OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 20 Maret 2018

Produk Halal Bukan Hanya untuk Muslim, Ini Alasannya

Produk Halal Bukan Hanya untuk Muslim, Ini Alasannya

Produk halal memiliki prioritas dalam hal penanganan higienis.

10Berita , DAVAO -- Masih banyak orang berpikir, makanan bersertifikasi halal hanya untuk Muslim. CEO dan Direktur Pengaturan MS3 Agri-Ventures, Neil Santillan (Abdul Kareem) beranggapan yang disebut makanan halal, yakni memiliki prioritas penanganan higienis atas banyak hal. Hal itu membuat makanan halal juga ideal untuk non-Muslim.

Dilansir di SunStar pada Ahad (18/3), hanya ada sedikit produsen produk kakao halal di Kota Davao. Salah satunya, yakni MS3 Agri-Ventures yang memproduksi roti halal, bubuk, nib, dan teh.

Belakangan, perusahaan tersebut meluncurkan cokelat hitam halal yang tersedia dalam berbagai komposisi, yakni 50 persen, 65 persen, dan varietas 75 persen. Pada coklat yang memiliki komposisi 50 persen, disebut Bonchoc atau Bean of Nature Chocolate.

Santillan mengatakan proses pembuatan coklat halal tak luput dari prosedur halal ketat. Mulai dari fermentasi bahan baku, produksi, kemasan, hingga logistik. Tujuan utama proses halal sebenarnya adalah cara yang bersih, kata dia.

Santillan mengatakan, sebelum proses produksi, perusahaan mengevaluasi darimana asal bahan baku itu. Kemudian, selama produksi, bahan bakunya tidak boleh terlalu lama dipanggang. Sebab, hal itu menyebabkan hilangnya nutrisi kakao.

Apa yang bisa dilakukan jika kehilangan nutrisinya? Santillan mengaku perusahaan juga mempertimbangkan nilai gizi bahan baku saat membuat makanan halal.

Selain fermentasi dan pengolahan, ia mengatakan, perusahaan juga membeli bahan kemasan dari sumber bersertifikat halal. Saat ini, bahan kemasan berasal dari Metro Ace, sebuah perusahaan yang berbasis di Davao yang mengkhususkan diri pada produk kemasan halal. Ia mengatakan membeli di Metro Ace meyakinkan bahwa bahan tersebut telah diperiksa dengan benar untuk menghindari adanya kontaminasi.

Kemudian, ia melanjutkan, ruang penyimpanannya produk yang sudah dikemasan harus halal. "Sebelum kargo masuk ke dalam gudang atau tempat penyimpanan, sebaiknya cuci umum untuk menghindari kontaminasi," ujar dia.

Tak berhenti di sana, Santillan juga memantau pengangkutan produk. Ia ingin menggunkan kendaraan pengangkut eksklusif untuk produk halal saja.

Sentillan memastikan produk-produknya aman dikonsumsi Muslim dan non-Muslim, terutama karena kepatuhan ketat terhadap protokol penanganan higienis. Kendati pasar untuk produk halal sangat besar, Santillan mengatakan tak mudah melakukan penetrasi bisnis. Sebab, evaluasi menyeluruh diperlukan untuk memastikan makanan, produk, atau layanan memang halal.

"Auditor memeriksa area anda, gudang untuk memastikan anda bisa mendapatkan sertifikat halal. Tidak sesederhana itu hanya menggunakan logo halal. Ini melalui sertifikasi perusahaan dan agensi," kata dia.

Sumber : Republika.co.id 

Aku Ingin Matiku Husnul Khatimah

Aku Ingin Matiku Husnul Khatimah

Oleh : Pipit Era Martina, pipitpipit525@gmail.com

10Berita, HUSNUL Khatimah merupakan karunia terbesar dari Allah SWT untuk seorang hamba. Perjuangan dan pengorbanan diri dalam menjaga iman dan islam seketika terbalaskan dengan mati dalam keadaan Husnul Khatimah, mati sebaik-baiknya kematian.

Inginkah kalian para umat?

Cara kematian yang selalu di dambakan, di idam-idamkan namun tak jarang terlupakan proses meraihnya. Duhai kawan, tiada sesuatu yang bisa kau dapatkan dengan cuma-cuma atau gratis. Apalagi ini termasuk dalam suatu hal yang menyangkut tentang kehidupan kekal selamanya.

