OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 03 April 2018

Transgender Makin Narsis, Jalan Pintas jadi Eksis

Transgender Makin Narsis, Jalan Pintas jadi Eksis


Oleh: Nafi’atur Rohmah, S.Pd.I (Pemerhati Sosial)

10Berita, Akhir-akhir ini marak diberitakan media hiburan khususnya televisi tentang artis cantik yang konon pelaku LGBT. Ramai orang membicarakan status artis ini yang ternyata dulunya laki-laki. Lucinta Luna namanya, yang menurut penuturan pihak keluarganya bernama asli Muhammad Fattah (jpnn.com 27/3)

Kalau kita cermati dalam dunia hiburan tidak hanya Lucinta Luna yang menjadi transgender/pelaku LGBT. Ada sederet nama artis yang nyata-nyata sebagai pelaku gerakan kaum Nabi Luth ini. Ada artis senior yang operasi ganti kelamin, hingga artis yang di tiap aksinya selalu memerankan tokoh yang kemayu, lemah gemulai dan melambai padahal aslinya laki-laki tulen.

Asalkan menuai tawa yang haram jadi biasa, padahal dilarang yang penting menghasilkan uang. Makin sering dibicarakan, makin eksislah dia hingga populer jadi artis yang laris manis.

Yang mendukung pun tak kalah bayak. Dengan dalih Hak Asasi Manusia maka setiap orang yang mau merubah jenis kelaminnya maka sah-sah saja. Dari kalangan politisi, akademisi, tokoh agama serta artis terkenal yang punya banyak pengikut. Tentu tak lupa artis-artis luar negeri khususnya Amerika Serikat yang menjadi kiblat entertainment dunia. Kebayang kan artis dengan jumlah fans yang tidak sedikit, secara tidak langsung menggiring mereka untuk memberi dukungan yang serupa.

Tak bisa dipungkiri berkembangnya informasi diera milenial, pasti banyak sisi positif-negatif yang mengiringi. Serbuan kemudahan yang ditawarkan dunia media sosial dalam mencari informasi, menge-like, share, dan memberi icon sebagai pengganti perasaan kita begitu banyak pilihannya. Termasuk dukungan dari Facebook, Line hingga Whats App yang mefasilitasi icon-icon yang proLGBT.

Q dalam LBGTQ

Dalam dunia perilaku seks menyimpang, banyak ditemukan istilah-istilah baru untuk menamai diri sendiri agar perbuatannya mendapatkan legalisasi. Seperti huruf Q dalam LGBTQ. Menurut wikipedia Indonesia, Q dalam LGBTQ adalah Queer yang artinya aneh, tidak lurus, menyimpang dan tidak biasa. Atau bisa diartikan Questioning yaitu mempertanyakan jati dirinya dan ketidakyakinan identitas gender pada seseorang. Identitas gender bisa diartikan cara seseorang memandang dirinya sendiri apakah ia permpuan atau laki-laki atau transgender. Kebanyakan orang memandang dirinya sesuai jenis kelaminnya secara biologis. Seseorang merasa sebagai wanita karena mempunyai vagina dan rahim. Dan laki-laki jika punya penis dan testis. Lalu bagaimana dengan orang yang merasa terjebak dalam tubuh yang salah? Secara fisik laki-laki, namun secara psikis dan perasaan ia adalah wanita atau sebaliknya. Inilah yang mendasari gerakan LGBT yang makin massif menawarkan ide-ide sesatnya pada kalangan remaja yang notabene masih labil mencari jatidiri.

Bahaya di Depan Mata

1. HIV/AIDS
Seperti yang kita tahu penyakit yang belum ada obatnya ini banyak ditularkan oleh pelaku homoseksual. Seperti dari data Center For Desease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada 2010 memaparkan dari 50.000 infeksi HIV baru, dua pertiga dari mereka adalah dari kelompok gay MLM (male sex male).
Di Indonesia sendiri peningkatan penularan HIV di kalangan LGBT menunjukan peningkatan tajam. Data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional dari kelompok homoseksual dari 6% menjadi 8% dan terus menjadi 12% dari tahun 2008, 2010 dan 2014. Dan yang mengejutkan 1 diantara 5 gay yang terinfeksi HIV tidak peduli bahwa dengan HIV– AIDS. Jadi mereka tidak ada usaha untuk mencegah penularan ini kepada orang lain.

2. Perilaku Rusak yang Menular
Seseorang lelaki gay akan selalu mencari mangsa lelaki normal sebagai pemuas nafsu juga sebagai target penularan. Maka jangan heran jika pelaku sodomi terhadap anak-anak yang beritanya dulu sempat heboh itu, dulunya juga sebagai korban sodomi ataupun pelecehan seksual. Karena seperti yang kita tahu peningkatan jumlah pelaku LGBT sudah pasti bukan berasal dari keturunan, tapi penularan. Tak ada ceritanya orang homo atau lesbi bisa punya anak, kecuali mereka tetap membutuhkan lawan jenisnya.

3. Penurunan Angka Kelahiran
Karena banyak orang yang menyimpang dan memilih memuaskan nafsu pada sesama jenis mereka, maka angka kelahiran akan semakin sedikit. Bisa dibayangkan populasi manusia akan berkurang. Banyak kalangan percaya ini adalah agenda besarnya kaum Freemansonry global yang menggerakkan isu LBGT dan Feminisme kepada negara-negara khususnya yang penduduknya muslim.

4. Menyuburkan Maksiat, Mengudang Laknat
Negeri yang mayoritas penduduknya masih muslim ini tak lepas dari jeratan LGBT yang makin berani menujukkan eksistensi. Semua pihak didatangi dan dimintai legitimasi baik secara hukum dan agama. Bahkan di sebuah pesantren di Yogyakarta sedang menyusun Fiqih waria. Tentu ini mengundang murka Allah SWT, karena seperti dalam dalil-dalil yang shahih perilaku ini dikutuk Allah SWT dan Rasul-Nya.

Islam Satu-satunya Solusi

Alah SWT menciptakan manusia laki-laki dan perempuan berpasang-pasangan untuk keberlangsungan manusia di dunia. Seperti dalam Al-Quran surat An Nisa ayat 1.

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain…”

Dalam Islam hubungan seksual laki-laki dan perempuan hanya dibenarkan dalam bingkai pernikahan. Selain di luar ikatan pernikahan adalah haram. Pun juga perilaku lesbian, homoseksual, anal sex, dan perzinahan adalah perilaku menyimpang yang abnormal dan menjadi ancaman kelestarian umat manusia dengan segala martabat kemanusiannya.

