OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 19 Mei 2018

MUI: Konvoi Bendera ‘Israel’ di Papua Bertentangan dengan Sikap Negara

MUI: Konvoi Bendera ‘Israel’ di Papua Bertentangan dengan Sikap Negara

10Berita, JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai aksi konvoi bendera “Israel” di Papua bertentangan dengan sikap negara Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina.

“Sikap negara Indonesia kan jelas, bahwa Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina,” ujar Moqsith sebagaimana dikutip CNNIndonesia, Jumat (18/5/2018).

Pemerintah maupun warga negara Indonesia di mana pun, kata dia, seharusnya melakukan hal-hal berupa dukungan untuk perdamaian di Palestina.

Meski ada dalih tidak ada kepentingan politik dan hanya tradisi, Moqsith menganggap hal itu bertentangan dengan sikap negara. Seluruh pihak di Papua dituntut mempertimbangkan faktor potensi munculnya polemik dan kontroversi sebelum menggelar aksi tersebut.

Apalagi saat ini Indonesia dalam situasi berkabung akibat tindakan “terorisme” yang kemudian menodai kerukunan sesama warga negara.

“Untuk kepentingan kerukunan domestik mungkin perlu dipertimbangkan, apakah cocok untuk kepentingan kerukunan Indonesia. Jadi, tradisi-tradisi yang potensial menodai dan tidak cocok untuk kepentingan seluruh warga negara Indonesia tidak dilaksanakan,” kata Moqsith.

Ketika disinggung soal sejumlah aksi dan kegiatan yang disertai atribut Palestina oleh sejumlah masyarakat di berbagai daerah, Moqsith menilai hal itu sebagai bentuk solidaritas dan dukungan kepada warga Palestina yang terusir dari tanah kelahirannya.

Menurut dia, aksi ini tidak masalah, karena tidak ada unsur politik di dalamnya. Selain itu, hal ini sejalan dengan sikap Negara Indonesia.

“Kalau bendera Palestina yang dibawa itu kan sebagai kelanjutan dari dukungan Indonesia atas kemerdekaan Palestina. Jadi, (ini bentuk) solidaritas kepada warga di sebuah negeri yang mengalami ketidakadilan, mereka terursir dari kotanya sendiri,” kata Moqsith.

Iring-iringan konvoi disertai bendera “Israel” di Papua dilakukan oleh komunitas Sion Kids beberapa waktu lalu. Kemudian, aksi itu terunggah di media sosial. Kepolisian menyebut kegiatan itu sebagai tradisi dan tidak bermuatan politik. Hal ini pun memicu beragam tanggapan dari sejumlah warga. (*)

Sumber: CNN Indonesia Salam Online.

Pengamat: Keputusan Bawaslu Sanksi Sudrajat-Syaikhu soal Kaos #2019GantiPresiden Potong Kreativitas Demokrasi

Pengamat: Keputusan Bawaslu Sanksi Sudrajat-Syaikhu soal Kaos #2019GantiPresiden Potong Kreativitas Demokrasi

10Berita, JAKARTA—Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menyayangkan keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar yang menjatuhkan sanksi kepada pasangan cagub/cawagub Jabar Sudrajat-Ahmad Syaikhu. Hendri menilai keputusan Bawaslu telah memotong kreativitas demokrasi.

Bawaslu Jabar mengeluarkan rekomendasi agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera memberi sanksi terkait aksi pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang memamerkan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden pada debat publik putaran kedua. Aksi pasangan yang akrab disebut ‘Asyik’ itu memicu kericuhan di bangku penonton.

“Kalau memang benar bawaslu menyatakan Asyik melakukan pelanggaran, walau aneh saya gak kaget sih karena memang posisi Asyik saat itu menempatkan diri ada di seberang istana. Jadi kalau memang mau cari aman tetap ada di lingkungan Presiden Jokowi” kata Hendri saat dihubungi, Jumat (18/5/2018).

Meski begitu, Hendri menilai keputusan Bawaslu telah memotong kreativitas demokrasi. Dia pun memuji langkah pasangan Asyik yang menampilkan hal berbeda di debat publik putaran kedua Pilgub Jabar, Senin (14/5/2018).