Di sini, di dunia ini, jika kauinginkan benda yang bermerk, apakah hanya dengan seuntai senyum kau bisa mendapatkannya? Tidak bukan? Ada proses dimana benda bermerk dan berharga tersebut bisa jatuh dalam genggamanmu dengan pertukaran, mereka memberi barang dan kau memberikan uang. Uangpun tidak dengan proses instan kau mendapatkanya, tetap ada berjuta proses di belakangnya hingga pada akhirnya uang dalam jumlah sekian banyak bisa berada dalam genggamanmu.

Berpikirlah?

Di dunia yang hanya sesaat ini, apapun kau perjuangkan meski tak mendapatkan segala bentuk kebahagiaan, namun mengapa? Kematian yang kau dambakan, tempat terindah yang selalu kau bayangkan tak pernah kau perjuangkan?

Sungguh teramat sulit jalan yang akan kau tempuh untuk menggapai Husnul Khatimah, akan banyak rintangan yang kau temui sebelum kematian, banyaknya godaan dari para penghuni abadi neraka (setan). Jika memang iman yang ada dalam diri ini teguh dan kokoh, maka Husnul Khatimah layak kau sandang.
Allah SWT berfirman: “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat…” (QS. Ibrahim: 27)

Manusia punya peran usaha sebagai sebab Allah SWT menganugerahkan Husnul Khatimah kepada kita. Di antara banyaknya upaya untuk meraih sebaik-baik kematian ialah dengan menjaga iman dan takwa kepada Allah SWT.

Menjaga iman ialah dengan senantiasa mematuhi segala perintah-Nya, menjalankan kewajiban-Nya, melaksanakan Sunnah Rasul-Nya dan juga menjauhi segala larangan-Nya. Dan umat yang selalu ingat dengan taubat, dikala ia melakukan kesalahan sekecil apapun itu, ia akan bersegera mengucap Istighfar, bersujud dan memohon ampun kepada Allah SWT serta berjanji takkan lagi mengulanginya.

Sulitkah?

Ya, mungkin terdengar sulit, karena yang di maksud dengan menjauhi larangan-Nya ialah yang disebut kenikmatan dunia oleh kebanyakan mereka. Apa itu?

Foya-foya, hura-hura, menghamburkan harta dengan sesuka hati tanpa mengingat adanya manusia lain yang membutuhkan pertolongan, lupa akan adanya manusia lain yang kelaparan, lupa bahwa diri ini hanyalah seonggok manusia kecil di antara banyaknya manusia.

Tidak hanya itu saja, perjalanan meraih Husnul Khatimah juga di iringi dengan menjauhi sifat syirik atau itikad (perbuatan) yang menyamakan sesuatu selain Allah SWT dan disandarkan pada Allah dalam hal Rububiyyah dan Uluhiyyah. Umumnya, menyekutukan dalam Uluhiyyah Allah yaitu hal-hal yang merupakan kekhususan bagi Allah, seperti berdo’a kepada selain Allah SWT atau memalingkan suatu bentuk ibadah, seperti menyembah pepohonan, memuja hewan dan sebagainya kepada selain-Nya.

Dalam Firman Allah disebutkan: “Sesungguhnya menyekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13)Sungguh dosa yang sulit terampuni ialah perbuatan syirik, terlebih lagi jika ia meninggal dalam keadaan berada dalam kemusyrikannya.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar” (QS. An-Nisa: 48)

Menjaga iman dan senantiasa menjauhi segala perbuatan yang tidak di senangi Allah seperti yang sudah diterangkan di dalam agama tidaklah mudah. Jika diri merasa melakukan khilaf dan sedikit saja melakukan kemaksiatan, maka segeralah bertaubat kepada Allah SWT dan berjanjilah untuk tidak mengulanginya lagi. Dan terusalh berusaha untuk tidak berbuat syirik.

Rasulullah SAW menganjurkan kepada kita untuk selalu berdo’a seperti berikut: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik (menyekutukan-Mu) sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui.” (HR. Ahmad)

Salah satu cara untuk kita agar dapat meraih Husnul Khatimah ialah dengan menghargai waktu. Jangan buang waktumu dengan sia-sia tanpa mendapatkan sedikitpun ilmu. Belajarlah dari hal kecil ini, gunakan sedikitnya waktumu untuk memperdalam ilmu, memperbaiki tingkah laku. Karena kita tak akan pernah tahu hal apa yang akan terjadi di waktu berikutnya.

