OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 12 Mei 2018

MERINDING... Didoakan Massa Aksi 115, Penampakan Tablligh Akbar UAS Bikin Musuh Islam Ketakutan

MERINDING... Didoakan Massa Aksi 115, Penampakan Tablligh Akbar UAS Bikin Musuh Islam Ketakutan


10Berita, Penampakan umat Islam yang menghadiri Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad Lc MA ini dinilai berhasil membuat musuh-musuh Islam ketakutan.

Apalagi pada siang harinya, Ustadz Abdul Somad Lc MA dan Habib Rizieq Syihab didoakan oleh ratusan ribu umat Islam dalam Aksi Indonesia Bebaskan Baitulmaqdis atau Aksi 115 di Monas Jakarta.

"Alhamdulillah. Malam ini Tabligh Akbar Sambut Ramadhan 1439 H di Desa Petumbukan, Kec. Galang, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, 25 Syaban 1439 / 11 Mei 2018." kata Ustadz Somad melalui akun fesbuknya.

Dalam rangkaian Aksi 115 di Monas pada Jum'at 11 Mei 2018 siang, dai asal Malang Jawa Timur Ustadz Abdullah Sholeh Hadhrami mengajak umat Islam mendoakan Habib Rizieq Syihab dan Ustadz Abdul Somad Lc MA.

Ustadz Sholeh meminta umat mendoakan kedua ulama panutan ini saat shalat Tahajjud, dalam sujud, dan waktu-waktu mustajab lainnya.

"Agar beliau berdua dijaga, dilindungi, bisa pulang dalam keadaan aman, terjaga, terlindungi. Bisa berjuang lagi untuk kemajuan kaum Muslimin, untuk Indonesia lebih beradab dan berkeadilan," kata Ustadz Sholeh.

Sumber :Portal Islam 

Fahri Hamzah: Tugas Negara Ungkap Fakta, Bukan Ikutan Simpati

Fahri Hamzah: Tugas Negara Ungkap Fakta, Bukan Ikutan Simpati


10Berita – Jika dalam negara ada peristiwa yang merugikan dan mendatangkan korban, maka rakyat wajib memberi simpati.

Pertanyaan ini dikeluarkan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menanggapi insiden kerusuhan yang terjadi di Rumah Tahanan Cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua Depok yang menewaskan lima anggota polisi.

Menurutnya, simpati merupakan kesibukan yang harus dilakukan rakyat, bukan pemerintah

Fahri menjelaskan bahwa kesibukan pemerintah yang utama adalah mengungkap peristiwa dan terbuka kepada publik tentang apa yang terjadi.

“Kesibukan utama pemerintah bukan soal kesedihan korban, tapi soal membuat terang kejadian sehingga keadilan dan hukum ditegakkan secara tuntas,” jelasnya sebagaimana dikutip dari akun Twitter @fahrihamzah, Sabtu (12/5).

Kesibukan ini jangan di balik. Apalagi jika kemudian kesedihan disebut lebih utama ketimbang kebenaran.

Sebab, sambung Fahri, akan sia-sia nyawa korban apabila negara gagal membawa pada penegakan hukum dan kebenaran untuk mendapatkan keadilan.

“Waktu Novel Baswedan jadi korban, semua menyatakan prihatin dan berduka seolah tugas negara itu berduka. Padahal, fakta dan kebenaran tidak terungkap. Dan Presiden Jokowi bilang ‘tunggu Polri angkat tangan’. Hebat betul,” sindirnya.

Fahri melanjutkan, ada banyak fungsi dalam negara termasuk memberikan santunan. Tapi negara hukum ditandai dengan tegaknya hukum yang akan menjadi dasar kebersamaan rakyat sepanjang masa.

“Maka, jangan bergeser untuk menemukan fakta yang benar,” tukasnya. ()

Sumber : rmol

Sri Mulyani Bebaskan Pajak 20 Tahun bagi Investor Besar, Rocky Gerung: Otak Bong Terlalu Kecil

Sri Mulyani Bebaskan Pajak 20 Tahun bagi Investor Besar, Rocky Gerung: Otak Bong Terlalu Kecil

Dosen Filsafat Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerung mengkritisi langkah Sri Mulyani utnuk membebaskan pajak bagi investor.

