OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 27 Maret 2018

Kita yang Selalu Lalai

Kita yang Selalu Lalai


Oleh: Aya ummu Najwa (Ibu Rumah Tangga Peduli Generasi)

10Berita, Dalam bahasa arab, kata lalai disebut ghaflah. Yaitu tidak mengetahui atau menyadari apa yang seharusnya diketahui atau disadari. Orang orang yang lalai disebut Ghafiliin. Yaitu orang prang yang tidak mengetahui atau tidak menyadari petunjuk Allah yang sedemikian jelasnya

Apa sebab yang membuat kita bisa berada dalam ghaflah (kelalaian)?

Salah satunya karena ingin terus rehat atau beristirahat. Padahal rehat yang hakiki nanti di akhirat sedangkan dunia adalah masa kita untuk beramal.

Seorang muslim tentunya harus menyadari bahwa dunia ini hanya sementara, yang akan ditinggakan, menuju kehidupan abadi, yaitu akhirat.

Yang ke dua,  Semangat dalam mencari kelezatan dunia. Akhirnya melalaikan kewajiban sebagai seorang hamba. Betapa kita hidup di zaman yang serba kapitalis ini, tuntutan kebutuhan sangat berat dirasakan. Biaya hidup serba mahal, tak jarang membuat orang gelap mata dan menerjang yang haram demi dunia.

Kemudian yang ke tiga, Karena hati sudah mati rasa terhadap dosa. Sekulerisme,memisahkan agama dari kehidupan dianggap sebagai agama baru, hidup tanpa mau diatur oleh sang pencipta, akibatnya segala tingkah laku jauh dari tuntunan agama, aturan agama dianggap merepotkan dan menghambat kemajuan, Bahkan ada yang merasa bahwa dosa yang diterjang adalah suatu kebaikan.

Gaya hidup kapitalis, memaksa manusia hanya memikirkan dunia, kapitalisme yang sangat mengagung angungkan materi, memaksa manusia menjadi hedonis dan apatis. Banyak bersenang-senang dengan pakaian, makanan dan kelezatan dunia, materi dianggap puncak kebahagiaan,apapun ditempuh asal bisa mendapat materi, tak peduli agama atupun saudara, yang penting bisa kaya.

Kapitasme mengajarkan manusia Cinta dunia dan merasa hidup lama. Akhirat seakan hanya kisah dongeng sebelum tidur. Menjadikan hidupnya hanya mengabdi pada dunia, kerja, mencari nafkah, mengejar dunia melalaikan manusia dari akhirat. 

Selanjutnya adalah Berteman dengan orang-orang yang lalai (ghaflah). Teman sangat mempengaruhi kehidupan manusia, karena manusia adalah mahluk soial, dia membutuhkan berinteraksi dengan sesamanya. Ketika jauh dari agamanya manusia sangat tidak menyukai hal hal yang mengingatkannya dengan akhirat, dia akan lebih nyaman dengan teman teman yang sama dengannya, yang menjadikan dunia sebagai tujuan.

Benarlah sabda Rasululullah : "Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman (HR Abu Dâwud no. 4833 dan at-Tirmidzi no. 2378)

Maka, dalam Islam amar ma'ruf nahyi mungkar sangat besar peranannya dalam kehidupan. Saling mengingatkan dan saling menasihati. Amar ma'ruf nahyi munkar akan mengajak kita kepada ajaran Islam, yang akan mencegah kita dari menghamba kepada dunia sehingga kita tidak termasuk ke dalam golongan orang orang yang lalai(ghafiliin)

Ruh-ruh itu bagaikan pasukan yang berkumpul (berkelompok). (Oleh karena itu), jika mereka saling mengenal maka mereka akan bersatu, dan jika saling tidak mengenal maka akan berbeda (berpisah) . HR al-Bukhâri no. 3336 dan Muslim no. 6708. Wallahu a'lam. [syahid/]

Sumber :voa-islam.com

Mengenal Cagar Budaya Masjid Nur Sulaiman Banyumas

Mengenal Cagar Budaya Masjid Nur Sulaiman Banyumas

Masjid Agung Nur Sulaiman diperkirakan dibangun pada 1755.