Bisa saja dalam satu waktu ke depan nyawa ini sudah melayang atau bisa saja dalam beberapa waktu kemudian sukses gemilang tiba-tiba datang. Oleh karena itu, belajarlah menghargai waktu dan gunakan waktu dengan sebaik-baiknya kamu mampu. Karena dengan menghargai waktu, secara otomatis kita belajar untuk bisa menghargai diri sendiri. Belajar untuk memperbaiki diri seraya berbagi.

Note : Tingkah laku tak selalu seindah tulisan, namun dari tulisan bisa merubah tingkah laku bisa lebih indah. []

Lampung, Selasa 15 Rabiulakhir 1437 / 26 Januari 2016

Kirim RENUNGAN Anda lewat imel ke: islampos@gmail.com, paling banyak dua (2) halaman MS Word 

Sumber :  Islampos.

GEGER. Demo Anies-Sandi, "FUI" Revolusioner Jadi Bahan Tertawaan Warganet

GEGER. Demo Anies-Sandi, "FUI" Revolusioner Jadi Bahan Tertawaan Warganet


10Berita, Warganet dikejutkan oleh pemberitaan mengenai Forum Ummat Islam Revolusioner (FUIR) yang melakukan demonstrasi di depan Gedung DPRD DKI Jakarta. FUIR menggelar demo karena Gubernur dan wakil Gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dianggap hanya diam saat ulama khususnya Rizieq Syihab mendapat masalah.

“Ketika HRS (Habib Rizieq Shihab) hendak pulang ke Indonesia, umat Islam berbondong-bondong menyambutnya dan menimbulkan kegaduhan dan perdebatan tajam di masyarakat, Anies tak melakukan pembelaan apa-apa," kata Korlap Aksi FUIR Dhany Lesy di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin 19 Maret 2018.

Gerakan yang mengaku bernama FUIR ini disinyalir BUKAN bagian FPI dan Alumni 212.

Hal ini dipertegas dengan cuitan dari akun twitter @DPP_LPI

"Yg pasti tidak ada hubungannya dgn FPI & Alumni 212. Bahkan kami baru dengar nama "Forum Umat Islam Revolusioner".
Jadi soal ini, masih dalam pembahasan kami.
Siapa mereka? motifnya apa? Mereka murni "demo" / "bayaran"?" Tulis akun DPP LPI, Senin 19 Maret 2018.

Yg pasti tidak ada hubungannya dgn FPI & Alumni 212. Bahkan kami baru dengar nama "Forum Umat Islam Revolusioner".
Jadi soal ini, masih dalam pembahasan kami.
Siapa mereka? motifnya apa? Mereka murni "demo" / "bayaran"?

Kalem Pak @aniesbaswedan - @sandiuno, lanjutkan bekerja. https://t.co/ASJD4JFCIY

— Laskar Pembela Islam (@DPP_LPI) March 19, 2018


Warganet lain pun turut berkomentar.

hiks, kasian, ngga berhasil ya ? umat terlalu dewasa ngebaca konyol2an kayak gini, ga ada yg simpati di media sosial, bahkan ormas yg diimami HRS pun ngga ngakui mereka :) :) :)
---
Massa Mengaku Forum Umat Islam Demo Anies-Sandi soal Rizieq Syihab https://t.co/wmzjjfuBKu

— Misbah مصباح (@bangmis) March 19, 2018

Saracen gagal
Mca gagal
212 palsu gagal

Skrg bikin FUI gadungan
Cebong bangsat

— pak dhe (@anto_irpus) March 19, 2018




Sumber :Portal Islam 

Senin, 19 Maret 2018

Penyebar Islam di Inggris adalah Pelaut

Penyebar Islam di Inggris adalah Pelaut


komunitas awal Muslim pertama banyak didapati di kota-kota pelabuhan.

10Berita,   JAKARTA -- Islam pertama kali masuk ke Inggris pada abad ke-18. Masuknya Islam ke Inggris berkat seorang pelaut yang direkrut dari Benua India. Lebih tepatnya wilayah Bengal. Ia bekerja untuk Kongsi Dagang Hindia Timur Britania.

