OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Minggu, 20 Mei 2018

Ustadz Somad Tak Masuk Daftar Kemenag, Komentar Dokter Ini Viral di FB

Ustadz Somad Tak Masuk Daftar Kemenag, Komentar Dokter Ini Viral di FB

10Berita  – Tidak adanya nama Ustadz Abdul Somad dalam daftar 200 mubaligh yang direkomendasikan Kementerian Agama RI mendapatkan respon dari warganet.

Menanggapi hal itu, seorang netizen yang jika dilihat melalui profil facebooknya berprofesi sebagai dokter ini turut berkomentar melalui akun facebooknya.

Komentarnya pun tersebut menjadi viral di dunia maya.

Berikut komentarnya:

“Orang Yang sedang ceramah dengan jutaan viewer di YouTube dan selalu di hadiri ribuan ummat ini, oleh pemerintah tidak direkomendasikan sebagai muballigh…


Wajar kah seandainya nanti jutaan viewer dan ribuan orang Yang hadir ini juga tidak merekomendasikan pemerintah sekarang untuk dipilih lagi 2019?” kata dokter muda bernama Omat R Hasbullah beberapa waktu yang lalu.

Hingga saat ini, postingannya tersebut telah disukai lebih dari 2000 orang dan telah dibagikan lebih dari 9000 orang.

Sebelumnya, Kemenag RI merilis 200 mubaligh yang direkomendasikan. Diantara nama yang masuk daftar adalah dai kondang Aa Gym, KH Muhammad Arifin Ilham, KH Didin Hafidhuddin, dan nama lainnya.

Beberapa dai tenar dan dinilai punya kapasitas yang tidak masuk ke dalam daftar, antara lain Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Abdul Somad Lc MA, Ustadz Salim A Fillah, Ustadz Hanan Attaki, dan lainnya.

Menteri Agama Lukman Saifuddin sendiri menerangkan, daftar 200 mubaligh ini akan bersifat dinamis dan akan terus diperbarui.

“Para mubaligh yang belum masuk dalam daftar ini, bukan berarti tidak memenuhi tiga kriteria tersebut. Artinya, data ini bersifat dinamis dan akan kami update secara resmi.” kata Lukman seperti dilansir Republika, Jum’at (18/5/18).(kl/gelora)

Sumber : Eramuslim 

Jadikan Qur’an Sebagai Barbuk Terorisme Itu Pelecehan Terhadap Islam!

Jadikan Qur’an Sebagai Barbuk Terorisme Itu Pelecehan Terhadap Islam!


10BeritaAl-Quran dijadikan sebagai alat bukti dalam sidang kasus dugaan pelanggaran tindak pidana terorisme Aman Abdurahman alias Oman Rachman.

Spontan hal tersebut menuai kecaman dari berbagai kalangan. Diantaranya politisi Partai Gerindra  Sodik Mudjahid.

Menurutnya, tindakan tersebut adalah sebagai bentuk nyata pelecehan kepada kitab suci umat Islam.

“Itu adalah sebuah pelecehan kepada Al-Quran. Bagaimana mungkin sesuatu yang diyakini sebagai sumber kebenaran dan sumber kebajikan dijadikan bukti suatu tindakan kejahatan,” kata Sodik geram, di Jakarta, Sabtu (19/5/2018).

Ditegaskan dia, tidak ada satu ayat pun dalam Al Quran yang memerintahkan tindakan terorisme seperti yang dilakukan teroris.

“Dalam sebuah peperangan saja, Al-Quran yang diteruskan oleh Nabi Muhammad melarang membunuh wanita, anak-anak, orang tua dan dilarang merusak tanaman atau pepohonan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, nilai-nilai Pancasila yang menjadi salah satu dasar Nsgara pun tak satupun yang bertentangan dengan ajaran Al-Quran.