10Berita , BANYUMAS -- Masjid Agung Nur Sulaiman merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Kabupaten Banyumas yang telah terdaftar oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah pada 2004 dengan Nomor 11-12/Bas/44/TB/04. Masjid yang berlokasi di sebelah barat Alun-Alun Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas ini dilindungi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Semula masjid tersebut dikenal dengan sebutan Masjid Agung Banyumas. Namun sejak 1992 berganti nama menjadi Masjid Agung Nur Sulaiman Banyumas. Masuknya Masjid Agung Nur Sulaiman ke dalam daftar cagar budaya bukan tanpa alasan. Bangunan tersebut merupakan peninggalan sejarah yang dibangun saat ibu kota kabupaten itu masih berada di Banyumas atau sebelum dipindah ke Purwokerto.

Masjid tersebut diperkirakan dibangun tidak lama setelah pembangunan pendopo "Bale Sipanji" atau rumah kabupaten. Berdasarkan Babad Banyumasyang dihimpun Oemardani dan Poerbasewojo, pendopo "Bale Sipanji" dibangun Raden Tumenggung Yudhonegoro III (Bupati IX Banyumas) menggantikan Tumenggung Yudhonegoro II yang diangkat menjadi Patih I Keraton Yogyakarta sekitar tahun 1755.

Dengan demikian, Masjid Agung Nur Sulaiman diperkirakan dibangun pascapembangunan pendopo "Bale Sipanji" atau setelah tahun 1755. Juru Pelihara Masjid Agung Nur Sulaiman BP3 Jateng Djoni Muhammad Farid mengatakan bangunan masjid tersebut merupakan bangunan khas Banyumas yang berbentuk limasan.

Pada awalnya, mustaka atau atap bangunan masjid itu menggunakan welit(anyaman) daun tebu dan selanjutnya diganti menggunakan seng bergelombang karena anyaman tersebut sulit didapatkan dan tidak awet. "Namun tidak diketahui secara pasti kapan pertama kali atap bangunan masjid itu diganti dengan seng," katanya.

Selain itu, kata dia, lantai masjid yang semula hanya berupa semen telah diganti menjadi tegel pada 1929. Bangunan masjid tersebut secara umum masih asli tanpa adanya penambahan ornamen baru. Bahkan, jendela-jendela di sekeliling tembok masjid masih menggunakan kayu jati.

Salah satu yang menarik dari Masjid Agung Nur Sulaiman berupa atap mihrab atau ruang imam yang terpisah dengan atap bangunan utama. "Biasanya, atap mihrab menjadi satu dengan bangunan utama, namun di masjid ini terpisah. Ruang mihrab memiliki atap sendiri," jelasnya.

Selain itu, di bagian atas atap bangunan utama maupun mihrab Masjid Agung Nur Sulaiman juga terdapat "mustaka" (kepala) yang berbentuk gada. Kendati demikian, "mustaka" yang terpasang saat sekarang merupakan pengganti dari "mustaka" yang tersambar petir sekitar 1950.

Di sekitar masjid diadakan penambahan bangunan pelengkap berupa Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banyumas pada 1973. Sedangkan perbaikan-perbaikan yang dilakukan pada 1980 berupa pembongkaran pagar tembok di serambi, pengecatan atap seng dan penggantian seng yang rusak, perubahan teras serambu, penggantian kayu usuk serambi, perbaikan tempat wudhu sebelah utara masjid, perbaikan pagar tembok sisi barat dan selatan, serta pengecatan dinding dan tiang-tiang masjid.

Selanjutnya pada 1984 dilakukan pengecatan tembok masjid dan pada 1989 kembali dilakukan perbaikan tempat wudu sebelah utara, pemberian hamparan kerikil di halaman masjid, serta pemasangan jaringan air minum dan instalasi listrik.

Pada tahun anggaran 1996/1997 dilakukan pemugaran karena adanya kerusakan konstruksi masjid. Dalam pemugaran tersebut juga dilakukan penelitian untuk mengetahui pokok permasalahan kerusakan di masjid agar dapat tertanggulangi sehingga Masjid Agung Nur Sulaiman yang merupakan saksi sejarah Banyumas dapat dilestarikan.

Terkait dengan kegiatan konservasi, Djoni mengatakan setelah dijadikan sebagai bangunan cagar budaya, semua perbaikan skala besar harus dikoordinasikan dengan BP3 Jateng dan renovasi yang harus sesuai dengan aslinya.

