OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 19 Mei 2018

Korsa: Gagal Beri Rasa Aman, 2019 Ganti Presiden

Korsa: Gagal Beri Rasa Aman, 2019 Ganti Presiden


10Berita – Serangkaian teror di Surabaya membuktikan bahwa Joko Widodo gagal memberikan rasa aman kepada warganya. Untuk itu pada Pilpres 2019 harus ganti presiden.

Penegasan itu disampaikan koordinator Komunitas Relawan Sadar (Korsa), mantan relawan Jokowi,

Amirullah Hidayat (18/05). “Teror ini menjadi bukti nyata Pemerintah Jokowi gagal menciptakan rasa aman di tengah rakyatnya,” tegas Amirullah (18/05).

Menurut Amirullah, rakyat berharap Presiden baru bisa memberikkan rasa aman terhadap rakyat terhadap gangguan dari kelompok teroris.

Secara khusus, Amirullah mengungkapkan hasil investigasi  yang dilakukan sekelompok relawan, diinformasikan bahwa kejadian bom bunuh diri di Surabaya diduga telah dimanfaatkan pihak-pihak tertentu.

Pasca ledakan bom di tiga titik di Surabaya (13/05), politisi Gerindra, Arief Poyuono menegaskan tragedi kemanusiaan itu tak bisa ditolerir. Kejadian tersebut lanjut menunjukkan bahwa pemerintah dinilai telah gagal melindungi rakyatnya dari serangan teror bom.

“Ini Pemerintah harus bertanggung jawab karena gagal memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadahnya,” ungkap Arief Poyuono, dalam keterangan tertulis (13/05). []

Sumber :itoday

Sarat Nuansa Politis, Ustad Abdul Somad Dan UBN Tak Direkomendasi Menteri Agama. Ada Apa?

Sarat Nuansa Politis,  Ustad Abdul Somad Dan UBN Tak Direkomendasi Menteri Agama. Ada Apa?

Referensi pihak ketiga

10Berita, Menteri Lukman Hakim Syaifuddin baru saja mengeluarkan daftar mubaligh yang direkomendasikan oleh Kemenag. Para mubaligh ini dipilih berdasarkan tiga kriteria, yakni mempunyai kompetensi keilmuwan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, serta berkomitmen kebangsaan yang tinggi.

Menteri Lukman menyebut bahwa nama-nama yang masuk dalam daftar rilis merupakan masukan para tokoh agama, ormas keagamaan, dan tokoh masyarakat (rakyatku.com/18/05/2018).

Diantara para mubaligh tersebut ada nama Aa Gym, KH. Said Aqil Siradj, Alwi Shihab, Quraish Shihab, Emha Ainun Nadjib, dan Nasaruddin Umar.

Referensi pihak ketiga

Anehnya, tak ada nama Bachtiar Nasir, Felix Siauw, Habib Rizieq, dan Abdul Somad di daftar tersebut.

Meski Menteri Lukman menyebut daftar tersebut akan terus diupdate namun ketiadaan nama tokoh-tokoh agama tersebut cukup menarik perhatian.

Referensi pihak ketiga

Pasalnya rilis yang dikeluarkan oleh Kemenag terkait usaha pemerintah untuk mengatasi dan mengantisipasi materi radikal dalam ceramah. Apakah kemenag merasa para ustadz tersebut mengajarkan radikalisme?

Radikalisme menurut Rahimi Sabirin (dikutip dari blog agsasman3yk/17/12/2011) dicirikan melalui beberapa hal, yakni sikap tidak toleran, tidak menghargai pendapat maupun keyakinan orang lain, sikap fanatik yaitu selalu merasa benar sendiri, sikap eksklusif (memisahkan dari kebiasaan umat Islam pada umumnya), sikap revolusioner yaitu cenderung menggunakan cara kekerasan untuk mencapai tujuan.

Referensi pihak ketiga

Nah, dengan ciri demikian apakah Menteri Lukman menganggap para ustadz yang tak terdaftar itu golongan radikal?

Semoga tidak.