Ide LBGT dan turunannya adalah Haram, perilakunya berdosa, dan pelakunya harus ditindak tegas. Secara jelas dalam Al-Quran Surat Al-A’raf ayat 80 dan 81 menyebutkan bahwa perilaku homoseksual adalah perbuatan keji dan melampaui batas. Dan di ayat 84 disebutkan mereka adalah pelaku kriminal, dosa. Saking bejatnya perbuatan mereka, maka Allah SWT mengazab kaum Nabi Luth ini dengan hujan batu dan tanah yang terbakar api hingga kaum ini binasa tak tersisa.

Sanksi Islam yang keras pun diberikan pada pelaku LGBT ini. Bagi lesbian, homoseksual dan biseksual maka hukumannya adalah dibunuh, sedangkan bagi trasngender yang tidak sampai melakukan penyimpangan seksual maka dita’zir tidak sampai dihukum mati.

Rasulullah SAW dan para sahabat mengusir dan mengasingkan transgender (banci) sebagaimana hadits yang diriwayatkan Ibnu Abbas “Nabi SAW melaknat lelaki yang mukhannats(waria) dan wanita mutarajjilah(wanita yang kelelakian). Kata beliau ‘keluarkan mereka dari rumah kalian’ maka Nabi mengusir si Fulan dan Umar mengusir si Fulan” (HR. Bukhari)

Sanksi yang tegas dalam agama Islam ini akan menyelamatkan masyarakat dan generasi dari berbagai kerusakan, marabahaya hingga azab dari Allah SWT. Juga berbagai pencegahan dari sisi pendidikan, pergaulan dan peningkatan keimanan dan ketaqwaan kaumnya. Dan ini hanya bisa diraih saat umat Islam bersatu dan menyadari pentingnya penerpan hukum Islam dan menggantinya dengan penerapan syariat Islam dalam seluruh sendi kehidupan.

Wallahu a’lam bishowab

Sumber :Dakwah media 

Ini Tiga Kalimat Paling Dipersoalkan dalam Puisi Sukmawati

Ini Tiga Kalimat Paling Dipersoalkan dalam Puisi Sukmawati

10Berita, Puisi Sukmawati (Youtube)
Puisi Sukmawati berjudul “Ibu Indonesia” menuai kecaman dari banyak pihak. Bahkan, sudah ada ormas yang bersiap melaporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri karena puisi itu dinilai menyinggung umat Islam dan mengandung unsur SARA.

Dalam puisi Sukmawati yang dibacakan dalam acara '29 Tahun Anne Avantie Berkarya' di Indonesia Fashion Week 2018 itu terdapat tiga kalimat yang paling dipersoalkan.




1. Aku tak tahu syariat Islam

Dalam empat bait puisi Sukmawati tersebut, terdapat kalimat “aku tak tahu syariat Islam.” Kalimat ini diulang dua kali, yakni pada awal bait pertama dan awal bait ketiga.

Menurut Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, KH Cholis Nafis, tidak mengerti syariat Islam bagi pemula adalah keniscayaan. Namun bagi muslimah, itu adalah kecelakaan.

“Tak mengerti syariat Islam bagi pemula itu keniscayan tapi bangga dg tak paham syariah bagi muslimah adalah "kecelakan". Syariah itu sumber ajaran Islam yg wajib diketahui oleh pemeluknya. Syariah itu original dari Allah SWT. #puisiituaja” terangnya melalui akun Twitter pribadinya, @cholilnafis, Selasa (3/4/2018). 

2. Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah, lebih cantik dari cadar dirimu

Kalimat ini terdapat pada baris kedua dan ketiga bait pertama puisi Sukmawati. 



Menurut Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), kalimat ini mengandung unsur SARA sehingga menjadi alasan melaporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri.

Menurut Cholil Nafis, cadar itu produk fikih dari ijtihad ulama yang meyakini sebagai syariah berdasarkan dalil al Qur'an surat an-Nur: 31, khususnya menurut pendapat Ibnu Mas'ud. Walaupun ulama yang tak mewajibkan cadar, namun tak soal keindahan semata karena juga soal kepatuhan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

3. Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok, lebih merdu dari alunan azan mu

Kalimat ini terdapat pada baris kedua dan ketiga bait ketiga puisi Sukmawati.

Menurut Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), kalimat ini juga mengandung unsur SARA. Demikian pula menurut Persaudaraan Alumni 212.

Menurut Cholil Nafis, adzan itu syi'ar Islam untuk memberi tahu dan memanggil untuk mendirikan shalat. Adzan bukan sekedar soal merdu suara muadzdzinnya dikuping, tapi bagi muslim Adzan itu menembus hati karena berisi keaguangan Allah, syahadat dan ajakan untuk meraih kebahagiaan.

“Cadar dan adzan menyangkut keyakinan bukan soal keindahan, meskipun keduanya itu tak saling bertentangan. Tak layak membandingkan sesuatu yang memang tidak untuk dibandingkan apalagi wilayah subjektif individu dan pelantunnya. Mana kebhinekaannya itu yang didengungkan #puisiituaja” lanjut @cholilnafis. [Ibnu K/]

Sumber :Tarbiyah

Kata Sindiran Buat Orang Sombong Secara Halus

Kata Sindiran Buat Orang Sombong Secara Halus


10Berita, Apakah ada orang sombong di dunia ini? Jawabannya tentu saja ada. Di setiap tempat bahkan ada orang sombong. Bahkan di social media juga banyak banget orang sombong.

Sebenarnya apa sih yang disombongkan? Memang sih, beberapa orang yang berada di atas saat ini, merasa diri dia yang paling sempurna sehingga lupa diri. Kata sindiran buat orang sombong secara halus bagaimana ya?

Sebenarnya dalam tulisan ini, daripada menyindir orang sombong lebih ke condong untuk mengingatkan orang sombong. Menasihati agar dia tidak boleh menyombongkan apa yang dia miliki. Semua ini hanyalah titipan dan kehidupan ini bagaikan roda, kadang di atas kadang di bawah. Kebetulan saja dia saat ini berada di atas.

Tidak ada orang yang suka dengan orang sombong. Bahkan sesama orang sombong pun saling membenci. Lihat! Sesama orang sombong saja tidak suka dengan melihat tingkah laku mereka, apalagi dengan orang lain.

Janganlah menjadi orang yang dibenci orang, karena itu tidak ada artinya. Jadilah orang yang dicintai oleh semua orang. Walaupun pasti ada yang namanya haters, sebaiknya lebih banyak yang menyukai kita daripada haters. Berikut kata sindiran buat orang sombong secara halus.

