OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 31 Maret 2018

Prabowo Akan Konsultasi Cawapres ke Parpol Koalisi

Prabowo Akan Konsultasi Cawapres ke Parpol Koalisi


10Berita , Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih menampung nama-nama cawapres yang diajukan berbagai pihak, termasuk dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Sekarang nama-nama cawapres masih ditampung," kata Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade kepada INILAHCOM, Jakarta, Jumat (30/3/2018).

Ia menegaskan, soal cawapres keputusan akhir ada di tangan Prabowo. Hal ini dikarenakan sang ketumlah yang akan merasakan nyaman atau tidak berpasangan dengan cawapresnya.

Andre menambahkan, hingga saat ini partai-partai politik yang menjadi koalisi pengusung Prabowo sebagai capres di Pilpres mendatang pun belum matang.

Setelah koalisi mantap, lanjutnya, Prabowo akan berkoalisi dengan partai-partai tersebut soal cawapres yang dipilihnya.

"Tunggu saja koalisi selesai lalu dirundingkan. (Cawapres) nanti yang memutuskannya Pak Prabowo. Pokoknya yang pasti satu, Pak Prabowo maju," tandasnya. [rym]

Sumber : Inilah.com

INI BARU MANTAB! Prabowo: Jika Diberi Amanah, Saya Akan Rebut Kekayaan RI untuk Rakyat

INI BARU MANTAB! Prabowo: Jika Diberi Amanah, Saya Akan Rebut Kekayaan RI untuk Rakyat


10Berita, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menegaskan jika dirinya diberi mandat oleh rakyat maka dirinya akan merebut kekayaan RI untuk rakyat.

"Biasanya saya takut kalau untuk berjanji, tapi hari ini saya dapat janjikan. Jika saya dan Gerindra diberikan mandat oleh rakyat Indonesia, kami akan rebut kembali kekayaan bangsa ini, kita akan kembalikan untuk rakyat Indonesia," kata Prabowo saat menyambangi warga Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (29/3/2018).

Kedatangan Prabowo ke Subang merupakan rangkaian safari politiknya di daerah Jawa Barat.

Lebih lanjut di akun resmi Facebooknya, Prabowo menyampaikan:

"Allah SWT telah menegaskan tidak akan merubah nasib suatu kaum jika bukan kaum tersebut bertekad mengubah nasibnya sendiri. Nasib bangsa ini ada dipundak kita semua. Membangun Indonesia harus dimulai dari kesadaran kita semua.

Saya berharap masyarakat memilih pemimpin-pemimpin yang jujur dan berakhlak mulia, membela kepentingan rakyat bukan mereka yang selalu membela kepentingan asing.

Saya akan terus bersuara lantang agar pengelolaan negara dikembalikan sesuai amanat UUD 1945 pasal 33. Tidak apa-apa saya dibenci dan terus difitnah oleh kelompok tertentu. Demi Indonesia Raya, dimana tidak ada lagi rakyat Indonesia yang miskin, tidak ada lagi petani yang menjerit akibat impor pangan."

Hormat saya kepada kader dan warga Subang yang telah antusias berbagi pikir bersama saya tadi sore. Harapan kalian...
Dikirim oleh Prabowo Subianto pada 29 Maret 2018


Allah SWT telah menegaskan tidak akan merubah nasib suatu kaum jika bukan kaum tersebut bertekad mengubah nasibnya...
Dikirim oleh Prabowo Subianto pada 30 Maret 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Poster Duet Jokowi-TGB Tersebar di Medsos, Ini Tanggapan PDIP dan Demokrat

Poster Duet Jokowi-TGB Tersebar di Medsos, Ini Tanggapan PDIP dan Demokrat

10Berita, JAKARTA—Terkait tersebarnya poster duet Joko Widodo dan Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang di Media Sosial ditanggapi oleh Wakil Sekertaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik dan Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira.

Demokrat memastikan tak membuat ataupun menyebar poster itu karena Demokrat menegaskan sama sekali belum menentukan capres/cawapres untuk 2019.

“Saya senang karena banyak pihak luar menilai PD sebagai rumah dari tokoh-tokoh muda yang unggul,” ujar Wasekjen Demokrat, Rachland Nashidik kepada wartawan, Jumat (30/3/2018) kemarin.