“Kalau dalam sebuah kampanye element of surprise itu dibutuhkan. Kalau kemarin tidak tampil beda akan sulit buat asyik. Walaupun (sanksi itu) aneh saya tidak kaget, tapi saya menyayangkan karena kreativitas demokrasi dipotong. Ini memang risiko pasangan asyik berada di seberang istana, berbeda dengan posisi tiga paslon lain yang mengharapkan dukungan Jokowi,” kata Hendri.

Lebih lanjut Hendri menyarankan pasangan Asyik fokus pada kejadian-kejadian saat debat publik putaran kedua. Misalnya, kata dia, ungkapan-ungkapan kotor yang keluar begitu pasangan Asyik memamerkan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden.

“Sebaiknya, tim Asyik fokus pada kejadian-kejadian saat itu, misalnya ada yang teriak anjing, ya itu dilaporkan saja. Terus kalau gak salah soal teriakan hidup Jokowi, kan itu juga sebetulnya di luar materi,” kata Hendri.

Sehari sebelumnya, Tim Asyik berencana melayangkan somasi terhadap KPU dan Bawaslu Jawa Barat. Mereka tidak terima dianggap melanggar tata tertib kampanye karena mengkampanyekan dan membentangkan kaos #2019GantiPresiden dalam debat calon Pilgub Jabar 2018.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan somasi akan dilakukan sore ini oleh kuasa hukum Sudrajat-Syaikhu. “Kuasa hukum paslon Asyik akan mensomasi KPU Jabar dan Bawaslu Jabar terkait kasus pemakaian kaos #2019GantiPresiden,” ujar Dasco dalam pesan tertulis, Kamis (17/5/2018).

Dasco menuturkan tindakan Sudrajat-Syaikhu menunjukkan kaos #2019GantiPresiden dan mengucapkan janji tahun 2019 ganti presiden tidak melanggar tatib kampanye sebagaimana diatur dalam Pasal 69 Undang-undang Pilkada. []

Sumber : Islampos.

10 Tewas Penembakan di Sekolah Texas, Pelaku Bukan Muslim, Bukan Teroris, Gak Ada Kaitan Dengan Agama

10 Tewas Penembakan di Sekolah Texas, Pelaku Bukan Muslim, Bukan Teroris, Gak Ada Kaitan Dengan Agama


10Berita, Penembakan di sekolah kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini, peristiwa terjadi di Texas, Jum'at (18/5/2018) pagi.

Kejadian di Santa Fe High School ini mengakibatkan 10 orang tewas dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka.

Sebuah negara yang dilanda oleh serangkaian penembakan sekolah massal yang memilukan menyaksikan kengerian terakhir yang terjadi di kota kecil di Texas Tenggara ini pada Jumat pagi, ketika seorang pemuda yang bersenjata senapan dan pistol 0,38 yang diselundupkan di bawah mantelnya melepaskan tembakan ke sekolah, menewaskan 10 orang, banyak dari mereka sesama siswa, dan melukai 10 lainnya, kata pihak berwenang.

Pada akhir hari, seorang tersangka berusia 17 tahun, Dimitrios Pagourtzis telah menyerah dan ditahan. Para pejabat penegak hukum mengatakan mereka menemukan dua perangkat peledak buatan sendiri yang ditinggalkan di sekolah selama aksinya.

"Salah satu serangan yang paling keji, yang pernah kita lihat dalam sejarah sekolah-sekolah di Texas," kata Gubernur Texas Greg Abbott dikutip dari CNBC International, Sabtu (19/5/2018).

Dia mengatakan penembakan dilakukan dengan shotgun dan revolver kaliber .38 yang dimiliki secara legal oleh ayah dari tersangka. Di rumah tersangka juga ditemukan empat bom pipa.

Dilansir dari Reuters, tersangka sendiri adalah pelajar berusia 17 tahun yang diidentifikasi bernama Dimitrios Pagourtzis.

