OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Rabu, 25 April 2018

JK: Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh Harus Ditampung

JK: Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh Harus Ditampung

10Berita, JAKARTA— Terkait terdamparnya 76 warga Rohingya di Provinsi Aceh ditanggapi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, JK sapaan akrabnya mengatakan bahwa pengungsi Rohingya yang ada di Aceh harus ditampung Indonesia. Hal ini sesuai pengamalan Pancasila sila kedua.

“Pertama prinsipnya kita selalu mengatakan kalau kita melaksanakan dengan konsekuen Pancasila, sila kedua bunyinya kemanusiaan yang adil dan beradab. Kalau orang susah, mereka kan orang susah kan, terdampar lagi, kalau kita tidak tampung itu berarti kita tidak melaksanakan sila kedua itu, kemanusiaan yang adil beradab,” ujar JK, pada Selasa (24/4/2018) kemarin.

JK mengatakan bangsa Indonesia akan tidak beradab jika mengusir orang yang susah seperti pengungsi rohingnya. Karena itu menjadi prinsip bangsa Indonesia.

“Maka itu sejak dulu prinsip Indonesia kalau ada pengungsi seperti itu kita terima kita layani, kita kasih tempat shelter, kita kasih makan dan kita bekerjasama kemudian dengan UNHCR atau IOM. Karena dia lah yang mengatur penempatannya di kemudian hari,” kata JK.

JK menyebut pemerintah belum berencana menyediakan pulau khusus untuk para pengungsi Rohingnya. Hal ini karena jumlah pengungsi yang terdampar hanya sedikit.

“Kalau Pulau Galang dulu (saat perang Vietnam) bisa sampai 200 ribu, bertahap yah. Kalau pengungsi Rohingya ini kan cuma puluhan atau ratusan. Tidak banyak, jadi disebar saja yang di Aceh, di Aceh. Kemudian ada di Batam, ada di Bogor sana, ada di Makassar itu, kita terjamin dengan kerja sama dengan UNHCR,” ungkapnya.

JK menyebut penempatan pengungsi Rohingya seperti yang terdampar di Aceh bisa berlangsung cepat atau lama.

“Kayak dulu waktu Vietnam ada yang bertahun-tahun tinggal di (Pulau) Galang, sekarang pengungsi Afghan, Rohingya ada yang bertahun-tahun di Batam dan Makassar, malah juga sambil menunggu penempatan,” ucapnya.

JK menyebut tujuan dari pengungsi tersebut bukanlah Indonesia. Mereka hendak menuju negara maju seperti Australia untuk mencari kehidupan yang lebih layak.

“Karena memang mereka tujuannya bukan Indonesia, negara-negara maju Austalia, Amerika, kalau yang ke Selatan itu tujuannya Australia, karena di sana tentu kalau bekerja bisa dapat pendapatan lebih tinggi. Kalau di dalam negeri tidak bisa bersaing dengan pekerja Indonesia. Atau juga memang mereka ingin ke Malaysia untuk bekerja di perkebunan. Jadi kita harus terima, konsekuen kepada sila kedua Pancasila,” pungkasnya. []

SUMBER: Detik News,  Islampos.

Kritik Jokowi Bagi-bagi Sembako, Dosen di Malut Diperiksa Polisi - Kayak Zaman Belanda Saja

Kritik Jokowi Bagi-bagi Sembako, Dosen di Malut Diperiksa Polisi - Kayak Zaman Belanda Saja

10Berita - Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara, Hasby Yusuf diperiksa Reskimsus Polda Malut setelah mengkritik Presiden Joko Widodo di media sosial, Twitter. Padahal, dirinya mengaku hanya sebatas menyampaikan kritik terkait Jokowi yang membagi-bagikan sembilan bahan pokok (sembako) ke masyarakat. "Saya hanya melaksanakan hak menyatakan pendapat terhadap jalannya pemerintahan. Kritik saya bertujuan untuk meluruskan jalan rezim berkuasa dan semua elemen negara agar sesuai dengan harapan rakyat," kata Hasby kepada rilis.id, Senin (23/4/2018).