Kemudian di pihak PDIP, enggan berkomentar lebih jauh soal poster Jokowi-TGB.

“Nggak usah ditanggapi, ntar malah jadi ramai yang nggak substantif,” terang Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira.

Jokowi memang belum menentukan cawapresnya. Tetapi sejumlah nama disebut-sebut jadi cawapres Jokowi, termasuk TGB yang kini menjabat sebagai Gubernur NTB. []

SUMBER: DETIKNEWS.COM,  Islampos.

Bantah Propaganda Rezim Assad, Artefak Bersejarah Gereja dan Biara di Afrin Tetap Terjaga Oleh Pasukan Turki

Bantah Propaganda Rezim Assad, Artefak Bersejarah Gereja dan Biara di Afrin Tetap Terjaga Oleh Pasukan Turki


10Berita,  AFRIN - Sebuah gereja bersejarah dan biara di wilayah Afrin Suriah barat laut di bawah perlindungan militer Turki dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) tetap dalam kondisi baik, menurut komandan FSA.

Dari foto yang diambil oleh Anadolu Agencypada hari Jumat (30/3/2018), Gereja Julianus dan Biara Brad di desa Brad, 15 kilometer (9,3 mil) dari pusat Afrin, dalam kondisi yang baik tidak seperti apa yang diberitakan oleh kantor berita resmi SANA Suriah.

Komandan FSA Abu Abdul mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa rezim Bashar al-Assad sedang membuat propaganda jahat tentang Operasi Militer Turki di Afrin.

Turki meluncurkan operasi militer bersandi 'Operation Olive Branch' pada 20 Januari 2018 untuk membersihkan kelompok-kelompok teroris dari Afrin di tengah meningkatnya ancaman dari kawasan itu.

Pada 18 Maret 2018, pasukan gabungan Turki dan Mujahidin FSA berhasil membebaskan pusat kota Afrin, yang telah menjadi tempat persembunyian utama bagi teroris komunis Kurdi YPG/PKK sejak 2012.

"Rezim Assad menuduh kami menghancurkan bangunan bersejarah. Mereka menyebarkan laporan seperti itu hanya untuk menciptakan masalah," kata Komandan FSA Abu Abdul, menambahkan bahwa semua bangunan bersejarah penting itu dalam kondisi baik seperti yang terlihat dalam foto-foto.


Dia menolak semua klaim tentang anggota FSA atau pasukan Turki yang merusak situs-situs bersejarah.

"Kami melindungi artefak sejarah. Kami memulai revolusi untuk tidak merusak tetapi untuk kebebasan dan stabilitas negara kami."

Turki pada hari Sabtu membantah laporan media Lebanon yang mengklaim pesawat tempur Turki telah mengebom situs arkeologi Brad dekat Afrin.

"Tidak ada serangan udara yang menargetkan situs Brad [kuno], Gereja Julianus dan biara Brad yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Turki sejauh ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy.

Berasal dari abad keempat, situs kuno Brad dan artifak bersejarah di dekatnya telah masuk daftar warisan dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) sejak 2011.

Sumber: Anadolu Agency

Innalillahi, 15 warga Palestina gugur dalam konfrontasi dengan pasukan "Israel"

Innalillahi, 15 warga Palestina gugur dalam konfrontasi dengan pasukan "Israel"

10Berita, GAZA – Sedikitnya 15 orang Palestina gugur dan lebih dari 1.400 lainnya terluka dalam konfrontasi dengan pasukan pendudukan “Israel” selama aksi protes di perbatasan Gaza pada Jum’at (30/3/2018).

Kementerian Kesehatan mengatakan 1.416 orang terluka ketika para pengunjuk rasa berbaris menuju pagar yang memisahkan Gaza dengan wilayah “Israel” pada hari pertama demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung selama enam minggu. Korban termasuk seorang remaja berusia 16 tahun, ujar pernyataan kementerian tersebut.

