan sebagainya, baik itu tol di Sumatera, tol di Jawa, tol di Kalimantan, tol di Sulawesi, jembatan-jambatan panjang saya berhentikan dulu sementara," lanjutnya.

Basuki memastikan penghentian sementara pengerjaan proyek infrastruktur tersebut tidak akan berlangsung lama. Setelah audit keselamatan konstruksi dari komite selesai, pihaknya akan segera melanjutkan proyek infrastruktur tersebut.

"Tidak, tidak (molor), itu paling (audit) tidak terlalu lama," pungkas dia.

Sumber : kompas.com

 

Rekayasa Jahat di Tahun Politik

Rekayasa Jahat di Tahun Politik

Tampak awak media di lokasi serangan orang tak dikenal di Gereja Santa Lidwina, Sleman.

Penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama dinilai tidak dilakukan secara spontan.

10Berita , Kekerasan terhadap tokoh agama dan serangan atas tempat ibadah terus-menerus terjadi belakangan ini. Tak cuma ulama dan ustaz yang dianiaya orang tak dikenal dan diduga gila, pastor dan gereja juga diserang.

Pemerintah Tetapkan 5 Pasar Utama Wisatawan Mancanegara

Sponsored

Sejauh ini, motif dan keterkaitan satu serangan dengan serangan lain masih belum terungkap. Ada kesan, kasus-kasus ini dibiarkan menguap. Hilang bak ditelan angin.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada aparat keamanan dan intelijen negara untuk mengusut tuntas sekaligus mengungkap motif kekerasan serta pembunuhan terhadap beberapa tokoh agama. Permintaan ini disampaikan MUI melalui Wakil Ketua Umum Zainut Tauhid Sa'adi di Jakarta, Selasa (20/2).

MUI menengarai ada pihak-pihak yang ingin membuat suasana ketakutan, saling curiga, dan ketegangan dalam kehidupan bermasyarakat. MUI juga menduga ada rekayasa jahat yang bertujuan ingin membuat kekacauan dan konflik antarelemen masyarakat dengan memanfaatkan momentum tahun politik. "Untuk hal itu MUI mengajak seluruh elemen bangsa untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, bersikap tenang, dapat mengendalikan diri," ujarnya.

Zainut juga mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba. Semua pihak juga jangan terprovokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Berbagai kejadian penganiayaan terhadap tokoh agama telah melahirkan banyak rumor di masyarakat. Apabila tidak segera diusut dan dicegah, dikhawatirkan dapat menimbulkan prasangka-prasangka yang menyesatkan. Hal itu juga dapat memunculkan gejolak yang berpotensi menimbulkan kekacauan di masyarakat.

Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta kepada umat Islam dan umat agama lain untuk dapat menahan diri dalam menyikapi tindakan kekerasan terhadap tokoh agama, termasuk para ulama dan ustaz, beberapa waktu ini. Zulkifli menduga ada pihak-pihak yang ingin mengadu domba antarumat beragama. 

"Memasuki tahun-tahun politik seperti ini kita jangan terpancing," kata Zulkifli di Aula Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Jakarta, Selasa (20/2).

Ada pihak-pihak yang meyakini kekerasan dan penganiayaan terhadap tokoh agama bisa memecah belah dan mengoyak persatuan antarumat beragama. Untuk itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini mengajak semua pihak untuk melawan dengan membuktikan umat beragama di Indonesia tidak bisa diadu domba, dipecah belah, dan dikoyak-koyak.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud meminta pemerintah, termasuk kepolisian, meminimalisasi rasa takut yang timbul di masyarakat seiring penyerangan tokoh agama. "Itu penting. Jangan sampai masyarakat dibikin takut secara terus-menerus," katanya di Jakarta, Selasa (20/2).

Dia mengatakan, kekompakan peran pemerintah dan kepolisan dalam kejadian beruntun ini sangat diperlukan di tengah ketakutan masyarakat. Sebab, jika dilihat dari tren penyerangan para pemuka agama, diduga ada aktor yang terlibat.

Mantan ketua MPR yang juga tokoh Muhammadiyah Amien Rais berpandangan, penganiayaan yang menyasar tokoh agama, khususnya para ulama, bukanlah sesuatu yang kebetulan. Menurut dia, ada dalang di balik penyerangan-penyerangan tersebut.

"Hanya orang yang malas berpikir atau pura-pura tidak cerdas kalau berkesimpulan penganiayaan, pelecehan, penghinaan, dan pembunuhan para ulama dianggap sesuatu yang kebetulan, dianggap kejahatan biasa, tidak usah diperbesar," kata Amien di Aula DDII, Jakarta, Selasa (20/2).