Michael Herbert Fisher dalam jurnalnya yang berjudul "Counterflows to Colonialism" menjelaskan, komunitas awal Muslim pertama banyak didapati di kota-kota pelabuhan. Ini lantaran penyebar Islam di Inggris adalah para pelaut.

Salah satu imigran awal Muslim Asia yang paling terkenal adalah Sake Bengali Dean Mahomet. Ia seorang kapten dari Kongsi Dagang Hindia Timur Britania yang pada 1810 mendirikan restoran India pertama di London. Ia juga terkenal karena memperkenalkan sampo dan terapi pijat ke Inggris.

Kelompok terbesar tunggal Muslim di Inggris dan Wales adalah keturunan Pakistan dari Distrik Mirpur. Mereka adalah salah satu komunitas Muslim pertama yang secara permanen menetap di Inggris, tiba di Birmingham dan Bradford pada akhir 1930-an.

Orang dari ekstraksi Pakistan sangat penting di West Midlands (Birmingham), West Yorkshire (Bradford), London (Waltham Forest, Newham), Lancashire/Greater Manchester, dan beberapa kota industri, seperti Luton, Slough, High Wycombe, dan Oxford.

Sementara itu, orang-orang keturunan Bangladesh juga merupakan komunitas Muslim terbesar kedua setelah Pakistan. Statistik nasional menyebutkan, mayoritas Muslim berasal dari wilayah Sylhet Bangladesh, terutama terkonsentrasi di London (Tower Hamlets dan Newham), Luton, Birmingham, dan Oldham. Muslim Bangladesh membentuk 24 persen dari populasi Muslim, lebih besar daripada kelompok etnis lain.

Ada juga sejumlah imigran Muslim di Inggris yang tiba dari Nigeria. Muslim Nigeria di Inggris diwakili oleh beberapa organisasi masyarakat, termasuk forum Nigeria Muslim, yang berafiliasi dengan Dewan Nigeria Muslim di Inggris dan Irlandia (CNMO) dan Dewan Muslim Inggris (MCB).

Sumber : Republika.co.id

5 Pertanyaan Ini Tidak Semua Orang Bisa Jawab, Apa itu?

5 Pertanyaan Ini Tidak Semua Orang Bisa Jawab, Apa itu?


10Berita, SEMUA manusia yang hidup di dunia ini akan mendapatkan 5 pertanyaan ini, namun tidak semua orang bisa menjawabnya. Meski ia adalah seorang profesor. Apakah pertanyaan itu?

Tanya : Man Rabbuka? Siapa Tuhanmu?
Jawab : Allahu Rabbi. Allah Tuhanku.

Tanya : Man Nabiyyuka? Siapa Nabimu?
Jawab : Muhammadun Nabiyyi. Muhammad Nabiku

Tanya : Ma Dinuka? Apa agamamu?
Jawab : Al-Islamu dini. Islam agamaku

Tanya : Man Imamuka? Siapa imammu?
Jawab : Al-Qur’an Imami. Al-Qur’an Imamku

Tanya : Aina Qiblatuka? Di mana kiblatmu?
Jawab : Al-Ka’batu Qiblati. Ka’bah Qiblatku

Tanya : Man Ikhwanuka? Siapa saudaramu?
Jawab : Al-Muslimun Wal-Muslimat Ikhwani. Muslimin dan Muslimah saudaraku..

Mudah bukan pertanyaannya? Tapi, tidak semua orang bisa menjawab pertanyaan ini. Mengapa? Karena yang menjawab semua pertanyaan ini bukan lisan kita, melainkan amalan kitalah yang akan menjawab semuanya. Anggota tubuh kita lah yang akan menjadi saksi dan menjawab atas semua pertanyaan itu.

Seyogyanya, kita menyadari untuk intropeksi diri apakah yang kita lakukan selama kita hidup di dunia ini telah sesuai dengan jawaban pertanyaan di atas? []

Sumber: InspiraData.com,  Islampos.

Amien Rais: Rezim Jokowi Beri Angin Kebangkitan PKI

Amien Rais: Rezim Jokowi Beri Angin Kebangkitan PKI


10Berita, Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais menyinggung pemerintahan era Joko Widodo yang rentan disusupi isu usang. Menurutnya, isu ini memunculkan kekhawatiran publik.

