OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 19 Mei 2018

Pengamat: Daftar 200 Mubaligh Kemenag Bukti Pemerintah Intervensi Islam

Pengamat: Daftar 200 Mubaligh Kemenag Bukti Pemerintah Intervensi Islam

10Berita – 200 daftar mubaligh yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Agama dinilai sebagai blunder dan kesalahan serius bagi penguatan toleransi umat beragama. Kritikan ini dilontarkan pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, dalam akun Twitter @satriohendri, Jumat (18/5).

“Mana mungkin pagar bisa menyatukan! Sebaiknya segera dikaji lebih dalam dan dicabut kebijakannya!” tukas pendiri KedaiKOPI itu.

Senada dengan hal tersebut, mantan relawan Joko Widodo yang tergabung dalam Komunitas Relawan Sadar (Korsa) juga menilai rilis mubaligh itu sebagai tindakan yang memecah umat Islam.

Koordinator Korsa, Amirullah Hidayat menyebut bahwa pemerintah seharusnya tidak mencampuri urusan umat dalam menentukan siapa ulama yang harus mengisi ceramah untuk mereka. Sebab, penentuan itu bagian dari kebebasa beragama dan terjamin dalam UUD 1945.

“Jika telah dicampuri seperti ini, sama saja pemerintahan Jokowi melakukan intervensi terhadap kehidupan beragama umat Islam. Kebijakan ini bisa dikatakan sebagai pelanggaran hak azasi secara sistemik dan masif,” ujarnya.

Korsa bahkan mengancam akan menggalang kekuatan untuk melakukan perlawanan atas putusan ini. Selain itu, sebagai mantan relawan pendukung Jokowi, Korsa akan mengajak umat Islam beramai-ramai menyatukan tekad untuk mengganti presiden di Pilpres 2019 mendatang.

“Kita ganti presiden di 2019 jika ingin kebebasan beragama ingin kembali seperti sedia kala di negara ini,” tegas aktivis muda Muhammadiyah itu. (fj)

Sumber :Eramuslim 

Yusuf Mansur: Indonesia Luas, Mana Bisa Ditangani 200 Ustaz

Yusuf Mansur: Indonesia Luas, Mana Bisa Ditangani 200 Ustaz

Ustaz Yusuf Mansur berharap masyarakat tetap tenang.

10Berita , JAKARTA -- Beredarnya daftar mubaligh rekomendasi Kementerian Agama (Kemenag) membuat sejumlah pihak angkat bicara. Salah seorangnya Ustaz Yusuf Mansur. Ia meminta seluruh masyarakat tetap tenang.

"Dan kepada seluruh masyarakat di bawah, semoga juga tetap tenang. Tidak memandang ini sebagai sebuah masalah," ucap Ustaz Yusuf Mansur dalam pesan tertulisnya kepada Republika.co.id, Sabtu (19/5).

Ia berharap jangan sampai ada penolakan terhadap ustaz yang tidak direkomendasikan Kemenag. "Mengingat Indonesia raya begitu luas. Dari Sabang sampai Merauke, Aceh sampai Papua. Mana bisa hanya ditangani oleh 200 nama yang direkomendasi," ujar Ustaz Yusuf.

Ustaz yang juga pebisnis itu mengaku lebih senang dan lebih tentram tidak masuk dalam daftar tersebut. Alasannya bukan karena tidak suka dan tidak berterima kasih.

"Tapi lebih karena saya masih santri, masih belajar, dan begitu banyak salah dan ketidakmampuannya. Malu rasanya sama senior-senior yang justru ga masuk," kata dia.

"Kepada Allah, kata Ustaz Yusuf melanjutkan, "kita semua berserah diri dan berdoa. Semoga setelahnya, ga ada masalah dan urusan yang macam-macam yang nambah PR kita semua."