“Bahkan banyak yang berpendapat bahwa Pancasila lahir dari kandungan dan terinapirasi oleh Al-Quran karena Bung Karno belajar nilai dan semangat Al-Quran dari Hos Cokroaminoto,” tutup Sodik. []

Sumber :teropongsenayan

JANGAN TERJEBAK HOAX! INILAH Pencipta Asli Lagu #2019GantiPresiden yang Kini Viral

JANGAN TERJEBAK HOAX! INILAH Pencipta Asli Lagu #2019GantiPresiden yang Kini Viral


10Berita, Mungkin banyak yang mengira Sang Alang adalah nama sebuah grup band, namun sebenarnya Sang Alang adalah seorang penyanyi solo. Nama ini turut meramaikan blantika musik Indonesia di era 90-an dan berhasil melejit lewat single “Sendiri”.

Atas jasa Hadi Sunyoto dari pihak HP Records, Sang Alang merilis album yang diproduseri sendiri dan dibantu oleh Dik Doank. Tak heran campur tangan dari Dik Doank banyak berpengaruh terhadap warna musik yang disuguhkan Sang Alang yang bergenre Ballada.

Penyanyi yang pernah masuk nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Award 2014 untuk kategori Best Rock Solo Artist ini kembali mencuat namanya dengan lagu yang mengejutkan. Sang Alang adalah pencipta dan penyanyi lagu #2019GantiPresiden yang viral melalui media sosial percakapan Whatsapp.

Saat dikonfirmasi, apakah benar bahwa lagu #2019GantiPresiden diciptakan dan dinyanyikan dia, Sang Alang menjawab singkat. “Iya bener,” ujarnya.

Berikut ini adalah video saat Sang Alang ditemui Betawi Channel dan Forum Jurnalis Muslim (Forjim) saat sesi wawancara dan dia membawakan lagu yang tengah menghebohkan itu.

Sumber :Portal Islam 

Dipuji dan Diperkenalkan JK ke Ulama AS, Ustaz Abdul Somad Justru Tak Masuk Daftar Mubalig Kemenag

Dipuji dan Diperkenalkan JK ke Ulama AS, Ustaz Abdul Somad Justru Tak Masuk Daftar Mubalig Kemenag

Wapres Jusuf Kalla berbincang dengan Ustaz Abdul Somad di rumah dinasnya, Februari 2018 lalu.

10Berita  - Kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) merilis daftar mubalig "nasionalis" menuai pro kontra. Terutama karena tidak masuknya sejumlah mubalig kondang, seperti Ustaz Abdul Somad, Ustaz Adi Hidayat, dan Ustaz Arifin Ilham.

Warganet paling mempertanyakan tidak masuknya nama Ustaz Abdul Somad. Selain materi ceramahnya yang menarik, latar belakang keilmuannya juga tak diragukan. Dia alumni Timur Tengah bergelar doktor dan dosen UIN Pekanbaru.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla termasuk salah seorang yang mengagumi ceramah-ceramah Ustaz Abdul Somad. Pada 4 Februari 2018, JK mengajak Abdul Somad sarapan di rumah dinasnya sebelum mengisi kajian duha di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla memberi kesan terhadap penampilan Ustaz Abdul Somad. "Baik. Referensinya kuat, itu yang membedakan dengan ustaz lainnya," kata JK kala itu.

Itu kesempatan pertama Ustaz Abdul Somad bertemu langsung dengan JK. Sebelumnya, JK dan Abdul Somad salat subuh berjemaah di Masjid Sunda Kelapa bersama JK dan sejumlah tokoh lainnya. Tampak hadir pula mantan Wakil Ketua MPR RI Aksa Mahmud, Kepala BIN Komjen Budi Gunawan, dan Wakapolri Komjen Syafruddin.

Ustaz Abdul Somad hadir untuk membawakan kajian duha yang rutin dilakukan di Masjid Sunda Kelapa. Sebelum itu, Abdul Somad diajak sarapan terlebih dahulu. Maklum, rumah dinas JK tidak jauh dari Masjid Sunda Kelapa. Mereka berjalan kaki dari masjid ke kediaman Wapres.

