OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Senin, 26 Februari 2018

Dibajak, Akun Twitter Mustofa Nahra Digunakan untuk Fitnah Prabowo hingga JITU

Dibajak, Akun Twitter Mustofa Nahra Digunakan untuk Fitnah Prabowo hingga JITU



10Berita - Pihak tak bertanggung jawab membajak akun Twitter aktivis Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya. Pelaku kemudian menggunakannya untuk memfitnah banyak pihak, mulai dari Prabowo Subianto hingga organisasi Jurnalis Islam Bersatu (JITU).

Tak aktif sejak 12 Maret 2017, akun @MustofaNahra tiba-tiba kembali berkicau di Twitter. Sebelumnya, akun itu dikenal milik aktivis Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya. Dalam kicauan terbarunya, akun itu muncul dengan menyebarkan informasi fitnah.

Salah satu yang menjadi sasaran fitnah adalah organisasi Jurnalis Islam Bersatu (JITU). Organisasi yang merupakan perkumpulan jurnalis muslim itu dituduh telah menerima pendanaan dari Prabowo Subianto.

“Kongres JITU telah diadakan dengan pendana utama adalah 08 @prabowo dibangun berguna untuk tim medsos MCA Jilid 2 black campaign menyerang dan melemahkan pemerintah,” kicau @MustofaNahra, Sabtu (24/02/2018).

Akun itu juga menyebut bahwa JITU didirikan pada 2018 di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat atas perintah Prabowo. Bahkan, akun itu menyebut pemimpin di JITU telah menerima uang dari orang kepercayaan Prabowo. Dalam kicauannya, akun @MustofaNahra juga menyertakan foto bersama anggota JITU sebagai tim hoax yang dibangun Prabowo.

Menanggapi aktifnya kembali akun di Twitter itu, Mustofa Nahra menjelaskan bahwa akun itu telah dibajak oleh pihak lain. “Dulu itu memang akun saya, tapi pada awal 2016 akun itu dicuri beserta email saya, setelah itu Twitter, FB, Instagram hilang. Jadi setelah email, semua akun medsos saya hilang,” kata Mustofa Nahra saat dihubungi, Sabtu (24/02/2018).

Mustofa mengaku akunnya telah hilang sejak November 2016, dan saat bertepatan dengan aksi 212 akunnya disalahgunakan. Tak hanya itu nomor ponsel pribadinya juga disalahgunakan untuk menghubungi ribuan orang. Sampai-sampai, lanjut Mustofa, dia pernah didatangi polisi karena akun itu diagunakan untuk mengunggah surat-surat berharga milik Artha Graha.

Dia menambahkan bahwa pelaku yang membajak akunnya itu telah menguasai informasi dalam dokumen-dokumen pribadinya, seperti Kartu Keluarga, KTP. Sebabnya, semua informsi itu ada di email yang dibajak tersebut.

“Sekarang ini kumat lagi, setelah hampir berapa bulan tidak muncul sekarang baru muncul lagi. Akun ini digunakan lagi untuk mendiskreditkan,” imbuhnya.

Mustofa menegaskan bahwa kicauan akun @MustofaNahra yang terbaru penuh dengan informasi bohong. Salah satunya foto Fadli Zon yang menyerahkan uang kepada seseorang dengan nilai dollar. Dia mengatakan dana itu sebenarnya bukan bantuan untuk media atau teroris.

“Itu acara saya di Turki, Fadli Zon menyerahkan uang, membantu pribadi. Tapi saya saat itu kan tidak ada di situ, saya lagi di ruangan. Jadi tidak ada kaitan dengan media-media, apalagi dengan Kongrres JITU,” ujarnya.

“Ada banyak nama, informasi yang sesat dari akun @MustofaNahra itu,” tandas Mustofa.

Kiblat.net juga tak luput dari fitnah yang disebarkan pelaku pembajakan yang menyalahgunakan akun @MustofaNahra. Dalam sebuah kicauan dia memfitnah Kiblat sebagai situs penyebar hoax. Pelaku juga melayangkan fitnah terhadap jurnalis Kiblat yang juga mantan ketua organisasi Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Agus Abdullah.