Penembakan pertama dilakukan olehnya di kelas seni di Santa Fe High School sebelum pukul 8 pagi pada Jumat.

Sheriff di Galveston County Henry Trochesset mengatakan pelaku telah dikenai tuduhan pembunuhan berskala besar.

Texas School Shooting: 10 Dead, 10 Hurt, and Many Not Surprised It Happened
https://www.nytimes.com/2018/05/18/us/school-shooting-santa-fe-texas.html

'Loner' student shoots and kills 10 at Texas school
https://www.reuters.com/article/us-texas-shooting/loner-student-shoots-and-kills-10-at-texas-school-idUSKCN1IJ1PA

Who Is Dimitrios Pagourtzis, the Texas Shooting Suspect?
https://www.nytimes.com/2018/05/18/us/dimitrios-pagourtzis-gunman-texas-shooting.html

▶️ Pelaku Dimitrios Pagourtzis bukan Muslim, jadi tidak ada sebutan Teroris
▶️ Sebutannya cuma "Shooting (Aksi Penembakan)", "Loner" (Aksi Sendirian)
▶️ Tuduhannya bukan Aksi Terorisme, Tapi Pembunuhan Berskala Besar. Gak disangkutpautkan dengan agama pelaku.

Coba pelakunya Ahmad, atau Muhammad, atau Bercadar, atau Santri... APA YANG AKAN TERJADI???

Seluruh Dunia Bergetar. Islam langsung jadi Tertuduh. Dikaitkan pelaku dengan agamanya. Dikorek pernah aktif di Rohis mana. Al-Quran disita jadi barbuk. DLL.

Sumber :Portal Islam 

CATAT! Ini 3 Pemenang Tender Penikmat Duit Bancakan Rapat IMF-Bank Dunia di Bali

CATAT! Ini 3 Pemenang Tender Penikmat Duit Bancakan Rapat IMF-Bank Dunia di Bali




Kontroversi penyelenggaraan Rapat Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 yang akan berlangsung di Bali membuat sejumlah pihak mengirimkan permohonan informasi publik terkait data rincian anggaran dan pemenang tender penyelenggaran ke Kementerian Keuangan.

Sayang, informasi yang diberikan oleh Kementerian Keuangan tak memuaskan, karena tak memuat detail anggaran dan hanya menyebutkan nilai lelang penyelenggaraan secara umum.


Dalam jawabannya, Kementerian menulis nilai kontrak terbesar, 509,4 miliar rupiah, yang dimenangkan perusahaan jasa pelaksana konferensi, PT Pactoconvex Niagatama. Dana sebesar itu bakal digunakan untuk membiayai sebelas kegiatan, yakni perombakan venue (lokasi) pertemuan agar sesuai standar IMF dan Bank Dunia, keamanan, pelayanan medis, transportasi (penyewaan mobil untuk kepala delegasi dan bus untuk delegasi), komunikasi dan media, koordinasi dengan panitia IMF dan Bank Dunia, “Voyage to Indonesia” (program promosi pariwisata Indonesia), branding, liaison officerhost country reception(semacam program untuk mempromosikan budaya Indonesia), dan kesekretariatan. 

Pagu anggaran untuk pelaksana konferensi (professional congress organizer) sendiri, menurut situs lelang Kementerian Keuangan, dipatok 633,9 miliar rupiah.

Pactoconvex, perusahaan yang diinisiasi mendiang taipan Hasjim Ning, bukan nama kemarin sore di jagat penyelenggaraan acara internasional yang dihelat negara. Tapi, namanya memicu syak wasangka ketika dikaitkan dengan kasus korupsi proyek konferensi internasional di Kementerian Luar Negeri pada 2004-2005.

Dalam kasus itu, eks Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri yang pernah menjabat sebagai Dubes RI untuk Australia dan Amerika Serikat Sudjadnan Parnohadiningrat, dianggap bersalah karena, salah satunya, memberi kontrak kepada Pactoconvex tanpa melalui proses lelang meskipun Komisi Pemberantasan Korupsi tak pernah menyeret pembesar perusahaan ke meja hijau. Ketika didatangi media 8 Maret 2018 lalu, perusahaan menolak berkomentar.

