OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 31 Maret 2018

Istri Bagi Suaminya

Istri Bagi Suaminya

Oleh: Ustadz Felix Y Siauw

10Berita, DIA adalah wanita yang aku ambil seketika menggenggam tangan ayahnya, dengan mengucap nama Allah, atas perintah-Nya, untuk senantiasa berada di jalan-Nya.

Untuk aku bimbing bukan aku marahi, untuk aku didik bukan aku salahkan, untuk membersamaiku bukan hanya untuk melayani. Disampingku bukan di depan atau di belakang.

Kehormatan diriku kupercayakan kepadanya, sebagaimana aku memuliakan fitrahnya sebagai seorang Muslimah. Maka apatah hanya hartaku dan rumahku, itu baginya.

Tiap kesalahannya adalah tanggunganku, tiap kebaikannya ada juga pahalaku. Maka bila dia salah, salahkanlah diriku yang belum mampu mendidiknya dengan sepenuhnya.

Darinya aku memiliki keturunan, dia didik sebagaimana dia mendidik dirinya sendiri bahkan lebih. Darinya aku mengenal pengorbanan dan kepatuhan dalam kesabaran.

Telinganya punya hak atas kelembutan lisanku. Matanya punya hak atas indahnya perlakuanku. Batinnya punya hak atas ruku dan sujud serta rangkaian doaku.

Hanya saja, tulisanku diatas hanya teori saja, belum aku mampu untuk memenuhi semua idealisme itu. Keinginanku begitu tapi sayang aku belum bisa menjadikannya nyata.

Syukuri dan puji Allah atas semua hal yang bisa aku lakukan, dan maafkan atas semua yang masih kurang pada diriku. Alasannya selalu sama, aku tetap masih manusia. []

Sumber : Islampos.

Panah, Olahraga yang Dianjurkan Rasulullah

Panah, Olahraga yang Dianjurkan Rasulullah

Di Masa Rasulullah dan Khulafa ar-Rasyidin, memanah menjadi sarana penting.

10Berita ,  JAKARTA -- Sebagai salah satu cabang olah raga modern, panahan me mang tak sepopuler sepakbola, bulu tangkis, atau bola basket. Namun, bagi umat Islam, panahan menempati posisi yang istimewa karena merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda, `'Ajarilah anak-anak kalian berkuda, bere- nang, dan memanah. (HR Bukhari dan Muslim). Sementara, dalam kesem- patan lain, Rasullullah bersabda, `'Lem parkanlah (panah) dan tung- gangilah (kuda).''(HR Muslim).

Pada masa Rasulullah dan Khulafa ar-Rasyidin, memanah menjadi sarana penting untuk berperang. Seseorang yang memiliki keahlian memanah pada masa itu, dapat memberi sumbangsih besar kepada kaum Muslimin dalam memetik kemenangan di berbagai medan perang.

Dalam kisah yang lain, kepiawaian memanah diyakini menjadi kunci kemenangan pasukan yang dipimpin Sultan Muhammad Alfatih saat berjuang merebut Konstatinopel pada abad ke- 14. Dalam operasi penaklukan itu, pasukan Sultan Muhammad terlebih dahulu berenang mengarungi Selat Bosphorus, kemudian berkuda sembari melepaskan ribuan anak panah untuk mengobrak-abrik pasukan musuh. Akhirnya, kemenangan pun diperoleh.

Pada masa ketika bangsa Eropa masih terseok dalam Era Kegelapan, peradaban Islam sudah berhasil men- ciptakan beragam pencapaian, baik di bidang budaya, ilmu pengetahuan, serta seni. Bahkan, para ulama Arab sudah menyelidiki berbagai aspek dari ilmu farmasi, psikoterapi, hingga astronomi.

Begitu pula dalam hal memanah. Sejak lama, para ilmuwan Islam menga takan bahwa memanah merupakan bagian dari ilmu pengetahuan yang dapat dikembangkan dan dipelajari lebih jauh agar membawa hasil yang lebih baik dan sempurna. Banyak bukti menunjukkan, kegiatan memanah sudah ada sejak masa penyebaran Islam.

Salah satunya adalah keterangan dalam sejumlah teks yang menun- jukkan adanya pembahasan mengenai panahan, baik yang digunakan dalam peperangan maupun olahraga. Ini bukanlah hal yang mengejutkan karena memanah sudah tertanam dalam budaya Islam. Nabi Muhammad pun merupakan sosok yang andal dalam memanah. Bahkan, di Istana Topkapi, Istanbul, Turki, tersimpan tiga buah anak panah yang diyakini milik Nabi Muhammad.