Rocky Gerung dan Sri Mulyani - kolase/tribunwow

10Berita  - Dosen Filsafat Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerungmengkritisi langkah Sri Mulyani utnuk membebaskan pajak bagi investor.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter@rockygerung, yang ia unggah pada Kamis (29/3/2018).

Diketahui, Pemerintah akan memberikan pembebasan pajak penghasilan sampai 20 tahun investasi bernilai besar.

Rencananya, Kementerian Keuangan akan merilis Peraturan Menteri Keuangan tentang kebijakan perpajakan yang mencakup bebas pajak (tax holiday) dan potongan pajak (tax allowance).

Kementerian Keuangan akan merilis Peraturan Menteri Keuangan tentang kebijakan perpajakan yang mencakup bebas pajak (tax holiday) dan potongan pajak (tax allowance).

Selain dua insetif pajak tersebut, pemerintah akan merilis aturan percepatan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN), dan mekanisme pemeriksaan gabungan pajak.

Sebagai gambaran, aturan insentif investasi saat ini, yakni PMK No.159/PMK.010/2015 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) Badan, memberikan pengurangan pajak penghasilan (PPh) badan antara 10%–100%. Jangka waktu maksimal 15 tahun.

Lewat aturan baru, pemerintah menawarkan, investasi di atas Rp 30 triliun akan mendapatkan insentif bebas PPh badan selama 20 tahun. "

Aturan ini untuk mendukung tekad pemerintah agar ekspor dan investasi meningkat," kata Sri Mulyani, Menteri Keuangan, Rabu (28/3) malam.

Pemberian insentif tersebut berlaku untuk investasi mulai dari Rp 500 miliar. Sebagai contoh, nilai investasi antara Rp 500 miliar sampai 1 triliun berhak mendapat insentif lima tahun.

Sementara untuk restitusi pajak akan dipercepat menjadi sebulan, untuk perusahaan yang mempunyai track record bagus, atau well established. Selama ini, restitusi pajak rata-rata 47 pekan. Adapun pemeriksaan pajak akan digabung dan dikoordinasikan.

Menanggapi langkah pemerintah itu, Rocky Gerung menyebut jika pertaruhan dengan adanya kebijakan itu semakin besar.

"Yoi. Pertaruhan besar, tapi otak bong terlalu kecil. Investor marah."

Netizen yang melihat cuitan itu sontak meninggalkan komentar:

@iskandar_alex: Akhirnya mbok sri kasih permen buat para investor. Investasi diatas 30T Bebas pajak 20 tahun. Yang kaya makin kaya, aseng silahkan masuk.

@DeddyMangkubumi: Kalau pajak d bebaskan kapan indo bebas hutang. Jangan masarakat miskin yg jd korban.

@Yudhis__88: Hrs mempercepat ternak berudu, utk replace bong senior yak prof. (/Woro Seto)

Sumber :TribunWow.com

Eksperimen Dampak Tanaman Daat Dibully ini Ungkap Fakta Mengejutkan

Eksperimen Dampak Tanaman Daat Dibully ini Ungkap Fakta Mengejutkan

10Berita - Bullying merupakan perilaku intimidasi satu individu atau kelompok dengan tindakan kekerasan baik verbal maupun fisik. Dilansir brilio.net dari pacer.org, Jumat (11/5), data statistik dari National Center for Educational tahun 2016 menunjukan 20,8% siswa menjadi korban bullying. Dampak bullying sangat berbahaya, yakni bisa menimbulkan kecemasan, depresi, cedera fisik, bahkan mendorong pada perilaku bunuh diri.

Bullying ternyata tidak hanya berdampakburuk bagi manusia lho. Tanaman yang dibully pun bisa stres. Dilansir brilio.net dari Boredpanda, Jumat (11/5), IKEA bersama ribuan siswa melakukan eksperimen membully tanaman. Eksperimen tersebut dilakukan untuk meningkatkan kepedulian terhadap bullying, khususnya untuk memperingati hari Anti-Bullying.

Dalam eksperimen ini, disediakan tanaman berjenis sama dalam 2 sudut berbeda di sekolah. Tanaman yang satu boleh dibully dan diumpati. Sedangkan tanaman yaang lainnnya disediakan untuk diberikan pujian.