Nilai kontrak berikutnya, sebesar 40,8 miliar rupiah, dimenangkan PT Telekomunikasi Indonesi (PT TELKOM). Perusahaan telekomunikasi pelat merah itu akan mengerjakan infrastruktur teknologi informasi pada perhelatan yang berpusat di Nusa Dua, Bali, tersebut. Menurut situs lelang Kementerian Keuangan, pagu anggaran ini mencapai 43,5 miliar rupiah.


Lalu, nilai kontrak terakhir mencapai 14,5 miliar rupiah yang dimenangkan PT Sisindokom Lintasbuana. Perusahaan ini akan mengerjakan infrastruktur jaringan Kementerian Keuangan. Plafon anggaran ini, berdasarkan situs lelang Kementerian, dipatok 16,5 miliar rupiah.

Sisindokom awalnya anak bisnis PT Indosat, gergasi perusahaan telekomunikasi. Tapi, pada 2005, Astel Group membeli Sisindokom. Astel sendiri kelompok bisnis milik taipan Herry Andriejanssen.

Jika ditotal, nilai kontrak penyelenggaraan rapat tahunan IMF-Bank Dunia di Bali mencapai 564,7 miliar rupiah. Dana ini diambil dari kocek Kementerian Keuangan pada tahun anggaran 2017 dan 2018.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman yang bertindak sebagai Ketua Panitia Nasional, Luhut Binsar Panjaitan, menyatakan pagu total anggaran dari kocek Kementerian Keuangan mencapai 855,5 miliar rupiah. Luhut juga mengatakan, dari nilai itu, Panitia baru mencairkan 566,9 miliar rupiah kepada para pemenang tender.

Di luar anggaran Kementerian Keuangan, Luhut juga memperkirakan Bank Indonesia akan menggunakan pundi-pundinya sebesar 200 miliar rupiah. Bank sentral akan membiayai penyewaan hotel dan kantor bagi para delegasi. Tapi, Luhut bilang, para delegasi nantinya akan mengganti biaya sewa itu.

Sumber: Indopress

Perlu Diingat, Ini 3 Hal tentang Adzab Kubur

Perlu Diingat, Ini 3 Hal tentang Adzab Kubur

10Berita, ADANYA adzab kubur merupakan bagian dari aqidah kaum muslimin ahlus sunah. Allah berfirman menceritakan adzab yang diberikan kepada Fir’aun di alam kubur,

Kepada mereka (Fir’aun & bala tentaranya) dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras,“ (QS. Ghafir: 46).

Dinampakkan neraka kepada Fir’aun dan pengkikutnya termasuk adzab di alam kubur bagi mereka dan itu terjadi sebelum kiamat.

Disamping itu, terdapat banyak hadis shahih yang menyatakan adanya adzab kubur. Hingga sebagian ulama menegaskan bahwa hadis tentang adzab kubur termasuk mutawatir ma’nawi.

Kedua, apakah adzab kubur diberika terus-menerus, ataukah ada jeda?

Dalam kitab Syarh Aqidah Thahawiyah, Ibnu Abil Iz menjelaskan,

Apakah adzab kubur ditimpakan terus-menerus ataukah bisa terputus?

Jawabannya bahwa adzab kubur ada 2 macam:

1. Adzab kubur yang diberikan terus-menerus. Sebagaimana firman Allah, yang artinya, ” Kepada mereka (Fir’aun & bala tentaranya) dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.”

Demikian pula hadis Barra bin Azib tentang kisah mayit orang kafir, dinyatakan dalam hadis: ”Kemudian dibukakan untuk orang kafir pintu neraka, sehingga dia melihat tempatnya dneraka, sampai terbit matahari.” Hadis riwayat Imam Ahmad

2. Adzab kubur ditimpakan selama rentang waktu tertentu, kemudian terputus. Ini adalah adzab yang diberikan kepada sebagian tukang maksiat yang banyak dosanya. Dia dihukum sesuai tingkat dosanya, kemudian diringankan.