Di Gaza utara, CNN menyaksikan setidaknya dua lusin orang dibawa oleh ambulans dalam rentang waktu setengah jam. Cedera bervariasi dari terkena peluru karet, gas air mata dan peluru tajam yang ditembakkan oleh militer “Israel”. Mayoritas yang terluka adalah para pemuda dan seorang wanita termasuk di antara mereka.


Warga Palestina berbaris di sepanjang pagar perbatasan di kota Gaza. (Foto: AFP)

Seorang juru bicara Bulan Sabit Merah di Gaza mengatakan kepada CNN bahwa 355 cedera berasal dari peluru tajam dan beberapa mengalami luka serius di kepala, perut dan punggung. Bulan Sabit Merah telah mendirikan rumah sakit lapangan di Gaza timur dan mendirikan rumah sakit kedua di dekat Jabalia timur.

Puluhan ribu demonstran Palestina berbaris di Gaza di sepanjang pagar perbatasan dengan kelompok-kelompok kecil turun ke jalan di Tepi Barat pada Jum’at (30/3) dalam apa yang disebut dengan “March of Return”. Protes bertepatan dengan Hari Tanah Palestina, yang memperingati penyitaan tanah milik Palestina oleh “Israel” pada 1976. Enam warga Palestina tewas memprotes penyitaan pada saat itu.

Pasukan Pertahanan “Israel” (IDF) mengklaim dalam sebuah pernyataan bahwa ribuan warga Palestina melakukan “kerusuhan di sepanjang Jalur Gaza, menggulingkan ban yang terbakar dan melemparkan batu ke pagar keamanan dan pasukan IDF menanggapi dengan cara menembak ke arah “penghasut” utama.

IDF siap untuk menanggai “kerusuhan” yang direncanakan di seluruh Jalur Gaza jika diperlukan, tambah pernyataan itu.

Kota tenda

Kota-kota tenda telah didirikan untuk menjadi tuan rumah pawai, yang diperkirakan akan berlanjut sampai 15 Mei ketika orang Palestina memperingati hari Nakba, sehari setelah “Israel” mendeklarasikan kemerdekaan pada 1948.Sekitar 700.000 warga Palestina diusir dari rumah mereka selama perang Arab-“Israel”.

Hari ini sekitar 1,3 juta warga Palestina yang tinggal di Gaza terdaftar sebagai pengungsi, menurut laporan PBB.

Sementara itu AS berencana memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 14 Mei mendatang, bertepatan dengan peringatan ke-70 deklarasi “Israel”. Keputusan kontroversial oleh Presiden AS Donald Trump untuk merelokasi kedutaan dan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota “Israel” itu dikecam oleh masyarakat internasional dan memicu kemarahan warga Palestina. (haninmazaya/)

Sumber :arrahmah.com

Ini Kriteria Calon Pemimpin Indonesia Menurut Amien Rais

Ini Kriteria Calon Pemimpin Indonesia Menurut Amien Rais


10Berita -Mantan Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) Amien Rais memiliki harapan tersendiri untuk tokoh yang akan maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Tidak sekadar berwibawa dan intelektual, melainkan selalu berpatokan dan menggunakan Alquran serta hadis dalam kesehariannya.

Sebab, menurut Amien, mereka akan lebih mencintai bangsa dan negara dibandingkan dengan orang yang tidak menggunakan Alquran dan hadis sebagai pedoman hidup. “Mereka akan taat hukum dan tidak melakukan perbuatan merugikan rakyat maupun negara ketika sudah menjadi pemimpin,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (30/3).

Saat ini, bangsa dan negara Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang membawa rakyat keluar dari berbagai krisis. Oleh karena itu, Amien berharap, para pemimpin kelak bisa, melindungi kepentingan rakyat dan negara Indonesia beserta aset-aset berharganya dari gangguan dan pencaplokan negara-negara lain. Baik itu yang dilakukan diam-diam maupun secara terang-terangan.

Selain itu, tokoh dan calon pemimpin bangsa dan negara tidak mementingkan pencitraan, melainkan benar-benar bekerja untuk kepentingan dan masa depan Indonesia. Ia optimistis, tokoh semacam itu ada di kampus-kampus besar, seperti Universitas Indonesia maupun perguruan tinggi lain.