Meski begitu, Sekretaris Wilayah Korps Alumni HMI (KAHMI) Malut itu menegaskan, siap bila kritiknya terhadap Jokowi itu dianggap dosa. Dia juga siap menjalani proses hukum yang ada.

"Saya percaya serusak apapun penegakan hukum di negeri ini, saya masih percaya bahwa cahaya keadilan masih tetap bersinar pada para penegak hukum

Hasby mengungkapkan, dia tidak merasa takut sedikit pun dengan kritiknya yang membuatnya diperiksa polisi. Menurutnya, nantinya pasti ada pertolongan berupa keadilan bagi orang-orang yang benar.

"Tidak ada kekuataan yang lebih hebat dan lebih kuat dari kekuataan Allah. Itu keyakinan saya dalam menghadapi masalah ini. Keperpihakan saya hanya pada agama, dan hingga kapan pun akan membela agama, para habaib dan para ulama," tegasnya.

Sebelumnya, Hasby menyampaikan kritikan kepada Jokowi soal bagi-bagi sembako melalui aku twitternya @HasbyYusuf3. Dia menyebut rendahnya kualitas kepala negara yang sampai turun langsung membagikan sembako menggunakan tas kresek.

"Bagi-bagi sembako menjelang pilpres menunjukkan rendahnya kualitas kepala negara. Cukup pak kades yg bagi-bagi sembako. Kepala negara urusnya stok pangan nasional bukan tas kresek," cuitnya.(KONF/RILISID)

Sumber : KONFRONTASI

Alasan Lukminto Bos Perusahaan Sritex Masuk Islam

Alasan Lukminto Bos Perusahaan Sritex Masuk Islam

10Berita, Pendiri dan pemilik pabrik tekstil PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex), Muhammad Lukminto meninggal dunia pada 5 Februari 2014 di Singapura.

Sosok kelahiran Kertosono, Nganjuk, 1 Juni 1946 tersebut meninggalkan seorang istri, Sie Lee Hwie atau Susyana dan 5 orang anak.

Terlahir dengan nama Ie Djie Shin, Lukminto memeluk Islam sejak Mei 1995. Menurut Ketua Pembinaan Mental PT Sritex, Ustadz Muhammad Amir, Lukminto memeluk Islam setelah mengaku bermimpi didatangi seseorang berjubah putih.

“Begitu bangun, dia lantas bertanya maksud mimpi tersebut kepada tukang pijatnya. Dijawab bahwa itu pertanda Lukminto diminta masuk Islam,” katanya kepada Tempo ketika ditemui di rumahnya di Ngruki, Cemani, Sukoharjo, Minggu, 9 Februari 2014.

Dia mengatakan tukang pijat bernama Edi Santoso menyatakan demikian karena hebetulan dia termasuk taat beribadah. Masih belum yakin, Lukminto lantas bertanya arti mimpi tersebut kepada Harmoko.

Lukminto dekat dengan mantan Menteri Penerangan di era Orde Baru tersebut. Sebab rumah ayah Lukminto di Kertosono bertetangga dengan rumah ayah Harmoko.

“Pak Harmoko mengatakan hal serupa. Itu pertanda bahwa Lukminto diminta memeluk Islam,” ucap Ketua Pembina Yayasan Lailatul Qadr Sukoharjo tersebut.

Setelah itu, Lukminto mantap memeluk Islam dengan dibimbing Muhammad Amir. Lukminto membaca dua kalimat syahadat pada Mei 1995 di masjid Baitus Syukur di kompleks pabrik PT Sritex di Sukoharjo.

Selanjutnya Amir mendampingi Lukminto dalam menjalankan syariat Islam. Misalnya tiap Jumat mengajari salat baik di rumah atau di pabrik.

“Pak Lukminto juga beberapa kali naik haji dan menjalankan umrah,” katanya. Dia tiga kali mendampingi Lukminto naik haji, yaitu pada 1996, 1998, dan 2000.