Sejak awal tahun, terjadi rentetan kasus penyerangan terhadap tempat-tempat ibadah dan tokoh-tokoh agama. Mayoritas kasus dikaitkan dengan keterlibatan orang gila sebagai pelaku. Dimulai dari ancaman bom terhadap sebuah klenteng di Karawang, Jawa Barat, Ahad (11/2). Kemudian, sebuah masjid di Tuban mengalami kerusakan kaca pada Selasa (13/2) dini hari.

Rangkaian penyerangan tokoh-tokoh agama dimulai dari penganiayaan terhadap pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri. Kiai Umar menjadi korban penganiayaan seusai Shalat Subuh di masjid, Sabtu (27/1).

Setelah itu, muncul kasus baru yang bahkan menyebabkan kematian Komando Brigade PP Persis Ustaz Prawoto pada Kamis (2/2) pagi. Kemudian peristiwa penyerangan seorang pastur di Sleman, Yogyakarta, Ahad (11/1). Penyerangan itu menyebabkan Pastur Romo Karl Edmund Prier terluka bersama lima orang lainnya.

Yang terakhir, percobaan penyerangan terjadi terhadap KH Hakam Mubarok, yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem Paciran, Lamongan, Jawa Timur, Ahad (18/2).

Wakapolri dalam konferensi video, Senin (19/2), kembali menegaskan akan menuntaskan kasus kekerasan tokoh agama di sejumlah daerah. Instruksi khusus disampaikan kepada tiga kapolda, yaitu Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Sumber : Republika.co.id

Kekuatan Angkatan Laut Inggris Terancam ‘Melemah’

Kekuatan Angkatan Laut Inggris Terancam ‘Melemah’


Kapal induk HMS Ocean milik Inggris. Foto: Royalnavy

10Berita, INGGRIS—Pemerintah Inggris dikabarkan telah mendapat kecaman dari berbagai pihak usai menjual kapal induk HMS Ocean ke Brazil.

Pejabat Inggris telah mengumumkan kesepakatan senilai 117 juta USD pada Senin (19/2/2018). Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) mengatakan bahwa HMS Ocean, sebuah kapal amfibi dan kapal pembawa pesawat tempur yang ditugaskan pada akhir tahun 1990-an, akan menjalani modifikasi oleh produsen senjata BAE Systems sebelum diserahkan ke Brasil pada Juni mendatang.

Berita tersebut ternyata tidak disetujui oleh seluruh Anggota Parlemen. Mereka menganggap kesepakatan tersebut hanya akan semakin ‘melemahkan’ kekuatan angkatan laut Inggris.

Luke Pollard, anggota parlemen dari Serikat Buruh mengatakan bahwa kesepakatan ini adalah “Hari buruk” bagi Inggris. Pasalnya Inggris telah kehilangan kapal tempur terbaiknya senilai 26,5 juta USD.

Pollard juga memperingatkan bahwa menjual HMS Ocean akan melemahkan Angkatan Laut Inggris.

“Kita telah kehilangan kekuatan kapal induk pesawat tempur dan kehilangan sepertiga kapal amfibi,” ujar Pollard.

Pollard menambahkan bahwa langkah tersebut juga akan menyebabkan hilangnya pekerjaan di pangkalan angkatan laut Devonport. Pangkalan angkatan laut Devonport merupakan yang terbesar di Eropa Barat dan satu-satunya fasilitas perbaikan dan pengisian bahan bakar nuklir untuk Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

“Ini adalah hari yang menyedihkan bagi Devonport, karena kami harus kehilangan lagi kapal perang lainnya sebagai pertahanan negara. Sekarang kami harus melipatgandakan usaha untuk memastikan bahwa para menteri juga tidak menjual dua kapal perang amfibi yang tersisa yakni HMS Albion dan HMS Bulwark,” tulis Pollard di Twitter. []

SUMBER: PRESSTV

Konstantinopel, Sehari Setelah Penaklukan

Konstantinopel, Sehari Setelah Penaklukan


Sebuah plakat di gerbang mencatat perjalanan masuk Fatih yang penuh kemenangan.

10Berita ,  JAKARTA -- Sultan Mehmet II melangkah masuk ke kota dengan penuh kemenangan pada Selasa sore, 29 Mei 1453 M, melewati Gerbang Adrianopolis yang kini dikenal dengan Eirne Kapi. Bangsa Turki menyebutnya sebagai Fatih, sang Penakluk. Julukan ini yang membuat Mehmet II terkenal di kemudian hari.