Sumber :

4 Tips Jitu Mengelola Uang THR agar Tak Langsung Ludes

4 Tips Jitu Mengelola Uang THR agar Tak Langsung Ludes

10Berita , Jakarta - Pernahkah Anda merasakan setelah menerima uang THR(Tunjangan Hari Raya) tanpa sadar habis begitu saja entah ke mana? Baru juga seminggu berlalu, uang THR seolah lenyap tak bersisa. Bukan apa-apa, pasti ada yang salah dengan pengalokasian THR itu.

THR merupakan uang tambahan di luar gaji yang didapat menjelang hari raya dari perusahaan. Biasanya, dana THR akan dibagikan dua minggu sebelum lebaran tiba, yakni sebesar satu kali upah gaji bulanan yang mencakup gaji pokok dan tunjangan tetap untuk yang sudah bekerja lebih dari 1 tahun, dan akan disesuaikan bagi mereka yang kurang dari setahun.

Siapa sih yang tidak senang ketika mendapatkan uang lebih? Tapi kita juga harus bisa mengelolanya agar bisa bermanfaat. Sebab, jika Anda memakainya tanpa berpikir terlebih dahulu, tentu akan berakibat fatal.

Untuk itu, agar uang THR Anda bisa bermanfaat dan tidak terbuang sia-sia, berikut beberapa tips mengelola dana THR seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Masukkan Sebagian Uang THR ke Dalam Tabungan

Tak dimungkiri, kebanyakan orang memakai uang THR untuk berbelanja keperluan sehari-hari. Tentu hal ini sah-sah saja untuk dilakukan, namun tetap harus dikontrol.

Cobalah lakukan hal yang berbeda di Lebaran tahun ini dengan menggunakan uang THR Anda sekitar 30-50 persen untuk ditabung segera setelah Anda menerimanya.

Jika Anda memiliki rekening yang lain, bisa juga Anda tabung uang THR tersebut di rekening yang bukan rekening utama Anda agar tidak mudah tergoda untuk menggunakannya. (Baca Juga: Inilah Pentingnya Punya Perencanaan Keuangan)

2. Jangan Lupa Zakat Fitrah, Infak, dan Sedekah

Saat menerima THR, jangan lupa untuk bersedekah, infak, dan zakat. Di sini ada perbedaan waktu pembayaran masing-masing. Anda bisa bersedekah dan berinfak kapan saja. Namun, waktu pembayaran zakat fitrah, hanya dapat dilakukan pada waktu-waktu tersentu selama bulan Ramadan berlangsung dan sebelum bulan Puasa berakhir.

Untuk itu, sisihkanlah uang THR dan gaji untuk hal ini. Selain itu, jangan lupa untuk menyisihkan uang THR Anda untuk diberikan kepada kerabat dekat Anda, terutama anak-anak kecil yang pastinya mereka akan sangat senang, bukan? Dan ini merupakan bagian dari sedekah Anda.

3. Belanja Pakaian dan Perlengkapan Ibadah Seperlunya

Saat Lebaran, tidak semuanya harus serba baru, seperti pakaian, gadget, dan lainnya. Sebab yang terpenting dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri adalah kebersamaan dalam menjalin hubungan kekeluargaan dan kekerabatan yang erat.

Namun, tak dimungkiri, kebanyakan orang merasa kalap sesaat setelah menerima uang THR. Seketika itu juga, ingin menggunakannya untuk belanja pakaian baru dan perlengkapan ibadah untuk persiapan Lebaran. Padahal, semua itu bukanlah hal yang sangat penting.

Untuk itu, sebaiknya Anda jangan berlebihan dalam membelanjakkan uang THR Anda hanya untuk membeli pakaian baru. Apalagi, jika ternyata Anda masih memiliki barang lama, seperti baju atau sepatu yang masih layak untuk dipakai ketika lebaran.

Cobalah, alokasikan 10 hingga maksimal 20 persen uang THR untuk membeli pakaian baru dan perlengkapan ibadah jika diperlukan. (Baca Juga: 5 Cara Sehatkan Kembali Keuangan Anda Pasca Lebaran)

4. Gunakan Uang THR untuk Dana Mudik

Tradisi mudik pulang kampung merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dengan momen Lebaran setiap tahunnya. Bagi Anda yang ingin mudik saat lebaran tahun ini, sebaiknya sudah memiliki perencanaan yang matang. Penting untuk melakukan perencanaan yang matang jauh-jauh hari sebelumnya agar kegiatan mudik yang Anda lakukan bisa berjalan sesuai dengan rencana.