Ustaz Yusuf mengaku bersyukur masuk dalam daftar tersebut. "Satu saya biar bagaimana bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada panitia rilis tersebut. Pasti ada alasan penilaian. Tapi kedua sekaligus saya minta maaf. Bahwa sesungguhnya saya gak pantas, saya masuk. Sebab banyak aib, kesalahan, kelalaian, dosa, dan maksiat saya yang ditutupi oleh Allah. Karena itu saya mohon ampun dan mohon kawan mohonkan ampun buat saya kepada Allah. Makasihya," ucap Ustaz Yusuf.

Kementerian Agama mengeluarkan daftar rekomendasi ustaz. Namun, dari 200 ustaz tersebut tidak ada nama Ustaz Abdul Somad dan sejumlah ustaz kondang lainnya. Selain Ustaz Somad, tidak ada juga nama Ustaz Adi Hidayat, Ustaz Hanan Attaki, dan Ustaz Khalid Basalamah yang 'merajai' laman Youtube.Selain itu tidak ada juga nama KH Yahya Zainul Ma'arif (Buya Yahya), dan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

"Selama ini, Kementerian Agama sering dimintai rekomendasi muballigh oleh masyarakat. Belakangan, permintaan itu semakin meningkat, sehingga kami merasa perlu untuk merilis daftar nama muballigh," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (18/5).

Sumber :Republika.co.id 

NGERIII.. Koalisi SBY-Prabowo Bakal Seperti Koalisi Mahathir-Anwar Ibrahim, Petahana Siap-siap Lengser

NGERIII.. Koalisi SBY-Prabowo Bakal Seperti Koalisi Mahathir-Anwar Ibrahim, Petahana Siap-siap Lengser


[Sabtu, 19 Mei 2018]
PD Siap Koalisi dengan Gerindra: Hubungan SBY-Prabowo Bagus

Gerindra membuka lebar pintu koalisi dengan Partai Demokrat (PD). Partai Demokrat menyambut tawaran Gerindra.

"Demokrat juga tentu membuka diri untuk koalisi dengan Gerindra. Kita doakan saja komunikasi ini berlanjut dan menjadi sebuah kesepakatan politik," ujar Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean kepada wartawan, Sabtu (19/5/2018).

"Bahwa antara kedua partai ada kesamaan platform membuat kedua partai lebih mudah untuk berkoalisi. Hubungan ketua umumnya juga bagus. Hubungan antarkader juga terjalin baik," imbuh Ferdinand.

Tawaran kesempatan berkoalisi disampaikan Gerindra ke PD sebagai tindak lanjut dari pertemuan Ketua Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua Tim Pemenangan Pemilihan Presiden 2019 Partai Gerindra Sandiaga Uno. Ferdinand menegaskan dua partai tersebut memang sedang menjalin komunikasi politik.

"Tadi malam pertemuan Sandi dengan AHY adalah satu bentuk komunikasinya. Jadi kita doakan saja supaya yang terbaik bagi rakyat muncul dalam Pemilu 2019 nanti," sebut Ferdinand.


Link: https://news.detik.com/berita/4028296/pd-siap-koalisi-dengan-gerindra-hubungan-sby-prabowo-bagus

***

Kita doakan supaya yang terbaik muncul 2019 untuk rakyat.
Hubungan Kedua Ketua Umum tentu baik, hubungan antar kader juga baik. Dutambah kesamaan platform akan memudahkan keduanya koalisi. https://t.co/5Z7tIt2HdR

— FERDINAND HUTAHAEAN (@LawanPoLitikJKW) 19 Mei 2018

Koalisi SBY-Prabowo ini tentu menjadi kabar gembira bagi rakyat yang mendamba #2019GantiPresiden.

Berpadunya SBY-Prabowo bisa seperti bersatunya Mahathir Mohamad - Anwar Ibrahim di Malaysia yang akhirnya berhasil melengserkan rezim petahana.

"Mahathir yang memenjarakan Anwar Ibrahim aja bisa koalisi. SBY dan Prabowo juga bisa lah. In politics anything is possible," ujar @panca66, salah satu aktivis Demokrat.