Lukminto juga berperan dalam mengelola pondok pesantren. Yaitu pondok pesantren Lailatul Qadr di dekat pabrik Sritex di Sukoharjo.

“Ponpes itu didirikan Pak Harmoko. Pak Lukminto menjadi anggota dewan pembina bersama Pak Agung Laksono dan Wakil Bupati Sukoharjo,” ucapnya.

Pendiri dan pemilik PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex) Tbk., H Muhammad Lukminto, meninggal dunia di Singapura pada Rabu, 5 Februari 2014 pukul 21.40 waktu Singapura.

Rencananya jenazah dimakamkan pada 16 Februari 2014 di pemakaman keluarga di Delingan, Karanganyar.

Sumber: tempo.co

Belum Dipinang Parpol, Gatot Mulai Serang Jokowi

Belum Dipinang Parpol, Gatot Mulai Serang Jokowi

Referensi pihak ketiga

10Berita, Suhu politik menjelang Pilpres 2019 makin menghangat. Setelah resmi pensiun dari TNI per 1 April 2018, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo terus melakukan manuver politik. Jika sebelumnya terkesan senyap dan hati-hati, kini Gatot mulai melancarkan serangan politik secara terbuka. Kali ini targetnya langsung menusuk ke pemerintahan Jokowi.

Serangan Gatot itu secara gamblang terekam dalam acara Satu Meja Kompas TV bertajuk 'Jalan Politik Sang Jenderal', Senin (23/4/2018) malam. Menurut Gatot, pemerintahan Jokowi saat ini terlalu banyak diintervensi oleh parpol yang berdampak pada kurang efisiennya roda pemerintahan.

Gatot lantas membandingkan pada era pemerintahan sebelumnya saat SBY memimpin sebagai Presiden. Kala itu, menurut Gatot, campur tangan parpol ke pemerintahan relatif lebih sedikit sehingga garis komando pemerintahan betul-betul sesuai dengan sistem presidensil.

Tak mau bernasib seperti Jokowi itulah yang akhirnya membuat Gatot lebih hati-hati. Meski sejauh ini belum dipinang parpol secara resmi sebagai capres, Gatot berjanji akan lebih dulu melakukan negosiasi kabinet. Hal tersebut sangat penting agar jika kelak terpilih sebagai Presiden, roda pemerintahan betul-betul berjalan dengan baik.

Diketahui, Gatot hingga kini belum mempunyai parpol pengusung meski sejumlah relawan telah menyatakan siap mendukung pencapresan Gatot. Sejumlah partai yang belum menentukan sikap politik seperti Gerindra, PKS, PAN, serta Demokrat masih asyik mengutak-atik pasangan capres-cawapres.

Sementara dalam berbagai survei, nama Gatot masih terus bersaing dengan sejumlah kandidat lain seperti Anies Baswedan maupun Muhaimin Iskandar.

Lalu kapan Gatot akan dipinang parpol?

Sumber :UC News 

10 Janji Allah pada Orang Beriman

10 Janji Allah pada Orang Beriman

10Berita, ALQURAN terdapat sekian banyak janji mulia dan istimewa yang ditawarkan kepada orang-orang yang memiliki keimanan, baik janji-janji di dunia maupun janji-janji di akhirat.

Janji-janji akhirat yang diberikan bagi mereka yang beriman tidak terhitung jumlahnya dalam kitab suci itu karena amat banyak.

Adapun janji-janji di dunia yang disebut secara terang-terangan (eksplisit), setidak-tidaknya ada sepuluh macam. Berikut ini adalah sepuluh janji di dunia itu.

1. Allah SWT berjanji akan menolong orang-orang yang beriman. Sebagaimana firman Allah SWT, “… Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman.” (QS. Ar-Ruum: 47).

2. Diberikan advokasi atau pembelaan (ad-difa’). Allah SWT berfirman, ”Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang ber­iman…” (QS. Al-Hajj:38).