Cobalah untuk melakukan perhitungan yang cermat mengenai segala hal yang berhubungan dengan mudik yang akan Anda lakukan. Rencanakanlah dengan matang tentang biaya untuk membeli tiket, transportasi menuju ke terminal, bandara, pelabuhan, atau stasiun kereta api, hingga transportasi menuju ke tempat tinggal Anda.

Hal ini juga termasuk dana yang diperlukan selama di perjalanan jika Anda memutuskan untuk mudik menggunakan jasa rental mobil. Berapa hari Anda akan berada di kampung halaman dan bagaiman tiket pulang setelah lebaran tentunya sudah masuk dalam perencanaan Anda. Jika Anda memiliki mobil atau motor sendiri dan berniat menggunakannya untuk pulang kampung, sisihkanlah dana THR untuk perawatan kendaraan dan juga biaya bensin pulang pergi.

Kelola Uang THR dengan Baik dan Nikmati Lebaran Bersama Keluarga

Sudah seharusnya Anda untuk mengelola uang THR sebaik mungkin. Dengan mengelolanya secara baik, tentu akan memberikan manfaat yang lebih pula bagi Anda.

Jika dibandingkan dengan menghabiskan uang THR untuk bersenang-senang, seperti makan mewah, beli berbagai macam barang yang sebenarnya tidak benar-benar dibutuhkan, sudah sepatutnya uang itu digunakan untuk membayar atau melunasi utang jika ada, menabung, bersedekah, dan juga berinvestasi jika masih berlebih.

Sumber : Liputan6.com

Buntut Skandal Seksual Uskup di Cile Ramai-Ramai Mengundurkan Diri

Buntut Skandal Seksual Uskup di Cile Ramai-Ramai Mengundurkan Diri

Paus Francis

Red: Teguh Firmansyah |

Belum jelas apakah Paus Francis akan menerima pengunduran diri tersebut.

10Berita , VATICAN CITY -- Sebanyak 34 uskup Cile  mengajukan pengunduran secara massal ke Paus Francis. Pengunduran diri seluru uskup Cile yang belum pernah terjadi sebelumnya dilakukan menyusul kasus skandal seksual.

Belum jelas apakah Paus akan menerima semua atau satu pengunduran diri dari para uskup, yang memegang semua tugas tertinggi di gereja Katolik Roma.

"Kami menyerahkan posisi kami ke Bapak Suci dan menyerahkannya kepada beliau untuk memutuskan secara bebas bagi masing-masing kami," kata para pastur dalam pernyataan bersama yang dibacakan Pastur Fernando Ramos, yang bertindak sebagai juru bicara para pastur, Jumat (18/5).  

Menurut dia, para pastur akan tetap melaksanakan tugasnya hingga paus membuat keputusannya.Skandal ini telah merusak kredibilitas gereja di negara itu dan juga melukai citra Paus. Di Cile, kritikan mengalir ke Paus karena dianggap membela kuat seorang pastur yang diduga menutup-nutupi skandal sebelum memindahkan posisinya.

Vatikan menolak berkomentar tentang waktu keputusan atau pengunduran diri mereka. Seorang pejabat gereja mengatakan untuk pertama kali para pastur dari sebuah negara mengajukan meninggalkan pos mereka dengan cara tersebut.

Dalam pernyataan itu, para pastur mengucapkan terima kasih atas kritik yang disampaikan secara kekeluargaan.

"Dari semeua itu, kami meminta maaf atas kepedihan yang dialami para korban, paus, dan negara kami atas kesalahan serius yang kami lakukan," demikian pernyataan itu.

Sumber: Antara 

Ilmuwan Ini Masuk Islam Gegara Meneliti Wudhu

Ilmuwan Ini Masuk Islam Gegara Meneliti Wudhu

10Berita – Banyak kisah mualaf dari berbagai belahan dunia yang dapat dijadikan hikmah seorang Muslim. Salah seorang diantaranya adalah kisah masuk Islam seorang ilmuwan karena penelitiannya tentang wudhu.