"Saya kira bersatunya 2 tokoh besar ini menjadi kekuatan dan punya "modal" yang mampu melakukan perubahan dan perbaikan di negeri ini," kata @RajaMandiri70.

"Semoga PD dan Gerindra bersedia melepas ego masing2 agar terwujud koalisi di 2019 demi masa depan bangsa yg lbh baik. #2019GantiPresiden," ungkap @andchie.

"Semoga koalisi terkabul dibulan berkah, turunin ego &  saling serang buat bersatu yg lebih indah, maafin postingan yg lalu semua pasti ada hikmahnya, semua pasti ingin Indonesia yg berdaulat & Indonesia yg rakyatnya bahagia...," ujar @sang_legend01.

"Demi #2019GantiPresiden setiap gerakan oppsisi akan saya dukung," komen @kasposudarmo.

Mahathir yang memenjarakan Anwar Ibrahim aja bisa koalisi. SBY dan Prabowo juga bisa lah. In politics anything is possible https://t.co/Boq53yAFzv

— Jalan Ketiga (@panca66) 19 Mei 2018

Saya kira bersatunya 2 tokoh besar ini menjadi kekuatan dan punya "modal" yang mampu melakukan perubahan dan perbaikan di negeri ini

— H Rudy (@RajaMandiri70) 19 Mei 2018

Semoga PD dan Gerindra bersedia melepas ego masing2 agar terwujud koalisi di 2019 demi masa depan bangsa yg lbh baik. #2019GantiPresiden

— Muhammad Samsir (@andchie) 19 Mei 2018

Semoga koalisi terkabul dibulan berkah, turunin ego & saling serang buat bersatu yg lebih indah, maafin postingan yg lalu semua pasti ada hikmahnya, semua pasti ingin Indonesia yg berdaulat & Indonesia yg rakyatnya bahagia...

— 2019 presiden baru (@sang_legend01) 19 Mei 2018

— kaspo (@kasposudarmo) 19 Mei 2018

— Waras (@the_schloss) 19 Mei 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Ust. Felix Siauw: Perkara Masuk Daftar

Ust. Felix Siauw: Perkara Masuk Daftar


10Berita, Bicara yang lagi viral sejak semalam, soalan masuk daftar atau tidak. Who cares? Ini ada daftar yang lebih penting yang kita inginkan. Daftarnya mereka yang berjuang di jalan Allah, dakwah Islam hingga kapanpun

Kisah ini terjadi, saat M. Natsir berpidato mengurai kelemahan sistem buatan manusia, dan tegas menawarkan Islam sebagai dasar NKRI pada sidang konstituante

Kala itu M. Natsir dan organisasinya sudah diancam, ditakut-takuti, difitnah dan dituduh segala hal, dan sudah menanti baginya hukuman dan hal lebih buruk lainnya bila dia tetap menginginkan Islam diterapkan di negeri ini

Puisi ini dukungan HAMKA bagi M. Natsir dan penegasan asas hidupnya, dimuat di bagian depan buku HAMKA, “Islam Sebagai Dasar Negara”

Kepada Saudaraku M. Natsir

Meskipun bersilang keris di leher

Berkilat pedang di hadapan matamu

Namun yang benar kau sebut juga benar

Cita Muhammad biarlah lahir

Bongkar apinya sampai bertemu

Hidangkan di atas persada nusa

Jibril berdiri sebelah kananmu

Mikail berdiri sebelah kiri

Lindungan Ilahi memberimu tenaga

Suka dan duka kita hadapi

Suaramu wahai Natsir, suara kaum-mu

Kemana lagi, Natsir kemana kita lagi

Ini berjuta kawan sepaham

Hidup dan mati bersama-sama

Untuk menuntut Ridha Ilahi

Dan aku pun masukkan

Dalam daftarmu…..!