Nah, saat menyampaikan ceramah di Masjid Sunda Kelapa, Ustaz Abdul Somad menyampaikan kesannya di kediaman JK. Dia bilang, jika dirinya ditanya bagaimana rasanya sarapan bareng JK, maka, "Saya akan jawab dengan satu kata: kenyang." Kalimat itu membuat jemaah masjid tertawa.

Dia mengaku, pertemuan dengan JK berlangsung akrab. "Saya tidak merasa asing, tidak merasa kaku, tidak merasa seperti ada protokoler, sejak salat subuh tadi. Rasanya seperti sudah lama kenal," lanjut dai humoris ini yang kembali disambut tawa jemaah.

Dia juga mengatakan bahwa dirinya akan segera kembali ke kampungnya. Menurutnya, keluarga di kampung pasti akan bertanya kesannya bertemu dan mengobrol langsung dengan Wapres Jusuf Kalla. "Masya Allah, seperti ke kampung halaman nan jauh di mato," tambahnya.

Dia juga mengklarifikasi anggapan orang yang menyebut dia sebagai dai yang keras. Menurutnya, itu hanya kesalahpahaman. "Pasti dia nontonnya labbaikallahumma labbaik!'," lanjut Somad yang kembali disambut tawa jemaah yang menyesaki Masjid Sunda Kelapa.

Dosen UIN Sultan Syarif Kasim Riau ini lalu menyampaikan ceramah dengan gaya lembut ala Jawa. Alasannya, agar warga yang mengikuti ceramahnya lewat video tak lagi mencap dia ustaz keras.

"Yang jadi masalah, dia nggak bisa nonton. Nggak ada paket data," ujar jebolan Institut Dar al-Hadits al-Hasaniyyah, Maroko itu yang kembali mengocok perut jemaah.

JK kembali menyebut-nyebut nama Ustaz Abdul Somad saat menerima ulama muda asal Amerika, Nouman Ali Khan di kediaman dinas Wakil Presiden RI, Senin (7/5/2018).

Hal itu diungkapkan motivator Ippho Santosa.

"Kemenag rilis 200 nama mubalig terekomendasi. Dan tak ada nama Ust Abdul Somad juga Ust Adi Hidayat... Btw, bbrp hari yll, saat kami menemani Ust Nouman berjumpa Pak JK, satu-satunya ustadz yang dibahas oleh @Pak_JK pagi itu adalah Ust #AbdulSomad. Skdr info" tulis Ippho di akun Twitternya.

Sumber :UC News 

Negeri Muslim Bersatu! Liga Arab Susun Rencana Perlawanan Terhadap Israel Dan AS

Negeri Muslim Bersatu! Liga Arab Susun Rencana Perlawanan Terhadap Israel Dan AS

https://depositphotos.com/178453714/stock-photo-flag-arab-league-league-arab.html

10Berita, Sputnik (20/5/2018) melaporkan bahwa Negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab bermaksud untuk mengembangkan rencana untuk melawan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Amerika Serikat dan negara lainnya, menurut sebuah dokumen yang dirilis setelah pertemuan luar biasa Liga Arab di Kairo pada Kamis.

"Sekretariat organisasi telah ditugaskan untuk mengembangkan rencana aksi komprehensif yang mencakup langkah-langkah yang dapat digunakan untuk melawan keputusan Amerika Serikat atau negara lain untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel atau untuk memindahkan kedutaan ke kota ini (Yerusalem)," kata dokumen itu.

http://yalibnan.com/2016/02/29/arab-league-chief-will-not-seek-second-term/

Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengatakan mengatakan dalam Express (20/5/2018) bahwa organisasi itu harus merevisi hubungan dengan AS, Guatemala dan negara-negara lain yang mungkin mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan mereka ke kota tersebut.