Umumnya ilmuwan memeluk Islam karena melihat keajaiban dari apa yang mereka amati dalam bidang penelitian mereka. Inilah yang dirasakan oleh Prof. Dr. Leopold Werner von Ehrenfels.

Leopold Werner von Ehrenfels merupakan seorang psikiater sekaligus ahli neurologi berkebangsaan Austria. Ia telah menunjukkan rasa tertariknya terhadap dunia Timur yang diwujudkan dengan mengunjungi Balkan (Eropa bagian tenggara) dan Turki ketika dewasa.

Saat Leopold mengunjungi negara-negara tersebut, Leopold kerap kali ikut salat berjamaah walau ia belum memeluk Islam. Kendati demikian, apa yang dilakukannya direspons positif dari kaum muslimin setempat.

Inilah yang membuatnya menaruh perhatian terhadap Islam. Sampai kemudian ia memeluk Islam pada 1927. Ia pun mengganti namanya menjadi Baron Omar Rolf von Ehrenfels.

Perjalanannya menuju Islam juga ditempuhnya dengan meneliti tentang wudhu sebelum melakukan shalat. Dari hasil temuannya, ia menemukan fakta terkait dengan pusat-pusat syaraf yang paling peka dari tubuh manusia.

Pusat-pusat syaraf yang paling peka itu berada di dahi, tangan, dan kaki, di mana pusat syaraf ini sangat sensitif bila terkena air. Apabila seseorang senantiasa membasuh dengan air pada pusat-pusat syaraf tersebut, maka ini bisa memelihara kesehatan dan keselarasan pusat syarafnya.

Bahkan, Leopold merekomendasikan agar wudhu bukan hanya milik dan kebiasaan umat Islam, tetapi untuk umat manusia secara keseluruhan. Dalam Surah Al-Maidah Ayat 6 disebutkan bagian tubuh yang terkena air wudhu.

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur,” QS Al-Maidah Ayat 6. (okz)

Sumber : okezone, Eramuslim.com

Tips Liburan Keluarga Meriah dan Hemat


Tips Liburan Keluarga Meriah dan Hemat

Liburan keluarga

Merencanakan liburan jauh-jauh hari bisa menghemat kantong.

10Berita , JAKARTA -- Liburan bersama keluarga memang asyik. Tapi akan lebih menyenangkan bila liburan bersama keluarga bisa lebih meriah, namun tetap hemat. Apakah liburan dilakukan di hari biasa atau hari libur, keduanya tetap bisa berhemat dengan cara yang tepat.

Lalu, bagaimana cara liburan meriah namun tetap bisa hemat? Berikut tips liburan keluarga murah meriah dengan bujet yang ramah di kantong, seperti dikutip dari Cermati.com.

Menabunglah Jauh-Jauh Hari

Pertama yang harus dilakukan sebelum merencanakan liburan bersama keluarga adalah menabung dari jauh-jauh hari. Ini penting karena dengan demikian Anda bisa mempersiapkan kebutuhan berlibur dan masih punya banyak waktu menemukan harga tiket transportasi, penginapan, dan lainnya yang murah.

Sebagai contoh, Anda ingin menyewa vila dengan fasilitas yang lengkap dan bagus dengan harga murah. Karena Anda sudah memiliki tabungan, maka Anda bisa memesannya dari jauh-jauh hari.

Tentukan Jadwal Liburan

Selanjutnya adalah menentukan jadwal untuk berlibur, hal ini menjadi sangat penting sekali, bahkan harus dilakukan jauh-jauh hari. Jangan menganggap mengatur jadwal adalah hal yang mudah karena tentu Anda harus menyesuaikan jadwal seluruh anggota keluarga.

Pastikan anggota keluarga yang berencana ikut berlibur benar-benar bisa ikut. Jangan sampai semua kebutuhan termasuk tiket perjalanan sudah dibeli, namun ternyata tidak bisa ikut pada hari H. Jadi, persiapkan waktu untuk berlibur dengan baik.