Berdasarkan prasasti yang pernah ditemukan pada gapura sisi barat terdapat tulisan 1889, sedangkan di tembok tempat wanita berwudu terdapat tulisan "Dipugar Ke-I 1889 Ke-II 1980", sehingga angka-angka "1889" tersebut diperkirakan sebagai tahun pemugaran, bukan tahun pembangunan.

Djoni mengatakan selain banyak dikunjungi oleh umat Islam dari berbagai daerah, Masjid Agung Nur Sulaiman juga sering dikunjungi akademisi yang ingin mempelajari konstruksi bangunan. Umat Islam yang datang ke Masjid Agung Nur Sulaiman tidak sekadar melaksanakan ibadah salat, tetapi juga untuk berziarah, mempelajari agama Islam, dan sebagainya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas Asis Kusumandani mengatakan dengan dijadikannya Masjid Agung Nur Sulaiman sebagai bangunan cagar budaya, segala pemugaran atau rehabilitasi tidak boleh berbeda dengan aslinya.

"Kalau ada renovasi, ya harus seperti itu, tidak boleh mengubah bentuk aslinya. Semua harus dikoordinasikan dengan BP3 Jateng," katanya.

Ia mengatakan secara filosofi, pusat pemerintahan pada zaman dulu identik dengan adanya bangunan masjid di sebelah kanan (barat alun-alun) yang mencerminkan kebenaran atau kebaikan, sedangkan di sebelah kiri (timur alun-alun) terdapat pengadilan atau penjara yang mencerminkan tempat bagi orrang-orang yang berbuat salah.

Menurut dia, kondisi bangunan Masjid Agung Nur Sulaiman hingga saat ini masih bagus dan mencerminkan sejarah Banyumas sehingga dimasukkan ke dalam daftar bangunan cagar budaya agar tetap terjaga kelestariannya.

Selain Masjid Agung Nur Sulaiman, kata dia, di Kabupaten Banyumas juga terdapat dua masjid lain yang merupakan cagar budaya, yakni Masjid Cikakak di Kecamatan Wangon dan Masjid Legok di Kecamatan Pekuncen.

"Kedua masjid tersebut dikenal dengan sebutan Masjid Saka Tunggal," katanya.

Sumber : Republika.co.id

Senin, 26 Maret 2018

Terancam Dikriminalisasi, Ustadz Fadlan Garamatan Justru Resmikan Masjid di Sorong

Terancam Dikriminalisasi, Ustadz Fadlan Garamatan Justru Resmikan Masjid di Sorong


10Berita, Puncak Safari Dakwah Syeikh Khalid Al Hamudi dan Ustadz Fadzlan Garamatan di Nuu Waar, Papua kali ini berakhir dengan peresmian Masjid Al Jabbal di Kampung Maibo, Distrik Aimas-Klalin IV, Kab. Sorong Raya, Papua.

Prosesi peresmian masjid tersebut terbilang unik, karena dilakukan dengan cara menggotong kubah masjid yang diusung warga melalui tangga kayu sampai ke atas puncak masjid.

Peristiwa ini disaksikan langsung oleh Syeikh Khalid yg juga diusung naik ke atap Masjid bersama kursi rodanya.

“Saya alhamdulillah sudah banyak membantu pembangunan masjid, tetapi baru kali ini peresmiannya seunik ini, dengan mengusung langsung kubahnya sampai ke atas masjid,” ujar Ketua Yayasan Al Manarah Al Islamiyah, Habib Haidar, yang selama sepekan ini ikut mendampingi dalam safari dakwah Syeikh Khalid kali ini di Nuu Waar.

Bersamaan dengan itu, beredar pesan di jejaring percakapan Whatsapp yang menyebut Ustadz Fadlan Garamatan bakal ‘dikriminalisasi’ dengan dilaporkan ke polisi oleh sejumlah pihak yang tidak terima dengan salah satu ceramah yang disampaikan dai asal Papua itu.

Dalam pesan bergambar yang beredar, Ustadz Fadlan dituduh telah melakukan penghinaan terhadap orang Papua, misionaris Kristen dan melecehkan perempuan Papua. Juga tertera kalimat “Gerakan Tangkap Ustadz Fadlan Garamatan di Polda Papua 10:00 pagi di Polda Papua.