Inilah puisi HAMKA pada M. Natsir seusai pidatonya pada Sidang Konstituante RI 1957

Aku ingin masuk daftar ini juga, daftarnya HAMKA dan Natsir, dan siapapun yang mendakwahkan Islam dibawah liwa’ Nabi Muhammad saw. Anda?

Penulis: Felix Siauw

Sumber : PORTAL ISLAM

Cerita Hijrah Istri Ricky Harun: Tak Mau Allah Marah Dulu Baru Berubah

Cerita Hijrah Istri Ricky Harun: Tak Mau Allah Marah Dulu Baru Berubah


10Berita , Istri Ricky Harun Herfiza , memutuskan untuk berhijab tepat setelah Ramadan tahun lalu. Keputusan ini rupanya sudah ia idam-idamkan sejak bertahun-tahun sebelumnya tapi saat itu ia masih ragu.

Memutuskan berhijab bagi wanita yang berkecimpung di dunia hiburan tentu bukan hal yang mudah. Ada banyak pertimbangan pekerjaan. Apalagi saat itu Herfiza harus fokus merawat anak dan kehamilannya

Ramadan tahun lalu, hati Herfiza tergerak. Ia merasa apa yang ia miliki saat itu sudah sangat cukup. Jika Allah memberikan yang terbaik buat dirinya, kenapa dirinya tak berusaha memberikan yang terbaik?


"Puasa tahun lalu, ngerasa kok hidupnya bahagia. Punya suami baik, anak-anak sehat, ekonomi cukup, kaya kurang apa lagi ya? Allah udah baik banget sama aku, kenapa aku nggak ngikutin perintahnya Allah sih," ungkap Herfiza pada peluncuran koleksi baru label hijab miliknya beberapa waktu lalu di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

Berhijab tak hanya mengubah penampilannya, tapi juga mengubah pandangan hingga pertemanan. Hijab juga tidak membatasi dirinya, tapi justru membuka pintu rezeki bagi Herfiza dan keluarga.

"Justru setelah berhijab tuh dibukakan pintu rezeki yang baru, dibukain link-link, pertemanan yang baru yang membawa kita pada hal positif. Yang mengajak kita pengajian, yang mengingatkan kita tentang agama, itu kan berharga sekali ya," tutur Herfiza yang sedang mengandung anak ketiganya ini.

Herfiza juga mengungkapkan dirinya tidak mau menunggu Allah marah dulu untuk berubah. Jika ia bisa berhijrah secepat mungkin, akan ia lakukan. Hijrah membuat hatinya lebih tenang. Begitupun dengan sang suami, Ricky Harun.


"Mas Ricky juga seneng ikut kajian. Ternyata lingkungannya lebih nyaman. Ada banyak hal yang baru dia tahu, 'oh ternyata begini ya' dan ternyata dia seneng gitu," terang ibu dari Athaya Akyza Pratama dan Mikaila Akyza Pratama ini.

Herfiza mengungkapkan bahwa ada sinyal-sinyal dari Allah saat kita digerakkan untuk berhijab. Semacam ada hidayah yang diberikan melalui sinyal, tapi harus kita sendiri yang menggerakannya.

"Kalau misalkan buat aku sih, ketika kita di hati tuh, ada pertanyaan 'ih kapan ya kita berhijab' atau 'kayanya enak ya berhijab' itu tuh merupakan sinyal dari Allah," terangnya.

Bagi Herfiza, perubahannya ini merupakan keputusan yang sangat benar. Ia menemukan kedamaian, ketenangan setelah berhijrah. Tak hanya melulu soal rezeki duniawi, tapi juga tentang rezeki persahabatan yang kini ia dapatkan.

Sumber : opini-bangsa.com, detik.com

 

Kompolnas: Apa Urgensinya Alquran Dijadikan Barang Bukti?

Kompolnas: Apa Urgensinya Alquran Dijadikan Barang Bukti?


10Berita, Kompolnas menyikapi terkait kontroversi Alquran menjadi barang bukti kasus terorisme. Kompolnas meminta Polri menjelaskan alasan penggunakan Alquran menjadi barang bukti kepada publik.