1. Sindiran untuk orang sok cantik atau tampan

Sesungguhnya kecantikan atau ketampanan itu hanyalah modal dasar dari manusia. Kecantikan atau ketampanan itu tidak ada gunanya bagi orang yang buruk sikapnya. Mungkin orang akan terpana akan kecantikan atau ketampanan kamu, namun itu hanyalah berlaku selama tiga puluh detik. Ketika orang mengetahui sifat asli kamu yang sombong, kecantikan atau ketampanan kamu akan berubah menjadi orang paling jelek di matanya.


Memang tidak dipungkiri lagi, kecantikan atau ketampanan ada dari keturunan. Namun, yang dari awal kurang beruntung menjadi cantik atau tampan masih bisa dipoles menjadi sangat cantik/tampan. Baik itu dengan make up terbaik atau memperbaiki kualitas diri dengan berbuat baik.

Sudah bukan rahasia lagi, kita memang awalnya melihat kecantikan/ketampanan. Ketika kita melihat seorang wanita yang begitu cantik, kita terpesona dengannya. Namun ingatkah Anda bahwa terpesona tersebut hanyalah beberapa detik saja ketika kita tahu sikap aslinya yang buruk.

Kita terpesona dengan kecantikan dia, sangat cantik, namun kecantikan tersebut luntur karena dia sombong. Akhirnya, mata kita berubah memandang dia. Bukan lagi cantik yang dilihat namun rupa yang sangat buruk. Mungkin kita malas memandangi dia.

Kata sindiran buat orang sombong, janganlah menjadi sombong karena rupa yang rupawan. Tidak ada gunanya, toh orang lain akan membenci Anda.

Jangankan orang lain, mungkin sahabat Anda akan menjauh secara pelan-pelan jika sikap Anda semakin buruk, kecuali memang sahabat Anda sama sikapnya dengan Anda.

2. Kata sindiran buat orang sok kaya atau kata-kata buat orang sombong dengan harta

Kekayaan itu memang datang dari kerja keras, namun kekayaan juga datang dari hati yang tulus. Mungkin kamu ketika kamu susah, kamu tulus bekerja keras. Namun ketika kamu telah mendapatkan kekayaan, kamu lupa kalau hati kamu itu tulus dulunya. Kekayaan hanyalah sementara, harta yang kamu dapatkan itu bisa saja hangus seketika karena kesombongan kamu.


Harta yang banyak memang anugerah, namun apakah harta yang banyak itu patut untuk disombongkan? Sangat tidak patut, harta yang banyak itu harusnya mengubah kita menjadi dermawan dan rendah hati.

Kata sindiran buat orang sombong bagi orang yang sok kaya memang menasihati dia agar kekayaan yang dia dapatkan itu bukan untuk disombongkan, namun untuk disyukuri dan sebagian kecil harta yang dimiliki disedekahkan.

Apakah salah menjadi orang yang merasa lebih hebat karena pencapaiannya yang begitu hebat, ketika dia memetik hasilnya dia merasa dirinya berada di puncak? Salah besar, karena sikapnya itu akan menjatuhkan dirinya.

Banyak kok contohnya di luar sana, ketika orang kaya yang sombong banget, tidak mau lagi mengeluarkan hartanya bagi orang yang membutuhkan, tiba-tiba langsung jatuh miskin. Tidak usah disebutkan contohnya, mungkin Anda pernah melihat contohnya di lingkungan sehari-hari.

3. Kata sindiran untuk orang sok hebat

Kehebatanmu hanyalah sebutir dari hamparan pasir, masih banyak orang yang lebih hebat dari kamu namun kamu tidak melihatnya. Kamu hanya melihat mereka yang tidak lebih hebat dari kamu sehingga kamu menjadi sok hebat. Sehingga kehebatan yang kamu sombongkan itu akan menjatuhkanmu. Perjuanganmu menjadi orang yang lebih hebat lagi terhenti karena sikapmu.


Banyak banget orang yang sok hebat di luar sana. Karena dia memiliki prestasi yang kecil dia merasa hebat. Dia selalu mendapat ranking 1 dari SD sampai SMA membuat dia merasa hebat.

Dia merasa kalau otaknya adalah yang paling jenius. Namun ketika di seleksi perguruan tinggi negeri, tidak ada yang lulus atau ketika di pekerjaan dia tidak berkembang. Itulah awal mula dari balasan akan sikap dia.

Orang yang sok hebat itu hanyalah karena kemampuan dia yang sedikit lebih hebat dari orang lain. Sebenarnya tidak ada yang dihebatkan dari dirinya. Namun pikiran dia telah ditipu oleh sederet prestasi yang biasa saja. Dia lupa kalau banyak orang hebat di luar sana. Dia hanya melihat orang yang tidak lebih hebat darinya.

Hingga kadang dia lupa akan kenyataan pahit, dunia tidak menerima orang yang sok hebat. Dunia hanya menerima orang yang rendah hati dan berusaha keras.

Secara pasti, orang yang merasa hebat tersebut akan jatuh ke jurang yang dalam dan pada akhirnya dia menyalahkan dunia, padahal dia jatuh karena kesalahan dirinya.

4. Kata-kata sindiran buat orang pamer

Pamer akan kekayaan kamu atau pamer akan prestasi kamu hal itu akan membuat kamu semakin bangga akan sikap pamermu. Namun tahukah kamu? Kamu akan dijatuhkan dalam jurang paling dalam. Semua yang kamu pamerkan itu akan menghilang. Tidak sekarang memang, tapi dalam waktu dekat ini.


Kata sindiran buat orang sombong tersebut bisa disebutkan untuk kata buat orang sombong di fb, twitter, instagram, atau social media lainnya. Banyak banget orang yang pamer kekayaan, bisa jadi di dunia nyata maupun dia social media.

Rasanya dia bangga sekali dia sikap tersebut. Menunjukkan barang bermerek mahal di depan orang-orang atau posting photo denga barang bermerek.

Sebenarnya apa sih yang patut disombongkan dari barang pamer? Tidak ada yang patut disombongkan, namun kebanyakan orang terlena akan kenikmatan sesaat dari pamer. Memang, sebagian orang ketika dia melihat orang lain iri kepadanya membuat dia senang. Tapi itu hanyalah senang sesaat, rasa senang yang menyesatkan.

Lambat laun hal yang dipamerkan itu akan memakan dirinya. Semakin banyak kebutuhan sehingga membuat dia berpikir untuk mencari jalan mendapatkan barang untuk pamer.

Semakin lama hal yang dia miliki semakin berkurang hanya untuk barang pamer. Hingga dimana dia berada di titik tidak memiliki apa-apa dan sialnya tidak ada orang yang menolong dirinya.