Sumber : swamedium.com, dakwahmedia.com

Luhut Ajak ‘Berkelahi’ Pakai Data, ini Pembelaan PKS

Luhut Ajak ‘Berkelahi’ Pakai Data, ini Pembelaan PKS


10Berita, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bagi siapa pun yang ingin ‘berkelahi’ dengan dirinya sebaiknya pakai data, bukan asal ngomong. PKS pun membela Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang sempat ‘diancam’ akan dibuka dosa-dosanya oleh Luhut.

Mengenai adu argumen Luhut vs Amien, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai sebenarnya tidak ada yang menginginkan adanya perselisihan. Dia juga menyebut pernyataan Amien Rais soal pengibulan program sertifikasi tanah Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai bentuk kritikan.

“Tidak ada yang ingin berkelahi. Pak Amien menyuarakan masih ada ketidakadilan, dan itu jadi perhatian bersama. Adanya ingin menjaga negeri ini agar sesuai dengan konstitusi. (Ingin) memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Mardani ketika dihubungi, Senin (26/3/2018).

Mardani yakin Amien Rais memiliki data atas ucapannya yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‘ngibul’ soal program bagi-bagi sertifikat gratis. Menurutnya, Amien Rais akan membuka data tersebut pada waktu yang tepat.

“Pak Amien pasti punya data. Akan dibuka pada waktunya. Sehingga publik tahu dan sadar pentingnya masalah pertanahan ini,” tutur Mardani.

Diketahui sebelumnya, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kembali melontarkan pernyataan pedas. Luhut mengatakan, jika ada yang ingin ‘berkelahi’ dengan dirinya sebaiknya pakai data bukan asal ngomong. Siapa yang ajak Luhut berkelahi?

Rangkuman detikcom, Menko Luhut memang kerap beradu ‘mulut’ dengan sejumlah politikus. Salah satunya politikus senior Partai PAN, Amien Rais.

Luhut berang terhadap mantan Ketua MPR Amien Rais yang disebut menuding program sertifikasi Jokowi hanyalah bohong alias pengibulan. Luhut mengaku paham betul rekam jejak sang pengkritik yang disebutnya senior itu dan tak segan mencari dosa-dosanya.

Terbaru, Luhut berbicara soal tantangan berkelahi pakai data. Namun dia tidak menyebut siapa yang mengajak dirinya berkelahi. Itu dia sampaikan dalam acara pembekalan caleg Golkar, Minggu (25/3).

“Zaman sekarang ngibul nggak benar. Saya minta Golkar tidak ikut-ikutan, Golkar itu bicara dengan data. Bahan data ini Pak Sekjen tolong dikasih semua, Anda bicara data saja. Jadi kalau berkelahi data. Data ini bisa dipertanggungjawabkan,” tukas Luhut.

Sumber: detik

JEBRET! Balas TELAK SekJen PSI, Politisi Gerindra: Orang Bebal dan Dungu Hanya Bisa Mengejek

JEBRET! Balas TELAK SekJen PSI, Politisi Gerindra: Orang Bebal dan Dungu Hanya Bisa Mengejek


10Berita,  Pidato Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto soal Indonesia bubar 2030, disebut cuma bisa dipahami bagi yang "berakal". Sedangkan yang bebal, hanya mampu mengejek.

"Hanya orang-orang yang berakal saja, yang mampu menangkap pesan yang ingin disampaikan oleh Pak Prabowo. Sementara orang bebal dan dungu, hanya bisa mengejek membabi buta," ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Satuan Relawan Indonesia Raya (PP Satria), M Nizar Zahro, di Jakarta, Minggu 25Maret 2018.

Pernyataan tersebut untuk menanggapi komentar Sekretaris Jenderal DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni.

Menurut Nizar, Toni yang menganggap data Prabowo dari kandang kuda, merupakan sikap bebal dan dungu lantaran tak menyimak pidato yang disampaikan secara utuh.

"Karena jelas sekali Pak Prabowo mengatakan, bahwa pidatonya didasarkan atas novel Ghost Fleet karya PW Singer," terang politisi Partai Gerindra asal Madura itu.

Kata Nizar, seharusnya Toni "membuka mata", bila bangsa asing sudah "menelanjangi" Indonesia melalui novel tersebut.

Dia pun mengingatkan, PW Singer merupakan ahli strategi dan kebijakan pertahanan Amerika Serikat (AS). Sehingga, diyakini memiliki data akurat dalam memprediksi perang terbuka antara AS versus Cina.