Sumber : Republika.co.id

Hadapi Era Industri, Kemenkominfo Siapkan Teknologi 5G

Hadapi Era Industri, Kemenkominfo Siapkan Teknologi 5G



10Berita, JAKARTA  - Kementerian Komunikasi dan Informatika akan segera menyiapkan infrastruktur teknologi 5G. Hal itu demi menghadapi revolusi industri keempat, atau yang lebih dikenal dengan istilah industri 4.0.

"Kominfo fokus di infrastruktur, khususnya kapan kita masuk ke 5G," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, saat ditemui wartawan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (29/3).

Rudiantara menjelaskan, teknologi 5G memiliki kecepatan 10 kali lipat dibanding teknologi sebelumnya. Untuk saat ini, 5G baru diperuntukkan bagi industri karena biayanya yang lima kali lipat lebih mahal.

Pemerintah berencana akan menyiapkan infrastruktur teknologi 5G di kawasan-kawasan industri tertentu yang tingkat digitalisasinya tinggi. Rencananya, uji coba penggunaan teknologi baru tersebut akan dilakukan pada 2020.

"Kebijakan alokasi frekuensinya akan Kominfo keluarkan 2018 ini untuk 5G. Tapi marketnya adalah industri, manufaktur," kata Rudiantara.

Pemerintah sendiri akan segera membentuk Komite Industri Nasional. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, komite tersebut diperlukan untuk memudahkan sinergi antar kementerian dan lembaga dalam mengimplementasikan rencana jangka panjang pengembangan revolusi industri keempat. [rol/syahid/]

Sumber :Voa-islam.com

Makan Sore Dapat Meningkatkan Kebugaran Tubuh?

Makan Sore Dapat Meningkatkan Kebugaran Tubuh?


10Berita, JAKARTA  - Makan malam kerap dipandang sebagai perusak untuk orang-orang yang ingin menurunkan berat badan. Ketimbang memusingkan makan malam, mengapa tidak menggesernya menjadi makan sore.

Dikutip dari Times of India, memecah waktu makan di sore akan membantu untuk memenuhi kebugaran tubuh. Ketimbang makan malam yang menyulitkan dan penuh penolakan dari pelbagai studi, saran makan sore pun jadi masuk akal.

Rujuta Diwekars Fitness Project mengungkapkan, makan makanan sehat untuk mengganti makan malam bisa dilakukan antara pukul 16.00 hingga 18.00. Makan di waktu itu menjadi cara untuk mengikuti siklus alami tubuh.

Pengaturan waktu itu berkenaan dengan siklus alami hormon kortisol. Hormon tersebut akan naik saat pagi hari, sehingga membuat usus segar dan bersih. Saat malam hari, hormon tersebut akan turun dan membuat tidur lebih nyenyak.

Ketika seseorang makan di malam hari atau membunuh nafsu makan dengan teh atau kopi, tubuh bekerja menghasilkan lebih banyak kortisol daripada menguranginya. Hal ini menyebabkan makan berlebihan saat makan malam, berakibat tidur yang buruk, pencernaan lambat, masalah PCOD atau tiroid, dan insensitivitas insulin.

Karena itu makan sore antara jam tersebut sangat dianjurkan. Akan lebih baik lagi bila yang dikonsumsi berupa makanan sehat. Dengan cara itu, bentuk tubuh ideal pun akan bisa terlihat perubahannya setelah lima hari berikutnya. [rol/syahid/]

Sumber :voa-islam.com

Perumpamaan Kaum Musyrik

Perumpamaan Kaum Musyrik

Keadaan mereka dalam hal tersebut sama dengan rumah laba-laba .

10Berita, JAKARTA -- Allah SWT mengumpamakan jaring laba-laba sebagai rumah yang le mah. Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang mem buat rumah.Dan sesungguhnya, rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba, jika saja mereka mengetahui. (QS al-An kabut: 41).

Imam al- Ghazali mengungkapkan, tidak ada kekuasaan atau pun kekuataan kecuali Allah. Menurut al-Ghazali, jika Anda melihat seorang yang percaya pada manusia-ma nusia dan bersandar kepadanya, berhati-hatilah kepadanya. Karena ia adalah seorang yang penuh kecongkakan dan pertikaian.