3. Mendapatkan perlindungan kasih sayang (Al-wilayah). Allah SWT berfirman, ”Allah Pelindung orang-orang yang beriman…. ” (QS. Al-Baqarah: 257).

4. Ditunjukkan kepada jalan yang benar (Al-hidayah). Didasarkan firman Allah SWT, ”… Sesungguhnya Allah adalah Pemberi petunjuk bagi orang- orang yang beriman kepada jalan yang lurus. ” (QS. Al-Hajj: 54).

5. Orang-orang kafir tidak akan diberikan jalan untuk memusnahkan mereka dari muka bumi (adamu taslithiil kafirin). Allah SWT berfirman, “Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-oriing kafir.” (QS. An-Nisa.i : 141).

6. Diberikan kekuasaan di dunia dan diberikan kemapanan dalam segala bidang. Allah SWT berfirman, “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah meiyadikan berkuasa orang-orang sebelum mereka, dan sungguh Dia akan meneguhkan (memberikan kemapanan) agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka.” (QS. An-Nuur; 55).

7. Keberkahan dari langit dan bumi, seperti sumber daya alam yang melimpah serta rezeki yang lezat (Al-barakah dan ar-rizqu ath-thayyib). Allah SWT berfirman, “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” (QS. Al-A’raaf: 96).

8. Kemuliaan dan kejayaan (Al-izzah). Allah SWT berfirman, ”Padahal kekuatan (kemuliaan) itu hanyalah bagi Allah bagi Rasul-Nya, dan bagi orang-orang yang berinar (mukmin).” (QS. Al-Munafiquun: 8).

9. Kehidupan yang baik (al-hayah ath-thayyibah) Allah SWT berfirman, “Barangsiapa mengerjakan amal saleh baik laki-laki mau­pun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An- Nahl: 97).

10. Diberikan kemenangan (Al-Fath). Allah SWT berfirman, ”Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenang­an (kepada Rasul-Nya) atau suatu keputusan dari sisi-Nya..” (QS. Al-Maa’idah: 52).

Dengan janji-janji yang menggiurkan tersebut tentu kualifikasi (penyeleksian) orang-orang yang dikategorikan sebagai memiliki keimanan sangat ketat. Jika tidak, tentulah banyak orang, bahkan semua orang, yang akan mengaku-aku diri sebagai orang beriman.

Untuk menghindari ini dan untuk mengukur pula seberapa kadar keimanan manusia, dilakukanlah proses tes terlebih dahulu, tes keimanan, sebagaimana tes ini dilakukan terhadap generasi-generasi dahulu.

Allah SWT berfirman, “Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, ‘Kami telah beriman,’ sedang mereka belum diuji ? Sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang- orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang- orang yang dusta.” (QS. Al-‘Ankabuut: 2-3). []

Sumber: Islampos.

IPW: Proyek Infrastruktur Jokowi, 16 Aambruk, 11 Meninggal

IPW: Proyek Infrastruktur Jokowi, 16 Aambruk, 11 Meninggal


10Berita, Proyek infrastruktur Presiden Jokowi masih saja ada yang ambruk, meski sudah dievaluasi. Apakah ada sabotase di balik kasus ini atau hanya sekadar kelalaian kerja. Tapi kenapa kelalaian itu terus beruntun tanpa henti.

Dari pendataan Indonesia Police Watch (IPW), Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengungkapkan, selama 9 bulan terakhir, yakni dari Agustus 2017 hingga 17 April 2018 ada 16 proyek infrastruktur Jokowi yang ambruk. Mulai dari beton cor yang ambruk, tiang penyanggah yang rubuh hingga girder yang jatuh.

“Kasus ambruknya infrastruktur Jokowi ini sudah menewaskan 11 orang dan melukai 22 orang lainnya,” ungkap Neta melalui rilisnya beberapa waktu lalu.

Ironisnya, ujar Neta, polisi terkesan kurang serius menangani kasus ini. Terbukti hingga kini belum ada satu pun dari 16 kasus ambruknya infrastruktur Jokowi itu yang dilimpahkan ke kejaksaan.