Kedua tanaman ini diberi air dengan jumlah sama. Kedua tanaman juga mendapatkan cahaya matahari dan pupuk yang cukup. Satu-satunya yang membedakan ialah salah satu tanaman dibully, satu lainnya dipuji.

Eksperimen ini dilakukan selama 30 hari. Hasil dari eksperimen pun mengejutkan. Ternyata tanaman yang dibully daunnya menjadi kering dan layu, sedangkan tanaman yang dipuji tetap segar.

Berikut penampakan dalam eksperimen ini sebagaimana dilansir brilio.net dari Boredpanda, Jumat (11/5).

1. Tanaman diletakan di dua sudut sekolah. Dibedakan mana yang dibully dan dipuji.

2. Kedua tanaman diberi perawatan berupa air dan pupuk dengan ukuran sama.


3. Asumsi dari penelitian ini ialah tanaman punya perasaan yang sama seperti manusia.


4. Para siswa diminta membully dan memuji tanaman setiap harinya.


5. Di belakang tanaman ada papan yang menjelaskan apa maksud bullying.


6. Tanaman yang dipuji daunnya tetap segar.


7. Sedangkan tanaman yang dibully daunnya mulai layu.


8. Semakin lama tanaman yang dibully daunnya berubah cokelat.


9. Pada akhir eksperimen, tanaman yang dibully mulai layu dan tidak segar.


10. Begini hasil akhir dari eksperimen ini.


Untuk memahami eksperimen ini dengan lebih jelas, simak video dibawah ini.

Sumber :Brilio.net 

Massa PDIP Lempar Botol Miras ke Jamaah Masjid, Ini Kronologinya

Massa PDIP Lempar Botol Miras ke Jamaah Masjid, Ini Kronologinya



10Berita - Waktu maghrib adalah waktu-waktu yg sangat berharga bagi kita umat Islam, sebab banyak fadhilah dan keutamaan di dalamnya.

 Namun, suasana sholat Maghrib pada Jum'at ( 11/5/2018) di masjid Al Wustho jl.  RA Kartini Kota Surakarta ternodai dengan ulah segerombolan massa pendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP.

Di mana pada siang harinya mengadakan apel siaga di Stadion Manahan.

Seperti sesuatu yang sudah tidak asing lagi  diketahui bersama. Setiap kali usai acara akbar, massa pendukung PDIP selalu mengadakan konvoi di jalanan, dengan menggeber-geber motor.

Demikian menurut laporan Aliansi Umat Islam Solo.

Karena merasa jengkel dengan ulah massa yang menggeber motornya secara arogan di depan masjid, maka salah satu jamaah masjid mencoba untuk mengingatkan. 

"Akan tetapi massa peserta kampanye PDIP malah meneriaki dengan kata-kata kotor dan melempar botol aqua yg berisi miras ke jamaah," menurut laporan Aliansi Umat Islam Solo.

Hal ini mengakibatkan kemarahan jamaah maghrib masjid Al Wustho, sehingga turun ke jalan dan menghalau massa konvoi kampanye PDIP sehingga terjadi bentrokan.

 Setelah massa konvoi PDIP kabur, para jamaah pun kembali ke dalam masjid kembali sambil menunggu waktu isya' tiba.

Namun, ternyata massa konvoi PDIP justru kembali lagi dari arah selatan dengan jumlah yang lebih besar, dengan menggeber motor mereka secara sengaja dengan tanpa ditanya lagi, maka hal tersebut membuat lebih marah lagi para jama'ah, dengan peralatan rotan dan kayu langsung dibubarkan oleh pemuda masjid Al Wustho.

"Pasca bentrokan,terdapat kabar adanya isue ancaman yang muncul di beberapa medsos yang mengatakan, akan membalas dan menyerang balik masjid Al Wustho," ungkap Aliansi Umat Islam Solo.

Maka dari itu, Aliansi Umat Islam Solo hingga menunggu kedatangan massa PDIP tersebut.

"Dan bilamana di lapangan, massa PDIP masih melakukan konvoi dan berkumpul serta melakukan maksiat! Maka kami Aliansi Umat Islam Solo yg berkumpul di masjid Al Wustho akan membubarkan mereka.  Ini adalah bagian jihad yang memang harus kami lakukan untuk menjaga kehormatan agama, kota serta negara ini," kata Aliansi.