Pemimpin redaksi Kiblat.net, Fajar Shadiq membantah fitnah keji pembajak akun @MustofaNahra. “Kiblatnet merupakan media Islami yang berlandaskan pada prinsip-prinsip jurnalisme dan fiqih jurnalistik yang ketat. Tuduhan bahwa Kiblatnet merupakan situs penyebar hoax merupakan tuduhan keji dan tidak berdasar,” kata Fajar Shadiq, Ahad (25/02/2018)

Fajar menegaskan Kiblatnet secara legal formal berada di bawah perusahaan profesional yang membidangi media dan telah terdaftar di Kemenkumham. Media ini juga tengah berada dalam proses administrasi pendaftaran ke Dewan Pers.

“Tuduhan bahwa media ini dibiayai tokoh politik tertentu merupakan fitnah murahan yang tidak akan dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: kiblat

Tim Advokasi GNPF Ajukan Protes PK Ahok

Tim Advokasi GNPF Ajukan Protes PK Ahok



10Berita - Tim advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama mengajukan protes meminta agar pengajuan peninjauan kembali (PK) kasus penistaan agama oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak dikabulkan, Kamis (22/2). Ketua Bidang Advokasi GNPF, Kapitra Ampera mengatakan pengajuan PK Ahok tersebut tidak sesuai prosedur formal.

Menurutnya, tim sudah mengajukan surat protes kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara agar permintaan PK tidak perlu diproses dan ditolak. "Itu tidak layak diterima karena mereka (pihak Basuki) tidak melalui tahapan prosedural peradilan yang ada," kata Kapitra pada Republika.co.id.

Ia menambahkan, PK seharusnya digelar jika telah melewati proses-proses peradilan sebelumnya. Dari Pengadilan Negeri harus banding ke Pengadilan Tinggi kemudian kasasi ke Mahkamah Agung, baru bisa mengajukan PK. "Ini enggak ada, kan baru PN saja, nanti dari MA dia seharusnya mencari bukti baru, kalau tidak melewati itu, ya harus ditolak. Karena tidak melewati prosedur dan syarat," kata Kapitra.

Menurutnya, kasus ini pernah terjadi seperti pada kasus korupsi Bupati Natuna, Hamid Rizal. Saat itu terdakwa baru menerima putusan PN dan langsung PK. Permintaan itu kemudian ditolak karena dari segi prosedur formil hukumnya tidak diperbolehkan.

"Iya ini layak ditolak, enggak mungkin kelas 1 SMA langsung kuliah kan," kata Kapitra. Ia menambahkan, tim advokasi akan mengawal kembali kasus ini.

sumber: republika

Jend. Gatot: Ada Yang Ingin Indonesia Hancur Seperti Syiria

Jend. Gatot: Ada Yang Ingin Indonesia Hancur Seperti Syiria


10Berita  -Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo hadir di tengah sekitar 5000-an jemaah Majelis Al-Ihya Insan Kamil Bogor atas undangan Pimpinan Majelis KH Muhammad Husni Thamrin. Dalam kesempatan itu, KH Thamrin bertanya kepada Gatot mengenai isu penyerang tokoh agama oleh orang gila.

“Saya mengutip kalimat yang pernah disampaikan Presiden Soekarno, ‘Kekayaan alam Indonesia suatu saat akan membuat iri bangsa lain’,” kata Gatot, Minggu (25/2).

Gatot menambahkan, kelangkaan sumber energi, makanan, dan minuman di dunia mengakibatkan negara seperti Indonesia menjadi incaran. Cara-cara untuk menguasai sumber daya alam Indonesia melalui adu domba sudah pernah dilaksanakan.

“Di Maluku pernah dicoba di adu domba antara Islam dengan Nasrani, di Poso hal yang sama juga terjadi, di Kalimantan Barat suku dayak dengan Madura. Usaha tersebut gagal dan tidak meluas secara nasional. Adalah para ulama yang memainkan peran sentral dalam mendinginkan suasana,” katanya.