https://www.rt.com/news/426717-idf-airstrike-hamas-gaza/

Beberapa saat yang lalu Southfront (16/5/2018) melaporkan bahwa pada Senin (14/5), setidaknya 52 demonstran Palestina tewas dan lebih dari 2.410 orang terluka oleh pasukan Israel selama protes peresmian kedutaan AS di Yerusalem di sekitar pagar keamanan di Jalur Gaza.

https://www.timeshighereducation.com/news/can-neuroscience-help-solve-the-israel-palestine-conflict

Menurut admin sudah seharusnya dari dulu Liga Arab bertindak tegas terhadap Israel dan kepada sekutunya AS yang seakan mengakui akan adanya negara ilegal tersebut. Israel telah mengambil alih dan mencaplok wilayah Palestina menjadi wilayahnya serta melakukan tindakan yang sangat kejam terhadap warga Palestina terutama di jalur Gaza.

Sekarang sudah saatnya negeri Muslim di seluruh dunia untuk bersatu menghilangkan cengkraman Israel di Palestina yang jika tidak segera dilakukan maka akan banyak lagi korban yang akan berjatuhan akibat kekejaman Israel, kamu setuju?

Sumber:

sputniknews.com/middleeast/201805181064561291-arab-league-counteract-jerusalem-israel-recognition

www.express.co.uk/news/world/961492/USA-Jerusalem-Arab-League-Donald-Trump-Cairo-embassy-Palestine

southfront.org/world-reacts-to-terrible-massacre-in-gaza-israel-kills-52-injures-2410-palestinian-protesters

Tak Disangka, Begini Respon Ulama Palestina Soal Bom Surabaya

Tak Disangka, Begini Respon Ulama Palestina Soal Bom Surabaya

Ulama Palestina dr Hany Awad (kiri)

10Berita , JAKARTA – Bom bunuh diri seringkali dilakukan oleh pejuang Palestina untuk melawan zionis Israel. Namun bom bunuh diri pejuang Palestina tidak sama dengan bom bunuh diri yang dilakukan teroris di Surabaya, Jawa Timur.

Bom bunuh diri di Palestina dianggap jihad, sedangkan bom bunuh diri Surabaya merupakan tindakan kriminal.

Para ulama pun mengutuk keras bom bunuh diri di Surabaya yang diledakkan di tiga gereja berebeda. Teror bom tersebut menewaskan belasan orang, termasuk wanita dan anak-anak.

Ulama Palestina, dr Hany Awad pun angkat bicara terkait bom Surabaya. Lewat video yang diunggah di akun Instagram dr.haniawad, ia menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi bom Surabaya.

“Meskipun dalam kondisi terkepung dan krisis, kami tidak melupakan suadara-saudara kami di Indonesia,” tulis dr Hany Awad di keterangan video yang diunggah pada Selasa (14/5/2018).

Dalam video tersebut, doktoral bidang fiqih itu mengatakan, pengeboman di tiga gereja di Surabaya merupakan tragedi kemanusiaan.

“Atas nama kemanusiaan saya sampaikan duka cita terdalam untuk para korban ledakan gereja di Kota Surabaya Indonesia,” ucapnya dalam bahasa Arab.

Ia menambahkan, aksi pengeboman di Surabaya bukanlah bagian dari nilai-nilai Islam yang lurus. Bukan pula bagian dari nilai-nilai kemanusiaan.

“Pesan untuk keluargaku masyarakat Indonesia agar jangan sampai terjebak dalam fitnah tindakan kriminal ini,” tambahnya.

Menurutnya, pengeboman di tiga gereja merupakan upaya untuk memecah-belah kesatuan, mencerai-beraikan kekompakan, dan mengadu domba sesama masyarakat Indonesia.

“Maka dari itu, kesatuan barisan masyarakat Indonesia harus terus dijaga,” pungkas ulama Palestina itu.