Perkirakan Bujet dengan Tepat

Nah, yang tak kalah penting adalah ketersedian bujet atau anggaran yang pas untuk berlibur, tidak terlalu berlebihan, juga tidak kekurangan. Saat berlibur, jangan membawa dana yang berlebih karena itu akan memicu Anda berlaku boros saat berlibur. Begitu juga sebaliknya, jangan sampai kekurangan bujet karena akan menyusahkan Anda nantinya.

Sebaiknya Anda memperkirakan berapa biaya yang Anda mampu keluarkan untuk berlibur. Dan kembali pada poin sebelumnya, di sini Anda harus memastikan dengan siapa saja Anda pergi, jadwal yang tepat juga akan sangat berpengaruh pada besarnya biaya yang dibutuhkan.

Jika Anda pergi pada musim liburan, maka biaya akan berbeda dengan hari biasa. Sebaiknya pastikan dengan tepat siapa saja yang akan pergi dengan Anda dan kapan Anda akan berlibur untuk menentukan bujetnya.

Tentukan Tempat Liburan yang akan Dituju

Selanjutnya adalah menentukan tujuan liburan Anda. Pastikan seluruh keluarga setuju dengan tujuan liburan kali ini. Tempat tujuan liburan Anda akan menentukan berapa biaya yang harus Anda keluarkan nantinya.

Dan pastikan jika Anda mampu memenuhi seluruh biaya liburan tersebut tanpa menguras kantong. Caranya? Jangan pernah mengubah tujuan tempat liburan yang sudah ditentukan sebelumnya karena hal ini akan menimbulkan biaya-biaya yang terduga.

Rajinlah Cari Tiket Promo

Berikutnya adalah rajinlah mencari tiket promo, baik itu pesawat, hotel, maupun tiket masuk ke area liburan bersama keluarga. Anda bisa mencari tahu tiket promo melalui situs-situs agen perjalanan, dan hal ini akan sangat membantu Anda menyusun jadwal. Selain itu Anda juga dapat mendaftarkan nomor telepon, e-mail pada situs tersebut agar nantinya mendapatkan pemberitahuan yang diperlukan seperti promo, dan sebagainya.

Bawalah Kamera Sendiri

Kamera merupakan salah satu perlengkapan liburan yang penting dan harus dibawa kemanapun Anda berlibur. Mengapa ini penting? Karena tentu Anda ingin mengabadikan momen berharga dengan keluarga dan di tempat tersebut, bukan?

Anda bisa menggunakan kamera ponsel dan kamera sendiri karena bila menggunakan jasa potret di tempat wisata maka Anda akan membutuhkan biaya lebih untuk mengalokasikannya. Jadi, sebaiknya Anda membawa kamera sendiri karena bisa dengan leluasa mengabadikan momen liburan bersama keluarga tercinta sesuka hati.

Persiapkan dengan Matang dan Nikmati Liburan Keluarga yang Hemat

Dengan persiapan yang matang, maka liburan yang meriah dan hemat bersama keluarga bukan tidak mungkin bisa dilakukan. Jangan anggap remeh perencanaan liburan dengan baik agar semuanya bisa berjalan sesuai harapan. Nikmati liburan keluarga yang menyenangkan dan keuangan tetap aman karena bisa berhemat. Setelah Lebaran usai pun kantong tidak bolong,bukan?

Sumber : Republika.co.id

Abu Bakar Ba'asyir Menduga Bom Bunuh Diri di Surabaya Kerjaan Oknum IntelIjen Asing

Abu Bakar Ba'asyir Menduga Bom Bunuh Diri di Surabaya Kerjaan Oknum IntelIjen Asing

10Berita, Terdakwa kasus dugaan terorisme, Abu Bakar Baasyir, menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2011). Pada sidang itu, majelis hakim menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Baasyir, lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yaitu seumur hidup. (Terdakwa kasus dugaan terorisme, Abu Bakar Baasyir, menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2011). Pada sidang itu, majelis hakim menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Baasyir, lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yaitu seumur hidup. (TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Pimpinan Jaringan Anshorut Tauhid, Abu Bakar Ba'asyir mengatakan serangkaian serangan bom yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo adalah hal yang tidak benar.