“Polisi hanya selalu mengatakan, sedang melakukan pendalaman, meski sudah menetapkan sejumlah tersangka,” tukas Neta.

Bisa jadi, sambung dia, sikap polisi yang kurang serius ini tidak menimbulkan efek jera dan kasus infrastruktur Jokowi yang ambrol terus berulang. Dimulai dari ambrolnya Proyek LRT di Palembang pada Agustus 2017 hingga ambruknya Proyek Tol Bitung pada 17 April 2018 yang menewaskan 2 orang.

IPW pun berharap polisi bekerja cepat dan serius menuntaskan kasus ambruknya 16 proyek infrastruktur Jokowi ini, sehingga, kata Neta, kasusnya bisa terungkap di pengadilan, apakah ada sabotase atau hanya faktor kelalaian.

“Dengan dituntaskannya kasus ini ada efek jera dan muncul kehati hatian dalam menyelesaikan proyek proyek itu secara profesional,” ujar Neta.

Lebih jauh Neta merinci ada 5 dampak negatif yang diakibatkan ambrolnya 16 proyek infrastruktur Jokowi itu. Pertama, akan merusak citra Jokowi karena dianggap terlalu ambisius. Kedua, merugikan keuangan negara. Ketiga, kekhawatiran sabotase. Keempat, standar keamanan proyek itu seperti diabaikan. Kelima, memunculkan kekhawatiran masyarakat jika melintas di sekitar proyek tersebut.

Neta mengatakan, dalam menangani kasus ambrolnya 16 proyek infrastruktur Jokowi ini, polisi sebenarnya bisa mengenakan pasal berlapis.

“Bahkan bisa mengenakan UU No 22 tahun 2009 tentang lalulintas angkutan jalan yang menjerat tersangkanya dengan hukuman lima tahun penjara. Tapi sayangnya polisi masih bekerja lamban,” pungkas Neta. (kl/swamedium) 

Sumber :www.tribunislam.com

Proyek Pelabuhan Mangkrak Mulai Ditemukan di Sejumlah Daerah

Proyek Pelabuhan Mangkrak Mulai Ditemukan di Sejumlah Daerah


10Berita, Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan menemukan sejumlah proyek pelabuhan laut mangkrak di sejumlah daerah sehingga tidak dapat dipergunakan seperti seharusnya. Akibatnya biaya yang dikeluarkan sia-sia.

“Hasil kunjungan saya ke sejumlah lapangan dan saya lihat langsung ada sejumlah proyek infrastrukrur yang mangkrak,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Wahju Satrio Utomo saat membuka Rapat Kerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub di Jakarta, Selasa (24/4).

Menurutnya, proyek pelabuhan laut yang mangkrak ada dua, yaitu pertama proyek yang dibangun tidak selesai dan kedua proyek yang dibangun selesai, tapi tidak dapat digunakan semestinya.

Dia menilai proyek mangkrak terjadi karena tidak ada perencanaan yang baik sejak awal serta tidak ada koordinasi baik antara pemerintah pusat dan daerah.

Selain itu, katanya, juga tidak ada studi lapangan yang baik sebelum proyek dibangun. Akibatnya saat proyek selesai, ternyata tidak bisa digunakan karena faktor penunjang tidak tersedia.

“Ada proyek pelabuhan yang sudah selesai dibangun tapi tidak bisa digunakan karena jalan yang menuju ke pelabuhan tersebut tidak tersedia,” ucapnya, tanpa menyebutkan proyek pelabuhan mana saja yang mangkrak.

Selain itu, kata Wahju, ada pula proyek yang sedang dibangun ternyata di atas tanah bermasalah sehingga saat pengerjaan selalu saja diganggu oleh masyarakat sekitar.

Dia mempertanyakan mengapa tak ada koordinasi antara pusat dan daerah, juga bagaimana koordinasi dengan kementerian atau instansi lain seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, gubernur, bupati, wali kota, dan aparat keamanan.