Sumber : Pojoksatu

Rupiah Anjlok, Pengusaha Kecil Menjerit

Rupiah Anjlok, Pengusaha Kecil Menjerit

Wakil Ketua Umum Kadin bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mengatakan, melemahnya rupiah akhir-akhir ini bahkan sempat mencapai level Rp 14,000 per Dolarnya membuat pengusaha menjerit. . Denny Iswanto

10Berita , Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Hubungan Internasional, Shinta W. Kamdani mengatakan bahwa melemahnya rupiah akhir-akhir ini bahkan sempat mencapai level Rp 14,000 per Dolarnya membuat pengusaha menjerit. Pasalnya untuk perusahaan menengah kebawah tidak memiliki kesempatan melakukan hedging.

Sementara menurut dia, untuk perusahaan-perusahaan besar dengan budget yang cukup memiliki kesempatan untuk melakukan hedging. Sehingga sedikit lebih aman dari ancaman pelemahan rupiah.

"Jadi saya melihat tentu saja ini bukan hanya dari segi sektor, tapi kalau dari segi jenis usaha, kalo perusahaan besar kan pasti ada hedging yang dilakukan. Tapi kalau perusahaan menengah ini kan kita nggak ada kesempatan untuk hedging jadi ini yang paling terkena dampaknya," ujar Shinta di Jakarta (18/5)

Tak hanya itu, Shinta menambahkan sektor ekspor impor paling berdampak terkait dengan pelemahan rupiah akhir-akhir ini. Pasalnya rupiah yang anjlok dan memulangnya dolar membuat perusahaan yang melakukan impor maupun eksor produk-produknya terancam mengkhawatirkan.

"Tentu saja hubungan dengan importir mereka tentu yang paling terkena, dan juga dengan death level, jadi kalau banyak yang utang dengan mata uang dolar tentu saja akan mengkhawatirkan apalagi incomenya sebagian besar dalam rupiah," tukasnya.

Karenanya Shinta meminta pemerintah untuk melakukan antisiapsi terhadap pelemahan rupiah tersebut. Langkah ekonomi pemerintah dan kontrol serta interpensi dari Bank Indonesia dituntut untuk mampu mengendalikan rupiah.

"Jadi ini kita harus antisipasi, berapa lama ini akan terjadi, sampai sejauh mana pemerintah bisa mengendalikan, karena kalau volatilitas ini terus berjalan jauh pasti akan berdampak lebih banyak. Kalau saat ini kita harap jangka pendek dan bisa segera diatasi," pungkasnya. []

Sumber : Akurat

Pemerintah Jor-joran Impor Pangan, Rizal Ramli: Sumber Dana Politik yang Besar

Pemerintah Jor-joran Impor Pangan, Rizal Ramli: Sumber Dana Politik yang Besar

10Berita , JAKARTA – Aksi impor pangan kerap mengundang polemik. Yang teranyar adalah keputusan Kementerian Perdagangan (Kemendag) menambah impor beras hingga 500 ribu ton yang diprotes Dirut Perum Bulog Budi Waseso dan Kementerian Pertanian (Kementan).

Mantan Menko Perekonomian di era Gus Dur sekaligus mantan Menko Kemaritiman di era Jokowi, Rizal Ramli, ikut angkat bicara soal maraknya impor pangan.

Rizal Ramli mengatakan, ada pihak-pihak yang mencari rente dari impor pangan. Impor juga sengaja dibuka lebar karena bisa menjadi sumber dana yang besar untuk kepentingan politik.”Yang terjadi, di belakang inisiatif impor ada yang selalu ingin cari uang gampang. Impor pangan sumber politik besar,” kata Rizal dikutip dari Kumparan.com pada Minggu (20/5/2018).

Rizal menuturkan, salah satu orang yang pernah menjadi Menteri Perdagangan mengakui ada pihak yang menawarkan bagian keuntungan dari jatah impor pangan.

Ada pula orang yang langsung jor-joran membuka keran impor pangan begitu diangkat menjadi Menteri Perdagangan. “Salah seorang Mendag cerita, dia seminggu ditawarin dapat kuota daging, gula, garam, bawang putih. Ada Mendag yang jor-joran seminggu diangkat dia impor,” ia menuturkan.