"Apa urgensinya Alquran dijadikan barang bukti untuk proses pembuktian suatu tindakan pidana?" ucap Sekretaris Kompolnas Bekto Suprapto, saat dihubungi detikcom, Jumat (18/5/2018) malam.

"Polri harus mampu menjelaskan kaitan semua barang bukti yang dipilih dengan tindak pidana yang terjadi," sambung Bekto.

Menurut Bekto, Polri juga harus melihat budaya masyarakat Indonesia untuk menentukan langkah selanjutnya. "Polri harus mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh sensitivitas masyarakat terkait menentukan barang bukti kitab suci dalam proses penyidikan tindak pidana," ucapnya.

Sebelumnya, muncul sebuah petisi di laman 'Alquran Bukan Barang Bukti Kejahatan' di situs www.change.org. Dalam laman situs, diketahui petisi ini dibuat pada Kamis (17/5) kemarin.

Si pembuat petisi menyatakan kekecewaannya pada polisi yang beberapa kali menyebut Alquran sebagai barang bukti kejahatan terorisme.

Polri menerima petisi ini sebagai masukan dan bahan evaluasi. "Nanti kami evaluasi. Terima kasih masukannya. Akan kami evaluasi," tutur Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jl Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/5/2018).

Sumber : opini-bangsa.com, detik.com

 

Cerita Ketua PKS Ditegur Anies Baswedan Soal Deklarasi 2019 Ganti Presiden di Monas dan CFD

Cerita Ketua PKS Ditegur Anies Baswedan Soal Deklarasi 2019 Ganti Presiden di Monas dan CFD

Mardani Ali Sera

10Berita , JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku ternyata dirinya pernah ditegur Gubernur Jakarta Anies Baswedan agar tidak melakukan deklarasi gerakan 2019 Ganti Presiden di kawasan Monas dan Car Free Day (CFD).

Menurut Mardani, teguran Anies itu menunjukkan bahwa mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tegas terhadap posisinya sebagai pemimpin bagi semua kalangan masyarakat Jakarta.

“Mas Anies pernah telepon saya langsung secara khusus. Beliau bilang saya kan mau deklarasi gerakan 2019 Ganti Presiden.”

“Beliau bilang tidak boleh pakai Monas, tidak boleh pakai CFD, saya bilang siap. Mas Anies sangat jaga itu,” ungkap Mardani ketika ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/5/2018).

Mardani menjelaskan bahwa tindakan Anies menegur dirinya itu menegaskan bahwa penggunaan ruang publik jangan hanya untuk kepentingan tertentu sebagian kelompok masyarakat saja.

Ia juga mengingatkan komitmen Anies sebagai pemimpin semua masyarakat adalah memperbolehkan semua kegiatan beragama dilaksanakan di Monas.

Sehingga Mardani juga menyambut positif rencana Pemprov Jakarta untuk menggelar salat tarawih bersamaan di Monas yang digelar 26 Mei 2018 mendatang.

“Dulu ada perayaan Natal di Monas beliau hadir, lalu acara agama Islam seperti tawarih bersama besok di Monas pasti beliau dukung.” imbuhnya.

“Teguran Mas Anies kepada saya adalah bentuk kita menjaga adab dalam bermasyarakat dan terhadap sesama umat beragama. Kalau kita tidak menjaga adab bagaimana kita bisa menjaga adab sebagai masyarakat luas,” pungkasnya.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Pembukaan Sidang Paripurna DPR, Politisi PKS Teriak Soal Terorisme

Pembukaan Sidang Paripurna DPR, Politisi PKS Teriak Soal Terorisme

 

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta (ist)

10Berita, JAKARTA –  Anggota Komisi I DPR RI Sukamta, saat interupsi di Sidang Paripurna DPR RI, Jumat (18/5/2018) di Senayan, Jakarta menyatakan  dua peristiwa terorisme telah  merobek rasa kemanusiaan.