"Meskipun novel tersebut bergenre fiksi, tidak ada salahnya kita sebagai bangsa waspada. Jangan sampai prediksi PW Singer menjadi kenyataan," ucapnya.

Menurut Anggota Komisi V DPR RI ini, persaingan antara AS versus Cina bukan "isapan jempol". Dia mencontohkan dengan kejadian saat KTT Perubahan Iklim di Perancis, 2015. Presiden AS Barack Obama sempat meninggalkan ruangan saat Joko Widodo akan berpidato.

"Itu adalah bentuk tidak simpatik AS atas posisi Indonesia yang cenderung merapat ke Cina," ungkapnya. Toni pun diminta tak menjadi orang dungu dalam melihat sesuatu. "Jangan seperti katak dalam tempurung, yang memberi pernyataan bagaikan orang dungu," pungkas Nizar.

Sumber: RILIS

Pakai Nama Samaran, Taipan Buronan Korupsi Rp 35 Triliun Honggo Sembunyi Di Wilayah China

Pakai Nama Samaran, Taipan Buronan Korupsi Rp 35 Triliun Honggo Sembunyi Di Wilayah China


10Berita, Tersangka kasus korupsi penjualan kondensat SKK Migas dengan kerugian negara Rp 35 triliun, Honggo Wendratno diduga kabur dan sembunyi ke wilayah China Hong Kong. Ia meninggalkan Singapura dengan identitas palsu.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Komisaris Besar Daniel TahiMonang Silitonga mengata­kan, berdasarkan data perlintasan antar negara, Honggo keluar Singapura sejak akhir 2017.

"Dari Singapura terus ke Hong Kong. Dari sana kita cek lagi semua data perlintasannya," kata Daniel, seperti dilansir koran Rakyat Merdeka, Senin (26/3/2018). Diduga, Honggo bersembunyi di wilayah otonomi khusus China itu.

Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Brigadir Jenderal Napoleon Bonaparte mengatakan pihaknya telah menjalin kerja sama sama den­gan imigrasi Singapura untuk melacak keberadaan Honggo.

Berdasarkan data imigrasi Singapura, Honggo meninggal­kan negara itu menggunakan nama samaran. Namun imigrasi Singapura bisa mengenalinya dengan teknologi pemindai wajah.

Bonaparte mengatakan pihaknya telah mengirim surat pengingat kepada negara-negara yang diduga jadi tempat persem­bunyian bekas Presiden Direktur PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) itu.

Dalam suratnya, NCB Interpol menyampaikan red notice atas nama Honggo karena statusnya sebagai tersangka kasus korupsidi Indonesia. Red notice telah dikirim ke Interpol sejak Januari 2018.

Kecurigaan bahwa Honggo telah meninggalkan Singapura muncul setelah Polri mengirim utusan untuk menemuinya.

Senior Liaison Officer (SLO) Polri di Singapura telah mengecek keberadaan Honggo di rumah sakit tempat dia men­jalani perawatan jantung, alamat kantor TPPI, dan kediaman tersangka di negara itu.

"Tidak ditemukan keberadaan­nya," kata Kepala Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul.

Laporan dari SLO juga me­nyebutkan alamat TPPI di Singapura ternyata bukan kantor perusahaan itu.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setya Wasisto menambahkan, Honggo di­duga menggunakan identitas dan paspor palsu untuk menghindari pelacakan imigrasi.

Setya mencontohkan Djoko Tjandra yang berhasil kabur ke Papua Nugini dengan identitas dan paspor palsu. Jika modus ini juga dipakai Honggo, dia bisa lolos dari pelacakan. "Akan leb­ih sulit pelacakannya," ujarnya.

Pemerintah Singapura ikut angkat bicara mengenai Honggo setelah tersangka itu tak pulang-pulang ke Indonesia untuk men­jalani proses hukum.

"Honggo Wendratno tidak berada di Singapura," demikian pengumuman yang dirilis Kementerian Luar Negeri Singapura, Sabtu 13 Januari 2018.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Singapura jugamenegaskan kesediaannya memberikan bantuan penuh padaIndonesia sesuai dengan batas wewenang hukum dan kewajiban internasional untuk melacak ke­beradaan Honggo.

Kilas Balik

Untuk diketahui, kasus korupsi penjualan kondensat yang melibatkan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) dan SKK Migas, berdasarkan penghitungan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), negara dirugikan sebesar 2,716 miliar dollar AS. Jika dikonversi ke rupiah, nilainya sekitar Rp 35 triliun.