Sumber: bersamadakwah

Kemenangan Mahathir Ibarat “Melayu Spring” Akan ke Indonesia

Kemenangan Mahathir Ibarat “Melayu Spring” Akan ke Indonesia


10Berita – Kemenangan Mahathir Mohamad di Pemilu Malaysia akan menggelorakan “Melayu Spring” di Indonesia.

Begitu tegas Direktur Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Jakarta, Jumat (11/5).

Dia menjelaskan Mahathir merupakan tokoh yang dikenal dengan gagasan Melayu harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri sejak puluhan tahun lalu.

Sementara situasi di Indonesia saat ini juga tengah dalam ancaman gelombang kehadiran para pekerja asing, yang mengancam pekerja lokal.

“Situasi Indonesia dan Malaysia mirip. Ada ketimpangan sosial dan besarnya jumlah tenaga kerja RRC yang semakin menakutkan,” tegas Syahganda.

Dia yakin kemenangan Mahathir, yang didukung Anwar Ibrahim, akan menginspirasi perjuangan yang sama di kalangan para aktivis di Indonesia.

Gelombang Melayu Spring, sebagaimana Arab Spring yang terjadi di kawasan Timur Tengah akan melanda Indonesia. Apalagi, Indonesia akan menggelar pemilu presiden pada tahun depan.

“Pengaruh ‘Melayu Spring’ ini akan mirip dengan ‘Arab Spring’ beberapa waktu lalu, yang dimulai dengan perubahan revolusioner di Tunisia, lalu melanda negara negara Arab,” tukas bakal caleg PAN itu.

FGD bertajuk “Mengapa Mahathir Menang?” yang diselenggarakan SMC ini sengaja digelar untuk merespon kemenangan Mahatir Mohammad dalam Pemilu Malaysia.

Selain Syahganda, hadir juga dalam FGD ini pendiri Islamic Network (Isnet) di Amerika, Bahctiar Miun, Dosen Studi Pembangunan ITB Jahja Hanafi, seorang ulama Farhat Umar, dan mantan anggota DPR RI Djoko Edhi Abdurrahman.

Dalam kesempatan ini, Djoko Edhi mengaku yakin bahwa kesamaan situasi geopolitik antara Malaysia dan Indonesia, yang didominasi asing akan menghasilkan perlawanan serupa.

Edhi berharap tokoh-tokoh perubahan yang menginginkan Indonesia terbebas dari dominasi asing mampu membangun kebersamaan, seperti masa Reformasi 98 yang dikenal sebagai Kelompok Ciganjur.(kl/)

Sumber :rakyatmerdeka

Penebusan Dosa Oleh Mahathir

Penebusan Dosa Oleh Mahathir


10Berita, Mahathir telah melakukan KESALAHAN POLITIK sangat memalukan, yang terus dikenang oleh sejarah.

Ia adalah kesalahan karena menjebloskan Anwar Ibrahim dalam tuduhan SODOMI.

Ini adalah kesalahan POLITIK sangat mengerikan. Sungguh di luar nalar, sampai Syaikh Al Qaradhawi pun merasa kecewa atas tuduhan itu.

Syaikh Al Qaradhawi menyampaikan:

1. Anwar Ibrahim adalah KADER DIDIKAN Mahathir itu sendiri. Bagaimana mungkin Mahathir tega "membunuh" muridnya sendiri.

2. Anwar Ibrahim juga sosok pemimpin representasi para AKTIVIS ISLAM; menyerangnya secara moral, sama dengan MENJATUHKAN MARWAH para aktivis dakwah di Asia Tenggara secara umum.

3. Yang sangat fatal, Anwar Ibrahim adalah representasi TOKOH POLITIK MELAYU. Menghancurkan nama dia secara moral, pasti sama dengan merusak kehormatan MUSLIM Melayu itu sendiri.

4. Anwar memiliki isteri, anak, dan keluarga; yang kesemua itu dikenal sebagai orang yang baik-baik. Menuduh Sodomi, sama juga dengan merusak kehormatan keluarganya.

5. Anwar memiliki REPUTASI HEBAT sebelum dijatuhkan sebagai pelaku sodomi. Bahkan dia sudah jadi "deputi perdana menteri" tinggal selangkan menjadi PM, menggantikan Mahathir. Tuduhan itu jelas saja telah menodai kehornatan Anwar sebagai pribadi.