“Dalam waktu yang nyaris bersamaan, kita menyaksikan dua  bentuk terorisme kembali mengoyak rasa kemanusiaan kita. Yang pertama serentetan aksi teror yang terjadi di dalam negeri seperti di Surabaya,” katanya.

Sekretaris Fraksi PKS ini  selaku pribadi sekaligus mewakili Fraksi PKS menghaturkan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Saya mengimbau kepada segenap komponen bangsa Indonesia untuk menjadikan momen ini sebagai momentum bersatu padu bergandengan tangan mengokohkan NKRI dan melawan terorisme dengan segala bentuknya. Ini bukan waktu yang baik untuk saling menuding satu dengan yang lain sesama komponen yang anti dengan terorisme,” katanya.

Sukamta  juga menyebutkan terorisme yang kedua, yaitu terorisme yang dilakukan oleh sebuah negara yang memindahkan Kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerusalem, Palestina. Hal ini jelas menentang opini dunia bahkan melawan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB. Ini adalah bentuk terorisme terhadap Palestina yang sampai hari ini masih dijajah.

Banyak  penembakan terhadap ratusan warga tidak bersenjata, tidak berdaya, di dalamnya ada wanita dan anak-anak. Ini adalah teror yang sesungguhnya, yang dilakukan oleh sebuah negara yang direstui oleh negara besar.

Penembakan ini sama sekali tidak bisa dibenarkan karena ditujukan untuk warga sipil yang tak bersenjata dan tak berdaya. Karena itu kami mendesak kepada pemerintah RI dan pimpinan DPR sendiri untuk menyerukan kepada dunia internasional agar membuat badan investigasi independen atas pembunuhan ratusan orang yang terjadi di Palestina.

“Kita berharap pemerintah Indonesia bersama segenap komponen bangsa bisa menyelesaikan terorisme di dalam negeri secepat-cepatnya dan semoga bangsa Indonesia juga mampu turut berpartisipasi secara signifikan agar persoalan terorisme terhadap Palestina tadi juga bisa diselesaikan,” harap wakil rakyat dari Daerah Istimewa Yogyakarta ini. (rizal/win)

Sumber :Poskota news

Benarkah Nuh Dan Sulaiman Putra Asli Indonesia ?

Benarkah Nuh Dan Sulaiman Putra Asli Indonesia ?

 
10Berita, Indonesia merupakan negara yang luas, kita kaya akan perabadan dan kisah – kisah masa silam yang semua belum mampu dibuktikan ilmu pengetahuan masa kini. Berbicara tentang masa silam pastinya kamu sudah tidak asing dengan kisah para Nabi yang menyebarkan agama Allah, tapi pernahkan terbayang bahwa di negeri kita tercinta ini, Allah sudah pernah mengutus seorang nabi untuk menyebarkan apa yang menjadi ajaran nya ?

Nabi Nuh dan nabi Sulaiman merupakan nabi dari zaman yang berbeda, nabi Sulaiman hidup sekitar 975 – 935 SM, sedangkan nabi Nuh Hidup 140 tahun sepeninggalan Nabi Adam ( 3760 -2830 SM), jadi hal ini membuktikan bahwa nabi Sulaiman dan nabi Nuh merupakan nabi dengan jarak yang sangat – sangat jauh, namun percayakah kamu bahwa dua nabi ini merupakan putra asli Indonesia ?

Mari Kita melihat dari sisi Penelitian ilmiah,

Nabi Nuh Berasal Dari Indonesia ?

Ilustrasi Bahterah Nuh / Foto : Pinterest.com

Ungkapan nabi Nuh berasal dari Indonesia bukan tanpa dasar, kisah banjir besar yang menenggelamkan seisi bumi pada masa nabi Nuh menggingatkan kita tentang bahterah Nuh yang sungguh luar biasa. faktanya bahwa bahterah Nabi Nuh yang luar biasa itu terbuat dari kayu asli Indonesia. Percaya atau tidak, pada tahun 2016 peneliti Arkeolog dan Antropolog dari China dan Turki menemukan bukti baru perihal kayu untuk membuat Bahterah Nabi Nuh berasal dari Indonesia, para peneliti ini mengumpulkan serpihan Fosil kayu dari penemuan bahterah nabi Nuh dan melakukan penelitian mendalam.