Menurutnya, sekarang sedang dicoba seperti yang dilakukan di Syria, yakni sesama Islam diadu domba. Cara yang paling mudah menghancurkan Indonesia sebagai negara Islam di dunia adalah melalui ancaman kepada para ulamanya.

“Ulama adalah pewaris ajaran nabi, ajaran nabi diajarkan dan diteruskan oleh para ulama dalam sebuah hadist nabi disampaikan bahwa 1 ulama setara dengan 10.000 umat. Bahkan dalam surat Ali-Imran 18 para ulama disejajarkan dengan malaikat,” tuturnya.

Gatot mengatakan, sejarah pun mencatat bahwa revolusi jihad adalah hasil inisiatif dari KH Hasyim Ashari. KH Hasyim Ashari kemudian bersama ‘Singa Siliwangi’ KH Abbas bin Abdul Jamil memimpin pasukan jihad berperang melawan sekutu.

“Ini semua terjadi pada saat TNI (BKR) baru berumur 35 hari. Tidak bisa dipungkiri peran umat Islam melalui para ulamanya sangat besar dalam perjuangan kemerdekaan lalu,” katanya.

“Saya menambahkan bahwa sesungguhnya Panglima TNI pertama, Jenderal Sudirman, adalah seorang guru agama. Cerita menarik ketika Panglima Sudirman ditanya mengenai rahasia beliau bisa selalu lolos dari jebakan dan tembakan musuh. Panglima Sudirman selalu melakukan tiga (3) hal: pertama beliau tidak pernah batal wudhu, kedua selalu solat tepat waktu, ketiga melakukan segala sesuatu sepenuh hati dan ikhlas,” imbuhnya.

Gatot menambahkan, para ulama dan ajarannya yang dapat menjaga sebuah negara dari azab Allah SWT. Menurutnya, kalau sudah tidak ada lagi ulama negara ini bisa sangat mudah dihancurkan.(kl/md)

Sumber : Eramuslim 

Baru Empat Bulan Menjabat, Anies-Sandi Mampu Bersihkan Danau Sunter

Baru Empat Bulan Menjabat, Anies-Sandi Mampu Bersihkan Danau Sunter


10Berita -Prestasi membanggakan kembali dilakukan Anies-Sandi untuk warga DKI Jakarta. Kian membanggakan karena hal ini tidak bisa dilakukan saat Ahok-Djarot memerintah Jakarta.

Padahal, usia kepemimpinan Anies-Sandi baru empat bulan. Tapi hari ini menjadi bukti betapa keduanya bersungguh-sungguh untuk bekerja demi membahagiakan warganya.

Gebrakan teebaru Anies-Sandi ini terbukti hari ini, Ahad (25/2/18). Terjadi di Sunter, Jakarta Utara. Bermula dari tantangan Menteri Susi Pudjiastuti, Anies-Sandi membuktikan kesungguhannya dalam bekerja.

“Hari ini kita bukan saja menyaksikan adu tantangan bersejarah antara Bu Susi dan Bang Sandi, tapi kita sama-sama menjadi saksi bagaimana perubahan Danau Sunter menjadi sebuah tempat menjadi bersih, rapih dan bisa dimanfaatkan bersama warga.” kata Anies Baswedan melalui akun fesbuk resminya pada Ahad (25/2/18).

Dalam ajang kreatif bertajuk Festival Danau Sunter itu, Menteri Susi berhasil memenangkan lomba.

“Karena lomba adu cepat yang pada akhirnya dimenangkan oleh Menteri Susi maka Pemprov DKI Jakarta harus terus merawat dan menjaga danau-danau serta tempat-tempat penyimpanan air lainnya di Jakarta. Kemenangan Bu Susi jadi kemenangan buat kita semua.” lanjut Anies.

Pihaknya memastikan akan melanjutkan keberhasilan menjernihkan dan membersihkan danau Sunter ke danau-danau lainnya di Jakarta.

“Setelah ini danau-danau yang lain kita selenggarakan festival seperti di #FestivalDanauSunter ini, dengan cara ini satu persatu semua danau di Jakarta menjadi tempat yang bersih, nyaman dan bebas dari sampah.” tegas Anies.