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengkritik munculnya isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi salah satu yang ada di era Jokowi. Kata dia, isu kebangkitan PKI mudah masuk ke semua lini karena bebas beredar.

"Bangsa kita sangat mudah dibodohi, tapi kenapa rezim ini memberikan angin membangkitkan PKI," kata Amien Rais disela diskusi 'Bandung Informal Meeting' di Hotel Savoy Homan Kota Bandung Jawa Barat, Minggu 18 Maret 2018.

Amien menuturkan, saat era Jokowi, masyarakat seperti terjebak pada kondisi pernyataan pemimpin bertolak belakang dengan fakta. Dalam perjalanannya, rezim pemerintahan sekarang banyak memberikan pengalihan sekaligus pembodohan.

Dengan nada keras, ia menganggap antara sikap pemerintah dengan kenyataan yang terjadi berbeda dan makin menjauh.

"Kita mengalami satu zaman antara omongan dan kenyataan jaraknya makin jauh. Kita sedang hidup di mana ada penipuan, pengalihan fokus, pembodohan, yang melakukan kadang-kadang dari yang tinggi," katanya. (ase)

Sumber : viva.co.id

Impor 3,7 Juta Ton, Asosiasi Petani Garam: Akhirnya Kami yang Mati…

Impor 3,7 Juta Ton, Asosiasi Petani Garam: Akhirnya Kami yang Mati…

10Berita, Keinginan pemerintah mengimpor 3,7 ton garam industri mendapat penolakan keras dari petani garam Indonesia. Pasalnya kebijakan ini dinilai dapat mematikan industri garam nasional yang kebanyakan terdiri dari petani.

Polemik pun terjadi di tubuh pemerintah. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berwenang menerbitkan rekomendasi, hanya merestui impor sebanyak 1,8 juta ton. Ini dilakukan karena  masih ada sisa stok garam impor dari tahun 2017.

KKP berdalih ingin melindungi garam produksi lokal. Apalagi, dalam beberapa bulan ke depan, akan masuk panen raya garam.

Disisi lain, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian telah menetapkan kuota garam impor untuk industri pada 2018 sebanyak 3,7 juta ton dengan alasan belasan industri aneka pangan, terancam berhenti berproduksi akibat kehabisan stok garam.

Kisruh ini segera berakhir dengan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) No. 9 Tahun 2018, yang mencabut kewenangan pemberian rekomendasi impor garam industri, dari KKP ke Kementerian Perindustrian.

“Kalau dari pihak petani, kepentingan kami bukan di situ. Siapa pun yang mengurus kami, itu terserah. Silakan saja dari pemerintah. Tapi harus benar,” ujar Ketua Asosiasi Petani Garam Rakyat Indonesia (APGRI), Jakfar Sodikin kepada Kumparan menanggapi kisruh garam di tubuh pemerintah.

Berikut wawancara Jakfar Sodikin soal kisruh impor garam, Senin (19/03):

Pemerintah mengalihkan kewenangan rekomendasi impor garam dari KKP ke Kemenperin. Tanggapan Anda?

Kalau menurut saya rekomendasi harus tetap di KKP kerena UU menyatakan begitu. UU No. 7 Tahun 2016 (tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam, Red.) ‘kan masih berlaku. PP ‘kan tidak bisa menabrak UU.

Walaupun sebenarnya, kalau dari pihak petani kepentingan kami bukan di situ. Siapa pun yang mengurus kami itu terserah. Silakan saja dari pemerintah. Tapi harus benar.

Berarti PP ini tidak tepat?

Sebelum rekomendasi impor garam industri 1,8 juta ton dikeluarkan dari KKP, realisasi (impor garam industri) sudah 2,37 juta ton. Sebelum rapat  (Rakor di Menko Perekonomian, Red.) izin impor sudah keluar di 4 Januari 2018. Saat Rakor, Ratas itu sudah keluar izinnya. Jadi kami melihat pemerintahan yang amburadul, jadi kaya tidak harmonis satu instansi dengan yang lain.

Pemerintah sudah putuskan kuota impor garam industri 3,7 juta ton. Apakah kebutuhannya sebanyak itu?

Ini membunuh petani garam secara perlahan-lahan, dengan cara mengurangi kesejahteraannya. Jadi gini dari segi 3,7 juta ton kami melihatnya begitu. Kalau untuk kebutuhan industri silakan mau impor.