5. Kata bijak untuk orang sombong karena jabatan

Jabatan itu hanya berlaku sementara saja, setelah masa jabatan kamu habis apakah kamu akan naik jabatan atau turun? Itu tergantung dari sikap kamu. Ketika kamu menjadi orang sombong, jangankan orang lain, sesama rekan kerja kamu akan berusaha menjatuhkan kamu.


Iya sih, jabatan yang tinggi itu adalah salah satu godaan dunia. Jadi janganlah tergoda dengan godaan dunia ini. Karena ketika terlena dengan godaan dunia maka dunia akan menghancurkan kita. Jika kita terlena dengan dunia, maka kita pun lupa daratan menjadi orang sombong.

Jabatan itu hanyalah bersifat sementara. Seharusnya dengan jabatan yang dimiliki, membuat semua orang senang dengan Anda bukan malah membenci Anda.

Manfaatkan jabatan yang Anda miliki untuk kebaikan orang-orang, jangan membuat orang-orang membenci Anda karena sikap Anda.

Banyak kok contohnya orang yang gila jabatan sehingga ketika dia menjabat dia menjadi orang yang sombong. Ketika dia dicopot dari jabatan tersebut, tiba-tiba dia seperti terkena petir.

Muncullah masalah baru, biasanya adalah kesehatan diri dia yang semakin menggerogoti dirinya. Kesehatan semakin menurun karena pikiran dia, dia bagaikan tidak terima dengan kenyataan.

Penutup kata bijak untuk orang sombong dan angkuh

Kesombongan hanya menjatuhkan diri kamu. Ketika kamu berada di atas memang banyak sekali godaan, bahkan kamu lupa dengan orang yang selalu disamping kamu ketika kamu sulit.

Ketika kesombongan terus menelan diri kamu, kamu akan dihancurkan oleh kesombongan itu. Ketika dirimu hancur, tidak ada orang yang menolong kamu, bahkan semua orang semakin menjauhi kamu.

Demikianlah kata sindiran buat orang sombong secara halus. Janganlah menjadi angkuh, jadilah orang yang rendah hati.

Sumber: inspiratif.net

Balas Sukmawati, ust Felix Siauw Bikin Puisi ‘Kamu Tak Tahu Syariat’

Balas Sukmawati, ust Felix Siauw Bikin Puisi ‘Kamu Tak Tahu Syariat’


Ustaz Felix Siauw (Dok Facebook)

10Berita, Puisi ‘Ibu Indonesia’ Sukmawati Soekarnoputri yang di dalamnya menyinggung mengenai azan dan cadar menjadi buah bibir. Ustaz Felix Siauw pun membalas puisi itu dengan puisi berjudul ‘Kamu Tak Tahu Syariat’.

“Kalau engkau tak tahu syariat Islam, seharusnya engkau belajar bukan berpuisi, harusnya bertanya bukan malah merangkai kata tanpa arti,” demikian kutipan puisi Ustaz Feliix yang ia posting melalui akun Facebook-nya, Ustadz Felix Siauw, Senin (2/4/2018).

Puisi Sukmawati yang dipersoalkan dibacakan dalam acara ’29 Tahun Anne Avantie Berkarya’ di Indonesia Fashion Week 2018. Video pembacaan puisi itu lalu beredar dan ramai dibahas.

Dalam puisi itu, Sukmawati membandingkan suara azan dengan kidung ibu Indonesia. Sukmawati sudah memberi klarifikasi terhadap puisinya yang dipersoalkan tersebut.

“Saya nggak ada SARA-nya. Di dalam saya mengarang puisi. Saya sebagai budayawati berperan bukan hanya sebagai Sukmawati saja, namun saya menyelami, menghayati khususnya ibu-ibu di beberapa daerah. Ada yang banyak tidak mengerti syariat Islam seperti di Indonesia timur di Bali dan daerah lain,” kata Sukmawati saat dihubungi.

Menurut Sukmawati, puisi yang ditulisnya menggambarkan realitas di Indonesia. Dia mengatakan apa yang dia sampaikan dalam puisi itu merupakan pendapatnya secara jujur.

“Lho Itu suatu realita, ini tentang Indonesia. Saya nggak ada SARA-nya. Di dalam puisi itu, saya mengarang cerita. Mengarang puisi itu seperti mengarang cerita,” tuturnya.

Sukmawati lalu bicara soal tuduhan pembanding-bandingan azan dengan kidung ‘Ibu Indonesia’ yang dipersoalkan Kapitra Ampera. Puisi yang dibacakannya disebut sebagai sebuah opini.

“Soal kidung ibu pertiwi Indonesia lebih indah dari alunan azanmu, ya boleh aja dong. Nggak selalu orang yang mengalunkan azan itu suaranya merdu. Itu suatu kenyataan. Ini kan seni suara ya. Dan kebetulan yang menempel di kuping saya adalah alunan ibu-ibu bersenandung, itu kok merdu. Itu kan suatu opini saya sebagai budayawati. Jadi ya silakan orang-orang yang melakukan tugas untuk berazan pilihlah yang suaranya merdu, enak didengar,” sebutnya.

Adapun puisi balasan dari Ustaz Felix sudah mendapat likes sebanyak 58 ribu. Puisi yang di-posting dengan gambar Ustaz Felix itu juga telah dibagikan sebanyak 30.568 kali.

Dalam puisinya, Felix memang tidak menyebut tentang puisi Sukmawati. Namun poin-poin kunci yang diulas Felix dalam puisinya merupakan hal-hal yang ada di puisi putri proklamator Sukarno itu.

Isi puisi Ustaz Felix berjudul ‘Kamu Tak Tahu Syariat’ itu sebagai berikut:

Kamu Tak Tahu Syariat

Kalau engkau tak tahu syariat Islam, seharusnya engkau belajar bukan berpuisi, harusnya bertanya bukan malah merangkai kata tanpa arti
Bila engkau mau mengkaji, engkau akan memahami bahwa hijab itu bukan hanya pembungkus wujud, tapi bagian ketaatan, sebagaimana saat engkau ruku dan sujud
Engkau juga akan mengerti, bahwa membandingkan konde dan cadar itu perkara menggelikan, sebab yang satu ingin terjaga, yang lain malah mengumbar

Kalau engkau tak tahu syariat Islam, hal paling pintar yang engkau lakukan adalah diam. Sebab bicara tanpa ilmu itu menyesatkan, berjalan tanpa pelita di gelap malam
Pastinya juga engkau tak tahu bahwa negeri ini dibangkitkan darah perlawanannya oleh kalimat takbir, yang enam kali dilantangkan dalam azan yang engkau tuduh tak lebih merdu dibanding kidung ibu