Namun, Anies mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan. Karena menjaga jauh lebih susah dibanding mencapai.

“Membersihkan itu mudah, yang lebih sulit adalah menjaga, maka kini giliran Pemprov DKI memberikan tantangan bagi teman-teman semua untuk jaga bersama Danau Sunter ini.” pungkasnya menegaskan.(kl/md)

Sumber :Eramuslim 

Indahnya Pemandangan Para Artis Bermajlis dengan Ustadz Abdul Somad

Indahnya Pemandangan Para Artis Bermajlis dengan Ustadz Abdul Somad


10Berita, Akun instagram Ustadz Abdul Somad sudah kembali normal bisa diakses setelah sebelumnya pada Sabtu (24/2) malam tiba-tiba diblokir tanpa penjelasan apa kesalahannya.

Usai banyak menuai protes dari warganet bahkan mendapat ancaman Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, pihak Instagram akhirnya membuka kembali akun IG Ustadz Abdul Somad.

Di postingan terbaru IG, Ustadz Abdul Somad memposting kegiatannya bersama sederetan artis ibukota.

"Alhamdulillah dapat menjalin ukhuwwah dengan Sahabat-sahabat. Tidak bisa disebutkan satu per satu. Semua berkumpul atas dasar kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya," tulis Ustadz Abdul Somad di akun IG-nya, Ahad (25/2/2018).

Dalam foto bersama yang diunggah diantaranya ada artis Teuku Wisnu, Dimas Seto, Arie Kuntung, Dude Harlino, Mario Irwinsyah, Muhamad Irfan, Sahrul Gunawan, Tommy Kurniawan, Adrian Maulana, Ifan Seventeen, dll.

Sontak warganet menyambut bahagia dan gembira.

@haikalkdf: "Indahnya pemandangan para artis berkumpul dalam sebuah majelis.. 😊"

@d3bain.nct: "Subhanallaah, Mabruk....Mabruk"

@kikot4244: "Menyejukan hati 😊"

@vie_moslem_wear: "Masyaallah..indah d padang mata mdh2an kita semua trus d beri ke istiqomah an.."

@rahman_jradam: "Mashaallah ustadz, barokallahu. Semoga allah senantiasa memberikan kesehatan dan keberkahan yang tiada henti kepada ustadz. Aamiinn yaa robb."

@nahumarury_amri: "Indahnya ukhuwwah islamiyyah, panjang umur ustadz. Semoga setiap jalan dakwah senantiasa dijaga Allah SWT."

@arise_wiradinata: "Semoga ustad sehat selalu. Amin."

Masya Allah... inilah kenapa Ustadz Abdul Somad "ditakuti" oleh musuh dakwah... karena dakwah dan pengaruh beliau sudah menjalar kemana-mana, menembus sekat, dari jamaah pelosok kampung hingga artis.

Sumber : PORTAL ISLAM

Fahri Hamzah: Penyedia layanan media sosial silakan berbisnis, tapi jangan berpolitik

Fahri Hamzah: Penyedia layanan media sosial silakan berbisnis, tapi jangan berpolitik


10Berita  Akun instagram Ustadz Abdul Somad yang memiliki 1,5 juta followers sempat tiba-tiba diblokir sepihak. Setelah menuai protes luas bahkan diancam Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, pihak instagram akhirnya membuka kembali akun Ustadz Abdul Somad.

Walaupun instagram sudah membuka kembali akun Ustadz Abdul Somad, tapi menurut Fahri pihak DPR masih perlu memanggil penyedia layanan sosial media agar tidak masuk ke wilayah politik partisan.

Berikut pernyataan Fahri Hamzah yang disampaikan melalui akun twitternya (25/2/2018):

~ Jelang magrib menjelang sampai rumah saya merespon yg mempersoalkan sikap saya atas usulan pemanggilan @instagram oleh @DPR_RI untuk klarifikasi Blokir kepada akun   #UstadzAbdulSomad kemarin. ALHAMDULILLAH akun sdh normal tapi ada banyak pertanyaan.