Jika Anda lebih memercayai Rabb Anda daripada manusia, Anda telah setia kepada- Nya dan Dia benar-benar Rabb Anda. Di za man ini, orang-orang awam terlibat dalam berbagai jenis kesulitan dan kehinaan hanya karena kesibukan mereka dengan dunia dan ketergantungan mereka terhadapnya. Ketidakacuhan mereka pada akhirat dan masalah-masalahnya s erta pada Hari Perhitungan.

Sementara itu, Imam Ibnu Katsir mengatakan, ayat ini merupakan perumpamaan yang dibuat oleh Allah untuk menggambarkan perihal kaum musyrik karena mereka mengambil tuhan-tuhan selain Allah. Mereka mengharapkan pertolongan dan rezeki itu kepada para berhala.

Keadaan mereka dalam hal tersebut sama dengan rumah laba-laba dalam hal kelemahan dan kerapuhannya. Orang yang menyembah tuhan-tuhan seperti mereka tiada lain seperti orang yang berpegangan pada rumah laba-laba. Sesungguhnya, hal itu tidak dapat memberikan suatu manfaat pun kepadanya. Sekiranya mereka menge- tahui keadaan tersebut, tentulah mereka tidak akan menjadikan penolong-penolong mereka selain dari Allah.

Berbeda halnya dengan orang Muslim yang hatinya beriman kepada Allah. Selain beramal dengan baik sesuai dengan hukum syariat, dia berpegang teguh kepada tali yang kuat yang tidak akan terputus karena kekuatan dan kekokohannya.

Sumber : Republika.co.id

Waspada, Ini 5 Tanda Tubuh Tak Menyerap Nutrisi dengan Baik

Waspada, Ini 5 Tanda Tubuh Tak Menyerap Nutrisi dengan Baik

10Berita, TUBUH manusia membutuhkan nutrisi agar bisa berkembang dan berfungsi dengan baik. Nutrisi didapatkan dari makanan yang dikonsumsi. Untuk itu tubuh memiliki mekanisme yang khusus untuk menyerap nutrisi seperti vitamin dan protein.

Jika penyerapan nutrisi buruk, maka tubuh akan mengalami banyak masalah kesehatan yang mengancam. Sedangkan penyerapan nutrisi yang baik akan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Mengutip dari boldsky, berikut adalah tanda-tanda tubuh Anda tidak menyerap nutrisi secara normal:

1.Rambut Rontok

Jika rambut Anda mulai rontok dan kering, sebaiknya jangan dianggap remeh. Tanda lain penyerapan nutrisi, terutama protein yang buruk di dalam tubuh adalah rambut menjadi tidak sehat.

2.Gangguan Pencernaan

Tubuh yang mengalami gangguan pencernaan akan membuat Anda kekurangan gizi. Akibatnya, beberapa organ tubuh bisa berjalan tidak normal karena asupan kebutuhannya tidak terpenuhi.

3.Sering Kesemutan

Anda yang sering merasa kesemutan atau kram lebih baik memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi kesemutan itu terjadi karena penyerapan nutrisi, terutama vitamin B12 tidak berlangsung normal di dalam tubuh.

4.Kuku Rapuh

Saat penyerapan protein tidak normal, maka kuku menjadi salah satu bagian tubuh yang terdampak. Protein menjadi salah satu sumber kesuburan kuku. Jika protein tidak terserap baik, maka kuku menjadi rapuh, mudah patah dan proses pertumbuhannya melamban.

5.Mudah Lelah

Kelelahan pun bisa terjadi bukan hanya karena Anda terlalu banyak bekerja, tapi bisa diakibatkan penyerapan nutrisi yang buruk. Nutrisi seperti zat besi dan magnesium yang tidak diserap dengan baik akan membuat tubuh menjadi cepat lelah, bahkan berisiko anemia. []

SUMBER: HALALLIFESTYLE, Islampos.

MERINDING! Silaturahim Gubernur DKI-Ulama, Anies: Cahaya Islam Akan Terbit dari Timur

MERINDING! Silaturahim Gubernur DKI-Ulama, Anies: Cahaya Islam Akan Terbit dari Timur


10Berita, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar silaturahim bersama dengan para ulama di Balai Kota DKI, Kamis 29 Maret 2018 malam. Dalam silaturahim itu, Anies menyampaikan kalimat yang membanggakan terkait kebangkitan Islam di Indonesia.

Ketua Wahdah Islamiyah, Ustadz Zaitun Rasmin mengungkapkan rasa bangganya terhadap sambutan yang disampaikan oleh Gubernur Anies.