Menurut Rizal Ramli, kebijakan pemerintah yang jor-joran membuka impor pangan tidak pro rakyat. Dengan sumber daya yang ada, harusnya Indonesia tak perlu bergantung pada pangan impor. Malahan Indonesia bisa jadi eksportir pangan.

Karena itu, Rizal Ramli meminta pemerintah memperkuat kedaulatan pangan dengan memberdayakan petani di dalam negeri.”Pemerintah jangan bikin hidup kita lebih susah. Tak masuk akal Indonesia satu-satunya negara yang dapat matahari, dan air yang banyak, kita harusnya jadi mangkok makan Asia, eksportir produk pangan,” pungkasnya.

Sumber : Ngelmu.co

Kisah Mahasiswi yang Sedekahnya Dibalas Langsung Oleh Allah Berkali-kali Lipat

Kisah Mahasiswi yang Sedekahnya Dibalas Langsung Oleh Allah Berkali-kali Lipat

Referensi pihak ketiga

10Berita, Kisah nyata ini kualami pada tahun 2005, tepatnya bulan Februari. Saat itu, aku masih sebagai mahasiswi di sebuah perguruan tinggi, aku biasa berjualan guna menambah ongkos hidup dan biaya kuliah.

Nah, suatu hari aku berjualan bunga pada momen wisuda sarjana dan pasca sarjana di salah satu perguruan tinggi negeri di Yogyakarta.

Ketika selesai berjualan, aku berniat pulang ke kostku. Sambil menunggu bus, aku mencoba berteduh. Lama aku menunggu bus yang kunanti, aku mencoba menghamburkan pandanganku ke sekeliling. Kala itu, aku melihat ada seorang nenek terlantar yang tengah berteduh di bawah sebuah pohon rindang yang lumayah jauh dari tempatku berteduh.

Ada kira-kira kurang lebih 70 tahun usianya. Beliau memandangiku. Aku pun membalasnya dengan seulas senyum. Lalu, aku menghampiri dan terjadilah percakapan di antara kami.

Beliau bercerita banyak hal tentang kehidupannya kepadaku sampai bercucuran air matanya. Aku pun begitu. Saat itu yang terbesit dalam benakku adalah bahwa beliau mempunyai kesamaan nasib dengan mamaku tersayang yang juga telah menjadi single parent (orang tua tunggal).

Kurasakan nasib baik seakan jauh lebih berpihak kepada mamaku tersayang daripada beliau.

Ketika berniat pulang, kuberikan keuntungan hasil jerih payahku berjualan bunga sebesar Rp. 37.000. Menurut perkiraanku, dengan uang sejumlah itu, ia mungkin bisa membeli makanan selama satu minggu. Seminggu kemudian, aku memberikan sebagian gaji kerja part time malamku kepada beliau sebesar Rp. 90.000. Sebagai biaya kepulangannya, karena menurutku itulah yang terbaik.

Tiga bulan berjalan kejadian itu, di rumahku diadakan selamatan untuk papaku tercinta. Saat itu, ketika tiba waktu berbelanja, ternyata uang yang dipinjam oleh saudaraku tidak bisa dikembalikan. Padahal dana itulah harapan kami. Maka kepanikan pun terjadi.

Di tengah suasana kepanikan yang ada, tiba-tiba datang tamu tak diundang dan kami semua tidak mengenalnya. Beliau (Tamu tersebut) menyampaikan dan memberikan surat yang isinya memberitahukan kami bahwa ayah kami mempunyai harta yang dapat diuangkan dan dapat diambil di bank. Penjelasan yang tak masuk akal nalar kami, dan tak pernah kami sangka sebelumnya.

Antara percaya dan tak percaya, kami bersegera pergi juga ke bank yang di maksudkan. Ternyata, semua itu benar. Kami memperoleh uang sebesar Rp. 680.000. Dan dengan rezeki itu, selamatan yang direncanakan pun dapat terlaksana. Kami bersyukur sekali atas rezeki yang tidak disangka-sangka itu.