~ Hadirnya perusahaan-perusahaan sosial media seperti Twitter, Facebook, Instagram di Indonesia, kita terima sebagai bagian dari bisnis yang juga ikut menguntungkan demokrasi kita.

~ Hal ini karena sosial media membuka ruang bagi kita untuk berkomunikasi diantara sesama anak bangsa, lintas budaya, agama dan lain-lainnya. Ada banyak keuntungan yang didapat disana.

~ Tetapi kehadiran sosial media tidak boleh masuk ke wilayah politik yang partisan. Misalnya memblokir instagram atau akun ulama yang sudah punya follower jutaaan. Itu patut dipertanyakan. Apa dasarnya.

~ Kalau ternyata itu dasarnya adalah politik yang partisan, berarti mereka tidak saja berbisnis, tetapi juga berpolitik. Oleh sebab itu harus ditanyakan, apa sebabnya.

~ Ustadz Abdul Somad, Lc adalah ulama kita yang kita hormati pikiran-pikirannya. Jadi jangan sampai ada orang yang berbuat dzalim kepada dia. Atau bertindak sepihak. Karena itu, media sosial yang memblokir atau menghapus akun #UAS harus diundang dan ditanyakan.

~ Sebaiknya Menkominfo yang melakukan klarifikasi awal, supaya tidak meresahkan. Komisi 1 DPR RI dapat memanggil perwakilan perusahaan sosial media secara umum dan Instagram secara khusus untuk menemukan titik terang apa yang menjadi sebab blokir akun seseorang.

~ Sekedar usulan supaya suasana kondusif terjaga di masa depan. Terutama masuki tahun politik yg penuh keramaian. Sekian.

Sumber :Portal Islam 

Ketika sholat pamer.... Eh pas naikin BBM diem-diem, Siapa hayooo?

Ketika sholat pamer.... Eh pas naikin BBM diem-diem, Siapa hayooo?


10Berita, Kenaikan harga BBM secara diam-diam mulai Sabtu 24 Februari kemarin, menjadi sorotan publik terutama di media sosial.

Bahkan Fahri Hamzah menilai masih lebih baik zaman dulu....

"Dahulu kala, zaman otoriter, pengumuman kenaikan harga BBM melalui pernyataan pers menteri penerangan #Harmoko," kata Fahri di akun twitternya.

Kenaikan harga BBM diam-diam ini oleh warganet kemudian dibandingkan dengan sholat yang dipamerin.

"Ketika wudhu pamer...ketika sholat pamer lagi....ketika do'a pamer juga...Eh pas naikin BBM diem diem takut riya...Sapa hayooo?😃"kata akun Putra KOPASSANDHA (@nicko_sandy).

ADA YANG TAU SIAPAKAH ITU?

Ketika wudhu pamer...ketika sholat pamer lagi....ketika do'a pamer juga...Eh pas naikin BBM diem diem takut riya...Sapa hayooo?😃

— Putra KOPASSANDHA (@nicko_sandy) 25 Februari 2018


Sumber :Portal Islam 

Komikus Jepang yang Sindir Jokowi Minta Maaf

Komikus Jepang yang Sindir Jokowi Minta Maaf

10Berita, Beberapa hari yang lalu, Indonesia dihebohkan dengan postingan seorang komikus Jepang (@hiroshionan) yang menyindir Indonesia, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam postingan yang telah dihapus tersebut, ia secara terang-terangan menyebut Indonesia sebagai 'Pengemis Kereta Cepat'.

Hal ini tentu memancing reaksi netizen Indonesia.

Setelah heboh kasus tersebut, tiba-tiba akun Twitter @hiroshionan, menghilang dari linimasa itu.

Diduga, akun tersebut terkena suspend dari pihak Twitter menyusul banyaknya netizen yang melaporkan.

Akhirnya, setelah beberapa jam tak bisa diakses, akun Twitter @hiroshionan kini sudah bisa kembali diakses.