Kemudian, bisa juga adzab kubur diringankan oleh Allah karena doa orang lain, atau amal jariyah yang dimilikinya, atau karena Allah mengampuninya langsung.

Ketiga, apakah ada keringanan adzab kubur kerika ramadhan?

Adzab kubur termasuk perkara ghaib. Dan masalah ghaib hanya diketahui oleh Allah dan makhluk yang bersangkutan. Yang bisa kita lakukan hanyalah meyakini apa yang disebutkan dalam dalil Al-Quran dan hadis shahih. Dan kita tidak boleh berkomentar tanpa sumber yang benar. Allah meningatkan,

“Janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya,” (QS. Al-Isra: 36). []

SUMBER: KONSULTASI Syariah, Islampos.

PKS Kritisi Rekomendasi Kemenag Soal 200 Mubaligh

PKS Kritisi Rekomendasi Kemenag Soal 200 Mubaligh

Jangan pernah berpikir bahwa ulama selain yang 200 nama itu buruk.

10:, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, mengkritisi keputusan Kementerian Agama (Kemenag) yang merekomendasikan 200 nama mubalig kepada masyarakat secara resmi. Menurutnya, sikap Kemenag justru berpotensi memecah belah masyarakat dan menjadi ladang subur berkembangnya terorisme.

Menurut Mardani, pemerintah sebaiknya tidak membatasi para ulama. Jika ingin merekomendasikan sejumlah nama sebagai rujukan memberikan ceramah-ceramah kepada masyarakat, pemerintah seharusnya tidak mengesampingkan ulama lainnya.

"Jangan membatasi yang lain, karena nanti kesannya kita ini menjadi negara yang suka memisah-misahkan. Langkah pemerintah ini bagi saya justru membuat kita semakin terpecah belah," ujar Mardani kepada wartawan usai mengisi diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/5).

(Baca: 200 Nama Mubaligh Rekomendasi Kemenag Bisa Bertambah)

Jika masyarakat nantinya terkotak-kotak, dia mengatakan, justru akan menjadi ladang subur bagi perkembangan paham terorisme. Karena itu, dia mengusulkan kepada pemerintah untuk membuat catatan informasi tentang para ulama. "Usul saya, sebut mana ustaz yang catatannya satu, dua, tiga. Kemudian panggil dulu, sebab kan kita juga ada lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI). Maka jangan dulu memakai pendekatan formal struktural," tegasnya.

Mardani juga menyarankan komunikasi dengan para ulama terkait secara informal dan personal. Sebab, menurutnya antara pemerintah dan para ulama hanya kurang menjalin komunikasi saja. "Jangan pernah berpikir bahwa ulama selain yang 200 nama itu buruk. Nanti akan timbul reaksi lagi oleh masyarakat. Usul saya, pemerintah tidak usah masuk ke situ. Karena kalau yang mengumumkan soal ulama ini bukan MUI, menurut saya ini keluar dari tupoksi," tambahnya.

Sebelumnya, Kemenag telah melansir 200 nama mubaligh yang direkomendasikan mengisi ceramah-ceramah dan kegiatan agama bagi masyarakat. Pengumuman 200 nama ini menuai kontroversi.

Menurut Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin, rekomendasi ini dikarenakan dorongan dari sejumlah kalangan yang bertanya-tanya mengenai mubaligh yang pas mengisi acara di bulan Ramadhan. Menurut Lukman, ada tiga aspek penting mengapa 200 mubaligh ini direkomendasikan.

Pertama, para mubaligh mempunyai kompetensi tinggi terhadap ajaran agama Islam. Kedua, punya pengalaman yang cukup dalam berceramah, karena menjadi penceramah tidak hanya penguasaan konten tapi juga keterampilan dalam menyampaikan isi pesan ke masyarakat. Ketiga, terbukti bahwa yang bersangkutan memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi.

Sumber :Republika.co.id 

Kapolri Mendapat Petisi "Jangan Jadikan Al-Quran Barang Bukti Terorisme"

Kapolri Mendapat Petisi "Jangan Jadikan Al-Quran Barang Bukti Terorisme"


10Berita, Muncul petisi yang meminta Polri agar tak menjadikan Al-Quran sebagai barang bukti tindak pidana terorisme. Polri menerima petisi ini sebagai masukan dan bahan evaluasi.