6. Perbuatan sodomi adalah perbuatan maksiat berat yang DILAKUKAN SECARA TERTUTUP. Maka yang tertutup itu, seandainya ada, tidak boleh DIUMBAR DIBUKA SELUAS LUASNYA, karena asalnya adalah tertutup (bukan terbuka). Dalam Islam, mengangkat kasus sodomi sangat sulit, harus dengan pembuktian yang tidak menyisakan keraguan sedikit pun.

Ada yang menduga Mahathir "takut tersaingi" oleh Anwar, sehingga menjebloskan Anwar ke penjara, sebelum dia jadi PM.

Ada juga yang menduga, Mahathir ketakutan dengan "pemikiran liberal" yang dibawa oleh Anwar.
ANDAI pun Anwar bercorak liberal (atau Islam fundamentalis, menurut tuduhan lain), tetap saja HAROM MENJATUHKAN KEHORMATAN-nya melalui isu isu perbuatan ASUSILA.

Jujur saja, rusaknya POLITIK MELAYU di Malaysia dan hancurnya KESATUAN mereka saat ini adalah karena "Bom Sodomi" yang diledakkan oleh Mahathir tersebut. Saat Melayu sibuk konflik gara gara isu sodomi; kekuatan China terus melangkah maju memotong kekuatan Melayu setahap demi setahap.

Mahathir telah dipuji secara luas sebagai sosok POLITISI MELAYU yang cerdas, modern, berwawasan global, dan vokal. Bahkan dia berani menyerang "dominasi yahudi" di dunia ini. Jarang pemimpin seberani dia.

Tapi saat Mahathir menjatuhkan REKAN SENDIRI dengan tuduhan sodomi; seketika itu CITRA KECERDASAN dia hancur berkeping keping. Bahkan, reputasi Mahathir secara umum pun hancur, karena "kualitas tuduhan politik" yang memalukan itu. (Apakah benar anggapan, bahwa mental orang Melayu, kita kita ini, kalau kalah argumen; lalu cenderung menyerang SISI PRIBADI kehidupan seseorang? Benarkah? Wallahu a'lam).

Adalah sangat TERLAMBAT bagi Mahathir untuk membebaskan Anwar di masa-masa sekarang ini. Sangat terlambat. Tapi KALAU DIA TIDAK MELAKUKAN itu, sama saja dia telah: Membunuh bangsa Melayu secara keseluruhan.

Sempurnakan TAUBAT-mu Pak Cik..!!! Semoga Allah memaafkan dan menghidayahimu. Amiin.

(Sam Waskito)

***

Simak video penyesalan dan penebusan dosa Mahathir atas kesalahan masa lalunya, dan akhirnya dia maju dan bergabung dengan barisan Anwar Ibrahim di Pemilu 2018 yang baru lalu, dan akhirnya meraih kemenangan.

Langkah pertama Mahathir setelah dilantik sebagai Perdana Menteri adalah membebaskan Anwar Ibrahim dari penjara dan memintakan amnesti dari Raja Malaysia agar Anwar bisa kembali berkiprah politik.

Berikut videonya - saya sendiri menitikkan air mata menyaksikan ketulusan Mahathir memperbaiki kesalahan masa lalunya dan tak menyerah berjuang di usia 92 tahun.

[video]

Sumber :Portal Islam 

Sambut Ramadhan dengan Amalan-amalan Ini

Sambut Ramadhan dengan Amalan-amalan Ini

10Berita, TAK terasa kini kita berada di penghujung bulan Sya’ban lagi. Itu artinya dalam hitungan minggu kita akan memasuki bulan yang penuh dengan keberkahan. Ya, bulan Ramadhan. Bulan yang umat Muslim tunggu-tunggu. Bulan di mana Allah memberikan banyak pahala dan keberkahan di dalamnya.

Tentunya untuk menyambut bulan Ramadhan yang hanya ada satu tahun sekali ini kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Namun, bagaimanakah seharusnya kita mempersiapkan diri menghadapi bulan Ramadhan? Berikut ini ada beberapa amalan yang dapat kita persiapkan untuk menyambut Ramadhan.