Dari kejadian itu, aku menarik kesimpulan bahwa uang hasil jerih payahku yang telah kusedekahkan kepada nenek yang kutemui waktu itu telah diganti Allah SWT untuk keluargaku tercinta. Imbalan nyata yang kami terima di dunia ternyata bisa berlipat-lipat. terima kasih Ya Allah.

Sumber Kisah:

Dikutip dari www.akuislam.id dengan sedikit perubahan


Menag Seharusnya Merangkul, BUKAN Malah Mengkotak-kotakan

Menag Seharusnya Merangkul, BUKAN Malah Mengkotak-kotakan


1) Rilis 200 nama penceramah atau mubaligh yang direkomendasikan oleh Kemenag, dikhawatirkan hanya akan menguatkan segregasi (pemisahan) yang ada di tengah masyarakat.

2) Di tengah pluralitas pemahaman dan keyakinan keagamaan yang ada di tengah masyarakat Muslim Indonesia, @Kemenag_RI mestinya bisa menjadi moderator yang bijak.

3) Mengeluarkan daftar 200 nama penceramah yang direkomendasikan dari 200 juta populasi penduduk Muslim bukanlah sebuah kibajakan yang mudah diterima. Kebijakan semacam itu cacat secara metodik.

4) Jangankan untuk level Indonesia, di Jakarta saja, yang memiliki ribuan masjid, mushola, dan majlis taklim, ada ribuan ustad dan mubaligh di sana.

5) Katakanlah jumlah mubaligh atau ulama itu sekitar 5 persen dari populasi Muslim yang 200 juta, maka jumlahnya ada sekitar 10 juta orang. Bagaimana bisa @Kemenag_RI mengeluarkan rilis 200 nama dari 10 juta orang tadi? Bagaimana menyaringnya?

6) Makanya jangan salahkan jika kemudian publik mencurigai rilis daftar penceramah itu sebagai bagian dari sensor terhadap para penceramah atau ulama yang tak sehaluan dengan pemerintah.

7) Apalagi dalam daftar itu tidak tercantum sejumlah nama mubaligh terkemuka yang dikenal kritis terhadap pemerintah. Kebijakan semacam ini hanya akan kian mengeraskan segregasi yang ada di tengah masyarakat saja.

8) Jika pemerintah ingin membidik penceramah yang menyusupkan paham-paham radikalisme atau intoleransi dalam ceramahnya, mestinya yang bersangkutan dibidik saja langsung menggunakan perangkat hukum yang berlaku.

9) Tetapi, jerat hukum semacam itupun mestinya juga menjadi pilihan terakhir yang diambil oleh pemerintah. Pilihan pertama mestinya tetap pada bagaimana merangkul dan membangun dialog.

10) Jangan sampai muncul kesan bahwa semua pihak yang berseberangan dengan pemerintah kemudian dianggap sebagai radikal dan intoleran.

11) Framing semacam itu berbahaya, karena akan memperuncing konflik, dan bukannya membangun dialog, rekonsiliasi dan saling pengertian.

12) Kita saat ini sedang berdiri di ambang krisis ekonomi. Semua celah yang bisa memicu terjadinya konflik sebaiknya segera kita tutup, dan bukannya malah kita eksploitasi.

13) Lagi pula, kita sudah punya Majelis Ulama Indonesia (MUI), punya Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan sejumlah organisasi yang bisa dimintai tolong untuk membendung diseminasi paham-paham radikal dan intoleran di tengah ummat.

14) Urusan-urusan semacam ini sebaiknya didialogkan kepada lembaga-lembaga itu saja, karena @Kemenag_RI bagaimanpun harus bisa berdiri di atas semua golongan dan kepentingan. Jangan sampai Kemenag terjebak pada kepentingan politik jangka pendek pemerintah.

Ahad, 20 Mei 2018

Fadli Zon
(Wakil Ketua DPR RI)

___
Sumber: twit @fadlizon