"Opo kuwi? Ora bener. (Apa-apaan itu? Enggak bener)," kata Ba'asyir seperti yang disampaikan oleh putra kandung Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rochim Ba'asyir kepada Tribunnews.com di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Meski tidak mengerti banyak, mengenai detail penyerangan, Ba'asyir, lanjut Abdul mengecam keras tindakan yang justru akan merugikan Islam tersebut.

Apapun alasan yang dipakai oleh pelaku, tidak dapat dibenarkan. Di semua ajaran agama, tidak ada satupun yang menghalalkan tindakan tersebut.

Mantan pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia juga mengatakan bahwa negara saat ini tidak dalam kondisi berperang dengan penjajah.

Islam juga tidak dalam kondisi terdesak, sehingga perbuatan yang membunuh diri sendiri dan orang lain, bukanlah hal yang benar.

"Beliau sama sekali tidak membenarkan penyerangan ini," tukasnya.

Namun begitu, dirinya dan keluarga tetap meyakini bahwa mereka yang melakukan aksi pengeboman merupakan perintah dari oknum dari intelejen dalam negeri dan asing.

Pasalnya, serangan tersebut berlangsung secara sporadis dan tidak jelas tujuannya.

"Ini sangat sporadis. Tidak jelas apa maunya. Kami beranggapan, ini kerjaan oknum intelejen dan intelijen asing," jelas Abdul Rochim.

Dirinya juga menceritakan, Ba'asyir sebagai narapidana teroris yang saat ini mendekam di Lapas Gunung Sindur, Bogor, sempat dijaga ketat atas penyerangan bom yang terjadi di Surabaya.

Dia menilai, sosok Ba'asyir sempat dihubung-hubungkan dengan Aman Abdurrahman tahanan teroris yang diduga menjadi pimpinan Jamaah Anshorut Daulah.

"Ya kami sih memahami saja. Toh, mereka juga kerja. Tidak apa-apa," lanjutnya.

Kompleks Pesantren Ngruki yang berada di Solo, Jawa Tengah, kini juga jadi sasaran pengintaian.

Dia tanyatakan, banyak orang asing yang tidak dikenal masuk dan menyambangi pesantren. Sebagian dari mereka beralasan ingin belajar agama di tempat tersebut.

Sebagian lainnya, berada di luar pagar untuk beberapa saat dan kemudian diganti dengan orang lain.

Tidak banyak kekhawatiran yang dialami oleh para santri dan pengurus. Mereka menganggap hal itu wajar dilakukan oleh aparat, apabila benar.

Yang penting jangan sampai proses belajar di pesantren terganggu dengan kehadiran orang-orang berbadan tegap.

"Ya kami juga paham kalau kami sedang diintai. Tapi, kalau mereka bilang mau belajar di sini, ya silakan saja. Tidak ada yang melarang untuk belajar agama. Asal tidak mengganggu kami di sini," ungkapnya.

Sumber : Tribunnews

Adik Prabowo: Menkumham dari Partai Mana, Ya?

Adik Prabowo: Menkumham dari Partai Mana, Ya?

 

10BeritaJAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menilai silang pendapat di internal eksekutif seperti panglima TNI dan Kemenkumham membuat pembahasan revisi Undang-Undang Antiterorisme belum selesai.

Menurut adik Ketum Gerindra Prabowo Subianto itu, pemerintah belum sepakat mengenai definisi terorisme.

“Menteri hukum dan HAM itu dari partai mana, ya? Dari PDIP, bukan dari Gerindra," kata Hashim, Jumat (18/5).

Hashim juga sepakat dengan Ketua DPR Bambang Soesatyo bahwa pembahasan revisi UU Antiterorisme di parlemen sudah 99 persen.

"Sekarang masalahnya di pemerintah," kata Hashim.

Sementara itu, Ketua Pansus RUU Antiterorisme M Syafii menjelaskan, definisi terorisme sangat jelas.

Menurut dia, jangan sampai ada stigma bahwa teroris identik dengan Islam.

Dia menambahkan, stigma negatif itu sudah ada di mindset masyarakat.