Wahju juga menemukan ada sejumlah kepala daerah yang sebelum proyek dibangun berjanji akan memberikan kemudahan akses infrastruktur, tapi di tengah jalan ternyara janji tersebut tak terwujud.

“Ini juga yang menyebabkan banyak proyek mangkrak karena tidak ada dukungan dari pemerintah setempat,” ungkapnya.

Pihaknya juga menemukan adanya pejabat pemerintah yang tidak pernah datang ke proyek untuk mengawasi pembangunan dan sepenuhnya menyerahkan kepada kontraktor.

“Ada pejabat yang sama sekali tidak pernah datang ke proyek sampai proyek selesai dan sepenuhnya menyerahkan ke kontraktor. Dan ini saya lihat sendiri. Mari tidak usah mencari siapa yang benar dan salah,” ujarnya.

Dia mengingatkan kasus korupsi tidak hanya pejabat menggunakan uang negara bukan haknya saja, tapi bisa juga tidak menggunakan weweneng yang seharusnya bisa dilakukan. (Tsc)

Sumber : eramuslim.com

 

MUI : Bicara Politik di Masjid Boleh, Asal…

MUI : Bicara Politik di Masjid Boleh, Asal…

Ketua PP Muhammadiyah Prof Yunahar Ilyas pada pembukaan Kongres Ulama Muda Muhammadiyah di Jakarta, Selasa (30/01/2018).

10Berita – Isu politisasi masjid ditanggapi oleh Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI), Prof Dr Yunahar Ilyas.

Ia mengatakan, yang tidak boleh dibicarakan di masjid adalah politik praktis dan kampanye.

“Pilihlah si A, pilihlah si B itu yang enggak boleh,” katanya saat dihubungi hidayatullah.com Jakarta, Selasa (24/04/2018).


Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menjelaskan, politik praktis atau kampanye di masjid dapat mengakibatkan keterbelahan jamaah. Sebab pilihan jamaah bisa berbeda-beda.

“Kalau ada ustadz spontan (sebut) pilihlah si A, nanti jamaah yang tidak dukung si A, protes, ribut,” ujarnya.

Tapi kalau membicarakan politik sebagai nilai atau konsep, lanjut Yunahar, dimana saja boleh, termasuk di masjid.

“Kita harus memilih wali kota dengan kriteria: satu beragama Islam, dua berakhlak karimah, tiga punya kemampuan, empat bisa diterima, lima pro rakyat. Kalau gitu-gitu, kan, enggak apa-apa. Tapi jangan sebut namanya. Biarlah ditafsirkan sendiri oleh jamaah. Jamaah itu, kan, udah pinter-pinter,” terangnya.

“Kita berbicara dalam berpolitik itu harus jujur, bermusyawarah, memperhatikan kepentingan rakyat. Kan, banyak aspek-aspek,” tambahnya mencontohkan nilai politik.

Yunahar menginformasikan, salah satu bahasan ijtima’ Komisi Fatwa MUI se-Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 7-9 Mei di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, adalah soal politisasi agama. Soal apa definisinya dan batasannya seperti apa serta mana yang boleh dan mana yang tidak boleh.* Andi

Sumber : Hidayatullah.com

3 Macam Orang yang Tidak Diajak Bicara Allah

3 Macam Orang yang Tidak Diajak Bicara Allah

 

10Berita, ADA tiga macam orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah kelak pada hari kiamat: Allah tidak melihat kepada mereka, tidak mensucikan dan mereka memperoleh siksa yang pedih, yaitu:

(1) orang yang mempunyai kelebihan air tanah yang gersang, tetapi ia tidak mau memberi perantau yang membutuhkan,

(2) orang yang menjual barang dagangan kepada orang lain sesudah ashar; ia bersumpah atas nama Allah bahwa ia mengambil barang dagangan itu dengan harga sekian, lalu ia menyedekahkannya (kepada pembeli), padahal kenyataannya tidaklah demikian,

(3) orang yang berjanji setia kepada seorang pemimpin: ia berjanji karena hanya kepentingan duniawi. Jika pemimpin itu memberinya harta dunia, maka ia memenuhi janjinya, tetapi kalau pemimpin tidak memberikan apa-apa, ia pun tidak memenuhi janji.” (HR. Bukhari) []

Sumber: Himpunan Hadits Shahih Bukhari/Karya: Achmad Sunarto/Penerbit: Setia Kawan,  Islampos.