Tak hanya itu, ia turut menyampaikan permohonan maafnya kepada rakyat Indonesia, Pemerintah Indonesia, serta Presiden Jokowi.

Ia mengaku bahwa ia tengah emosi pada waktu itu, sehingga menuliskan kata-kata yang terkesan menghina seperti 'pengemis' pada akun Twitternya.

Hiroshi mengaku malu akan perbuatannya tersebut dan kini telah menghapus beberapa postingannya yang menyindir Indonesia.

Postingannya ini mendapatkan 215 komentar, 233 retweet, dan 163 likes sejak diunggah pada Minggu (25/2/2018) pukul 17.30 WIB.

I,m sorry. beggar is over Excessive demands.
I was heat up. but now cooldown.
Mr,president JOKOWI and Indonesian everyone,and Indnesia gov
I,m Really sorry. I am shame. I take back picture.I,m sorry. pic.twitter.com/EMtITqkYX0
— Onan Hiroshi (@hiroshionan) 25 Februari 2018

Netizen Indonesia pun turut berkomentar: [www.tribunislam.com]

@shena_priskila : Membalas @hiroshionan
@hiroshionan you don't have to say sorry. Your caricature was a critic and the Indonesia government should be accept that so they can do better

@Nona74433974
Membalas @hiroshionan
Faktanya begitu kok..santai aja onan hiroshi😅

@detrisz
Membalas @hiroshionan
you are  just telling the truth bro.. keep on drawing 👍

Sumber : b-islam24h.com

Djoko Edhi: Tak Ada Pengaruh Operasi BNN Terhadap Pasar Narkoba, Lagi-lagi Drama

Djoko Edhi: Tak Ada Pengaruh Operasi BNN Terhadap Pasar Narkoba, Lagi-lagi Drama


Tak Ada Pengaruh Operasi BNN dan Restik (Reserse Narkotika) Terhadap Pasar Narkoba: Dramaturgi Again

Oleh Djoko Edhi Abdurrahman
(Ketua Dewan Penasihat SIAN BNN, Advokat LBH PBNU, Komisi III DPR 2004 - 2009)

Tahun 2013, lima tahun lalu, harga sabu-sabu (meth) Rp 2 juta per gram end user. Hari ini harga masih tetap Rp 2 juta per gram end user. Itu menunjukkan pasar normal. Supply terhadap demand stabil, aman.

Artinya tak ada pengaruh operasi BNN terhadap pasar. Ada apa dengan BNN?

Tadi malam saya bicara di TV One, bersama Direktur Narkoba, temanya “Tsunami Narkoba”, dipandu Tysa Novenni, penyiar tercantik di TV One.

Tadi itu (di tvOne) subtansinya:

Pertama, ada kebocoran dalam operasi Narkoba. Baik internal dan eksternal.

Harga bukan ditentukan oleh bandar Pak Boss, tapi oleh pasokan. Misal, jika baru terjadi penangkapan sukses, di pasar diskotik Jakarta harga naik. Barang langka. Costing keamanan mahal. Jika tak ada operasi,  harga turun. Barang banyak. Prinsipnya berlaku hukum supply – demand.

Analysis secara suppy – demand itu sudah empirik, tak saja barang pasar, termasuk narkoba, juga costing keamanan.

Penyelundupan meth oleh kapal Nanyang berbendera Korea, kemarin dulu, jumlah sementara 1,6 ton atau Rp 3,2 triliun end user. Jelas barang pesanan. Analoginya ekspor impor. Tertangkap 4 anak buah kapal (ABK), 2 disuruh bicara, kemarin berteriak-teriak di depan Menkeu Sri Mulyani dan Kapolri Prof Tito Karnavian. “Kami cuma ABK. Tangkap tuh bossnya,” kata dua tersangka Cina itu berbahasa Hokkian.

Memang tak ada gunanya menangkap ABK. Pemegang letter credit (LC) nya di Cina, penerbit LC nya di Indonesia. Penerbit LC ini yang tak pernah diungkap BNN dan Restik (Yang gencar dipublikasikan artis dengan BB setengah gram, dst. Mereka dimanfaatkan untuk promo jabatan oleh Restik. Berhenti menunggangi para artis: narkoba mengamuk bukan karena artis pakai narkoba, melainkan karena kerja BNN dan Restik tak beres).