1. Mempelajari fikih selama bulan ramadhan

Karena Allah perintahkan manusia untuk berbekal selama perjalanan hidupnya,

“Ambillah bekal, dan sebaik-baik bekal adalah taqwa” (QS. Al-Baqarah: 197)

Untuk bisa menggapai taqwa selama ramadhan, kita harus mengikuti aturan syariat yang berlaku selama bulan mulia itu. Dan satu-satunya jalan untuk bisa mengikuti aturan syariat itu adalah dengan mempelajari aturan terebut dan berusaha mengamalkannya.

Karena itulah, para ulama sejak masa silam, selalu memotivasi kaum muslimin untuk belajar dan belajar. Belajar aturan syariat kemudian berusaha mengamalkannya.

2. Memperbanyak istighfar dan taubat.

Setiap anak adam pasti pernah salah dalam kehidupannya. Iman yang selalu naik dan turun, perjalanan hidup yang banyak godaan pasti akan membuat anak adam pernah terpeleset sehingga terkotori oleh dosa, dan kotoran itu perlu dibersihkan. Maka istighfar dan taubat adalah pembersihnya.

Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun. (QS. Al-Anfaal: 33)

3. Melatih diri dengan shaum sunnah

Untuk menghadapi Ramadhan kita membutuhkan energy yang cukup baik. Salahsatu cara kita untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan adalah dengan memperbanyak shaum sunnah di bulan Sya’ban.

Dari Aisyah ra, ia berkata: “Tidaklah saya melihat Rosulullah menyempurnakan satu bulan puasa kecuali ramdhan, dan tidaklah saya melihat Rosulullah yang paling banyak puasanya kecuali di bulan sya’ban. (HR. Bukhori)

4. Memperbaiki hubungan dengan saudara dan keluarga

Allah berfirman :

“Bertakwalah kepad Allah dan perbaiki hubungan diantara kalian”.

Memperbaiki kembali hubungan dalam keluarga menyambut ramadhan akan semakin menambah keharmonisan dalam keluarga ketika menjalankan ibadah puasa, karena hati yang bersih akan semakin suci. Maka menjelang ramadahn saatnya untuk saling meminta maaf dan memaafkan.

Itulah beberapa amalan yang bisa kita lakukan untuk menyambut bulan suci penuh ampunan.[]

Sumber : Islampos.

Ramadhan dan Kerinduan Rasul

Ramadhan dan Kerinduan Rasul

Oleh: Nurjihan Begum Amir,
Mahasiswi Psikologi Unpad
nurjihanalbhantani@gmail.com

10Berita, RAMADHAN datang dan kita menyambutnya dengan antusias. Namun, dipertengahan kita mulai abai merasa Ramadhan masih panjang. Sampai akhirnya kita baru benar-benar menyadari jika ia akan benar-benar berakhir di kemudian hari. Kita merasa sesuatu begitu berarti setelah dia benar-benar akan pergi. Akankah Ramadhan kali ini berjalan seperti itu lagi?

Mari menengok ke belakang hari. Melihat bagaimana sahabat mengisi setiap momen Ramadhan mereka. Ada Umar yang begitu khidmat menikmati momen malam Ramadhan, bahkan setelah pulang sholat Isya beliau kembali mengerjakan shalat sepanjang malam, sampai terdengar adzan subuh. Ada pula Utsman bin Afan yang menghabiskan malamnya dengan shalat dan setiap rakaat shalatnya beliau gunakan untuk mengkhatamkan Al-Quran. Begitulah para sahabat mengisi bulan yang penuh berkah ini.Sudahkah kita seperti mereka? Sepertinya masih jauh sekali.

Kita mungkin bisa berkata bahwa itu adalah hal yang wajar sahabat lakukan, karena mereka dekat dengan nabi. Mereka langsung beratatap wajah dengan sang bulan purnama itu, bisa mendengar langsung apa yang dilisankan beliau, dan bisa bertanya langsung apa yang mereka ragukan. Sementara kita adalah umat di akhir zaman yang tak pernah bermuajahah, mendengar, dan berinterkasi langsung dengan rasul. Tapi harusnya itu bukan alasan, karena walaupun rasul tidak bertemu langsung dengan kita tapi justru rasul sangat merindukan kita.