Desak Pecat Dirut Telkom, FPII Akan Gelar Unjuk Rasa

Desak Pecat Dirut Telkom, FPII Akan Gelar Unjuk Rasa



10Berita, JAKARTA Front Pemuda Islam Indonesia (FPII) mengkritik pembagian dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) yang dinilai tidak adil terhadap umat Islam.

FPII mengaku menyoal kegiatan Corporate Social Responsibility Telkom di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan yang meliputi perbaikan sarana ibadah, akses air bersih hingga fasilitas pendidikan berupa BLC dan i-CHAT tersebut menghabiskan dana hingga Rp 3,95 Miliar Rupiah.

"Kami menilai pemberian bantuan untuk salah satu rumah ibadah di salah satu Kabupaten Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menggunakan anggaran 3,5 Miliar cenderung diskriminatif," kata Koordinator FPII, Nasir Al Bimantani dalam keterangan persnya, Selasa (24/4/2018).

Menurut Nasir, sebagai Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga telah menciptakan diskriminasi bagi warga NTT. Alex J Sinaga dengan gaya kepemimpinan diskriminasinya tersebut berpotensi membuat masyarakat NTT saling mencurigai.

"Hal lain yang tidak mampu di perbaiki selama kepemimpinan Alex adalah soal pelayanan terhadap konsumen/pelanggan Indihome kian buruk yaitu sering byar pet. Ini sangat merugikan pelanggan,"ungkap Nasir.

Belum lagi, lanjut Nasir, soal tata aturan dalam pengelolaan 'Frekuensi' yang amburadul, dimana terkesan Alex berani melawan pemerintah selaku regulator. Hal ini membawa pengaruh buruk bagi pasar dan kepercayaan investor karena timbul ketidakpastian bisnis telekomunikasi.

"Kemudian kinerja Telkom selama Alex berkuasa juga jeblok. Hal ini dibuktikan dengan jatuhnya harga saham Telkom di pasar modal dan terus merosot sejak tahun lalu sampai sekarang. Investor dan pasar sudah mulai tidak percaya kepada direksi Telkom saat ini," tuturnya.

Yang teranyar, katanya lagi, terkait dengan registrasi ratusan ribu kartu Telkomsel dengan 1 NIK alias kartu bodong yang kini ramai di DPR, menunjukkan adanya aksi haram korporasi. "Ini kategori skandal yang terjadi dimasa Alex Sinaga jabat Dirut Telkom. Harus diungkap hingga terang benderang," tuding Nasir.

Nasir menegaskan bahwa apa yang terjadi di Telkom hari ini di bawah pimpinan  Alex J Sinaga tersebut, sesungguhnya tidak sesuai dengan semangat Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo dan mengakibatkan terhambatnya program Nawa Cita Presiden.

Untuk itu, Front Pemuda Islam Indonesia (FPII) mendesak pemerintah untuk memecat Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga karena terbukti gagal mendongkrak kinerja PT Telkom Indonesia.

"Segera 'retool' jajaran direksi yang di duga diskriminatif dan antek pihak tertentu,"tukasnya.

FPII juga mendesak pemerintah agar mengevaluasi total kinerja manajemen PT Telkom Indonesia secara menyeluruh, "dan bersihkan dari unsur kontra Nawa Cita Presiden Jokowi," katanya.

Terkait kritik FPII kepada Telkom, Nasir mengaku akan menggelar aksi di depan KemenBUMN dan akan dilanjutkan di depan Istana Negara Jakarta Pada pada hari Kamis  dan Jumat (26-27/4/2018) mendatang. (bilal/)

Sumber :voa-islam