"Nanti kami evaluasi. Terima kasih masukannya. Akan kami evaluasi," tutur Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jl Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/5/2018), seperti dilansir detikcom.

Petisi itu ada di laman 'Alquran Bukan Barang Bukti Kejahatan' di situs www.change.org.

Petisi dibuat pada Kamis (17/5) kemarin atas kekecewaannya pada polisi yang beberapa kali menyebut Alquran sebagai barang bukti kejahatan terorisme.

Seperti diberitakan, pada Selasa (15/5), Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di Medan, Sumatera Utara.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yaitu Al Quran besar 1 buah, Al Quran kecil 1 buah, kaset CD, dan buku notes warna merah berisikan foto kopi KTP.

(Baca: ASTAGHFIRULLAH... Al-Quran Disita Jadi Barang Bukti Kasus Terduga Teroris)

"Wahai aparat penegak hukum; Alquran adalah kitab suci umat Islam. Alquran adalah wahyu Allah Swt. Adalah tidak pantas dan tidak benar menjadikan Alquran sebagai barang bukti kejahatan. Ada banyak barang yang ditemukan di suatu TKP yang tidak terkait dengan kejahatan yang terjadi, tetapi mengapa Alquran yang suci itu dikelompokkan ke dalam barang bukti?" demikian pernyataan dalam petisi.

Petisi itu ditujukan untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Sampai hari ini, Sabtu (19/5/2018), pukul 07.49 WIB, sebanyak 9.444 orang telah menandatangani petisi tersebut. 

Link Petisi: https://www.change.org/p/kapolri-alquran-bukan-barang-bukti-kejahatan

AYO TTD DAN VIRALKAN....

Beberapa alasan mereka yang mendukung Petisi ini:

Sumber :Portal Islam

HEBOH.. Pentolan JIL (Islam Liberal) Malah Masuk Daftar 200 Muballigh Yang Direkomendasikan Kemenag

HEBOH.. Pentolan JIL (Islam Liberal) Malah Masuk Daftar 200 Muballigh Yang Direkomendasikan Kemenag


10Berita, JAKARTA - Kementerian Agama RI merilis 200 daftar nama muballigh atau ustaz/ustazah untuk bisa dijadikan rujukan masyarakat untuk mengisi kegiatan-kegiatan keagamaan.

"Selama ini, Kementerian Agama sering dimintai rekomendasi muballigh oleh masyarakat. Belakangan, permintaan itu semakin meningkat, sehingga kami merasa perlu untuk merilis daftar nama muballigh," kata Menag Lukman Hakim Saifuddin dilansir laman Kemenag.go.id, Jumat, 18 Mei 2018.

Menurut Lukman, tidak sembarang muballigh bisa direkomendasika kepada masyarakat. Setidaknya ada tiga kriteria yang mesti dipenuhi, yakni mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi.

Link: https://kemenag.go.id/berita/read/507786/kemenag-rilis-daftar-200-nama-muballigh

Nama Ustadz Abdul Somad TIDAK MASUK dalam Daftar, justru nama pentolan Jaringan Islam Liberal (JIL) masuk dalam daftar 200 Muballigh yang direkomendasikan Kemenag.

Simak daftar 200 nama muballigh yang dirilis Kementerian Agama di tautan ini.

Dalam daftar nomor urut 6 ada nama Abdul Moqsith Ghozali (dalam penulisan lain Ghazali).

Abdul Moqsith Ghozali adalah adalah kordinator Jaringan Islam Liberal (JIL) dan dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Link dari situs resmi JIL: http://islamlib.com/author/moqsith/

Berikut tanggapan Warganet...

— MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) 18 Mei 2018


Muqsith ghojali pentolan LIBERAL

— alumni 212 (@jawarabanten212) 18 Mei 2018


Nah yg ini on the track. Master cebong hanya menyelundupkan orang JIL dan Syiah di lot 200 pertama. Tidak mencantumkan kyai habib ustad ahli sunnah wal jammah hanya pengalihan. Krn fokus kerja master cebong tuk sekat3 n kotak3 anak bangsa!!!