Oleh karena itu, Amien mendukung mendukung rencana perkumpulan masyarakat profesional Muslim alumni Universitas Indonesia yang tergabung dalam Solidaritas Muslim Alumni Universitas Indonesia (SOLUSI UI) mengadakan Konvensi Capres dan Cawapres 2019.

“Saya menyambut gembira langkah-langkah yang diambil teman-teman Pengurus SOLUSI UI untuk mencari putra-putri terbaik bangsa yang layak untuk dijadikan capres atau cawapres,” tutur Amien dalamdiskusi dengan pengurus SOLUSI UI di kediamannya di Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat(29/3).

Menurut Amien, niat baik organisasi alumniseperti SOLUSI UI untuk terlibat memilih capres dan cawapres terkadang jauh lebih objektif dan berkualitas. Sebab, mereka tidak berafiliasi dan tidak disandera oleh kepentingan parpol manapun, sehingga jauh dari kepentingan politik praktis dan pragmatis.

Amin berharap, konvensi tersebut dapat menghasilkan pemimpin pemimpin bangsa yang cerdas, berkualitas dan berahlak mulia untuk memperbanyak pilihan calon-calon pemimpin bangsa dan partai politik yang pantas maju dalam Pilpres 2019.

Ketua Umum Solusi UI Sabrun Jamil menjelaskan, organisasinya akan mengadakan konvensi dari kalangan akadenisi dan alumni UI pada April. Sebelumnya, mereka menggelar polling terbuka yang dapat diikutiseluruh alumni UI. Tujuannya, memberi kesempatan kepada masyarakat alumni UI, baik kalangan akademisi dan politisi maupun birokrat alumni UI yang pantasdipilih untuk maju ke Pilpres 2019.

Sabrun menjelaskan, kriteria utama alumni UI yang akan didorong untuk menjadi pemimpin adalah bertaqwa. “Mereka juga harus terbebasdari berbagai tindakan dan indikasi korupsi serta tindak pidana lainnya, berpengalaman di pemerintahan tingkat pusat atau aktif di perpolitikan tingkat nasional,” tuturnya.

Dari sekian banyak tokoh alumni UI yangselama ini sudah menghiasi dunia perpolitikan dan birokrasi di Indonesia, sudah ada beberapa calon nama. Di antaranya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Kepala Sekretariat Presiden Moeldoko, Ketua DPP PKS Al Muzamil Yusuf dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, serta aktivis wanita muslim Fahira Idris.

Sumber : Republika.co.id, Eramuslim 

Kunci Makmurnya Negara

Kunci Makmurnya Negara

Negara yang tidak dilandasi agama maka akan runtuh.

10Berita , JAKARTA -- Sebagai negara multikultural, Indonesia dihadapkan dengan banyak perbedaan baik dari perbedaan suku, adat, maupun agama. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang dakwah KH Cholil Nafis dalam ceramahnya menjelaskan, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia ti dak akan cukup untuk merangkul seluruh perbedaan yang ada.

Pancasila bukan suatu agama atau suatu bentuk gerakan anti agama, tapi Pancasila adalah dasar negara yang merujuk pada agama, kata Cholil Nafis saat memberikan kajian agama di Masjid Al-Hikam, Depok, pada Sabtu (24/3) lalu.

Menurut dia, kombinasi sempurna dalam terbentuknya suatu negara yang kuat dan memiliki toleransi tinggi, harus juga didasari dengan agama. Berdasar pada perkataan Imam Al-Ghazali bawa agama adalah fondasi dan negara adalah penjaganya, maka sangat diperlukan keselarasan dari keduanya agar negara tetap kuat dan nyaman bagi warganya.

Negara yang tidak dilandasi agama maka akan runtuh, begitu juga agama tan pa negara bagikan rumah tanpa penjaga sehingga tidak dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi peng huninya, kata dia.

Merujuk pada masa-masa terben- tuknya pemerintahan Islam pertama, Madinah, Rasulullah saat itu menggu- nakan nama Madinah yang berarti per- adaban, dengan maksud agar pemerin- tahan tersebut dapat melahirkan perad- aban Islam yang maju. Asas pemerinta- han saat itu, bukan terfokus pada takhta atau jabatan, melainkan kesatuan dan kekompakan warganya untuk memben- tuk negara yang maju.