Tapi tolonglah yang jujur yang fair, berapa sih kebutuhannya? Karena ‘kan kebutuhan itu terkait dengan bahan baku yang mereka butuhkan. Pertanyaan kami apakah industri kita meningkat 5%, sesuai dengan pertumbuhan ekonomi kita?

Hitungan Anda, berapa kebutuhan garam impor untuk industri tahun ini?

Realisasi impor 2017 keseluruhan kalau enggak salah 2,4 juta ton. Sekarang impor diputuskan 3,7 juta ton. Itu meningkatnya 1,3 juta ton. Harusnya kalau pertumbuhan ekonomi 5%, penambahan kebutuhan 120 ribu ton. Katakanlah kalau pertumbuhan 10%, itu hanya nambah 240 ribu ton.

Ini kalau nambahnya 1,3 juta ton akan ada kelebihan 1 juta ton lebih, karena tidak terserap industri. Lalu kemana larinya? Kalau jadi garam konsumsi, yang akan terancam adalah petani garam, karena pasarnya dicukupi oleh garam impor. Pada akhirnya kami yang mati.

Memang kalau garam konsumsi kebutuhannya berapa?

Kalau untuk konsumsi itu jelas, 750 ribu ton. Tapi kan sudah dipenuhi produksi lokal. Kalau digelontor garam impor sampai 1 juta ton, ya jelas harga jatuh. Siapa lagi yang akan membeli? Kalau beras produksinya berlebih, ada Bulog yang menyerap beras di pasar. Tapi kan kalau di garam, enggak ada Bulog.

Jadi dengan ada masalah impor garam ini, harapannya apa?

Saya sudah tidak berharap lagi, jadi serahkan saja ke yang Maha Kuasa. Karena mereka itu, UU saja berani mereka tabrak, apalagi rakyat. (Kmpr/ram)

Sumber : eramuslim.com

 

KPU: Parpol Baru Bakal Dilarang Kampanyekan Capres-Cawapres

KPU: Parpol Baru Bakal Dilarang Kampanyekan Capres-Cawapres


Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari

Tidak relevan jika parpol baru mengkampanyekan capres-cawapres untuk Pemilu 2019

10Berita , JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari, mengatakan pihaknya akan menegaskan aturan tentang larangan bagi partai politik (parpol) baru mengkampanyekan capres dan cawapres. Berdasarkan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, hanya parpol pengusung yang bisa melakukan kampanye capres-cawapres.

"Yang dapat mengkampanyekan mestinya partai yang mengusung capres-cawapres," tegas Hasyim ketika dijumpai wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/2).

Dia melanjutkan, tidak relevan jika parpol baru mengkampanyekan capres-cawapres untuk Pemilu 2019. Sebab, dalam sistem pemerintahan (Indonesia) ada relasi antara presiden dengan parpol yang memiliki kursi di DPR.

Hal ini, kata Hasyim, merujuk kepada pasal 222 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Pasal tersebut menyebutkan pasangan capres-cawapres diusulkan oleh parpol atau gabungan parpol peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi di DPR dan memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada Pemilu anggota DPR sebelumnya.

Artinya, dalam kondisi saat ini, parpol yang bisa mengusung capres-cawapres adalah parpol peserta Pemilu 2014 dan memiliki kursi di DPR. Sementara itu, dalam rancangan Peraturan KPU (PKPU) kampanye Pemilu 2019, belum ada aturan yang menegaskan larangan bagi parpol baru mengkampanyekan capres-cawapres.

Menurut Hasyim pihaknya akan melakukan revisi atas rancangan PKPU itu. "Benar nanti akan ditegaskan (larangan) hal tersebut, " tegas dia.

Alasannya, akan menjadi permasalahan jika ada kondisi di mana parpol peserta Pemilu 2014 tetapi tidak masuk dalam DPR ikut-ikutan dalam mengkampanyekan capres. Selain itu, Hasyim juga menegaskan bahwa parpol baru tidak diperbolehkan memasang foto capres-cawapres.

"Itu kan sama dengan mengkampanyekan. Dalam pandangan kami, mencalonkan saja tidak, kok mengkampanyekan, " tambah dia.