Dia baru berusia 21 tahun saat menjadi sultan selama dua tahun terakhir, tapi kini menaklukkan kota yang paling terkenal di seluruh dunia yang dikenal bangsa Turki sebagai Istanbul.

Sebuah plakat di gerbang mencatat perjalanan masuk Fatih yang penuh kemenangan. Saat itu, sang sultan mengenakan serban lancip di kepalanya dan sepatu berwarna biru langit di kakinya, menunggang seekor keledai dan membawa pedang Nabi Muhammad di tangannya. Ia berjalan di depan 70 - 80 ribu ksatria, sambil berseru, “Jangan berhenti para penakluk! Kalian adalah penakluk Konstantinopel!”

Sang Penakluk kemudian berkuda menuju Gereja Aya Sofia. Tiba di sana, ia turun dari tunggangannya lalu berlutut mengucurkan sejumput tanah ke atas serbannya sebagai tanda kerendahan hati. Fatih menatap gereja itu dan memerintahkan agar dialihfungsikan menjadi masjid dengan nama Aya Sofia Camii Kabir, Masjid Agung Aya Sofia.

Sehari setelah penaklukan, tepatnya 30 Mei 1453, dia pun memeriksa isi kota, setelah itu mengumumkan bahwa Istanbul akan dijadikan ibu kota negara. Fatih mendorong orang-orang Yunani yang melarikan diri dari Konstantinopel sebelum penaklukan itu untuk pulang kampung. Dia juga menempatkan para tahanan yang menjadi bagiannya dari rampasan perang di kota. Fatih memberikan tanah dan rumah kepada orang-orang ini dan membebaskan mereka dari pajak untuk waktu tertentu.

Di samping itu, sebagian besar populasi baru dipicu ketetapan kekaisaran yang memanggil orang-orang untuk menetap di ibu kota. John Freely dalam Istanbul: The Imperial City mengatakan, para penduduk baru ini yang terdiri atas kaum Muslim, Kristen, dan Yahudi berasal dari seluruh pelosok kekaisaran. “Banyak di antara mereka yang ikut serta dalam sejumlah ekspedisi yang dilakukan Fatih dalam penaklukan Konstantinopel,” tulisnya.

Kaum Muslim segera membangun masjid atau mengubah gereja-gereja Bizantium menjadi masjid seperti yang dilakukan Fatih atas Aya Sofia. Beberapa masjid pertama yang didirikan setelah penaklukan masih bisa dilihat di daerah pasar di sepanjang Tanduk Emas antara Galata dan Jembatan Ataturk—walau semuanya dibangun kembali atau dipugar pada abad-abad berikutnya.

Sumber : Republika.co.id

Tidak Ada Jadwal Pemeriksaan, Mendadak Setya Novanto Sambangi KPK Sambil Membawa Tas Hitam, Apa Isinya?


Tidak Ada Jadwal Pemeriksaan, Mendadak Setya Novanto Sambangi KPK Sambil Membawa Tas Hitam, Apa Isinya?


10Berita, Terdakwa Setya Novanto hari ini datang ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), padahal tidak ada dijadwal pemeriksaan pada hari. Namun, ada yang berbeda dari pemeriksaan sebelumnya, kali ini Novanto tampak menenteng tas bermerek berwarna hitam.

Novanto yang hadir sekitar pukul 13:10 WIB tampak semringah kepada awak media saat turun dari mobil tahanan. Saat ditanya oleh awak media mengenai isi tas dan mengapa membawa tas, padahal sebelumnya setiap diperiksa penyidik Novanto pernah membawa map merah, buku hitam, suami Deisti Astriani Tagor tersebut enggan berbicara.

Novanto terus berjalan santai dengan senyum mengembang dan membiarkan wajahnya dibidik kamera para pewarta.

Hingga saat ini, terkait kehadiran Novanto pihak KPK belum memberikan penjelasan secara resmi.

Untuk diketahui, Setya Novanto merupakan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP senilai Rp 5,9 triliun. Kini, setelah berkasnya dilimpahkan ke pengadilan, mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut tengah menjalani persidangan kasus yang diduga merugikan keuangan negara Rp 2,3 triliun.

Dalam perjalanannya, meskipun awalnya membantah menerima berbagi fee dari proyek e-KTP, mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut akhirnya menyerah dan mengajukan diri sebagai justice collaborator.

Namun, kendati telah mengajukan diri sebagai saksi pelaku yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum, hingga saat ini belum diketahui apa yang hendak dibongkar Novanto dalam sengkarut rasuah yang menyeret nama puluhan koleganya di DPR dulu.