Dalam sambutannya, Anies menyebut bahwa peran Umat Islam di Indonesia masih dinanti dunia internasional.

“Ungkapan yang sangat membanggakan dari Pak Anies Baswedan adalah, “Semoga cahaya Islam akan terbit dari timur,” ungkap Ustaz Zaitun, melalui keterangan tertulisnya, Jumat 30 Maret 2018.

Menurutnya, pernyataan Anies itu adalah sebuah harapan besar. Dikatakan pentolan GNPF Ulama itu, peran umat Islam di Indonesia dinanti dunia internasional.

“Ini adalah harapan besar. Umat Islam di Indonesia masih tetap dinanti peran besarnya di dunia Internasional dan in syaa Allah kita mampu, biidznillah,” tutur Ustaz Zaitun.

“Semoga Allah menjaga para ulama kita, menjaga para pemimpin kita, dan menjaga umat seluruhnya. Amiin,” tutupnya.

Sumber :Portal Islam 

Erdogan Ultimatum Prancis

Erdogan Ultimatum Prancis


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (aa.com.tr/ar)

10Berita – Ankara. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberi tanggapan terhadap tindakan Prancis yang menerima delegasi teroris (Pasukan Demokratis Suriah/ PYD dan PKK). Menurut Erdogan, tindakan itu merupakan simbol permusuhan terhadap Turki, seperti dilansir aa.com.tr/ar, Jumat (30/03/2018).

Pada Kamis (29/03) kemarin Prancis menerima delegasi Pasukan Demokratis Suriah. Melalui pernyataan resmi Istana Elysee disebutkan, “Presiden Macron berharap ada perundingan antara Pasukan Demokratis Suriah dan Turki dengan dukungan Prancis dan masyarakat internasional.”

Menurut Erdogan, Prancis telah menabuh genderang permusuhan terhadap Turki. “Mereka yang menerima teroris di istananya cepat atau lambat akan menyadari bahwa itu keliru,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Erdogan juga mempertanyakan motiv Prancis terkait mediasi. Erdogan mengatakan, “Siapa kalian hingga menyuarakan mediasia antara Turki dan organisasi teroris?”

Erdogan juga menyebut pernyaaan resmi Elysee terkait mediasi Turki dan Pasukan Demokratis Suriah melampaui batas. Menurutnya, Prancis tidak memilik hak apapun dalam hal tersebut.

“Aku berharap Prancis tidak meminta bantuan kita saat kota mereka diserang para teroris yang kabur dari Suriah dan Irak,” tegas Erdogan.

Pada kesempatan yang sama, Erdogan juga bertekad akan membersihkan wilayah di sepanjang perbatasan Turki-Suriah hingga Irak dari unsur-unsur teroris. Menurutnya,  pihak militer Turki tengah mempersiapkan operasi untuk itu. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansı Arabıc

MUI Minta DPR Tidak seperti Preman saat Melontarkan Kritik

MUI Minta DPR Tidak seperti Preman saat Melontarkan Kritik


10Berita, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa'adi meminta anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengedepankan perilaku santun dalam mengutarakan kritik. Hal ini untuk mencegah timbulnya polemik dan kegaduhan.

Menurut Zainut, pejabat negara seharusnya bisa menjadi teladan dan panutan, bukan sebaliknya yang berperilaku seperti preman. Sebab, tanggung jawab mereka bukan saja kepada rakyat yang diwakili tetapi juga kepada Tuhan.

"MUI yakin DPR memiliki mekanisme kontrol dan evaluasi terhadap perilaku anggotanya karena ada tata tertib, kode etik yang harus dipatuhi oleh setiap anggota DPR RI," katanya, lewat keterangan tertulis, Jumat, 30 Maret 2018.

Menurut dia, bila ada unsur pelanggaran etika yang dilakukan oleh anggotanya, maka Mahkamah Kehormatan Dewan DPR harus memberikan sanksi tegas demi menjaga marwah dan kehormatan lembaga. "Baik melalui pengaduan maupun tanpa adanya pengaduan dari masyarakat," ucapnya

MUI menyayangkan ada pejabat negara yang menggunakan kalimat kasar dalam menyampaikan kritik. "Hal tersebut menunjukkan rendahnya etika, tumpulnya rasa empati dan hilangnya kepekaan sosialnya," kata Zainut.

Zainut berujar konstitusi memang melindungi hak setiap orang untuk berekspresi, beda pendapat, dan menyampaikan kritik. "Namun dalam pelaksanaannya harus tetap mengindahkan nilai-nilai moral, etika dan agama," ucapnya.