Hal ini sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda ketika berkumpul bersama sahabat-sahabatnya “Wahai Abu Bakar, Aku begitu rindu hendak bertemu dengan saudara-saudaraku.”

Apakah maksudmu berkata demikin ya Rasulullah? Bukankah kami saudara-saudaramu?”Abu Bakar bertanya.

“Tidak wahai Abu Bakar. Kamu semua adalah sahabat-sahabatku tetapi bukan saudara-saudaraku,” kata Rasulullah.

“Kami juga saudaramu, wahai Raslullah,” kata seorang sahabat lain pula.

Rasulullah menggelengkan kepala kemudian bersabda “Saudara-saudaraku adalah mereka yang belum pernah melihatku tapi mereka beriman denganku dan mereka mencintaiaku melebihi anak dan orang tua mereka. Mereka adalah saudara-saudaraku dan mereka bersama denganku. Beruntunglah mereka yang melihatku dan beriman kepadaku dan beruntung juga mereka yang beriman kepadaku sedangkan mereka tidak pernah melihatku.”

Rasulullah saja begitu merindukan kita umat di akhir zaman yang tak bertemu dengannya. Harusnya kita membalas dengan balasan terbaik dan momen ramadhan inilah waktu yang tepat. Membalasnya dengan melaksanakan Islam secara kaffah tidak hanya memilah-milah yang diinginkan saja. Perwujudan Islam kaffah tidak hanya aktivitas ibadah mahdoh seperti sholat dan tilawah saja, tapi juga tercermin di setiap langkah kehidupan kita baik sosial maupun politik.

Maka dari itu, marilah memanfaatkan Ramadhan dhan kali ini untuk membalas kerinduan Rasul pada kita, umat akhir zaman. Bisa jadi ini Ramadhan terkahir kita dan kita tidak pernah akan megulangi lagi.[]

Sumber : Islampos.

Jangan Keluar Rumah Saat Maghrib, Kenapa? Ini Fakta Ilmiahnya

Jangan Keluar Rumah Saat Maghrib, Kenapa? Ini Fakta Ilmiahnya

10Berita, KETIKA Maghrib telah tiba, orangtua dahulu melarang kita untuk berada di luar rumah. Mereka memerintahkan kita untuk segera masuk ke dalam rumah. Mengapa? Sebab, mereka percaya bahwa setan berkeliaran pada waktu itu. Barulah, setelah maghrib berlalu, mereka memperbolehkan keluarga termasuk anak-anaknya untuk kembali keluar rumah.

Kepercayaan orang terdahulu ini, ternyata merupakan hal yang dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ. Melalui sabdanya, beliau berkata, “Jangan kalian membiarkan anak-anak kalian di saat matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam, sebab setan berpencar jika matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam,” (Dari Jabir dalam kitab Sahih Muslim).

Selain itu, secara ilmiah kepercayaan itu juga dijelaskan lho! Sebuah buku ilmiah keagamaan karya Prof. DR. Ir. H. Osly Rachman, MS berjudul The Science Of Shalatyang diterbitkan Qultummedia menjelaskan bahwa menjelang Maghrib, alam akan berubah menjadi spektrum cahaya berwarna merah. Cahaya merupakan gelombang elektromagnetis (EM) yang memiliki spectrum warna yang berbeda satu sama lain. Setiap warna dalam spectrum mempunyai energi, frekuensi dan panjang gelombang yang berbeda.

Dalam bukunya dijelaskan bahwa ketika waktu Maghrib tiba, terjadi perubahan spectrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis, yakni spektrum warna merah. Pada waktu ini, jin dan iblis amat bertenaga karena memiliki resonansi bersamaan dengan warna alam. Pada waktu Maghrib, banyak interfernsi atau tumpang tindihnya dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama. Sehingga penglihatan terkadang kurang tajam oleh adanya fatamorgana.

Subhanallah bukan? Ternyata apa yang Rasulullah perintahkan memanglah memiliki manfaat dibalik itu. Setan adalah musuh yang nyata bagi kita. Dan kita harus bisa melindungi diri dan anak-anak kita dari gangguannya. Dengan tidak keluar ketika maghrib, menjadi solusi terbaik untuk mencegah setan menganggu kita. []

Sumber : Islampos.