Sumber : http://sholihah.net

  

Adem Banget...Viral Foto Bersama Para Biarawati, Body Language Sudirman Said Dipuji Warganet

Adem Banget...Viral Foto Bersama Para Biarawati, Body Language Sudirman Said Dipuji Warganet


10Berita, Foto calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said bersama para biarawati viral di media sosial. Dalam foto tersebut, nampak Sudirman Said dengan santun mendengarkan penuturan seorang biarawati, sementara nampak biarawati lainnya juga menyimak sembari tertawa. Sungguh sejuk rasanya melihat calon pemimpin daerah yang sangat majemuk seperti Jawa Tengah bercengkerama dengan santun bersama umat yang berberda agama.

Sikap santun Sudirman Said ini diamati secara mendalam oleh aktivis anti korupsi, Zeng Wei Jian.

Melalui akun Facebook-nya, Zeng Wei Jian mengomentari body language Sudirman Said.

"Body language" artinya bahasa tubuh. Sebuah komunikasi non verbal. Perilaku, gerak-gerik, intonasi, ekspresi muka, use of space dan mata menggantikan kata-kata.

Setiap orang punya sinyal. Constantly throwing off a storm of signals. Mikroekspresi seperti senyum, hand gestures, pundak, tolak pinggang dan sebagainya merupakan orkestra diam yang beritahu apakah seseorang itu sombong, baik, licik, culas, jujur dan simpatik.

Misalnya, komparasi "body language" Sudirman Said dan Ganjar Pranowo di bawah ini. Kita bisa dengan jelas melihat mana yang santun di hadapan para pemuka agama.


Sudirman Said tampak punya “kemampuan mendengar”. Ini adalah salah satu kualitas yang diperlukan seorang pemimpin.

Penulis: Zeng Wei Jian

Sumber : PORTAL ISLAM

Cak Imin: Teror ke Kiai-Kiai Pesantren Mulai Meresahkan

Cak Imin: Teror ke Kiai-Kiai Pesantren Mulai Meresahkan

Polisi diminta proaktif tangani kasus-kasus peneroran ulama.

10Berita , JAKARTA -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, menilai teror yang dialami sejumlah kiai pesantren mulai meresahkan. Untuk itu, Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin, berharap pemerintah bisa segera mengambil tindakan tegas.

''Pemerintah jangan diam, segera ambil tindakan, teror ke kiai-kiai pesantren ini mulai meresahkan,'' kata Muhaimin dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Selasa (20/2)

Tidak hanya itu, Cak Imin berharap, polisi bisa lebih proaktif dalam menangani kasus-kasus yang meresahkan tokoh-tokoh agama. Cak Imin pun mengecam berbagai aksi teror yang dialami kiai-kiai pesantren NU, termasuk yang dialami pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, dan pengasuh Ponpes Mambaul Maarif Denanyar, Jombang.

''Segera cepat ambil langkah untuk mendeteksi aksi teror dan kekerasan ke rumah ibadah atau tokoh agama,'' ujarnya.

Sebelumnya, orang tak dikenal meneror dua kiai ponpes Alfalah Ploso, KH Zainuddin Jazuli dan KH Nurul Huda Jazuli, dengan membawa pisau sambil berteriak pada Senin (19/2) malam. Beruntung, pengurus pesantren sigap dan orang tersebut akhirnya ditangkap. Teror serupa juga sempat terjadi di Tuban, Lamongan.

Selain itu, peristiwa teror terkait keagamaan juga kerap terjadi akhir-akhir ini, khususnya kasus penganiayaan terhadap ulama dan penyerangan tempat ibadah di beberapa daerah oleh orang tak dikenal. Cak Imin pun mengingatkan semua pihak untuk tidak terpancing dan terprovokasi oleh aksi teror dan kekerasan ke rumah ibadah atau tokoh agama.

''Jangan mau diadu domba, sesama anak bangsa harus rekatkan persaudaraan kemanusiaan. Kalau ada yang mencurigakan, segera lapor ke polisi,'' ujarnya.

Cak Imin juga mengajak para kiai dan umat Islam untuk memperkuat silaturahim guna membentengi diri dari isu yang tidak jelas. ''Efektifkan tabayundan jangan pernah mau diadu domba oleh kekuatan yang memakai modus orang gila dan lain sebagainya,'' kata Cak Imin.

Sumber : Republika.co.id

Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Muhammad SAW Dalam Kitab Weda


10Berita, BEKASI - Dialah Dewa Putu Sutrisna, seorang mualaf hindu dari Bali yang berprofesi sebagai musisi, gitaris, arranger musik dan penulis lagu.