— Ig_kurniawan (@kurniawan_ig) 18 Mei 2018


Model yg merusak akidah malah masuk list, sandiwara tingkat tinggi https://t.co/FU75j1v5fr

— sudiono (@SudionoTambun) 19 Mei 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

NAHLOH.. Trump Akui ISIS Buatan AS

NAHLOH.. Trump Akui ISIS Buatan AS


10Berita, Saat masa kampanye Pilpres, Donald Trump menyebut bahwa ISIS adalah buatan AS di era Presiden Barrack Obama.

Berita dari media ternama The Guardian...


[11-8-2016]
Donald Trump calls Obama the 'founder of Isis'

Donald Trump escalated his rhetoric against Barack Obama on Wednesday, dubbing the US president as the “founder of Isis”.

The Republican presidential nominee’s comments, made at a rally in Sunrise, Florida, came as Trump continued to face a backlash for hinting a day earlier that his opponent, Hillary Clinton, be assassinated by gun rights supporters.

“Isis is honoring President Obama,” Trump said of Islamic State. “He is the founder of Isis. He founded Isis. And, I would say the co-founder would be crooked Hillary Clinton.”  

Link: https://www.theguardian.com/us-news/2016/aug/11/donald-trump-calls-barack-obama-the-founder-of-isis

Sindonews:

Asisten profesor AS,
Dr. Joy Karega:
Saya bersumpah,
ISIS bukanlah organisasi jihad Islam.
Ini adalah operasi CIA & Mossad.
Terlalu banyak informasi yg tidak diketahui masyarakat umum. pic.twitter.com/hVF6NasVkV

— Chloe Town (@chloetowntale) 18 Mei 2018

The Independent:
Tribunnews:

Wartawan Perancis menyusup ke sarang ISIS,
dia terkejut,
tak temukan Islam di sana. pic.twitter.com/soF1gUiEZL

— Chloe Town (@chloetowntale) 18 Mei 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Din: Jangan Jadikan al-Qur’an Sebagai Barang Bukti!

Din: Jangan Jadikan al-Qur’an Sebagai Barang Bukti!

Amriyono/Tribunnews

10Berita – Belakangan ini muncul petisi yang meminta penegak hukum tidak menjadikan Alquran sebagai barang bukti. Sebab Alquran adalah kita suci umat Islam yang dianggap tidak patut dijadikan sebagai barang bukti dalam sebuah kasus.

Mantan ketua Muhammadiyah dan mantan ketua umum MUI, Din Syamsuddin ikut angkat bicara. Dia pun setuju dengan keinginan petisi tersebut agar kitab suci tak dijadikan barang bukti.

“Ya sebaiknya janganlah. Saya setuju Alquran jangan jadi barang bukti, saya setuju. Itu kitab suci yang seyogyanya sudah ada di rumah seorang Muslim,” kata Din di Istana Negara, Jumat (18/5).

Dilansir change.or.id petisi ini menyebut bahwa Alquran bukan barang bukti kejahatan. Dari laman tersebut dijelaskan bahwa Alquran adalah kitab suci umat Islam.

Kitab suci adalah wahyu Allah SWT dan tidak pantas dan tidak benar menjadikan Aquran sebagai barang bukti kejahatan. Meskipun Alquran kerap ditemukan di tempat kejadian peristiwa (TKP) sebuah tindak kejahatan.

Hingga sekitar pukul 20.00 WIB petisi ini berhasil mendapatkan dukungan tandatangan dari masyarakat mencapai 3.166. Dukungan ini diharap bisa mencapai 5.000 orang.

Terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menerima masukan agar Alquran tidak dijadikan barang bukti dalam kejahatan terorisme. Evaluasi internal bakal dilakukan secara profesional.

“Nanti kita evaluasi. Terima kasih masukannya,” ujar Setyo di Kompleks Mabes Polri. []

Sumber :republika