Sejak Mei 2015, penyidik Bareskrim Polri sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus kondensat ini. Mereka adalah Raden Priyono, Djoko Harsono, dan Honggo Wendratno yang merupakan Presiden Direktur PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Namun, yang baru ditahan penyidik hanya Raden Priyono dan Djoko Harsono. Sementara Honggo Wendratno saat itu tidak ditahan karena menjalani perawatan kesehatan pascaoperasi jantung di Singapura. Sejak itu, Honggo tak kunjung kembali ke Indonesia. Dan kini bersembunyi di wilayah China Hong Kong.

Pada 26 Januari 2018 Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Honggo Wendratno.

Sumber: Koran Rakyat Merdeka

Ternyata Facebook Diam-Diam Kumpulkan Riwayat Panggilan dan SMS Pengguna

Ternyata Facebook Diam-Diam Kumpulkan Riwayat Panggilan dan SMS Pengguna

10Berita – Belum selesai masalah penjualan akun oleh Cambridge Analytica baru-baru ini, Facebook kembali dihantam isu baru terkait riwayat panggilan dan sms dari perangkat Android penggunanya.

Dikutip The Verge, Senin (26/03), Facebook disebut telah mengumpulkan catatan panggilan dan SMS dari perangkat Android penggunannya selama bertahun-tahun.

Praktik curang ini berhasil diungkap oleh sejumlah pengguna Twitter yang melaporkan hasil temuannya terkait adanya catatan riwayat panggilan pengguna FB yang tersimpan dalam file dan dapat diunduh di laman Facebook.

Kejadian ini bermula saat pengguna Facebook yang ketakutan karena skandal privasi Cambridge Analytica, mendorong mereka untuk mengunduh semua data yang disimpan Facebook di akun mereka. Hasilnya mengejutkan bagi sebagian orang.

“Oh wow, di file Zip Facebook saya yang telah dihapus ternyata berisi info tentang setiap panggilan telepon dan teks sms yang saya buat selama sekitar satu tahun,” ujar pengguna Twitter Mat Johnson.

Dylan McKay, mengatakan “Entah bagaimana FB memiliki catatan panggilan saya dengan pasangan ibu saya.”

Sejumlah pengguna FB lainnya juga menemukan pola serupa, dimana kontak panggilan dengan orang-orang terdekat seperti anggota keluarga disimpan Facebook. (theverge)

Sumber :Portal Islam 

GoodBener Anies 👍 👉 Kampung Kumuh Sunter Jaya Disulap Jadi Kampung Warna Warni ala Venice

GoodBener Anies 👍 👉 Kampung Kumuh Sunter Jaya Disulap Jadi Kampung Warna Warni ala Venice

(foto: twitter @luckysubiakto)

10Berita, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta dibawah pimpinan gubernur Anies Baswedan telah menyulap kampung Jakarta penuh warna warni.

Pemukian warga yang berada di tepian Danau Sunter yang berada di wilayah Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, terlihat indah dengan tampilan berwarna warni seperti terlihat Sabtu (24/3/2018).

Pemukiman yang sebelumnya terlihat kumuh, kemudian disulap dan berubah menjadi berwarna warni penuh keindahan. Warga pun bahagia.

Kalau di Eropa ada Venice, kota di atas air yang indah, di Jakarta ada kampung warna warni di tepi danau Sunter yang kini airnya jernih.

(Anak-anak riang bermain di tepi Kampung Warna Warni Sunter. Foto: Warta Kota/Nur Ichsan)

Berikut liputan videonya dari Berita Satu.

[video]

Sumber :Portal Islam 

VIRAL Tulisan Alumni UGM tentang Jokowi "I don't trust him anymore!"

VIRAL Tulisan Alumni UGM tentang Jokowi "I don't trust him anymore!"


10Berita, Tulisan dari salah satu alumni UGM di grup fb yang kemudian beredar viral di share oleh netizen di media sosial. Berikut tulisannya:

Satu yang hilang dari Jokowi pada aku pribadi...

"I don't trust him anymore!"

Aku kecewa secara nyata bahwa Jokowi bukan orang yang serius mewujudkan apa yang dikatakan. 3 hal ini aku bersaksi bahwa Jokowi tidak pernah mewujudkan janjinya. 2 diantaranya malah aku serius membantu.