Melalui serangkaian uji materi pada fosil serpihan kayu membuktikan kayu yang digunakan nabi nuh merupakan kayu Jati, dan kayu Jati itu hanya berasal dari tanah Jawa . Peneliti yang tergabung dalam 15 orang ini meneliti fosil kayu tersebut dengan ratusan kayu purba yang ada , dan mereka menemukan 100 % kayu yang digunakan oleh Nabi Nuh cocok dengan kayu jati yang ada di pulau jawa dan hanya tumbuh di pulau Jawa.

Ilustrasi Bahterah Nuh / Foto : Pinterest.com

Meskipun banyak pendapat mengatakan bahwa mungkin saja Nabi Nuh hanya mengambil kayu Jati dari pulau Jawa atau bahasa lainya Meng-impor kayu dari dari tahah Jawa, namun bukankah pada masa itu nabi nuh hanya memiliki sedikit pengikut, dan kebanyakan dari kaum nabi nuh merupakan Kaum pembangkang, mana mungkin kaum pembangkang mau memindahkan kayu – kayu tersebut. Selain itu juga, melihat dari sejarah geografis Indonesia yang dulunya merupakan suatu kesatuan, namun sekarang terpecah belah menjadi pulau – pulau kecil, lalu menurut kamu selain gempa bumi apakah masuk akal Indonesia dulu pernah menjadi pusat banjir besar lalu rintihan hujan dengan skala besar membuat Indonesia terbagi menjadi pulau – pulau kecil ?

Nabi Sulaiman Berasal Dari Indonesia ?

Ilustrasi Kerajaan Sulaiman / Foto : Pinterest.com

Berbicara tentang Nabi Sulaiman berasal dari Indonesia memang suatu hal yang tak lazim, sebagaimana dunia tau bahwa Nabi Sulaiman nan kaya tersebut identik dengan bangsa Israel.

Namun hal berbeda di ungkapkan oleh seorang Pakar bernama Fahmi Basya yang memberikan banyak bukti bahwa Candi Borodubur merupakan peninggalan Nabi Sulaiman.

Relief Sulaiman Berbicara dengan Hewan di Candi Borobudur / Foto : Pinterest.com

Kuatnya dugaan Borobudur merupakan peninggalan Nabi Sulaiman terlihat dari Relief – Relief Candi Borobudur, dalam salah satu relief yang terukir pada candi Borobudur terdapat ukiran bahwa Nabi Sulaiman dengan kemampuannya sedang berbicara dengan hewan - hewan, selain itu terdapat juga ukiran berupa bunga dan burung – burung, serta hewan – hewan lain seperti gajah, kuda, anjing, monyet dan lainya.

Relief Tabut Nabi Sulaiman di Candi Borobudur / Foto : Boombastis.com

Dalam salah satu relief juga terdapat ukiran yang menerangkan tentang tabut, yaitu sebuah tabut atau peti yang diwariskan oleh nabi Daud kepada nabi Sulaiman yang di dalamnya berisi kitab Zabur, Taurat, dan tongkat Musa, serta Memberikan ketenangan. Hal ini menjadi acuan berdasarkan pada Al-Qur’an Surat Al – Baqarah (2) : 248 )

Temuan Surat Sulaiman untuk Ratu Balqis / Foto : Boombastis.com

Selain itu, salah satu bukti penelitian yang paling kuat adalah surat emas dari Nabi Sulaiman kepada Ratu Balqis yang dikirimkan oleh burung Hud – Hud, surat yang isinya menyuruh Ratu Balqis untuk menyembah Allah ini tidak ditemukan bahkan di negri Israel atapun Yaman yang katanya merupakan tempat Nabi Sulaiman, surat bertuliskan Lafal Bismillah itu ditemukan di kolam pemandian Ratu Boko ( Menurut Fahmi Ratu Boko adalah Ratu Balqis ).