Sumber : Republika.co.id

Polisi Didesak Ungkap Aktor Penolakan Pembangunan Menara Masjid di Papua

Polisi Didesak Ungkap Aktor Penolakan Pembangunan Menara Masjid di Papua

10Berita, JAKARTA—Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Maneger Nasution mengkritisi surat berkop Persekutuan Gereja-Gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) tentang Pembangunan Masjid Agung Al Aqsha Sentani.

Bahkan, dalam sikap terakhirnya PGGJ mendesak agar pembangunan menara masjid Al Aqsha harus dihentikan dan dibongkar.

“Bahwa sejatinya negara harus hadir khususnya kepolisian negara untuk menginvestigasi kebenaran surat dan sikap PGGJ itu,” ujarnya kepada Islampos.com di Jakarta Senin (19/3/2018).

Maneger menjelaskan, sekira benar adanya, pihak kepolisian negara harus memproses pelaku dan aktor intelektualnya secara profesional, independen, berkeadilan, transparan, dan tidak diskriminatif sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Saya juga mengimbau publik agar tidak terpancing dan terprovokasi serta menghindari tindakan kekerasan dan tindakan main hakim sendiri ( eigenrechting).

Dirinya juga mendesak negara memenuhi hak-hak konstitusional warga negara khusunya muslim  di Kab Jayapura Papua akibat surat dan sikap intoleran tersebut.

“Negara harus hadir utamanya pihak kepolisian untuk memastikan bahwa hal-hal serupa tidak terulang lagi di masa mendatang ( guarantees of nonrecurrence),” pungkasnya.

Ia menekankan, negara tidak boleh kalah dengan pelaku dan aktor intelektual dibalik surat dan sikap intoleran tersebut. []

REPORTER: RHIO, Islampos.

MASYA ALLAH.. MEGAH!! Inilah Penampakan Masjid Agung Al Aqsha Sentani, Mercusuar Dakwah di Papua

MASYA ALLAH.. MEGAH!! Inilah Penampakan Masjid Agung Al Aqsha Sentani, Mercusuar Dakwah di Papua


10Berita, MEGAH..!! Inilah penampakan Masjid Agung Al Aqsha, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Calon Mercusuar Dakwah Papua yang bikin gerah Persekutuan Gereja Jayapura!!

Persekutuan Gereja-Gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) Papua mempersoalkan pembangunan Masjid Al-Aqsha di kabupaten tersebut.


Dalam surat edaran yang diterima sejumlah media sejak Jumat (16/03/2018) itu disebutkan, PGGJ juga mempersoalkan terkait suara adzan serta busana keagamaan.

PGGJ meminta pembangunan menara Masjid Al-Aqsha di Sentani yang tengah dibangun agar dihentikan. Surat tersebut ditujukan kepada pihak pemerintah serta ditandatangani 15 pendeta dari gereja-gereja di Jayapura.

“Pembangunan menara Masjid Al-Aqsha harus dihentikan dan dibongkar,” bunyi salah satu poin sikap PGGJ.


Pada poin kedua, PGGJ bersikap, tinggi gedung Masjid Al-Aqsha agar diturunkan sejajar dengan tinggi bangunan gedung gereja yang ada di sekitarnya.

“Apabila sikap PGGJ pada poin 1 dan 2 tidak direspons oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura sebagai wakil Allah di Kabupaten Jayapura, maka PGGJ akan menggunakan cara dan usaha kami sendiri, dalam waktu 14 hari terhitung tanggal pernyatan ini dibuat,” demikian tertulis pada pernyataan yang ditandatangani di Sentani, 15 Maret 2018 oleh Ketua Umum PGGJ Pdt Robbi Depondoye dan Sekretaris Umum Pdt Joop Suebu itu.

Menyikapi hal demikian, da'i asli asal Papua Ustadz Fadlan Rabbani Al Garamatan menegaskan agama Islamlah yang pertama datang ke Papua.

"Agama tertua dan pertama di Papua adalah agama Islam. Dan orang Islam cukup toleransi untuk mengantar pendeta masuk ke Irian. Kita Indonesia, semua agama dijamin. Alasan-alasan (yang disampaikan Persekutuan Gereja) tidak berdasar," tegas Ustadz Fadlan Rabbani Al Garamatan.

[Video - Bikin Merinding... Kumandang Sebelum Adzan dari Atas Masjid Al-Aqsha Sentani Papua]

Sumber : portal-islam.id