Tanpa Islam tak ada artinya Indonesia, maka dimulakan negeri ini dengan “Atas berkat rahmat Allah”. Islam adalah ruh Indonesia, nyawa Indonesia
Takkan berdaya wanita Indonesia tanpa Islam, yang telah menuntun mereka dari gelapnya penjajahan menuju cahaya kemerdekaan. Dari sekeder pelengkap jadi tiang peradaban

Dan kini aku menggugat dirimu, mempertanyakan dirimu, siapa kamu sebenarnya? Mengapa cadar dan azan begitu mengganggu dirimu, membuat engkau resah? Yang kutahu, hanya penjajah yang begitu

Tak paham konde, tak mampu berkidung, tak jadi masalah. Tapi tak tahu syariat mana bisa taat? Tak Indonesia tetap bisa menghuni surga, tak Islam maka tak ada lagi penolong di satu masa yang tak ada keraguan di dalamnya

Kalau engkau tak tahu syariat. Mari sini ikut melingkar dan merapat. Akan aku sampaikan biar engkau pahami, bagi mereka yang beriman, tak ada yang lebih penting dari Allah dan Rasul-Nya

Cc @yukngajiid @hijabalila

Sumber: detik

Madu, Cairan Ajaib dengan Sederet Manfaat Luar Biasa

Madu, Cairan Ajaib dengan Sederet Manfaat Luar Biasa

10Berita, Madu sering digunakan untuk mengganti penggunaan gula pasir. Bila madu yang dipilih berasal dari lebah asli tanpa gula tambahan, manfaat yang terkandung di dalamnya akan didapat. Karena selain enak, madu yang disebut cairan 'ajaib' ini dapat mengatasi keluhan saluran cerna dan menyembuhkan luka. 

Bahkan belakangan, penelitian menyebutkan bahwa madu juga dapat membawa sederet manfaat lain, berupa:

1. Agen antibakteri

Kandungan hidrogen peroksida dan tingkat keasaman alami pada madu terbukti dapat mencegah proses pertumbuhan bakteri. Maka itu, madu menjadi salah satu bahan alami yang terbukti efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka maupun mengatasi keluhan di lambung.

Salah satu uji klinis yang dilakukan menunjukkan, beberapa jenis madu efektif dalam menghambat pertumbuhan puluhan jenis bakteri, termasuk E. coli dan Salmonella.

Sedangkan, salah satu jenis madu dari Selandia Baru, yang dikenal sebagai madu Manuka, juga efektif mencegah dan mengatasi infeksi bakteri Staphylococcus yang kerap menyerang hidung maupun kulit, serta bakteri H. pylori yang berperan dalam terjadinya tukak lambung. Manfaat ini juga dapat ditemukan pada madu Tualang yang berasal dari Malaysia.

 

Manfaat Madu

2. Melegakan tenggorokan

Penelitian yang dilakukan pada 139 anak menemukan bahwa madu lebih efektif dalam meredakan batuk pada malam hari, dan memperbaiki kualitas tidur dibandingkan dengan obat pereda batuk.

Senada dengan itu, penelitian lain yang dilakukan pada 105 anak juga membuktikan bahwa madu lebih baik daripada obat batuk dalam meredakan batuk di malam hari.

Dua penelitian lain, yakni penelitian di Italia dengan madu wildflower dan penelitian di Israel dengan madu eukaliptus, sitrus, dan laiatae juga mendukung dua temuan di atas. Peneliti membuktikan bahwa madu mampu meredakan batuk pada malam hari, serta gangguan tidur pada anak-anak yang terkena infeksi saluran napas.

Meski bermanfaat demikian, madu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak di bawah usia 1 tahun. Hal ini karena anak di usia tersebut masih belum memiliki saluran cerna yang kuat, sehingga belum mampu mencerna kontaminasi tertentu pada madu.

3. Meningkatkan ketahanan tubuh

Meski masih belum terbukti secara pasti, beberapa penelitian yang dilakukan di laboratorium nutrisi olahraga di University of Memphis menemukan bahwa madu sebanding atau bahkan lebih baik daripada air glukosa (gula) dalam menunjang kemampuan ketahanan tubuh atlet.

 

Madu Adalah Obat Segala Penyakit

4. Obat segala penyakit

Madu diduga memiliki manfaat yang baik dalam membantu memperkecil risiko terjadinya penyakit kanker, penyakit jantung, diabetes, dan penyakit berbahaya lainnya. Terkait manfaat ini, penelitian lebih lanjut masih sangat dibutuhkan untuk benar-benar memastikannya.

Setelah tahu bahwa madu menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh, apakah Anda tertarik untuk mengonsumsinya secara rutin dan teratur? Tetap ingat untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan, ya!

 

Reporter: dr. Nitish Basant Adnani BMedSc

Sumber :Klik Dokter

Catatan Dr. Fuad Bawazier: Utang dan Asset Negara

Catatan Dr. Fuad Bawazier: Utang dan Asset Negara


10Berita -MENANGGAPI banyaknya kritik terhadap utang negara yang melesat tajam, pemerintah cq. Menkeu Sri Mulyani (SM) menyusulkan satu lagi butir argumentasi untuk menjustifikasi utang, yaitu tambahan aset yang dimiliki negara yang merupakan akumulasi hasil dari belanja pemerintah pada masa masa sebelumnya.

Dikatakan oleh Sri Mulyani bahwa nilai aset negara 2016 sebesar Rp5456 triliun dan nilai ini belum termasuk nilai hasil revaluasi aset yang masih dalam proses penghitungan. Masih penjelasan Sri Mulyani dari sumber berita yg sama, dari 40 persen aset negara yang di revaluasi itu nilainya naik 239 persen dari Rp781 trilun menjadi Rp2648 trilun atau kenaikan sebesar Rp1867 triliun.

Ekonom dan akuntan yang jeli tentu akan mengkritisi dan meluruskan statements Menkeu SM bila mengaitkannya sebagai pembenaran utang.

Pertama, nilai aset Rp5456 triliun sebenarnya tidak begitu berbeda jauh dengan besarnya utang negara yang kini diatas Rp4 ribu triliun. Mengapa? Sebab sementara nilai aset menyusut 5 persen-10 persen pertahun, sebaliknya beban utangnya naik 5 persen-10 persen pertahun yaitu karena beban bunga sehingga dalam waktu hanya beberapa tahun saja utang akan melampaui aset ini. Tentu nilai perbandingan persisnya harus di hitung dengan teliti.