Bila moral dijunjung tinggi, maka perbedaan pendapat sebesar apa pun yang terjadi di ruang publik tetap dalam koridor yang sehat. Hal ini, kata dia, tidak membuat salah satu pihak merasa dilecehkan. "Kritik yang dibangun harus dengan narasi yang baik, jujur dan elegan bukan dengan narasi yang sinis, sarkastik dan penuh kebencian," tuturnya.

Sebelumnya ucapan anggota Komisi Hukum DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan menuai kontroversi. Pasalnya dalam rapat kerja bersama Kejaksaan Agung, ia menyebut Kementerian Agama dengan kata kasar.

MUI menyayangkan ada pejabat negara yang menggunakan kalimat kasar dalam menyampaikan kritik. "Hal tersebut menunjukkan rendahnya etika, tumpulnya rasa empati dan hilangnya kepekaan sosialnya," ucapnya.

Sumber : opini-bangsa.com

Jumat, 30 Maret 2018

Ust Alfian Tanjung: Apakah Saya Ceramah Lucu-Lucu Saja?, Ini Nasihat Yusril

Ust Alfian Tanjung: Apakah Saya Ceramah Lucu-Lucu Saja?, Ini Nasihat Yusril


10Berita, Lanjutan sidang Ustad Alfian Tanjung pada hari Rabu (28/3) kemarin itu berjalan dengan baik. Sidang dimulai jam 11.00 sampai jam 15.30. Sesuai jadwal agenda persidangan seharusnya ada 2 Saksi Ahli meringankan yang dihadirkan. Yakni Prof Yusril Ihza Mahendra dan Ustad Abdul Chair SH. Namun karena Ustad. Abdul Chair sakit, jadinya hanya Yusril saja yang didengarkan kesaksiannya.

Pada saat persidangan 2 dari 3 hakim yang memimpin sidang itu menyampaikan kekaguman mereka atas penjelasan Yusril yang sangat jelas dan mencerahkan. Karena selama Yusril memang terkenal dengan sosok tokoh yang sopan serta tenang dalam persidangan.

Setelah Penasihat hukum, JPU dan Majelis Hakim memberikan pertanyaan kepada Pakar Hukum Tata Negara itu sebagai Saksi Ahli, tibalah saat Ustadz Alfian Tanjung diberi kesempatan untuk bertanya kepada Saksi Ahli (Yusril).

“Apa Nasihat Pak Yusril untuk saya, dengan kondisi negara yang aneh seperti hari ini. Saya yang menerangkan akan bahaya Komunis, malah saya yang ditangkap. Apakah setelah saya bebas, saya berhenti saja membahas bahaya komunis? atau saya ceramah yang lucu lucu saja?,” ujar Ust Alfian kepada Yusril.

Kemudian Yusril pun menjawab pertanyaan ustd Alfian itu “Yang Ustadz Alfian Tanjung sampaikan adalah kebenaran, tugas Ustad adalah menyampaikan yang benar. Amar Makruf dan Nahi Mungkar. Nasihat saya ya harus tetap dengan pendirian Ustadz Alfian Tanjung. Jangan goyah. Karena sampai kapanpun, Islam dengan Komunis tidak akan pernah akur. Dari dulu Masyumi (Partai Islam) yah lawannya PKI. Musuh orang yang beragama adalah orang yang anti agama,” kata Yusril menjawab pertanyaan Ustadz Alfian.

Atas jawaban tersebut, salah satu tokoh yang juga ikut hadir di persidangan itu, yakni Ustd Asep Syarifudin (Ketua API Jabar) mengatakan bahwa jawaban Yusril itu sekaligus nasihat yang sangat penting. “Ke-Istiqomahan harus dirawat, karena kriminalisasi ulama bertujuan untuk melemahkan ghiroh dan menciutkan nyali para Ustadz dan Ulama dalam menyampaikan kebenaran,” tutur Ustd Asep.

Dirinya juga atas nama Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat juga mengucapkan terima kasih kepada Umat Islam yang sudah hadir dalam persidangan hari itu. Ada Ustadz Haikal Hassan, Ustadz Asep dari Jawa Barat dan tokoh tokoh lainnya..

Adapun sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada hari Rabu, 4 April 2018 di PN Jakarta Pusat dan akan menghadirkan Saksi Ahli lainnya yang meringankan, yakni Mayjen (Purn) Kivlan Zein dan Ustadz Abdul Chair SH dari MUI.

Sumber: panjimas