Nah, setelah membaca bukti di tersebut, Apakah mungkin Nabi Nuh dan Nabi Sulaiman adalah putera asli Indonesia ? Bukti – bukti yang dipaparkan memang berdasarkan penelitian, tapi tetap saja sewaktu – waktu penelitian itu bisa direvisi karena perkembangan ilmu pengetahuan semakin tahun semakin maju.

Terlepas dari benar atau tidaknya Nabi Nuh dan Nabi Sulaiman merupakan putra asli Indonesia, penelitian yang di ungkapkan hanya ingin memberi pendapat tanpa ada maksud untuk mengakui budaya satu sama lainya, hakikatnya dari pembahasan adalah mempercayai keberadaan Nabi dan Rasul merupakan bagian tak terpisahkan dari Rukun iman, tidak ada salahnya mempelajari kisah sejarah selagi hal – hal itu dilandasi pendapat yang berorientasi pada bukti ilmiah.

Referensi : Boombastis.com ; kompas.com ; Islamidia.com

Ustadz Fahmi Salim Minta Dikeluarkan dari Daftar Mubaligh Kemenag

Ustadz Fahmi Salim Minta Dikeluarkan dari Daftar Mubaligh Kemenag


10Berita – Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Ustadz Fahmi Salim menolak dirinya dimasukkan dalam Daftar 200 Mubaligh yang direkomendasikan Kementerian Agama. Dirinya pun meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengeluarkan namanya dari daftar tersebut.

Anggota Majelis Tarjih PP Muhammadiyah menegaskan sikapnya yang tidak mau terbawa dalam hal yang dia sebut kegaduhan yang kontraproduktif bagi dakwah Islam di tanah air.

“Dengan berat hati saya tegaskan, saya meminta Sdr. Menteri Agama RI untuk mencabut nama saya dari daftar tersebut karena berpotensial menimbulkan syak wasangka, distrust di antara para muballigh dan dai, dan saya tak ingin menjadi bagian dari kegaduhan tersebut yang kontraproduktif bagi dakwah Islam di tanah air,” tulis Ustadz Fahmi Salim melalui rilisnya, Sabtu (19/5).

“Biarkanlah saya menjadi diri saya sendiri, apa adanya, sebagai seorang dai. Saya tidak perlu formalitas pengakuan dari pihak manapun. Karena saya sadar sesadar-sadarnya bahwa dakwah adalah amanah yang besar dan tanggung jawab di hadapan Allah dan ummat,” imbuh mantan Anggota Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Pusat itu.

Ustadz Fahmi juga bercerita kalau namanya pernah dicoret sebagai penceramah tausiyah Ramadhan di salah satu lembaga tinggi negara pada 2017 lalu.

“Saya telah terima dengan ikhlas pencoretan nama saya dari daftar pengisi tausiyah Ramadhan di masjid lembaga tinggi negara setingkat kementerian tahun lalu 2017 dan bahkan dicoret pula dari pengisi kajian rutin tiap bulan,” ungkapnya.

Wakil Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) itu juga mengatakan bahwa dirinya memiliki idealisme yang tidak bisa ditawar pihak lain. Menurutnya, kecintaannya terhadap NKRI tidak perlu dirilis dalam suatu daftar.

“Insya Allah saya memiliki idealisme dalam berdakwah yang tak bisa diatur atau dibeli oleh siapapun dengan harga dunia berapapun. Kecintaan saya kepada NKRI pun tak usah dipamerkan dan diteriakkan. Silakan simak isi khutbah, ceramah dan tausiyah kajian saya, wawancara di media online dan cetak, bahkan di seminar atau konferensi yang saya ikuti,” tegas Ustadz Fahmi Salim. []

Sumber :swamedium