Tetapi yang pasti tidak semua aset itu bisa dijual atau mempunyai komersial value, dan tidak pula untuk dijaminkan karena aset strategis. Lagi pula tidak semua aset itu hasil dari utang, apalagi sebelum Sri Mulyani menjabat Menkeu semasa Presiden SBY (2005), pemerintah hanya mengenal pinjaman luar negeri dengan model perjanjian multilateral dan bilateral yang dikoordinasikan IGGI/CGI yang jumlahnya relatif kecil, terbukti saldonya sampai dengan saat ini hanya sekitar Rp730 triliuin. Bandingkan dengan utang model Sri Mulyani yang hanya dalam rentang 12 tahun saldonya kini mencapai Rp3400 triliuin. Dengan kata lain saya yakin bahwa aset Rp5456 triliuin itu bukan dari utang tetapi lebih besar berasal dari uang pajak dan bahkan peninggalan dari pemerintah penjajah Belanda.


Tidak berlebihan bila saya tambahkan disini bahwa meskipun selama Orba semua utang dipakai untuk projek pembangunan, saya perkiraan sebagian besar adalah untuk projek projek studi dan sejenisnya yang non fisik sehingga tidak lagi mempunyai nilai komersil, karena tidak ada wujudnya. Untuk pastinya sebaiknya dilakukan audit atas pemakaian dana utang khususnya utang model baru/ model SM yaitu SBN agar tidak digunakan untuk spekulasi politik menjustifikasi utang. Hal yang juga harus dipahami Pemerintah bahwa aset yang di punyai negara itu tidak dimaksudkan untuk membayar utang. Pembayaran utang harus berasal dari pendapatan Pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Saya yakin bahwa hasil audit khusus ini ( bila pemerintah berani melakukan Audit khusus utang dan pemakaiannya) akan menyimpulkan bahwa aset yang berasal dari utang tidak signifikan dibandingkan yang dari uang pajak dan peninggalan Belanda. Dengan demikian klaim seolah olah karena utang maka aset negara bertambah, tidak sesuai atau misleading, sekurang-kurangnya perlu di buktikan.

Kedua, saya tidak tahu apakah aset BUMN dimasukkan kedalam aset negara yang nilainya Rp5456 triliuin itu. Seharusnya tidak di masukkan sebab utang negara yang di sebutkan diatas juga tidak memasukkan utang BUMN. Utang BUMN kini diklasifikasikan kedalam utang swasta, karena itu asetnya semestinya juga aset swasta. Untuk jelasnya dapat disebutkan disini bahwa berdasarkan Laporan Perekonomian Indonesia 2017 oleh BI, utang BUMN di klasifikasikan sebagai utang swasta.

Tetapi karena dalam kenyataannya pemerintah umumnya adalah pemegang saham pengendali BUMN, maka bila terjadi BUMN gagal bayar utang, apakah pemerintah lepas tangan atau mengambilalih dengan menggunakan dana APBN? Bukankah selama pemerintahan Jokowi negara banyak menanamkan modal baru ke BUMN yang dikenal dengan istilah Penyertaan Modal Negara (PMN) yang dananya dari APBN. Apakah dana APBN yang untuk PMN itu berasal dari uang pajak atau utang? Saya kira issue BUMN baik aset maupun utangnya serta aset revaluasinya perlu di klarifikasi tersendiri agar tidak rancu atau dikaburkan dengan aset dan utang negara.

Ketiga, terhadap aset revaluasi. Perlu difahami bahwa aset yang di revaluasi itu bukan aset baru melainkan aset lama atau jadul yang kemungkinan besar aset tinggalan pemerintah penjajah Belanda. Tegasnya tidak ada aset baru alias itu itu juga. Jadi secara riil ekonomi ataupun manfaat ekonomi, tidak ada penambahannya, tidak ada yang Baru, yang ada hanya nilai rupiahnya saja di bengkakkan agar sesuai dengan harga harga kini. Dengan begitu belum tentu ada kaitannya atau sumbangan dari utang yang relatif baru dengan aset lama yang di revaluasi.

Tegasnya, sungguh tidak lazim mengaitkan hasil revaluasi aset lama untuk menjustifikasi utang baru. Cenderung manipulatif. Sekali lagi kalau berani jujur dan agar Apple to Apple, bandingkanlah utang sejak Sri Mulyani jilid I (2006) sampai dengan sekarang (2018) dengan aset yang dihasilkan dari utang tersebut. Harus spesifik agar tidak dikaburkan dengan semua aset. Saya yakin kesimpulannya Indonesia tekor.

Sebenarnya untuk menjustifikasi utang simpel saja. Yaitu efektivitas penggunaan utang dan kemampuan bayarnya. Seingat saya sejak Orba penggunaan utang kurang efektip karena banyak digunakan untuk projek projek study gombal alias menguap, tetapi tidak ada masalah dalam hal kemampuan bayarnya. Kalau sekarang, saya kira kedua ukuran pokok utang ini bermasalah. Penggunaan utang kurang efektip dan kemampuan bayarnya cepat atau lambat akan amat merepotkan APBN. Dan aset yang diandalkan pemerintah itu tidak akan banyak menolong.[]

Penulis adalah mantan Menteri Keuangan RI

Sumber : rakyatmerdeka

Tak cuma jadi penambah rasa, ini 5 manfaat merica bagi otak

Tak cuma jadi penambah rasa, ini 5 manfaat merica bagi otak

10Berita - Merica atau lada merupakan salah satu rempah-rempah yang digunakan hampir di setiap masakan Indonesia. Ada dua jenis lada yang dikenal banyak orang, yaitu lada hitam dan lada putih yang biasanya digunakan sebagai bumbu dapur.

Bumbu dapur ini juga dikenal dengan sebutan The King of Spice (Raja Rempah-Rempah) karena sering ditambahkan sebagai penambah cita rasa dalam berbagai masakan. Tanaman merica sendiri merupakan salah satu komoditas perdagangan dunia. Bahkan lebih dari 80% hasil merica Indonesia diekspor ke luar negeri.

Selain predikat yang dimilikinya, merica juga kaya akan kandungan kimia alami seperti minyak lada, minyak lemak, dan pati. Tidak sampai di situ, menurut beberapa penelitian si kecil nan pedas ini ternyata dapat mendukung kesehatan otak lho.

Nggak percaya? Yuk simak penjelasannya di bawah ini seperti yang dilansir brilio.net dari Thehealthsite, Senin (2/4).

1. Mencegah penyakit Parkinson.

foto: meetdoctor.com

Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan pada Desember 2012, bahan aktif dalam merica, piperine, dapat membantu menghentikan enzim yang menghancurkan dopamin. Pada penderita Parkinson, dopamin yang merupakan jenis neurotransmitter memiliki jumlah sedikit.

2. Menurunkan risiko Alzheimer.

foto: healthland.time.com

Masih dalam sebuah penelitian yang diterbitkan tahun 2012, Journal of Alzheimer Disease menemukan bahwa kebiasaan menggunakan merica, terutama merica hitam pada masakan dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer.