Ini tentu menambah daftar kisah indah menuju Islam dengan sederetan musisi yang kian banyak masuk dan hijrah menuju cahaya Islam.

Ditengah kesibukannya sebagai gitaris, musisi dan additional player di beberapa grup band papan atas seperti Ge#sha, dan lainnya ini mempelajari kitab weda ketika sekolah agama di STAH (Sekolah Tinggi Agama Hindu).

Tak dinyana, justru ketika ia mempelajari kitab weda, Dewa justru terkaget-kaget karena ada penyebutan Nabi Muhammad SAW di dalam kitabnya tersebut.

Dalam wawancara eksklusif Voa-Islam.com Selasa, (20/02/2017), Dewa menyebutkan ciri-ciri Rasulullah Muhammad SAW, ayahnya Abdullah dan ibunya yang bernama Aminah dalam bahasa kitab weda tersebut.


"Ada ciri-ciri Rasulullah Muhammad SAW, Ayahnya bernama Abdullah dan Ibunya bernama Aminah dalam weda, dalam bahasa sansekerta," jelasnya secara detail kepada awak redaksi Voa-Islam.com di Masjid Agung Al Barkah, alun-alun Kota Bekasi, Jawa Barat.

Seperti apa penuturan selengkapnya? Simak Video Eksklusif ini...

 

Masya Allah, luar biasa Islam! Makin Cinta Allah, Rasulullah. Al Quran dan Islam... setuju???? 

[adivammar]

Sumber : Voa-islam.com

Laskar FPI dan Jawara Siap Sambut Kepulangan Habib Rizieq Shihab

Laskar FPI dan Jawara Siap Sambut Kepulangan Habib Rizieq Shihab

10Berita, Memasuki waktu Salat Dzuhur, ratusan umat muslim yang menggelar aksi demonstrasi melaksanakan salat berjamaah di Jalan Jenderal Sudirman, di depan Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (01/1/2017). Polda Metro Jaya memanggil imam besar FPI Habib Rizieq Shihab, Sekretaris Jenderal FPI Munarman, dan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir untuk dimintai keterangannya terkait kasus pemufakatan makar yang menjerat Sri Bintang Pamungkas. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Untuk menjaga pulangnya imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Laskar beserta para jawara siap melakukan penjagaan ketat.

Demikian disampaikan Koordinator Lapangan Panitia Penyambutan Habib Rizieq, Eki Pitung di Aula Gedung Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Jakarta Pusat, Selasa (20/2).

“Saya diamanatkan menjaga beliau, berikutnya para jawara dan laskar (FPI). Mereka juga akan ikut (mengawal),” katanya.

Dikatakan Eki kalau penjagaan terhadap Habib Rizieq yang dilakukan oleh pihaknya lantaran untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

“(Kami) Tidak akan membiarkan sehelai benang dan rambut beliau disentuh,” paparnya.

(Andy Abdul Hamid)

Sumber :Portal Islam 

Selasa, 20 Februari 2018

Amien Rais Minta Pemerintah Hentikan Kriminalisasi terhadap Habib Rizieq

Amien Rais Minta Pemerintah Hentikan Kriminalisasi terhadap Habib Rizieq


Amien Rais dan Habib Rizieq Syihab

10Berita, JAKARTA  Ketua Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Amien Rais meminta pemerintahan Jokowi agar menghentikan kriminalisasi terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab.

“Jadi saya pesan rezim penguasa ini agar hati-hati, umat Islam itu tidak pernah mencari gara-gara. Tapi kalau imam besarnya dihina, diplintir proses hukum untuk memojokkan imam besar kita ini, maka saya sudah mengatakan hati-hati,” kata Amien Rais di Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Mantan Ketua MPR ini mengatakan, percakapan pornografi yang dituduhkan kepada Habib Rizieq Syihab itu tidak berdasar.

“Jadi tolong, percakapan pornografi yang dituduhkan itu dibandingkan dengan prostitusi ala Alexis dan lain-lain, itu bukan seperseribunya,” terang pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini meminta Presiden Jokowi untuk menginstruksikan polisi agar menghentikan kasus yang dituduhkan kepada Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama itu.

“Pak Jokowi saya sampaikan hati-hati. Anda adalah Lurah negeri ini, beritahu aparat keamanan, jangan jumawa, jangan takabbur, karena kita juga pemilik sah negeri ini. Negeri ini milik kita semua, jadi jangan macam-macam,” tegasnya. (*)

 Sumber: Antara, Salam Online.