Analysis saya, penangkapan ekspor impor itu adalah modus penerbit LC untuk memutihkan barang gelap itu via Berita Acara Pemusnahan. Sudah pasti ada penjaminnya. ABK adalah bagian dari costing, silahkan dihukum mati. Itu dugaan kebocoran yang pertama: barang bukti kembali ke pasar.

Kedua, kebocoran pada operasi Bea Cukai

Ada 139 pelabuhan yang pagi-pagi sekali Ditjen BC sudah menyatakan hands up untuk mengawasi keluar masuk barang seluruh pelabuhan. Mereka hanya mampu sepertiganya. Itu belum pelabuhan pribadi yang jumlahnya juga banyak. 1,2 ton meth di PIK masuk via pelabuhan pribadi.

Ketiga kebocoran di Pangarmabar

Daerah Kepri adalah wilayah hukum Pangarmabar, sudah sejak 12 tahun lalu saya monitor adalah lalu lintas segala barang gelap, sejak ikan, narko hingga kencing di laut. Sejak Menteri Susi, Tupoksinya berubah. Kian tak jelas.

Sekonyong-konyong sejak sabu-sabu 1 ton kapal Sunrice ditangkap oleh Pangarmabar, muncul satgas narkoba di televisi. Rebutan antara BNN, Direktur IV Narkoba Mabes Polri, Bea Cukai, Pangarmabar, dan Satgas. Sudah ada BNN masih pula ada Satgas Merah Putih. Apa yang diperebutkan? Jasa? Rebutan narkobanya! Modus. Cukup jelas, duitnya ada di narkobanya. Dramaturgi (alias sandiwara -red).

BNN itu sudah Satgas. BNN itu adalah DEA (Drugs Enformation Administration). Kok perlu lagi Satgas. Mengada-ada Prof Tito.

*Sumber: TeropongSenayan

NB: "Dramaturgi" adalah sandiwara kehidupan yang disajikan oleh manusia.

[Video - Djoko Edi di tvOne]

Gelar Petisi, Mahasiswa Tolak Pergantian Nama Gunung Kerinci Jadi 'Joko Widodo'

Gelar Petisi, Mahasiswa Tolak Pergantian Nama Gunung Kerinci Jadi 'Joko Widodo'


10Berita,  Jambi – Rencana mengganti nama Gunung Kerinci menjadi 'Joko Widodo', meresahkan warga Jambi terutama warga Kerinci. Malam ini (24/2/2018), di Tugu Keris Siginjai, Kotabaru, Kota Jambi, mahasiswa Universitas Jambi asal Kerinci menggalang tandatangan penolakan.

Riki, salah seorang mahasiswa Unja mengatakan, dia sangat menentang rencana pergantian nama Gunung Kerinci. Apalagi, sudah sejak lama gunung kebanggaan masyarakat Jambi ini dikenal sebagai Gunung Kerinci.

“Kita menolak pergantian nama gunung Kerinci jadi Joko Widodo. Tetap harus Gunung Kerinci,” ujar Riki ditemui semalam.

Kepada warga yang memenuhi tugu keris Siginjai, mahasiswa asal Kerinci mengajak semua menandatangani petisisi penolakan atas rencana itu.

“Sudah banyak yang tandatangan (di kain putih), belum kita hitung,” tambah Zikron, mahasiswa lain.


Sementara, Lis, warga Jambi yang ikut menandatangani petisi penolakan rencana pergantian nama Gunung Kerinci menjadi Joko Widodo, mengatakan, dia sangat setuju dengan penolakan yang disuarakan mahasiswa.

“Pokoknya gunung punya Jambi itu ya, Gunung Kerinci. Masak Gunung Jokowi,” tutupnya.(usa)


Sumber: https://www.serujambi.com/2018/tolak-penamaan-gunung-kerinci-jadi-joko-widodo-mahasiswa-galang-tandatangan/