3. Melawan depresi.

foto: medicalnewstoday.com

Ketika kamu merasa sedih, pada saat itu otak kamu mungkin tengah kekurangan serotonin. Diketahui, piperine, bahan aktif yang terkandung dalam merica akan membantu otak memproduksi hormon serotonin.

4. Mengurangi risiko kejang.

foto: wisegeekhealth.com

Penelitian yang diterbitkan dalam Biological and Pharmaceutical Bulletin pada tahun 2010 menunjukkan bahwa kandungan piperine dalam merica dapat mengontrol aliran kalsium yang mengakibatkan sel-sel saraf melepaskan neurotransmitter. Sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya kejang pada tubuh.

5. Memulihkan stroke.

foto: blog.westhillshospital.com

Penelitian dalam Journal of American Geriatric Society menunjukkan bahwa dengan menghirup aroma merica dapat mengaktifkan bagian otak manusia yang berfungsi untuk menelan. Penelitian ini dilakukan kepada partisipan penderita stroke yang mengalami kesulitan menelan pada saat terserang penyakit tersebut.

Sumber : Brilio.net

Bule Mengusir Wisatawan Lokal yang Berkunjung ke Pulau Bakungan. Apakah Pulau Ini Dikuasai Asing?

Bule Mengusir Wisatawan Lokal yang Berkunjung ke Pulau Bakungan. Apakah Pulau Ini Dikuasai Asing?


10Berita, Indonesia adalah negara yang sangat kaya dengan puluhan ribu pulau yang dimilikinya. Sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia punya potensi yang cukup besar untuk pengembangan pariwisata. Meskipun begitu, masih banyak pulau-pulau di Indonesia yang belum diberi nama dan belum berpenghuni. Sayang sekali memang, kekayaan alam ini tak mampu dikelola sendiri.

Atas nama investasi, akhirnya ada banyak pihak asing yang kini menyewa dan mengelola pulau-pulau di Indonesia. Biasanya sih dijadikan resort atau pulau pribadi yang bisa dikunjungi dengan harga mahal. Seperti namanya, pulau pribadi memang tidak bisa dikunjungi semua orang. Hanya dikhususkan untuk pengunjung yang telah reservasi.

Advertisement

Sebuah televisi swasta beberapa hari yang lalu memuat liputan tentang diusirnya wisatawan lokal yang berkunjung ke Pulau Bakungan atau Virgin Cocoa di Berau, Kalimantan Timur oleh bule pengelola resort. Seperti apa kronologisnya dan apakah sikap dari bule tersebut benar?

Lagi ramai bule WNA mengusir wisatawan lokal yang sedang berkunjung ke Pulau Bakungan atau Virgin Cocoa. Ada apa sebenarnya?

Empat wisatawan lokal tampak kesal karena dilarang memasuki pulau Bakungan di Maratua, Berau, Kalimantan Timur. Pulau Bakungan Besar disebut Virgin Cocoa, sementara pulau Bakungan Kecil disebut Pulau Nunukan. Waktu itu mereka berempat ingin berkunjung ke pulau Virgin Cocoa yang sudah menjadi pulau privat dengan resot mewah. Mereka diusir oleh bule yang berada di pulau yang dijadikan resort tersebut. Jika ingin masuk harus membayar biaya jutaan rupiah sebagai pengunjung. Sebagai warga negara Indonesia, mereka memprotes larangan berkunjung ke pulau dan beranggapan bahwa pulau ini telah dikuasai asing.

“Sesungguhnya ini tidak boleh terjadi karena ini masih di NKRI. Perbatasan pun masih jauh, kok masih ada barang-barang privasi seperti ini. Apakah uang bisa membeli negara ini? Kepercayaan apa yang negara ini berikan untuk menjaga negara ini kalau negara saja justru memperjualbelikan dan memberikan izin untuk menjaga privasi mereka?” ungkap Sultan, salah seorang wisatawan yang diusir tersebut.


Pulau Bakungan memang jadi sebuah resort yang privat dan mewah. Seperti layaknya pengelolaan resort privat, pihak pengelola biasanya memang tak mengizinkan semua orang untuk masuk ke dalamnya

virgin cocoa via www.lightandblue.de

Advertisement

Pulau Bakungan atau Virgin Cocoa memang indah. Pulau yang berjarak 2 jam perjalanan dari Derawan ini diduga telah dikuasai warga negara asing berkewarganegaraan Jerman. Setidaknya itu yang ada dalam benak empat wisatawan tadi. Sebenarnya istilah dikuasai asing cukup berlebihan ya. Hal ini karena posisi mereka yang memang menyewa pulau dan dijadikan resort. Otomatis memang tak semua orang bisa masuk dong ke resort mereka? Logika bisnis sederhana ini tentu tak bisa dianggap sebagai penguasaan asing atas pulau di Indonesia. Walaupun memang mengusir wisatawan tak bisa dibenarkan.

Lantas, apakah sikap bule tersebut benar? Jika mengacu pada hukum yang berlaku jelas salah. Berikut aturan yang dilanggar oleh pengelola Virgin Cocoa

virgin cocoa via www.tripadvisor.com

Undang-Undang No 1 tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil sudah memjelaskan aturan dalam pengelolaan pulau. Jika ingin mengelola pulau dalam rangka penanaman modal asing maka harus memenuhi syarat seperti tercantum dalam pasal 26A ayat 4 yang berbunyi sebagai berikut.

Badan Hukum yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT)Menjamin akses publikTidak berpendudukBelum ada pemanfaatan dari masyarakat lokalBekerja sama dengan peserta IndonesiaMelakukan pengalihan saham secara bertahap kepada peserta IndonesiaMelakukan alih teknologiMemperhatikan aspek ekologi, sosial pada ekonomi dalam luasan lahan

Jelas-jelas point no 2 sudah tidak dilakukan oleh pengelola resort tersebut dengan adanya pelarangan wisatawan domestik masuk ke sana. Akses publik tidak terjamin karena pihak resort hanya membuka khusus untuk pengunjungnya dengan biaya mahal. Sebenarnya hal seperti ini sudah jamak terjadi di Indonesia karena izin pengelolaan pulau atas nama investasi dipermudah namun pengawasannya lemah. Kasus seperti ini tak cuma sekali terjadi sih. Beberapa waktu lalu anggota DPRD pun diusir dari pulau Makakang di Mentawai oleh bule pengelola pulau.

Investasi atas pulau kecil ini sangat penting sebenarnya karena masih ada 11 ribuan pulau belum berpenghuni dan bisa menjadi pemasukan baru untuk pariwisata. Namun mekanisme izin dan pengawasan harus lebih diperbaiki. Jangan sampai nanti di masa depan warga Indonesia jadi tamu di negeri sendiri.