Negara pada hakikatnya bertugas untuk melindungi hak warganya, baik hak untuk hidup, memperoleh pekerjaan, kesejahteraan, maupun menjalankan perintah agama yang mereka anut. Mengambil perkataan Kiai Hasyim Muzadi, tentang prinsip keadilan suatu negara, yaitu keadilan hukum yang harus sama rata sama rasa, tapi keadilan ekonomi itu sama rasa tapi tak sama rata.

Perbedaan ini disesuaikan dengan proporsinya masing-masing, baik sesuai kinerja kerja, kepandaian, dan aspek lainnya, kata dia.

Patokan suatu negara yang dapat dikatakan makmur, yaitu saat seluruh komponen negara tersebut, baik war- ganya hingga alamnya dapat sejahtera. Sedangkan untuk mendapatkan kemak- muran tersebut, diperlukan adanya kebi- asaan untuk selalu bersyukur dan memanfaatkan nikmat Allah SWT sebaik- baiknya tanpa berlebih-lebihan.

Sumber : Republika.co.id

Terkait Maraknya ‘Hoax’, Wantimpres Ajak Calon Pendidik Menjaga Toleransi di Masyarakat

Terkait Maraknya ‘Hoax’, Wantimpres Ajak Calon Pendidik Menjaga Toleransi di Masyarakat

10Berita, JAKARTA— Terkait maraknya berita ‘Hoax’ Menjelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 menjadi perhatian banyak pihak, salah satunya Dewan Pertimbangan Presiden, Jenderal (Purn) Agum Gumelar.

Agum melihat meraknya hoax saat ini memunculkan intoleransi. Penggunaan media sosial meningkat namun disalahgunakan dalam penyebaran ujaran kebencian terhadap pihak tertentu.

“Media sosial seharusnya dimanfaatkan untuk kemaslahatan. Tapi, ini sebaliknya dipakai sebagai alat propaganda politik untuk menjatuhkan individu atau kelompok lain,” kata Agum, pada Kamis (29/03/2018) kemarin.

Menurut Agung, hoax bisa dibantu dengan peran dari dunia pendidikan. Ia melihat kalangan pendidik seperti calon guru bisa membantu mengarahkan mengelola media sosial untuk menjaga toleransi.

“Ini menjadi tantangan bagaimana calon pendidik bisa bantu mengelola media sosial untuk mewujudkan kebaikan dan perdamaian demi menjaga toleransi di masyarakat,” ujarnya.

Kemudian ia menambahkan, dunia pendidikan dengan peran tenaga pendidik bisa menjadi salah satu cara strategi menyebarkan nilai peradaban dan perdamaian dengan bisa mencontoh memperkenalkan narasi ajaran Islam kepada calon pendidik.

Agum berpendapat narasi perdamaian berasal dari prinsip Islam yang punya makna nilai perdamaian. Dalam kitab suci Alquran juga menyinggung tentang perdamaian kemudian tradisi Islam dalam sejarah Nabi dan Sahabat dapat dijadikan teladan dalam berperilaku damai.

“Sebagai calon pendidik, kalian harus mampu implementasikan nilai-nilai perdamaian dalam Alquran. Mampu juga menauladani Nabi Muhammad SAW sebagai juru damai di bumi,” pungkasnya. []

SUMBER: VIVA.CO.ID,  Islampos.

Lantaran Sejarahnya, Kota Prizren Dijuluki Kota ‘Seribu Museum’

Lantaran Sejarahnya, Kota Prizren Dijuluki Kota ‘Seribu Museum’

10Berita, KOTA Prizren merupakan kota bersejarah Muslim yang terletak di Kosovo. Kota ini merupakan peninggalan bersejarah budaya tersohor di negara ini dan senantiasa menjadi saksi perdamaian hidup dengan aneka ragam budaya dan kultur.

Kosovo memiliki posisi yang lebih sensitif dibandingkan dengan negara-negara lain di Eropa. Alasan utama untuk hal ini adalah kemerdekaan yang telah diproklamasikan oleh Kosovo pada tahun 2008 lalu. Dalam beberapa periode terakhir, para pemain politik dalam dan luar negeri yang lebih mementingkan kepentingan pribadi selalu membidik tradisi multikultural yang ada di Kosovo ini.