1. Saat bicara Esmeka sebagai Mobnas. Aku sebagai Tim Ahli IASI (Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia Jerman) sampai meminta audiensi Jokowi yang saat itu Walikota Solo.

Kukoordinasikan para Tim Pakar Otomotif Jerman bahkan pihak VW sudah siap bantu, lalu melalui sahabatku Anggota DPRD Solo sampaikan dukungan riil kita. GRATIS tanpa dibayar!

Jokowi karena dia sibuk setelah itu kampanye di DKI untuk jadi Gubernur maka lupa.

Kupikir setelah jadi Gubernur akan mewujudkannya, tapi dia pun sibuk jadi Presiden. Kupikir setelah jadi Presiden akan mewujudkannya, ternyata dia terbiasa untuk tidak pernah mewujudkan janji-janjinya.

Enough is enough, I don'`t trust him anymore.

2. Saat mau memajukan Sekolah Vokasi.
Ini pengorbananku buat Program Jokowi tak terhingga. Waktu cutiku 1 bulan kubuang demi mewujudkan Program Sekolah Vokasi. Plus selama lebih 1 tahun aku fokus bantu ini secara GRATIS!

Kudesain bersama temen2 IASI dari NOL karena jujur tidak banyak orangt Indonesia tahu apa itu Program Vokasi acuan dunia seperti Dual-System Jerman. Sebagai Ketua Umum IASI saat itu semua Sumber Daya serta Network yang kumiliki difokuskan untuk mewujudkan program yang visioner ini.

Kuarrange konsepnya, kubantu Kemendikmbud! Dapat komitmen dari pemerintah Jerman akan bantu kirimkan 650 ahli Jerman secara "gratis" mendidikan para ahli vokasi Indonesia.

Menteri berganti, aku tetap konsisten bantu. Tapi kelak aku tahu rupanya Jokowi cuma basa-basi disini. Tidak ada komitmen serius mewujudkannya. Kita yang trust padanya berkorban jiwa raga, jebule dia cuma mau main pencitraan belaka.

Enough is enough, I don'`t trust him anymore.

3. Saat di KBRI Berlin beberapa tahun yang lalu. Jokowi dengan gagah berani bilang Gedung KBRI Berlin seperti rumah toko dan dalam waktu 3 bulan akan dibuat gedung baru. Malu punya gedung KBRI jelek.

Kita sambut dengan tepuk tangan gegap gempita luar biasa. Tapi ternyata seperti bisa lidah tak bertulang. Ternyata hampir 3 tahun berlalu itu gedung KBRI tidak terwujud juga.

Enough is enough, I don'`t trust him anymore.

Jangan lagi anda tambahkan dengan janji-janji yang lain. Believe me he has no intention to fulfill his promise. He focuses to keep his chair only, tha's all!

Aku memutuskan mengkritisi Jokowi sebagai tanggung jawab moralku pribadi bahwa aku kecewa dengan cara dia belum sepenuhnya bertanggung-jawab dengan janji-janjinya.

__
*Sumber: fb, PI

MA Tolak Permohonan PK Ahok

MA Tolak Permohonan PK Ahok

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

PK Ahok diputus MA pada hari ini sekitar jam empat sore.

10Berita , JAKARTA -- Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pertimbangan PK itu ditolak karena semua alasannya tak dapat dibenarkan.

"Iya, betul ditolak. Diputus hari ini, tadi sore sekitar jam empat," tutur Juru Bicara MA Suhadi kepada Republika.co.id, Senin (26/3).

Suhadi menjelaskan, putusan bernomor 11 PK/PID/2018 itu memutuskan menolak PK Ahok dengan pertimbangan seluruh alasannya tidak dapat dibenarkan. Lebih lanjutnya, kata dia, dapat dicek di laman resmi MA.

"Pertimbangan semua alasannya tidak dapat dibenarkan oleh majelis, jadi ditolak. Bagaimana detilnya, nanti (dapat) dilihat di websiteMA," tuturnya.

Sidang PK mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, digelar pada Senin 26 Februari lalu. Saat itu tim kuasa hukum Ahok memaparkan 10 poin alasan pengajuan PK. Ahok mengajukan PK atas kasus penistaan agama di mana ia divonis bersalah dengan hukuman dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Sumber :Republika.co.id