"Makanya dengan definisi itu kami harap semuanya jadi netral dan objektif siapa saja yang memenuhi klausul definisi, etnis apa saja, agama apa saja,” ujar Syafii. (boy/jpnn)

Sumber : JPNN.com

Gagal Berantas Terorisme, Jokowi Terancam Kalah, Warganet: Wuohhhh Mantab

Gagal Berantas Terorisme, Jokowi Terancam Kalah, Warganet: Wuohhhh Mantab


10Berita, Pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe menilai aksi teror dalam beberapa waktu terakhir bisa meningkatkan soliditas penantang Joko Widodo alias Jokowi pada Pilpres 2019.

Menurut Ramses, soliditas lawan politik Jokowi akan menguat jika mantan wali kota Solo itu tidak mampu memberantas dan mengungkap dalang aksi teror.

"Lawan politik bisa saja menggunakan momentum ini sebagai sarana yang tepat untuk menyerang Jokowi," ucap Ramses, Jumat 18 Mei 2018.

Pengajar di Universitas Mercu Buana itu menambahkan, citra Jokowi akan memburuk jika tidak bisa menyelesaikan masalah terorisme.

Jika hal itu terjadi, sambung Ramses, masyarakat bisa mengalihkan dukungan ke calon lain pada Pilpres 2019.

Karena itu, Ramses mengimbau Jokowi benar-benar mencurahkan perhatian untuk mengatasi masalah tersebut.

"Presiden harus bisa mengendalikan Polri, TNI dan BIN untuk memberantas terorisme," tegas Ramses.

Warganet pun berkomentar.

— FERDINAND HUTAHAEAN (@LawanPoLitikJKW) May 18, 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Dulu GARANG Lecehkan Islam Terkait Bom Surabaya, Kini Ria Siregar MEWEK di Penjara

Dulu GARANG Lecehkan Islam Terkait Bom Surabaya, Kini Ria Siregar MEWEK di Penjara


10Berita, Perawat yang bekerja di Batam Roria Agustina Siregar (Ria Siregar) akhirnya dijebloskan ke bui. Ria telah ditetapkan sebagai tersangka terkait unggahan di media sosial Facebook yang dianggap melecehkan Islam.

Dari balik jeruji besi, Ria Siregar menangis. Ia mengaku menyesal dan tidak menyangka postingannya memicu kemarahan warga dan membuatnya harus mendekam di tahanan.


Menurut Ria, dia membuat postingan itu lantaran kesal dengan aksi pengeboman di tiga gereja di Surabaya.

“Saya tidak bermaksud mau menghina agama lain. Ternyata saya salah. Statusnya sudah sempat saya hapus, tapi sudah tersebar kemana-mana,” aku Ria, Rabu 16 Mei 2018 lalu.

Kapolresta Barelang Kombes Hengki meminta masyarakat menjadikan kasus Ria Siregar sebagai pelajaran. Ia mengajak semua masyarakat untuk tidak membesarkan kasus Ria Siregar.

“Artinya, ada sesuatu di dalam Facebook yang akan menyebabkan terjadinya SARA. Oleh karenanya sudah kami tangkap, kami proses dan kami tahan,” kata Hengki.

Ia mengatakan, sudah banyak masyarakat yang terjerat Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan berujung pada sanksi pidana.

Dia meminta masyarakat agar dapat bermedia sosial dengan bijak dan tak terburu-baru mengunggah sesuatu ke media sosial apalagi yang berbau SARA.

“Oleh karenanya, kepada masyarakat saya imbau jangan posting sesuatu yang berbau SARA. Bijaklah dalam menggunakan media sosial,” serunya.

Selain itu, Hengki meminta kepada masyarakat yang melihat suatu postingan yang berbau SARA untuk tidak main hakim sendiri.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan segera melaporkannya kepada polisi agar segera diproses dan ditindaklanjuti oleh Sat Reskrim Polresta Barelang.


“Kita ada Tim Cyber Patrol untuk mengontrol yang ada di sosial media yang ada dan kita akan bertindak dengan cepat. Kemarin baru sebentar diposting langsung kita amankan,” imbuhnya.


Sebelumnya diketahui, Ria Siregar dilaporkan oleh sejumlah masyarakat Batam atas dugaan penistaan agama. Ria membuat postingan di akun Facebooknya karena merasa kesal atas aksi bom bunuh diri yang menyerang tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Ahad, 13 Mei 2018.

Sumber : `PORTAL ISLAM