Salah satu pemain yang sangat berperan dalam sejarah kawasan ini adalah Martti Oiva Kalevi Ahtisaari, presiden Finlandia ke-10 dan peraih Hadiah Nobel Perdamaian serta diplomat PBB, yang berperan dalam proses perundingan Serbia-Kosovo dan menangani pertikaian internasional di Namibia, Indonesia, dan Iraq.

Baru-baru ini Ahtisaari melakukan sebuah keputusan tentang Prizren yang menuai aksi protes.

Dari sejak dahulu, Prizren dikenal memiliki nilai keagamaan, historis, dan kebudayaan yang tak tertandingi lantaran posisi geografis yang sangat strategis.

Lantaran bangunan bernilai peninggalan sejarah, Prizren dikenal sebagai kota “Seribu Museum”.

Setelah perusakan beberapa gereja pada tahun 2004 lalu, Ahtisaari terpaksa harus mengajukan program tersebut untuk mendukung gereja Ortodoks.

Setelah pengajuan program ini, ratusan warga Prizren yang mayoritas mereka berdarah Turki melancarkan protes. Pasalnya program ini sama saja dengan menyerahkan kontrol peninggalan-peninggalan bersejarah dari masa dinasti Utsmaniyyah kepada gereja Ortodoks. []

SUMBER: SHABESTAN, Islampos.

Menghina Allah, Wanita Ini Dilarang Masuk Inggris Seumur Hidup

Menghina Allah, Wanita Ini Dilarang Masuk Inggris Seumur Hidup


10Berita, Aktivis muda asal Kanada, Lauren Southern, dilarang masuk Inggris seumur hidup karena menyebarkan materi kampanye bersifat rasis, yakni menghina Allah. Aktivis kelompok sayap kanan ini menyebar pamflet rasis dengan tulisan “Allah is a gay God” dan “Allah is trans”.

Southern awalnya diselidiki di bawah Undang-Undang Terorisme. Namun, dia kini resmi dilarang memasuki Inggris seumur hidup per 12 Maret 2018.

Aksi aktivis 22 tahun itu direkam kamera saat membagikan pamflet rasis. Tindakannya berlangsung di Luton awal tahun ini.

Pihak Southern berdalih aksinya hanya “eksperimen sosial”. Namun, polisi Inggris bertindak cepat setelah mendapat banyak keluhan dari penduduk setempat.

Dalam sebuah video yang dikirim oleh Southern, polisi yang menontonnya mengatakan bahwa proyek “Allah is a gay God” dapat menyebabkan kekerasan. Polisi mengancam akan menangkap aktivis Kanada itu jika tidak menghentikan aksinya dengan tuduhan melanggar ketertiban umum.

Video kampanye rasis ini telah diunggah pihak Southern di YouTube.

Dia tidak ditangkap pada saat beraksi di Luton. Namun, dia dilarang memasuki Inggris per 13 Maret 2019. Dasar hukum larangan itu adalah Undang-Undang Terorisme.

Larangan itu tak membuatnya kapok. Dia merencanakan untuk bertemu dengan tokoh-tokoh sayap kanan lainnya, seperti Brittany Pettibone asal Amerika Serikat dan pendiri Generation Identity dari Austria, Martin Sellner, yang juga ditolak masuk ke Inggris.

Mereka bertiga kini berencana menuntut Inggris atas penolakan tersebut. Dalam sebuah video yang diposting ke YouTube pada tanggal 17 Maret, Sellner mengumumkan kepada dunia soal rencana mereka menuntut pemerintah Inggris.

“Mengapa  hak-hak Muslim untuk menjadi homophobic mengalahkan hak-hak orang gay untuk memiliki ekspresi diri mereka?, tanya Southhern yang berbicara di YouTube.

Dia lantas menyampaikan pesan untuk pemerintah Kerajaan Inggris.”Negara ini perlu memiliki percakapan tentang hal ini sebelum mereka tidak lagi dapat melakukan percakapan sama sekali,” katanya, yang dikutip dari Russia Today, Selasa (27/3/2018).

Sumber: sindonews.com