Sumber : Hipwee

Hikmah di Balik Olahraga Sunnah

Hikmah di Balik Olahraga Sunnah

Olahraga ini ada hubungan dengan makna kehidupan sehari-hari.

10Berita , JAKARTA -- Olahraga memanah dan berkuda kini sedang digemari oleh masyarakat, terutama di per kotaan. Selain bertujuan untuk kesehatan, olahraga ini juga sebagai anjuran sunah Nabi. Oleh karena itu, banyak komunitas memanah dan ber kuda didirikan atas dasar untuk meng ikuti sunah. Dengan niat yang sama, para Muslimah pun giat berenang di kolam-kolam khusus Muslimah dengan burkini.

Direktur Pusat Kajian Hadis Jakarta KH Ahmad Lutfi Fathullah membenarkan bahwa olahraga memanah dan berkuda merupakan anjuran sunah. Selain dua itu, olahraga gulat dan berenang termasuk juga yang dianjurkan. Namun, kata dia, tidak banyak hadis yang menjelaskan tentang olahraga sunah tersebut.

Menurut Kiai Lutfi, Rasulullah memiliki kemampuan berpacu sangat baik. Ke mampuannya hampir tidak ada yang dapat mengalahkannya. Di samping itu, Rasulullah sering mengadakan lomba memanah. Pada zaman Nabi, berkuda, memanah, gulat, dan berenang belum menjadi aktivitas olahraga seperti saat ini. Kalau duluuntuk seleksi. Bukan olahraga, ujar Kiai Lutfi kepada Republika.co.id, belum lama ini.

Situasi dan kondisi waktu itu yang kerap terjadi peperangan membuat Rasulullah dan pasukannya agar selalu bersiap diri. Pasukan dipersiapkan oleh Nabi untuk menghadapi kebutuhan sosial saat itu. Kala itu, setiap orang dimana pun berada harus siap ber pe rang.

Karena itu, ia mengungkapkan, Rasulullah sangat sering mengadakan lomba gulat dibandingkan memanah, berkuda, dan berenang. Setelah itu, ketika melakukan perjalanan, sering kali mereka berpacu berebut siap yang paling cepat.

Lewat kemampuan berpacu, utusan pengirim berita dan prajurit berkuda bisa mengirim pesan dengan cepat. Mereka semua bisa berkuda nanti siapa yang paling cepat dia akan naik menjadi pra- jurit berkuda, mengirim berita kan harus pandai menggunakan kuda, kata Lutfi.

Olahraga sunnah tersebut, kata dia, mempunyai makna sangat tinggi. Ia tidak hanya sebatas kegiatan berkuda, memacu, bergulat, dan berenang, tapi ada hubungannya dengan makna kehidupan sehari-hari. Kiai Lutfi mencontohkan terkait dengan olahraga berkuda. Menurut dia, berkuda pada zaman Nabi, dalam prak tik kehidupan saat ini bisa dimaknai se bagai mengendarai kenda raan. Bergulat yaitu untuk menjaga diri.

Kemudian memanah, kata dia, mempunyai makna untuk menyerang apabila mendapatkan serangan. Dari memanah seseorang bisa mendapatkan pelajaran fokus dalam menjalani kehidup an. Misalnya, apabila bercita-cita men jadi pemain sepakbola maka harus fokus berlatif sepakbola. Berenang ya mengarungi kehidupan. Kehidupan kan banyak cobaannnya. Bisa tenggelam. Kalau berenang nggakada yang mundur, semua maju. Ketika hidup jangan sam pai mundur. Ujungnya berenang pulau atau target. Hidup harus ada target,kata Lutfi.

Sumber : Republika.co.id

Haruskah Mahar Pernikahan Mahal?

Haruskah Mahar Pernikahan Mahal?

Rasulullah mengawinkan putri-putrinya dengan mahar yang paling mudah dan ringan.

10Berita , JAKARTA -- Adakalanya, mahar menjadi faktor sulitnya seorang lelaki untuk melamar calon pengantin perempuan. Beragam permintaan dari pihak keluarga calon mempelai wanita atau si wanita itu sendiri kadang membuat calon lelaki mundur teratur dengan niat menjalankan salah satu sunah Nabi SAW.

Syekh Yusuf Qaradhawi pernah menjelaskan, Rasulullah SAW mengawinkan putri-putrinya dengan mahar yang paling mudah dan paling ringan. "Sesungguhnya nikah yang paling besar berkahnya ialah yang paling ringan maharnya." (HR Ahmad dari Aisyah). Demikian dengan yang dilakukan para sa lafus salih. Mereka tidak pernah mena nyakan kekayaan calon menantu dan tidak pula menanyakan apa yang akan diberikan kepada anaknya.

Mereka tidak pernah menanyakan hal tersebut karena anaknya bukan dagangan yang diperjualbelikan.Mereka adalah manusia. Si ayah atau wali hendaklah mencarikan manusia yang sepadan untuk anak dan putrinya, yaitu manusia mulia yang mulia agama, akhlak, dan tabiatnya. Sehubungan dengan ini, Nabi SAW bersabda.

Jika datang kepadamu seseorang yang kamu sukai agamanya dan akhlaknya (hendak meminang anak putrimu) maka ka winkanlah. Karena jika tidak kamu laksanakan, niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang besar. (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Hakim).

Para ulama salaf pun mengatakan, "Jika engkau hendak mengawinkan putrimu maka kawinkanlah dengan orang yang beragama. Sebab, jika ia mencintai anakmu maka anak mu akan dimuliakannya. Dan jika ia membencinya maka ia tidak akan men- ganiayanya. Agamanya telah melarangnya berbuat begitu dan akhlaknya akan meng- hardiknya hingga dalam keadaan tidak suka sekalipun."

Islam pun memerintahkan orang tua untuk bersegera mengawinkan para anak gadisnya. Nabi SAW bersabda, "Tiga perkara yang tidak boleh ditunda-tunda, yaitu shalat apabila telah datang waktunya, utang apabila telah jatuh temponya, dan wanita apabila telah datang jodohnya yang sesuai."

Atas dasar ini, Syekh Qaradhawi meminta kepada para orang tua dan para wali dari anak perempuan agar memperhatikan agama dalam mencari calon menantu, bukan- lah banyaknya uang mahar yang mencapai jutaan bahkan miliaran rupiah. Apalah arti mahar yang tinggi bagi seorang gadis dikawinkan dengan seorang lelaki yang tidak ber agama. Wallahu'alam.

Sumber : Republika.co.id